Anda di halaman 1dari 9

Tinjauan Pustaka

Tinjauan Pustaka
Infark Miokard Perioperatif
Diagnosis dan Penatalaksanaan Fibroadenoma Payudara
Suparto*, Cindy E. Boom**
Ni Putu Yudiartini Putri, Johannes Hudyono
*Fellow Anestesi Kardiovaskuler, RSJPN Harapan Kita, Jakarta
** Konsultan Anestesi Kardiovaskuler, RSJPN Harapan Kita, Jakarta
Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana Jakarta
Alamat Korespondensi: Jl. Arjuna Utara No. 6, Jakarta Barat 11510 , Indonesia
Email: niputu_yp@yahoo.com
Abstrak
Kejadian infark miokard perioperatif/perioperative myocardial infarct (PMI) sering dijumpai
pada pasien dengan faktor resiko jantung yang menjalani tindakan operasi. Pencegahan PMI
menjadi
Abstraksangat penting untuk memberikan hasil yang baik dari suatu operasi. Pada dasarnya
Fibroadenomaterjadinya
patofisiologi merupakan PMI tumor
dapatjinak pada suatu
berupa payudara perempuan
ruptur plak atau yang paling
akibat umum ditemukan.
ketidakseimbangan
Penyebabdan
pasokan pastikebutuhan
fibroadenoma tidak Terapi
oksigen. diketahui. Namun,
untuk PMI terdapat beberapa
ditujukan pada faktor yang plak
stabilisasi dikaitkan
dan
dengan penyakit ini, antara lain peningkatan mutlak aktivitas estrogen.
menjaga keseimbangan oksigen tersebut. Mendiagnosa suatu PMI memerlukan monitoring Fibroadenoma berkembang
dari unit baik
jantung, lobular duktus perubahan
melalui terminal karenaEKG,proliferasi tak terkendali
transesophageal dari komponen epitel
echocardiography (TEE)dan stroma
maupun
yang melibatkan bagian dari jaringan sekitarnya. Fibroadenoma memiliki dua puncak insiden: pada
biomarker. Tinjauan pustaka ini berisi tentang mekanisme, diagnosis, pilihan terapi serta
dekade ketiga dan kelima kehidupan, tetapi mereka juga dapat terjadi setelah menopause sebagai
tatalaksana
akibat dari dalam
terapi penanganan
sulih hormon.infark miokard perioperatif.
Fibroadenoma dapat ditemukan sebagai nodul diskret, biasanya
soliter, dapat digerakkan secara bebas, dan berukuran 1-10 cm. Tumor jinak jenis ini dapat
Kata kunci:banding
didiagnosis Infark miokard perioperatif,
dengan tumor filodes, terapi, monitoring,
papiloma pencegahan
intraduktal, dan kista payudara. Pilihan terapi
yang dapat dilakukan antara lain operasi eksisi, cryanoablasi, dan Radiofrequency ablation. Tinjauan
Abstract
pustaka ini bertujuan untuk memberi gambaran dasar fibroadenoma payudara.
Perioperative myocardial infarct (PMI) is a common event in patients with cardiac risk
Kata kunci:
factors diagnosis,surgery.
undergoing penatalaksanaan, fibroadenoma
Prevention of a PMI is very important in improving
postoperative outcome. Basically, there are two mechanisms of PMI, due to plaque rupture
Abstract
or oxygen supply-demand imbalance. Management of PMI is to address these two causes,
Fibroadenoma
which is thestabilization
are plaque most commonand benign tumors in the
maintaining the breast.
balanceTheof exact etiology
oxygen is unknown.
supply-demand.
However, there are several factors associated with this disease, among others, is the absolute
Diagnosis of PMI however, needs a careful monitoring, either from recognizing the ECG
increase of estrogen activity. Fibroadenoma occurred from terminal duct lobular unit due to
changes, TEEproliferation
uncontrolled or from theof cardiac
epithelialbiomarkers.
and stromal These report
components will discuss
involving part ofthe
themechanism,
surrounding
diagnosis, therapeutic options and management of perioperative myocardial infarct.
tissue. Incidence of fibroadenomas has two peaks: in third and fifth decades of life, but they also
can occur after menopause as a result of hormone replacement therapy . Fibroadenoma could be
Key words:
found Perioperative
as discrete nodules myocardial infarct,freely
, usually solitary, therapy, monitoring,
movabl prevention
, and measuring 1-10 cm. This type of
benign tumor can be differential diagnosed with phyllodes tumor, intraductal papilloma, and breast
cysts. Therapeutic options are surgical excision, cryanoablasi, and radiofrequency ablation. This
literature review aims to provide a basic overview of breast
Pendahuluan fibroadenoma.
permasalahan kardiak yang menjalani operasi,
sehingga infark miokard perioperatif juga
Key Words:
Terdapat diagnosis,
lebih dari 230management,
juta tindakanfibroadenoma
operasi diprediksi akan meningkat. Komplikasi
mayor yang dilakukan diseluruh dunia setiap kardiak merupakan penyebab paling sering
tahun dan jumlah ini terus bertambah setiap terjadinya mortalitas dan morbiditas paska
tahunnya.1 Dari jumlah tindakan tersebut, bedah.3 Kejadian mortalitas ini dipengaruhi
diperkirakan kejadian infark miokard oleh kecepatan diagnosis dimana angka
perioperatif sekitar 1-4%.2 mortalitas pada diagnosis infark miokard
Angka harapan hidup yang bertambah perioperatif yang terlambat mencapai 30-
membuat populasi pasien dengan usia lanjut 70%.1
semakin bertambah. Hal ini berdampak Insiden PMI pada pasien resiko rendah
dengan lebih banyaknya pasien dengan tanpa adanya riwayat penyakit jantung koroner

J. Kedokt Meditek Vol. 20 No. 53, Mei-Agust 2014 37


Diagnosis dan Penatalaksanaan Fibroadenoma Payudara

Pendahuluan duktus terminal karena proliferasi tak


terkendali dari komponen epitel dan stroma
Pada umumnya lesi yang terjadi pada (mungkin karena stimulasi estrogen) yang
payudara adalah jinak. Sebagian besar pasien melibatkan bagian dari jaringan sekitarnya.
yang datang dengan keluhan pada payudara Pertumbuhan jaringan ini sebagian
mempunyai lesi yang jinak. Seringkali dikompresi, sehingga menciptakan semacam
penanganan khusus hanya diberikan kepada pseudokapsul. Fibroadenoma memiliki
lesi ganas payudara, padahal lesi jinak struktur internal yang terdiri dari stroma dan
payudara kerap ditemui dalam praktek sehari- elemen epitel. Unsur stroma mungkin
hari. Fibroadenoma merupakan tumor jinak mengalami degenerasi myxoid, seperti
pada payudara yang paling umum ditemukan. sklerosis, hialinisasi dan kalsifikasi, sedangkan
Tumor ini dapat tumbuh di seluruh bagian elemen epitel dapat menimbulkan semua
payudara, namun tersering pada kuadran atas aspek proliferasi dan non-proliferasi yang
lateral. Fibroadenoma teraba sebagai benjolan mungkin dari parenkim payudara, seperti
bulat dengan konsistensi padat. Tumor ini metaplasia apokrin, hiperplasia duktus,
tidak melekat pada jaringan sekitarnya dan sklerosing adenosis dan kemerahan.
amat mudah digerakkan.1 Fibroadenoma Fibroadenoma yang ditandai dengan apokrin
paling sering terdeteksi secara kebetulan metaplasia, hiperplasia duktus, sclerosing
selama pemeriksaan medis atau selama adenosis atau kista yang didefinisikan sebagai
pemeriksaan sendiri. Fibroadenoma raksasa "kompleks".2,3
biasanya ditemui pada perempuan hamil atau Penyebab proliferasi duktus tidak
menyusui. Fibroadenoma dapat tumbuh diketahui, diperkirakan sel stroma neoplastik
multipel. Pada masa remaja, fibroadenoma mengeluarkan faktor pertumbuhan yang
bisa terdapat dalam ukuran yang lebih besar.1 memengaruhi sel epitel. Peningkatan mutlak
Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk aktivitas estrogen, diperkirakan berperan
memberi gambaran dasar fibroadenoma dalam pembentukannya. Kirakira 10%
payudara. Adapun area yang akan dibahas fibroadenoma akan menghilang secara spontan
meliputi etiologi, patofisiologi, epidemiologi, tiap tahunnya dan kebanyakan perkembangan
diagnosis, diagnosis banding, penatalaksanaan, fibroadenoma berhenti setelah mencapai
dan prognosis fibroadenoma payudara. diameter 23 cm. Fibroadenoma hampir tidak
pernah menjadi ganas.1,3
Etiologi dan Patofisiologi Fibroadenoma jarang ditemukan
pada perempuan yang telah mengalami
Penyebab pasti fibroadenoma tidak postmenopause dan dapat terbentuk gambaran
diketahui. Namun, terdapat beberapa faktor kalsifikasi kasar. Sebaliknya, fibroadenoma
yang dikaitkan dengan penyakit ini, antara dapat berkembang dengan cepat selama proses
lain peningkatan mutlak aktivitas estrogen, kehamilan, pada terapi sulih hormon, dan pada
yang diperkirakan berperan dalam orangorang yang mengalami penurunan
pembentukannya.1,2 Peningkatan aktivitas kekebalan imunitas, bahkan pada beberapa
estrogen absolut atau relatif dapat memberikan kasus, dapat menyebabkan keganasan. Pada
kontribusi terhadap perkembangan pasienpasien yang mengalami penurunan
fibroadenoma, dan sesungguhya lesi serupa kekebalan tubuh, perkembangan fibroadenoma
dapat muncul dengan perubahan fibrokistik berkaitan dengan infeksi virus Epstein-Barr.
1,3,4
(perubahan fibroadenomatoid). Selain itu,
diperkirakan terdapat prekursor embrional
yang dormant di kelenjar mammaria yang Epidemiologi
dapat memicu pembentukan fibroadenoma
yang akan berkembang mengikuti aktivitas Fibroadenoma cenderung terjadi lebih
ovarium. 1,2 sering pada perempuan yang sudah menikah
Fibroadenoma adalah tumor jinak yang daripada yang belum menikah. Alasan yang
menggambarkan suatu proses hiperplasia dan mungkin mungkin karena pernikahan usia dini
proliferasi pada satu duktus terminal, dan paritas. Usia menarche, usia menopause,
perkembangannya dihubungkan dengan suatu dan terapi hormonal, termasuk kontrasepsi
proses aberasi perkembangan normal. oral, menunjukkan untuk tidak mengubah
Fibroadenoma berkembang dari unit lobular risiko lesi ini. Meskipun ada yang

