Anda di halaman 1dari 9

MATA KULIAH SEPAK BOLA

REKAYASA IDE DRIBBLE

Disusun Oleh :

NAMA : MUHAMMAD NAWIR GULTOM


NIM : 6161121038
Kelas : REGULER /I / D

PENDIDIKAN KEPELATIHAN OLAHRAGA

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

T.A 2016
BAB 1
PENDAHULUAN
Sejarah olahraga sepak bola dimulai sejak abad ke-2 dan 3 sebelum Masehi di Cina. Dimasa
Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil.
Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari. Di Italia, permainan
menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.

Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dan menjadi sangat digemari. Di beberapa
kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga
akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365. Raja James I dari
Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola. Pada tahun 1815, sebuah
perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan
sekolah.

Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11
sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut. Bersamaan
dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer). Pada
tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola. Selama tahun 1800-
an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan
dunia. Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun
1900-an, berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara.
BAB 2

PEMBAHASAN

Originalitas Ide

Sepak bola bisa dikatakan olahraga yang bisa dimainkan oleh semua kalangan umur, tetapi, dari
anak-anak sampai dewasa ini pasti banyak yang menggemari dan suka bermain, apa tujuan
permainan sepak itu? inilah penjelasannya;

1. Mencetak/ menghasilkan gol. yah orang bermain sepak bola tak lain tujuan yang di
inginkan adalah bisa mencetak gol sebanyak mungkin, berbagai upaya dilakukan baik
dari strategi penyerangan, kombinasi dan sebagainya yang dilakukan oleh pemain guna
bisa unggul dalam nilai gol, nah yang golnya banyak bisa dikatakan menang..
2. Mencegah Gawang kemasukan gol. Kalau yang ini beda kawan, jika kita punya tujuan
menghasilkan gol sebanyak mungkin, pastinya kita juga harus bisa menjaga benteng
pertahanan kita agar tidak terjebol oleh lawan, apalagi kalau lawannya sudah menguasai
pertandingan, bisa-bisa pemain berusaha melindungi gawanya agar tidak kemasukan gol
dengan berbagai cara.
3. Meningkatkan jalinan kerja sama antar team dalam bermain sepak bola terbentuk dari
sekumpulan orang yang dinaman team, jika dalam satu team tidak saling mengerti dan
kompak, bisa dikatakan bahwa tim anda gagal, maka dari kerjasama team yang baik
sangat menentukan keberhasilan kemenangan sampai menjadi juara 1.
4. Saling menghormati / respeck antar sesama. Jika dalam pertandingan sepak bola biasanya
musuh dikenal sebagai lawan tanding, tetapi tidak berarti musuh itu harus kita
hancurkan, tetapi kita harus saling menghormati dari satu pemain ke pemain lainnya,
boleh saja kita menjadi lawan di arena lapangan, tetapi setelah tidak dilapangan kita tetap
bersahabat seperti sedia kala, ini yang penting lo kawan,
5. Misi perdamaian. Setiap tim sepak bola pasti punya ambisi yang besar untuk
memenangkan pertandingan, tetapi perlu di ingat bahwa agar pertandingan sepak bola
bisa berjalan dengan baik dan memperbanyak sahabat maka kita sebagai pemain sepak
bola harus bisa membawa sepak bola ini dalam misi perdamaian.
6. Menjaga Sportifitas. Sportifitas bisa diartikan kejujuran dan saling menghormati antar
satu pemain dengan pemain yang lain, maka dari itu setiap atlet perlu mempunyai prinsip
sportifitas yang tinggi.

7. Menjaga kesehatan. Pastinya hampir setiap olahraga itu membawa manfaat bagi tubuh
kita, salah satunya menjaga kesehatan tubuh, orang olahraga itu bisa meningkatkan daya fisik
tubuh baik organ dalam seperti jantung, paru-paru dan juga kekuatan otot tubuh akan semakin
meningkat, sehingga daya tahan tubuh akan semakin meningkat
BAB 3
PERANGKAT ALAT BOLA

Perangkat yang di butuhkan

1. Bola

Ini adalah bagian paling penting dari peralatan sepak bola. Kebanyakan klub akan
menyediakannya sendiri, tetapi jika anda hanya bermain di halaman belakang anda, anda harus
memilikinya sendiri.

2. Seragam

Jika anda bermain di sebuah klub atau tim resmi, seragam akan dibutuhkan untuk
membedakan pemain dari dua tim yang berbeda. Kadang-kadang hanya berbeda warna kaos
akan cukup digunakan sebagai seragam.

3. Sepatu

Sepatu sepak bola memiliki paku kecil khusus di bagian bawah untuk membantu
memberikan pegangan pada rumput ketika pemain berjalan atau berlari.

4. Pelindung Betis (deker)

Karena bola dapat terbang dengan sangat cepat, pelindung tulang kering menjadi hal penting
untuk membantu melindungi kaki anda dari memar. Juga akan melindungi anda jika pemain lain
sengaja menendang anda ketika mencoba untuk mendapatkan bola.

5. Sarung tangan

Meskipun pemain sepak bola jarang menggunakan tangan mereka selama pertandingan, sarung
tangan dapat berguna beberapa kali bagi mereka. Sarung tangan akan membantu anda
mencengkeram bola dan juga melindungi tangan dan jari.

