Anda di halaman 1dari 1

Fasisme

Fasisme adalah paham politik yang menempatkan pemerintah memiliki kekuasaan atas
segalanya,penduduk harus patuh kepada pemerintah demi kebaikan negara. Fasisme berkembang setelah
perang dunia 1 (1914-1918) dengan munculnya pemerintahan fasis pertama kali di Italia pada tahun 1920-
an. Istilah fasisme berasal dari kata fasces yang yang menunjuk pada sebuah bundelan tangkai sebuah
kapak yang menjadi simbol kekuatan pada zaman Romawi kuno. Fasisme didasarkan pada gagasan
bahwa keberhasilan sebuah negara ditentukan oleh kedisiplinan,tindakan keras,dan adanya tujuan yang
pasti. Biasanya,penganut fasisme percaya bahwa rasa tau negara mereka merupakan rasa tau negara yang
paling baik diantara negara atau ras ras negara lain.oleh karena itu rasa tau negara yang menganut faham
fasisme tidak disukai oleh banyak rasa atau negara negara di dunia.

Pada tahun 1922,pemimpin fasis terkenal asal Italia,Benito Mussolini,melakukan gerakan untuk
menguasai dan mengendalikan pemerintah. Dia menyebut dirinya Il Duce(sang pemimpin). Dia yakin
dengan besarnya dukungan akan membuat Italia dapat mencapai tujuannya dan kejayaannya,namun dia
malah menghantarkan Italia pada kekalahan terbesarnya dalam perang dunia II pada tahun 1945. Pada
tahun ini juga Mussolini dibunuh oleh salah seorang anak buahnya. Faham ini berkembang di jepang dan
hungaria pada tahun 1930-an. Sedangkan di Jerman,pemimpin nazi Adolf Hitleryang dipimpin menjadi
penguasa pada tahun 1933,berjanji akan menghapuskan kemiskinan dan pengangguran dan membasmi
kaum yahudi dan kaum yang lain. Pada tahun 1939 dia memulai perang dunia ke II namun dia tewas
bunuh diri pada tahun 1945 saat Jerman mengalami kekalahan terbesarnya. Hal itu membuat orang-orang
zaman modern seperti sekarang tidak lagi banyak menganut faham fasisme,hanya segelintir orang saja
yang masih menganut faham fasisme.

Sumber : Ensiklopedia pengetahuan popular

Penerbit : PT. Lentera Abadi,Jakarta

Tahun terbit : 2008

Evan Yuri P (x mia II)