Anda di halaman 1dari 7

Kepulauan di Pulau Sumatera 34. Provinsi Papua Ibukotanya di Jayapura.

35. Provinsi Teluk Cendrawasih ibukotanya di


1. Provinsi Aceh / Nangroe Aceh Darussalam Serui
Ibukotanya di Banda Aceh
2. Provinsi Sumatera Utara Ibukotanya di Medan.
3. Provinsi Sumatera Barat Ibukotanya di Padang.
4. Provinsi Riau (Daratan) Ibukotanya di
Pekanbaru.
5. Provinsi Kepulauan Riau Ibukotanya di Tanjung
Pinang.
6. Provinsi Jambi Ibukotanya di Jambi
7. Provinsi Sumatera Selatan Ibukotanya di
Palembang.
8. Provinsi Bangka Belitung Ibukotanya di Pangkal
Pinang.
9. Provinsi Bengkulu yang Ibukotanya di Bengkulu.
10. Provinsi Lampung Ibukotanya di Bandar
Lampung.

Kepulauan di Pulau Jawa


11. Provinsi DKI Jakarta Ibukotanya di Jakarta.
12. Provinsi Jawa Barat Ibukotanya di Bandung.
13. Provinsi Banten Ibukotanya di Serang.
14. Provinsi Jawa Tengah Ibukotanya di Semarang.
15. Provinsi DI Yogyakarta Ibukotanya di
Yogyakarta. Kalimantan Utara adalah sebuah provinsi di
16. Provinsi Jawa Timur Ibukotanya di Surabaya.
Indonesia yang terletak di bagian utara Pulau
Kepulauan di Pulau Bali dan Nusa Tenggara
17. Provinsi Bali Ibukotanya di Denpasar. Kalimantan. Provinsi ini berbatasan langsung
18. Provinsi Nusa Tenggara Barat Ibukotanya di
Mataram. dengan negara tetangga, yaitu Negara Bagian

19. Provinsi Nusa Tenggara Timur Ibukotanya di Sabah dan Serawak, Malaysia Timur.
Kupang.
Kepulauan di Pulau Kalimantan
Saat ini, Kalimantan Utara merupakan provinsi
20. Provinsi Kalimantan Barat Ibukotanya di
Pontianak. termuda Indonesia, resmi disahkan menjadi
21. Provinsi Kalimantan Tengah Ibukotanya di
Palangkaraya. provinsi dalam rapat paripurna DPR pada tanggal

25 Oktober 2012 , Ibukotanya Tanjung Selor


22. Provinsi Kalimantan Selatan Ibukotanya di
Banjarmasin. Deklarasi Provinsi Teluk Cenderawasih
23. Provinsi Kalimantan Timur Ibukotanya di
Samarinda.
24. Provinsi Kalimantan Utara Ibukotanya di Dalam rangka memperpendek rentang kendali
Tanjung Selor. pelayanan Pemerintahan kepada masyarakat,
Kepulauan di Pulau Sulawesi khususnya masyarakat di Kawasan Teluk
25. Provinsi Sulawesi Utara Ibukotanya di Manado.
Cenderawasih yang merupakan masyarakat dalam
26. Provinsi Sulawesi Barat Ibukotanya di Mamuju.
satu wilayah budaya Saireri, maka pada tanggal 12
27. Provinsi Sulawesi Tengah Ibukotanya di Palu. bulan 12 tahun 2012 tepat pukul 12 lewat 12 menit,
28. Provinsi Sulawesi Tenggara Ibukotanya di Daerah Otonomi Baru Provinsi Teluk
Kendari. Cenderawasih di Deklarasikan di Serui Kabupaten
29. Provinsi Sulawesi Selatan Ibukotanya di Kepulauan Yapen yang merupakan Kota
Makassar. Perjuangan.
30. Provinsi Gorontalo Ibukotanya di Gorontalo.

