Anda di halaman 1dari 61

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Nama Sekolah : SMP Islam Pariskian


Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/ Semester : VII/Gasal
Materi Pokok : Teks Prosedur
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit ( 1 x Pertemuan)

A. Kompetensi Inti :
Tujuan pembelajaran sebagaimana dinyatakan dalam kurikulum, berbentuk
kompetensi yang terdiri atas (1) kompetensi sikap spiritual, (2) kompetensi sikap
sosial, (3) kompetensi pengetahuan pengetahuan, dan (4) kompetensi
keterampilan.
KI: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
K2: Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli,
proaktif (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan
dan keberadaannya.
K3: Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
K4: Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.5 Mengidentifikasi teks prosedur 3.5.1 Mengenal dan memahami
tentang cara melakukan sesuatu dan bentuk teks prosedur
cara membuat (cara memainkan alat 3.5.2 Memahami struktur teks
musik/tarian daerah, cara membuat prosedur dari teks yang
kuliner khas daerah, dll.) dari dibaca/didengar.
berbagai sumber yang dibaca dan
didengar.

4.5 Menyimpulkan isi teks 4.5.1 Memahami bentuk teks prosedur


prosedur tentang cara melakukan yang dibaca dan didengar
sesuatu dan cara membuat (cara 4.5.2 Mengidentifikasi struktur teks
memainkan alat musik/tarian prosedur pada teks yang dibaca
daerah, cara membuat kuliner khas atau di dengar.
daerah dll.) dari berbagai sumber
yang dibaca dan didengar yang
dibaca dan didengar

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah proses belajar mengajar berlangsung maka diharapkan:
1. Peserta didik mampu memahami dan mengenal bentuk teks prosedur.
2. Peserta didik mampu mengetahui dan menentukan ciri umum teks
prosedur
3. Peserta didik memahami struktur teks prosedur dengan menjelaskan
bagian awal, isi, dan langkah-langkah pada teks prosedur.
4. Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menyusun potongan kartu
kalimat teks prosedur secara tepat.
Fokus Penguatan Karakter
Tanggung jawab
Peduli
Kerjasama
Kesantunan
Berani
D. Materi Pembelajaran
Teks Prosedur

Materi
Reguler Pengayaan Remedial
(Fakta) Pengertian teks Ciri umum teks
Contoh teks prosedur prosedur
prosedur Tujuan teks prosedur
(Konsep) Struktur teks
Pengertian teks prosedur
prosedur
Tujuan teks
prosedur
Ciri umum teks
prosedur
Struktur teks
prosedur
(terlampir)

E. Model/Metode Pembelajaran
Model pembelajaran Scramble
Metode pembelajaran meliputi: ceramah, diskusi, tanya jawab, dan kerja
kelompok
Pendekatan Scientific (ilmiah).

F. Media Pembelajaran
Alat/Media Pembelajaran: Teks Prosedur, handout (kartu prosedur/kartu
kalimat yang berisi potongan kegiatan yang berupa langkah-langkah dalam
membuat sesiatu), power point dan LCD.
Bahan: kertas karton, gunting, spidol, double tipe, dan kertas.
G. Sumber Belajar
Internet
http://www.inirumahpintar.com/2016/09/pengertian-ciri-umum-struktur-
kebahasaan-teks-prosedur.html. (Senin, 18 September 2017, Pukul 18.30).
http://materi4belajar.blogspot.co.id/2016/02/teks-prosedur-kompleks-
pengertian-dan-contoh.html#. (Senin, 18 September 2017, Pukul 20.25).
http://www.materikelas.com/teks-prosedur-kompleks-pengertian-struktur-
kaidah-kebahasaan-dan-contoh-teks-prosedur/. (Senin, 18 September
2017, Pukul 21.10).
Buku
Harsiati, Titik. 2016. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VII
SMP/M.Ts. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang,
Kemdikbud. Halaman 81.
Wahono, dkk. 2016. Mahir Berbahasa Indonesia. Jakarta:
Erlangga. Halaman 71.

H. Langkah-langkah Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan Mengucapkan salam, berdoa, 8 menit
Awal mengkondisikan kelas ke dalam situasi
belajar.
Guru mengabsen dan mengecek kesiapan
siswa.
Guru memberi motivasi kepada perserta
didik untuk membangun minat belajar.
Peserta didik membentuk posisi belajar
sesuai arahan guru.
Siswa menerima informasi tentang tujuan
pembelajaran dan kompetensi yang akan
dicapai, disertai langkah pembelajaran.
Guru menggali pengetahuan awal peserta
didik mengenai teks prsedur. Seperti apa
itu teks prosedur? dan bagaimana isi
teks prosedur?.
Guru membentuk kelompok dengan cara
berhitung 1 sampai 5. Kemudian peserta
didik berkelompok sesuai dengan urutan
nomor yang sama. Misalnya 2 dengan
nomor 2, 3 dengan nomor 3, dst.
Kegiatan Mengamati 60 menit
Inti Peserta didik membaca teks prosedur
dengan teliti dan bertanggung jawab.
Peserta didik diperlihatkan power point
yang berisi materi teks prosedur dan
contoh teks prosedur.
Menanya
Guru dan peserta didik melakukan tanya
jawab yang berkaitan dengan materi
pembelajaran.
Peserta didik diajak mencermati teks
prosedur yang dibaca, peserta didik
diarahkan untuk berpikir mengenai
pengertian teks prosedur, struktur dan
ciri-ciri teks prosedur.
Mengumpulkan informasi:
Peserta didik menyimak kembali
penjelasan dari guru mengenai materi
struktur teks prosedur beserta dengan
ciri-ciri teks prosedur.
Setelah itu, masing-masing kelompok
peserta didik mendapatkan rangkaian/
potongan kartu kalimat (rangakaian teks
prosedur).
Peserta didik mengidentifikasi
rangkaian/potongan kartu kalimat
(rangkaian teks prosedur) yang diberikan
dan melakukan diskusi dengan
kelompoknya masing-masing.
Mengasosiasikan:
Peserta didik menyusun
rangkaian/potongan kartu kalimat (teks
prosedur) sesuai dengan urutan yang
tepat.
Setelah itu, peserta didik menempelkan
rangkaian/potongan kartu kalimat (teks
prosedur) secara tepat pada kertas yang
disediakan.
Mengomunikasikan:
Masing-masing kelompok menunjukkan
hasil diskusinya di depan kelas mengenai
rangkaian teks prosedur yang telah
disusun dan ditempel.
Peserta didik mematuhi kesantunan
berbahasa saat menunjukkan hasil diskusi
perihal teks prosedur.
Kegiatan Peserta didik bersama guru 12 menit
Akhir menyimpulkan materi yang telah
dipelajari.
Peserta didik saling memberikan umpan
balik/refleksi hasil pembelajaran yang
telah dicapai.
Peserta didik memperoleh informasi
rencana pembelajaran untuk pertemuan
berikutnya, yaitu guru meminta peserta
didik untuk menyiapkan satu judul teks
prosedur.
Guru menutup pembelajaran dengan
ucapan hamdalah bersama-sama dan
salam.

I. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Teknik Penilaian
a. Sikap (sosial dan spiritual)
1) Observasi (Jurnal)
b. Pengetahuan
1) Tes lisan
c. Keterampilan
1) Praktik (menyusun kartu kalimat teks prosedur)
2. Instrumen Penilaian
a) Sikap
Instrumen jurnal
1) Penilaian sikap sosial
Nama Sekolah : SMP Islam Pariskian
Kelas/Semester : VII/Semester I
Tahun pelajaran : 2017/2018
No. Waktu Nama Catatan Butir Tindak Keterangan
Siswa Perilaku sikap Lanjut
1.

2.
3.
4.

2) Penilaian spritual
No. Waktu Nama Catatan Butir Tindak Keterangan
Siswa Perilaku sikap Lanjut
1.
2.
3.
4.

Indikator keterangan
BT (belum tampak) jika sama sekali tidak menunjukkan usaha
sungguh dalam melaksanakan tugas.
MT (mulai tampak) jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten.
MB (mulai berkembang) jika menunjukkan ada usaha sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten.
MK (membudaya) jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh
dalam menyelesaikan tugas secara terus menerus dan ajeg/konsisten.
b) Pengetahuan
Tes Lisan
Bentuk : Tanya Jawab
Instrumen:
1. Apa yang anda ketahui tentang teks prosedur?
2. Apa tujuan teks prosedur?
3. Jelaskan apa saja struktur teks prosedur!
c) Keterampilan
1. Teknik : Praktik
Bentuk: Uraian (menyusun kartu kalimat teks prosedur)
Susunlah potongan uraian tersebut menjadi sebuah teks prosedur secara
berurutan dan tepat!
Penilaian ini disertai dengan:
Penilaian terhadap ketepatan menyusun urutan potongan kartu
kalimat teks prosedur.
Penilaian terhadap ketepatan menunjukkan dan mengungkapkan
hasil diskusi perihal ututan dari potongan kartu kalimat (teks
prosedur).
Rubrik Penilaian
Indikator/aspek Aspek yang dinilai Skor Bobot

1. Ketepatan Tepat (sesuai 50 50


menyusun urutan/tahapan dalam
potongan kartu menyusun teks
kalimat teks prosedur)
prosedur. Cukup Tepat (sebagian 40
sesuai urutan /tahapan
dalam menyusun teks
prosedur)
Kurang tepat (banyak
bagian sesuai 30
urutan/tahapan dalam
menyusun teks
prosedur)

2. Ketepatan Jelas dalam 50 50


menunjukkan menunjukan dan
dan mengungkapkan hasil
mengungkapkan diskusi
hasil diskusi Cukup jelas dalam 40
perihal urutan dari menunjukan dan
potongan kartu mengungkapkan hasil
kalimat (teks diskusi
prsedur) Kurang jelas dalam 30
menunjukan dan
mengungkapkan hasil
diskusi
Total Skor 100
Pedoman penskoran = Jumlah Skor 100 %
Total Skor

d) Pembelajaran Remidi dan Pengayaan


Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa:
pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor
sebaya dengan merumuskan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan
karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media
pembelajaran.
Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik
peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

Serang, 19 September 2017

Mengetahui,

Guru Pamong Pengajar


SMP Islam Pariskian

(Mila Nurlaila, M. Pd) (Tyas Suhartini)


Lampiran

MATERI PEMBELAJARAN

1. Pengertian Teks Prosedur


Teks prosedur adalah teks yang berisi tips atau langkah-langkah dalam
membuat barang atau melakukan suatu aktivitas. Teks prosedur dikenal juga
dengan istilah directory (petunjuk). Dengan kata lain, teks prosedur merupakan
jenis teks prosedur merupakan jenis teks yang berisi serangakaian melakukan
sesuatu.
2. Tujuan Teks Prosedur
Secara garis besar, teks prosedur bertujuan untuk memberi petunjuk
tentang langkah-langkah/metode/cara melakukan sesuatu. Dengan kata lain, teks
prosedurmemberikan tuntunan secara tepat, akurat, dan jelas tentang cara
membuat sesuatu ,melakukan suatu aktivitas, pekerjaan, menggunakan alat
perangkat, dsb.
3. Struktur Teks Prosedur
Struktur pada teks prosedur kompleks dibagi menjadi tiga bagian yaitu
bagian awal, isi, serta langkah pelaksanaan. Berikut penjelasannya :
Bagian Awal atau pertama, biasanya ditulis dalam bentuk judul, berisikan
tujuan atau maksud dari tulisan selanjutnya, berisi penjelasan tentang hasil
akhir yang akan dicapai dari langkah-langkah yang akan dijelaskan.
Bagian Isi atau kedua, ditulis dengan gaya bertahap, menjelaskan segala
kebutuhan baik berupa alat atau persiapan barang yang dibutuhkan
sebelum menjalankan langkah.
Bagian Langkah pengerjaan atau ketiga, adalah inti dari teks prosedur
yaitu berisikan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai
hasil akhir.
4. Ciri-ciri teks prosedur
Isinya tentang langkah-langkah atau prosedur untuk melakukan kegiatan
guna mencapai tujuan yang diinginkan.
Tersusun secara urut, jelas dan detail. Teks prosedur terdiri dari tiga
bagian yaitu bagian tujuan teks prosedur, material, dan langkah-langkah.
Terdapat kata keterangan tentang waktu, tempat, dan cara secara akurat
Prosedurnya bersifat objektif, artinya semua orang bisa melakukannya.
Langkah-langkahnya harus informatif dan logis.
Menggunakan kata kerja yang menunjuk tindakan fisik, seperti misalnya
"makanlah bubur selagi hangat".
Menggunakan kalimat imperatif (perintah).
Menggunakan kata hubung (konjungsi) untuk menghubungkan langkah
satu kelangkah selanjutnya. Seperti, kemudian, setelah itu, lalu,
selanjutnya.
Kata kerja/verba.

Contoh Teks Prosedur


Tentang Cara Membuat Keripik Balado

Keripik singkong balado merupakan salah satu cemilan khas kota Padang.
Rasanya yang pedas bisa membuat banyak orang menyukainya. Untuk kamu yang
suka terhadap makanan pedas. Inilah cara membuat keripik singkong balado.
Bahan-bahan :
500 gram singkong yang sudah dikupas
sendok teh garam
Bumbu :
3 sendok makan minyak goreng
5 buah cabe merah yang sudah dihaluskan
sendok teh garam
4 sendok makan gula pasir
2 sendok makan air asam

Langkah-langkah membuat Keripik Balado :


Singkong diiris tipis-tipis.
Lalu, didihkan 3 gelas air dengan garam.
Setelah itu, masukkan singkong hingga mengapung. Kemudian angkat dan
tiriskan.
Panaskan minyak goreng. Lalu, goreng singkong sampai garing. Sisihkan.
Panaskan minyak goreng. Kemudian, tumis cabe, garam, gula dan air asam
sambil diaduk-aduk.
Masukkan singkong yang sudah disisihkan tadi. Kemudian aduk rata.
Selanjutnya , angkat dan taruh di dalam wadah yang kedap udara.
Kripik singkong balado siap dinikmati.
Lampiran 2
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah : SMP Islam Pariskian


Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/ Semester : VII/Gasal
Materi Pokok : Teks Prosedur
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit ( 1 x Pertemuan)

A. Kompetensi Inti :
Tujuan pembelajaran sebagaimana dinyatakan dalam kurikulum, berbentuk
kompetensi yang terdiri atas (1) kompetensi sikap spiritual, (2) kompetensi sikap
sosial, (3) kompetensi pengetahuan pengetahuan, dan (4) kompetensi
keterampilan.
KI: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
K2: Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli,
proaktif (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan
dan keberadaannya.
K3: Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
K4: Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.5 Mengidentifikasi teks 3.5.1 Mengetahui ciri kebahsaan
prosedur tentang cara melakukan teks prosedur.
sesuatu dan cara membuat (cara 3.5.2 Memproduksi teks prosedur.
memainkan alat musik/tarian
daerah, cara membuat kuliner
khas daerah, dll.) dari b erbagai
sumber yang dibaca dan didengar.
4.5 Menyimpulkan isi teks 4.5.1 Mengidentifikasi ciri
prosedur tentang cara melakukan kebahasan teks prosedur yang
sesuatu dan cara membuat (cara dibaca/didengar.
memainkan alat musik/tarian 4.5.2 Menyusun dan menulis teks
daerah, cara membuat kuliner prosedur dengan
khas daerah dll.) dari berbagai memerhatikan ciri kebahasaan
sumber yang dibaca dan didengar teks prosedur dan struktur teks
yang dibaca dan didengar prosedur.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, siswa dapat:
1. Peserta didik mampu mengetahui dan menentukan ciri kebahasaan teks
prosedur (diantaranya, kalimat perintah, kalimat larangan, kalimat saran,
kata konjungsi, dan kata kerja/verba) dengan mengidentifikasi teks
prosedur dibaca/didengar.
2. Peserta didik mampu menulis teks prosedur berdasarkan topik pembahasan
dengan memerhatikan struktur teks prosedur dian (diantaranya, bagian
awal, bagian isi, dan bagian langkah-langkah), dan ciri kaidah kebahasaan
teks prosedur (diantaranya, kalimat perintah, kalimat larangan, kalimat
saran, kata konjungsi, dan kata kerja/verba).
3. Peserta didik mampu mematuhi kaidah EBI saat membaca teks prosedur.
4. Peserta didik mampu mematuhi kesantunan berbahasa saat menunjukkan
hasil perihal teks prosedur.
Fokus Penguatan Karakter
Tanggung jawab
Jujur
Kesantunan
Kreatif

