Anda di halaman 1dari 11

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

KOMPETENSI INTI : MTsN Jember III


Sekolah/Madrasah
1. Kompetensi Inti (KI 1):
Matapelajaran : Fikih
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Kompetensi Inti (KI 2):
Kelas/Semester : VIII/2
Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
Materigotong
Pokokroyong), santun, percaya
: Sedekah, Hibahdiri,
dandalam berinteraksi
Memberi Hadiah secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3. Kompetensi
Alokasi Waktu Inti (KI
: 2 x3):
40 menit
Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata
4. Kompetensi Inti (KI 4):
Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

A. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PENCAPAIAN

Kompetensi Dasar Indikator


1.2. Menyakini hikmah bersedekah, hibah, dan
memberikan hadiah
-
2.2 Membiasakan bersedekah, hibah, dan
memberi hadiah

3.2.1.Menjelaskan pengertian dan


hukum sedekah, hibah dan
hadiah
3.2. Memahami ketentuan sedekah, hibah dan 3.2.2.Menyebutkan dalil tentang
hadiah sedekah, hibah dan hadiah
3.2.3.Menjelaskan hikmah dan
manfaat sedekah, hibah dan
hadiah
4.1.1 Mempraktikkan tatacara
4.1 Mensimulasikan tata cara sedekah, hibah dan
sedekah, hibah dan hadiah
hadiah

B. TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Melalui penanaman keimanan, peserta didik dapat meyakini pentingnya memberi


sedekah, hibah dan hadiah dengan benar
2. Melalui pemberian contoh, peserta didik dapat terbiasa memberi sedekah,hibah dan
hadiah dalam kehidupan sehari-hari.
3. Melalui ceramah, Tanya jawab,diskusi siswa dapat menjelaskan pengertian dan hukum
sedekah, hibah dan hadiah dengan percaya diri, baik dan benar.
4. Melalui pembelajaran inkuiri dan drill peserta didik dapat menyebutkan dalil tentang
sedekah, hibah dan hadiah dengan benar
5. Melalui diskusi dan Tanya jawab peserta didik dapat menguraikan hikmah dan manfaat
sedekah,hibah dan hadiah dengan tepat
6. Melalui demonstrasi, peserta didik dapat mempraktikkan tata cara sedekah, hibah dan
hadiah dengan berani dan penuh percaya diri

C. MATERI PEMBELAJARAN
A. SHADAQAH

1. Pengertian Shadaqah
Shadaqah adalah suatu pemberian yang diberikan oleh seorang muslim kepada
orang lain secara sepontan dan sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah
tertentu dengan tujuan hanya mencari ridlo Allah SWT dan pahala semata.

2. Rukun shadaqah meliputi pemberi shadaqah, penerima shadaqah, barang yang


dishadaqahkan dan ijab qabul

3. Hukum shadaqah
a. Sunnah, karena perbuatan ini merupakan suatu kebaikan yang baik dilakukan
oleh orang muslim.
b. Wajib, jika orang yang akan kita beri shadaqah itu sangat membutuhkan,
sehingga jika tidak diberi akan mengancam keselamatan jiwanya.
c. Haram, Jika ternyata hasil pemberian shadaqah itu akan digunakan untuk
kemaksiatan.

4. Niat shadaqah
Siapapun yang bershadaqah harus dilandasi dengan niat yang benar dan lurus serta
ikhlas, seperti dijelaskan oleh Allah SWT dalam firman-Nya :


Artinya : Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk
mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari
kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih . ( QS. Al-Insan : 9 )

5. Cara bershadaqah
Bershadaqah ini bisa dilakukan secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi,
sebagaimana dijelaskan oleh Allah dalam Q.S. Al-Baqarah : 271



Artinya : Jika kamu menampakkan sedekah (mu), maka itu adalah baik sekali. dan
jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang
fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. dan Allah akan
menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah
mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Baqarah : 271 )
6. Orang yang berhak diberi shadaqah

Dalam QS. Al-Baqarah : 215 disebutkan :





Artinya : Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: "Apa
saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak,
kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang
sedang dalam perjalanan." dan apa saja kebaikan yang kamu buat, Maka
Sesungguhnya Allah Maha mengetahuinya.

