Anda di halaman 1dari 3

Ventilation air methane thermal oxidizer (VAMTOX)

Metana adalah gas rumah kaca dan dilepaskan dari lapisan batubara selama proses
penambangan, baik di operasi permukaan maupun di bawah tanah. Pelepasan yang tidak
terkendali ini disebut " fugitive emissions " dan dari tambang bawah tanah ditransfer ke
atmosfer melalui ventilasi udara, yang dikenal dengan Ventilation Air Methane (VAM). Emisi
VAM secara global lebih dari 200 juta ton CO2-e per tahun (Cork & Peet, 2015).
Penghilangan gas rumah kaca menggunakan metode tradisional seperti angin dan panel
surya sangat mahal. Pelepasan emisi CH4 dari lapisan batubara ke jalan raya yang mudah
diakses umumnya aman dilakukan dengan pengenceran cepat dengan menggunakan volume
udara cepat yang mengalir cepat. Gambar dibawah menunjukkan jenis gas rumah kaca yang
sulit untuk dihilangkan (Holmes, 2016).

(Holmes, 2016)
Thermal oxidizer merupakan suatu unit proses untuk mengontrol polusi udara pada
banyak industri kimia yang mendekomposisi gas berbahaya pada suhu tinggi dan
melepaskannya ke udara sekitar. Secara umum thermal Oxidizers digunakan untuk
menghilangkan Hazardous Air Pollutants (HAPs) and Volatile Organic Compounds (VOCs)
dan aliran udara industri. Polutan ini umumnya tersusun dari hidrokarbon dan saat dihilangkan
melalui thermal combustion secara kimia berubah menjadi CO2 and H2O. Beberapa tipe
thermal oxidizer yaitu Regenerative Thermal Oxidizer (RTO), Regenerative Catalytic Oxidizer
(RCO), Ventilation air methane thermal oxidizer (VAMTOX), Thermal recuperative oxidizer,
Catalytic oxidizer, dan Direct fired thermal oxidizer afterburner (Pence, 2012).
Ventilation Air Methane Thermal Oxidizers (VAMTOX) ini merupakan sistem baru
yang muncul dalam beberapa tahun terakhir, melalui dana proyek swasta dan pemerintah. Alat
ini sangat spesifik dan sangat efisien, efisiensi recovery energinya bisa mencapai 95%. Hal ini
dikarenakan adanya penyimpanan panas oleh periuk keramik padat. Sistem VAMTOX dapat
digunakan untuk konsentrasi metana yang rendah dengan menggunakan kebutuhan proses yang
lebih besar. Proses ini dapat dilakukan selama 24 jam secara terus-menerus.
Sistem khusus ini mampu menghasilkan efisiensi destruksi 95-98 +% (C4). Penukar
panas keramik dapat dirancang untuk efisiensi termal 95 %. Oksidasi termal VAMTOX dapat
dirancang dengan sistem bypass gas panas, re-circulation heat exchanger dapat mengubah
panas menjadi energi dan monitoring O2 untuk mengurangi kemungkinan adanya karbon
monoksida dan atau nitrous oxide. Aliran pembuangan tambang batubara memungkinkan
sistem VamTox beroperasi pada penggunaan bahan bakar nol atau hanya sedikit, yang
membuat sistem ini ideal untuk operasi mine shaft ventilation (Manes, 2010).
Prinsip Kerja
VAMTOX digunakan untuk menghilangkan methane yang ada dalam udara buangan
dari tambang batubara bawah tanah. Methane dapat berubah menjadi CO2 and H2O saat
dibakar. CO2 ini 25 kali lebih tidak berpotensi dibandingkan dengan methane saat diemisikan
ke atmosfer. Konsentrasi methane di udara buangan dari tambang batubara dan trona sangat
kecil yaitu sekitar <1%. Unit VAMTOX ini memiliki sistem valve dan damper yang
mengarahkan aliran udara melewati satu atau lebih ceramic bed (Pence, 2012).

Sumber: wikimedia.org
Pada saat start-up, sistem dipanaskan dengan meningkatkan suhu penukar panas pada
ceramic bed menjadi atau di atas suhu auto-oksidasi methane (1.000C or 1.832F). Kemudian
saat methane mencapai preheated bed, sistem preheater dimatikan dan dihembuskan udara
panas dari buangan udara pertambangan (Chandrappa & Kulshrestha, 2016) (Pence, 2012).
Panas ini ditransfer ke bed selanjutnya, dengan demikian menjaga suhunya pada atau
di atas suhu yang diperlukan untuk mendukung operasi termal otomatis. Perlu dicatat bahwa
proses oksidasi ini flameless dan, setelah dilakukan preheating bed, tidak memerlukan bahan
bakar tambahan asalkan konsentrasi metana pada aliran masuk harus memadai (di atas 0,8%).
Apabila menggabungkan sistem "VamTox" dengan penukar panas maka dapat menyediakan
sejumlah besar tenaga listrik. Hal ini dilakukan untuk mengembangkan energi listrik dengan
menggunakan uap super panas yang akan menggerakkan generator turbin (Manes, 2010).
Pemanfaatan gas methane menjadi listrik menggunakan VAMTOX telah diterapkan
oleh Gaohe Coal Mine di Provinsi Shanxi, China. Recovery limbah gas metana dari tambang
batu bara selalu menjadi masalah besar di masa lalu, karena sejumlah besar gas akan bocor saat
penambangan bawah tanah. Gas metana dengan konsentrasi 10-20% biasanya digunakan pada
mesin bahan bakar dan konsentrasi yang lebih tinggi dari 30% diubah menjadi metil alkohol.
Sayangnya 81% gas metana memiliki konsentrasi di bawah 10% dan tidak dapat langsung
digunakan untuk pembakaran atau konversi. Teknologi tersebut diklaim dapat menguraikan
gas menjadi karbon dioksida dan air pada suhu lebih 950 C, dan menggunakan panas dan uap
untuk pembangkit listrik. Disebutkan bahwa dengan memanfaatkan gas tersebut, proyek
tersebut dapat membantu mengurangi 1,4 juta ton gas rumah kaca dan menghasilkan 200 juta
kwh listrik per tahun. Fasilitas ini diprediksi akan merecovery 99% gas metana yang terlepas
dari tambang batu bara (Xinhua, 2015).
Kelebihan
Proses oksidasi bersifat flameless
Tidak memerlukan bahan bakar tambahan apabila konsentrasi metana di atas 0,8%
Dapat digunakan lebih lanjut untuk mengubah metana menjadi listrik
Keterbatasan
Suhu operasi tinggi

Daftar Pustaka
Chandrappa, R., & Kulshrestha, U. C. (2016). Sustainable Air Pollution Management:
Theory and Practice. Switzerland: Springer.
Cork, D., & Peet, R. (2015). Preliminary Safety Analysis for the Connection of a Thermal.
Retrieved from http://www.corkys.net.au/wp-content/uploads/2015/10/2011-
UniNSW-Vent.-Conference.pdf
Holmes, R. (2016). Reducing Ventilation Air Methane Emissions Cost-effectively and Safely
. Energy & Environment Vol. 27(5), 566585.
Manes, S. (2010, September 16). VAMTOX Solution to Coal Mine and Our Environment.
Air Pollution Control Equipment Design, Fabrication, and Engineering.
Pence, M. (2012). Handbook of Air Pollution Control System and Devices. Delhi: University
Publications.
Xinhua. (2015, januari 12). Worlds largest coal mine waste gas recovery project. Retrieved
from datenna: https://www.datenna.com/industry/worlds-largest-coal-mine-waste-gas-
recovery-project/