Anda di halaman 1dari 2

LAMPIRAN

1. Data hasil pengamatan


No Bagian Kekerasan (THB)
1 Tengah 34
2 Kiri 32
3 Kanan 31
4 Atas 30
5 Bawah 30.5

2. Analisis Perhitungan
Menghitung nilai Displacement dengan menggunakan persamaan :
(2 0) = (130 ) 0,002

Perhitungan displacement menggunakan rumus THB karena percobaan


menggunakan ball intender.

Data 1 (THB = 34)


(2 0) = (130 ) 0,002
(2 0) = (130 34) 0,002
(2 0) = 0,192

Data 2 (THB = 32)


(2 0) = (130 ) 0,002
(2 0) = (130 32) 0,002
(2 0) = 0,196

Data 3 (THB = 31)


(2 0) = (130 ) 0,002
(2 0) = (130 31) 0,002
(2 0) = 0,198

Data 4 (THB = 30)


(2 0) = (130 ) 0,002
(2 0) = (130 30) 0,002
(2 0) = 0,2

Data 5 (THB = 30,5)


(2 0) = (130 ) 0,002
(2 0) = (130 30,5) 0,002
(2 0) = 0,199
Dari perhitungan diatas, didapatkan nilai rata rata :
5
(2 0)
(2 0) =
5
=1
0,985
(2 0) =
5
(2 0) = 0,197

Dan dari hasil diatas didapatkan hubungan antara THB dan h2-h0 sebagai
berikut :

No Bagian Kekerasan Displacement (h2 - h0)


(THB) (mm)
1 Tengah 34 0.192
2 Kiri 32 0.196
3 Kanan 31 0.198
4 Atas 30 0.2
5 Bawah 30.5 0.199

Rata-rata nilai h2-h0 0.197

Sehingga diperoleh grafik hubungan dari hasil diatas, sebagai berikut :

Grafik Hubungan antara THB Alumunium


dan Displacement (h2 - h0) Alumunium
0.201
0.2
0.199
Dispkacement

0.198
0.197 y = -0.002x + 0.26
0.196 R = 1
0.195
0.194 Displacement (h2 - h0)
0.193 (mm)
0.192 Linear (Displacement (h2 -
0.191 h0) (mm))
29 30 31 32 33 34 35
THB