6. Lapangan

Lapang untuk bermain bola pada saat melakukan latihan mau pun pertandingan

7. Gawangan

Untuk mencetak gol dengan sebanyak- banyaknya


BAB 4

IDE TURUNAN DAN INOVASI


Nilai nilai tentang Inovasi

Sebuah kode etik adalah alat yang menyediakan standar minimum perilaku yang
diharapkan dari pelatih saat jatuh tempo menjadi profesional. Ini adalah alat untuk mendorong
pelatih untuk memberikan nilai-nilai bersama dan melakukan yang terbaik dalam pekerjaan
mereka (Ring, 1992). Dalam studi yang berhubungan dengan hubungan antara pendidikan moral
dan konsep kompetisi, telah menyatakan bahwa ada hubungan yang sensitif antara pendidikan
jasmani dan pendidikan moral dalam bahwa program pendidikan dan olahraga fisik dapat rukun
dalam promosi dan pengembangan perilaku sportivitas, etika decion keputusan keterampilan,
kejujuran dan kurikulum total untuk pengembangan karakter moral (Bergman, 2000; Carry,
1998; Sabock, 1985; Singleton, 2003; Stoll, 1995).

Robert, Imam, Krause dan Besch (1999) melakukan studi pada 631 Amerika Serikat
Militer siswa Akademi untuk menentukan apakah etika nilai mereka seleksi untuk olahraga
berubah selama 4 tahun pendidikan mereka. Mereka menyimpulkan bahwa menghadiri kelas
olahraga dan kompetisi olahraga memiliki efek positif pada pengembangan etika dan pilihan etis
para mahasiswa. Berurusan dengan masalah etika semakin menjadi bagian rutin dari tugas
seorang pelatih. Pelatih sedang diperlukan untuk menghadapi isu-isu seperti sportivitas, obat-
obatan dalam olahraga, kecurangan, bullying, gangguan makan, penghormatan terhadap para
pejabat, penyalahgunaan kekuasaan, pelecehan dan menilai ketika seorang atlet harus kembali ke
olahraga setelah cedera. Mengingat peran penting bahwa pelatih bermain, cara pelatih
menanggapi jenis masalah memiliki dampak yang besar terhadap atlet. Tindakan pelatih dapat
mempengaruhi kenikmatan para atlet olahraga, sikap mereka terhadap orang lain dalam olahraga,
harga diri mereka, dan apakah mereka terus tetap terlibat dalam olahraga.
Beberapa inovasi yang menyambut, bahkan dirayakan. The "Flop Fosbury" memberikan
tinggi jumper teknik baru yang memungkinkan mereka untuk melompat lebih tinggi daripada
metode telungkup tua itu digantikan (Dixon, 2001). Novel peralatan yang melindungi atlet dari
cedera seperti helm untuk pemain ski Alpine dan pengendara sepeda atau sepatu berjalan yang
dampak yang lebih baik menyerap telah menjadi standar. Penemuan lainnya, bagaimanapun,
adalah ditolak. Golf sering mengesampingkan bola inovatif atau klub. Baru-baru ini menolak
alur yang dalam segi empat di tertentu memukul permukaan karena alur diperbolehkan pegolf
yang terampil untuk menghasilkan backspin ketika memukul keluar dari rumput panjang (yang
"kasar"). Backspin ini memungkinkan kontrol yang lebih baik dari bola setelah mendarat
menyebabkan ia "menggigit" dan menghentikan kemajuan depan nya (Thomas, 2009).
Mengingat bahwa titik penemuan paling adalah untuk membuat segalanya lebih mudah bagi
orang, atau untuk memungkinkan mereka untuk melakukan hal yang mereka tidak bisa
melakukannya sebelum penemuan ini, mengapa golf dan olahraga lain yang pernah menolak
seperti inovasi yang efektif? Pertanyaan yang mungkin terlihat berlebihan bagi kebanyakan
orang yang berpartisipasi dalam atau mengikuti olahraga.
BAB 5

KESIMPULAN

Permainan yang dilakukan adalah bentuk beregu dan bertanding dengan cara memasukkan bola
ke gawang lawan sebanyak mungkin dengan anggota badan selain tangan, terkecuali penjaga
gawang, memainkan bola dengan seluruh bagian badannnya. Sepakbola merupakan olahraga
yang mengutamakan kekompakan tim dan kerjasama antar semua seperti pelatih, asisten dan
para pemainnya. Permainan sepakbola adalah permainan yang menyenangkan, menggembirakan,
seru dan banyak dukungan dari para penikmat sepakbola atau penonton serta seporter. Permainan
sepakbola adalah suatu tontonan yang murah meriah bagi orang tua, kalangan muda serta seluruh
masyarakat dunia.

Pasing dan kontrol ialah mengutamakan teknik menendang dalam sepak bola pada saat
menggiring bola dari kanan, ke kiri, juga menggiring bola dari depan dan kebelakang, yang
dilakukan dengan alur bola bergulir dipermukaan lapangan, Fungsi dari passing bawah untuk
kontrol mengoper bola ke teman yang dekat dengan kita.
Daftar Pustaka

Andre Sylvia prince, Alih bahasa adji Dharma, Patofisiologis: Konsep Klinik Proses-Proses
Penyakit Jilid I & II Jakarta, 1996, EGC.

Danie. S. Wibono Dr. Anatomi Susunan Saraf Alumni Bandung. 1986.

Evelyn C. Pearce Anatomi dan Fisiologis untuk Pasanmedis, Jakarta 1979 Gramedia.

Hasyim Effendi Dr. Fisiologi & Pathofisiologis Ginjal, Alumni Bandung, 1979.

Pratiwi, D.A. 2000. Buku Penuntun Biologi untuk SMU kelas 2. Jakarta. Penerbit Erlangga.
Ethel, Sloane. 2004. Anatomi dan Fisiologi Untuk Pemula. Jakarta. Penerbit Buku Kedokteran
EGC
Lewis, Heitkemper & Dirksen. 2000. Medical Surgical Nursing. Mosby. Philadelphia.