Anda di halaman 1dari 3

Manfaat Berjilbab Syari

Sebagai Muslimah, kita diwajibkan untuk menutup aurat kita. Selain menunjukkan identitas kita sebagai
seorang Muslimah, perintah Allah yang satu ini memang memberikan banyak manfaat bagi kita para
wanita, antara lain: menjaga kehormatan, terhindar atau terjaga dari perbuatan tercela, terhindar dari
kejahatan, melindungi kita dari sinar matahari, dan masih banyaaak lagi.

Source: http://38.media.tumblr.com/tumblr_md5cscRa3o1rzst7r.jpg (hijabographics tumblr)

Source: http://38.media.tumblr.com/tumblr_md5cscRa3o1rzst7r.jpg

Manfaat-manfaat tersebut sering saya rasakan dalam kehidupan sehari-hari, setelah saya mulai
mengenakannya. Alhamdulillah saya mulai istiqomah dalam menutup aurat sejak masuk SMP.
Alhamdulillah di SMP saya, menyediakan seragam sekolah yang syari, pakaiannya longgar, khimarnya
panjang sampai menutup dada meskipun modelnya instan atau bergo, dan kainnya juga adem, jadi enak
dipakai saat aktifitas di sekolah yang full day ^^ (kok kaya promosi ya, hehehe). Waktu SMA juga, karena
di yayasan yang sama jadi seragam sekolahnya juga syari, bedanya kalau SMA khimarnya yang
segiempat, jadi harus bikin sendiri.

Setelah memakai jilbab syari, banyak perubahan yang saya rasakan. Saya merasa lebih terlindungi dan
dihormati. Pasti pada sering dengar cerita, kalau ada wanita lagi jalan sendirian di jalan terus ada
gerombolan laki-laki yang tidak dikenal, kalau yang lewat wanita yang menutup aurat, paling kita hanya
dikasih ucapan salam, Assalamualaikum, mbak. Ini memang realita, saya sendiri pernah mengalaminya.
Tapi, bakalan beda banget ceritanya kalau yang lewat nggak menutup aurat ya. Ga percaya? Sana cari di
YouTube, banyak kok video social experiment seperti ini.

Saya juga teringat dengan kejadian yang baru-baru saja saya alami. Begini ceritanya, saat itu saya sedang
jajan di sebuah minimarket yang ada di lingkungan kampus. Kebetulan penjaga kasir waktu itu adalah
seorang laki-laki, nah kembaliannya adalah uang receh. Pas masnya ngasih kembalian, tidak sengaja jari
tangannya kena tangan saya. Masnya langsung minta maaf dan merasa bersalah banget. Maaf ya mbak.
Maaf banget tadi kena. Saya tersenyum dan jawab, Tidak apa-apa, mas. Soalnya saya tahu kalau
masnya tadi udah usaha biar tangannya nggak kena sama tangan saya, dan dia juga nggak sengaja.

Ceritanya akan berbeda kalau mbak-mbak yang beli sama-sama berjilbab, tapi pakaiannya ketat, terus
khimarnya masih kecil dan tidak menutup dada bahkan transparan. Mungkin si mas kasir akan biasa saja
kalau tangannya menyentuh tangan si mbak ketika memberi kembalian. Iya ga? Saya sering melihat
kejadian ini di supermarket yang sama, hehe

Nah, dari kejadian ini saya jadi menyimpulkan, meskipun sama-sama berjilbab dan sama-sama dihormati
oleh lawan jenis, tapi level penghormatannya itu beda. Muslimah dengan jilbab yang syari akan jauh
lebih dihormati. Iya ga?

Berjilbab syari itu asyik lho, beneran deh! Pakai pakaian longgar (tapi ya kira-kira ya longgarnya, jangan
kelewat longgar malah jadinya nanti kita kaya tenggelam di baju, hehe) yang tidak nerawang, khimar
panjang menutup dada yang tidak nerawang, kaos kaki, manset atau deker buat lebih aman untuk
menutup lengan tangan, akan membuat kita lebih nyaman dan memudahkan kita dalam aktifitas!
Beneran deh! Ga percaya? Nih saya kasih contoh nih ya Semisal kita lagi pergi keluar terus mau sholat,
tapi lupa ga bawa mukena. Ga usah bingung deh, girls! Dengan pakaian yang sudah sesuai syariat, kita
sudah bisa langsung sholat ^^

Mungkin banyak diantara kita yang masih ragu untuk mengenakan pakaian yang sesuai syariat karena ini
dan itu. Biasanya sih yang saya sering dengar alasannya gini nih, Aku masih belum baik, belum pantes
lah kalau pakai jilbab yang gede-gede.

Sama kok, dulu saya juga sempat mikir seperti itu waktu saya masih jadi murid baru zaman putih biru,
hehe. Tapi ternyata, kalau kita berpakaian sesuai syariat Islam, otomatis akan merubah perilaku kita
menjadi lebih baik. Jilbab syari ibarat rem sekaligus alarm buat kita agar menghindari perbuatan dan
perilaku yang buruk.

Terus juga otomatis kita akan lebih sering berkumpul dengan orang-orang yang baik, yang selalu berada
di jalan-Nya. Saya nulis ini bukan bermaksud untuk menjauhi teman-teman lama yang belum berjilbab
syari yaa. Sama sekali bukan.

Kita boleh berteman dengan siapa saja kok, yang harus diingat adalah kita jangan sampai diwarnai hal-
hal buruk tapi harus bisa mewarnai dengan hal-hal baik (ini nasihat yang ayah saya sering berikan kepada
saya). Alangkah baiknya kalau kita bisa mengajak teman-teman kita ke arah yang lebih baik, ya kan? ^^
Kalau kita sering berkumpul dengan orang-orang yang selalu berada di jalan-Nya, otomatis kita juga akan
ketularan semangat untuk terus berbenah diri menjadi lebih baik. Kalau imannya lagi turun atau
perbuatan kita ada yang ga sesuai dengan syariat, ada yang mengingatkan. Kalau lagi kesusahan, ada
yang membantu. Kalau kita bingung tentang suatu hukum, kita bisa tanya ke teman yang ilmu agamanya
lebih baik. Asyik kan? Kita harus pandai-pandai dalam memilih teman dekat lho. Kenapa? Karena teman-
teman yang baik itu kelak bisa memberi syafaat sehingga kita bisa masuk surga bersama-sama dengan
teman-teman kita ^^

Kembali lagi ke jilbab syari.

Yuk teman-teman kita mulai belajar untuk berjilbab syari. Berjilbab syari merupakan perintah pencipta
kita, Allah SWT, yang harus kita taati. Jilbab syari juga memberikan banyak manfaat untuk kita.
Seharusnya kita bersyukur, karena wanita dalam Islam sangat dimuliakan kedudukannya ^^

Nah, sekian dulu ya postingan saya tentang jilbab syari. Mohon maaf apabila ada kesalahan dan
kekurangan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin ^^

Selamat berjilbab syari ukhti shalihah ^^