Anda di halaman 1dari 18

TURUNAN DAN INTEGRAL

LAPORAN PRAKTIKUM KALKULUS DASAR

Oleh :
Rizal Bahroni
171810301073

LABORATORIUM MATEMATIKA DASAR


JURUSAN MATEMATIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS JEMBER
2017
BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Matematika adalah cabang ilmu yang sangat penting untuk dipelajari karena
dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari angka dan menghitung. Salah
satu yang dapat dipelajari adalah turunan dan integral. Turunan dan integral
merupakan hal yang mendasar di matematika.
Perkembangan kalkulus diferensial pada abad ke 17 sebagian besar
dipengaruhi oleh masalah menemukan gradient garis singgung disebuah titik pada
suatu kurva yang diketahui dan menentukan kecepatan sesaat sebuah partikel yang
bergeraksepanjang garis lurus dengan laju yang berubah. Kalkulus juga dapat
digunakan untuk mencari tingkat perubahan. Misalnya pembalab F1
inginmengetahui kecepatannya pada suatu waktu tertentu, berapa tinggi
maksimum dari bola yang dilempar, dan sebagainya. Penyelesaian masalah-
masalah tadi akan menjurus kekonsep turunan (derifatif). Menentukan turunan
(derifatif) adalah pengertian dasar dalam kalkulus diferensial.
Setelah mempelajari turunan, kita sering mendengar istilah integral. Integral
erat kaitannya dengan kalkulus diferensial atau turunan suatu fungsi. Hitung
integral ditemukan terlebih dahulu baru kemudian ditemukan turunan. Namun
demikian, hitung integral akan dapat dimengerti dan dipahami dengan mudah
melalui turunan suatu fungsi. Selain itu, pada materi integral juga menyangkut
masalah limit terutama limit fungsi dititik tak berhingga. Dalam kehidupan sehari-
hari, konsep integral berguna dalam perhitungan bangun-bangun ruang sisi
lengkung yang simetris dapat ditemukan dengan mudah. Dalam praktikum kali ini
akan dipelajari cara mengoperasikan turunan dan integral pada program matlab.
Permasalahan tentang turunan dan integral dapat diselesaikan dengan
mudah menggunakan program matlab dengan hasil yang akurat. Dengan program
matlab dapat memudahkan kita dalam menyelesaikan rumitnya persoalan turunan
dan integral. Kita tidak perlu lagi menghitung manual, cukup dengan menuliskan
fungsi-fungsi turunan dan integral dalam program matlab dengan tepat dan benar.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana menghitung turunan menggunakan MATLAB ?
2. Bagaimana menghitung integral menggunakan MATLAB ?

1.3 Tujuan
1. Mampu menghitung turunan menggunakan MATLAB.
2. Mampu menghitung integral menggunakan MATLAB.

1.4 Manfaat
1. Mahasiswa dapat cepat menyelesaikan perhitungan turunan dan integral
dalam matlab.
2. Membantu pemhaman mahasiswa dalam hal pengoperasian turunan dan
integral pada matlab.
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Turunan
Turunan merupakan pengukuran terhadap bagaimana fungsi berubah seiring
perubahan nilai input, atau dengan kata lain fungsi lain dari suatu fungsi
sebelumnya, misalnya fungsi f menjadi f yang mempunyai nilai tak beraturan
(Prayudi, 2006 : 103).
Perhatiakn fungsi y = f(x)
(+)()
lim = = = () = lim


disebut perbedaan ialah pertambahan. sebagai suatu symbol

(tanda) disebut derivative (turunan), disebut diferensial.


