Anda di halaman 1dari 6

TUGAS PRA PRAKTIKUM

FISIKA UMUM

PESAWAT ATWOOD

Tanggal Pengumpulan : Senin, 13 November 2017

Nama : Astri Amelia Youztima

NIM : 11170161000028

Kelompok/Kloter : 6 (Enam)/1

Nama Anggota :

1. Dinda 11170161000030

Kelas : Pendidikan Biologi 1A

LABORATORIUM FISIKA DASAR

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH

JAKARTA

2017
1. Jelaskan apa yang kamu ketahui mengenai pesawat atwood?
Pesawat Atwood adalah alat yang digunakan untuk menjelaskan hubungan antara
tegangan tali, energi potensial, energi kinetik dengan menggunakan 2 pemberat yang
bermassa beda, dihubungkan dengan tali pada sebuah katrol. Benda yang lebih berat
diletakkan lebih tinggi dibanding yang lebih ringan, dan brkaitan erat dengan hukum 1
dan hukum 2 Newton body note

2. Jelaskan materi gerak lurus!


Gerak lurus termasuk materi tentang kinematika. Kinematika merupakan ilmu yang
mempelajari tentang gerak tanpa memerhatikan penyebab timbulnya gerak. Gerak lurus
merupakan perubahan dari posisi suatu benda pada bidang yang lurus. Secara garis besar
gerak lurus dibagi menjadi dua :
1. Gerak Lurus Beraturan (GLB)
Suatu benda dapat dikatakan mengalami gerak lurus apabila lintasan yang ditempuh
oleh benda tersebut berupa garis lurus dan kecepatannya selalu konstan setap saat.
Secara matematis, persamaan gerak lurus dapat dituliskan

Dimana :
s : Jarak yang ditempuh (m)
v : kecepatan (m/s)
t : waktu yang diperlukan (s)
2. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)
Suatu benda yang kecepatannya berubah secara beraturan terhadap waktu dan
litasannya berupa garis lurus, maka benda tersebut telah mengalami GLBB dan akan
memiliki percepatan tetap. Jika pada ssat t1 = 0 benda telah memiliki kecepatan v0
dan pada saat t2 = t benda memiliki kecepatan vt maka secara matematis rumus
kecepatan akhir pada benda yang bergerak lurus berubah beraturan adalah :
Vt = V0 + at kurang

Dimana :
Vt = kecepatan akhir (m/s)
V0 = Kecepatan awal (m/s)
a = percepatan (m/s2)
t = waktu yang diperlukan selama perubahan kecepatan (s)
(tri_sunarwan.staff.gunadarma.ac.id)
3. Apa pengertian dari:
Kelajuan

Kelajuan menyatakan jarak sebuah benda yang bergerak dalam selang waktu
tertentu. Kelajuan merupakan besaran skalar, maka kelajuan tidak memiliki arah
dan dituliskan dalam satuan m/s atau km/jam
(tri_sunarwan.staff.gunadarma.ac.id)
Kecepatan

Kecepatan menyatakan perpindahan sebuah benda yang bergerak dalam selang


waktu tertentu. Kecepatan merupakan besaran vektor, sehingga tergantung
arahnya. Ada 2 jenis kecepatan yaitu kecepatan rata-rata dan kecepatan sesaat.
Secara matematis kecepatan dapat dituliskan dalam rumus :
( )
Kecepatan (v) = ( )

(tri_sunarwan.staff.gunadarma.ac.id)
Vektor
Vektor adalah besaran yang memiliki nilai serta arah. Besaran vektor harus
dinyatakan dengan suatu angka dan arah. Contoh dari besaran vektor adalah
kecepatan, percepatan, gaya, momentum impuls dan lain-lain. Kita tidak bisa
menyatakan besaran vektor dengan nilai dan satuannya saja, tetapi arah pada
besaran vektor sangat diperlukan. (tri_sunarwan.staff.gunadarma.ac.id)

Skalar
Skalar merupakan besaran yang tidak memiliki arah seperti besaran vektor.
Besaran skalar cukup dinyatakan dengan angka dan satuannya seperti waktu,
daya, energi, suhu, massa, panjang dan dan lain-lain (Bueche, 2006: 1).

