Anda di halaman 1dari 3

Pengertian Teknologi Digital

1. Teknologi merupakan keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan


bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Dalam pengertiannya yang lain teknologi
merupakan penerapan dari ilmu pengetahuan yang dimiliki manusia. Secara umum, teknologi dapat
didefinisikan sebagai entitas, benda maupun tak benda yang diciptakan secara terpadu melalui
perbuatan, dan pemikiran untuk mencapai suatu nilai. Dalam penggunaan ini, teknologi merujuk pada
alat dan mesin yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah di dunia nyata secara tepat
dan akurat. Sinyal tersebut disebut sebuah bit.

2. Digital berasal dari kata Digitus, dalam bahasa Yunani berarti jari jemari. Apabila kita hitung jari
jemari orang dewasa, maka berjumlah sepuluh (10). Nilai sepuluh tersebut terdiri dari 2 radix, yaitu 1
dan 0, oleh karena itu digital merupakan penggambaran dari suatu keadaan bilangan yang terdiri dari
angka 0 dan 1 atau off dan on (bilangan biner). Semua sistem komputer menggunakan sistem digital
sebagai basis datanya. Dapat disebut juga dengan istilah Bit (Binary Digit). Bilangan biner ini yang
menjadi tumpuan dari segala perintah-perintah dan menjadi kode dalam istilah sebuah sistem digital. BIT
merujuk pada sebuah digit dalam sistem angka biner contohnya angka 10010 memiliki panjang 5 bit.
Digit biner hampir selalu digunakan sebagai satuan terkecil dalam penyimpanan dan komunikasi
informasi di dalam teori komputasi dan informasi digital. Pengertian bit ini sangat penting ketika
mempelajari transmisi data dan penyimpanan data secara digital.

Teknologi digital pada dasarnya hanyalah sitem menghitung sangat cepat yang memproses semua
bentuk informasi sebagai nilai-nilai numeris. Sebelum terjadi perkembangan dari digital modern, hampir
semua sistem menghitung dan komunikasi adalah analog. Teknologi analog pada dasarnya hanyalah alat
yang sederhana dengan program yang tertentu saja seperti contohnya komputer analog. Komputer-
komputer analog pada dasarnya adalah alat ukur. Mereka tanggap didalam mengukur kondsi-kondisi
yang terus berubah. Komputer analog biasa dipasang dalam mesin-mesin untuk memberikan sebuah

Teknologi digital yaitu teknologi yang menggunakan perintah pengkodean biner untuk
menghasilkan suatu perintah tertentu yang diinginkan oleh seorang programer digital. Teknologi digital
adalah teknologi yang tidak lagi menggunakan tenaga manusia, atau manual. Tetapi cenderung pada
sistem pengoperasian yang otomatis dengan sistem komputerisasi atau format yang dapat dibaca oleh
komputer. Teknologi digital pada dasarnya hanyalah sistem penghitung yang sangat cepat yang
memproses semua bentuk-bentuk informasi sebagai nilai-nilai numeris.

Penggunaan sistem digital dalam peralatan modern menunjukkan bahwa di dalam alat tersebut
menggunakan banyak perhitungan rumit biner yang ada dalam prosesorna. Dari banyak pengkodean 1
dan 0 mungkin hanya diperoleh satu hasil. Contohnya ketika sebuah telepon genggam untuk
mengirimkan pesan. Satu kali tombol pesan ditekan, akan terjadi pengkodean dengan angka 1 dan 0
yang memerintahkan prosesor dari telepon genggam untuk mengirimkan pesan ke nomor tujuan.
3. Teknologi Digital Dalam Proses Transmisi Data

Transmisi menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah pengiriman (penerusan) pesan
dan sebagainya dari seorang kepada seorang (benda) lain. Adapun data yaitu keterangan atau informsasi
dlam berbagai bentuk seperti tulisan, suara, gambar diam, gamar bergerak, tulisan dan sebagainya. Jadi
transmisi data adalah proses pengiriman data dari pengirim ke penerima. Contoh transmisi data yang
paling sederhana yaitu ketika ada seorang yang sedang mengajak bercakap-cakap orang lain.

Contoh lain proses transmisi data ketika seseorang memberi orang lain sebuah benda. Seperti
seorang ibu yang memberi uang kepada anaknya yang akan berangkat ke sekolah. Demikian pengertian
sederhana dari proses transmisi data. Proses transmisi data dapat berlangsung satu arah atau dua arah.
Selanjutnya, marilah kita mempelajari transmisi data dalam tinjauan digital.