Selain notasi f'(x) diatas, turunan fungsi f(x) dapat ditulis dengan notasi
df(x)/dx atau dy/dx. Notasi ini disebut notasi Leibniz, karena dikemukakan
pertama kali oleh seorang matematikawan Jerman bernama Gottfried Wilhem
Leibniz(Panggabean,2008).
Diferensial membahas fungsi dalam satu selang yang sangat sempit. Dengan
sedikit modifikasi deretan data dapat diferensial dengan fungsi yang dimiliki
Matlab yaitu polyval dan polyder (Manik, 2010 : 20).
Turunan mempunyai operasi-operasi yang dapat diselesaikan menggunakan
program MATLAB. Namun sebelumnya, perlu diingat untuk mendefinisikan
suatu variabel yang akan digunakan dalam fungsi. Pada awalnya, variabel dapat
didefinisikan dengan menggunakan sintaks : sym( ). Sintaks tersebut hanya bisa
digunakan untuk mendefinisikan satu variabel saja. Sedangkan untuk
mendefinisikan variabel yang lebih dari satu yaitu dengan menggunakan sintaks
sebagai berikut :
syms(spasi)(variabel 1)(spasi)(variabel 2).....(variabel n)
Keterangan : tanda kurung tidak termasuk dalam sintaks. Contoh syms x y z
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa turunan suatu fungsi
dapat dicari dengan menggunakan MATLAB. Sintaks yang digunakan pada
MATLAB untuk mencari turunan tersebut adalah sebagai berikut :
diff(f(x)) atau diff(f(x),x)
Artinya, fungsi f(x) diturunkan terhadap x. Sedangkan untuk mencari
turunan sebanyak n kali, dapat menggunakan sintaks sebagai berikut :
diff(diff((f(x),x))) atau diff(f(x),x,n) atau diff(f(x),n)
Artinya, fungsi f(x) diturunkan terhadap x sebanyak n kali.

2.2. Integral
Integral terbatas bisa diselesaikan secara numerik dengan MATLAB, yaitu:

= () terdapat sejumlah metode perhitungan integral secara numerik,
misalkan: trapezoid, kuadratur, dll.
(Widiarsono,2005 : 124)
Integral adalah kebalikan dari proses diferensiasi. Integral ditemukan
menyusul ditemukannya masalah dalam diferensiasi di mana matematikawan
harus berpikir bagaimana menyelesaikan masalah yang berkebalikan dengan

solusi diferensiasi. Lambang integral adalah (Lipschutz, 1981 : 207).


Integral terbagi dua yaitu integral tak tentu dan integral tentu. Bedanya
adalah integral tentu memiliki batas atas dan batas bawah sedangkan integral tak
tentu tidak. Integral tentu biasanya dipakai untuk mencari volume benda putar dan
luas.
Sama halnya dengan turunan, integral suatu fungsi juga dapat dicari dengan
menggunakan MATLAB. Berikut adalah sintaks yang digunakan dalam
MATLAB untuk mencari integral.
Sintaks dalam
Jenis Integral Simbol
MATLAB
Integral tak tentu () Int(f(x),x)
Integral tentu b int(f(x),x,a,b)
f (x)
a
BAB 3. METODOLOGI

3.1. Alat dan Bahan


3.1.1. Alat
1. Notebok (Compaq CQ42)
3.1.2. Bahan
1. Program MATLAB
2. Buku Catatan

3.2. Prosedur Kerja


Program MATLAB dapat dioperasikan sesuai dengan prosedur kerja berikut
:
1. Hidupkan Notebook.
2. Instal program MATLAB dengan doubel klik icon MATLAB pada desktop
atau kanan pada icon MATLAB kemudian open.
3. Program MATLAB siap digunakan.
BAB 4. HASIL DAN PEMBAHASAN

Berdasarkaan praktikum yang telah dilaksanakan dapat dijelaskan untuk


menggunakan turunan fungsi dapat menggunakan syntak diff. Penulisan yang
benar pada jendela kerja matlab atau command windows yaitu dengan
mengetikkan diff (expresi). Sedangkan, untuk fungsi integral dapat menggunakan
syntak int. Penulisan pada jendela kerja matlab yaitu dengan mengetikkan
int(expresi).
Fungsi turunan dan integral pada matlab ini dapat digunakan untuk
mencari turunan dan integral fungsi pertama, kedua maupun ketiga dan seterusnya
dari suatu fungsi matematika. Berikut merupakan contoh soal pada saat praktikum
:
1. Carilah turunan pertama dan ketiga dari fungsi = 4 + 6 2 + 7
Langkah pertama yang dapat dilakukan yaitu dengan mengetik expresi fungsi
pada command windows f=@(x)(x^4+6*x^2+7) kemudian enter dan selanjuntya
menggunakan ekspresi dari differensiasi. Untuk menyingkat fungsi turunan ke n
kita dapat menulisak ekspresi diff(fungsi,n). Maka hasil yag diperoleh seperti
yang ditunjukkan gambar berikut ini:
Dari proses tersebut jika ingin menurunkan fungsi tersebut pada turunan yang
ke 3,4,5,6, atau 7 maka cukup menambahkan koma kemudian angka penurunan
yang keberapa tersebut.
2 3 +2 4
2. Tentukan turunan dari fungsi (, ) = 51