D. Materi Pembelajaran
Teks Prosedur

Materi
Reguler Pengayaan Remedial
(Fakta) Ciri kebahasaan teks a. Kalimat saran
Contoh teks prosedur b. Kalimat
prosedur a. Kalimat perintah larangan
(Konsep) b. Kata kerja/verba c. Menulis teks
Ciri kebahasaan teks c. Kata konjungsi prosedur
prosedur
a. Kalimat perintah
b. Kalimat saran
c. Kalimat
larangan
d. Kata kerja/verba
e. Kata konjungsi
(Produk)
a. Menulis teks
prosedur
(terlampir)

E. Model/Metode Pembelajaran
Model pembelajaran Quantum
Metode pembelajaran meliputi: pemodelan, tanya jawab, latihan dan
penugasan.
Pendekatan Scientific (ilmiah).
F. Media Pembelajaran
Alat/Media Pembelajaran: Teks prosedur dan kertas/ buku tugas.
G. Sumber Belajar
Internet
http://www.kelasindonesia.com/2015/04/pengertian-dan-contoh-kalimat-
perintah-lengkap.html. (Selasa, 19 September 2017, Pukul 20.30)
Buku
Harsiati, Titik. 2016. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VII
SMP/M.Ts. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang,
Kemdikbud. Halaman 87-89
Wahono, dkk. 2016. Mahir Berbahasa Indonesia. Jakarta:
Erlangga. Halaman 75-78

H. Langkah-langkah Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan Mengucapkan salam, berdoa, 8 menit
Awal mengkondisikan kelas ke dalam situasi
belajar.
Guru mengabsen dan mengecek
kesiapan peserta didik.
Guru memberi motivasi kepada peserta
didik untuk membangun minat belajar
peserta didik.
Guru mengecek penguasaan
kompetensi yang sudah dipelajari
sebelumnya, yaitu mengenai teks
prosedur. Misalnya masih ingat
konsep teks prosedur yang dipelajari
kemarin?, dan Sebutkan ciri
kebahasaan teks prosedur?
Guru menyampaikan tujuan dan
indikator pembelajaran.
Kegiatan Mengamati 60 menit
Inti Peserta didik membaca teks prosedur
secara teliti dan bertanggung jawab.
Peserta didik diajak mencermati teks
prosedur yang dibaca, peserta didik
diarahkan untuk berpikir mengenai
pengertian teks prosedur dan ciri-ciri
teks prosedur.
Peserta didik diajak untuk mengingat
pengalaman apa yang pernah dialami
dalam membuat sesuatu atau
melakukan suatu hal kegiatan.
Menanya
Guru bertanya kepada peserta didik
mengenai pengalaman yang pernah
dialami dalam membuat sesuatu hal
dan melalukan suatu hal kegiatan.
Mengumpulkan informasi:
Peserta didik menyimak kembali
penjelasan dari guru mengenai ciri
kebahasaan teks prosedur.
Guru meminta peserta didik
menyiapkan judul teks prosedur.
Setelah itu, peserta didik
mengidentifikasi judul yang mereka
pilih.
Mengasosiasikan:
Peserta didik secara individu membuat
rancangan teks prosedur.
Peserta didik menyusun/menulis teks
prosedur sesuai dengan pengalaman
pribadi yang pernah dialami dengan
memerhatikan struktur teks prosedur
dan ciri kebahasaan teks prosedur.
Guru meminta peserta didik untuk
menuliskan teks prosedur dengan
sekreatif mungkin.
Mengomunikasikan:
Masing-masing peserta didik
menunjukkan hasil di depan kelas
mengenai teks prosedur yang telah
ditulis/dibuat.
Peserta didik mematuhi kesantunan
berbahasa saat menunjukkan hasil
diskusi perihal teks prosedur.
Secara bergantian peserta didik
memberi komentar penampilan
peserta didik lain.
Kegiatan Peserta didik bersama guru 12 menit
Akhir menyimpulkan materi yang telah
dipelajari.
Guru bersama-sama peserta didik
melakukan identifikasi kelebihan dan
kekurangan kegiatan pembelajaran
penyajian teks prosedur secara lisan.
Guru memberikan umpan balik
terhadap proses dan hasil
pembelajaran;
Guru menutup pembelajaran dengan
ucapan hamdalah bersama-sama dan
salam.
I. Penilaian Hasil Pembelajaran
1. Teknik Penilaian
a. Sikap (sosial dan spiritual)
1) Observasi (Jurnal)
b. Pengetahuan
1) Tes tertulis
c. Keterampilan
1) Produk (menulis teks prosedur)
2. Instrumen Penilaian
a) Sikap
Instrumen jurnal
1) Penilaian sikap sosial
Nama Sekolah : SMP Islam Pariskian
Kelas/Semester : VII/Semester I
Tahun pelajaran : 2017/2018

No. Waktu Nama Catatan Butir Tindak Keterangan


Siswa Perilaku sikap Lanjut
1.

2.
3.

2) Penilaian spritual
No. Waktu Nama Catatan Butir Tindak Keterangan
Siswa Perilaku sikap Lanjut
1.

2.
3.
Indikator keterangan
BT (belum tampak) jika sama sekali tidak menunjukkan usaha
sungguh dalam melaksanakan tugas.
MT (mulai tampak) jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten.
MB (mulai berkembang) jika menunjukkan ada usaha sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten.
MK (membudaya) jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh
dalam menyelesaikan tugas secara terus menerus dan ajeg/konsisten.
b) Pengetahuan
Tes tertulis
c) Keterampilan
1. Teknik: Produk
Bentuk : Lembar Kerja (menulis teks prosedur)
a. Buatlah bentuk teks prosedur berdasarkan pengalaman yang pernah
dialami dengan memerhatikan struktur teks posedur dan ciri
kebahasaan teks prosedur!
No Aspek yang dinilai Skor Bobot

1. Ketepatan judul 10
Keseuaian judul dan isi sangat jelas 10
Kesesuaian judul dan isi jelas 8
Kesesuian judul dan isi cukup jelas 5
2. Kejelasan isi 30
Isi teks dijelaskan secara sangat rinci 30
Isi teks dijelaskan secara rinci 25
Isi teks dijelaskan secara cukup rinci 15
3. Keterpaduan struktur teks prosedur 15
(sistematis)
Sangat Sistematis (diurutkan secara 15
sangat terstruktur mulai dari bagian
awal, isi dan bagian langkah-langkah)
Sistematis (diurutkan secara 10
terstruktur mulai dari bagian awal, isi
dan bagian langkah-langkah)
Cukup sistematis(diurutkan secara 5
cukup terstruktur mulai dari bagian
awal, isi dan bagian langkah-langkah)
3. Tujuan teks prosedur 15
Tujuan teks sangat sesuai dengan isi 15
teks prosedur
Tujuan teks sesuai dengan isi teks 10
prosedur
Teks cukup sesuai dengan isi teks 5
prosedur
4. Penggunaan EBI (ketepatan tanda baca dan 10
huruf kapital)
Penggunaan EBI sangat tepat (dalam 10
menulis teks prosedur penggunaan
tanda baca dan huruf kapital diawal
kalimat sangat sesuai)
Penggunaan EBI tepat (dalam 8
menulis teks prosedur penggunaan
tanda baca dan huruf kapital diawal
kalimat sesuai)
Penggunaan EBI cukup tepat (dalam 5
menulis teks prosedur penggunaan
tanda baca dan huruf kapital diawal
kalimat cukup sesuai)
5. Penggunaan diksi (kata konjungsi, kalimat 15
perintah, kalimat saran, kalimat larangan dan
kata penunjuk)
Pilihan kata yang digunakan peserta 15
didik sangat sesuai dengan isi teks
prosedur (kata konjungsi, kalimat
perintah, kalimat saran, kalimat
larangan dan kata penunjuk). 10
Pilihan kata yang digunakan peserta
didik sesuai dengan isi teks prosedur
(kata konjungsi, kalimat perintah,
kalimat saran, kalimat larangan dan
kata penunjuk). 5
Pilihan kata yang digunakan peserta
didik cukup sesuai dengan isi teks
prosedur(kata konjungsi, kalimat
perintah, kalimat saran, kalimat
larangan dan kata penunjuk).