Kepulauan di Kepulauan Maluku dan Papua Deklarasi Pembentukan daerah Otonomi Baru
31. Provinsi Maluku Ibukotanya di Ambon. Provinsi Teluk Cenderawasih dibacakan oleh Yusuf
32. Provinsi Maluku Utara Ibukotanya di Ternate. Melianus Maryen, Bupati Biak Numfor yang
33. Provinsi Papua Barat Ibukotanya di Manokwari. merupakan Ketua Badan Kerjasama Antar daerah
(BAKD) Kawasan Teluk Cenderawasih dan Wilayah Administrasi : Kecamatan: 19, Desa: 14,
menyerahkan langsung 12 butir pernyataan kepada Kelurahan: 182
Menteri Lingkungan Hidup RI, Prof Dr. Balthazar Website : http://www.biakkab.go.id
2. Kabupaten Yapen Waropen
Kambuaya, MBA.

Provinsi Teluk Cenderawasih terdiri dari 5


kabupaten di wilayah adat Teluk Saereri yaitu
Kabupaten Biak, Serui, Waropen, Supiori, dan
Mamberamo Raya. Ada pro dan kontra, tapi itu
biasa. Kami melihat ke depan, bukan ke belakang.
Kalau tidak dari sekarang, kapan lagi kami bisa
membangun daerah sendiri, ujar Maryen.

Maryen yang juga Ketua Badan Kerja Sama antar


Daerah dan pengagas Provinsi Teluk Cenderawasih
menambahkan, deklarasi sebagai tindak lanjut hasil
kesepakatan bersama rapat kerja bupati dan asosiasi Quote:Nama Resmi : Kabupaten Kepulauan Yapen
Ketua DPRD se-kawasan Teluk Cenderawasih di Ibukota : Serui
Biak 23 November 2012. Batas Wilayah :

Serui dipilih sebagai ibu kota karena kabupaten ini


punya nilai historis. Wilayah ini melahirkan Utara: Kabupaten Biak Numfor
pahlawan Silas Papare yang berjuang mengusir Selatan: Kabupaten Paniai
penjajah Belanda serta mengikat wilayah tanah
Papua ke dalam NKRI, katanya. Barat: Kabupaten Jayapura

Wilayah Provinsi Teluk Cenderawasih Timur: Kabupaten Manokwari


Provinsi Teluk Cenderawasih kelak akan
beranggotakan LIMA Kabupaten, yakni : Luas Wilayah : 2.050,00 Km2
Jumlah Penduduk : 101.472 Jiwa
Kabupaten Biak Numfor Wilayah Administrasi : Kecamatan: 12, Desa: 6,
Kabupaten Yapen Waropen Kelurahan: 107
Kabupaten Waropen 3. Kabupaten Waropen
Kabupaten Supiori
Kabupaten Mamberamo Raya

Profil singkat wilayah tersebut sebagai berikut :


1. Kabupaten Biak Numfor

Quote:Nama Resmi : Kabupaten Waropen


Ibukota : Botawa
Batas Wilayah :

Nama Resmi : Kabupaten Biak Numfor Utara: Selat Saireri


Ibukota : Biak
Batas Wilayah : Selatan: Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten
Painai dan Kabupaten Nabire
Utara: Samudera Pasifik
Barat: Selat Saireri
Selatan: selat Yapen,
Timur:
Luas Kabupaten
Wilayah Sarmi Km2
: 10.977,09
Barat: Kabupaten Supiori
Jumlah Penduduk : 16.825 Jiwa
Timur:
Luas Samudera
Wilayah PasifikKm2
: 2.602,00 Wilayah Administrasi : Kecamatan : 6, kelurahan :-,
Jumlah Penduduk : 136.663 Jiwa Desa : 62
A. PENDAHULUAN
4. Kabupaten Supiori
Sejarah lokal dikatakan sebagai bentuk penulisan
sejarah dalam lingkup terbatas yang meliputi suatu
lokalitas tertentu ( I Gde Widja 1989 ). Jadi obyek
sejarah lokal adalah sejarah daerah tertentu baik
sejarah ekonomi, sosial, budaya maupun politik.
Peristiwa 3 Oktober 1945 adalah salah satu sejarah
lokal di Pekalongan, yang berupa peristiwa dengan
tema revolusi yang terjadi pada awal proklamasi di
Pekalongan.
Peristiwa bersejarah ini merupakan momen herois
masyarakat Pekalongan menyambut proklamasi
kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1945.
Permasalahan yang timbul dalam peristiwa ini
adalah usaha pengambilalihan kekuasaan
Quote: pemerintahan dari tangan Jepang di Pekalongan.
Nama Resmi : Kabupaten Supiori Namun perundingan yang diadakan di Markas
Ibukota : Sorendiweri Kempetai yang sekarang menjadi Masjid Syuhada
Batas Wilayah : Pekalongan, mengalami kegagalan karena berubah
menjadi pertempuran antara masyarakat Pekalongan
Utara: Samudera Pasifik dengan pihak Jepang.
Selatan: Selat Yapen B. SEKITAR PROKLAMASI DI
Barat: Selat Aruri PEKALONGAN

