Anda di halaman 1dari 16

ILMU PENGETAHUAN ALAM SMK BISNIS DAN MANAJEMEN, PARIWISATA

SMK NEGERI 1 BANDUNG TAHUN AJARAN 2012/2013


A. Latar Belakang
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis, sehingga IPA bukan
hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga
merupakan suatu proses penemuan. Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk
mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam
kehidupan sehari-hari. IPA diperlukan dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan manusia melalui
pemecahan masalah-masalah yang dapat diidentifikasi. Penerapan IPA perlu dilakukan secara bijaksana agar tidak
berdampak buruk terhadap lingkungan. Mata pelajaran IPA diharapkan menekankan pembelajaran Salingtemas (Sains,
lingkungan, teknologi, dan masyarakat) yang diarahkan pada pengalaman belajar untuk menerapkan konsep IPA secara
bijaksana. Mata pelajaran IPA berhubungan dengan bagaimana memahami alam secara sistematis, juga merupakan
wahana bagi peserta didik untuk memahami diri dan alam sekitar, serta bagaimana memperlakukan alam sekitar guna
menjaga kelestariannya. Mata pelajaran IPA merupakan mata pelajaran adaptif, yang bertujuan membekali peserta didik
dasar pengetahuan tentang hukum-hukum kealaman serta makhluk hidup dan tidak hidup yang menjadi dasar sekaligus
syarat kemampuan, yang berfungsi mengantarkan peserta didik guna mencapai kompetensi program keahliannya. Di
samping itu mata pelajaran IPA mempersiapkan kemampuan peserta didik agar dapat mengembangkan program
keahliannya pada tingkat pendidikan yang lebih tinggi.

B. Tujuan
Mata pelajaran IPA bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Meningkatkan keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan, keindahan dan
keteraturan alam ciptaanNya
2. Mengembangkan pemahaman tentang berbagai macam gejala alam, konsep dan prinsip IPA yang bermanfaat dan
dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
3. Meningkatkan kesadaran untuk berperan serta dalam memelihara, menjaga, dan melestarikan lingkungan serta
sumber daya alam
4. Mengembangkan kemampuan IPA untuk menunjang kompetensi produktif.

C. Standar Kriteria Lulusan


No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
1 Memahami gejala gejala alam melalui a. Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk
pengamatan memperoleh informasi gejala alam biotik
b. Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk
memperoleh informasi gejala alam abiotik
2 Memahami polusi dan dampaknya terhadap a. Mengidentifikasi jenis limbah
manusia dan lingkungan b. Mengidentifikasi jenis polusi pada lingkungan kerja
c. Mendeskripsikan dampak polusi terhadap kesehatan manusia
dan lingkungan
d. Mendeskripsikan cara-cara menangani limbah
3 Memahami komponen ekosistem serta a. Mengidentifikasi komponen ekosistem
peranan manusia dalam menjaga b. Menjelaskan konsep keseimbangan lingkungan
keseimbangan lingkungan dan Amdal c. Mendeskripsikan Amdal

D. Nilai Ulangan Harian


No Hari/Tanggal Materi Nilai Paraf Teman
1
2
3
4
5
6
7

1
ILMU PENGETAHUAN ALAM SMK BISNIS DAN MANAJEMEN, PARIWISATA
SMK NEGERI 1 BANDUNG TAHUN AJARAN 2012/2013
Modul 1. Dampak Pencemaran Air Bagi Kesehatan Manusia

A. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui kegiatan diskusi kelas tentang dampak pencemaran air, siswa dapat menjelaskan 3 pengaruh pencemaran air
terhadap kesehatan manusia

B. Materi
Masuknya polutan ke dalam tubuh manusia dapat melalui saluran sistem pencernaan dan beredar di dalam tubuh
melalui sistem peredaran darah serta dapat dikeluarkan melalui sistem ekskresi. Sistem pencernaan yang mencakup organ
mulut, kerongkongan, lambung, usus halus(duodenum,jejunum dan illium), usus besar(kolon) merupakan organ pencernaan
yang berpeluang terkena dampak polusi. Secara enzimatis dan mekanik polutan yang terbawa makanan dan minuman
dapat terhalang masuk ke dalam tubuh. Pada organ pencernaan bagian usus besar terjadi simbiosis mutualisme antara
tubuh kita dengan bakteri pembusuk(E.coli). akan tetapi, bakteri pembusuk ini akan berdampak negatif bagi manusia jika
telah terkontaminasi di lingkungan luar tubuh kita salah satunya berdampak diare. Beberapa hal yang memungkinkan
manusia dapat terkena dampak polusi, yaitu
Manusia hidup pada lingkungan yang sudah tercemar
Polutan biologi masuk ke tubuh manusia melalui saluran pencernaan
Kesadaran pola hidup sehat yang sangat kurang
Manusia merupakan konsumen puncak pada rantai makanan
Berdasarkan UU No. 23 Tahun 1992 tentang kesehatan, kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan social
yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara social dan ekonomis. Jika tubuh terkena polutan, maka dapat
mengakibatkan manusia kurang produktif baik secara social maupun ekonomis. Beberapa hal yang menjadikan air sebagai
pembawa penyakit menular antara lain :
air sebagai media untuk hidup mikroba pathogen
air sebagai sarang insekta penyebar penyakit
jumlah air yang tersedia tak cukup, sehingga manusia bersangkutan tak dapat membersihkan diri
air sebagai media untuk hidup vektor penyakit
Dampak polusi air bagi kesehatan mencakup,
a. Mengakibatkan berkembangnya penyakit menular
No Penyakit Penyebab Karakteristik
1 infeksi virus pada hati, sering meluas melalui air atau makanan yang
Virus Hepatitis A terkontaminasi oleh virus demam, sakit kepala, sakit perut, tubuh
menguning
2 tenggorokan sakit, demam, diare, kelumpuhan dan kemunduran fungsi
Virus Poliomyelitis otot
3 Rotavirus(diare pada sakit perut, BAB berkali-kali, kekurangan cairan tubuh
anak), E coli
4 Kolera Vibrio cholera diare yang sangat parah, muntah-muntah, kejang-kejang
5 Salmonella thyposa sakit kepala, demam, diare, muntah-muntah, peradangan dan
. pendarahan usus

6 Entamoeba dysentriae, infeksi usus besar, diare, kotoran berlendir dan berdarah
. Shigella dysentriae
7 Ascaris Ascaris lumbricoides demam, sakit perut parah, muntah-muntah, dll

b. Mengakibatkan berkembangnya agen penyebab penyakit tidak menular :


No Jenis Zat Karakteristik
1 Logam berat yang banyak digunakan pada industri pipa PVC, pembuatan karet, dan pabrik kaca,
dapat terserap tubuh manusia dan akan terakumulasi atau terkumpul di organ-organ tubuh terutama
di ginjal dan hati. Hanya sebagian kecil dari logam ini yang dapat terbuang melalui pencernaan.
Keracunan logam ini dapat mempengaruhi otot polos pembuluh darah, sehingga tekanan darah
menjadi tinggi dan dapat menyebabkan gagal jantung, mengakibatkan kerusakan pada organ ginjal
dan hati, pelunakan tulang sehingga tulang-tulang punggung terasa nyeri

2
ILMU PENGETAHUAN ALAM SMK BISNIS DAN MANAJEMEN, PARIWISATA
SMK NEGERI 1 BANDUNG TAHUN AJARAN 2012/2013
No Jenis Zat Karakteristik
2 Logam ini banyak digunakan dalam industri sebagai bahan campuran untuk pembuatan mesin
pesawat, magnet, alat pemotong atau penggiling, serta untuk pewarna kaca, keramik, dan cat. Pada
manusia, unsur ini dibutuhkan sedikit dalam proses pembentukan sel darah merah dan diperoleh

melalui vitamin B12. Keracunan logam ini dapat terjadi apabila dalam tubuh terdapat dalam
konsentrasi tinggi (150 ppm atau lebih). Jika berjumlah banyak dalam tubuh manusia akan merusak
kelenjar tiroid (gondok) sehingga penderita akan kekurangan hormon yang dihasilkan oleh kelenjar
tersebut. Selain itu, juga dapat menyebabkan gagal jantung dan edema (pembengkakan jaringan
akibat akumulasi cairan dalam sel).
3 Sumbernya rembesan dari sampah kaleng, cat, bahan bakar, pestisida, korosi pipa-pipa jika
konsentrasi dalam tubuh > 15 mg/dl dalam darah berbahaya bagi kesehatan. Pada wanita hamil, jika
keracunan dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur dan kematian janin. Pada anak-anak

dapat menyebabkan cacat mental dan gangguan fisik. Pada orang dewasa dapat meningkatkan
resiko terkena hipertensi (tekanan darah tinggi).
4 Logam ini banyak digunakan dalam proses industri pembuatan klorin, baterai, cat, plastik, termometer,
lampu tabung, kosmetik dan hasil pembakaran batu bara. Logam ini sifatnya terakumulasi dalam
tubuh makhluk hidup. Tubuh manusia menerima logam ini terutama dari konsumsi hewan-hewan air
yang telah tercemar. Logam ini pada wanita hamil dapat menyebabkan janin menjadi cacat mental.

Akumulasi dalam jangka waktu lama dapat mengalami kerusaka ginjal, saraf dan jantung. Pada
konsentrasi rendah dapat menimbulkan sakit kepala, depresi, dan perubahan perilaku.
5 Bersumber dari pestisida, senyawa kimia industri ( poliklorinasi bifenil (PCB) dan dioksin).
Senyawa organik berklorin sifatnya persisten di alam dan terakumulasi dalam tubuh. Senyawa ini
dapat menyebabkan kerusakan organ terutama hati dan ginjal, serta dapat menimbulkan kanker.
Beberapa senyawa organik

C. Pertanyaan
1. Jelaskan hubungannya antara manusia sebagai konsumen puncak pada rantai makanan dengan mudahnya manusia
terkena dampak pencemaran air!


2. Berdasarkan informasi dari ketua RW/Puskesmas di lingkungan anda, lengkapi tabel tentang penderita dampak
pencemaran air di bawah ini!
No Jenis Penyakit Jumlah Penderita Rentang Usia Penderita
1
2
3
4
5

3. Secara umum, jelaskan beberapa kondisi lingkungan air sekitar anda yang meliputi :
No Kriteria Penjelasan
1 Aliran air selokan/sungai
2 Pemanfaatan air
3 Jarak sumur dengan septic tank
4 Pembuangan limbah rumah tangga

Ketuntasan : Paraf Guru Paraf Orang Tua Nilai

Nama :

Kelas : 3
ILMU PENGETAHUAN ALAM SMK BISNIS DAN MANAJEMEN, PARIWISATA
SMK NEGERI 1 BANDUNG TAHUN AJARAN 2012/2013
Modul 2. Dampak Pencemaran Udara Terhadap Kesehatan Manusia

A. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan diskusi kelas tentang dampak pencemaran udara, siswa dapat menguraikan kembali 3 pengaruh
pencemaran udara terhadap kesehatan manusia

B. Materi
Pada sistem pernapasan, tubuh kita dapat menangkal polutan khususnya polutan
Taukah Anda?
pencemaran udara. Secara fisiologi, tubuh kita akan mencegah masuknya polutan
Setiap tahun di dunia
tersebut dengan cara kondisi fisik udara yang masuk mengalami beberapa perlakuan
2 juta anak-anak di
yaitu pengaturan kelembaban, suhu, dan kandungan partikel yang terbawa udara
bawah umur 5 tahun
pernapasan serta pengeluaran partikel atau zat asing (reflex bersin). selain itu, pada
meninggal akibat
saluran pernapasan debu atau polutan udara yang lain akan terhambat masuk oleh
iritansia (WHO)
adanya lendir dan sel ephitel bersilia pada tenggorokan (refleks batuk).
Akan tetapi, jika jumlah polutan terlalu banyak ataupun kondisi tubuh sedang tidak sehat memungkinkan polutan udara
masuk ke dalam tubuh manusia yang berdampak negative bagi kesehatan manusia. Dampak pencemaran udara terhadap
kesehatan yaitu,
1. Iritansia/ISPA(peradangan)
a) Faringitis merupakan radang pada faring karena infeksi. peradangan juga dapat terjadi karena terlalu banyak
merokok, ditandai dengan rasa sakit saat menelan dan rasa kering di kerongkongan
b) Bronkitis berupa peradangan pada selaput lendir dari saluran bronkial.
c) Pleuritis adalah peradangan pada pleura, lapisan pelindung yang membungkus paru-paru. Laringitis adalah
pembengkakan di laring(pada pita suara),
d) Sinusitis adalah pembengkakan pada sinus atau rongga hidung.
e) Rinitis, yaitu peradangan pada membran lendir (mukosa) rongga hidung, banyaknya lendir yang disekresikan,
mengakibatkan peradangan, biasanya, terjadi karena alergi terhadap suatu benda, seperti debu atau bulu hewan.
2. Asfiksia
Terjadi keracunan akibat kelebihan karbonmonoksida di dalam pembuluh darah. Hb lebih mudah berikatan dengan CO
dibandingkan O2
No Konsentrasi COHb Pengaruh Terhadap Kesehatan
1 < 1,0 Tidak ada pengaruh
2 1,0 - 20 Penampilan agak tidak normal
3 2,0 5,0 Berpengaruh terhadap sistem syaraf sentral, reaksi panca indera tidak normal,
pandangan kabur
4 > 5,0 Perubahan fungsi jantung
5 10,0 80,0 Kepala pusing, mual, berkunang-kunang, pingsan, sukar bernapas dan
menimbulkan kematian
3. Anesthesia : menekan susunan syaraf pusat sehingga kehilangan kesadaran. Bahan yang dapat menyebabkan
anestesia seperti eter, etilena, propana dan alkohol alifatis.
4. Iritasi mata : dapat terjadi akibat debu/partikel lain yang masuk ke dalam mata
5. Asma merupakan gangguan pada sistem pernapasan dengan gejala sukar bernapas. Gangguan asma disebabkan
bagian otot polos pada trakea berkontraksi sehingga saluran trakea menyempit. Asma dapat disebabkan oleh alergi
atau faktor psikis (emosi)
6. Dampak lain polutan udara
a. Nitrogen Oksida
Nitrogen oksida merupakan kelompok gas pada atmosfir yang terdiri gas nitrit oksida dan nitrogen dioksida. Dampak
bagi manusia dalam bentuk polutan primer merupakan gas toksis yang dapat meracuni paru-paru.
b. Hidrakarbon
Hidrokarbon yang sering menimbulkan masalah dalam pencemaran udara adalah yang berbentuk gas pada suhu
normal atmosfir atau yang bersifat volatil (mudah berubah menjadi gas). Di bawah ini gambaran dampak hidrokarbon
bagi manusia pada konsentrasi yang tinggi.

4
ILMU PENGETAHUAN ALAM SMK BISNIS DAN MANAJEMEN, PARIWISATA
SMK NEGERI 1 BANDUNG TAHUN AJARAN 2012/2013
Jenis Hidrokarbon Konsentrasi Dampak
Benzema (C6H6) 100 Iritasi membran mukosa
3.000 Lemas setelah - 1 jam
7500 Pengaruh berbahaya setelah - 1 jam
20.000 Kematian setelah 5 10 menit
Toluena (C7H8) 200 Sedikit pusing, lemah dan kerkunang-kunang setelah 8 jam
600 Kehilangan koordinasi bola mata
Sumber : Ekologi Industri, 2004
c. Sulfur Oksida
Jenis polutan sulfur oksida terdiri atas sulfur dioksida dan sulfur trioksida. Karakteristik sulfur dioksida berbau
tajam dan tidak terbakar di udara. Sedangkan sulfur trioksida merupakan gas yang tidak reaktif.
Pengaruh SO2 Terhadap Manusia
Konsentrasi(ppm) Pengaruh
3-5 Jumlah minimum yang dapat dideteksi dari baunya
8-12 Jumlah minimum yang dapat mengakibatkan iritasi pada tenggorokan
20 Jumlah minimum yang mengakibatkan iritasi pada mata dan terjadi batuk
Jumlah maksimum yang diperkenankan untuk kontak dalam waktu yang lama
50-100 Jumlah maksimum yang diperkenankan untuk kontak dalam waktu singkat
400-500 Berbahaya walaupun kontak secara singkat
Sumber : Ekologi Industri, 2004
d. Partikel
Dampak jenis polutan berupa partikel terhadap kesehatan manusia tergantung dimensi partikel/ukuran partikel
terhadap saluran pernapasan manusia sendiri. Secara biologis, pada saluran pernapasan manusia memiliki
perlindungan sendiri terhadap benda asing yang masuk ke saluran pernapasan seperti rambut hidung, pengaturan suhu
rongga hidung, lendir dan silia pada saluran pernapasan. Adapun dampak polutan partikel terhadap kesehatan manusia
sebagai berikut,
1) Partikel dapat beracun karena sifat kimia dan fisik jenis partikel yang masuk ke tubuh manusia
2) Partikel dapat menghambat kerja saluran pernapasan
3) Partikel dapat mengganggu kerja paru-paru

C. Pertanyaan
1. Apakah perbedaan bersin dan batuk?

..
2. Berdasarkan informasi dari telusur melalui internet, bagaimana pengaruh polutan biologi pada pencemaran udara
terhadap kesehatan?
...

3. Sebutkan beberapa perilaku manusia yang dapat mengurangi fisiologi tubuh agar terhindar dari dampak pencemaran
udara bagi kesehatan!
a.
b.

