Anda di halaman 1dari 6

PROPOSAL PTK BIOLOGI KELAS X SMA

Proposal PTK
BAB I
PENDAHULUAN
A. Judul:
Peningkatan Minat Belajar Biologi dengan Model Pembelajaran Picture materi Klasifikasi
makhluk hidup pada siswa kelas X semester 1 SMA N 1 Comal Tahun Pelajaran 2010/2011.
B.Latar Belakang Masalah
Biologi sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan di SMA , materi
pembelajarannya sudah menyesuaikan pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Materi
pembelajaran yang diajarkan ada kelas X untuk semester gasal adalah klasifikasi makhluk hidup.
Berdasarkan analisis yang dilakukan dari pembelajaran sebelumnya, diskusi dengan guru pada
mapel yang sama diketahui bahwa materi mengenai klasifikasi makhluk hidup masih dirasakan
sulit bagi siswa.
Klasifikasi makhluk hidup merupakan materi pembelajaran yang kompleks, sehingga
siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi tersebut, akibatnya hasil belajar siswa
kurang memuaskan. Kurang optimalnya pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran ini
diindikasikan dengan rendahnya hasil belajar siswa. Pada materi klasifikasi makhluk hidup
banyak digunakan istilah dalam bahasa latin yang menyebabkan materi tersebut kurang diminati
dan membosankan bagi siswa. Kebosanan siswa dapat dilihat dari banyaknya siswa yang kurang
memperhatikan pada saat guru mengajar dan cenderung pasif. Masalah masalah tersebut
menuntut guru untuk lebih inovatif dalam menentukan model pembelajaran. Model pembelajaran
yang dipilih harus dapat menarik minat siswa untuk belajar dan lebih aktif dalam pembelajaran.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut, dapat dilakukan
dengan memilih metode belajar yang sesuai , sehingga dapat meningkatkan minat siswa terhadap
materi klasifikasi makhluk hidup. Model yang sesuai tersebut adalah model pembelajaran picture
. Model pembelajaran picture adalah salah satu model pembelajaran kelompok dengan
menggunakan bantuan gambar gambar yang menarik. Dan selanjutnya siswa memasangkan
urutan taksonomi sesuai dengan gambar yang ada.
Dengan model pembelajaran ini diharapkan siswa dapat meningkat minat dan aktivitas
belajarnya, karena dalam suasana permainan siswa dapat belajar tanpa rasa terbebani , dan guru
juga dapat menyampaikan materi sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.Berdasarkan hal
tersebut penelitian ini bermaksud untuk meningkatkan minat
belajar biologi pada materi Klasifikasi makhluk hidup pada siswa kelas X semester 1 dengan
model pembelajaran picture . Dan harapannya apabila minat siswa terhadap pembelajaran
meningkat, maka prestasi belajar siswa juga meningkat.
C. Perumusan Masalah
1. Sesuai dengan uraian pada latar belakang masalah di atas, rumusan masalah PTK
ini adalah bagaimanakah upaya peningkatan mutu belajar dengan menggunakan
metode-metode yang sesuai dengan materi ajar.
2. Motivasi seperti apa yang membangkitkan siswa untuk aktif dalam setiap
pertemuan.
3. Apakah alat peraga mendukung terselenggaranya metode pembelajaran dalam kelas.
4. Bagaimana ketertarikan siswa dengan kegiatan observasi atau praktikum terhadap
klasifikasi makhluk hidup.
5. Bagaimana pembagian waktu dengan materi ajar yang dilakukan Guru.

D. Tujuan Penelitian
Sesuai dengan rumusan masalah di atas, tujuan PTK ini adalah untuk meningkatkan
minat belajar Biologi dengan model pembelajaran picture pada materi klasifikasi
makhluk hidup pada siswa kelas X semester 1 SMA UIN
E. Manfaat Hasil Penelitian
a. Bagi Siswa
Diharapkan hasil penelitian ini dapat membangkitkan minat belajar biologi siswa.
Diharapkan dengan tingginya minat belajar itu,dapat meningkatkan prestasi belajar biologi.
b. Bagi Guru
Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah kemampuan guru dalam mengajarkan
biologi di sekolah. Melalui cara dan strategi yang diterapkan, guru akan memiliki pengalaman
yang baru.
c. Bagi Sekolah
Bagi sekolah, hasil penelitian ini diharapkan dapat menumbuhkan suasana belajar yang
menyenangkan. Dengan suasana belajar yang menyenangkan itu mudah-mudahan semangat
kerja segenap warga sekolah baik guru, siswa, kepala sekolah, tukang kebun, serta orang tua
siswa dan komite sekolah akan semakin tinggi. Pada gilirannya, diharapkan prestasi sekolah akan
semakin meningkat dan layakmendapatkan penghargaan yang setimpal.

BAB II
KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN
A. Kajian Teori
1. Minat belajar
Belajar secara psikologis diartikan sebagai perubahan tingkah laku sebagai hasil dari
interaksi dengan lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidup. Perubahan yang terjadi
dalam diri seseorang tidak semuanya dikatakan sebagai perubahan dalam arti belajar. Karena
perubahan dalam belajar memiliki ciri ciri sebagai berikut: terjadi secara sadar, bersifat kontinu
dan fungsional, bersifat aktif dan positif, bukan bersifat sementara, bertujuan dan terarah, dan
mencakup seluruh aspek tingkah laku ( Susilo,2005 ).
Menurut Gagne ( Dimyati,2002 ) belajar terdiri dari tiga komponen penting yaitu kondisi
eksternal, internal, dan hasil belajar. Komponen tersebut dapat dilukiskan dalam bagan sebagai
berikut:

Suryabrata ( 2005 ) menyatakan bahwa ada dua faktor yang mempengaruhi belajar, yaitu:
1. Faktor luar ( ekstern ) yang terdiri dari faktor faktor nonsosial dan sosial
a. Faktor faktor nonsosial, misalnya: keadaan udara, suhu udara,cuaca, waktu, alat- alat yang
dipakai dalam belajar.
b. Faktor faktor sosial, yaitu manusia baik hadir secara langsung maupun kehadirannya
disimpulkan. Kehadiran orang lain pada waktu seseorang belajarakan mengganggu orang
tersebut.
2. Faktor dalam ( intern ) yang terdiri dari faktor faktor fisiologis dan psikologis
a. Faktor faktor fisiologis ( jasmani )
Keadaan jasmani pada umumnya melatar belakangi aktivitas belajar. Jasmani yang segar akan
berbeda pengaruhnya dengan jasmani yang kurang segar. Oleh karena itu kesehatan badan perlu
dijaga agar dapat belajar dengan baik.
b. Faktor faktor psikologis
Faktor psikologis yang mendorong seseorang untuk belajar adalah kebutuhan kompleks. Susilo (
2005 ) menyatakan bahwa ada tujuh faktor yang tergolong ke dalam faktor psikologis, antara
lain: intelegensi, perhatian, minat, bakat, motif, kematangan, dan kelelahan.
Pembelajaran merupakan proses belajar. Proses dimana siswa melakukan aktivitas untuk
mengubah perilakunya. Dalam pembelajaran ini terlibat antara lain: siswa,

BAB III
METODE PENELITIAN
A. Metode Penelitian
1. Setting Penelitian
Penelitian ini akan dilaksanakan pada semester 1 tahun ajaran 2009/2010. Direncanakan
PTK ini akan berlangsung di SMA . Adapun yang menjadi subjek PTK ini adalah siswa kelas X
SMA yang berjumlah 40 siswa. Jumlah itu terdiri dari 13 perempuan dan 27 laki-laki.
PTK ini dilakukan oleh peneliti dan sejumlah kolabolator.
2. Prosedur Penelitian
Prosedur penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang langkah langkah dari
penelitian model mc. Taggart (Depdiknas 2004 : 7). Adapun tahap-tahapnya adalah
merencanakan, melakukan tindakan, evaluasi dan refleksi.
a. Perencanaan
Pada tahap ini, akan dilakukan kegiatan pemberian angket dan wawancara tentang minat belajar
pada para siswa. Kedua instrumen digunakan untuk mengungkap sejauhmana keadaan minat
belajar siswa. Setelah diketahui keadaan minat belajar itu, peneliti dan kolabolator akan
mendiskusikan untuk memilih alternatif tindakan yang harus dilakukan. Adapun alternatif
tindakan itu adalah model pembelajaran picture. Selain itu, peneliti dan kolabolator menyiapkan
perangkat pelajaran yang berupa RPP serta keperluan lainnya seperti media pembelajaran,
materi, dan alat evaluasi pembelajaran.
b. Implementasi Tindakan
Adapun tindakan yang akan diterapkan pada PTK ini adalah model pembelajaran picture pada
pembelajaran biologi. Langkah-langkah pembelajaran biologi dengan model pembelajaran
picture dapat dideskripsikan sbb:
(1) Guru menyampaikan kompetensi
(2) Guru menyajikan materi sebagai pengantar
(3) Guru menunjukkan dan memperlihatkan gambar gambar kegiatan yang berkaitan dengan
materi.
(4) Guru menunjukkan dan memanggil siswa secara bergantian sesuai dengan kelompoknya
Tabel Lembar Observasi
No Nama Siswa Nis Aktifitas Siswa Selama KBM
1 2 3 4 5

Keterangan:
1. Mendengarkan/memperhatikan penjelasan guru
2. Memperhatikan gambar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi
3. Melakukan penempelan label nama latin sesuai dengan gambar
4. Menjelaskan alas an dasar pemikiran siswa dalam penempelan label nama latin
5. Kerjasama dalam kelompok

5. Kriteria Keberhasilan
Adapun kriteria keberhasilan PTK ini adalah jika terjadi peningkatan perilaku dan
sikap serta skor angket minat belajar siswa.
DAFTAR PUSTAKA
Hamalik Oemar.1983, Metode Belajar dan Kesuitan Belajar. Tarsito:Bandung. Kemis dan
MC.Targgart. 1992, The Action Research Planne Victoria: Deaken Universit

Lampiran 1.

LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS SISWA DALAM KBM


Nama sekolah : .
Mata pelajaran :.
Bahan kajian/konsep :.
Kelas/Semester :.
Hari/Tanggal :.

Petunjuk pengisisan :
Amatilah aktivitas siswa dan setiap kelompok sample selama kegistsn belajar mengajar
berlangsung kemudian isilah lembar observasi dengan prosedur sebagai berikut :
1. Pengamat dalam melakukan pengamatan duduk ditempat yang memungkinkan dapat melihat
semua aktivitas siswa yang diamati.
2. Pengamat melakukan pengamatan aktivitas siswa, kemudian 30 detik berikutnya
pengamat menulis kode kategori pengamatan.
3. Kode-kode kategori dituliskan secara berurutan sesuai dengan kejadian pada baris dan
kolom yang tersedia.
4. Pengamatan dilakukan sejak proses belajar mengajar berlangsung.

Aktivitas siswa selama KBM


1. Mendengarkan/memperhatikan penjelasan guru.
2. Memperhatikan gambar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi
3. Melakukan penempelan label nama latin sesuai dengan gambar.
4. Menjelaskan alas an dasar pemikiran siswa dalam penempelan label nama latin.
5. Kerjasama dalam kelompok

No Nama Siswa Nis Aktifitas Siswa Selama KBM


1 2 3 4 5