7. Kriteria barang yang dishadaqahkan

QS. Al-Baqarah : 267 menyebutkan :




Artinya : Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian
dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami
keluarkan dari bumi untuk kamu. dan janganlah kamu memilih yang buruk-
buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak
mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya.
dan Ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

8. Hal yang dapat menghilangkan nilai pahala shadaqah

QS.Al-Baqarah : 264 menyebutkan :





Artinya : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala)
sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti ( perasaan si
penerima ), seperti orang yang menafkahkan hartanya Karena riya kepada
manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka
perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah,
Kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (Tidak
bertanah). mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka
usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang
kafir.
9. Manfaat Shadaqah adalah :
a. Sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT
b. Membantu meringankan beban orang lain
c. Menumbuhkan rasa kasih sayang antara sesama
d. Mempererat hubungan persaudaraan

B. HIBAH
1. Pengertian Hibah
Hibah menurut bahasa artinya pemberian. Sedangkan menurut istilah, hibah ialah
pemberian harta dari seseorang kepada orang lain dengan alih pemilikan untuk
dimanfaatkan sesuai dengan kegunaannya dan langsung pindah pemiliknya saat
aqad hibah dinyatakan.

2. Hukum Hibah
Hukum hibah adalah mubah ( boleh ). Sebagaimana sabda Rasulullah SAW
sebagai berikut :





( )

Artinya : Dari Khalid Bin Adi sesungguhnya Nabi SAW telah bersabda : siapa
yang diberi kebaikan oleh saudaranya dengan tidak berlebih-lebihan
dan tidak karena minta, maka hendaklah diterima dan jangan ditolak.
Karena sesungguhnya yang demikian itu merupakan rizki yang
diberikan oleh Allah kepadanya . ( HR.Ahmad )
Namun hukum hibah bisa berubah menurut situasi, kondisi dan kemampunya.

3. Rukun Hibah ada 4 yaitu :


1. Pemberi hibah ( Wahib )
Syarat syarat penghibah :
a. Barang yang dihibahkan milik sendiri
b. Penghibah bukan orang yang dibatasi haknya disebabkan oleh suatu
alasan
c. Dewasa ( cakap bertindak menurut hukum )
d. Tidak ada paksaan dalam memberi hibah

2. Penerima hibah ( Wauhub lahu )


Syarat penerima hibah :
Bahwa orang yang menerima hibah harus benar-benar ada pada waktu hibah
dilakukan maksudnya orang tersebut sudah lahir. Tidak dipersoalkan apakah
dia itu anak-anak atau sudah dewasa. Dengan demikian memberi hibah
kepada bayi yang masih dalam kandungan adalah tidak sah.

3. Ada barang atau harta yang dihibahkan ( Mauhub )


Syarat-syarat barang atau harta yang dihibahkan :
a. Barang tersebut benar-benar ada
b. Barang tersebut mempunyai nilai
c. Barang tersebut dapat dimiliki zatnya, diterima peredarannya dan
kepemilikannya dapat dialihkan
d. Barang tersebut dapat dipisahkan dan diserahkan kepada penerima hibah

4. Ijab qabul
4. Pelaksanaan hibah
Menurut ketentuan syari`at Islam bahwa pelaksanaan hibah dapat dirumuskan
sebagai berikut :
1. Penghibahan dilaksanakan semasa hidup, demikian juga penyerahan barang
yang dihibahkan.
2. Beralihnya hak atas barang yang dihibahkan pada saat penghibahan dilakukan
3. Harus ada pernyataan terutama dari pihak pemberi hibah pada saat
penghibahan dilakukan
4. Ada saksi

