Anda di halaman 1dari 3

IMPORTANCE OF GRC PRINCIPLES IN THE BOARD ROOM

(PENTINGNYA PRINSIP GRC DALAM LINGKUP DEWAN)

PENDAHULUAN
Direksi adalah perwakilan independen untuk para pemegang saham, dengan
tanggung jawab untuk membuat keputusan besar dalam perusahaan berdasarkan
penilaian mereka tentang risiko dan manfaat potensial yang didapatkan untuk
perusahaan. Direksi bisa dipilih dari pemegang saham yang ada, orang luar atau dalam
perusahaan, atau mungkin direksi yang juga anggota sangat senior suatu manajemen
perusahaan, yang disebut di dalam atau direksi karyawan.
Committee of Sponsoring Organizations Enterprise Risk Management (COSO
ERM) yang efektif memberikan pendekatan penting dan metodologi untuk dewan
direksi untuk menilai risiko dan membuat keputusan yang lebih baik bagi perusahaan
dan pemilik atau pemegang saham. COSO ERM untuk membantu anggota dewan untuk
lebih mempertimbangkan dan mengevaluasi risiko yang dihadapi perusahaan mereka.

1. KEPUTUSAN DEWAN DAN MANAJEMEN RISIKO


Dewan direksi bertemu sebulan sekali dalam beberapa hari (hanya secara formal).
Bertanggung jawab atas laporan keuangan, operasional, dll mengenai perusahaan.
Part time job, karena juga bekerja serupa di perusahaan lain.
Keputusan dewan direksi mempengaruhi perusahaan secara keseluruhan. Terkadang
keputusan dewan tidak disetujui oleh manajemen senior.
Pemahaman yang kuat dari korporasi, evaluasi, dan penerimaan risiko (risiko yang
dihadapi) harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan dewan.
Contoh : risiko memperkenalkan produk baru ke lingkungan pemasaran yang
kompetitif.
Praktek manajemen yang baik direksi memiliki pemahaman yang baik tentang
pengelolaan berbagai tingkat risiko perusahaan.
Konsep COSO ERM menekankan perusahaan bahwa keputusan manajemen
risiko berdampak pada direktur perusahaan. Contoh :
a. Seorang manajer di perusahaan manufaktur produk, misalnya harus memikirkan
risiko yang terkait dengan pengoperasian peralatan bagian produksi, vendor
pemasok bahan ba ku, dan risiko yang terkait dengan produksi.
b. Penutupan pabrik, menimbulkan risiko logistik (memindahkan orang dan
peralatan), risiko hukum, pemberitahuan risiko, risiko public relation
(mengkomunikasikan).
Tujuan prinsip GRC :
Governance pemahaman aturan dan mengkomunikasikannya
Risk tantangan besar bagi dewan direksi
Compliance kepatuhan prosedur internal dan eksternal
Laporan dari The Conference Board mengenai pemahaman direksi atas implikasi
dari strategi manajemen risiko perusahaan :
a. 77,4 persen dari direksi yang disurvei mengatakan mereka sepenuhnya
memahami strategi risiko perusahaan.
b. 73,4 persen dari direksi merasa sepenuhnya perusahaan mengelola risiko.
Direktur tahu ada risiko di perusahaannya namun tidak yakin jika manajer senior
mengelola risiko dengan benar.
c. 59,3 persen dari direksi memahami segmen bisnis perusahaan dalam risiko
portofolio
d. 54,0 persen dari direksi jelas mengenai definisi tingkat toleransi risiko.
e. 47,6 persen dari direksi memahami tingkat risiko utama mereka.
f. 42,0 persen dari direksi dalam survei memiliki praktek dan kebijakan resmi di
tempat untuk mengatasi risiko terhadap reputasi perusahaan mereka secara
keseluruhan. Namun dari setengah perusahaan yang disurvey tersebut memiliki
kebijakan untuk mempertimbangkan risiko yang dapat merusak reputasi
perusahaan.

The Conference Board adalah sebuah organisasi yang sangat dihormati


dalam dunia tata kelola perusahaan, dan telah mengambil langkah-langkah
utama untuk mempromosikan pentingnya COSO ERM untuk direktur
perusahaan dan eksekutif senior beserta anggotanya.
CEO, CFO, penasehat hukum, dan CAE harus bekerja sama dengan dewan direksi
untuk memastikan bahwa manajemen konsisten dan pemahaman risiko perusahaan
dan COSO ERM.
Pemahaman struktur dewan komite perusahaan, tanggung jawab pimpinan, dan
komite-komite yang penting adalah kunci dalam pengambilan keputusan dewan.

2. DEWAN ORGANISASI DAN ATURAN GOVERNANCE


Karyawan yang bekerja di perusahaan terbiasa dengan aturan dan prosedur
perusahaan yang terstruktur, tidak peduli tingkat pekerjaan atau posisi mereka di
perusahaan tersebut.
Pedoman dalam praktek GAAP (prinsip akuntansi), IFRS (standar LK
internasional), IIA (Institut Interna Auditor)
Anggota dewan juga harus mengikuti berbagai aturan dan prosedur praktek bisnis
hukum, etika yang baik.
Dewan direksi bertanggung jawab atas tata kelola perusahaan secara keseluruhan.
Dewan direksi dapat mengandalkan manajemen senior misal CFO (isu keuangan)
untuk membantu dalam pengambilan keputusan.
Jika pengambilan keputusan dewan direksi di luar batas hukum (risiko tinggi,
buruk, bahkan kriminal), maka akan terkena kritikan oleh pemegang saham atau
tindakan hukum oleh pihak berwenang (SEC)
COSO ERM prinsip GRC
Tidak akan mencegah direksi dalam membuat keputusan risiko tinggi/buruk karena
COSO ERM memberi bantuan dan bimbingan dewan direksi dalam membuat
keputusan.