Anda di halaman 1dari 5

Hal: Permohonan Wali Adhal

Demak, ..........

Kepada Yth.
Ketua Pengadilan Agama Demak
Di
Jakarta

Assalamuallaikum Wr. Wb.


Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : ..........binti.......................
Umur : ...... tahun
Agama : Islam
Pekerjaan : ........
Tempat Kediaman di : Jl. .....No. ...., RT. ...RW...., Kelurahan ....,
Kecamatan ...., Kabupaten Demak.
Sebagai Pemohon.
Dengan ini mengajukan permohonan Wali Adhol:
Tentang permasalahnnya:
1. Bahwa, Pemohon bermaksud akan melangsungkan pernikahan
dengan seorang laki-laki pilihan yang bernama :
Nama : .............bin..............
Umur : .....tahun
Agama : Islam
Pekerjaan : ...........
Tempat Kediaman di : Jl. .....No. ...., RT. ...RW...., Kelurahan ....,
Kecamatan ...., Kabupaten............

2. Bahwa, antara Pemohon dengan calon suami sudah saling mencintai,


sehingga Pemohon berniat untuk melangsungkan pernikahan;
3. Bahwa, Pemohon dan calon suami telah menyampaikan maksud
tersebut kepada ayah kandung Pemohon yang bernama:
Nama : .........bin...................
Umur : ......tahun
Agama : Islam
Pekerjaan : ........
Tempat kediaman di : Jl. .....No. ...., RT. ...RW...., Kelurahan ....,
Kecamatan ...., Kabupaten.............
Namun tidak mendapatkan restu dari pihak wali perempuan karena pihak
wali perempuan tidak suka kepada calon suami, dikarenakan calon
suami ................
4. Bahwa, antara Pemohon dengan calon suami merasa sudah kafaah /
Sekufu dan tidak ada larangan untuk melangsungkan pernikahan serta
semua syarat pernikahan telah terpenuhi;
5. Bahwa, pada tanggal......bulan.....tahun......calon suami Pemohon
bersama keluarganya telah datang melamar kepada orang tua/keluarga
Pemohon namun ayah kandung Pemohon menolak lamaran tersebut.
6. Bahwa, sehubungan Pemohon dengan calon suami Pemohon akan
segera melangsungkan pernikahan di Demak, maka Pemohon mohon
agar ketua Pengadilan Agama menetapkan adhalnya wali Pemohon, dan
menunjuk Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan..........(tempat
kediaman Pemohon ), Demak sebagai wali hakim dalam pernikahan
tersebut;
7. Bahwa Pemohon sanggup membayar biaya perkara;
8. Bahwa, berdasarkan dalil dan alasan tersebut di atas, maka dengan
ini Pemohon memohon kepada Bapak Ketua Pengadilan Agama Demak
cq. Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini untuk memberikan
penetapan sebagai berikut :
1. Mengabulkan permohonan Pemohon;
2. Menyatakan wali Pemohon yang bernama .............bin............
sebagai wali adhal;
3. Menunjuk Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan
.............Kabupaten Demak untuk bertindak selaku wali hakim dalam
perkawinan antara Pemohon (......binti........) dengan calon suaminya
yang bernama ............. bin .................;
4. Membebankan biaya perkara ini sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.

Atau apabila Majelis Hakim berpendapat lain, mohon penetapan seadil-


adilnya;
Wassalamuallaikum Wr.Wb.

Hormat Pemohon,

................binti..........

Kepada
Yth. Ketua Pengadilan Agama Demak
Demak
Hal: Permohonan Wali Adhal
Demak, ..........

