Anda di halaman 1dari 17

Program Kerja Kepala Bengkel

TEKNIK SEPEDA MOTOR


( TSM )
SMK NEGERI GIRIMULYO
2017-2018

Di susun oleh :
Kepala Bengkel Teknik Sepeda Motor
SMK Negeri 1 Girimulyo

SMK NEGERI 1 GIRIMULYO


Sukomoyo,Jatimulyo,Girimulyo,Kulon progo
2017
HALAMAN PENGESAHAN

Program Kerja Kepala bengkel TSM SMK NEGERI 1 GIRIMULYO Tahun


Pelajaran 2017 - 2018 telah disyahkan Kepala Sekolah dan Komite
Sekolah pada :

Hari : ..
Tanggal : ..

Penyusun,

DIAN PASA MEIDA, M.PD

Disyahkan oleh :

Kepala Jurusan Kepala Sekolah

HARI RAHMANTO, S.Pd FAUZI ROKHMAN, S.Pd


NIP : 197110152003121003
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Alloh Swt yang telah melimpahkan
rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan Program Kerja Ketua
Bengkel Teknik Sepeda Motor ( TSM ) SMK Negeri 1 GIRIMULYO Tahun Pelajaran
2017 - 2018 sesuai dengan rencana. Dengan telah selesainya laporan ini, kami
menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami
dalam proses penyelesaian penyusunan program kerja ini dalam bentuk bantuan moral
maupun material dan langsung maupun tak langsung, semoga amal perbuatan saudara
mendapat pahala dari Allah Swt.
Akhirnya, mudah-mudahan program kerja ini bermanfaat dan kami selalu terbuka
dengan saran dan kritik dari seluruh warga SMK Negeri 1 GIRIMULYO, sehingga dapat
menjadi pengalaman yang lebih baik di masa mendatang demi sempurnanya dalam
penyusunan Program Kerja Ketua Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (
TSM ) SMK Negeri 1 GIRIMULYO tahun berikutnya.

Wassalamualaikum Wr. Wb

Kulon Progo, 30 Juli 2017


Penyusun,

DIAN PASA MEIDA, M.PD


DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL. 1
HALAMAN PENGESYAHAN.. 2
KATA PENGANTAR . 3
DAFTAR ISI . 4
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang. 5
B. Visi, Misi dan Tujuan Sekolah 5
C. Visi, Misi dan Tujuan Progran Keahlian Teknik
Kendaraan Ringan
A. Tujuan Pembuatan Program . 6
BAB II PROGRAM KERJA
A. Struktur Organisasi
B. Uraian tugas
C. Program Kerja dan pelaksanaan .
BAB III PENUTUP .
LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

SMK Negeri 1 GIRIMULYO adalah salah satu sekolah baru di kabupaten Kulon
Progo, namum memiliki potensi yang sangat besar bilamana dikelola dengan
manajemen dengan baik. SMK Negeri 1 GIRIMULYO mulai berdiri pada tahun 2012,
yang menyelenggarakan pendidikan Kompetensi Keahlian: TEKNIK SEPEDA MOTOR (
TSM ), yang akan menghasilkan lulusan siap untuk memasuki dunia kerja ataupun
melanjutkan pendidikan. Untuk mencapai hal itu maka proses pendidikan dan
pembelajaran harus mengacu dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku sesuai
dengan VISI, MISI dan TUJUAN SEKOLAH .
Dalam mewujudkan visi, misi dan tujuan sekolah maka Kompetensi
Keahlian Teknik Kendaraan Ringan harus senantiasa mengikuti perkembangan
kurikulum yang selalu disesuaikan dengan situasi dan kondisi sekolah serta
perkembangan dunia kerja atau dunia pendidikan. Sebagai acuan dalam menerapkan
kurikulum guna kelancaran proses kegiatan belajar mengajar maka Ketua Kompetensi
Keahlian Teknik Sepeda Motor ( TSM ) yang merupakan salah satu unit kerja
Dibawah Waka Kurikulum yang ada di SMK Negeri 1 GIRIMULYO harus menyusun
program kerja mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program kerja yang
sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.
Penyusunan program kerja juga merupakan pendukung kelengkapan
administrasi SMK Negeri 1 GIRIMULYO dalam menerapkan sistem manajemen mutu
sebagai prasyarat sekolah meraih Predikat A

B. Visi, Misi dan Tujuan Sekolah.

Visi
Menghasilkan lulusan yang taqwa, cerdas dan profesional serta berkarakter
yang kuat.
Misi
a. Menyelenggarakan pendidikan dan latihan yang berkualitas, dengan ciri:
1) manajemen pendidikan yang efektif dan produktif
2) tenaga pendidik dan kependidikan yang profesional,
3) kurikulum yang memenuhi tuntutan pasar kerja
4) sarana dan prasarana yang memadai dengan lingkungan yang kondusif
5) kerja sama yang kuat dengan stakeholders
b. Membentuk dan mengembangkan sikap dan mental siswa yang berwawasan
budaya, kewirausahaan, dan ekonomi kreatif, serta berwawasan lingkungan
hidup agar menjadi manusia yang mandiri dan berkarakter
c. Melaksanakan pengabdian masyarakat

