Anda di halaman 1dari 1

Saya sebagai dosen Universitas Brawijaya berkewajiban untuk mengembangkan keilmuan saya.

Visi
universitas brawijaya menjadi universitas yang unggul berstandar internasional. Pengembangan
keilmuan saya juga berfokus terhadap visi universitas brawijaya yang mampu berdaya saing
internasional dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa.

Pengembangan keilmuan dapat dilakukan dalam berbagai cara seperti penelitian, belajar ke jenjang
yang lebih tinggi, dapat juga dalam pengabdian masyarakat. Beberapa langkah yang saya lakukan antara
lain.

1. Merencanakan studi lanjut ke luar negeri dalam waktu dekat.


Salah satu pertimbangan pemilihan studi lanjut ke luar negeri adalah mendapatkan pengalaman
untuk membantu permasalahan-permasalahan tingkat internasional. Ketika nantinya kembali ke
kampus di Universitas Brawijaya dapat menjadi tenaga akademis dan professional yang tangguh
dan berdayasaing secara internasional. Tujuan yang lain yaitu dapat mengembangkan kerjasama
ditingkat internasional.
2. Merencakan penelitian dan mulai melakukan penelitian yang sesuai dengan RIP UB.
Dalam merencanakan penelitian acuan tersebut membantu saya dalam fokus penelitian. Bidang
yang saya ingin kembangkan berkaitan dengan agroforestry. Bidang keilmuan saya di bidang
teknik dapat membantu mengembangkan proses-proses pengolahan hasil hutan non kayu. Saat
ini saya bergabung dalam grup riset berkaitan dengan atsiri. Ilmu yang saya punya saya gunakan
dalam memproses dan mengolah atsiri tersebut menjadi produk.
3. Mentransformasikan ilmu yang saya punya dan dapatkan.
Sebagai seorang dosen, tugas mengajar merupakan hal yang tidak boleh diabaikan. Keilmuan
saya harus saya berikan kepada mahasiswa. Selain kepada mahasiswa, ilmu juga harus dibagikan
kepada masyarakat. Salah satu contoh yang saya lakukan yaitu membantu para petani atsiri
dalam mengolah atsiri menjadi produk-produk turunan dalam pengabdian masyarakat.