Kepada Yth.
Ketua Pengadilan Agama Demak
di
Demak
Assalamuallaikum Wr. Wb.
Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : ..........binti.......................
Umur : ...... tahun
Agama : Islam
Pekerjaan : ........
Tempat Kediaman di : Jl. .....No. ...., RT. ...RW...., Kelurahan ....,
Kecamatan ...., Kabupaten Demak.
Selanjutnya disebut Pemohon ;
Dengan ini mengajukan perwalian terhadap anak :
Nama : ..........bin......................
Umur : ...... tahun
Agama : Islam
Pekerjaan : ........
Tempat Kediaman di : Jl. .....No. ...., RT. ...RW...., Kelurahan ....,
Kecamatan ...., Kabupaten Demak.
Adapun alasan/dalil-dalil sebagai berikut:
1. Bahwa, permohonan ini adalah permohonan perwalian atas
anak di bawah umur penetapan mana diperlukan untuk memenuhi
kelengkapan administratif dalam melakukan tindakan hukum untuk
atas nama anak tersebut;
2. Bahwa, Pemohon adalah saudara kandung dari Almarhum
.........bin........;
3. Bahwa, Almarhum ............bin.......dan Almarhumah .............binti
........ semasa hidupnya hanya menikah 1 (satu) kali yaitu berdasarkan
kutipan akta nikah No................yang dikeluarkan oleh pegawai pencatat
nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan ..........., Kabupaten
Demak;
4. Bahwa, perkawinan Almarhum..........bin.........dan
Almarhumah..........binti.......telah memiliki 1 (satu) orang anak kandung
yaitu.............bin..............;
5. Bahwa, orang tua kandung Almarhum.........bin.........yang
bernama bapak ..........bin........ telah meninggal pada tahun .........., dan
Ibu ........binti........ telah meninggal pada tahun ............. ;
6. Bahwa, orang tua kandung Almarhumah.........binti.........yang
bernama bapak ..........bin........ telah meninggal pada tahun .........., dan
Ibu ........binti........ telah meninggal pada tahun ............. ;
7. Bahwa, semenjak orang tua kandung dari ................bin.............
meninggal dunia, pemohonlah yang mengasuh, merawat, dan mendidik
anak tersebut serta tinggal bersama di kediaman Pemohon;
8. Bahwa, berdasarkan Kompilasi Hukum Islam (KHI) pasal 156
apabila anak yang belum mumayyiz berhak mendapat hadhanah dan
ibunya, kecuali bila ibunya meninggal dunia maka kedudukannya
digantikan oleh neneknya;

Bahwa, karena nenek dari ...............bin.............. telah meninggal maka


yang berhak atas perwalian anak tersebut dipindahkan kepada
Pemohon selaku saudara kandung dari .............bin........... yang
bertindak sebagai wali bagi anak tersebut guna melakukan tindakan
dan perbuatan hukum dan guna mewakili kepentingan si anak yang
seluas-luasnya baik di luar dan di dalam pengadilan ;
9. Bahwa, Pemohon mengajukan permohonan perwalian ini agar
diterbitkan penetapan perwalian atas anak yang bernama
......bin.......karena diperlukan guna memenuhi serta melengkapi
persyaratan dokumen/administratif guna berhubungan dengan pihak
ketiga serta hal-hal lainnya yang berkenaan dengan itu;
10. Bahwa Pemohon sanggup membayar biaya perkara ini;

Berdasarkan hal-hal sebagaimana diuraikan di atas, Pemohon mohon agar


Yang Mulia Ketua Pengadilan Agama Demak berkenan segera menetapkan
Majelis Hakim, hari sidang, dan memeriksa perkara serta selanjutnya
memutuskan sebagai berikut:
1. Mengabulkan permohonan Pemohon;
2. Menetapkan anak yang bernama.........bin......, umur/lahir
tanggal........, laki-laki/perempuan, dibawah perwalian Pemohon
(........bin.........);
3. Membebankan kepada Pemohon untuk membayar biaya
perkara ini;
Atau
Apabila majelis hakim berpendapat lain mohon penetapan seadil-adilnya
(ex aequo et bono);

Demikian atas terkabulnya permohonan ini, Pemohon menyampaikan


terima kasih;

Wassalam,
Pemohon

............bin.............