Pedoman penskoran = Jumlah Skor 100 %


Total Skor

d) Pembelajaran remidial dan pengayaan


Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa:
pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor
sebaya dengan merumuskan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan
karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media
pembelajaran.
Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik
peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

Serang, 20 September 2017


Mengetahui,

Guru Pamong Pengajar


SMP Islam Pariskian

(Mila Nurlaila, M.Pd.) (Tyas Suhartini)


Lampiran

MATERI PEMBELAJARAN
Ciri Kebahasaan Teks Prosedur

1. Kalimat Perintah
Kalimat perintah merupakan kalimat yang mengandung makna memerintah
atau meminta seseorang untuk melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang
diinginkan oleh penutur atau penulisnya.
a. Ciri-Ciri Kalimat Perintah
1) Intonasi pada bagian akhir kalimat naik atau meninggi.
2) Diakhiri dengan tanda baca seru (!).
3) Kalimat perintah menggunakan pola inversi.
4) Biasanya menggunakan partikel lah ataupun kan.
b. Jenis dan Contoh Kalimat Perintah
1) Kalimat perintah biasa
Kalimat perintah jenis ini adalah kalimat yang isinya secara langsung hanya
menyuruh seseorang untuk melakukan sesuatu.
Contoh:
Tutup pintu itu!
Ambilkan aku air minum!
Tuangkan air ke dalam gelas.
2) Kalimat perintah ajakan
Kalimat perintah jenis ini mengandung perintah dengan cara mengajak
seseorang untuk melakukan sesuatu. Biasanya kalimat perintah ini ditandai
dengan kata-kata ayo, marilah, dan lain-lain.
Contoh:
Ayo belajar dengan giat!
Marilah berbuat baik satu sama lain!
Ayo kita bangun rasa kekeluargaan!
Budayakanlah hidup bersih!
Marilah bersama-sama menanam pohon!
2. Kalimat Saran
Kalimat perintah ini bermakna menyuruh atau meminta seseorang untuk
melakukan sesuatu dengan cara memberikan saran. Kalimat perintah ini ditandai
dengan kata-kata seperti seharusnya, sebaiknya, dan lain-lain.
Contoh:
Sebaiknya kamu datang tepat waktu esok hari!
Sebaiknya kamu jangan pernah menggangunya!
Seharusnya kamu pergi dari ruanagn ini sekarang!
Sebaiknya Anda belajar dengan giat agar naik kelas!
Seharusnya kau hidupkan lampu ini!
Seharusnya kamu meminum obat dari dokter!
3. Kalimat Larangan
Kalimat perintah ini bermakna meminta atau memerintah seseorang untuk
tidak melakukan atau melarang orang lain berbuat sesuatu. Bisanya kalimat ini
ditanda dengan kata-kata larangan seperti jangan, dan lain-lain.
Contoh:
Jangan membuang sampah di sembarang tempat!
Jangan bangun kesiangan!
Jangan berjalan di atas rumput!
Jangan berbicara selagi makan!
Jauhkan diri Anda dari narkoba dan obat-obatan terlarang!
Jauhkan benda-benda berbahaya dari jangkauan anak-anak kecil!
Jauhkan binatang ternak itu dari kebun sayuran!
Jangan pernah datang lagi kembali!
Jangan bilang kepada yang lain tentang masalah itu!
4. Kata konjungsi (Kata Penghubung)
Konjungsi disebut juga dengan kata penghubung atau kata sambung. Kata
penghubung merupakan kata tugas yang berfungsi untuk menghubungkan antar
klausa, antar kalimat, dan antar paragraf. Kata penghubung antarklausa umumnya
terletak di tengah -tengah kalimat. Untuk kata penghubung antarkalimat, biasanya
terletak di awal kalimat, setelah tanda titik, tanda tanya, dan tanda seru. Sementata
kata penghubung antarparagraf, diletakkan di awal paragraf. Kata konjungsi
diantaranya, setelah itu, lalu, selain iu, selanjutnya, dan, kemudian, dan lain-lain.
5. Kata kerja/ verba
Kata kerja atau disebut juga dengan verba adalah suatu kata yang berfungsi
untuk menjelaskan tentang suatu aktifitas atau suatu perbuatan/ kegiatan yang
dilakukan oleh seseorang. Sehingga dapat disimpulkan kata kerja (verba) adalah
kata yang memiliki fungsi untuk menjelaskan dan menunjukkan suatu tindakan
seseorang (subjek). Seperti kata potonglah, aduk, tuangkan, dan lain-lain.

Cara Membuat Nasi Goreng

Bisa dibilang inilah makanan khas Indonesia yang sudah mendunia,


bahkan menurut survei CNN yang ditulis ulang oleh viva.co.id nasi goreng
merupakan makanan terlezat nomer dua setelah rendang, mengagumkan bukan?
Nah, membuat nasi goreng ternyata tidak susah kok, kamu cukup menyiapkan
bahan dan mengikuti teks prosedur di bawah ini dijamin akan bisa membuat nasi
goreng yang enak. Mari kita coba!
Bahan :
500 gram nasi putih atau secukupnya
1 butir telur
3-4 sendok makan kecap manis (sesuai selera)
6 sendok makan minyak goreng
1-2 sendok makan saos tomat (sesuai selera)
Bumbu :
3 siung bawang putih
6 siung bawang merah
3-5 buah cabai merah atau sesuai selera
1/2 sendok teh terasi
Garam secukupnya
Langkah-langkah :
Haluskan semua bumbu yang telah disiapkan terlebih dahulu
Kemudian, masukkan minyak goreng ke dalam wajan (wajan yang sudah
ditaruh di atas kompor).
Ketika minyak sudah panas, masukkan 1 butir telur lalu orak-arik telur
tersebut sampai matang.
Angkat dan dinginkan. Sebaiknya taruh telur pada piring terpisah dulu.
Setelah itu, tumislah bumbu yang sudah dihaluskan sampai mengeluarkan
bau harum.
Masukkan nasi putih, kemudian aduk-aduk sampai rata. Jangan sampai
tidak merata.
Setelah semua rata, masukkan kecap manis, saos tomat dan telur yang
sudah dibuat orak-arik.
Aduk hingga rata. Jangan sampai gosong.
Angkat dan nasi goreng pun siap untuk disajikan
Sebaiknya nasi goreng disantap selagi hangat.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah : SMP Islam Pariskian


Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/ Semester : VII/Gasal
Materi Pokok : Teks Prosedur
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit ( 1 x Pertemuan)

A. Kompetensi Inti :
Tujuan pembelajaran sebagaimana dinyatakan dalam kurikulum, berbentuk
kompetensi yang terdiri atas (1) kompetensi sikap spiritual, (2) kompetensi sikap
sosial, (3) kompetensi pengetahuan pengetahuan, dan (4) kompetensi
keterampilan.
KI: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
K2: Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli,
proaktif (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan
dan keberadaannya.
K3: Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
K4: Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.5 Mengidentifikasi teks 3.5.1 Menganalisis ciri kebahasaan
prosedur tentang cara melakukan teks prosedur yang dibaca atau
sesuatu dan cara membuat (cara didengar
memainkan alat musik/tarian
daerah, cara membuat kuliner khas
daerah, dll.) dari berbagai sumber
yang dibaca dan didengar.
4.5 Menyimpulkan isi teks 4.5.1 Mendaftarkan kata/kalimat
prosedur tentang cara melakukan sebagai ciri kebahasaan teks
sesuatu dan cara membuat (cara prosedur yang dibaca/didengar.
memainkan alat musik/tarian
daerah, cara membuat kuliner khas
daerah dll.) dari berbagai sumber
yang dibaca dan didengar yang
dibaca dan didengar