Percepatan
Percepatan adalah perubahan kecepatan persatuan waktu. Kecepatan memiliki
satuan m/s. Sama seperti kecepatan, percepatan juga memiliki percepatan rata-
rata dan percepatan sesaat. Percepatan sesaat adalah perubahan kecepatan dibagi
waktu yang dibutuhkan untuk merubah kecepatan itu dalam selang waktu tertentu
(Priyambodo,2013:66-67)
4. Apakah hipotesis pada percobaan ini menurut kamu?
i. Besar kecilnya nilai massa suatu benda mempengaruhi kecepatan dari benda
tersebut
ii. Massa benda berbanding lurus dengan kecepatan benda
5. Buktikan persamaan =

Rumus persamaan awal :

s = Vo.t +
Kecepatan awal dianggap 0 (karena benda tidak memiliki kecepatan awal) maka :
s = (0 ) ( )

s = 0+

2s =

( )
6. Buktikan rumus T =

Karena ini adalah


Tinjauan Benda 1 :
=

( ) ( ) ...(Persamaan 1)
Tinajauan benda 2 :
=
T =
( )
Maka = (Persamaan 2)

Substitusikan persamaan (2) ke persamaan awal atau persamaan (1)


( ) ( )
( )
( ) ( )

( )
( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( )
( )

7. Hukum Newton berapakah yang bekerja pada pesawat atwood?


Pada pesawat Atwood berlaku hukum 1 Newton dan hukum 2 Newton. Hukum 1
Newton berbunyi yang berarto setiap benda akan mempertahankan
keadaanya selama tidak ada gaya lar yang bekerja atau tidak ada gaya yang diberikan
pada sistem tersebut. Hukum ini menjelaskan bahwa benda yang bergerak akan tetap
bergerak, dan benda yang diam akan tetap diam selama benda tersebut tidak
dipengaruhi gaya apapun. Sedangkan hukum 2 Newton berbunyi Percepatan sebuah
benda berbanding lurus dengan gaya yang terjadi padanya dan berbanding terbalik
dengan massa benda tersebut. Secara matematis hukum 2 Newton dapat dituliskan
. Dimana F adalah gaya, m adalah massa benda, dan a adalah percepatan
suatu benda. (Giancoli,2014:95-97)

8. Jelaskan bagaimana cara kerja lift!


pada dasarnya prinsip kerja lift menyerupai seperti konsep timbangan konvesional
hanya saja dengan bentuk, ruang dan kondisi yang berbeda. Pada lift kereta elevator
berpran sebagai objek yang nanti berisi penumpang dan counterweight sebagai
pemberatnya. Pada lift juga terdapat titik tengah tetapi berupa mesin yang
menggerakan kereta dan counterweight. Lift mempunyai beban pemberat
(counterweight) tetap dan kereta yang beratnta berubah ubah (Kurniawan,2015)
DAFTAR PUSTAKA
Bueche, J. Frederick & Eugene Hecht. 2006. Fisika Universitas. Edisi Kesepuluh.
Jakarta: Erlangga.
Giancoli, D. C. 2014. Fisika: Prinsip dan Aplikasi Jilid I. Edisi Ketujuh. Jakarta:
Erlangga.

Jati, Bambang dan Tri Kuntoro Priyambodo.2013.Fisika dasar Untuk Mahasiswa Ilmu
Ilmu Eksakta, teknik dan Kedokteran . Jakarta : CV.Andi

Kurniawan,NZ . 2015. Prinsip kerja pada lift. Diambil dari sir.sitkom.ac.id diakses pada
tanggal 13 November 2017 Pukul 02.35 WIB

(tri_sunarwan.staff.gunadarma.ac.id) BAB III Gerak Lurus Diakses pada tanggal 12


November 2017 Pukul 19.45 WIB

Anda mungkin juga menyukai