Anda di halaman 1dari 2

H : selamat pagi dok

D : iya pagi bu, Wah sedang hamil ya bu? Sudah berapa bulan?
H : iyadok saya sedang hamil anak pertama usia kehamilan 2 bulan, saya sudah kelihatan
gemuk yaa dok hahaha
D : itu kan wajar bu nanti akan kembali setelah melahirkan dan menyusui. Kalau tadi saya
periksa, kondisi gigi ibu baik-baik saja tidak ada gigi yang berlubang, tapi saya menemukan
beberapa perubahan pada gusi ibu sebelum dan saat kehamilan. Apakah ibu menemukan
perubahan pada kondisi gusi ibu?
H : iya dok, belakangan ini saya sering merasa gusi saya membengkak. Setiap mandi saya
selalu bercermin dan melihat gusi saya lebih besar dan merah dibandingkan sebelum hamil selain
itu sering kali ketika menyikat gigi , padahal hanya tersenggol oleh sikat gigi ada darahnya dok.
Saya rasa sudah menyikat pelan-pelan
D : oh begitu, jadi ibu mengalami yang namanya gingivitis atau radang gusi saat
kehamilan. Hal tersebut disebabkan karena perubahan hormonal saat hamil yang menyebabkan
peningkatan aliran darah ke gusi sehingga gusi ibu menjadi lebih sensitive, mudah iritasi, dan
membengkak. Itulah mengapa gusi ibu walaupun disikat dengan sangat pelan akan tetap
berdarah. Jadi ibu tidak perlu khawatir karena hal tsb adalah hal yg normal selama proses
kehamilan.
H : apakah kondisi gusi saya akan kembali normal?
D : setelah ibu melahirkan, hormone ibu akan kembali seperti semula dan kondisi gusi juga
akan membaik selama ibu rutin menjaga kebersihan gigi dan mulut yang baik. Apakah ibu tau
radang gusi tersebut apabila dibiarkan dapat berdampak pada janin ibu?
H : oh iya dampaknya apa dok?
D : iya bu, kondisi rongga mulut dengan kebersihan yang buruk dapat berdampak pada
janin, yaitu kemungkinannya dapat memperparah komplikasi pada kehamilan, salah satunya
kemungkinan bayi lahir premature.
H : oh gitu ya dok, waduuuh
D : iya bu, setelah mendengar informasi tsb kira-kira dari skala 1-10 seberapa ingin ibu
tetap ingin menjaga kebersihan rongga mulut ibu?
H : oh saya sangat ingin dok! Apalagi ini anak pertama saya.
D : Nah bagus tuh bu. Memang kondisi rongga mulut itu harus dijaga sedini mungkin,
bahkan sejak masih di dalam kandungan. Biasanya bagaimana ibu membersihkan rongga
mulut?
H : setiap hari saya menyikat gigi dua kali sehari setiap pagi dan sebelum tidur di malam
hari, kurang lebih saya menyikat gigi sekitar 1 menit tidak terlalu lama dok karena suka buru-
buru.
D : ibu menggunakan pasta gigi jenis apa?
H : aduh saya gatau dok kandungannya apa, pokoknya saya beli aja tu di supermarket
D : Apakah setelah menyikat gigi, gigi ibu sudah bersih sepenuhnya?
H : saya masih suka menemukan sisa makanan yang menempel di sela sela gigi atau
terutama pada gigi belakang apalagi di gigi depan saya dok saya sulit membersihkannya karena
gigi saya tidak rapi
D : apakah menurut ibu menyikat gigi saja sudah cukup?
H : sudah cukup sih dok, paling saya bersihkan yang di sela gigi pakai tusuk gigi
D : nah sudah tau tidak mengenai benang gigi ?
H : saya pernah lihat di apotik tapi saya tidak tau cara penggunaannya
D : nah ibu bisa menggunakan benang gigi sebagai pengganti tusuk gigi.
H : jadi dok selain menyikat gigi kita juga perlu menggunakan benang gigi. Bagaimana cara
menggunakannya
D : *menunjukan cara penggunaannya*
D : apakah ibu tau cara membersihkan rongga mulut selain menyikat gigi dan menggunakan
benang gigi?
H : pake obat kumur ya dok? Tapi saya jarang menggunakan obat kumur karena kurang suka
baunya.
D : apa obat kumur yang sering ibu pakai? Kenapa tidak suka baunya?
H : saya biasanya berkumur dengan betadine dok, warnanya coklat dan baunya kurang enak
sehingga saya sering mual.
D : apakah ibu sudah tau fungsi dari obat kumur tersebut?
H : setau saya sih biar ga bau mulut aja dok
D : oh begitu. Iya bu jadi sebenarnya selain menyikat dan menggunakan benang gigi, ibu
perlu untuk berkumur dengan obat kumur karena obat kumur dapat membantu membunuh
bakteri dalam rongga mulut. Selain itu, penggunaan obat kumur telah terbukti mampu
mengurangi gingivitis dan mencegah akumulasi kotoran di rongga mulut
H : oh jadi saya harus menggunakannya setiap hari dok?
D : iya bu, obat kumur hanya boleh digunakan maksimal 2 kali sehari dan untuk ibu hamil
sebaiknya menggunakan obat kumur yang bebas alcohol dan mengandung fluoride untuk
mencegah gigi berlubang.
H : oh begitu, baik dok
D : jadi saya simpulkan sedikit yah bu. Pertama ibu sudah mengetahui bahwa kondisi rongga
mulut ibu sangat berpengaruh terhadap kondisi janin ibu, selain itu juga sangat termotivasi untuk
menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut ibu. Oleh karena itu, ibu harus rutin menyikat
gigi, menggunakan benang gigi, dan berkumur menggunakan obat kumur yang bebas alcohol.
Selain itu ibu juga harus mengunjungi dokter gigi untuk kontrol serta membersihkan karang gigi
guna mencegah komplikasi terhadap kehamilan. Nah dengan ibu menjaga kesehatan rongga
mulut, ibu juga mendukung kesehatan dan keselamatan ibu dan janin selama kehamilan.
H : terima kasih banyak dok, nantinya saya ingin menceritakan lebih lanjut ya dok
D : iya bu, dengan senang hati akan saya dengarkan cerita ibu dan membantu menemukan
solusi setiap masalah kesehatan gigi dan mulut yang ibu rasakan.