Ketuntasan : Paraf Guru Paraf Orang Tua Nilai

Nama :

Kelas : 5
ILMU PENGETAHUAN ALAM SMK BISNIS DAN MANAJEMEN, PARIWISATA
SMK NEGERI 1 BANDUNG TAHUN AJARAN 2012/2013
Modul 3. Dampak Pencemaran Tanah Terhadap Kesehatan Manusia

A. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan diskusi kelas tentang dampak pencemaran tanah, siswa dapat
menguraikan kembali 3 pengaruh pencemaran tanah terhadap kesehatan manusia

B. Materi Pembelajaran
Peraturan Pemerintah No. 150 Tahun 2000 tentang Pengendalian Kerusakan
Tanah Untuk Produksi Biomassa, Tanah adalah salah satu komponen lahan
berupa lapisan teratas kerak bumi yang terdiri dari bahan mineral dan bahan
organik serta mempunyai sifat fisik, kimia, biologi, dan mempunyai kemampuan
menunjang kehidupan manusia dan mahluk hidup lainnya. Jika terjadi pencemaran
tanah dapat berdampak berkurangnya peran tanah dalam menunjang kehidupan
manusia dalam bentuk mengganggu kesehatan. Sumber makanan yang Taukah anda bahaya
dikonsumsi manusia berasal dari hasil peranan tanah sebagai tempat mainan jika mengan-
pertumbuhan sayur-sayuran dan buah-buahan. Apabila kualitas tanah dung timbal pada anak?
menurun/terjadi pencemaran, maka tidak dapat dipungkiri lagi manusia pun akan
mengalami gangguan/terkena dampak dari pencemaran tanah tersebut. Dampak
pencemaran tanah terhadap kesehatan tergantung pada tipe polutan dan kerentanan populasi yang terkena. Di bawah
ini, beberapa jenis dampak pencemaran tanah terhadap kesehatan manusia yaitu :
1) Berbagai macam sisa pestisida dan herbisida merupakan bahan karsinogenik untuk semua populasi
2) Timbal(Pb) sangat berbahaya bagi anak-anak karena dapat menyebabkan kerusakan otak dan kerusakan ginjal
3) Organofosfat dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada saraf otot
4) Berbagai pelarut yang mengandung klorin merangsang perubahan pada hati dan ginjal serta penurunan sistem
saraf pusat
5) Pencemaran tanah dapat sebagai sumber vektor penyakit seperti sakit perut
6) Pada dosis yang besar, pencemaran tanah dapat menyebabkan kematian
Menurut WHO(dalam Modul IPA SMK) paling tidak sebanyak 20.000 orang per tahun meninggal akibat keracunan pestisida
dan 5000-10.000 orang per tahun mengalami dampak yang sangat fatal (kanker, cacat tubuh, dan penyakit lever).

C. Pertanyaan
1. Sebutkan jenis-jenis kegiatan yang dapat mengakibatkan pencemaran tanah!

...
...
2. Sebutkan beberapa jenis vektor penyakit yang berkembang akibat pencemaran tanah!(3)

..
..
3. Melalui telusur di internet, sebutkan beberapa jenis dampak pencemaran tanah bagi kesehatan yang diderita oleh
penduduk kota Bandung dan berikan contohnya(2)!

...

Ketuntasan : Paraf Guru Paraf Orang Tua Nilai

Nama :

Kelas :
6
ILMU PENGETAHUAN ALAM SMK BISNIS DAN MANAJEMEN, PARIWISATA
SMK NEGERI 1 BANDUNG TAHUN AJARAN 2012/2013
Modul 4 Dampak Pencemaran Terhadap Lingkungan

A. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui kegiatan diskusi tentang dampak pencemaran air, siswa dapat menjelaskan 3 dampak pencemaran air
terhadap lingkungan
2. Melalui kegiatan diskusi tentang dampak pencemaran udara, siswa dapat menjelaskan 3 dampak pencemaran udara
terhadap lingkungan
3. Melalui kegiatan diskusi tentang dampak pencemaran tanah, siswa dapat menjelaskan 3 dampak pencemaran tanah
terhadap lingkungan

B. Materi Pembelajaran
Berdasarkan UU RI No 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, lingkungan hidup adalah
kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan mahluk hidup termasuk manusia dan perilakunya yang
mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta mahluk hidup lain.
Sehingga, ketika perilaku manusia menimbulkan pencemaran akan berdampak pula bagi kelangsungan hidup organisme
lain yang berada di lingkungan. Berdasarkan wujudnya, pencemaran terdiri atas pencemaran air, udara tanah. Dampak
yang dapat ditimbulkan dari beberapa jenis pencemaran tersebut diantaranya yaitu,
1. Dampak polusi air terhadap keseimbangan lingkungan
No Penyebab Karakteristik dampak Jenis dampak
1 Penggunaan racun(portas) Ditandai dengan matinya benih ikan
dalam menangkap ikan
2 Kelangkaan berbagai jenis ikan dan Menurunnya populasi berbagai
tumbuhan biota air
3 Aliran limbah nitrogen dan Mengakibatkan terhalangnya penetrasi
posfat cahaya ke dalam air
4 Kenaikan bakteri pembusuk dalam Kadar oksigen terlarut(DO)
ekosistem air berkurang

2. Dampak polusi tanah terhadap keseimbangan lingkungan


No Penyebab Karakteristik dampak Jenis dampak
1 Konsentrasi DDT pada Penurunan kadar kalsium pada cangkang
burung telur burung
2 Pestisida berada di tanah Kesuburan tanah menurun
3 Pestisida, zat racun pada Matinya bakteri pengurai/ decomposer
tanah yang lain

3. Dampak polusi udara terhadap keseimbangan lingkungan


Ciri Efek Rumah Kaca Hujan Asam Penipisan Lapisan Ozon
CFC/gas aerosol pada alat-
Penyebab CO2, gas amoniak alat elektronik, pengharum
ruangan, dll
Reaksi sulfur dioksida, nitrogen
Ikatan antara gas CFC
Proses dioksida dengan air menjadi asam
dengan ozon
nitrat dan asam sulfat
Pemanasan global/kenaikan Korosif pada logam, terjadinya
suhu bumi, melelehnya es di klorosis pada daun tumbuhan,
Dampak
kutub, tenggelamnya suatu terganggunya ekosistem tanah,
daratan, perubahan iklim kerusakan pada candi

Ketuntasan : Paraf Guru Paraf Orang Tua Nilai

Nama :