Timur: Kabupaten Biak Numfor Seperti halnya di daerah lain di Indonesia, rakyat
Luas Wilayah : 678,32 Km2 Pekalongan merasakan penderitaan akibat
Jumlah Penduduk : 19.478 Jiwa pendudukan Jepang. Permerasan bidang sosial,
Wilayah Administrasi : Kecamatan: 5 Kelurahan: -, budaya dan ekonomi serta politik terasa sekali bagi
Desa: 38 masyarakat.Penderitaan fisik dan mental seperti
5. Kabupaten Memberamo Raya kekurangan pangan, kekurangan bahan pakaian dan
pengerahan masa untuk romusha sangat
dirasakan.Pendenitaan ini terjadi antara tahun 1942
-1945, dan berakhir dengan kekalahan Jepang
terhadap Sekutu. Berita kekalahan Jepang ini tak
disia siakan bangsa Indonesia untuk segera
memproklamasikan kemerdekaannya.Cita - cita ini
terkabul ketika Soekarno Hatta
memproklamasikan RI Tanggal 17 Agustus 1945 di
Jl. Pegangsaan Jakarta.
Gaung proklamasi tersebar di penjuru tanah
air,meskipun pemerintahan pendudukan Jepang
merahasiakan proklamasi tersebut.
Quote:Nama Resmi : Kabupaten Mamberamo Raya
Di Pekalongan suasana 17 Agustus 1945 tenang -
Ibukota : Burmeso
tenang saja.Isu kemerdekaan mulai ada, meskipun
Batas Wilayah :
belum jelas dan hanya ada dalam taraf bisik - bisik
saja, karena takut kepada Jepang yang masih
Utara : Samudera Pasifik bersenjata lengkap. B Suprapto, karyawan
Sendenbu Pekalongan dua hari setelah proklamasi
Selatan : Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten kemerdekaan datang dari Jakarta mengabarkan
Tolikara bahwa Bung Karno dan Bung Hatta telah
memproklamasikan negara Indonesia Tanggal 17
Barat : Kabupaten Waropen dan Kabupaten Agustus 1945,serta berpesan agar Angkatan Muda
untuk menyebarluaskan berita proklamasi, bersikap
Yapen Waropen waspada serta siap menghadapi segala
Timur : Kabupaten SarmiKm2 kemungkinan.
Luas Wilayah : 23.813,91
Jumlah Penduduk : 20.021 Jiwa Dengan dibantu pemuda-pemuda pengurus BPKKP
Wilayah Administrasi : Kecamatan: 8 Kelurahan: -, ( Badan Penolong Keluarga Korban Perang ), yang
Desa: 71 diakui oleh Jepang berperan penting dalam
penyiaran berita proklamasi di daerah Pekalongan,
sehingga rakyat Pekalongan dimana-mana dalam tempo yang sesingkat-singkatnya . Untuk
memperbincangkan proklamasi. keperluan pengambilalihan kekuasaan ini
diputuskan agar Mr Besar. Dr Sumbaji dan Dr
Kegembiraan rakyat Pekalongan terhadap Maas menghadap Syuchokan untuk mengadakan
proklamasi kemerdekaan RI diwujudkan dalam perundingan tentang pengambilalihan kekuasaan di
sikap penuh kegembiraan, hilangnya ketakutan Pekalongan.
terhadap Jepang serta dengan bangga memakai
lencana merah putih yang terbuat dari kain. Di Suasana di Pekalongan semakin memanas dan
pihak Jepang berita prokiamasi ini tetap pihak Jepang akhirnya tidak menolak untuk
dirahasiakan. Baru Tanggal 22 Agustus 1945 di berunding dengan tokoh-tokoh Pekalongan.
kantor Syucho Pekalongan bahwa tentara Sekutu Perundingan ditetapkan tanggal 1 Oktober 1945 jam