38 J. Kedokt Meditek Vol. 20 No. 53, Mei-Agust 2014


Diagnosis dan Penatalaksanaan Fibroadenoma Payudara

menyebutkan hubungan antara kontrasepsi Diagnosis


oral dan fibroadenoma.5
Ada hal yang menarik, durasi gejala Fibroadenoma pada sebagian besar
bervariasi dari satu bulan sampai enam tahun, penderita tidak menunjukkan gejala dan
mungkin karena pertumbuhan tumor yang terdeteksi setelah dilakukan pemeriksaan
lambat dan tidak menimbulkan rasa sakit. fisik. Pertumbuhan fibroadenoma relatif
Fibroadenoma hampir terdistribusi merata lambat dan hanya menunjukkan sedikit
pada payudara kanan dan kiri. Kejadian lesi perubahan ukuran dan tekstur dalam beberapa
payudara lebih tinggi pada payudara kiri bulan. Fibroadenoma memiliki gejala berupa
daripada payudara kanan. Kuadran lateral benjolan dengan permukaan yang licin dan
atas merupakan lokasi yang paling umum merah. Biasanya fibroadenoma tidak nyeri,
dari fibroadenoma.4,5 tetapi kadang dirasakan nyeri bila ditekan.
Pada perempuan muda, lesi ini Secara morfologi, fibroadenoma ditemukan
mencakup 0,5% sampai 2% dari semua sebagai nodul diskret, biasanya soliter, dapat
fibroadenoma, dan menyebabkan payudara digerakkan secara bebas, dan berukuran 1-10
yang tidak simetri, distorsi kulit di atasnya, cm. Fibroadenoma dapat membesar pada akhir
dan peregangan puting. Perubahan pasca siklus menstruasi dan selama kehamilan.
menstruasi dapat menyebabkan fibroadenoma Setelah menaupose adenofibroma mengalami
mengalami regresi, kalsifikasi atau keduanya. regresi dan kalsifikasi. Studi sitogenetik
Fibroadenoma tampak sebagai benjolan yang mengungkap bahwa sel stroma merupakan sel
soliter sampai multi sentral yang multipel dan monoklonal dan juga menunjukkan elemen
benjolan multifokal.5 neoplastik pada tumor ini. Secara mikroskopis
Fibroadenoma memiliki dua puncak insiden: terlihat stroma halus, seluler dan sering
pada dekade ketiga dan kelima kehidupan, myxoid, menyerupai stroma intralobular,
tetapi mereka juga dapat terjadi setelah memagari glandular dan bagian kistik dengan
menopause sebagai akibat dari terapi epitel. Kemungkinan sel stroma neoplastik
penggantian hormon. Mereka dapat tumbuh dapat mensekresi faktor pertumbuhan yang
dengan cepat tetapi biasanya sampai dengan 2- menginduksi proliferasi sel epitel.
3 cm. Fibroadenoma raksasa dan juvenile Fibroadenoma dapat berkembang menjadi
merupakan pengecualian yang mungkin karsinoma lobular, namun sangat jarang.1,4,5
tumbuh mencapai 6-10 cm. Mereka memiliki Pada pemeriksan fisik dapat dijumpai
stroma yang sangat selular dan harus massa soliter, diskret, dan mudah digerakkan,
dibedakan dari tumor filodes jinak. Mereka selama tidak terbentuk jaringan fibroblast di
dapat multipel dan bilateral pada sekitar 20 % sekitar jaringan payudara, dengan diameter
-25% dari pasien. Selama kehamilan dan kira-kira 13 cm, tetapi ukurannya dapat
menyusui lesi ini dapat menjadi lebih teratur bertambah sehingga membentuk nodul dan
karena episode infark dan karena itu lebih lobus. Fibroadenoma dapat ditemukan di
sulit untuk membedakannya dari karsinoma. seluruh bagian payudara, tetapi lokasi
Namun, karsinoma jarang berkembang dalam tersering adalah pada kuadran lateral atas
fibroadenoma; ini terjadi pada 1 dari 1000 payudara. Tidak terlihat adanya perubahan
kasus dengan peningkatan risiko yang terkait kontur payudara yang berarti.5,6
dengan " kompleks " fibroadenoma, dan
dalam hal ini mereka terutama bersifat in situ
sementara infiltrasi karsinoma terjadi lebih
jarang.1,4

J. Kedokt Meditek Vol. 20 No. 53, Mei-Agust 2014 39


Diagnosis dan Penatalaksanaan Fibroadenoma Payudara

Gambar 1. Pemeriksaan Histopatologi Memperlihatkan Kompleks Fibroadenoma dengan Kalsifikasi


Epitelial (tanda panah putus-putus) dan Hiperplasia Lobular Atipikal (tanda panah).7

Sebagian besar pasien dengan multipel adenosis, kalsifikasi epitel, atau apokrin
fibroadenoma memiliki riwayat keluarga yang papilar metaplasia berhubungan dengan
kuat. Aspirasi jarum halus sitopatologik penningkatan resiko kanker payudara.
digunakan sebagai alat investigasi untuk Perubahan proliferasi di parenkim yang
pengelolaan fibroadenoma karena lebih berdekatan dengan fibroadenoma dan riwayat
handal, sederhana, dan tidak memakan waktu. adanya kanker payudara dan fibroadenoma
Aspirasi jarum halus histopatologik kompleks dalam keluarga berhubungan
merupakan investigasi awal untuk dengan peningkatan lebih lanjut risiko kanker
membedakan fibroadenoma dengan tumor payudara. Perubahan ganas dalam komponen
jinak lainnya.5 (lihat gambar 1) epitel fibroadenoma umumnya dianggap
Pada pemeriksaan histologi, dapat langka.1,6,7
ditemukan penigkatan selularitas. Kelompok Pada pemeriksaan mamografi,
sel multipel yang padat dan disosiasi sel fibroadenoma digambarkan sebagai massa
duktus dapat terlihat. Sel-sel tersebut sering berbentuk bulat atau oval dengan batas tegas.
menyerupai staghorn dan biasanya tersusun Terkadang pada lesi dapat ditemukan
monolayer. Tiap sel memiliki nukleus bundar gambaran kalsifikasi kasar yang menyerupai
monomorfik dengan kromatin granular dan pop corn dan gambaran kalsifikasi kasar yang
nukleoli kecil. Mungkin terdapat banyak heterogen. Fibrodenoma biasanya memiliki
kelompok sel stroma yang tertanam dalan densitas yang sama dengan jaringan kelenjar
jaringan ikat stroma. Sel stroma sel-sel stroma sekitarnya, tetapi pada fibroadenoma yang
memanjang dengan nukleus yang seperti besar, dapat menunjukkan densitas yang lebih
jarum. Ditemukan pula adenosis dengan tinggi. Pada perempuan postmenopause,
sklerosing, metaplasia apokrin papilar, dan komponen fibroglandular dari fibroadenoma
kalsifikasi epitel. Fibroadenoma yang akan berkurang dan hanya meninggalkan
memiliki karakter histologis dengan diameter gambaran kalsifikasi dengan sedikit atau
lebih dari 3 mm atau dengan sklerosis tanpa komponen jaringan ikat.7,8