5. Hal yang dibolehkan dan diharamkan dalam hibah


Salah satu hal yang diharamkan dalam hibah adalah menarik atau meminta
kembali hibah yang telah diberikan. Kecuali hibah yang dilakukan atau diberikan
orang tua kepada anak-anaknya. Hal ini berdasarkan Hadits Rasulullah SAW
yang artinya : Dari Ibnu Abbas dan Ibnu Umar ra bahwa Nabi Muhammad
SAW bersabda : Tidak halal bagi seorang laki-laki untuk memberikan
pemberian atau menghibahkan suatu hibah, kemudian dia mengambil kembali
pemberiannya, kecuali hibah itu dihibahkan dari orang tua kepada anak-
anaknya. Perumpamaan bagi orang yang memberikan suatu pemberian
kemudian dia menarik kembali pemberiannya, maka dia itu bagaikan anjing
yang makan, lalu anjing itu muntah, kemudian dia makan kembali muntahan itu
. ( HR. Abu Dawud, Nasa`i, Ibnu Majah dan At-Tirmidzi )

6. Tujuan hibah antara lain :


a. Sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT
b. Menimbulkan suasana keakraban dan saling menyayangi antara sesama
manusia
c. Mempererat hubungan silaturahmi antar sesama muslim
d. Terbentuknya suatu kerja sama dalam berbuat kebaikan.

C. HADIAH
1. Pengertian Hadiah
Hadiah adalah memberikan sesuatu kepada seseorang dengan maksud
memuliakan atau memberikan penghargaan. Rasulullah SAW menganjurkan
kepada umatnya agar saling memberikan hadiah. Karena yang demikian dapat
menumbuhkan kecintaan dan saling menghormati antara sesama. Sebagaimana
sabda Rasulullah SAW , yang artinya : Hendaklah kalian saling memberikan
hadiah, niscaya kalian akan saling menyayangi . ( HR. Abu Ya`la )
Dalam hadits lain juga disebutkan :
( ) .

Artinya: Dari anas, ia berkata telah bersabda Rasul saw: Saling memberi
hadiahlah kalian, sesungguhnya hadiah itu menghindari kepunahan.(HR.
Al- Bazhar)

2. Hukum memberi hadiah adalah mubah ( boleh )

3. Rukun hadiah ada 4 yaitu :


a. Ada pemberi hadiah
b. Ada penerima hadiah
c. Ada barang yang dihadiahkan
d. Ijab Qabul
4. Hikmah dan manfaat hadiah
a. Sebagai perwujudan rasa syukur kepada Allah SWT karena nikmat yang telah
diberikan.
b. Dapat menumbuhkan rasa kasih sayang, kekeluargaan dan persaudaraan.

D. METODE PEMBELAJARAN
Ceramah, uswah, tanya-jawab, diskusi, inkuiri, dan demonstrasi

E. MEDIA, ALAT/BAHAN, SUMBER PEMBELAJARAN


1. Media: gambar, uang dan barang
2. Alat/ bahan : kertas karton, spidol
3. Sumber Pembelajaran: buku fikih, fikih sunah, buku guru, LKS

F. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN


a. Pendahuluan/Kegiatan Awal (10 menit)
Guru mengucapkan salam dan mengajak berdoa dengan dipimpin salah satu
peserta didik
Guru mengabsensi kehadiran peserta didik dan menanyakan kabarnya
Guru mengadakan appersepsi, menanyakan materi yang dipelajari dan
menghubungkan materi yang akan dipelajari
Guru mempersiapkan fisik dan psikis peserta didik melalui senam tangan/
Guru menjelaskan tujuan mempelajari materi serta kompetensi yang akan
dicapai
Guru membentuk kelompok diskusi
b. Kegiatan Inti (60 menit):
Mengamati (10 menit)
Peserta didik mengamati gambar yang berhubungan dengan pemberian
sedekah, hibah dan hadiah
Peserta didik mendengarkan penjelasakan guru tentang sedekah, hibah dan
hadiah
Menanya (10 menit)
Peserta didik mengungkapkan pendapatnya tentang apa yang mereka lihat di
gambar
Peserta didik menanyakan hal-hal yang belum difahami terkait dengan
sedekah, hibah dan hadiah
Eksplorasi/eksperimen (10 menit)
Secara berkelompok siswa mendiskusikan tentang sedekah, hibah dan hadiah
Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi tentang sedekah,
hibah dan hadiah
Mengasosiasi/merumuskan (10 menit)
Masing-masing kelompok merumuskan tentang sedekah, hibah dan hadiah
Mengkomunikasikan (20 menit)
Masing-masing kelompok secara bergantian mempresentasikan hasil
diskusitentang sedekah hibah dan hadiah
mendemonstrasikan tata cara pemberian sedekah, hibah dan hadiah di depan
kelas
c. Penutup (10 menit):.
Guru mengadakan refleksi hasil pembelajaran serta menguatkan tata cara
pemberian sedekah, hibah dan hadiah
Guru mengadakan tes tulis.
Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari pada pertemuan
berikutnya
Guru memberikan pesan-pesan moral terkait dengan materi tentang
pemberian sedekah, hibah dan hadiah
Guru mengakhiri pertemuan dengan mengajak berdoa dan dilanjutkan
dengan salam

G. PENILAIAN
1. Penerapan sikap spiritual bentuk penilaian diri

Perintah: Berilah tanda centang () pada kolom yang tersedia sesuai dengan perilaku
kalian!
LEMBAR PENILAIAN DIRI SIKAP SPIRITUAL
PETUNJUK
1. Bacalah pernyataan yang ada di dalam kolom dengan teliti
2. berilah tanda cek () sesuai dengan sesuai dengan kondisi dan keadaan kalian
sehari-hari
Nama Peserta Didik : .
Kelas : .
Materi Pokok : .
Tanggal : .

Pernyataan YA TIDAK
No
1 Saya meyakini bahwa memberi sedekah, hibah dan
hadiah adalah perintah Allah dan rasulnya
2 Saya yakin memberi sedekah, hibah dan hadiah
merupakan suatu ibadah yang mendatangkan pahala
3 Saya yakin memberi sedekah, hibah dan hadiah bisa
mencegah dari musibah
4 Dengan membiasakan bersedekah, saya semakin
bersyukur kepada Allah karena bisa memberikan
manfaat kepada orang lain

Petunjuk Penyekoran
Jawaban YA diberi skor 1, dan jawaban TIDAK diberi skor 0
Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :

Contoh :
Jawaban YA sebanyak 3, maka diperoleh nilai skor 3, dan skor maksimal 4 maka nilai
akhir adalah :

3
----- x 4 = 3
4

II.Sikap sosial bentuk penilaian diri

LEMBAR PENILAIAN DIRI


SIKAP SOSIAL
Nama Peserta Didik : .
Kelas : .
Materi Pokok : .
Tanggal : .

PETUNJUK PENGISIAN:
1. Bacalah dengan teliti pernyataan pernyataan yang pada kolom di bawah ini!
2. Tanggapilah pernyataan-pernyataan tersebut dengan member tanda cek () pada
kolom:
TP : Jika kamu tidak pernah melakukan pernyataan tersebut
P : Jika kamu pernah melakukan pernyataan tersebut
K : Jika kamu kadang-kadang melakukan pernyataan tersebut
S : Jika kamu selalu melakukan pernyataan tersebut

No Pernyataan Penilaian
TP P KD S
1 Saya membiasakan diri untuk
bersedekah,hibah, dan hadiah
2 Saya memberi sedekah pada orang yang
tidak mampu
3 Saya memberi kado pada teman ketika dia
berulang tahun
4 Saya menghibahkan pakaian kepada saudara

4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan


3 = Kadang-kadang, apabila kadang dilakukan dan
kadang-kadang tidak melakukan
2 = pernah, apabila pernah tapi
sering tidak melakukan
1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

Perhitungan skor akhir menggunakan rumus :


