Anda di halaman 1dari 11

RENCANA STRATEGIS

(RENSTRA) 2016 2021.


BAB V
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA,
KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

Rencana Strategis Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana


Kabupaten Tojo Una Una Tahun 2016-2020 merupakan acuan utama dalam penyusunan
Rencana Kerja, yang dititik beratkan pada kegiatan pembangunan yang berorientasi pada
upaya kesehatan promotif dan preventif, dengan tidak mengabaikan upaya kuratif dan
rehabilitatif, serta semaksimal mungkin dilakukan dengan pendekatan dimulai dari kelompok
sasaran kecil yaitu kelurga.

Prioritas utama ditujukan pada upaya pelayanan kesehatan masyarakat yang berorientasi
pada peningkatan kesehatan keluarga, penanggulangan masalah Gizi masyarakat, pencegahan
dan pengendalian penyakit, kegiatan surveilans dan kewaspadaan dini, penguatan preventif
dan promotif kesehatan, pendistribusian dan pendayagunaan tenaga kesehatan yang merata
sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan di unit-unit pelayanan kesehatan, serta peningkatan
jaminan kesehatan masyarakat yang menyeluruh (Universal Health Coverage). Adapun
prioritas dalam upaya pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana diarahkan pada upaya
Jaminan Pelayanan, pembinaan, dan peningkatan kesertaan ber-KB, penguatan pemberdayaan
keluarga sejahtera, penguatan ketahanan keluarga balita, anak,, lansia dan remaja, pemetaan
perkiraan pengendalian penduduk, serta advokasi, penyuluhan KB, dan KIE.

Program-program dan kegiatan yang termuat dalam Rencana Strategis Dinas Kesehatan,
Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Tojo Una Una Tahun 2016-
2021 merupakan program dan kegiatan yang bersifat indikatif, yang pelaksanaannya
diselengarakan oleh lintas bidang/program lingkup OPD Dinas Kesehatan, Pengendalian
Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Tojo Una Una. Sebagaimana pendekatan
dalam pembangunan nasional, rencana strategis ini juga di susun dengan menerapkan
pendekatan secara holistik, tematik, terintegrasi, dan spasial. Sehingga diharpkan dengan
pendekatan ini juga maka perceatan pembangunan daerah juga sejalan dengan tujuan capaian
pembangunan nasional.

Program dan Kegiatan indikatif yang disusun untuk kurun waktu 2016 2021 dalam
rencana strategis ini mengacu untuk pencapaian Visi, Misi dan Tujuan berdasarkan Sasaran,

DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK, DAN KELUARGA BERENCANA


36
RENCANA STRATEGIS

(RENSTRA) 2016 2021.


Strategi dan kebijakan yang telah ditetapkan. Adapun program dan kegiatan tersebut adalah
sebagai berikut :

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Tujuannya untuk mengoptimalkan pengelolaan administrasi perkantoran dan kinerja


internal agar semakin efektif dan efisien untuk pencapaian tujuan organisasi, dengan
sasaran dan indikator :
a. Persentase pelayanan dokumen perjalanan dinas tepat waktu 100%
b. Persentase terselenggaranya administrasi korespondensi dan kegiatan perkantoran
dengan baik dan lancar sesuai peraturan sebesar 95 %.
c. Persentase kegiatan pengelolaan dokumentasi kegiatan organisasi 99%.
d. Terlaksananya seluruh kegiatan manajerial dan fungsi strategis diinternal maupun
eksternal organisasi secara efektif dan efisien.

Kegiatan Pokok dari Program ini adalah :


a. Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah
b. Rapat-rapat koordinasi dalam daerah
c. Penyediaan Jasa Administrasi Perkantoran
d. Penyediaan Jasa Pelayanan Perkantoran

2. Program Peningkatan Sarana Dan Prasarana Aparatur

Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas dan memaksimalkan fungsi sarana dan


prasarana pemerintahan dalam memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat.
Indikator :
a. Tingkat Pemenuhan Kebutuhan Sarana Aparatur Sesuai Standar Daerah
b. Tingkat Pemeliharaan Sarana dan Prasarana aparatur
c. Jumlah dan jenis kendaraan dinas/operasional yang direhabilitasi sedang/berat
d. Jumlah dan jenis kendaraan dinas/operasional yang direhabilitasi sedang/berat
e. Jumlah Peralatan Kantor yang diadakan

Kegiatan Pokok :
a. Pembangunan Gedung Kantor.
b. Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor.
c. Pemeliharaan Sarana dan prasarana aparatur.
DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK, DAN KELUARGA BERENCANA
37
RENCANA STRATEGIS

(RENSTRA) 2016 2021.


d. Pengadaan kendaraan dinas/operasional.
e. Pengadaan Meubelair Kantor.
f. Pemeliharaan rutin kendaraan dinas/operasional.
g. Rehabilitasi Sedang/berat kendaraan dinas /operasional.
h. Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor.
i. Pengadaan peralatan gedung kantor.