40 J. Kedokt Meditek Vol. 20 No. 53, Mei-Agust 2014


Diagnosis dan Penatalaksanaan Fibroadenoma Payudara

Gambar 2. Gambar Pencitraaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) Fibroadenoma.9


Dalam pemeriksaan USG, fibroadenoma terlihat rata, berbatas tegas, berbentuk bulat, oval atau
berupa nodul yang tidak melekat pada jaringan sekitarnya dan lebarnya lebih besar dibandingkan dengan diameter
anteroposteriornya. Ekogenik internalnya homogen dan ditemukan gambaran isoekoik sampai hipoekoik. Gambaran
ekogenik kapsul yang tipis, merupakan gambaran khas dari fibroadenoma dan mengindikasikan lesi tersebut jinak.
Fibroadenoma tidak memiliki kapsul, gambaran kapsul yang terlihat pada pemeriksaan USG merupakan pseudokapsul yang
disebabkan oleh penekanan dari jaringan di sekitarnya. Dalam pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI), (lihat
gambar 2) fibroadenoma tampak sebagai massa bulat atau oval yang rata dan dibandingkan dengan menggunakan kontras
gadolinium-based. Fibroadenoma digambarkan sebagai lesi yang hipointens atau isointens, jika dibandingkan dengan
jaringan sekitarnya dalam gambaran T1-weighted hipointens dan hiperintens dalam gambaran T2-weighted. 8,9

Diagnosis Banding filodes adalah tumor fibroepitelial yang


Tumor Filodes ditandai dengan hiperselular stroma
dikombinasikan dengan komponen epitel.
Tumor ini lebih jarang ditemui Beberapa menjadi lobus dan kista. Perubahan
daripada fibroadenoma dan dipikirkan berasal mikroskopik paling merugikan ialah
dari stroma periduktal dan bukan dari peningkatan selularitas stromal dengan
fibroadenoma sebelumnya. Secara histologis anaplasia dan aktivitas miosis yang tinggi,
ada ditandai pertumbuhan intraductal dari diikuti dengan pertumbuhan cepat tumor,
stroma intralobular dengan gambaran mirip biasanya dengan invasi dari jaringan payudara
daun yang patognomonik dari lesi ini. Tumor yang berdampingan oleh stroma ganas.1,8

J. Kedokt Meditek Vol. 20 No. 53, Mei-Agust 2014 41


Diagnosis dan Penatalaksanaan Fibroadenoma Payudara

Gambar 3. Gambaran USG Tumor Filodes Memperlihatkan Lesi Bulat Hipoekoik Berbatas Tegas.8

Tumor ini mungkin kecil (berdiameter 3-4 cm), tetapi kebanyakan tumbuh besar, kemungkinan berukuran sangat besar,
sehingga payudara ikut membesar. Kebanyakan tumor ini tetap terlokalisasi dan disembuhkan dengan eksisi. Lesi maligna
mungkin kambuh, tetapi lesi ini juga cenderung terlokalisasi. Tumor filodes sangat mirip dengan fibroadenoma
intrakanalikular. Gambaran mamografi dari tumor ini berupa massa berbentuk bulat dan berbatas tegas. Gambaran USG
tumor ini (lihat gambar 3), pada umumnya hipoekik ringan dengan batas yang masih tegas, sering dijumpai adanya
pseudokapsul tanpa bayangan akustik posterior. 1,8

