Anda di halaman 1dari 2

PEMBERIAN IMUNISASI HEPATITIS B

No. Dokumen : 157.68/SOP/7.2.1.3/III /2017


No. Revisi : 0
SOP Tanggal Terbit : 7 Maret 2017
Halaman : 1/2

PUSKESMAS Ns.Lidia Ira Wati,


S.Kep
MANGGOPOH Nip.1985112220110
12006
Pengertian Pemberian imunisasi hepatitis B adalah pemberian obat atau vaksin
melalui suntikan pada paha anterolateral.
Vaksin ini berasal dari vaksin virus rekombinan yang diinaktivasikan
apabila suatu saat terpapar oleh virus hepatitis tersebut tidak akan sakit
atau hanya mengalami sakit ringan.
Tujuan 1. Sebagai acuan bagi petugas dalam pelayanan imunisasi bagi bayi
usia 0-7 hari
2. Tujuan imunisasi hepatitis B adalah suatu upaya untuk
menimbulkan/ meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif
terhadap penyakit Hepatitis B
Kebijakan SK Kepala Puskesmas Manggopoh Nomor 024/SK/5.5.2.1/XII/2016
Tentang Monitoring Pengelolaan dan Pelaksanaan UKM Puskesmas
Referensi 1. Permenkes RI Nomor 12 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan
Imunisasi.
2. Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 4 tahun 2016
Alat dan Bahan 1. Vaksin carier/ Coldchain, coolpack, vaksin, safety box, kapas basah
2. Alat tulis dan buku register
Prosedur 1. Petugas mempersiapkan peralatan logistic imunisasi (vaksin carier,
coolpack, vaksin Hbo Prefil injection Devise (PID), buku register bayi
dan balita, safety box, tempat sampah, kapas air hangat, dan hand
scoon.
2. Petugas Memastikan Vial Vaksin Monitor (VVM) dalam kondisis A dan
B, belum kadaluarsa, label kemasan masih ada dan terbaca.
3. Petugas memberikan penyuluhan tentang manfaat imunisasi hepatitis
B dan dampak apabila anak tidak diimunisasi Hepatitis B (Hb Uniject)
serta keluhan yang mungkin terjadi setelah diberikan imunisasi dan
cara penanggulangannya.
4. Petugas memasang Hand scoon sebagai alat perlindungan diri.
5. Petugas membersihkan paha anterolateral dengan kapas air hangat
jangan menggunakan kapas alkohol karena akan merusak vaksin.
6. Petugas menyuntikkan vaksin di paha anterolateral dengan dosis o,5
ml secara intramuskuler dengan posisi jarum tegak lurus dengan
sudut 900. sebanyak 1 kali pada usia 0 7 hari .
7. Petugas menyuntikkan jarum secara pelan-pelan untuk mengurangi
sakit pada bayi.
PEMBERIAN IMUNISASI HEPATITIS B
PUSKESMAS Ns.Lidia Ira Wati, S.Kep
MANGGOPOH
No. Dokumen : 157.68/SOP/7.2.1.3/III /2017
Nip.19851122201101 2
No. Revisi : 0 006

SOP Tanggal Terbit : 7 Maret 2017


Halaman : 2/2
8. Petugas memasukkan bekas jarum suntik ke dalam safety box dengan
posisi jarum terbuka tanpa dimasukkan lagi ke dalam tutupnya untuk
mengurangi resiko petugas tertusuk oleh jarum.
9. Petugas merapikan alat-alat.
10. Petugas mencatat hasil kegiatan kedalam buku register bayi dan buku
kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
Bagan Alir
Mempersiapkan vaksin dan logistik

Memberikan penyuluhan tentang imunisasi Hepatitis B

Menggunakan hand scoon sebagai alat perlingungan diri

Melakukan penyuntikan vaksin

Memasukkan alat suntik bekas suntikan langsung dalam safety box

Mencatat ke dalam buku register bayi atau buku


kesehatan ibu dan anak (KIA)

Unit terkait 1. KIA


2. Imunisasi
3. Pembina Wilayah Setempat (PWS)
Rekaman No Isi Perubahan Tanggal Mulai
Historis Diberlakukan
Perubahan