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik dapat:
1. Peserta didik mampu menentukan ciri kebahasaan teks prosedur
diantaranya, kalimat perintah, kalimat larangan, kalimat saran, kata
konjungsi, dan kata kerja/verba.
2. Peserta didik mampu menganalisis ciri kebahasaan pada teks porsedur
diantaranya, kalimat perintah, kalimat larangan, kalimat saran, kata
konjungsi, dan kata kerja/verba.
3. Peserta didik mampu mendaftarkan kata/kalimat sebagai ciri kebahasaan
teks prosedur diantaranya, kalimat perintah, kalimat larangan, kalimat
saran, kata konjungsi, dan kata kerja/verba dari teks prosedur yang
dibaca/didengar.
Fokus Penguatan Karakter
Tanggung jawab
Jujur
Kesantunan
Proaktif
Berani
D. Materi Pembelajaran

Materi
Reguler Pengayaan Remedial
(Fakta) Ciri kebahasaan teks a. Kalimat saran
Contoh teks prosedur b. Kalimat
prosedur a. Kalimat perintah larangan
(Konsep) b. Kata kerja/verba
Ciri kebahasaan teks c. Kata konjungsi
prosedur
a. Kalimat perintah
b. Kalimat saran
c. Kalimat larangan
d. Kata kerja/verba
e. Kata konjungsi
(terlampir)

E. Model/Metode Pembelajaran
Model pembelajaran Discovery Learning
Metode pembelajaran meliputi: ceramah, tanya jawab, inkuiri, latihan dan
penugasan.
Pendekatan Scientific (ilmiah).

F. Media Pembelajaran
Alat/Media Pembelajaran: Teks prosedur dan kertas/ buku tugas.

G. Sumber Belajar
Internet
http://www.kelasindonesia.com/2015/04/pengertian-dan-contoh-kalimat-
perintah-lengkap.html. (Jumat, 22 September 2017, pukul 18.30).
http://www.porosilmu.com/2016/02/konjungsi.html. (Jumat, 22 September
2017, pukul 20.20).
Buku
Harsiati, Titik. 2016. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VII
SMP/M.Ts. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang,
Kemdikbud. Halaman 87-89.
Wahono, dkk. 2016. Mahir Berbahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Halaman 74-78.

H. Langkah-langkah Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan Mengucapkan salam, berdoa, 8 menit
Awal mengkondisikan kelas ke dalam situasi
belajar.
Guru mengabsen dan mengecek
kesiapan peserta didik.
Guru memberi motivasi kepada pserta
didik untuk membaangun minat
belajar.
Guru mengecek penguasaan
kompetensi yang sudah dipelajari
sebelumnya, yaitu mengenai ciri
kebahasaan teks prosedur.
Guru menyampaikan tujuan dan
indikator pembelajaran.
Guru menyampaikan kembali materi
teks prosedur mengenai ciri
kebahasaan teks prosedur.
Kegiatan Mengamati 60 menit
Inti Peserta didik menyimak dengan teliti
penjelasan mengenai ciri kebahasaan
teks prosedur yang dijelaskan oleh
guru.
Peserta didik membaca teks prosedur
secara teliti dan bertanggung jawab.
Menanya
Guru memberi kesempatan kepada
peserta didik untuk bertanya yang
belum dipahami.
Mengumpulkan informasi:
Peserta didik membuka buku paket
bahasa indonesia halaman 75
mengenai teks prosedur dengan judul
cara membuat angklung.
Setelah itu, peserta didik membaca
dan mengidentifikasi teks prosedur
cara membuat angklung.
Mengasosiasikan:
Peserta didik secara individu
menganalisis teks prosedur yang
dibaca.
Pesera didik mengelompokan/
mengklasifikasikan sesuai ciri
kebahsaan teks prosedur yang terdapat
pada teks prosedur yang dibaca.
Kemudian, daftar ciri kebahasaan teks
prosedur yang telah
dikelompokan/diklasifikasikan ditulis
dibuku tugas bahasa indonesia
masing-masing individu.
Mengomunikasikan:
Masing-masing peserta didik
menunjukkan hasil di depan kelas
mengenai daftar ciri kebahasaan teks
prosedur yang telah
dikelompokan/diklasifikasikan dari
teks prosedur yang dibaca.
Peserta didik mematuhi kesantunan
berbahasa saat memaparkan hasil
perihal ciri kebahasaan teks prosedur.
Secara bergantian peserta didik
memberi komentar penampilan peserta
didik lain.
Kegiatan Peserta didik bersama guru 12 menit
Akhir menyimpulkan materi yang telah
dipelajari.
Peserta didik bersama guru melakukan
identifikasi kelebihan dan kekurangan
kegiatan pembelajaran penyajian teks
prosedur secara lisan.
Guru memberikan umpan balik
terhadap proses dan hasil
pembelajaran.
Guru menutup pembelajaran dengan
ucapan hamdalah bersama-sama dan
salam.

I. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Teknik Penilaian
a. Sikap (sosial dan spiritual)
1) Observasi (Jurnal)
b. Pengetahuan
1) Tes tertulis
c. Keterampilan
1) Produk (mendaftarkan ciri kebahasaan teks prosedur)
2. Instrumen Penilaian
a) Sikap
Instrumen jurnal
1) Penilaian sikap sosial
Nama Sekolah : SMP Islam Pariskian
Kelas/Semester : VII/Semester I
Tahun pelajaran : 2017/2018
No. Waktu Nama Catatan Butir Tindak Keterangan
Siswa Perilaku sikap Lanjut
1.

2.
3.
4.

2) Penilaian spritual
No. Waktu Nama Catatan Butir Tindak Keterangan
Siswa Perilaku sikap Lanjut
1.

2.
3.
4.

Indikator keterangan
BT (belum tampak) jika sama sekali tidak menunjukkan usaha
sungguh dalam melaksanakan tugas.
MT (mulai tampak) jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten.
MB (mulai berkembang) jika menunjukkan ada usaha sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten.
MK (membudaya) jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh
dalam menyelesaikan tugas secara terus menerus dan ajeg/konsisten.
b) Pengetahuan
Tes tertulis
Instrumen:
1) Apa saja ciri kebahasaan teks prosedur?
c) Keterampilan
1) Teknik: Produk
Bentuk : Lembar Kerja (mendaftar kata berdasarkan ciri kebahasaan
teks prosedur)
Daftarkanlah ciri kebahasaan teks prosedur yang terdapat pada teks
prosedur yang anda baca!
a. Kalimat perintah
b. Kalimat saran
c. Kalimat larangan
d. Kata konjungsi
e. Kata kerja/verba

Rubrik Penilaian
No Aspek yang dinilai Skor Bobot

1. Kelengkapan kalimat perintah 20


Daftar kalimat perintah yang ditulis 20
sangat lengkap dan tepat
Daftar kalimat perintah yang ditulis 15
cukup lengkap dan tepat
Daftar kalimat perintah yang ditulis 10
kurang lengkap dan tepat
2. Kelengkapan kalimat saran 20
Daftar kalimat saran yang ditulis sangat 20
lengkap dan tepat
Daftar kalimat saran yang ditulis cukup 15
lengkap dan tepat
Daftar kalimat saran yang ditulis 10
kurang lengkap dan tepat
3. Kelengkapan kalimat larangan 20
Daftar kalimat larangan yang ditulis 20
sangat lengkap dan tepat
Daftar kalimat larangan yang ditulis 15
cukup lengkap dan tepat
Daftar kalimat larangan yang ditulis 10
kurang lengkap dan tepat
4. Kelengkapan kata konjungsi 20
Daftar kata konjungsi yang ditulis 20
sangat lengkap dan tepat
Daftar kata konjungsi yang ditulis 15
cukup lengkap dan tepat
Daftar kata konjungsi yang ditulis 10
kurang lengkap dan tepat
5. Kelengkapan kata kerja/verba 20
Daftar kata kerja/verba yang ditulis 20
sangat lengkap dan tepat
Daftar kata kerja/verba yang ditulis 15
cukup lengkap dan tepat
Daftar kerja/verba yang ditulis kurang 10
lengkap dan tepat

Pedoman penskoran = Jumlah Skor 100 %


Total Skor

d) Pembelajaran remidial dan pengayaan


Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa:
pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor
sebaya dengan merumuskan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan
karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media
pembelajaran.
Pengayaan
Kegiat an pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan
karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media
pembelajaran.