Papiloma Intraduktal intraductal papillomatosis. Pada pemeriksaan


USG ditemukan gambaran ektasia duktus yang
Papiloma intraduktal merupakan berbatas tegas yang lumennya mengandung
tumor papiliform yang tumbuh di dalam materi ekoik. Pada tahap awal, mungkin
duktus laktiferus. Papiloma memiliki tangkai terlihat seperti nodul yang isoekoik atau
fibrovaskular sehingga sangat seluler dan sedikit hipoekoik dengan permukaan lobular
bervaskularisasi baik serta sangat lembut dan atau mikrolobular. Pada pemerksaan Doppler
rapuh. Kebanyakan lesi berbentuk soliter dan berwarna menunjukan sinyal vaskular
ditemukan dalam duktus laktiferus prinsipal bertanda pada tangkai fibrovaskular. Lesi ini
atau sinus. Papiloma cenderung melepaskan kadang dapat berkembang menjadi ganas,
sekresi yang mengakibatkan perluasan saluran meskipun hampir selalu ditemukan jinak.8,10
duktus laktiferus dan seringkali keluarnya
sekresi spontan dari puting. Sekresi ini paling Kista Payudara
sering bersifat serosa namun dapat juga
menganduung darah karena infark parsial dan Kista disebabkan oleh distensi
nekrosis papiloma. Sebagai akibat dari berlebih unit lobular duktus terminal yang
hipersekresi dan pertumbuhan massa yang disebabkan pengisian progresif oleh cairan,
luas, dapat terjadi obstruksi duktus sehingga fibrosklerosis jaringan ikat longgar
terjadi dilatasi kistik duktus ekskretorius dan intralobular dan penyatuan duktus-duktus yang
papiloma intrakista Bila areolar ditekan melebar dalam massa polilobular. Kista
ringan dapat teraba massa tumor dengan terbentuk dari cairan yang berasal dari kelenjar
diameter beberapa milimeter, terkadang juga payudara. Kista payudara dapat berasal dari
disertai dengan retraksi papil. Secara histologi adenosis, ketika lamina duktus dan asinus
tumor ini terdiri dari papil multipel, masing- mengalami dilatasi dan dibatasi oleh jaringan
masing papil memiliki jaringan ikat yang epitel. Gambaran mamografinya berupa
ditutupi oleh sel epitel kubus atau sel epitel massa bulat atau oval yang berbatas tegas.
toraks berlapis. Pada beberapa kasus, terdapat Gambaran mamografi kista payudara dengan
banyak papiloma pada beberapa duktus atau kompresi nodul menunjukkan massa berbatas

42 J. Kedokt Meditek Vol. 20 No. 53, Mei-Agust 2014


Diagnosis dan Penatalaksanaan Fibroadenoma Payudara

tegas (lihat gambar 4). Gambaran USG pada pada parenkim payudara dengan supresi T1-
kista adalah lesi dengan bentuk bulat atau weightened dan sangat hiperintens pada
oval, mempunyai batas tegas dan teratur, gambar T2-weightened. Tidak terdapat
anekoik dan adanya penyangatan akustik gambaran penyangatan pada kista sederhana,
posterior. Pada pencitran MRI kista, biasanya namun dapat terlihat adanya penyangatan pada
didapati gambaran isointense atau hipointense tepi kista apabila dikelilingi oleh inflamasi.8,11