Kelas :
7
ILMU PENGETAHUAN ALAM SMK BISNIS DAN MANAJEMEN, PARIWISATA
SMK NEGERI 1 BANDUNG TAHUN AJARAN 2012/2013
Modul 5 Kondisi Dampak Pencemaran di Lingkungan Sekitar

A. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui kegiatan observasi di lingkungan, siswa dapat melaporkan dampak pencemaran air terhadap lingkungan
2. Melalui kegiatan observasi di lingkungan, siswa dapat melaporkan dampak pencemaran udara terhadap lingkungan
3. Melalui kegiatan observasi di lingkungan, siswa dapat melaporkan dampak pencemaran tanah terhadap lingkungan
B. Materi Pembelajaran
Guna mencapai tujuan pembelajaran ini, siswa diberikan kesempatan untuk memilih objek observasi yang berhubungan
dengan dampak pencemaran terhadap lingkungan dengan menyusun rancangan observasi sebagai berikut,
1. Judul Observasi :
..............................
...
2. Objek dan Lokasi Pengamatan
a. Objek :
b. Lokasi pengamatan :
3. Prosedur Pengamatan
a. Alat dan bahan

..
b. Langkah-langkah kegiatan
..
..
..
..
..
..
4. Hasil Pengamatan


...
..
5. Pembahasan


..



6. Kesimpulan

Ketuntasan : Paraf Guru Paraf Orang Tua Nilai

Nama :

Kelas :
8
ILMU PENGETAHUAN ALAM SMK BISNIS DAN MANAJEMEN, PARIWISATA
SMK NEGERI 1 BANDUNG TAHUN AJARAN 2012/2013
Modul 6 Penanganan Limbah

A. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui kajian literatur tentang penanganan limbah cair, siswa dapat menjelaskan 3 cara penanganan limbah cair
2. Melalui kegiatan praktek tentang penanganan limbah cair, siswa dapat melaporkannya dalam bentuk makalah
3. Melalui kajian literature tentang penanganan limbah padat, siswa dapat mengungkapkan kembali 3 cara
penanganan limbah padat
4. Melalui kegiatan pengamatan tentang penanganan limbah padat, siswa dapat membuat laporannya dalam bentuk
makalah
5. Melalui kajian literature tentang penanganan limbah gas, siswa dapat mengungkapkan kembali 3 cara
penanganan limbah gas
6. Melalui kajian literature tentang penanganan limbah B3, siswa dapat mengungkapkan kembali prosedur
penanganan limbah B3

B. Materi Pembelajaran
Pengolahan Limbah Cair
(berdasarkan proses)

Alami : . Buatan : .
.

: Sekunder : Tersier:
1. Screening 1. .. 1. ..
2. Sedimentasi 2. .. 2. ..
3. Flotasi 3. .. 3. ..

Desinfeksi :..
dengan memperhatikan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Cth : penambahan klorin, penyinaran sinar UV atau dengan ozon

Buatlah rancangan penjernihan air sesuai dengan kreativitas!


1. Judul :
...
2. Alat dan Bahan
...
..
..
3. Langkah-Langkah Kegiatan
...
...
...
..
...
...

9
ILMU PENGETAHUAN ALAM SMK BISNIS DAN MANAJEMEN, PARIWISATA
SMK NEGERI 1 BANDUNG TAHUN AJARAN 2012/2013
4. Data Hasil Percobaan

5. Pembahasan
..
...
.
..
...

6. Kesimpulan
..
...
Pengolahan Limbah Padat
(berdasarkan senyawa)

Anorganik Organik :
1. 3R : 1. Composting :
a.
b. .
c. 2. Biogas :
2. Insenerasi: .
. .
.
3. Open dumping:
.
.
4. Sanitary landfill:
.
.

Pertanyaan!
Buatlah makalah tentang hasil observasi pengolahan limbah padart di sekolah atau lingkungan sekitar! (judul, tujuan, lokasi
pengamatan, hasil pengamatan, kesimpulan, halaman makalah berjumlah 2 lembar)
Penanganan Limbah Gas dapat dilakukan secara normatif dan mekanis:
1. Secara Normatif
a. ..
b. ..
c. ..
2. Secara Mekanis
a. ..
b. ..
c. ..

10
ILMU PENGETAHUAN ALAM SMK BISNIS DAN MANAJEMEN, PARIWISATA
SMK NEGERI 1 BANDUNG TAHUN AJARAN 2012/2013
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 85 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun,
kegiatan pengelolaan limbah B3 dapat dilakukan dengan tahapan yaitu :
a. limbah B3 adalah suatu kegiatan pada penghasil untuk mengurangi jumlah dan mengurangi sifat
bahaya dan racun limbah B3, sebelum dihasilkan dari suatu kegiatan. Kegiatan ini mencakup :
1) Melalui upaya menyempurnakan penyimpanan bahan baku dalam kegiatan proses (house keeping),
2) Substitusi bahan,
3) Modifikasi proses,
b. . limbah B3 adalah suatu kegiatan menyimpan limbah B3 yang dilakukan oleh penghasil dan/atau
pengumpul dan/atau pemanfaat dan/atau pengolah dan/atau penimbun limbah B3 dengan maksud menyimpan
sementara
c. .. limbah B3 adalah kegiatan mengumpulkan limbah B3 dari penghasil limbah B3 dengan maksud
menyimpan sementara sebelum diserahkan kepada pemanfaat dan/atau pengolah dan/atau penimbun limbah B3
d. .. limbah B3 adalah suatu kegiatan pemindahan limbah B3 dari penghasil dan/atau dari pengumpul
dan/atau dari pemanfaat dan/atau dari pengolah ke pengumpul dan/atau ke pemanfaat dan/atau ke pengolah dan/atau
ke penimbun limbah B3
e. . limbah B3 dengan cara
1) Kegiatan perolehan kembali (recovery)
2) penggunaan kembali (reuse)
3) daur ulang (recycle) yang bertujuan untuk mengubah limbah B3 menjadi suatu produk yang dapat digunakan dan
harus juga aman bagi lingkungan dan kesehatan manusia
f. limbah B3 adalah proses untuk mengubah karakeristik dan komposisi limbah B3 untuk
menghilangkan dan/atau mengurangi sifat bahaya dan/atau sifat racun. Kegiatan ini dilakukan dengan cara :
1) Stabilisasi/solidifikasi (proses pengubahan bentuk fisik dan/atau sifat kimia dengan menambahkan bahan
pengikat atau senyawa pereaksi tertentu contohnya semen, kapur dan bahan thermoplastic sehingga
memperkecil/membatasi kelarutan, pergerakan, atau penyebaran daya racun limbah),
2) Insenerasi(pemanfaatan suhu pembakaran untuk memperkecil volume limbah B3),
3) Bioremediasi(penggunaan bakteri dan mikroorganisme lain untuk mendegradasi limbah B3),
4) Fitoremediasi(penggunaan tumbuhan untuk mengadsorbsi dan mengakumulasi bahan beracun dari tanah).
g. .. limbah B3 adalah suatu kegiatan menempatkan limbah B3 pada suatu fasilitas penimbunan
dengan maksud tidak membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan hidup. Kegiatan ini dapat dilakukan dnegan
cara yaitu,
1) Sumur injeksi(deep well injection) melalui pemompaan limbah melalui pipa ke lapisan bebatuan dalam,
2) Kolam penyimpanan(surface impoundments).