B. Tujuan Umum Dan Khusus


1. Tujuan SMK Negeri 1 Girimulyo
a. Mempersiapkan tamatan yang memiliki kepribadian dan berakhlak mulia sebagai
tenaga kerja tingkat menengah yang kompeten, sesuai program keahlian
pilihannya
b. Membekali peserta didik untuk berkarir, mandiri, memiliki jiwa wirausaha, kreatif,
dapat beradaptasi di lingkungan kerja sesuai bidangnya dan mampu menghadapi
perubahan yang terjadi di masyarakat.
c. Membekali peserta didik dengan nilai-nilai budaya, kewirausahaan, ekonomi
kreatif, serta berwawasan lingkungan hidup sehingga menjadi insan yang mandiri
dan berkarakter.
d. Membekali peserta didik pendidikan dan ketrampilan untuk mengembangkan diri
dan mampu berkompetisi dalam duniia usaha dan industri.
2. Tujuan Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor
a. Membentuk dan mengembangkan sikap dan mental siswa sehingga mampu
menjadi manusia yang cedas dan berkarakter.
b. Membekali peserta didik dengan pengetahuan dan ketrampilan di bidang teknik
sepeda motor sehingga mampu menghasilkan lulusan yang profesional di bidang
perbengkelan/keteknikan sepeda motor.
c. Membekali peserta didik sehingga mampu menggunakan perkembangan
teknologi dan informasi untuk mendukung bidang teknik sepeda motor

C. Sasaran
1. Seluruh personel yang ada di Kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor SMK
Negeri 1 Girimulyo, meliputi guru, karyawan dan siswa.
2. Sumber daya/fasilitas berupa : bangunan, alat, meubeler, bahan, lahan,
lingkungan dan dana.

D. Tujuan Pembuatan Program Kerja.


a. Untuk mendukung tercapainya visi, misi dan tujuan sekolah
b. Sebagai pedoman kerja Ketua Bengkel Teknik Sepeda motor
c. Sebagai evaluasi kerja Ketua Bengkel Teknik Sepeda Motor
d. Sebagai pendukung kelancaran penerapan : Sistem Manajemen Mutu dan
kelengkapan administrasi.
BAB II
PROGRAM KERJA

A. STRUKTUR ORGANISASI

B. URAIAN TUGAS KEPALA BENGKEL

Program Kerja Bengkel SMK Negeri 1 Girimulyo tahun pembelajaran 2017-2018 ,

meliputi : Pengorganisasian dan inventarisir.


1. Program Kerja Bengkel di SMK Negeri 3 Girimulyo

No Kegiatan Sasaran Yang dicapai Waktu


1 Penyusunan Pedoman dan Program Dalam pelaksanaan kegiatan
Kerja dapat terencana dan
sistematis
2 Pendataan inventaris bengkel Mengetahui data alat, bahan
dan barang yang ada di
bengkel/ bengkel sebagai
informasi bagi sekolah dan
instansi yang berkepentingan
3 Penyusunan Jadwal Penggunaan Dalam penggunaan bengkel Awal
Bengkel dapat optimal untuk setiap semester
guru dalam pelaksanaan
praktik
4 Perawatan Alat-alat Perawatan ini meliputi : Setiap
Kebersihan hari
Kebersihan secara umum kerja
Pengecekan alat-alat
Perbaikan
5 Pembuatan laporan Mengetahui kegiatan sebagai Setiap
bahan evaluasi akhir
semester

Agar seluruh program yang dibuat dapat terlaksana, tentunya diperlukan

beberapa pendukung teknis baik itu sarana ataupun prasarana yang dibutuhkan oleh

laboran yang belum tersedia atau yang diperlukan oleh Kepala bengkel

2. Jadwal Penggunaan Bengkel

Jadwal penggunaan ini dibuat sebagai acuan bagi Kepala bengkel untuk

mempersiapkan segala hal yang berhubungan dengan kelangsungan proses belajar

mengajar di bengkel dan untuk merawat alat dan bahan yang ada di bengkel ( Untuk

lebih lengkapnya ada di dalam lampiran )


3. Pengorganisasian / Pengaturan

Pengorganisasian ini adalah bagian yang menggambarkan hubungan antara komponen

yang terlibat dalam pengorganisasian bengkel ( Adapun susunan bagan secara lengkap

terlampir )

4. Inventaris

Inventaris adalah pengelolaan data tentang barang yang ada di bengkel, dari jumlah

alat dan bahan secara lengkap (Daftar Inventaris terlampir).