Gambar 4. Gambaran Mamografi Kista Payudara dengan Kompresi Nodul Menunjukkan


Massa Berbatas Tegas.11

Penatalaksanaan sectional diukur. Upaya ini dilakukan untuk


menempatkan probe melalui sumbu panjang
Pilihan tatalaksana konservatif yang fibroadenoma. Real-time USG digunakan
tersedia bagi perempuan yang didiagnosis secara bersamaan untuk memandu
fibroadenoma meliputi observasi atau pembentukan bola es. Siklus freeze-thaw
observasi bedah. Fibroadenoma dapat dengan ganda selalu digunakan pada prosedur ini.
aman diobservasi jika tingkat pertumbuhan Pembentukan tepi bola es sangat echogenic,
volume kurang dari 16% pada mereka yang memungkinkan untuk pemantauan oleh USG.
lebih muda dari 50 tahun dan kurang dari 13% Tetesan dan suntikan salin steril di antara
per bulan pada mereka 50 tahun atau lebih. kulit dan pembentukan bola es meningkatkan
Dua pendekatan baru, eksisi perkutan dan in jarak satu sama lain sebaga ruang pelindung
situ cryoablasi, telah dikembangkan dan kulit. evolusi teknik pembekuan cryoablation,
13
kurang invasif dibandingkan eksisi bedah. ditambah dengan perbaikan dalam desain
Studi terbaru menunjukkan bahwa sebagai cryoprobe, telah menghasilkan peningkatan
terapi utama untuk fibroadenoma payudara, yang signifikan dalam keamanan dan
cryoablasi perkutan aman dan efektif dengan efektivitas prosedur ini Baik penghapusan atau
hasil yang tahan lama dan segi kosmetik yang biopsi dari massa sisa mengungkapkan matriks
baik. Cryoablasi adalah cara cepat serta efisien hialin menyusut dengan arsitektur kolagen
untuk membekukan fibroadenoma hingga yang diawetkan. Mammografi menunjukkan
mati. Cryoablasi hanya membeku benjolannya penyembuhan efek masa dengan dikelilingi
saja sehingga jaringan sehat dapat mengambil reaksi parenkimal ringan di sekitarnya.13,14
alih. Prosedur ini relatif sederhana dan Biopsi eksisi terbuka konservatif
menghasilkan bekas luka kecil. Setelah lesi merupakan terapi yang efektif pada beberapa
terlokalisasi di bawah bimbingan USG, kasus, eksisi terbuka mungkin masih
cryoprobe dimasukkan ke payudara dan merupakan pilihan terbaik pada beberapa
dipandu ke pusat lesi, dan diameter cross kasus berdasarkan besarnya ukuran

J. Kedokt Meditek Vol. 20 No. 53, Mei-Agust 2014 43


Diagnosis dan Penatalaksanaan Fibroadenoma Payudara

fibroadenoma. Eksisi dilakukan sejak dini, hal yang tidak diinginkan keluar dari payudara
ini bertujuan untuk memelihara fungsi pasien tanpa operasi terbuka. Tindakan ini
payudara dan untuk menghindari bekas luka. menggunakan energi panas yang diaplikasikan
Eksisi bedah lebih disukai untuk menangani pada lokasi spesifik sehingga terjadi destruksi
fibroadenoma, eksisi sederhana dilakukan jaringan fokal. Kerusakan jaringan ini dicapai
pada mayoritas kasus dan mastektomi melalui intensitas panas yang ditimbulkan oleh
dilakukan untuk fibroadenoma raksasa. Selain elektroda pada gelombang 460-500 kHz. Arus
estetika, bekas luka di payudara tidak pernah listrik yang timbul menyebabkan masuknya
baik bahkan dari perspektif dokter bedah. gelombang elektromagnetik yang
Bekas luka ini merupakan faktor risiko mengganggu muatan ion pada jaringan yang
independen untuk keganasan. Bekas luka bersebelahan, membuat gesekan panas yang
seringkali menimbulkan rasa sakit selama menginduksi efek: denaturasi protein selular
menyusui. 12 dan nekrosis koagulasi sel. Bersamaan dengan
Teknik eksisi fibroadenoma melalui suhu jaringan yang meningkat antara 45C-
insisi periareolar lebih menguntungkan dari 50C, sel tumor mulai mati dan terbentuk area
segi estetika. Bekas luka dapat terkamuflase nekrosis yang terlokalisasi di sekitar elektroda.
oleh warna kulit areolar yang gelap dan Pada prosedur ini diperlukan anestesi lokal
kelenjar areolar yang bertekstur kasar. Teknik dan panduan USG, infus lokal peritumoral
ini diindikasikan untuk pasien dengan salin steril atau dextrose 5% dilakukan apabila
karakteristik sebagai berikut: diameter areola batas antara tumor dan kulit atau dari tepi
lebih dari 3.5-5 cm, jarak dari batas terluar tumor ke dinding dada/otot pektoralis kurang
massa sampai tepi terdekat areola 5 cm, dari 1 cm sehingga kulit dan otot dapat
diameter terbesar fibroadenoma yang dapat terlindung dari panas yang ditimbulkan
teraba 3 cm, dan usia 35 tahun.5 probe.14 (lihat gambar 5)
Radiofrequency-ablation (RFA)
adalah cara lain untuk mengambil benjolan

Gambar 5. Prosedur Radiofrequency-ablation (RFA) dengan Probe yang Dikelilingi Zona


Pembekuan.14

Prognosis Ringkasan

Prognosis dari penyakit ini baik, Penegakkan diagnosis yang baik


walaupun penderita mempunyai risiko yang sangat penting untuk penatalaksanaan
tinggi untuk menderita kanker payudara di fibroadenoma payudara. Pemeriksaan fisik dan
kemudian hari. Pemeriksan berkala payudara biopsi merupakan modal dasar untuk
meningkatkan kemungkinan prognosis yang menegakkan diagnosis. Fibroadenoma adalah
lebih baik. 15 salah satu tumor jinak payudara yang paling
umum. Terutama ditemukan di perempuan
perkotaan usia 16-45 dengan berbagai jumlah
dan ukuran di semua kuadran payudara.

44 J. Kedokt Meditek Vol. 20 No. 53, Mei-Agust 2014


Diagnosis dan Penatalaksanaan Fibroadenoma Payudara

Diagnosis oleh aspirasi jarum halus 6. Dey P. Fine needle aspiration cytologi:
cukuplah handal namun konfirmasi dengan Interpretation and diagnostic. London:
biopsi diperlukan pada wanita berusia lebih Jaypee Brothers;2012.p.55-7.
dari 35 tahun dengan tampilan fibroadenoma 7. Sklair-Levy M, Sella T, Aweiss T,
yang tidak biasa. Ada banyak pengobatan Craciun I, Libson E, Mally B. Incidence
fibroadenoma, termasuk manajemen and management of complex
konservatif, regresi lengkap sepertiga dari fibroadenomas. AJR. 2008;190:214-8.
fibroadenoma akan terjadi dalam 5 tahun. 8. Masciadri N, Ferranti C. Benign breast
Eksisi bedah adalah modalitas terapi lesions: Ultrasound. Journal of
definitif, beberapa kasus mengalami Ultrasound. 2011;14:55-65.
komplikasi pasca operasi dan bekas luka insisi 9. Camara O, Egbe A, Koch I, Hermann J,
yang menjadi jaringan parut aspirasi Gadja M, Baltzer P, et al. Surgical
fibroadenoma yang dipandu USG merupakan management of multiple bilateral
alternatif invasif minimal, kelemahannya ialah fibroadenoma of the breast: the ribeiro
eksisi lengkap tumor sulit dicapai. Bedah technique modified by rezai. Anticancer
eksisi dengan sayatan circumareolar lebih Research. 2009;29:2823-6.
disukai pada tumor yang besar dan pasien 10. Rozentsvayg E, Carver K, Borkar S,
berusia lebih dari 35 tahun untuk Mathew M, Enis S, Friedman P. Surgical
menghindari keganasan yang tidak terdeteksi excision of benign papillomas diadnosed
dalam fibroadenoma tersebut. with core biopsy: A community hospital
approach. Radiology Research and
Daftar Pustaka Practice. 2011;10:11-4.
11. Hines N, Slanetz PJ, Eisenberg RL.
1. Atkins KA, Kong CS. Practical breast Cystic masses of the breast. AJR.
pathology: A diagnostic approach. 2010;194:122-33.
Philadhelpia: Elseviers 12. Adhikary S, Sood S, Dhungel K,
Saunders;2013.p.93-5. Rajbanshi S, Shakya V, Khaniya S.
2. Callahan TL, Caughey AB. Obstetrics & Endoscopic excision of a fibroadenoma
gynecology. Baltimore:Lippincott breast: trans axillary approach.
William & Wilkins;2013.p.420-22. Kathmandu Univ Med J. 2012;38(2):106-
3. Dabbs DJ. Breast pathology. 108.
Philadelphia: Elseviers 13. Niu L, Wu B, Xu K. . Cryosurgery for
Saunders;2012.p.233-7. breast fibroadenomas. Gland Surgery.
4. McPhee S, Papadakis MA. Current 2012;1(2):129-31.
medical diagnosis & treatment. 49th. New 14. Cameron JL, Cameron AM. Current
York: McGraw Hill;2010.p.650. surgical therapy. 11th ed. Philadelphia:
5. Ajitha MB, Srinivasan N, Shivaswamy Elseviers Saunders;2014.p.587-9.
BS, Vijaykumar A. A systematic study on 15. Moini J. Introduction to pathology: The
fibroadenoma of the breast. physical therapist assistant. Burlington:
IJABR.2012;03(12):891-5. Jones & Barnett Learning;2013.p.366.

J. Kedokt Meditek Vol. 20 No. 53, Mei-Agust 2014 45