Serang, 26 September 2017

Mengetahui,

Guru Pamong Pengajar


SMP Islam Pariskian

(Mila Nurlaila, M.Pd.) (Tyas Suhartini)


Lampiran

MATERI PEMBELAJARAN

Ciri Kebahasaan Teks Prosedur

1. Kalimat Perintah
Kalimat perintah merupakan kalimat yang mengandung makna
memerintah atau meminta seseorang untuk melakukan sesuatu sesuai dengan
apa yang diinginkan oleh penutur atau penulisnya.
a. Ciri-Ciri Kalimat Perintah
1) Intonasi pada bagian akhir kalimat naik atau meninggi.
2) Diakhiri dengan tanda baca seru (!).
3) Kalimat perintah menggunakan pola inversi
4) Biasanya menggunakan partikel lah ataupun kan.
b. Jenis dan Contoh Kalimat Perintah
1) Kalimat perintah biasa
Kalimat perintah jenis ini adalah kalimat yang isinya secara
langsung hanya menyuruh seseorang untuk melakukan sesuatu.
Contoh:
Tutup pintu itu!
Ambilkan aku air minum!
Tuangkan air ke dalam gelas.
2) Kalimat perintah ajakan
Kalimat perintah jenis ini mengandung perintah dengan cara
mengajak seseorang untuk melakukan sesuatu. Biasanya kalimat
perintah ini ditandai dengan kata-kata ayo, marilah, dan lain-lain.
Contoh:
Ayo belajar dengan giat!
Marilah berbuat baik satu sama lain!
Ayo kita bangun rasa kekeluargaan!
Budayakanlah hidup bersih!
Marilah bersama-sama menanam pohon!
2. Kalimat Saran
Kalimat perintah ini bermakna menyuruh atau meminta seseorang untuk
melakukan sesuatu dengan cara memberikan saran. Kalimat perintah ini
ditandai dengan kata-kata seperti seharusnya, sebaiknya, dan lain-lain.
Contoh:
Sebaiknya kamu datang tepat waktu esok hari!
Sebaiknya kamu jangan pernah menggangunya!
Seharusnya kamu pergi dari ruangan ini sekarang!
Sebaiknya Anda belajar dengan giat agar naik kelas!
Seharusnya kau hidupkan lampu ini!
Seharusnya kamu meminum obat dari dokter!
3. Kalimat Larangan
Kalimat perintah ini bermakna meminta atau memerintah seseorang untuk
tidak melakukan atau melarang orang lain berbuat sesuatu. Bisanya kalimat
ini ditanda dengan kata-kata larangan seperti jangan, tidak dan lain-lain.
Contoh:
Jangan membuang sampah di sembarang tempat!
Jangan bangun kesiangan!
Jangan berjalan di atas rumput!
Jangan berbicara selagi makan!
Jauhkan diri Anda dari narkoba dan obat-obatan terlarang!
Jauhkan benda-benda berbahaya dari jangkauan anak-anak kecil!
Jauhkan binatang ternak itu dari kebun sayuran!
Jangan pernah datang lagi kembali!
Jangan bilang kepada yang lain tentang masalah itu!
4. Kata konjungsi (kata Penghubung)
Konjungsi disebut juga dengan kata penghubung atau kata sambung. Kata
penghubung merupakan kata tugas yang berfungsi untuk menghubungkan
antar klausa, antar kalimat, dan antar paragraf. Kata penghubung antarklausa
umumnya terletak di tengah -tengah kalimat. Untuk kata penghubung
antarkalimat, biasanya terletak di awal kalimat, setelah tanda titik, tanda tanya,
dan tanda seru. Sementata kata penghubung antarparagraf, diletakkan di awal
paragraf. Kata konjungsi diantaranya, setelah itu, lalu, selain iu, selanjutnya,
dan, kemudian, dan lain-lain.
5. Kata kerja/ verba
Kata kerja atau disebut juga dengan verba adalah suatu kata yang
berfungsi untuk menjelaskan tentang suatu aktifitas atau suatu perbuatan/
kegiatan yang dilakukan oleh seseorang. Sehingga dapat disimpulkan kata
kerja (verba) adalah kata yang memiliki fungsi untuk menjelaskan dan
menunjukkan suatu tindakan seseorang (subjek). Seperti kata potonglah, aduk,
tuangkan, dan lain-lain.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah : SMP Islam Pariskian


Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/ Semester : VII/Gasal
Materi Pokok : Teks Prosedur
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit ( 1 x Pertemuan)

A. Kompetensi Inti :
Tujuan pembelajaran sebagaimana dinyatakan dalam kurikulum, berbentuk
kompetensi yang terdiri atas (1) kompetensi sikap spiritual, (2) kompetensi sikap
sosial, (3) kompetensi pengetahuan pengetahuan, dan (4) kompetensi
keterampilan.
KI: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
K2: Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli,
proaktif (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan
dan keberadaannya.
K3: Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
K4: Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.5 Mengidentifikasi teks 3.5.1 Mengidentifikasi teks prosedur
prosedur tentang cara melakukan berdasarkan jenis teks prosedur.
sesuatu dan cara membuat (cara
memainkan alat musik/tarian
daerah, cara membuat kuliner
khas daerah, dll.) dari berbagai
sumber yang dibaca dan didengar.
4.5 Menyimpulkan isi teks 4.5.1 Menentukan ciri jenis teks
prosedur tentang cara melakukan prosedur yang dibaca.
sesuatu dan cara membuat (cara
memainkan alat musik/tarian
daerah, cara membuat kuliner
khas daerah dll.) dari berbagai
sumber yang dibaca dan didengar
yang dibaca dan didengar

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik dapat:
1. Peserta didik mampu mengetahui jenis-jenis teks prosedur, diantaranya
teks prosedur sederhana, teks prosedur kompleks, dan teks prosedur
protokol.
2. Peserta didik mampu mengidentifikasi dan membedakan jenis-jenis teks
prosedur, diantaranya teks prosedur sederhana, teks prosedur kompleks,
dan teks prosedur protokol.
3. Peserta didik mampu menyimpulkan ciri jenis teks prosedur sederhana,
teks prosedur kompleks, dan teks prosedur protokol dari segi struktur dan
isi teks prosedur.
Fokus Penguatan Karakter
Tanggung jawab
Bekerja sama
Jujur
Kesantunan
Proaktif
Berani
D. Materi Pembelajaran
Teks Prosedur

Materi
Reguler Pengayaan Remedial
(Fakta) Teks Teks
Contoh teks prosedur prosedur
prosedur sederhana kompleks
(Konsep) Teks
Jenis-jenis Teks prosedur
Prosedur protokol
a. Teks prosedur
sederhana
b. Teks prosedur
kompleks
c. Teks prosedur
protokol

(terlampir)

E. Model/Metode Pembelajaran
Model pembelajaran Discovery Learning
Metode pembelajaran meliputi: ceramah, diskusi, inkuiri, latihan dan
penugasan.
Pendekatan Scientific (ilmiah).

F. Media Pembelajaran
Alat/Media Pembelajaran: teks prosedur (teks prosedur sederhana, teks
prosedur kompleks dan teks prosedur protokol).
G. Sumber Belajar
Internet
http://dosenbahasa.com/teks-prosedur-dalam-bahasa-indonesia. (Senin, 24
September 2017, Pukul 17.15).
http://www.sumberpengertian.com/pengertian-teks-prosedur. (Senin, 24
September 2017, Pukul 18.36).
Buku
Harsiati, Titik. 2016. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VII
SMP/M.Ts. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang,
Kemdikbud. Halaman 90.