3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur

Tujuannya meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap disiplin dan kinerja


aparatur.
Indikator :
a. Tersedianya Mesin/Kartu Absensi kehadiran aparatur.
b. Terlaksananya pengawasan dan pembinaan terhadap aparatur sesuai dengan peraturan
yang berlaku.
c. Jumlah pakaian dinas beserta perlengkapannya yang diadakan.
d. Jumlah pakaian khusus hari-hari tertentu (Pakaian Batik dan kostum olah raga) yang
diadakan.

Kegiatan Pokok :
a. Peningkatan Kualitas manajemen kepegawaian dan umum.
b. Pengadaan Mesin/Kartu Absensi.
c. Pengadaan Pakaian Dinas dan Perlengkapan.
d. Pengadaan pakaian khusus hari-hari tertentu (Pakaian Batik dan kostum olah raga).

4. Program Peningkatan Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Tujuannya untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, Meningkatkan


kemandirian masyarakat untuk hidup sehat melalui pengembangan UKBM dengan
sasaran dan indikatornya adalah :
a. Pencapaian Desa Siaga Aktif "Sivia Patuju" 100%
b. Persentase Keluarga ber PHBS 85%.
c. Persentase pembentukan UKBM.

Kegiatan Pokok :

DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK, DAN KELUARGA BERENCANA


38
RENCANA STRATEGIS

(RENSTRA) 2016 2021.


a. Peningkatan Pendidikan Kesehatan Masyarakat dalam mendukung germas.
b. Pembentukan, Pengembangan, dan peningkatan pemberdayaan masyarakat melalui
UKBM.
c. Pengembangan sarana dan prasarana serta media pendukung promosi kesehatan.
5. Program Lingkungan Sehat.

Tujuannya adalah Meningkatkan kesehatan lingkungan dalam mencegah munculnya


masalah kesehatan dampak dari buruknya kualitas lingkungan.

Indikator :

a. Presentasi desa yang memiliki akses air bersih.


b. Persentase Rumah Tangga yang memiliki akses sanitasi dasar.
c. Jumlah Kecamatan yang mengembangan kawasan sehat.
d. Presentase penduduk yang menggunakan jamban sehat.
e. Jumlah kelompok masyarakat sasaran yang dapat memahami resiko masalah
kesehatan yang dihadapi.
Kegiatan Pokok :
a. Penyediaan Sarana air Bersih/Minum Dan Sanitasi Dasar.
b. Pengembangan Kota dan Kawasan Sehat.
c. Pengawasan Kualitas Lingkungan.
d. Peningkatan Kesehatan Kerja, dan Olahraga.
6. Program Upaya Kesehatan Masyarakat.

Tujuannya adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui upaya kesehatan


dengan sasaran sejak manusia dalam kandungan sampai dengan usia lanjut life cycle,
dengan indikator :

a. Menurunnya AKI dari 293/100.000 KH menjadi 118/100.000 KH.


b. Meningkatnya cakupan persalinan di Faskes dari 52% menjadi 88%.
c. Menurunnya prevalensi Gizi Kurang dari 22,3 % menjadi < 15%.
d. Menurunnya prevalensi Gizi buruk dari 9,1% menjadi < 5%.
e. Menurunnya prevalensi balita Stunting dari 42,3% menjadi < 32%.
f. Menurunnya AKB < 11/1000 KH.
g. Menurunnya AKA < 5/1000 KH.
h. Terselenggaranya pelayanan kesehatan rujukan yang cepat dan berkualitas.
DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK, DAN KELUARGA BERENCANA
39
RENCANA STRATEGIS

(RENSTRA) 2016 2021.


i. Cakupan masyarakat yang memdapat jaminan kesehatan pelayanan kesehatan > 90%
j. Menurunkan beban rumah tangga dengan keadaan beresiko dalam pembiayaan
kesehatan > 95%.
k. Terselenggaranya pengawasan, pembinaan, dan pengendalian implementasi program
jaminan kesehatan 100% .