akan datang, dan Jepang sendiri tak menyinggung 10.00 di kantor Syucho. Namun secara mendadak
proklamasi kemerdekaan RI,apalagi menyerahkan pihak Jepang minta perundingan ditunda dua hari
kekuasaan pemerintahan kepada bangsa Indonesia. karena situasi yang gawat di Semarang. Usul
Pengunduran dirundingkan bersama di rumah Mr
Pada tanggal 28 Agustus 1945 di Pekalongan Besar dengan angkatan muda dan akhirnya
terbentuk Komite Nasional. Indonesia Daerah ditentukan :
Karesidenan Pekalongan.Ketua KNID Pekalongan
adalah Dr Sumbaji. Pengurus KNID Pekalongan Perundingan ditetapkan 3 Oktober 1945 jam
menganjurkan suatu Badan Kontak yang terdiri dan 10.00 pagi di markas Kempetai.
wakil wakil aliran politik masyarakat, dengan Para anggota delegasi Indonesia terdiridari
tujuan menampung aspirasi rakyat, agar segala Mr Besar, dan anggota Eksekutip KNI
tindakan bisa manunggal. dan terkoordinasi, sebab Ketua delegasi ditentukan Dr Sumbaji.
sejak Pendudukan Jepang partai politik
dilarang.Setelah dimintakan saran dan Mr Besar, Tuntutan dari pihak Indonesia terdiri dari 3 pasal,
yang menjabat sebagai Fuku Syuchokan di yakni :
Pekalongan, kesimpulannya Badan kontak formal
tak perlu dibentuk. Namun kontak dan koordinasi 1. Pemindahan kekuasaan pemerintahan dari
diserahkan kepada Badan Eksekutip KNID Jepang kepada pihak Indonesia di
Pekalongan yang telah memiliki legalitas. Selain itu laksanakan dengan damai dan secepatnya.
untuk tidak menimbulkan kecurigaan dan pihak 2. Diserahkan semua senjata yang ada ditangan
Jepang. Jepang baik yang ada di Kempetai, Keibitai,
maupun ditangan Jepang sakura kepada
Anggota Eksekutip KNID (Komite Nasional. pihakIndonesia.
Indonesia Daerah) Pekalongan: 3. Memberi jaminan kepada pihak Jepang,
bahwa mereka akan dilindungi,
diperlakukan dengan baik, dan dikumpulkan
1. Dr Sumbaji Ketua menjadi satu di markas Keibitai. (sekarang
2. Dr Maas wakil ketua Kantor Bappeda Kodya Pekalongan).Sampai
3. R Suprapto anggota dan termasuk socitet delectatio, dan
4. Kromo Lawi anggota Handelsbank.
5. A Kadir Bakri anggota
6. Ky H Moh Ilyas anggota
7. Jauhar Arifin anggota Mundurnya perundingan digunakan sebaik-baiknya
8. S Wignyo Suparto anggota oleh para pemuda untuk mengerahkan massa
mengikuti jalannya perundingan di markas
Kempetai yang sekarang menjadi gedung Pemuda
C. PERUNDINGAN DENGAN PIHAK di Jl. Pemuda Pekalongan.
JEPANG
D. PERUNDINGAN 3 OKTOBER 1945 DI
Kelompok BPKKP, Kelompok KNID, dan MARKAS KEMPETAI
Angkatan Muda yang diwakili pemuda Mumpuni Sejak pagi hari masyarakat Pekalongan berbondong
dan Margono Jenggot, selalu berunding di kantor bondong membanjiri depan markas Kempetai dan
BPKKP (sekarang bekas kantor DeppenKodya sekitar taman KebonRojo di sekitar Jl. Pemuda
Pekalongan).ini merupakan kegiatan rutin, Sekarang, untuk mengikuti jalannya perundingan
konsultatif untuk merencanakan langkah-langkah antara tokoh masyarakat Pekalongan dengan pihak