Transmisi data secara digital yaitu proses transmisi data yang dilakukan secara digital. Transmisi
yang dilakukan melalui peralatan yang menggunakan sistem pengkodean data secara digital biner. Apa
saja peralatan yang melakukan transmisi data ecara digital?

a. Telepon Seluler

Telepon seluler atau biasa disebut ponsel adalah sebuah alat yang mempunyai kemampuan untuk
melakukan komunikasi secarah dua arah. Ponsel hampir mirip dengan telepon konvensional yang
memakai kabel. Perbedaan antara keduanya adalah dalam hal bentuk dan kepraktisan. Ponsel tidak
memerlukan kabel dan dapat dibawah dengan mudah (portable). Adapun telepon kabel sulit
dipindahkan pada jarak yang jauh karena terhubung dengan kabel jaringan telepon. Pembahasan lebih
detail tentang ponsel akan disajikan dalam subbab kedua.

b. Siaran Televisi Digital

Televisi adalah sebua alat yang mampu menerima data dalam bentuk gambar dan suara secara
bersamaan. Komunikasi yang dibangun oleh televisi bersifat satu arah.data berupa gambar dan suara
ditransmisikan oleh stasiun televisi lalu diterima oleh pesawat televisi di rumah-rumah menggunakan
antenna khusus. Televisi generasi awal masih menggunakan transmisi analog dalam siarannya. Sistem
transmisi analog mengodekan gambar dan suara dengan cara memvariasikan tegangan listrik dan atau
frekuensi dari sinyal.teknologi televisi digital mengubah sistem transmisi gambar dan suara dalam bentuk
kode-kode digital (1 atau 0). Transmisi data dari stasiun pemancar televisi ke penerima berbentuk bit
data seperti computer. Alat penerima siaran televisi digital berupa seperangkat televisi digital juga.
Televisi analog tidak menerima siaran model ini. Kualitas dari transmisi televisi digital akan menghasilkan
gambar dan suara yang lebih baik dibandiding dengan siaran televisi analog.

Ada tiga standar sistem pemancar televisi digitalyaitu televisi digital (DTV) di Amerika, penyiaran
video digital terrestrial (DVB-T) di Eropa, dan layanan penyiaran digital terrestrial terintegrasi (ISDB-T) di
Jepang. Semua standar sistem pemancar sistem digital berbasis sistem pengkodean OFDM dengan kode
suara MPEG-2 untuk ISDB-T dan DTV srta MPEG-1 untuk DVB-T.
Sistem ISDB-T d\sangat fleksibel dan memiliki kelebihan terutama pada penerimadengan sistem seluler
dibandingkan dua sistem lain. Sistem ISDB-T terdiri atas model transmisi melalui kabel dan transmisi
melalui satelit. ISDB-t dapat diaplikasikan pada sistem dengan lebar pita 6,7 MHz dan 8 MHz. fleksibilitas
ISDB-T bisa dilihat dari mode yang dipakainya.

1) Mode pertama digunakan untuk aplikasi seluler televisi berdefinisi standar (SDTV).

2) Mode kedua digunakan sebagai aplikasi seluler dan SDTV atau televisi berdefinisi tinggi (HDTV)
beraplikasi tetap.

3) Mode ketiga yang khusus untuk HDTV atau SDTV bersistem penerima tetap.

Semua data modulasi sistem pemancar ISDB-T dapat dialur untuk QPSK dan 16 QAM. Perubahan mode
ini bisa diatur melalui Kontrol Konfigurasi Transmisi dan Mutipleks (TMCC).

Hasil dari seitem penyiaran televisi digital dapat diterima menggunakan antenna yang disebut televisi
terrestrial digital (DTT), kabel (televisi kabel digital) serta piringan satelit. Alat berupa telepon selulr
digunakan terutama untuk menerima frekuensi televisi digiotal berformat DMB dan DVB-H. siaran
televisi digital juga dapat diterima menggunakan internet berkecepatan tinggi yang dikenal sebagai
televisi protocol internet (IPTV).

Adapun manfaat televisi digital adalah:

1. Siaran televisi digital dapat digunakan untuk acar yang bersifat interaktif. Teknologi siaran digital
menawarkan integrasi dengan layanan interaktif dimana televisi digital memiliki layanan komunikasi dua
arah seperti internet.

2. Sistem televisi digital teristrial dapat diterima oleh sistem penerimaan televisi tidak bergerak
maupun sistem penerimaan televisi bergerak. Kebutuhan daya pancar televisi digital yang lebih kecil
mengakibatkan siaran dapat diterima dengan baik walaupun alat penerima siaran bergerak dalam
kecepatan tinggi seperti di dalam mobi dan kereta.

3. Sistem penyiaran televisi digital memungkinkan penyiaran saluran dan layanan lebih banyak
daripada televisi analog. Penyelenggaraan siaran dapat menyiarkan program mereka secara digital dan
memberi kesempatan terhadap peluang bisnis pertelevisian dengan konten yang lebih kreatif, menarik,
dan bervariasi.