Kegiatan pokok
a. Peningkatan pelayanan kesehatan maternal, neonatal dan balita.
b. Jaminan Persalinan (Jampersal).
c. Peningkatan Pembinaan Kesehatan Bayi, Anak, dan Remaja.
d. Peningkatan pelayanan kesehatan wilayah dengan keadaan khusus.
e. Peningkatan Pelayanan Pemeliharaan Kesehatan Lansia.
f. Jaminan Kesehatan Daerah, Penguatan Implementasi JKN, dan Pelayanan Rujukan
7. Program Upaya Kesehatan Perorangan

Tujuannya adalah meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui upaya


pelayanan kesehatan yang berkualitas di saranan kesehatan, dengan indikator :
a. Seluruh sarana kesehatan menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan perorangan
yang berkualitas dan terjangkau.
Kegiatan pokok :
a. Peningkatan pelayanan kesehatan perorangan.

8. Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit.

Tujuan Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit adalah Menurunkan angka


kesakitan, kematian dan kecacatan akibat penyakit menular dan penyakit tidak menular.
Adapun sasaran dan indikatornya adalah :
a. Menurunnya prevalensi penyakit TBC dari 144/100.000 penduduk menjadi
100/100.000 pddk
b. Menurunkan prevalensi penyakit Kusta < 1/10.000 penduduk
c. Mempertahankan prevalensi peny malaria < 1/1000 pddk
d. Meningkatkan cakupan Imunisasi dasar lengkap bayi usia 0 -11 bulan 95%.
e. Meningkatnya UCI Desa 95 %.
a. Pencegahan peningkatan Prevalensi AIDS (0,5/100.000 penduduk).
f. Peningkatan Respon terhadap KLB 100%.

DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK, DAN KELUARGA BERENCANA


40
RENCANA STRATEGIS

(RENSTRA) 2016 2021.


Kegiatan Pokok dari program ini adalah :
a. Pelayanan pencegahan dan penanggulangan penyakit menular
b. Pelayanan pencegahan dan penanggulangan penyakit tidak menular
c. Pengendalian Vektor
d. Peningkatan Surveillance Epidemiologi
e. Penanggulangan Situasi kesehatan khusus dan krisis kesehatan.
f. Peningkatan Imunisasi.
9. Program Perbaikan Gizi Masyarakat

Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat dengan
upaya menurunkan prevalensi Gizi Buruk dan Kurang dengan sasaran ibu bersalin, bayi,
anak, dan remaja.
Indikatornya :
b. Menurunnya prevalensi Gizi Kurang dari 22,3 % menjadi < 15%.
c. Menurunnya prevalensi Gizi buruk dari 9,1% menjadi < 5%.
d. Menurunnya prevalensi balita Stunting dari 42,3% menjadi < 32%.

Kegiatan Pokok :
a. Penanggulangan dan Perbaikan Gizi Masyarakat.
b. Pemberdayaan Masyarakat untuk pencapaian keluarga sadar gizi (KADARZI).

10. Program Sumber Daya Kesehatan

Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas sumber daya kesehatan serta
pendistribusian sumberdaya kesehatan yang merata di semua wilayah kerja puskesmas
sesuai dengan kebutuhan dan jenis tenaga.
Indikator :
a. Jumlah tenaga kesehatan yang teregistrasi.
b. Peningkatan kapasitas SDM Kesehatan melalui DIKLAT 100%.
c. Pemenuhan kebutuhan SDM sesuai dengan rasio ideal.
d. Persentase pejabat struktural di lingkungan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk,
dan Keluarga Berencana yang kompetensinya sesuai persyaratan jabatan.

Kegiatan Pokok :
a. Penilaian Tenaga Medis, Paramedis, Lansia dan UKBM Teladan.
b. Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan.
DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK, DAN KELUARGA BERENCANA
41
RENCANA STRATEGIS

(RENSTRA) 2016 2021.


c. Registrasi dan akreditasi Tenaga Kesehata.

11. Program Obat dan Perbekalan Kesehatan.

Tujuannya adalah untuk peningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan dan KB
melalui penyediaan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan ALKON yang berkualitas sesuai
kebutuhan.

Indikator :
a. Tersedianya sediaan farmasi yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan 100%.
b. Tersedianya alat kesehatan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan 100%.
c. Terpenuhinya kebutuhan Alokon dalam pelayanan akseptor KB 100%.
d. Terselenggaranya pengawasan pengelolaan dan pelaporan penggunaan sediaan
farmasi sesuai dengan ketentuan dan kegunaannya.

Kegiatan Pokok :
a. Pengadaan Obat dan Sediaan Farmasi.
b. Pengadaan Alat Kesehatan.
c. Pengadaan Obat dan Alat Kontrasepsi.
d. Distribusi Alkes dan Alokon.
e. Distribusi Obat.
f. Peningkatan Fungsi dan Kelayakan Sarana penyimpanan dan pengelolaan sediaan
farmasi, Alkes, dan Alokon..
g. Pengawasan dan pelaporan penggunaan narkotika, psikotropika dan obat generik.