yang perlu diambil sesuai perkembangan. Jepang mengenai pengambilalihan kekuasaan
pemerintahan dan tangan Jepang. Sampai pukul
Pertemuan antar kelompok wakil-wakil masyarakat 09.30 masyarakat telah membanjiri sekitar tempat
Pekalongan memutuskan untuk berunding dengan perundingan tersebut. Mereka berikat kepala dan
pihak Jepang sesuai dengan diktum proklamasi lencana merah putih dan senjata seadanya,seperti
yakni hal-hal mengenai pemindahan kekuasaan dan kelewang, arit parang, pentungan kayu. bahkan ada
lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan
yang membawa minyak tanah untuk membakar membawa massa yang banyak ? karena hal ini akan
markas Kempetai. menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.
Dr Sumbaji selaku ketua delegasi menyatakan
Pukul 09.45 delegasi Indonesia dengan berjalan perlunya tindak lanjut setelah adanya proklamasi
kaki dari rumah Mr Besar menuju markas kemerdekaan, yakni terlaksananya pemindahan
Kempetai.Mereka dielu-elukan massa dengan kekuasaan dan pemerintah Jepang kepada Indonesia
teriakan Hidup Republik Indonesia, jangan dengan damai , serta disampai kan tuntutan 3 pasal
mundur dari tuntutan.Hidup wakil-wakil rakyat dengan harapan Jangan sampai terjadi insiden yang
Pekalongan Rombongan diantar sampai gerbang dapat mengorbankan rakyat banyak.
markas Kempetai dengan sorakan dan teriakan
massa Jangan mau tawar, Jangan mundur dari Tokonami menjawab bahwa, pemerintah Bala
tuntutan.Berhasilah, kami menunggu. Kami tidak Tentara Dai Nippon sudah mendengar adanya
akan bubar sebelum bapak-bapak kembali, kembali proklamasi yang dibacakan oleh Bung Karno dan
dengan selamat . Bung Hatta tanggal 17 Agustus1945 di Jakarta,
namun di daerah ini pemenintah Dai Nippon tidak
Pemuda Rahayu dan Bismo dengan berani bisa menerima keinginan pihak Indonesia karena
menancapkan bendera merah putih di atap markas pihaknya masih berkewajiban menjaga status quo
Kempetai,dalam rangka mengobarkan semangat yang ada demi kepentingan , keamanan dan
rakyat. Sementara tokoh ulama yang bernama kyai keselamatan rakyat. Pihak Jepang memahami
H. Syafei memimpin dan mengerahkan massa tuntutan delegasi Indonesia, tetapi pihaknya terikat
rakyat. Pada saat itu juga para pemuda menyandera dengan Sekutu bahwa sebelum ada instruksi dan
orangJepang Sakura ( Jepang yang ditugasi urusan Dai Nippon di Jakarta , pihaknya ada instruksi dan
sipil ) maupun lainnya kurang lebih 15 orang di Dai Nippon di Jakarta , pihaknya masih
ruangan kantor Syucho yang tak begitu luas. bertanggungjawab untuk mempertahankan status
Mereka dijaga puluhan pemuda dengan senjata quo. Kemudian Dr Maas angkat bicara, bahwa
yang bermacam-macam. Ancaman pemuda adalah sebenarnya tentang pemindahan kekuasaan sudah
akan membunuh tawanannya bila perundingan tiada persoalan lagi,karena Jendral Terauchi telah
gagal. berjanji waktu bertemu Bung Karno di Bangkok