H. Langkah-langkah Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu
Kegiatan Mengucapkan salam, berdoa, 8 menit
Awal mengkondisikan kelas ke dalam situasi
belajar.
Guru mengabsen dan mengecek
kesiapan peserta didik.
Guru memberi motivasi kepada peserta
didik untuk menumbuhkan minat
belajar peserta didik.
Guru mengajukan pertanyaan-
pertanyaan yang mengaitkan
pengetahuan sebelumnya dengan
materi yang akan dipelajari.
Guru menyampaikan tujuan dan
indikator pembelajaran.
Guru menjelaskan jenis-jenis teks
prosedur.
Peserta didik dibentuk menjadi 3
kelompok yang ditentukan oleh guru.
Kegiatan Mengamati 60 menit
Inti Peserta didik menyimak penjelasan
guru mengenai jenis teks prosedur.
Masing-masing kelompok peserta
didik mendapatkan 3 teks prosedur
yang belum ditentukan jenisnya.
Peserta didik membaca teks prosedur
dengan cermat dan bertanggung jawab
secara berkelompok.
Menanya
Peserta didik diarahkan untuk untuk
berpikir mengenai jenis teks prosedur
serta ciri jenis teks prosedur yang
dibaca.
Mengumpulkan informasi:
Masing-masing kelompok peserta
didik berdiskusi dengan anggota
kelompoknya untuk memahami dan
mengidentifikasi ketiga teks prosedur
yang diberikan.
Peserta didik didik menjelaskan
perbedaan jenis teks prsedur dari teks
prosedur yang dibaca.
Mengasosiasikan:
Peserta didik secara teliti menentukan
jenis teks prosedur yang telah dibaca
dan didiskusikan bersama
kelompoknya untuk ditulis pada
lembar kerja kelompok.
Dari ketiga teks prosedur yang
didapatkan masing-masing kelompok
peserta didik harus memberikan alasan
mengenai penentuan jenis teks
prosedur yang disertakan di lembar
kerja kelompok.
Mengomunikasikan:
Perwakilan peserta didik
menunjukkan dan memaparkan hasil
jawaban mengenai teks prosedur yang
telah didiskusikan bersama
kelompoknya masing-masing di depan
kelas.
Peserta didik mematuhi kesantunan
berbahasa saat menunjukkan dan
memaparkan hasil diskusi teks
prosedur.
Secara bergantian kelompok peserta
didik memberi komentar penampilan
peserta didik lain.
Kegiatan Peserta didik bersama guru 12 menit
Akhir menyimpulkan materi yang telah
dipelajari.
Peserta didik bersama guru melakukan
identifikasi kelebihan dan kekurangan
kegiatan pembelajaran penyajian teks
prosedur secara lisan.
Guru memberikan umpan balik
terhadap proses dan hasil
pembelajaran.
Guru menutup pembelajaran dengan
ucapan hamdalah bersama-sama dan
salam.
I. Penilaian Hasil Pembelajaran
1. Teknik Penilaian
a. Sikap (sosial dan spiritual)
1) Observasi (Jurnal)
b. Pengetahuan
1) Tes tertulis
c. Keterampilan
1) Praktik (menentukan jenis teks prosedur yang dibaca)
2. Instrumen Penilaian
a) Sikap
Instrumen jurnal
1) Penilaian sikap sosial
Nama Sekolah : SMP Islam Pariskian
Kelas/Semester : VII/Semester I
Tahun pelajaran : 2017/2018
No. Waktu Nama Catatan Butir Tindak Keterangan
Siswa Perilaku sikap Lanjut
1.

2.
3.
4.

2) Penilaian spritual
No. Waktu Nama Catatan Butir Tindak Keterangan
Siswa Perilaku sikap Lanjut
1.

2.
3.
4.

Indikator keterangan
BT (belum tampak) jika sama sekali tidak menunjukkan usaha
sungguh dalam melaksanakan tugas.
MT (mulai tampak) jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh dalam
menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten.
MB (mulai berkembang) jika menunjukkan ada usaha sungguh dalam
menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten.
MK (membudaya) jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh
dalam menyelesaikan tugas secara terus menerus dan ajeg/konsisten.
b) Pengetahuan
Tes tertulis
Bentuk : Pertanyaan
Instrumen:
Bacalah teks prosedur berikut kemudian kerjakan sesuai dengan perintah!
Cara Membuat Nasi Goreng

Bisa dibilang inilah makanan khas Indonesia yang sudah


mendunia, bahkan menurut survei CNN yang ditulis ulang oleh viva.co.id
nasi goreng merupakan makanan terlezat nomer dua setelah rendang,
mengagumkan bukan? Nah, membuat nasi goreng ternyata tidak susah
kok, kamu cukup menyiapkan bahan dan mengikuti teks prosedur di
bawah ini dijamin akan bisa membuat nasi goreng yang enak. Mari kita
coba!
Bahan :
500 gram nasi putih atau secukupnya
1 butir telur
3-4 sendok makan kecap manis (sesuai selera)
6 sendok makan minyak goreng
1-2 sendok makan saos tomat (sesuai selera)
Bumbu :
3 siung bawang putih
6 siung bawang merah
3-5 buah cabai merah atau sesuai selera
1/2 sendok teh terasi
Garam secukupnya
Langkah-langkah :
Haluskan semua bumbu yang telah disiapkan terlebih dahulu
Kemudian, masukkan minyak goreng ke dalam wajan
Ketika minyak sudah panas, masukkan 1 butir telur lalu orak-arik telur
tersebut sampai matang.
Angkat dan dinginkan. Sebaiknya taruh telur pada piring terpisah dulu.
Setelah itu, tumislah bumbu yang sudah dihaluskan sampai
mengeluarkan bau harum.
Masukkan nasi putih, kemudian aduk-aduk sampai rata. Jangan sampai
tidak merata.
Setelah semua rata, masukkan kecap manis, saos tomat dan telur yang
sudah dibuat orak-arik.
Aduk hingga rata. Jangan sampai gosong.
Angkat dan nasi goreng pun siap untuk disajikan
Sebaiknya nasi goreng disantap selagi hangat.
Soal :
1. Apa jenis teks prosedur di atas? Berikan alasanmu!
c) Keterampilan
1) Teknik: Praktik
Bentuk: Lembar Kerja (menentukan jenis teks prosedur yang dibaca)
Bacalah teks prosedur secra teliti, kemudian tentukan jenis teks prosedur
dari teks prosedur yang anda baca!
Rubrik Penilaian

No. Aspek Skor Bobot

1. Ketepatan dan kesesuaian jawaban 80


dengan teks prosedur yang dibaca
Tepat 80
Kurang tepat 50
2. Kesantunan berbahasa ketika 10
menunjukan/ memaparkan hasil di
depan kelas
Santun 10
Kurang santun 8
3. Kelancaran berbicara ketika 10
membacakan hasil
Berani, lancar, dan penuh 10
percaya diri dalam berbicara
Berani, lancar, tetapi kurang 8
percaya diri dalam berbicara
Kurang berani, lancar, tetapi 5
kurang percaya diri dalam
berbicara

Pedoman penskoran = Jumlah Skor 100 %


Total Skor

d) Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


Remedial
Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa:
pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor
sebaya dengan merumuskan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan
karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media
pembelajaran.
Pengayaan
Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik
peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

Serang, 27 September 2017

Mengetahui,

Guru Pamong Pengajar


SMP Islam Pariskian

(Mila Nurlaila, M.Pd.) (Tyas Suhartini)


Lampiran
MATERI PEMBELAJARAN

1. Jenis-jenis Teks Prosedur


a. Teks Prosedur Sederhana
Sesuai dengan namanya, teks prosedur sederhana memuat tahapan atau
langkah-langkah yang tergolong sederhana. Langkah-langkah yang
dipaparkan tidak banyak, bahkan mungkin hanya terdiri dari dua atau tiga
langkah saja.
1) Ciri-ciri teks prosedur sederhana:
Pengoperasiannya bersifat sederhana
Bahasa yang digunakan sederhana tidak seperti teks prosedur
kompleks
Langkahnya tidak terlalu banyak
Bagian isi tidak terlalu kompleks (tidak terlalu rinci)
Contoh teks prosedur sederhana adalah:
Cara Membuat Telur Ceplok
Telur ceplok atau telur mata sapi adalah makanan favorit banyak orang.
Disebut telur mata sapi karena bentuknya seperti mata dengan kuning
telurnya masih utuh di tengah. Beginilah cara sederhana membuat telur
ceplok sendiri di rumah:
Alat dan Bahan:
Telur
Minyak goreng
Penggorengan
Garam

Langkah-langkah:
Pertama, panaskan miinyak dalam penggorengan
Lalu, pecahkan telur di atas penggorengan dan beri sedikit garam
Balik telur hingga kedua sisi matang, dan siap dihidangkan.
Cara Mengoperasikan Setrika Listrik

