Anda di halaman 1dari 2

PENCATATAN DAN PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN

PASIEN (SENTINEL, KTD, KNC, KTC)

No. Dokumen No. Revisi Halaman


0 1/2

Tanggal Terbit Ditetapkan,


Direktur

SPO

..

Suatu sistem untuk mengatur pencatatan dan pelaporan kejadian tidak


PENGERTIAN
diharapkan (KTD) di Rumah Sakit Bedah Surabaya.
Sebagai acuan pencatatan dan pelaporan kejadian tidak diharapkan (KTD)
TUJUAN
di Rumah Sakit Bedah Surabaya.

KEBIJAKAN

1. Tindak lanjuti (mencegah/menangani) semua kejadian/insiden terkait


dengan keselamatan pasien (KTD, KNC dan Kejadian Sentinel) untuk
mengurangi dampak/akibat yang tidak diharapkan.
2. Buat laporan insiden dengan mengisi Formulir Laporan Insiden (paling
lambat 2x24 jam).
3. Input ke sistem sensus harian Tim PMKP.
4. Serahkan laporan kepada Supervisor sebagai atasan langsung pelapor.
5. Periksa laporan dan lakukan grading risiko terhadap insiden yang
dilaporkan. Hasil grading akan menentukan bentuk investigasi dan
analisis yang akan dilakukan, sebagai berikut :
PROSEDUR Grade biru (Risiko rendah) : lakukan investigasi sederhana oleh
atasan langsung, diselesaikan dengan prosedur rutin, waktu maksimal 1
minggu
Grade hijau (Risiko sedang) : lakukan investigasi sederhana oleh
atasan langsung dengan menilai dampak terhadap biaya dan kelola
risiko, waktu maksimal 2 minggu
Grade kuning (Risiko tinggi) : lakukan investigasi komprehensif /
analisis akar masalah / RCA oleh Tim KPRS dengan detil dan perlu
tindakan segera serta membutuhkan perhatian top manajemen, waktu
maksimal 45 hari
PENCATATAN DAN PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN
PASIEN (SENTINEL, KTD, KNC, KTC)
No. Dokumen No. Revisi Halaman
0 2/2

Grade merah (Risiko ekstrim) : lakukan investigasi komprehensif /


analisis akar masalah / RCA oleh Tim KPRS, membutuhkan tindakan
segera, perhatian ke Direktur, waktu maksimal 45 hari.
6. Laporkan dokumentasi hasil investigasi dan laporan insiden ke tim
KPRS dan PMKP.
7. Analisis kembali hasil investigasi dan laporan insiden oleh Tim KPRS
untuk menentukan apakah perlu dilakukan investigasi lanjutan (RCA)
dengan melakukan re-grading.
8. Lakukan analisis akar masalah atau Root Cause Analysis (RCA) untuk
PROSEDUR
grade Kuning/Merah oleh Tim KPRS.
9. Buat laporan dan rekomendasi untuk perbaikan serta Pembelajaran
berupa : Petunjuk/Safety Alert untuk mencegah kejadian yang sama
terulang kembali oleh Tim KPRS.
10. Laporkan hasil RCA, rekomendasi dan rencana kerja kepada Direksi
RS Bedah Surabaya.
11. Berikan umpan balik kepada unit kerja yang terkait mengenai
rekomendasi untuk Perbaikan dan Pembelajaran.
12. Lakukan monitoring dan evaluasi perbaikan oleh tim KPRS dan PMKP.

UNIT TERKAIT Semua Unit Pelayanan Medis dan Penunjang Medis