Anda di halaman 1dari 3

RANGKUMAN TUGAS AKHIR

SISTEM AKUNTANSI MANAJEMEN DALAM PERUSAHAAN

Rangkuman ini disusun untuk memenuhi Komponen Penilaian Mata Kuliah Akuntansi
Manajemen Lanjutan

Disusun Oleh :

Neysa Aprita Kuswara


17/414061/EE/07226

FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS


PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI
UNIVERSITAS GADJAH MADA
2017
A. Sistem Akuntansi Manajemen Peranan dari sistem akuntansi
Sistem Akuntansi Manajemen (SAM) adalah manajemen dalam membantu manajer
sistem informasi yang menghasilkan keluaran memberikan arahan serta mengatasi
(output) dengan menggunakan masukan (input) dan masalah masalah yang timbul dalam
berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi suatu organisasi telah menyebabkan
tujuan tertentu manajemen. Proses adalah inti dari evolusi yang besar dalam implementasi
suatu sistem akuntansi manajemen dan Sistem Akuntansi manajemen (SAM).
dipergunakan untuk mengubah masukka menjadi
keluaran yang memenuhi tugas sistem (Hansen dan Hal ini membutuhkan data eksternal dan bukan
Mowen, 2004 dalam Rante, Rosidi, Djamhuri, keuangan yang menekankan kepada pemasaran,
2014) inovasi produk, perencanaan stratejik dan informasi
Salah satu fungsi dari sistem akuntansi yang berguna dalam mengambil keputusan.
manajemen adalah menyediakan sumber informasi Semakin tingginya tingkat persaingan di pasaran
penting untuk membantu manajemen perdagangan yang disebabkan oleh penggunaan
mengendalikan aktivitasnya serta mengurangi teknologi produksi yang moderen, deregulasi
ketidakpastian lingkungan dalam usaha mencapai ekonomi dan penswastaan perusahaan perusahaan
tujuan organisasi dengan sukses (Gordon & Miller yang dimiliki oleh pemerintah, menyebabkan para
1976, Waterhouse dan Tiessen 1978, Kaplan 1984, pengambil keputusan merasakan bahwa
Anthony, 1995 dalam Nazarudin 1998 dalam penggunaan SAM sangat penting. Disamping
Marina.A,2009). Ketidakpastian lingkungan persaingan yang bersifat global, perkembangan
diidentifikasikan sebagai variabel konstektual produk dan teknologi proses, turun naik nilai mata
dalam sistem akuntansi. Namun dalam kondisi uang dan perubahan perubahan harga bahan
yang tidak pasti proses perencanaan dan mentah juga merupakan faktor faktor penting
pengendalian akan menjadi lebih suit dan banyak dalam mempertimbangkan penerpan SAM
menghadapi masalah ada kejadian di masa yang (Firmansyah.H, 2015)
akan datang suit untuk diperkirakan (Ducan,1997 Chenhall dan Moris menemukan bahwa
dalam Prasetyo,2002 dalam Marina.A,2009) terdapat empat karakteristik informasi yang
dihasilkan oleh SAM, yaitu broad scope,
B. Kondisi Lingkungan Perusahaan timeliness, agregated dan integrated. Tujuan umum
Perubahan lingkungan bisnis yag dihadapi Sistem Akuntansi manajemen adalah :
perusahaan saat ini berlangsung dengan cepat dan 1. Menyediakan informasi yang diperlukan
terus menerus, hal tersebut mengakibatkan dalam perhitungan harga pokok jasa, prosuk,
perusahaan perusahaan melakukan penyesuaian dan tujuan lain yang diinginkan manajemen,
terhadap kondisi yang ada dengan melakukan 2. Menyedikan informasi yang dipergunakan
perubahan strategi dan pengendalian manajemen dalam perencanaan, pengendalian,
yang lebih baik. Setiap perusahaan tentu berusaha pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan,
untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh 3. Menyediakan informasi untuk pengambilan
manajemen puncak (top management) (Mukti, 2012 keputusan, dan
dalam Firmansyah.H, 2015) 4. Membantu mengidentifikasi suatu masalah,
Tujuan Perusahaan itu sendiri pada umumnya dan mengevaluasi kinerja.
mencakup pada pertumbuhan perusahaan, laba Jadi informasi akuntansi manajemen
yang dihasilkan, produktivitas, kelangsungan dibutuhkan dan dipergunakan dalam semua tahap
perusahaan, dan kesejahteraan karyawan. ( manajemen, termasuk perencanaan, pengendalian,
Syamsuddin,2007 dalam Firmansyah.H, 2015 ) dan pengambilan keputusan.(Rante, Rosidi,
Pengambilan keputusan adalah proses Djamhuri, 2014).
manajemen dalam usaha untuk membuat pilihan Menurut Chenhall dan Morris (1986) terdapat
rasional diantara berbagai alternatif. Keputusan empat karakteristik informasi Sistem Akuntansi
dapat ditingkatkan mutunya jika informasi tentang Manajemen yaitu sebagai berikut (dalam
alternatif-alternatif dikumpulkan dan disajikan Muslichah, 2002 dikutip Hasthoro, 2013):
kepada manajer. Salah satu peran utama sistem
akuntansi manajemen adalah menyediakan 1. Ruang Lingkup (Scope)
informasi yang memudahkan proses pengambilan Di dalam sistem informasi, broad