12. Program Kebijakan Manajemen Kesehatan Masyarakat.

Tujuannya adalah agar terkendalinya pelaksanaan manajemen kesehatan masyarakat yang


efektif dan efisien guna pemcapaian tujuan-tujuan pembangunan kesehatan, dengan
indikator :

a. Terlaksananya seluruh program dan kegiatan melalui dukungan pembiayaan BOK,


dalam meningkatkan capaian indikator Program.
b. Jumlah Puskesmas yang telah melakukan manajemen pelayanan dan operasional
secara efektif dan efisien.

Kegiatan Pokok :
a. Manajemen, Pengawasan, dan Evaluasi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).
DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK, DAN KELUARGA BERENCANA
42
RENCANA STRATEGIS

(RENSTRA) 2016 2021.


b. Fasilitasi Peningkatan Operasional program dan kegiatan Pelayanan kesehatan
Puskesmas.

13. Program Kebijakan dan Manajemen Pembangunan Kesehatan

Tujuannya untuk meningkatkan koordinasi dan manajemen pelaksanaan penyusunan


formulasi, implementasi, dan evaluasi kebijakan pembangunan kesehatan daerah, yang di
sinkronkan dengan kebijakan pembangunan kesehatan Pusat dan Provinsi.
Indikator :
a. Jumlah Puskesmas/Pustu dan Jaringannya yang dibangun.
b. Jumlah sarana dan Prasarana Puskesmas/ Pustu dan Jaringannya yang di adakan.
c. Jumlah Pustu yang di rehabilitasi.
d. Terlaksananya pembinaan pengelolaan dan pelaporan keuangan secara efektif dan
efisien.
e. Tersedianya dokumen parencanaan dan penganggaran.
f. Tersedianya bahan kebutuhan penyusunan perencanaan dan penganggaran,
tersusunnya laporan capaian prog/kegiatan, serta tersusunnya laporan capaian SPM
bidang kesehatan.
g. Tersedianya data dan informasi kesehatan yang valid dan tepat waktu, serta
terlaksananya diseminasi data dan informasi sesuai kebutuhan.
h. Tersedianya SDM dan sarana pengolahan data dan informasi kesehatan, baik
perangkat keras maupun lunak.
i. Jumlah Puskesmas yang telah dilakukan Akreditasi.
j. Terlaksananya seluruh program dan kegiatan melalui penyelenggaraan manajemen
yang efektif dan efisien.

a. Jumlah Puskesmas yang telah melakukan manajemen pelayanan dan operasional secara
efektif dan efisien..

Kegiatan Pokok :
a. Pembangunan Puskesmas/Pustu dan Jaringannya.
b. Pengadaan sarana dan prasarana Puskesmas/Pustu dan Jaringannya.
c. Rehabilitasi Puskesmas/Puskesmas Pembantu dan Jaringannya
d. Pembinaan Pengelolaan dan pelaporan Keuangan dan Asset.

DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK, DAN KELUARGA BERENCANA


43
RENCANA STRATEGIS

(RENSTRA) 2016 2021.


e. Penyusunan Perencanaan dan penganggaran program dan kegiatan pembangunan
Kesehatan.
f. Evaluasi Program dan Penyusunan SPM Bidang Kesehatan..
g. Fasilitasi Peningkatan Sistem Manajemen Puskesmas.
h. Pemutakhiran dan Peningkatan manfaat Data Kesehatan.
i. Pengembangan Sistim Informasi Kesehatan Daerah.
j. Akreditasi Puskesmas.

14. Program Pengawasan Obat dan Makanan.

Tujuannya untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian kualitas, peredaran


termasuk penjualan, pengolahan dan penyimpanan, produksi, untuk menjamin keamanan
masyarakat/konsumen, dengan indikator :

a. Terlaksananya pengawasan dan pengendalian mutu dan konsumsi PKRT di distributor.


b. Terlaksananya pengawasan mutu dan konsumsi perbekalan kesehatan rumah tangga.
c. Terlaksananya Pengawasan keamanan pangan dan bahan berbahaya lainnya.
d. Terselengaranya upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam pengawasan Perbekalan
Kesehatan Rumah Tangga.
e. Terlaksananya Penanganan kasus terkait dengan kesalahan konsumsi produk dan
bahan pangan, serta bahan berbahaya lainnya.

Kegiatan pokok :
a. Pengawasan Obat dan Makanan.