Untuk langkah pertama kita menuliskan fungsi g(x) terlebih dahulu pada pada
command windows. Setelah itu baru menggunakan ekspresi turunan. Perlu diingat
bahwasanya untuk penulisan ekspresi turunan untuk 2 variabel, penulisan fungsi
tersebut juga menggunakan fungsi 2 variabel tersebut. Contohnya adalah sebagai
berikut :

Maksud dari penulisan fungsi diff(g(x),x) adalah turunan fungsi g(x,y) terhadap x.
0
3. Tentukan 2
Untuk langkah pertama dalm menghitung integral tentu tersebut pada
command windows adalah dengan menulis fungsi tersebut terlebih dahulu.
Setelah itu baru menuliskan fungsi expresi integralnya jika berbentuk integral tak
tentu maka fungsi yang digunakan adalah int(f(x),x) maksudanya adalah integral
fungsi f(x) terhadap x. Untuk menghitung integral tentu adalh dengan
int(f(x),x,batas bawah,batas atas).

4. Tentukan integral ketiga dari 2 + 3


Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan menuliskan rumus
fungsinya terlebih dahulu pada command windows. Setelah baru kita
menggunakan fungsi expresi integral. Untuk mencari nilai integral ketiga dari
suatu fungsi kita tidap menyamkan fungsi tersebut dengan integral contohnya
dengan menngunakan syntak diff(f(x),x,3). Hal itu dikarenakan pada integral
terdapat dua jenis yaitu integral tentu dan integral tak tentu. Jika suatu fungsi
tersebut dicari nilai integral ketiga pada integral tentu maka akan menghasilkan
nilai yang tidak sama karena proses untuk menghitung integral tentu adalah ketika
fungsi tersebut diintegralkan maka harus dimasukkan batas-batas dari fungsi
tersebut.
BAB 5. PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Berdasarkan praktikum yang telah dilaksanaan dapat disimpulkan bahwa
pada dasarnya untuk penggunaan dan penulisan fungsi pada MATLAB adalah
sama akan tetapi caranya berbeda. Cara yang membedakannya adalah penulisan
dalam Matlab berupa peintah atau . Turunan dan integral fungsi pada
matlab mampu menjawab semua persoalan dari berbagai soal yang rumit dan sulit
untuk dikerjakan, akan tetapi yang perlu diperhatikan yaitu cara penggunaan dan
penulisan dari fungsi tersebut. Sehingga, dengan menggunakan Matlab
mempelajari dan menyelesaikan masalah integral dan diferensial menjadi lebih
mudah.

5.2 Saran
Dalam pengerjaan Matlab dengan materi integral dan diferensial
diharapkan praktikan mempelajari teori terlebih dahulu. Praktikan juga
diharapkan ketika sedang menuliskan perintah pada command windows, maka
seluruh perintah yang telah ada harus diperhatikan secara teliti, cermat, dan harus
mengetahui symbol perintah-perintah yang akan digunakan agar dapat
menimalisir dalam kesalahan perhitungan dan terjadinya eror. Jika jam praktikum
telah selesai diharapkan para praktikan mematikan komputer dengan prosedur
yang benar.
DAFTAR PUSTAKA

Lipschutz, S. 1981. Set Theory and Related Topics, Schaums Outline. Singapura:
MC-Graw Hill Book Company.
Manik, Henry. 2010. Tutorial Program Matlab. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Panggabean, A B. 2008. Kalkulus. Yogyakarta : Graha Ilmu.
Prayudi. 2006. Kalkulus Fungsi Satu Variabel. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Widiarsono, Teguh. 2005. Limit Fungsi Matematika. Jakarta : Balai Pustaka.
LAMPIRAN

1. Carilah nilai turunan ke-3 dari fungsi berikut :


5
a. F(x) = (2 + 7)2

+1
b. G(x) = |21| terhadap x

2. Carilah nilai integral dari fungsi berikut terhadap x


a. () = 3 ; dengan batas 0 sampai 2

b. () = 2 2 + 2 2 ; dengan batas 0 sampai 2

c. () = ( 1 )() ; dengan batas 0 sampai 2


3. Sebuah benda bergerak mengikuti lintasan tertentu dengan posisi terhadap
waktu memenuhi persamaan () = 3 2 4 2 . Tentukan kecepatan
dan percepatan benda tersebut masing masing saat 15 dan 4 detik.
4. Tentukan luas daerrah diantara kurva = 3 2 dan = 4 2