Anda di halaman 1dari 3

Muhasabah Pagi

KETELADANAN YG MAKRUF MENUJU KHAIR (1)

Saudaraku...

HOSSEIN ASKARI, Guru Besar Politik dan Bisnis di Universitas George Washington, AS melakukan
studi utk mengetahui di negara manakah di dunia ini NILAI2 ISLAM YG UNIVERSAL(bukan aspek
Aqidah, Ibadah, dan Syariah hudud) paling banyak diaplikasikan.

Salah satu indikator yg digunakan: KEBERSIHAN, KETERTIBAN, DAN KERAPIAN.

Selain aspek penegakan hukum, indeks korupsi, pemerataan ekonomi, pemimpin yg adil.

Hasil penelitian Askari yg meliputi 208 negara itu sangat mengejutkan, tak satupun negara Islam
menduduki 25 besar.

Dr studi itu, Irlandia, Denmark, Luksemburg, dan Selandia baru sebagai negara lima besar yg
PALING ISLAMI di dunia.

Negara2 lain, menerapkan ajaran Islam paling nyata adalah Swedia, Singapura, Finlandia,
Norwegia, dan Belgia.

Bagaimana negara2 Islam?

Malaysia peringkat 33, sementara negara2 Islam lain di posisi, Kuwait ke 48, Arab Saudi 91 dan
Qatar 111.

Dimanakah Indonesia ?.

Marilah instropeksi diri dlm KONTEKS DAWAH kita sebagai Muslim.

"Dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat MENYERU (yad'una) kpd KEBAJIKAN
(khair), menyuruh (ya'muruna) kpd yg MAKRUF dan mencegah dr yg mungkar, merekalah orang2
yg beruntung." (Ali Imran 104).

Mari kita cermati ayat di atas. Apa perbedaan makna antara KHAIR dan MAKRUF? .

Dlm Alquran, terjemahan ke 2 kata itu adalah KEBAJIKAN.

KHAIR adalah KEBAJIKAN yg baru bisa dipahami oleh manusia bila menggunakan KACA MATA
ISLAM.

Misal, SHALAT, PUASA. Orang di luar Islam bertanya2 dan tidak paham. Ngapain Muslimin capek2
shalat lima kali sehari dan menahan lapar dan haus, puasa sebulan?

Mereka nggak ngerti dan paham, krn tidak menggunakan sudut pandang Islam.
Sedangkan, MAKRUF adalah KEBAJIKAN yg bisa dipahami oleh semua orang tanpa hrs
menggunakan sudut pandang Islam.

Misal, Disiplin, Jujur, Tertib, Bersih, Amanah, Adil, Santun, Pemurah.

Orang2 diluar Islam, apapun agamanya, ngerti dan paham, bahwa sifat2 diatas adalah
KEBAJIKAN.

INILAH yg kemudian POPULER disebut sebagai NILAI2 ISLAM YG UNIVERSAL.

INI PULA, yg kerap dijadikan INDIKATOR PENELITIAN utk meneliti negara atau kota PALING
ISLAMI di dunia.

(Bersambung ).

Muhasabah Siang

KETELADANAN YG MAKRUF MENUJU KHAIR (2)

Saudaraku...

Itulah mengapa redaksi Alquran pd Surat Ali Imran 104 di atas menggunakan kata YAD'UNA
(mengajak) utk KHAIR dan YA'MURUNA (memerintahkan) utk MAKRUF.

Krn, Makruf itu Kebajikan Universal, mk pesan Alquran, PERINTAHKAN manusia melakukan
makruf. Siapapun orangnya dan agamanya mesti mengakui dan memahami makruf itu kebajikan.

Sedangkan, kpd KHAIR, pesan Alquran, AJAKLAH manusia menuju KHAIR.

Krn, KHAIR adalah KEBAJIKAN yg baru bisa dipahami dgn SUDUD PANDANG ISLAM.

Maka, AJAKLAH DAN SERULAH MANUSIA, BUKAN PERINTAHKAN.

APA PELAJARANNYA?

Dgn penggunaan redaksi yg berbeda dlm ayat di atas, Alquran ingin berpesan kpd kita Muslimin,

JADILAH KALIAN YG TERDEPAN DAN TERBAIK DLM HAL2 MAKRUF, agar kalian bisa MENGAJAK
manusia (diluar Islam) MENUJU KHAIR (tertarik kpd Islam dan akhirnya memeluk Islam) .

Bila kita berantakan dlm hal2 makruf (disiplin, jujur, tertib, amanah, bersih, santun, adil,
pemurah, dll), bagaimana kita bisa mengajak orang2 diluar Islam MENUJU KHAIR?.

Bagaimana bisa mereka akan tertarik kpd Islam, jika melihat contoh perilaku tidak ISLAMI dr
umat Muslim sendiri? .

Surat Ali Imran 104 Inilah ayat perintah dakwah.


Demikianlah strategi dan metode dakwah yg diajarkan Alquran dan telah diteladankan dgn
sempurna oleh Rasulullah Saw dan generasi sahabat.

Berapa banyak orang2 Quraisy tertarik memeluk Islam krn KEINDAHAN dan KELUHURAN akhlak
dan pribadi Rasulullah Saw.

Saudaraku...

Sudahkah kita menjadi teladan dlm hal makruf agar tersyiar INDAH AJARAN ISLAM ini kpd
orang2 diluar Islam?.

Dgn keteladanan dlm hal2 makruf, ajakan kita kpd mereka menuju KHAIR menjadi powerful. Dan
pd akhirnya, mereka tertarik kpd Islam dan Semoga memeluk Islam, aamiin.

Barakallahu fikum.

Semoga bermanfaat