Anda di halaman 1dari 2

I

7. Bagaimanakah perkembangan radiasi evolusi amphibia yang diduga terjadi selama


periode karbon?
Selama periode karbon, Ichthyostegid primitif berkembang melalui jalur:
1. Embolomere
Kelompok ini bukan amphibia yang sudah maju, ukurannya lebih besar daripada nenek
moyangnya yaiatu Ichthyostegid. Contohnya Eogrynus yang panjangnya 5 meter, tetapi
Maih bersifat akuatik karena tungkainya masih lemah untuk ukuran tubuhnya yang
besar. Tulang tengkorak mengalami osifikasi sempurna, dan tulang belakang sudah
kuat. Struktur tulang belakang penting untuk klasifikasi amphibia pertama ini. Pada
dasarnya Ichthyostegid mempunyai centrum vertebrae yang terdiri atas 2 bagian, yaitu
intercentrum dan pleurocentrum di atasnya, dimana terdapat neural spine. Pada
embolomere kedua bagian ini ada, tetapi vertebra bertumpang tindih pada kedua bagian
ini, sehingga hewan menjadi lebih kuat dan lebih bebas bergerak di darat.
2. Rachitome
Amphibia ini berkembang setelah kemunculan embolomere pada periode karbon awal,
bertahan hingga periode Trias dan selama periode Permian menjadi betuk kehidupan
yang dominan.
3. Stereospondyl
Kelompok ini semula sangat berkembang populasinya, kemudian punah pada akhir
periode Trias, yang menggambarkan akhir evolusi labyrinthodot. Sekalipun berhasil
dalam cara beradaptasi, namun merupakan amphibia yang mengecewakan karena pada
akhirnya kembali pada bentuk kehidupan air, dengan konsekuensi tulang-tulangnya
semakin lemah dan tereduksi.
8. Mengapa ada dugaan nenek moyang amphibian masa kini bersifat polifiletik?
sekelompok organisme dikatakan parafiletik jika grup/spesies yang paling baru dari nenek
moyang yang sama tetapi tidak mengandung semua keturunan dari nenek moyang. Pada Ordo
Urodela (Newt dan Salamander) dan Ordo Apoda (butam tak bertungkai, dan hidup di dalam
tanah) tampaknya berdivergensi dari kelompok Ichthyostegid karena bentuk kehidupan yang
sangat berbeda dengan nenek moyangnya.

II
1.Mengapa evolusi reptilian disebut sebagai evolusi defensif? Berikan penjelasannya!
Evolusi reptilian disebut sebagai evolusi defensif karena beradaptasi terhadap kekeringan
yang terjadi secara gradual pada genangan air periode Devon. Kekeringan menyebabkan reptil
mencari peluang kehidupan pada lingkungan darat yang ternyata potensial.
2. Amphibian diduga merupakan nenek moyang reptilia. Tahap evolusi apa yang
membedakan reptilia dan amphibia?
Tahap evolusi yang membedakan reptilia dan amphibia:
a. Telur Amniotik
Perkembangan telur amniotik merupakan perbedaan yang mendasar antara amphibia
dan reptil.
1. Telur diliputi oleh cangkang yang keras untuk menghidari dehidrasi.
2. Telur memiliki cadangan makanan (yolk) bagi embrio reptil yang sedang tumbuh
agar kelak dapat menetas menjadi reptil muda,
3. Sistem membran di dalam telur menyebabkan telur berfungsi sebagai kolam
miniatur dimana embrio dapt berkembang, dan memiliki kantung untuk
menampung hasil ekskresi.
Dalam perkembangannya, telur amniotik ini mengeliminasi tahap larva yang
bernafas dengan insang. Reptil akan menetas dari telur ini sebagai hewan
dewasa, tanpa proses metamorfosis. Gamet-gamet tidak dapat dilepaskan ke
dalam air, dan fertilisasi harus efektif. Hal ini memicu perkembangan organ
kopulasi.
b. Sisik
Sebagai hewan darat, maka reptil perlu mempertahankan diri dari kekeringan, sehingga
sisik dan scute berkembang dengan baik agar tubuh tidak kehilangan cairan. Tetapi
sisik yang menjadi ciri khas reptil justru tidak ada pada bentuk reptil awal.
3. Bagaimanakah perkembangan evolusi reptilia berdasarkan bukti fosil yang
memperkuat dugaan bahwa nenek moyang reptilia adalah amphibia?
Fosil Seymouria yang ditemukan talah lama dianggap sebagai fosil antara amphibia dan reptil.
Seymouria merupakan tetrapoda kecil (panjang 60 cm), fosilnya ditemukan pada lapisan
Permian bawah di Texas. Ada berbagai pendapat yang kontroversial tentang posisi sistematika
Seymouria karena menunjukkan ciri campuran antara amphibia dan reptil. Ciri amphibi
meliputi rangkaian tulang tengkoraknya, adanya otic notch (pada reptil tidak ada), gigi
labyrinthodont, leher pendek dan adanya saluran garis lateral. Ciri sebagai reptil adalah
perbedaan antara tulang atlas dan vertebra , fusi tulang vertebra ke dua menjadi tulang sacrum
dan tulang jari dengan pola reptil. Seymouria memiliki keunikankarena memiliki ciri amphibia
pada bagian tengkoraknya dan ciri reptilia pada tubuhnya. Hal ini yang memperkuat dugaan
bahwa nenek moyang reptilia adalah amphibia.