Penggunaan setrika listrik memang sudah menjadi hal yang biasa


dilakukan oleh kita untuk merapikan setiap pakaian agar terlihat indah saat
dipakai, bagi yang sudah terbiasa dengan alat ini tentu saja tidak akan
mengalami kesulitan untuk menggunakannya, tetapi bagi mereka yang baru
pertama kali menyetrika atau mereka yang baru memiliki setrika tentu saja
akan mengalami sedikit kebingungan apabila tidak ada yang memberitahua
atau tidak membaca buku panduan sederhana yang biasanya terdapat pada
paket pembelian setrika. Untuk itulah maka pada kesempatan kali ini Saya
akan mencoba untuk berbagi bagi anda tentang "Tips Memakai Setrika Baru".
Pertama, masukkan kabel penghubung listrik ke stopkontak, lalu
perhatikanlah bila lampu suhu menyala menandakan bahwa listrik
telah mengalir ke setrika.
Aturlah suhu setrika sesuai dengan jenis kain yang akan disetrika.
Kemudian, mulailah dengan suhu yang rendah dulu lalu naikkan
suhunya sedikit-sedikit sampai kain terlihat rapi.
bila suhu setrika akan melebihi batas yang telah ditentukan oleh
tombol pemutar suhu maka dengan otomatis terputus.

b. Teks Prosedur Kompleks


Teks prosedur yang terdiri atas banyak langkah dan langkah langkah
tersebut berjenjang dengan sublangkah pada setiap langkahnya. biasanya
menjelaskan obyek secara rinci, mulai dari petunjuk pemakaian,
perawatan, hingga hal-hal yang harus dilakuka dan dilarang.
1) Ciri-ciri Teks Prosedur Kompleks
Biasanya permasalahannya lebih kompleks/meluas.
Pengoperasianya lebih kompleks/meluas
Bagian isi dijelaskan secara rinci
Dalam setiap langkah-langkahnya terdapat sub langkah
Contoh teks prosedur kompleks:
Cara Mencuci Pakaian dengan Mesin Cuci
Mencuci pakaian adalah rutinitas yang biasa kita lakukan sehari-hari.
Ini merupakan kegiatan yang mudah dan tampak sepele. Kendati
demikian, ada banyak hal yang harus kita perhatikan agar pakaian yang
dicuci menjadi benar-benar bersih dan tidak rusak akibat kesalahan-
kesalahan tertentu. Berikut ini, saya akan memberikan langkah-langkah
tentang bagaimana cara mencuci pakaian menggunakan mesin cuci dengan
benar.
1) Taruh pakaian yang akan dicuci ke dalam mesin cuci
Mesin cuci, secara umum mempunyai dua sisi. Sisi sebelah kiri
merupakan bagian yang lebih besar dan digunakan untuk mencuci pakaian
Anda. Sementara itu, sisi kanan yang mempunyai lubang lebih kecil
digunakan untuk mengeringkan pakaian yang telah dicuci.
Pertama, tentu Anda harus mencuci terlebih dahulu. Masukkan
pakaian-pakaian ke dalam sisi sebelah kiri. Pastikan tidak ada satupun
pakaian yang luntur karena warnanya bisa bercampur antara satu dengan
yang lainnya. Kemudian, Anda juga harus memisahkan pakaian yang
mudah melar. pakaian-pakaian yang mudah melar seperti sweater akan
buruk hasilnya apabila dicuci menggunakan mesin. Cara mencuci seperti
itu akan menghasilkan pakaian yang benar-benar melar dan sudah barang
tentu tak indah lagi dipandang serta tak nyaman dipakai.
2) Isi air secukupnya
Beri air secukupnya pada sisi kiri dimana Anda telah memasukkan
pakaian tadi. Air secukupnya yang dimaksud adalah air tersebut telah
menenggelamkan seluruh pakaian. Setelah air dirasa cukup, beri detergen
secukupnya dan putar tombol ke arah waktu 10 menit. Nantinya turbin
yang ada di dalam mesin cuci akan bergerak memutar dan menggerakkan
pakaian Anda.
10 menit kemudian, buang air cucian tersebut dengan memutar tombol
ke arah "drain". Setelah pembuangan air selesai, Anda harus memutar
tombol tersebut ke arah semula dan isi kembali air sesuai dengan takaran
awal tadi. Putar tombol ke arah 10 menit dan biarkan. Ulangi proses
tersebut selama 3 kali dengan tujuan agar pakaian Anda bersih dan bebas
dari debu atau kotoran yang menempel.
3) Keringkan pakaian
Buka penutup sisi bagian kanan dan ambil pakaian. Masukkan pakaian
ke sisi kanan, tutup rapat, dan putar tombol yang ada di bagian atas
pengering. Putar hingga ke angka 5, yang berarti prosesnya akan berjalan
selama 5 menit. Lakukan proses ini satu kali saja, kemudian jemur pakaian
yang telah dikeringkan.
3. Teks Prosedur Protokol
Prosedur yang langkah-langkahnya tidak terlalu ketat/rumit dan mudah
dipahami.
1) Ciri-ciri Teks Prosedur Protokol
Penjelasan/isi cukup banyak namun mudah dipahami
Bahasanya tidak terlalu baku
Langkah-langkahnya tidak terlalu rumit
Pengoperasiannya mudah dipahami

Cara Membuat Gado-gado

Anda butuh cemilan saat sedang santai atau nonton tv? Gado gado
adalah salah satu cemilan yang cocok saat santai, selain itu gado gado
mengandung berbagai vitamin di dalam sayuran. Gadogado
merupakan makanan khas Indonesia. Semua orang Indonesia pasti
sudah mengenal makanan gado gado yang mempuyai rasa gurih yang
dapat menggugah selera anda saat ini. Berikut adalah langkah-langkah
membuat gado gado.
Alat dan bahan:
Kacang panjang
Tauge
Kangkung
Daun singkong
Ketupat
Tahu goreng
Mentimun (tidak usah direbus)
Kentang rebus
Telur rebus
Kerupuk
Bawang merah (goreng)
Bumbu:
250 gr kacang tanah (goreng)
Gula jawa
Garam secukupnya
Air secukunya
Jeruk limau
2 siung bawang putih
Kecap manis secukupnya
Cabai (pedas sesuai selera)
Langkah-langkah:
1. Pertama, siapkan sayuran matang seperti : kacang panjang
rebus, tauge rebus, kangkung/ daun singkong rebus, tahu
goreng, telur rebus, mentimun, dan kentang rebus.
2. Lalu, siapkan bumbu kacang yang telah di buat.
3. Setelah itu, masukkan sayuran tersebut diatas piring saji.
4. Kemudian siram / tuangkan kuah bumbu kacang yang telah di
buat.
5. Terakhir tambahkan kerupuk dan bawang goreng sebagai
pelengkap.

Cara Membuat Minyak Kemiri

Minyak kemiri bisa kita dapatkan di toko kecantikan atau apotek


terdekat. Namun, bila anda ingin lebih hemat dan berpengalaman, anda
dapat membuatnya sendiri dirumah. Untuk mengaplikasikan resep alami
menumbuhkan kumis dengan bahan kemiri, anda memang harus
menyediakan minyak kemiri ini. Berikut cara untuk membuat minyak
kemiri tradisional. Silahkan dicoba.
Alat dan bahan:
Kemiri
Air
Panci
Blender/ulekan
Wajan
Langkah-langkah:
Sediakan 5 hingga 10 butir kemiri utuh, cuci bersih dan keringkan.
Lalu, masukkan kemiri dalam wajan yang sudah dipanaskan tanpa
minyak alias disangrai. Bisa juga menggunkan arang. Tapi sebaiknya
disangrai.
Sangrai kemiri hingga berwarna hitam kecoklatan, angkat.
Sediakan kain kasa atau kain serbet makan dan bungkus kemiri.
Setelah itu, tumbuk kemiri dari luar hingga hancur sambil ditekan
Pada proses tersebut minyak kemiri dapat sesekali diperas dan
ditaruh pada sendok (pemerasan dilakukan dengan kain kasa)
Minyak kemiri siap dipakai
Nah, itu tadi cara mendapatkan minyak kemiri dengan usaha
sendiri tanpa harus membeli, lebih hemat dan lebih alami.