Ketuntasan : Paraf Guru Paraf Orang Tua Nilai

Nama :

Kelas :
11
ILMU PENGETAHUAN ALAM SMK BISNIS DAN MANAJEMEN, PARIWISATA
SMK NEGERI 1 BANDUNG TAHUN AJARAN 2012/2013
Latihan 1
1. Secara umum, jenis polutan yang dapat menurunkan kualitas kesehatan manusia melalui organ sistem pernapasan ,
kecuali
a. Debu c. Asap e. DDT
b. Virus d. Karbon dioksida
2. Proses perlindungan alami tubuh manusia terhadap dampak polutan/benda asing yang terjadi pada trachea dan
bronkus adalah
a. Bersin c. Asma e. Batuk
b. Mendengkur d. Hypoxia
3. Kontak antara manusia dengan karbon monoksida pada konsentrasi tinggi dapat menyebabkan
a. Iritasi tenggorokan c. Iritasi mata e. Batuk
b. Iritasi kulit d. Kematian
4. Di bawah ini organ pencernaan yang merupakan sumber E coli dari tubuh manusia adalah :
a. Mulut c. Jejunum e. Anus
b. Dueodenum d. Kolon
5. Di bawah ini gas emisi yang menyebabkan terjadinya hujan asam adalah
a. Karbon dioksida c. Karbon monoksida e. Amoniak
b. Sulfur dioksida d. Natrium klorida
6. Pada rantai makanan berupa Plankton -> Ikan kecil -> Ikan besar -> Manusia -> Pengurai, akumulasi polutan yang
paling tinggi terdapat pada organisme
a. Produsen c. Ikan kecil e. Pengurai
b. Manusia d. Ikan besar
7. Hasil dari penelitian pada air minum isi ulang terdapat Eschericia coli yang mengakibatkan
a. Hepatitis c. Kanker e. Kolera
b. Diare d. Ascaris
8. Polutan kimia berupa DDT dapat terakumulasi pada organ sistem ekskresi yaitu
a. Hati c. Ginjal e. Kulit
b. Paru-paru d. Urethra
9. Organ pencernaan yang dapat terganggu oleh infeksi polutan biologi (cacing perut) yaitu
a. Mulut c. Kerongkongan e. Anus
b. Lambung d. Usus
10. Rapuhnya cangkang telur jenis unggas diakibatkan polutan berupa
a. Merkuri c. Kobalt e. Timbal
b. Kadmium d. DDT
11. Kasus di Teluk Minamata, salah satu dampak polusi yang diakibatkan oleh limbah Merkuri dapat berdampak, kecuali
a. Cacat mental pada janin c. Kerusakan ginjal e. Tekanan darah tinggi
b. Perubahan perilaku d. Kerusakan syaraf
12. Gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh polutan Co pada manusia adalah
a. Diare d. Kemunduran fungsi otak
b. Kerusakan kelenjar gondok e. Gagal ginjal
c. Kanker paru-paru
13. Dalam skala global, peningkatan kadar karbon dioksida di atmosfer yang berasal dari kegiatan industri, kendaraan
bermotor dan pemukiman dapat menyebabkan
a. Penurunan suhu udara d. Terganggunya proses fotosintesis
b. Kenaikan suhu udara e. Penurunan intensitas cahaya
c. Terjadinya hujan asam
14. Membuang sampah secara sembarangan ke dalam sungai dapat menyebabkan hal berikut, kecuali
a. Pendangkalan sungai d. Terhambatnya arus sungai
b. Air sungai menjadi tidak layak dikonsumsi e. Menurunnya populasi bakteri pembusuk
c. Meningkatnya kekeruhan sungai
15. Berikut ini akibat yang mungkin terjadi bila larian pupuk yang berlebih dari areal pertanian memasuki perairan di
sekitarnya, kecuali
a. DO pada perairan meningkat d. Populasi bakteri pembusuk meningkat
b. Populasi ikan menurun e. Populasi ganggang dan tumbuhan air
c. Penetrasi cahaya ke dalam perairan terganggu meningkat
16. Penggunaan pestisida secara berlebihan justru dapat menurunkan produktivitas hasil pertanian karena
a. Membunuh biota lain yang menyuburkan tanah d. Membunuh tanaman produksi
b. Terjadinya penyakit pada manusia e. Tidak memberikan pengaruh sama sekali
c. Membunuh hama pengganggu

