Anda di halaman 1dari 4

7 Gejala Utama Angin Duduk

Istilah Angin Duduk hanya ada di Indonesia, ketika mendengar istilah ini banyak yang ketakutan. Tak
heran, karena sering bagi mereka yang terkena angin duduk cepat sekali meninggalnya.

Maka dari itu, sangat penting mengetahui apa saja gejala angin duduk sehingga kita secara dini dapat
meneganlinya dan cepat-cepat mencari pertolongan medis sebelum terlambat.

Apa Sebenarnya Angin Duduk itu?

Dalam istilah medis, masuk angin duduk, maksudnya adalah Angina atau Angina Pectoris merupakan
nyeri dada atau ketidaknyamanan yang disebabkan ketika otot jantung tidak mendapatkan aliran darah
yang membawa oksigen dengan cukup.

Seseorang yang mengalami angin akan merasakan gejala angin duduk seperti rasa nyeri atau tekanan
atau remasan pada dada. Ketidaknyamanan ini juga dapat terjadi pada bahu, lengan, leher, rahang, atau
punggung. Angina paling sering merupakan gejala dari penyakit jantung koroner (PJK).

Gejala Angin Duduk yang Harus Dikenali

Setidaknya ada 7 Gejala yang berhubungan dengan angina, yaitu:

1 | Nyeri Dada

Nyeri atau ketidaknyamanan pada dada yang merupakan gejala angin duduk memiliki gambaran rasa
dada seperti tertekan, diremas, sumpek atau terasa ada benda yang menindih atau rasa nyeri pada dada
bagian tengah. Beberapa orang dengan gejala angin duduk merasakan seperti dada diremas atau
merasa seperti ada beban berat telah ditempatkan pada dada mereka.

2 | Nyeri Dada Menjalar

Rasa nyeri ternyata tidak hanya dirasakan di dada, karena pada umumnya terjadi penjalaran pada
lengan terutama bagian kiri, leher, rahang, bahu atau punggung.

3 | Mual

Bagi sebagian orang, gejala angin duduk mungkin terasa seperti gangguan pencernaan. Namun hal ini
tetap dapat dibedakan, karena gangguan pencernaan biasanya disertai dengan perut kembung dan
bukan nyeri dada. Ketahui hal-hal lain penyebab mual.

4 | Kelelahan

Rasa lelah atau lemah sering yang tidak dapat dijelaskan atau diketaui dengan pasti penyebabnya sering
menyertai angin duduk.

5 | Sesak napas

Sesak nafas yang terjadi berupa nafas cepat dan pendek hal ini bisa terjadi akibat ketidaknyamanan yang
dialami atau karena tubuh kekurangan oksigen.

6 | Berkeringat

Keringat yang keluar bukanlah keringat seperti orang sehat, melainkan keringat dingin. Berkeringat tapi
badan rasanya kedinginan.
7 | Pusing

Pusing diartikan sebagai perasaan melayang, sempoyongan, seolah-olah tidak kuat berdiri apalagi
berjalan.

Dari sekian banyak gejala angina, biasanya hal itu terjadi secara bersamaan kalaupun tidak yang paling
utama adalah nyeri dada yang menjalar, sesak nafas, dan keringat dingin.

Tingkat keparahan, durasi dan jenis angina dapat bervariasi. Sangat penting untuk mengenalinya, jika
Anda baru mengalami gejala angin duduk atau sebelumnya pernah namun yang sekarang tidak seperti
biasanya, maka mungkin itu menandakan angina yang lebih berbahaya (angina tidak stabil / unstable
angina) atau serangan jantung. Jenis satunya, yaitu angina stabil adalah bentuk paling angina yang paling
umum, dan biasanya terjadi ketika sedang beraktifitas dan hilang dengan istirahat.

Gejala Angina Stabil

Terjadi ketika jantung bekerja lebih keras, seperti ketika berolahraga atau memanjat tangga

Biasanya dapat diprediksi dan rasa sakit biasanya mirip dengan jenis seperti yang dialami sebelumnya

Waktu serangan singkat, mungkin lima menit atau kurang

Akan cepat menghilang jika beristirahat atau menggunakan obat angina

Gejala Angina tidak Stabil (keadaan darurat medis)

Terjadi bahkan pada saat istirahat

Terjadi tak terduga, merupakan perubahan pola angina yang tidak seperti sebelumnya

Biasanya lebih parah dan berlangsung lebih lama dari angina stabil, mungkin selama 30 menit

Mungkin tidak hilang dengan istirahat atau penggunaan obat angina

Menjadi gejala serangan jantung


Gejala Angin Duduk Pada Wanita

Gejala angin duduk pada wanita bisa berbeda. Misalnya, perempuan sering mengalami gejala seperti
mual, sesak napas, sakit perut atau kelelahan ekstrim, dengan atau tanpa nyeri dada. Atau seorang
wanita bisa merasakan ketidaknyaman di leher, rahang atau punggung atau nyeri menusuk dan bukan
rasa tekanan pada dada seperti pada gejala yang telah disebutkan sebelumya. Perbedaan-perbedaan ini
dapat menyebabkan keterlambatan dalam mencari pengobatan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejala angin duduk yang berupa nyeri dada berlangsung lebih lama dari beberapa menit dan tidak
hilang ketika beristirahat atau minum obat angin duduk (angina), maka curigailah serangan jantung
untuk itu segeralah mencari pertolongan medis.