keputusan.(Hasthoro, 2013) scope (lingkup luas) mengacu pada dimensi
fokus, kuantifikasi, dan horison waktu. Sistem
C. Sistem Akuntansi Manajemen Dalam Akuntansi Manajemen tradisional memberikan
Perusahaan informasi yang terfokus pada peristiwa-
peristiwa dalam organisasi, yang dikuantifikasi
Menurut Mia dan Chenhall yang dikutip Fazli dalam ukuran moneter, dan yang berhubungan
(2006:2) dalam Firmansyah.H,2015 bahwa : dengan data historis. Lingkup Sistem Akuntansi
Manajemen yang luas memberikan informasi
yang berhubungan dengan lingkungan eksternal koordinasi antar segmen dari sub unit dan antar
mungkin bersifat ekonomi seperti Gross sub unit. Kompleksitas dan saling
National Product, total penjualan pasar, dan ketergantungan antar sub unit akan
pangsa pasar suatu industri, atau mungkin juga direfleksikan dalam informasi yang terintegrasi
bersifat non ekonomi seperti faktor demografi, dari Sistem Akuntansi Manajemen.
cita rasa konsumen, tindakan para pesaing dan
perkembangan tehnologi. Lingkup Sistem Penutup
Akuntansi Manajemen yang luas mencakup Sistem akuntansi manajemen dalam
ukuran non moneter terhadap karakteristik perusahaan/organisasi yang kompleks
lingkungan eksternal. Disamping itu, lingkup membutuhkan tidak hanya skill yang memadai dari
Sistem Akuntansi Manajemen yang luas akan para manajernya, akan tetapi juga perangkat yang
memberikan estimasi tentang kemungkinan digunakan untuk mendisain, menjalankan, dan
terjadinya peristiwa di masa yang akan datang mengevaluasi sistem tersebut. Lebih dari itu juga
di dalam ukuran probabilitas. dibutuhkan sebuah sistem bagi pengendalian
2. Tepat Waktu (Timelines) manajemen yang mampu mendukung bagi
Kemampuan para manajer untuk terciptanya sistem akuntansi manajemen yang baik.
merespon secara cepat terhadap suatu peristiwa Data yang relevan diproses agar
kemungkinan dipengaruhi oleh timelines Sistem menghasilkan outout berupa informasi yang
Akuntansi Manajemen. Informasi yang tepat memadai. Akuntan manajemen dan manager
waktu meningkatkan fasilitas Sistem Akuntansi bertugas menganalisa data yang relevan untuk
Manajemen untuk melaporkan peristiwa paling kemudian mengambil keputusan-keputusan
akhir dan untuk memberikan umpan balik strategik perusahaan. Keputusan yang tepat
secara cepat terhadap keputusan yang telah tentunya akan memberi manfaat yang positif bagi
dibuat. Jadi tepat waktu mencakup frekuensi organisasi/perusahaan. (Hasthoro, 2013)
pelaporan dan kecepatan
pelaporan. Timing informasi menunjuk kepada Referensi
jarak waktu antara permintaan dan tersedianya https://arwihasthoro.wordpress.com/2013/10/10/sist
informasi dari Sistem Akuntansi Manajemen ke em-akuntansi-manajemen/ diakses 23
pihak yang meminta. November 2017
3. Agregasi (Aggregation) Marina.A, 2019.Pengaruh Sistem Akuntansi
Sistem Akuntansi Manajemen Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial
memberikan informasi dalam berbagai bentuk Dengan Ketidakpastian Lingkungan dan
agregasi yang berkisar dari pemberian bahan Desentralisasi Sebagai Variabel
dasar, data yang tidak diproses hingga berbagai Moderating. Skripsi Universitas
agregasi berdasarkan periode waktu atau area Muhammadiyah Surabaya.
tertentu, misalnya pusat pertanggungjawaban Firmansyah. H, 2015. Pengaruh Sistem Akuntansi
atau fungsional. Tipe agregasi yang lain Manajemen Terhadap Kinerja Manajerial
mengacu pada berbagai format yang konsisten Dengan Persepsi Ketidakpastian
dengan model keputusan formal seperti Lingkungan Sebgai Variabel Moderating.
analisis cash flow yang didiskontokan untuk Skripsi Universitas Widyatama Bandung.
anggaran modal, simulasi dan programasi linier Rante.A, Rosidi, Djamhuri.A, 2014. Jurnal
untuk penerapan anggaran, analisis biaya- Akuntansi Multiparagdima,Volume 5.
volume-laba, dann model pengendalian Nomor 1, April 2014 pp 55-66
persediaan. Dalam perkembangan terakhir,
agregasi informasi merupakan penggabungan
informasi fungsional dan temporal seperti area
penjualan, pusat biaya, departemen produksi
dan pemasaran, dan informasi yang dihasilkan
secara khusus untuk model keputusan formal.
4. Integrasi (integration)
Aspek pengendalian suatu organisasi yang
penting adalah koordinasi berbagai segmen
dalam sub-sub organisasi. Karakteristik Sistem
Akuntansi Manajemen yang membantu
koordinasi mencakup spesifikasi target yang
menunjukan pengaruh interaksi segmen dan
informasi mengenai pengaruh keputusan pada
operasi seluruh sub unit organisasi. Informasi
yang terintegrasi dari Sistem Akuntansi
Manajemen dapat digunakan sebagai alat