Anda di halaman 1dari 4

Penyebab Jantung Berdebar dan Cara Mengatasinya

Ketika jantung tiba-tiba berdebar kencang, tentu akan membuat seseorang menjadi khawatir, jangan-
jangan ada masalah yang serius pada tubuhnya, entah itu hanya berlangsung singkat, apalagi
berlangsung lama dan tak kunjung mereda. Tentu yang menjadi pertanyaan adalah apa penyebabnya
dan bagaimana cara mengatasinya.

Baiklah, kami akan mencoba menjawab kekhawatiran Anda, di sini akan kami sajikan hal-hal apa saja
yang menjadi penyebab jantung berdebar dan cara mengatasinya baik secara sederhana yang dapat
Anda lakukan sendiri di rumah, maupun gambaran mengenai pengobatan jantung berdebar oleh tenaga
profesioal (dokter).

Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita samakan peresepsi terlebih dahulu mengenai pengertian
jantung berdebar. Dalam istilah medis kondisi ini disebut sebagai palpitasi (jantung berdebar-debar)
merupakan perasaan atau sensasi detak jantung yang cepat, kuat, dan terkadang tidak beraturan.
Jantung berdebar debar dapat dipicu oleh stres, olahraga, obat ataupun penyakit tertentu.

Meskipun jantung yang berdebar kencang bisa mengkhawatirkan, namun biasanya ini tidak berbahaya.
Walau demikian, dalam beberapa kasus, jantung berdebar debar bisa menjadi bagian dari gejala
penyakit jantung yang serius, misalnya detak jantung yang tidak teratur (aritmia) dan ini perlu
pengobatan instensif.

Penyebab Jantung Berdebar

Gaya Hidup

Jantung berdebar dapat dipicu oleh lonjakan adrenalin, hormon yang dielapaskan oleh tubuh terutama
ketika merasa gugup, cemas atau terlalu gembira.

Banyak makan, makanan pedas, minum kafein atau alkohol berlebihan, merokok, dan menggunakan
narkoba semua bisa menyebabkan palpitasi.
Jantung berdebar bisa juga disebabkan oleh perasaan cemas, stres dan panik. Serangan panik biasanya
disertai juga dengan mual, berkeringat, dan gemetar.

Penggunaan Obat

Efek samping dari beberapa jenis obat-obatan, seperti inhaler untuk asma, tablet untuk mengobati
masalah tiroid, obat batuk pilek yang mengandung pseudoephedrine dan sejenisnya, bisa menjadi
penyebab jantung berdebar kencang.

Bicaralah dengan dokter jika Anda curiga bahwa obat yang menyebabkan palpitasi. Jangan berhenti
menggunakan pengobatan yang diresepkan tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter.

Menstruasi, kehamilan dan menopause

Jantung berdebar debar pada wanita terkadang disebabkan oleh perubahan hormon selama periode
menstruasi, selama kehamilan, atau sekitar saat menopause. Namun, ini biasanya hanya bersifat
sementara dan bukan penyebab yang serius jadi tak perlu takut.

Kondisi Medis

Kondisi medis berikut dapat membuat jantung sering berdebar kencang, lebih kuat atau tidak teratur :

Kadar gula darah rendah

Anemia

Beberapa jenis tekanan darah rendah

Badan panas/suhu tinggi (demam) 38 C ke atas.

Dehidrasi (kekurangan cairan)

Kadang-kadang jantung berdebar dapat menjadi tanda dari masalah serius, seperti kelenjar tiroid yang
terlalu aktif (hipertiroidisme) atau irama jantung yang abnormal (aritmia). Aritmia termasuk detak
jantung yang terlalu cepat (takikardia), denyut jantung lambat (bradikardia) atau irama jantung yang
tidak teratur.
[alert color=red icon=]Jika Anda mengalami jantung berdebar-debar yang disertai dengan sesak
napas berat, nyeri dada atau pingsan, maka harus segera mencari pertolongan medis darurat.

Jika palpitasi terjadi singkat dan tidak ada tanda-tanda dan gejala yang mengkhawatirkan, maka
periksalah ke dokter, bila perlu membuat janji terlebih dahulu. Dokter akan membantu Anda
mengetahui apakah jantung berdebar yang Anda alami berbahaya atau tidak.

Beberapa jenis pemeriksaan yang mungkin dokter perlukan antara lain:

Pemeriksaan fisik berupa pemeriksaan jantung dengan stetoskop dan pemeriksaan kelenjar tiroid.

Elektrokardiogram (EKG). Digunakan untuk merekam impuls listrik yang menyebabkan detak jantung.
EKG dapat membantu dokter mendeteksi penyimpangan irama jantung. Pemeriksaan dapat dilakukan
saat beristirahat atau saat berolahraga (stress electrocardiogram).

Echocardiogram. Menggunakan Gelombang ultrasound untuk memeriksa setruktur jantung dan


pergerakannya.

Cara Mengatasi Jantung Berdebar

Cara yang paling tepat untuk mengobati jantung berdebar di rumah adalah dengan menghindari faktor-
faktor pemicunya atau penyebab jantung berdebar itu sendiri. Beberapa cara yang dapat Anda lakukan
meliputi:

Mengurangi stres atau kecemasan. Cobalah teknik relaksasi, seperti meditasi, yoga, atau pernapasan
dalam atau aromaterapi.

Hindari stimulan. Zat-zat stimulan, termasuk minuman atau makanan berkafein (misalnya kopi, teh, dll),
nikotin (rokok), beberapa obat flu dan minuman berenergi, karena itu semua dapat membuat jantung
berdetak kencang atau bahkan tidak teratur.

Hindari obat-obatan terlarang. Obat-obatan tertentu, seperti kokain dan amfetamin, dapat
menyebabkan jantung berdebar-debar.
Dokter akan memberikan pengobatan jantung berdebar yang Anda alami, apabila dia curiga ada
masalah jantung yang menjadi penyebabnya. Selain masalah jantung dan kondisi medis seperti yang
telah disebutkan sebelmunya, maka dokter hanya akan menganjurkan penghindaran terhadap faktor
pemicu