Anda di halaman 1dari 6

MATA KULIAH : AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK

Dimisalkan bahwa, sejak tahun 20X1, pemerintah pusat Republik Indonesia memulai menerapkan
standar akuntansi pemerintahan di lingkungannya. Persiapan-persiapan untuk menyusun laporan
keuangan telah dilakukan, termasuk persiapan untuk menyusun neraca awal tahun. Dari langkah
persiapan tersebut, dihasilkan data sebagai berikut:

No URAIAN JUMLAH
(Rupiah)
1 Kas di Bendahara Pembayar 20.000.000
2 Kas di Bendahara Penerima 560.000.000
3 Kas di Bank Indonesia 340.000.000
4 Piutang 75.000.000
5 Persediaan 15.000.000
6 Tanah 60.000.000
7 Peralatan dan Mesin 350.000.000
8 Gedung dan Bangunan 240.000.000
9 Jalan, Irigasi, dan Jaringan 600.000.000
10 Investasi Jangka Pendek 50.000.000
11 Investasi Jangka Panjang 130.000.000
12 Kewajiban Jangka Pendek Bagian Lancar Hutang 210.000.000
LN
13 Kewajiban Jangka Panjang Hutang LN 950.000.000

Langkah berikutnya yang harus dilakukan oleh unit pemerintah pusat adalah menyusun neraca awal.
Jurnal-jurnal yang perlu disusun untuk kepentingan itu adalah:

Atas kas yang tersedia, setelah dilakukan kas opname atau rekonsiliasi bank, dilakukan penjurnalan
sebagai berikut: (untuk penyederhanaan, angka yang tercantum dalam jurnal dalam ribuan rupiah)

1. Penjurnalan Saldo Awal Kas

Sistem Akuntansi Umum (SAU)

Kas di Bendahara Pembayar 20.000


Uang Muka dari Kas Umum Negara 20.000

Kas di Bendahara Penerima 560.000


Pendapatan yang Ditangguhkan .. 560.000

Sistem Akuntansi Instansi (SAI)

Instansi A
Kas di Bendahara Pembayar 15.000
Uang Muka dari Kas Umum Negara 15.000
Kas di Bendahara Penerima 450.000
Pendapatan Ditangguhkan 450.000

Instansi B
Kas di Bendahara Pembayar 5,000
Uang Muka dari Kas Umum Negara 5.000
Kas di Bendahara Penerima 110.000
Pendapatan Ditangguhkan 110.000

Sistem Akuntansi Kas Umum Negara (SAKUN)

Kas di Bendahara Pembayar 20,000


Saldo Anggaran Lebih .. 20.000

Kas di Bank Indonesia Saldo 340,000


Anggaran Lebih .. 340.000

2. Penjurnalan Saldo Awal Piutang

Sistem Akuntansi Umum (SAU)

Piutang .. 75.000
Cadangan Piutang . 75.000

Sistem Akuntansi Instansi (SAI)

Instansi A

Piutang .. 60.000
Cadangan Piutang . 60.000

Instansi B
Piutang .. 15.000
Cadangan Piutang . 15.000

Sistem Akuntansi Kas Umum Negara (SAKUN)

Tidak ada jurnal

3. Penjurnalan Saldo Awal Persediaan

Sistem Akuntansi Umum (SAU)

Persediaan .. 15.000
Cadangan Persediaan . 15.000
Sistem Akuntansi Instansi (SAI)

Instansi A

Persediaan .. 10.000
Cadangan Persediaan . 10.000

Instansi B
Persediaan .. 5.000
Cadangan Persediaan . 5.000

Sistem Akuntansi Kas Umum Negara (SAKUN)

Tidak ada jurnal

4. Penjurnalan Saldo Awal Aktiva Tetap

Sistem Akuntansi Umum (SAU)

Tanah 60.000
Peralatan & Mesin 350.000
Gedung & Bangunan 240.000
Jalan, Irigasi & Jaringan 600.000 1.250.00
Diinvestasikan dalam Aset Tetap . 0

Sistem Akuntansi Instansi (SAI)

Instansi A
Tanah 40.000
Peralatan & Mesin 250.000
Gedung & Bangunan 150.000
Jalan, Irigasi & Jaringan 420.000
Diinvestasikan dalam Aset Tetap . 870.000

Instansi B
Tanah 20.000
Peralatan & Mesin 100.000
Gedung & Bangunan 90.000
Jalan, Irigasi & Jaringan 180.000 320.000
Diinvestasikan dalam Aset Tetap .

