Anda di halaman 1dari 3

Nama: Sony Wijaya

NIM : 1511015

GUGGENHEIM MUSEUM, FRANK OWEN GEHRY

Guggenheim Museum yang dibuka pada tahun 1997 adalah karya Gehry yang
spektakuler terbuat dari titanium, kaca, dan limestone. Museum ini berada di
Bilbao, Basque Country, Spain. Museum ini di kategorikan sebagai Arsitektur Post
Modern, dikarenakan memiliki ciri-ciri dan karakteristik Post Modern.

Museum ini memiliki Aliran Metafor, karena


bangunan ini mengekspresikan bentuk-bentuk
suatu hal yang ditampilkan ke dalam konsep
atau desain bangunan. Aliran Metafor terbagi
menjadi tiga, dan Museum ini termasuk ke
dalam Aliran Metafor Kombinasi,
dikarenakan Museum ini terinspirasi dari
bentuk dan tektur ikan, bisa juga di anggap
sebagai pahatan. Selain itu bangunan ini
memiliki bentuk dimana jika dilihat dari
sungai, bentuknya menyerupai perahu,
namun dilihat dari atas menyerupai bunga.
Seperti pada gambar, bahwa bangunan ini menerapkan
bentuk yang fleksibel pada setiap bagian dari bagunan yang
menyerupai tubuh ikan, dan di susun sedemikian rupa
sehingga membentuk sebuah perahu, dan bunga.
Bangunan ini juga merupakan gaya dari Arsitektur
Kontemporer, dimana desain-desain cabang dari modern
seperiti post modern ini bisa dikategorikan sebagai
kontemporer.

Jika di lihat pada Museum Guggenheim ini, bangunan


ini merupakan bangunan (plural) yang saling
berhubungan (diberi penghubung), dan juga museum
ini memiliki beraneka ragam bentuk yang berbeda-beda yang di adopsi dari bentuk
dan tekstur ikan yang di pahat sesuai dengan imajinasi dari Frank Owen Gehry.
Walaupun memiliki banyak bentuk yang berbeda, museum ini tetaplah terlihat
menyatu (tidak terpisah-pisah). Bangunan ini dirancang dan didesain dengan
pemikiran dari Frank Owen Gehry yang menyatukan bentuk dimana Ia sangat
mengedepankan pengaruh seni/art ke dalam bentuk bangunan sesuai dengan konsep
bentuk yang di ambil oleh Frank. Kemudian, Frank Gehry juga menyatukan bentuk
pahatan ikan dengan material material dan teknologi yang maju, dimana dapat
terlihat dalam bentuk dengan alat dan material yang di gunakan untuk membangun
museum ini.

Bangunan ini bukan hanya


mengambil dari sisi modern,
tetapi juga mengambil dari
unsur-unsur lokal maupun
sejarah/histori lokal. Seperti
halnya yang dikatakan oleh
Frank Owen Gehry bahwa
Museum ini pada dasarnya
adalah sebuah shell yang
membangkitkan masa lalu kehidupan industri dan pelabuhan Bilbao. Ini terdiri dari
serangkaian volume yang saling berhubungan, beberapa dibentuk dari batu dilapisi
ortogonal dan kerangka titanium yang ditutupi oleh kulit organik. Hubungan antara
volume dibuat oleh kulit kaca. Dan juga Museum ini terintegrasi dengan faktor
lingkungan kota dan bahan yang ada di lingkungan tersebut.

Bangunan ini tidak dituntut


untuk memikirkan fungsi dan
bentuk bangunan seperti
halnya form follow function,
tetapi pada Arsitektur ini juga
di tuntut akan elemen
penghias, kenikmatan
penglihatan, kenyamana, dll.
dimana prinsip ini sedikit berbeda dengan Arsitektur Modern dimana hanya
mementingkan kenyamanan dan simple. Pada bangunan museum ini, penglihat
dapat merasakan kenikmatan dari bentuk bangunan dengan adanya elemen elemen
bentuk yang lentur. Arsitektur Post Modern juga memperlihatkan elemen geometris
sederhana sebagai suatu bentuk tidak fungsional, tetapi ditonjolkan sebagai unsur
penambah keselarasan dalam komposisi ataupun dekor. Seperti halnya pada
museum ini terdapat banyak sekali bentuk-bentuk yang terlihat sangat tidak
fungsional tetapi sengaja ditonjolkan pada bangunan sebagai suatu unsur
keselarasan/ kesatuan.