1. Penilaian pengetahuan
Instrumen : tes tulis bentuk pilihan Ganda dan uraian
Pilihlah jawaban yang paling benar!
1. Perbuatan memberikan sesuatu kepada orang lain dengan mengharap ridho Allah
semata disebut
a. Zakat c. Hibah
b. Hadiah d. Sadaqoh
2. Seseorang yang memberikan sadaqoh atau hadiah kepada orang lain, maka ia harus
mengetahui hukum sadaqoh, yang manakah yang termasuk hukum sadaqoh
a. Sunnah c. Makruh
b. Wajib d. Mubah
3. Dibawah ini adalah yang termasuk Rukun Sadaqah
a. Upeti c. Imbalan
b. Ribah d. Ijab & Qabul

4. Aminah memberikan sesuatu kepada Aisyah dengan tulus dan Ikhlas karena Allah
SWT, maka perbuatan Aminah termasuk
a. Sadaqoh c. Hibah
b. Hadiah d. Wasiat
5. Pemberian dari seseorang kepada orang lain dengan tidak ada imbalan dan sebab
disebut
a. Hadiah c. Hibah
b. Sadaqoh d. Riba
Pedoman penskoran : Pilihan ganda: Jumlah jawaban benar x 0,25 (maksimal 10 x 0,25
= 2,50)
2. Penilaian Soal Uraian
Jawablah pertanyaan di bawah ini!
1. Jelaskan Pengertian shadaqoh dan hukumnya !
2. Sebutkan dalil tentang shadaqoh!
3. Jelaskan Pengertian hadiah!!
4. Jelaskan hukum hibah!
5. Sebutkan Hikmah dan manfaat shadaqah,hibah dan hadiah!

Kunci Jawaban
1. Shadaqah adalah suatu pemberian yang diberikan oleh seorang muslim kepada
orang lain secara sepontan dan sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah
tertentu dengan tujuan hanya mencari ridlo Allah SWT dan pahala semata.

Hukum shadaqah
d. Sunnah, karena perbuatan ini merupakan suatu kebaikan yang baik
dilakukan oleh orang muslim.
e. Wajib, jika orang yang akan kita beri shadaqah itu sangat membutuhkan,
sehingga jika tidak diberi akan mengancam keselamatan jiwanya.
f. Haram, Jika ternyata hasil pemberian shadaqah itu akan digunakan
untuk kemaksiatan
2.

Artinya : Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah


untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki
balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih . ( QS. Al-
Insan : 9 )
5. Pengertian Hadiah
3. Hadiah adalah memberikan sesuatu kepada seseorang dengan maksud
memuliakan atau memberikan penghargaan
4. Hukum asal hibah adalah mubah, bisa berubah karena situasi dan kondisi
Bisa menjadi wajib,haram, dan makruh
5. Sebagai perwujudan rasa syukur kepada Allah SWT karena nikmat yang
telah diberikan.
Dapat menumbuhkan rasa kasih sayang, kekeluargaan dan persaudaraan.

Pedoman penskoran:
Skor 5 jika jawaban sesuai dengan kunci
Skor 3 jika jawaban kurang sesuai dengan kunci
Skor 1 jika jawaban tidak sesuai dengan kunci/tidak menjawab

Skor penilaian soal uraian


Nilai = Jumlah nilai skor yang diperoleh x 4
Jumlah skor maksimal
IV.penilaian keterampilan

- unjuk kerja mendemonstrasikan sikap keterampilan

Nama Aspek yang dinilai


No
Kelompok Kekompakan Kerjasama Keberanian

Penskoran:
Skor 4 jika ketepatan gerakan, ketepatan bacaan, sikap SANGAT BAIK
Skor 3 jika ketepatan gerakan, ketepatan bacaan, sikap BAIK
Skor 2 jika ketepatan gerakan, ketepatan bacaan, sikap CUKUP BAIK
Skor 1 jika ketepatan gerakan, ketepatan bacaan, sikap KURANG BAIK
Skor perolehan
Nilai =-------------------- x 4
Skor maksimal

Mengetahui, Jember,
Kepala MTsN Jember III Guru Mapel

H.Mahmud, S.Ag Endang Rohmawati S.Ag.