Tepat pukul 10.00 pagi perundingan dimulai.Meja akan memerdekakan Indonesia. Bukankah sekarang
disusun leter U.Pihak Jepang duduk dalam satu sudah tepat pada waktunya ? Seorang Kempetai
baris menghadap ke barat. terdiri dari : melaporkan bahwa ada wakil pemuda yang akan
bertemu Dr Sumbaji. Setelah diijinkan, Mumpuni
dan Margono berbicara langsung dengan Dr
1. Tokonami ( Syuchokan ) Sumbaji dengan nada keras : Sudahkah
2. Kawabata ( Kempetaicho ) perundingan selesai ? jangan terlalu lama rakyat
3. Hayashi ( Staf Kempetai ) tidak sabar menunggu.
4. Horizumi ( penterjemah )
Ketika penterjemah Jepang sedang
rneneterjemahkan Pembicaraan Dr Sumbaji,
Sedangkan delegasi Indonesia ada dalam dua baris sekonyong-konyong terdengar suara letusan senjata
terdiri dan baris utara dan selatan. Deret sebelah diluar. Keadaan menjadi sunyi terdengar teriakan
utara adalah : serbu, serbu dari luar.Delegasi Jepang segera
meninggalkan sidang masuk ke ruangan Kempetai
1. Mr Besar .Sementara delegasi Indonesia ditinggal begitu saja.
2. Dr Sumbaji Mr Besar bersama rombongan meninggalkan
3. Dr Maas markas Kempetai lewat pintu belakang. Rakyat
banyak menjadi korban mitraliur Jepang yang
Deretan selatan adalah : memberondong massa. Perundingan belum selesai
dan gagal, yang ada hanya korban dan rakyat yang
1. R Suprapto tak berdosa.Jepang Sakura yang ditawan para
2. Kadir Bakri pemuda pun tak luput dari pembunuhan massa yang
3. Jauhari arifin marah akibat kejadian yangtidak mereka
inginkan.Rakyat lari cerai berai menyelamatkan diri
Anggota Eksekutif KNI yakni Kromo Lawi, Kyai dari sasaran tembakanJepang.Rakyat yang terluka
Moh Ilyas sampai perundingan dimulai ternyata banyak yang melarikan diri tapi tak kuat dan
tidak hadir. terjatuh di sekitar taman Pasar Ratu di depan
markas Kempetai.Mereka yang luka dan dapat lolos
Mr Besar membuka perundingan dengan terlebih dan keributan akhirnya dibawa ke Rumah Sakit
dahulu memperkenalkan delegasi Indonesia Kraton.
dilanjutkan mengemukakan maksud kedatangan dan Tidak banyak diketahui korban dipihak
tujuan mengadakan perundingan dengan pihak Jepang,karena yang mati dan yang luka dapat
Jepang.Pihak Jepang menyambut dengan dilarikan.Namun banyaknya darah yang
pertanyaan mengapa pihak Indonesia datang dengan menggenangi lantai tawanan Jepang menjadi saksi
berapa banyak Jepang yang terbunuh. Sementara 29. Azin B. H. Ali
dipihak rakyat Pekalongan yang menjadi korban 30. Mailburi B. Denan
cukup banyak, yakni 37 orang meninggal dan 12 31. Sech B. MachmudAlidrus
orang menjadi cacat. Berdasarkan laporan beberapa 32. Moenawir B Djauhari
penulis dan pelaku sejarah ada kesimpangsiuran 33. Salim
mengenai jumlah korban yang meninggal, 34. Imam bin HAI
meskipun hitungan yang cacat sama, yakni 12 35. R. Soebagyo
orang. 36. Martono
Beberapa pendapat mengenai korban yang dapat 37. M.Soemardi
dihimpun penulis antara lain :