12
ILMU PENGETAHUAN ALAM SMK BISNIS DAN MANAJEMEN, PARIWISATA
SMK NEGERI 1 BANDUNG TAHUN AJARAN 2012/2013
17. Di bawah ini gambaran umum dampak polusi tanah terhadap kesehatan manusia, kecuali
a. Timbal(Pb) dapat menyebabkan kerusakan otak dan kerusakan ginjal
b. Keracunan pestisida menimbulkan kematian
c. Berbagai pelarut yang mengandung klorin merangsang perubahan pada hati dan ginjal
d. sumber vektor penyakit seperti sakit perut
e. Konsentrasi DDT pada burung menyebabkan rapuhnya cangkang telur
18. Penipisan lapisan ozon mengakibatkan kanker kulit pada manusia, hal ini dikarenakan
a. Sinar UV yang terhalang oleh lapisan ozon
b. Sinar UV yang terbawa panas matahari terhalang CFC
c. Sinar UV yang tidak terhalang ozon sampai ke permukaan bumi
d. Sinar UV terhalang oleh CFC di permukaan bumi
e. CFC berikatan dengan sinar UV di atmosfer
19. Akumulasi polutan pada tubuh manusia disebabkan karena
a. Manusia hidup pada lingkungan yang sudah tercemar
b. Polutan biologi masuk ke tubuh manusia melalui saluran pencernaan
c. Kesadaran pola hidup sehat yang sangat kurang
d. Manusia merupakan konsumen puncak pada rantai makanan
e. Pencernaan manusia berakhir pada anus
20. Di bawah ini pernyataan yang berhubungan dengan dampak polusi udara bagi kesehatan dan keseimbangan
lingkungan adalah
a. Asfiksia terjadi pada bagian tenggorokan
b. Anesthesia diakibatkan oleh penipisan lapisan ozon
c. Efek rumah kaca disebabkan banyaknya rumah kaca yang dibangun
d. Hujan asam ditandai dengan adanya kenaikan derajat keasaman air hujan
e. Hujan asam ditandai dengan adanya penurunan derajat keasaman air hujan
21. Berikut ini dampak polusi tanah yang dapat ditimbulkan oleh sampah anorganik, kecuali .
a. Memerlukan lahan yang luas karena terjadi penumpukkan
b. Mengganggu kesehatan bila ada zat kimia berbahaya
c. Mengganggu estetika lingkungan sekitar
d. Menimbulkan bau tidak sedap akibat adanya pembusukan
e. Mengurangi jumlah lahan produktif
22. Kondisi Kota Bandung yang menjadikan peluang manusia terkena dampak polusi melalui sistem pencernaan, kecuali
a. Manusia hidup pada lingkungan yang sudah tercemar
b. Kenaikan taraf hidup penduduk bandung
c. Kesadaran pola hidup sehat yang sangat kurang
d. Manusia merupakan konsumen puncak pada rantai makanan
e. Penumpukkan sampah di daerah sekitar pemukiman
23. Di bawah ini proses terjadinya pemanasan global yang berdampak tenggelamnya suatu daratan yaitu
a. Kenaikan suhu bumi akibat panas terhalang sulfur dioksida
b. Pencairan es di kutub akibat adanya hujan asam
c. Terhalangnya panas akibat akumulasi karbondioksida di atmosfer
d. Penurunan jumlah air akibat pemanasan global
e. Pencairan es di kutub diakibatkan penurunan jumlah karbondioksida
24. Cepat pikunnya(kesadaran menurun) penduduk daerah perkotaan dapat disebabkan oleh
a. Kebiasaan suplai oksigen ke otak yang cukup
b. Polutan polusi udara mengakibatkan penipisan lapisan ozon
c. Kandungan polutan dalam tubuh mengurangi kadar oksigen
d. Polusi udara mengakibatkan iritasi pada mata
e. Polutan polusi udara berdampak naiknya air permukaan
25. Di bawah ini pernyataan yang benar tentang dampak polusi udara bagi kesehatan, kecuali
a. Anesthesia ditandai dengan kehilangan kesadaran
b. Asfiksia terjadi akibat Hb mudah mengikat karbon dioksida
c. Iritansia ditandai dengan terjadi peradangan di saluran pernapasan
d. Iritasi mata diakibatkan polutan udara yang mengiritasi mata
e. Penurunan kerja otak terjadi akibat kekurangan oksigen di dalam pembuluh darah

13
ILMU PENGETAHUAN ALAM SMK BISNIS DAN MANAJEMEN, PARIWISATA
SMK NEGERI 1 BANDUNG TAHUN AJARAN 2012/2013
Latihan 2

1. Secara alami, tubuh kita melakukan perlindungan terhadap polutan udara yang masuk dengan mengatur kondisi fisik
udara yang terjadi pada
a. Alveolus c. Kerongkongan e. Paru-paru
b. Peredaran darah d. Rongga hidung
2. Dampak polusi udara bagi kesehatan yang ditandai dengan terjadi peradangan/iritasi pada saluran pernapasan
disebut
a. Asfiksia c. Iritansia e. Anesthesia
b. Hypoxia d. Amnesia
3. Salah satu dampak pencemaran udara pada manusia, berupa terganggunya organ pernapasan yang ditandai dengan
spasme(tegangnya) otot polos bronchus dan sekresi lendir yang berlebih disebut
a. Pleuritis c. Batuk e. Asma
b. Asfiksia d. Bronchitis
4. Terjadinya peradangan pada organ pernapasan akibat polutan biologi/asap rokok pada perokok ditandai dengan gejala
suara parau karena pembengkakan dari pita suara disebut
a. Diphteria c. Bronchitis e. Asma
b. Laryngitis d. Pleuritis
5. Polutan yang masuk ke dalam tubuh akan menjalar ke seluruh sel tubuh melalui system
a. Pencernaan c. Ekskresi e. Koordinasi
b. Pernapasan d. Peredaran darah
6. Kebijakan Pemerintah kota Bandung guna mengurangi kadar limbah gas dengan dilakukannya pemeriksaan mesin
kendaraan bermotor disebut ..
a. Uji filtrasi c. Uji kebisingan e. Uji sedimentasi
b. Uji emisi d. Uji karbon dioksida
7. Pengolahan air limbah dengan cara mengalirkannya ke sungai, tersimpan dalam waduk berupa air terjun, meresap ke
dalam tanah adalah pengolahan air limbah secara
a. Filtrasi c. Alami e. Bioremediasi
b. Pengendapan d. Lumpur aktif
8. Proses pengurangan timbunan sampah dengan cara mengolah bahan buangan menjadi bahan yang dapat digunakan
kembali disebut
a. Insenerasi c. Pengomposan e. Fermentasi
b. Penimbunan d. Daur ulang
9. Berdasarkan PP Nomor 41 Tahun 1999, ukuran batas atau kadar zat, energi, dan/atau komponen yang ada atau yang
seharusnya ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam udara ambien disebut baku mutu
udara
a. Emisi c. Polutan e. Polusi
b. Kebisingan d. Ambien
10. Proses pengolahan limbah B3 dengan penggunaan tumbuhan untuk mengabsorbsi dan mengakumulasi bahan-bahan
beracun dari tanah disebut
a. Insenerasi c. Deep well injection e. Fitoremediasi
b. Solidikasi d. Bioremediasi
11. Proses pengolahan limbah B3 dengan memanfaatkan semen, kapur dan bahan thermoplastik untuk
memperkecil/membatasi kelarutan, pergerakan atau penyebaran daya racun limbah sebelum dibuang disebut
a. Insenerasi c. Deep well injection e. Fitoremediasi
b. Solidikasi d. Bioremediasi
12. Pemusnahan sampah dengan cara memanfaatkan proses dekomposisi zat organik oleh kuman-kuman pembusuk
pada kondisi tertentu adalah metode
a. Dumping c. Hot feeding e. Stabilisasi
b. Composting d. Inceneration
13. Metode penanganan limbah padat dengan cara menimbun limbah dalam tanah yang kemudian dilapisi dengan tanah
berlapis-lapis disebut
a. Composting c. Pembakaran e. Sanitary landfill
b. Inceneration d. Gas bio
14. Sungai di perkotaan umumnya banyak dicemari limbah berupa botol plastik, kemasan detergen, kantong kresek,
sterefoam, dan plastik kemasan makanan. Cara penanganan limbah yang sesuai untuk membersihkan sungai tersebut
adalah
a. Pengapungan c. Penimbunan e. Penyaringan
b. Pengendapan d. Penggunaan ulang

