Anda di halaman 1dari 2

4.

Ketahanan Nasional sebagai Kondisi

Secara teoritis ketahanan nasional dapat diterapkan disetiap negara.Dalam penerapan


konsepsi kebutuhan nasional situasi dan kondisi negara negara sangat menentukan. Karena
itu meskipun secara konsepsional ketahanan nasional sama, tetapi karena situasi dan kondisi
negara berbeda-beda, maka wujud ketahanan nasional juga berbeda-beda.

Sesuai dengan konsepsi ketahanan nasional, maka kondisi dinamis bangsa dan negara
Indonesia mengandung suatu kemampuan untuk menyusun kekuatan yang dimiliki oleh
bangsan Indonesia. Kekuatan itu diperlukan untuk mengatasi dan menaggulangi berbagai
bentuk ancaman yang dtujukan kepada bangsa dan negara Indonesia.

Sehubungan dengan ketahanan nasional Indonesia, dengan memperhatikan bernbagi


macam bahaya, gangguan yang mengancam, serta situasi dan kondisi dalam negara
Indonesia, maka ditentukan strategi untuk mempertahankan kelangsungan hidup negara
Indonesia. Bagi Indonesia bahaya yang mengancam dapat berupa subversi dan infiltrasi
terhadap suatu bidang kehidupan masyarakat, serta adanya kelemahan-kelamahan yang
inheren dengan suatu masyarakat pluralis yang sedang membangun, maka strategi yang dipilh
adalah strategi untuk mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia.

5. Ketahanan Nasional Sebagai Strategi

Sejarah mencatat bahwa sejak Indonesia diploklamirka sebagai negara merdeka


langsung dihadapkan pada berbagai tantangan dan ancaman. Tantangan dan ancaman tersebut
menyangkut hampir disemua bidang kehidupan nasional, baik pada aspek politik, ekonomi,
sosial-budaya dan pertahanan negara. Memperhatikan tanntangan dan ancaman yang dihadapi
kala itu, banyak negara memprediksi NKRI tidak mungkin mampu mempertahankan
kedaulatnnya (collaps). Namun demikian sejarah membuktikan bahwa Indonesia hingga saat
ini tetap survive.

Bentuk dan ancaman-ancaman serta situasi dan kondisi yang berbeda pada masing-
masing negara, sudah tentu membuat cara yang dipilih untuk mempertahankan kelangsungan
hidup tiap-tiap tidak sama. Dengan kata lain setelah bentuk dan macam ancaman diketahui,
maka terlebih dahulu harus dipelajari situasi dan kondisi di negara bersangkutan. Terkait
kondisi ini setiap negara harus bisa memastikan kekuatan dan kelemahan yang ada. Dengan
mengetahui kekuatan dan kelemahan inilah masing-masing negara menentukan cara yang
tepat (strategi) untuk mengahdapi ancaman yang tengah dan akan terjadi.

Dari pengalam perjuangan mempertahankan dan mengisis kemerdekaan, berntuk dan


macam yang membahayakan kelangsungan hidup NKRI adalah infiltrasi dan subversi pada
semua aspek khidupan dalam kondisi masyarakat pluralis sehingga melemahkan proses
berlangsungnya pembangunan. Dalam rangka menghadapi ancaman ini, bagi Bangsa
Indonesia strategi yang dipandang cocok adalah strategi ketahanan nasional. Dengan kata
lain, untuk mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan Negara Kesatuan Republik
Indonesia, cara yang tepat adalah dengan dengan memantapkan ketahanan nasional. Karena
itu tidaklah berlebihan jika ketahanan nasional dikatakan sebagai doktrindalam pelaksanaan
pembangunan nasional Indonesia.