15. Program Pengembangan Obat Asli Indonesia

Tujuannya adalah mendorong pemanfaatan sumber daya alam dan ramuan tradisional
secara berkelanjutan untuk digunakan sebagai obat tradisional dalam upaya peningkatan
pelayanan kesehatan.

Indikatornya adalah :

Dimanfaatkannya Obat Tradisional sebagai komoditi unggul yang memberikan multi


manfaat dari aspek ekonomi masyarakat, kesempatan kerja, dan mengurangi kemiskinan.

Kegiatan pokok :

a. Pengembangan Obat Asli Daerah.


DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK, DAN KELUARGA BERENCANA
44
RENCANA STRATEGIS

(RENSTRA) 2016 2021.


16. Program Keluarga Berencana.

Tujuan program adalah untuk meningkatkan kesejahteraan ibu, anak dalam rangka
mewujudkan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera, yang menjadi dasar
terwujudnya masyarakat yang sejahtera dengan mengendalikan kelahiran sekaligus
menjamin terkendalinya pertambahan penduduk, dengan Indikator :

a. Jumlah Tenaga yang dilatih sebagai motivator KB/IMP.


b. Meningkatnya kualitas pelayanan Kontrasepsi bagi akseptor.
c. Meningkatnya peran serta masyarakat dan sektor terkait dalam penyelenggaraan KB.
d. Total Fertility Rate (wus 15-49 th) 2,28 %.
e. Presentase pemakaian kontrasepsi 61,3%.
f. Persentase kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (Unmeet need) 9,91%.
g. Persentase KB aktif (PA) MKJP 23,50%.

Kegiatan Pokok :
a. Pembinaan Tenaga Motivator Keluarga Berencana/IMP.
b. Peningkatan pelayanan Kontrasepsi.

17. Program Kesehatan Reproduksi Remaja.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan akses dan kualitas informasi, promosi dan
konseling kelangsungan hidup ibu, bayi dan anak, pencegahan IMS, HIV dan AIDS,
kanker alat reproduksi serta penanganan infertilitas. .
Indikator :
a. Meningkatnya pemahaman Remaja tentang KESPRO.
b. Tersedianya Sejumlah Konselor terlatih.
c. Tersedianya Media dan Pusat informasi Konseling remaja serta tenaga konselor
yang kompeten.
d. Meningkatnya komitmen stakeholder yang melaksanakan promosi dan konseling
e. Meningkatnya peran serta mitra kerja yang melaksanakan kegiatan promosi dan
konseling.
Kegiatan Pokok :
a. Peningkatan Advokasi dan KIE kesehatan reproduksi remaja
b. Penyelenggaraan Konseling KB dan Kesehatan Reproduksi
c. Peningkatan pembinaan pusat informasi konseling remaja.
DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK, DAN KELUARGA BERENCANA
45
RENCANA STRATEGIS

(RENSTRA) 2016 2021.


18. Program Ketahanan dan Pemberdayaan Keluarga.

Tujuannya adalah meningkatkan kualitas kemampuan individu atau keluarga untuk


memanfaatkan potensinya menghadapi tantangan hidup, termasuk kemampuan untuk
mengembalikan fungsi-fungsi keluarga, mengembangkan diri dan keluarga, serta
mewujudkan keluarga berkualitas yang hidup dalam lingkungan yang sehat.

Indikator :

a. Meningkatnya cakupan program Pengendalian Penduduk.


b. Peningkatan jumlah Kelompak BKB
c. Peningkatan jumlah Kelompak BKL
d. Peningkatan jumlah Kelompak BKR
e. Peningkatan jumlah Kelompak UPPKS
f. Meningkatnya pemahaman masyarakat atas keutaman membangun keluarga
menjadi unsur masyarakat yang berkualitas.
g. Peningkatan ketahanan keluarga dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Kegiatan Pokok :

a. Peningkatan Bina Ketahanan Keluarga Balita, Anak, Remaja dan Lansia


b. Pemberdayaan Keluarga Sejahtera

19. Program Penguatan Pelembagaan Keluarga Kecil Berkualitas

Tujuannya adalah meningkatkan kesejahteraan dan membina ketahanan keluarga dengan


memperhatikan kelompok usia penduduk berdasarkan siklus hidup yaitu dari janin
hingga lanjut usia, yang diselenggarakan oleh institusi masyarakat, dengan indikator :

a. Meningkatnya jumlah keluarga sejahtera dan berkualitas.


b. Meningkatnya peran serta institusi masyarakat dalam pembinaan lembaga keluarga
kecil dan berkualitas.

Kegiatan pokok :

a. Penguatan Pelembagaan Keluarga Kecil Berkualitas.


b. Peringatan HARGANAS.

DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK, DAN KELUARGA BERENCANA


46