1. Menurut buku Pengabdian Resimen XVII Adapun yang cacat ada 12 orang yakni :
kepada bangsa dan negara, mencatat korban 1. M Soemekto 7.Rochmat
meninggal 35 orang dan mereka tergeletak 2. M Rahajoe 8.Said BinTarbi
selama 2 hari di halaman gedung Kempetai. 3. MDjaelani Kanafi 9.RachmanFadhil BSaid
2. Menurut catatan DHC 45 Pekalongan dalam 4. Damiri B Dasmin 10. Rasmadi B Kasmawi
tulisannya yang berjudul, Perjuangan 5. Pari B Marsan 11.Rasto
Pemuda Pekalongan mengusir Jepang di 6. Kadim B Sirus 12. Djaelani Radji
Pekalongan 3 Oktober 1945 menuliskan
pahlawan yang gugur 36 orang, seorang E. PENYELESAIAN AKHIR MASALAH
meninggal di depan kantor Kempetai. Setelah pertempuran yang tak seimbang terjadi,
3. M. Syaichu dalam bukunya yang berjudul rakyat akhirnya bubar, sementara korban
Sekilas perjalanan hidupku melaporkan bergeletakan di sekitar markas Kempetai. Suasana
bahwa korban dipihak pejuang sebanyak sunyi.Dan hanya ada beberapa anggota Kempetai
32,tetapi ada yang mencatat 37 orang dan yang berjaga-jaga diluar markas dengan bayonet
yang cacat 12 orang. terhunus.
4. Dalam buku Pekalongan Kota Batik Tokoh masyarakat,anggota delegasi berusaha
menuliskan tentang 35 Pahlawan gugur mengatasi masalah dengan menghubungi ke
dalam pertempuran 3 Oktober 1945 korban Semarang, karena kawatir pihak Jepang akan
tewas 35 orang, cacat 12 orang. membalas dendam terhadap masyarakat.Interlokal
5. Menurut daftar nama pahlawan yang gugur dengan B Suprapto diperoleh jawaban bahwa
melawan Kempetai Tanggal 3 Oktober Semarang tidak dapat membantu, sebab Semarang
1945,dari paguyuban keluarga pahlawan 3 sendiri keadaannya masih gawat.
Oktober 1945 adalah : Eks Daidancho H Iskandar Idris menghubungi Eks
Daidancho Sudirman di Purwokerto per telpon
1. Mian B. Dasim mengenai kasus di Pekalongan, dan minta bantuan
2. Ramlan B Sitorus agar dapat menghubungi penguasa tentara Jepang
3. N.Tjusiah binti Tjaman untuk wilayah karesidenan Banyumas dan
4. Barkon Pekalongan.
5. Salap Daidancho Sudirman menyetujui disanggupi dan
6. Hufron B. R. H. Agus akan memberitahukan kepada Pekalongan lebih
7. Mijako B. Subali lanjut.
8. Amat Baroch B. M. Patih Anggota Palang Merah Indonesia yang waktu itu
9. Soedjati masih embrio, seperti Dr Agus Muljadi, JJ
10. Abdoel Latief Tupamahu, Dr IS Lisapaly, Dr Sunarjo Said, Dr
11. Abu Sumbaji menolong korban yang masih
12. Tjarjadi bergelimpangan di sekitar markas Kempetai.Pihak
13. Tojib Jepang memperbolehkan sukarelawan yang
14. Rifai mengurus korban pertempuran harus tenaga wanita
15. Ating dokter sendiri. Sukarelawan wanita yang aktif
16. Andang membantu antara lain Hardinar Mulyadi (Ny.
17. Sidar Maryono,SH), dan Mary Soemakno (Istri mantan
18. Bakri KAPOLRI Hugeng). Jenazah di semayamkan di
19. Ridwan Rumah Sakit Kraton sebentar, lalu
20. Tjardi dimakamkan.Makam ini sekarang bernama Taman
21. Amien Makam Pahlawan Rekso Negoro di desa Panjang.
22. Muchani B. koetjit Tanggal 5 Oktober 1945 diterima kabar dari
23. Mustadji B. Saleh Purwokerto bahwa penyelesaian berhasil dengan
24. Moedidjat baik . Hubungan kantor Kempetai lewat telepon
25. Ibnu B. Sabu yang diblokir pihak republik, supaya dibuka
26. Tasiman kembali agar Butaicho penguasa militer Jepang
27. Amat B. Santi untuk karesidenan Banyumas dan Pekalongan dapat
28. M. Jahja B. Soetardjo
langsung memberi perintah kepada satuan tentara 3. Ternyata persatuan dan kesatuan masyarakat