5. Perawatan

6. Tata Tertib ( Terlampir)


BAB III
PENUTUP

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena dengan karunia

dan ridho-Nya penyusunan Program Kerja Kepala Bengkel SMK Negeri 1 Girimulyo

tahun pembelajaran 2017-2018 dapat diselesaikan.

Dengan terlaksananya Program Kerja kepala Bengkel SMK Negeri 1 Girimulyo

ini, maka diharapkan dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan bengkel

Demi terealisasinya segala bentuk kegiatan seperti tersurat dalam Program

Kerja Kepala Bengkel SMK Negeri 1 Girimulyo tahun pembelajaran 2017-2018 ini kami

sangat mengahapkan perhatian, dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai pihak

untuk merealisasikan program-program. Kami yakin dengan optimis bahwa peningkatan

kualitas pendidikan di lingkungan SMK Negeri 1 Girimulyo akan dapat terwujud secara

optimal. Amin.
JADWAL PENGGUNAAN BENGKEL SMK NEGERI 3 GIRIMULYO
TAHUN PEMBELAJARAN 2017-2018

HARI JAM NAMA GURU KELAS KETERANGAN

1-2
SENIN 3-4
5-6
7-8
1-2
SELASA 3-4
5-6
7-8
1-2
RABU 3-4
5-6
7-8
1-2
KAMIS 3-4
5-6
7-8
1-2
JUMAT 3-4
5-6
7-8
1-2
SABTU 3-4
5-6
7-8

Kepala Bengkel Kepala Jurusan

Dian Pasa Meida, M.Pd HARI RAHMANTO, S.Pd


PENGORGANISASIAN / PENGATURAN

I. Fungsi program kerja di dalam ruang praktik bengkel:

- Melaksanakan aktivitas produksi dan jasa


- Memelihara dan memperbaiki sumber daya bengkel
- Melatih pengembangan staf
- Mengembangkan bengkel
- Melaksanakan administrasi bengkel

II. Kondisi bengkel yang diharapkan adalah sebagai berikut:


- Suasana nyaman, bersih, tertib dan indah
- Kondisi peralatan baik dan siap pakai
- Peralatan tersusun sesuai tempatnya
- Cukup penerangan dan ventilasi
- Bangunan ruang praktik/bengkel terpelihara baik, tidak bocor, pintu dan jendela
aman
- Halaman dan taman terpelihara baik
- Instalasi listrik yang memadai dan aman
- System sirkulasi peralatan aman dan lancer
- Instalasi air terjamin, lancar, bersih dan sehat
- Tersedia alat pemadam kebakaran

III. Kartu-kartu administrasi


- Kartu pemakaian bengkel
- Kartu laporan kerusakan
- Bon pinjam/pengembalian alat
- Daftar alokasi tugas
- Daftar kondisi peralatan menurut kondisi
- Buku inventaris alat/mesin
- Buku penerimaan barang
- Buku pengeluaran/pemakaian bahan
- Kartu perbaikan peralatan
- Catatan pengembangan staf
IV. Merencanakan ruang bengkel

Hal yang perlu diperhatikan dalam merencanakan bengkel:


- Tata letak bengkel/lay out
- Ukuran dan jenis bengkel
- Ruang gerak
- Hubungan antar ruang
- Karakteristik pengaturan

V. Pengendalian Polusi di Tempat Kerja


1. Polusi Udara

Pencemaran udara terutama berpusat pada bagian-bagian industri yang


berhubungan dengan pengolahan besi dan baja. Proses ini menyebabkan
pengeluaran partikel-partikel dan gas-gas seperti oksida belerang (SO2), karbon
dioksida (CO2), karbon monoksida (CO), dan hidro-karbon (CxHx). Karena
banyaknya keluarnya asap dari proses yang memakan suhu tinggi.
Beberapa cara untuk mencegah pengotoran udara, antara lain :

o Ventilasi biasa dibantu kipas angin yang di tempatkan di tempat-tempa


strategis untuk menyedot udara yang tercemar.
o Pemakaian pelindung pernafasan (respiratory protection)
o Cerobong-cerobong asap dengan/tanpa alat pengisap (blower) keduanya
tanpa pembersih debu/pencemar-pencemar gas.

2. Polusi Air

Air tercemar adalah air yang tidak sehat.


Beberapa cara pencegahan air

a. Netralisasi air dengan kapur atau NaOH

Air yang sudah netral perlu dengan pengenceran dibuang ke sungai. Endapan
yang terbentuk dikumulkan di halaman dekat pabrik.

b. Menghilangkan minyak oli (oil removal)

dengan cara memasukkan ke dalam bak-bak, kemudian menyapu permukaan


yang terdapat di atas air dan setelah partikel-partikel (butir-butir) terak turun, air
dipergunakan lagi sebagai pendingin.
3. Gangguan Suara (Kebisingan)

Gangguan suara merupakan suatu yang sulit untuk diatasi.


Bising adalah suara yang kita dengar akibat adanya getaran adanya getaran
udara yang berasal dari sumber getaran dan sampai pada telinga kita.

Tidak semua getaran dapat kita terima menjadi suara yang dapat kita dengar,
karena adanya batas-batas jumlah frenkuensi dan amplitude tertentu.

Misalnya : gemericik hujan, gemuruh gelombang,dll.

4. Cara mengurangi kebisingan

a. Tata ruang dikembangkan dengan baik


Contoh : pengurangan kebisingan terhadap lalu lintas dilakukan dengan jalan
pembangunan jalan tembus,Penghijauan di daerah industri dan sekitar lalu lintas.

b. Pembuatan bangunan atau kontruksi semacam penahan bising

Contoh : bunyi yang merambat melalui persinggungan adalah orang yang


memukul paku ke dalam tembok dan didengar orang disebelah. Orang berjalan
diatas terdengar oleh orang dibawahnya. Di kurangi dengan jalan menggunakan
bahan-bahan yang meresap getaran suara, jendela rapat dll.
TATA TERTIB
PENGGUNA BENGKEL

1. Penggunaan bengkel oleh siswa sesuai dengan jadwal praktikum.


2. Setiap siswa yang mengikuti praktikum / yang berada di dalam bengkel Wajib
a. Memakai seragam praktik dengan rapi dan sopan.
b. Menjaga ketertiban dan kebersihan ruangan
c. Mengikuti instruksi dan petunjuk guru praktik dalam penggunaan alat-alat
bengkel.
d. Menjaga setiap peralatan dan fasilitas yang ada di dalam bengkel.
e. Mempersiapkan segala peralatan dan keperluan praktik.
f. Berada di dalam ruangan minimal 5 menit sebelum praktikum dimulai.
3. Setiap siswa yang mengikuti praktikum / berada di bengkel , dilarang :
a. Makan dan minum pada saat praktikum.
b. Mengotori dan membuat ruangan kotor dan berantakan.
c. Mengoperasikan alat yang tidak diinstruksikan oleh guru praktik.
d. Menggunakan peralatan dan atau fasilitas yang ada di dalam ruangan tanpa
instruksi guru praktik atau penanggung jawab ruangan.
e. Membawa peralatan atau sesuatu yang tidak berhubungan dengan
pelajaran.
f. Berkelahi atau membuat keributan di dalam ruangan.
4. Pelanggaran atas tata tertib pada point 3 akan dikenakan hukuman berupa :
a. Ditegur
b. Dikeluarkan dari bengkel/ bengkel (Tidak mengikuti praktikum pada hari
tersebut)
c. Dilaporkan pada PKS kesiswaan dan atau BP/BK
5. Penggunaan bengkel di luar jam praktikum harus diketahui dan seijin Kepala
Bengkel

Kepala Bengkel Kepala Jurusan

Dian Pasa Meida, M.Pd HARI RAHMANTO, S.Pd


PEMELIHARAAN BENGKEL

Pengertian
Pemeliharaan adalah semua kegiatan/tindakan yang dilakukan untuk mempertahankan
keadaan suatu fasilitas kembali pada kondisi operasional secara optimal sehingga sia
pemakaian dapat diperpanjang.

Tujuan Pemeliharaan

1. Memperpanjang usia asset


2. Menjamin ketersediaan optimum peralatan yang dipasang untuk produksi
atau jasa dan mendapatkan laba investasi maksimum yang mungkin.
3. Mendapatkan kesiapan operasional dari seluruh peralatan yang
diperlukan dalam keadaan darurat setiap waktu.
4. Menjamin keselamatan orang yang menggunakan sarana tersebut
5. Peralatan yang dapat digunakan terus menerus untuk berproduksi

Permasalahan Bengkel

1. Terdapat kesulitan untuk memakai suatu peralatan di suatu unit kerja oleh
personel lainnya.
2. Terdapat penggunaan fasilitas yang tidak bertanggungjawab.
3. Alat menjadi rusak karena pengoperasiannya tidak benar, atau sebaliknya
alat menjadi rusak karena tidak di operasikan.
4. Tingkat pemanfaatan masih rendah sekali atau suatu alat dipakai oleh
banyak pekerja sedang yang lain di telantarkan
5. Terdapat peralatan yang tidak produktif lagi, terlalu tua masih dipakai.
6. Terdapat peralatan yang yidak memiliki manualnya sehingga menyulitkan
dalam mengoperasikan untuk memperbaiki.
Bentuk Pemeliharaan