Sistem Akuntansi Kas Umum Negara (SAKUN)

Tidak ada jurnal


5. Penjurnalan Saldo Awal Investasi

Sistem Akuntansi Umum (SAU)

Investasi Jangka Pendek 50.000


Diinvestasikan dalam Investasi Jangka Pendek 50.000
Investasi Jangka Panjang 130.000
Diinvestasikan dalam Investasi Jangka Panjang 130.000

Sistem Akuntansi Instansi (SAI)

Instansi A
Investasi Jangka Pendek 40.000
Diinvestasikan dalam Investasi Jangka Pendek 40.000

Investasi Jangka Panjang 100.000


Diinvestasikan dalam Investasi Jangka Panjang 100.000

Instansi B

Investasi Jangka Pendek 10.000


Diinvestasikan dalam Investasi Jangka Pendek 10.000
Investasi Jangka Panjang 30.000
Diinvestasikan dalam Investasi Jangka Panjang 30.000

Sistem Akuntansi Kas Umum Negara (SAKUN)

Tidak ada jurnal

6. Penjurnalan Saldo Awal Hutang

Sistem Akuntansi Umum (SAU)

Dana yang harus disediakan u/ pembay Utang Jk Pendek 210.000


Kewajiban Jangka Pendek 210.000

Dana yang harus disediakan u/ pembay Utang Jk Panjnag 950.000


Kewajiban Jangka Panjang 950.000

Sistem Akuntansi Instansi (SAI)

Instansi A
Dana yang harus disediakan u/ pembay Utang Jk Pendek 150.000
Kewajiban Jangka Pendek 150.000

Dana yang harus disediakan u/ pembay Utang Jk Panjnag 750.000


Kewajiban Jangka Panjang 750.000
Instansi B
Dana yang harus disediakan u/ pembay Utang Jk Pendek 60.000
Kewajiban Jangka Pendek 60.000

Dana yang harus disediakan u/ pembay Utang Jk Panjnag 200.000


Kewajiban Jangka Panjang 200.000

Sistem Akuntansi Kas Umum Negara (SAKUN)


Dana yang harus disediakan u/ pembay Utang Jk Pendek 210.000
Kewajiban Jangka Pendek 210.000
Tidak ada Jurnal

Dengan demikian, dari jurnal-jurnal diatas, maka dapat disusun neraca awal pemerintah pusat
sebagai berikut:
NERACA PEMERINTAH
PUSAT PER 1 JANUARI
20x1

APBN YANG DISAHKAN

Dimisalkan bahwa APBN yang disetujui oleh DPR adalah:

No Keterangan APBN
(dalam
Rp)
1 Pendapatan :
- Pendapatan Pajak 1.650.000.000
- Pendapatan Retribusi
700.000.000
Jumlah Pendapatan
2.350.000.000
Belanja :
2 - Belanja Pegawai
- Belanja Barang dan Jasa 600.000.000
Belanja Modal : 950.000.000
- Belanja Gedung & Bangunan
- Belanja Jalan, Irigasi dan Jaringan 400.000.000
Jumlah Belanja 450.000.000
Surplus/Defisit Tahun Berjalan 2.450.000.000
3 Pembiayaan : (50.000.000)
4 Penerimaan Pembiayaan :
- Penggunaan SiLPA
- Pinjaman Luar Negeri 10.000.000
Jumlah Penerimaan 60.000.000
Pembiayaan 70.000.000
Pengeluaran Pembiayaan :
- Pembayaran Pokok Pinjaman LN 20.000.000
20.000.000
Jumlah Pengeluaran
5 50.000.000
Pembiayaan
Pembiayaan Netto

Pencatatan yang dilakukan adalah sebagai berikut:


Sistem Akuntansi Umum (SAU)

Estimasi Pendapatan 1.650.00


Pajak Surplus/Defisit 0 1.650.00
0
Estimasi Pendapatan 700.000
Retribusi Surplus/Defisit 700.000
Surplus/Defisit 1.550.00
Apropriasi Belanja Pegawai 0 600.000
Apropriasi Belanja Barang & Jasa 950.000
Surplus/Defisit 850.000
Apropriasi Belanja Gedung & Bangunan 400.000
Apropriasi Belanja Jalan, Irigasi & Jaringan 450.000

Sistem Akuntansi Instansi (SAI)

Instansi A
Estimasi Pendapatan Pajak 1.000.00
Surplus/Defisit 0 1.000.00
0
Estimasi Pendapatan Retribusi 500.000
Surplus/Defisit 500.000

Surplus/Defisit 1.000.00
Apropriasi Belanja Pegawai 0 350.000
Apropriasi Belanja Barang & Jasa 650.000
Surplus/Defisit 650.000
Apropriasi Belanja Gedung & Bangunan 250.000
Apropriasi Belanja Jalan, Irigasi & Jaringan 350.000

Instansi B
Estimasi Pendapatan 650.000
Pajak Surplus/Defisit 650.000

Estimasi Pendapatan 200.000


Retribusi Surplus/Defisit 200.000
Surplus/Defisit 550.000
Apropriasi Belanja Pegawai 250.000
Apropriasi Belanja Barang & Jasa 300.000
Surplus/Defisit 200.000
Apropriasi Belanja Gedung & Bangunan 150.000
Apropriasi Belanja Jalan, Irigasi & Jaringan 100.000

Sistem Akuntansi Kas Umum Negara (SAKUN)

Tidak ada jurnal

Anda mungkin juga menyukai