14
ILMU PENGETAHUAN ALAM SMK BISNIS DAN MANAJEMEN, PARIWISATA
SMK NEGERI 1 BANDUNG TAHUN AJARAN 2012/2013
15. Metode pengolahan limbah cair yang paling efektif digunakan untuk menyingkirkan polutan berupa minyak/lemak
adalah
a. Filtrasi c. Flotasi e. Desinfeksi
b. Flokasi d. Netralisasi
16. Dalam penanganan limbah cair, dunia industri yang peduli terhadap lingkungan untuk masa depan harus memfasilitasi
alat pengolahan limbah yang disebut
a. IPL c. PLC e. PVC
b. PDAM d. IPAL
17. Secara umum, pengolahan limbah cair pada Secondary Treatment mencakup pengolahan
a. Kimiawi c. Biologi e. Flotasi
b. Fisika d. Sedimentasi
18. Cara pembuangan limbah B3 dengan memompakkan limbah tersebut melalui pipa ke lapisan batuan dalam disebut
a. Deep well injection c. Secure landfill e. Electrostatic
b. Surface impoundments d. Clone separator prescipitation
19. Metode penanganan limbah cair yang cocok untuk memisahkan polutan lumpur adalah
a. Sedimentasi c. Screening e. Flotasi
b. Bioremediasi d. Composting
20. Secara umum, pengolahan limbah cair yang melibatkan mikroorganisme untuk menguraikan/mendegradasi bahan
organik disebut pengolahan limbah secara
a. Kimiawi c. Biologi e. Flotasi
b. Fisika d. Sedimentasi
21. Proses netralisasi, koogulasi bagian dari pengolahan limbah secara
a. Kimiawi c. Biologi e. Flotasi
b. Fisika d. Sedimentasi
22. Metode pengolahan limbah cair dengan dengan prinsip memisahkan bahan padatan dari air limbah berdasarkan
ukurannya disebut
a. Bioremediasi c. Activated sludge e. Composting
b. Trickling filter d. Screening
23. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 85 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun.
Kegiatan pengelolaan limbah B3 dengan cara pengurangan bahan dasar produksi disebut
a. Pemanfaatan limbah B3 d. Reduksi limbah B3
b. Pengolahan limbah B3 e. Penyimpanan limbah B3
c. Penimbunan limbah B3
24. Di kawasan sekitar Lembang banyak terdapat peternakan sapi yang menghasilkan limbah kotoran. Metode
penanganan limbah yang sesuai untuk daerah tersebut adalah
a. Pengomposan dan open dumping d. Open dumping dan biogas
b. Sanitary landfill dan biogas e. Pengomposan dan biogas
c. Insenerasi dan pengomposan
25. Berikut ini merupakan cara yang tidak tepat untuk menangani limbah gas adalah
a. Menggunakan bahan bakar ramah lingkungan d. Pemasangan AC di gedung perkantoran
b. Konversi minyak tanah ke LPG e. Mengadakan program Car Free Day
c. Meningkatkan program reboisasi

Daftar Pustaka,

Anonim. 1988. Kumpulan Peraturan di Bidang Lingkungan Hidup. Jakarta : CV. EKO JAYA
Ernawati, dkk. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMK dan MAK Kelas XI. Jakarta : Erlangga
Hardjasoemantri Koesnadi. 2006. Hukum Tata Lingkungan. Yogyakarta Gadjah Mada University Press
Kristanto Philip. 2004. Ekologi Industri. Yogyakarta : ANDI
Mulia Ricki. 2005. Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta : Graha Ilmu

15
ILMU PENGETAHUAN ALAM SMK BISNIS DAN MANAJEMEN, PARIWISATA
SMK NEGERI 1 BANDUNG TAHUN AJARAN 2012/2013

Motivasi : .
..
..
..
..
..

1. Dampak Pencemaran Terhadap Kesehatan Manusia


2. Dampak Pencemaran Terhadap Lingkungan
3. Kondisi Dampak Pencemaran di Lingkungan di Sekitar
4. Penanganan Limbah

Oleh :
Ahmad Mujidin, S.Pd

Nama :

Kelas :

No. Kontak :

16