Jepang di Pekalongan. antara ulama,pemuda,KNID, PMI dan
Hasil perundingan dari eks Daidancho Sudirman segenap rakyat sangat membantu perjuangan
hampir memenuhi harapan rakyat Pekalongan, pengambilalihan kekuasaan ini, meskipun
yakni : harus ditebus dengan nyawa 37 pahlawan
dan raga yang cacat dan 12 pejuang.
1. Seluruh Bala Tentara Jepang dan Jepang
sipil akan dijemput oleh Butaicho dari
Purwokerto dan akan diangkut dengan truk Setelah meneliti dan membaca referensi
ke Purwokerto. tentangPeristiwa 3 Oktober 1945 di Pekalongan,
2. Semua peralatan perang akan ditinggalkan penulis menyarankan hal-hal sebagai berikut.
dan diserahkan kepada eks Daidancho
Pekalongan. 1. Situs sejarah berupa bekas markas Kempetai
3. Pemerintahan dipindahkan kepada pejabat yang sekarang statusnya sudah menjadi
Indonesia secara geruisloos.(tanpa upacara Masjid Syuhada, serta situs lainnya seperti
dan tanpa timbang terima). monument, rumah residen serta kantor
4. Tanggungjawab keamanan dan ketentraman residen agar tetap terpelihara dengan baik..
menjadi tanggungjawab orang Indonesia. 2. Hendaknya diadakan penelitian dan
5. Eks Daidancho Pekalongan supaya pengkajian yang serius sesuai dengan
menjemput utusan Butaicho dari Purwokerto metode penulisan sejarah agar dapat
di Tegal. Perjalanan dan pulangnya menghasilkan tulisan yang menarik, ilmiah
mengangkut orang-orang Jepang jangan dan objektif.
sampai terganggu atau ada provokasi dari 3. Mengenalkan kepada generasi muda,
pihak pemuda. khususnya pelajar di Pekalongan untuk
6. Penyerahan senjata tersebut butir 2, mempelajari, membaca dan mendiskusikan
dilaksanakan setelah sampai di Tegal secara peristiwa 3 Oktober 1945 lewat pelajaran
geruisloos. sejarah atau forum temu siswa yang lain.
4. Pemerintah daerah agar memperhatikan
Ketentuan-ketentuan itu akhirnya diterima rakyat kesejahteraan keluarga pahlawan 3 Oktober
Pekalongan dengan gembira dan pelaksanaannya 1945 yang benar-benar perlu bantuan moral
berjalan dengan aman tertib dan lancar. dan material.
5. Hendaknya diadakan temu tokoh peristiwa 3
F. PENUTUP Oktoberyang masih ada dengan keluarga
Peristiwa 3 Oktober 1945 sudah 69 tahun korban peristiwa ini sehingga tercipta
berlalu,namun semangat perjuangan rakyat sambung rasa yang baik.
Pekalongan tak pernah padam.Dan untuk
mengenang pengorbanan pikiran, tenaga serta jiwa
dan raga para pejuang, maka dibekas markas
Kempetai dibangun sebuah monumen untuk
memperingati peritiwa 3 Oktober di Pekalongan,
yang peresmiannya dilaksanakan Tanggal 20 Mei
l964. Monumen perjuangan ini dipugar beberapa
kali, dan akhirnya Tanggal 3 Oktober1983 oleh
pemerintah daerah kodya Pekalongan dibuatkan
monumen yang megah di depan bekas markas
Kempetai yang dahulu bernama taman Kebon Rojo
Pekalongan. Letak monument di Kebon Rojo
karena daerah ini juga tempat terjadinya peristiwa
yang herois tersebut.
Pemda Dati II Kodya Pekalongan pun telah
membuat peraturan daerah No 5 tahun 1983 tentang
Penetapan Tanggal 3 Oktober sebagai hari
peringatan pertempuran di Pekalongan.
Dari sejarah pertempuran 3 Oktober 1945, dapat
ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Peristiwa 3 Qktober 1945 di Pekalongan


merupakan salah satu sejarah lokal bertema
revolusi nasional yang terjadi di daerah
Pekalongan.
2. Ternyata banyak tokoh-tokoh di Pekalongan
yang gigih dalam mempertahankan
kemerdekaan.