Anda di halaman 1dari 1

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Gagal ginjal kronik atau penyakit renal tahap akhir merupakan gangguan fungsi renal
yang progresif dan ireversibel dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan
metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit, menyebabkan uremia (retensi urea
dan sampah nitrogen lain dalam darah). (Brunner & Suddarth, 2002).
Gagal ginjal kronik adalah penurunan fungsi ginjal yang bersifat peristen dan
ireversibel, gangguan fungsi ginjal yang terjadi penrunan laju filtrasi glomerulus yang
dapat digolongkan ringan, sedang dan berat. ( Mansjoer, A; 2001). Gagal ginjal kronis atau
penyakit renal tahap akhir (ESRD) merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan
irreversible dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan
keseimbangan cairan dan elektrolit,menyebabkan uremia (retensi urea dan sampah nitrogen
lain dalam darah). (Brunner & Suddarth, 2001; 1448).

5.2 Saran
Untuk mahasiswa agar memahami dengan benar mengenai konsep dasar dan asuhan
keperawatan pada klien dengan gagal ginjal kronis sehingga dapat membuat pengkajian,
diagnosa keperawatan, perencanaan (intervensi), implementasi dan evaluasi yang tepat
pada kasus klien dengan gagal ginjal kronis. Perawat hendaknya selalu menjalin hubungan
kerjasama yang baik atau kolaborasi baik kepada teman sejawat, dokter atau para medis
lainnya dalam pelaksanaan asuhan keperawatan maupun dalam hal pengobatan kepada
klien agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai.