Anda di halaman 1dari 3

alinea ali.

nea
[n] bagian wacana yg mengungkapkan satu pikiran yg lengkap atau satu tema yg dl
ragam tulis ditandai oleh baris pertama yg menjorok ke dalam atau jarak spasi yg lebih;
paragraf

Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/alinea
KamusBahasaIndonesia.org

paragraf pa.ra.graf
[n] bagian bab dl suatu karangan (biasanya mengandung satu ide pokok dan
penulisannya dimulai dng garis baru); alinea

Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/paragraf
KamusBahasaIndonesia.org

wacana wa.ca.na
[n] (1) komunikasi verbal; percakapan; (2) Ling keseluruhan tutur yg merupakan suatu
kesatuan; (3) Ling satuan bahasa terlengkap yg direalisasikan dl bentuk karangan atau
laporan utuh, spt novel, buku, artikel, pidato, atau khotbah; (4) Ling kemampuan atau
prosedur berpikir secara sistematis; kemampuan atau proses memberikan pertimbangan
berdasarkan akal sehat; (5) pertukaran ide secara verbal

Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/wacana
KamusBahasaIndonesia.org

Contoh Kalimat Utama dan Kalimat


Penjelas beserta Pengertiannya
Bahasa Indonesiaku - Contoh Kalimat Utama dan Kalimat Penjelas beserta
Pengertiannya - Dalam artikel ini kita akan belajar tentang kalimat utama dan kalimat
penjelas serta beberapa contoh kalimatnya. Apa yang dimaksud dengan kalimat utama
dan kalimat penjelas? Lantas apa perbedaan dari kedua kalimat tersebut? dan apa fungsi
dari keduanya? Pertanyaan-pertanyaan tersebut nanti akan terjawab dengan sendirinya.
So, keep reading guys! Berikut ini penjelasan lebih detail tentang kedua kalimat
tersebut.
Kalimat Utama

Kalimat utama atau biasa disebut dengan kalimat topik adalah kalimat yang
mengandung atau memuat gagasan utama tentang suatu topik yang sedang kita bahas
dalam sebuah paragraf. Kalimat utama menjadi acuan dalam mengembangkan suatu
paragraf. Berikut ini adalah ciri-ciri kalimat utama.

Ciri-ciri kalimat utama

1. Kalimat utama (topik) mengandung suatu topik yang bisa dikembangkan secara
detail (terperinci)
2. Kalimat utama adalah kalimat yang bisa berdiri sendiri tanpa adanya penghubung
baik penghubung antar kalimat ataupun intra kalimat. Artinya, kalimat utama sudah
mempunyai arti atau makna yang jelas tanpa dihubungkan dengan kalimat lain.
3. Pada umumnya, kalimat utama terletak pada awal paragraf. Namun pada kalimat
induktif, kalimat utama terdapat di akhir paragraf yang biasanya menggunakan kata-
kata berikut ini: Jadi..., Dengan Demikian, Sebagai kesimpulan.., dan lain sebagainya.

Kalimat Penjelas

Kalimat penjelas adalah kalimat yang memuat tentang penjelasan, uraian, atau berupa
rincian detail tentang kalimat utama atau biasa disebut dengan kalimat pendukung.
Berikut ini adalah ciri-ciri kalimat penjelas.

Baca Juga artikel-artikel berikut ini:

1.Pengertian kalimat efektif dan contohnya lengkap


2. Pengertian dan contoh kalimat kompleks dan simpleks lengkap
3. Pengertian, jenis dan contoh kalimat aktif dan pasif lengkap
4. Pengertian kalimat baku dan tidak baku beserta contohnya

Ciri-ciri kalimat penjelas

1. Memberikan penjelasan lebih detail pada kalimat utama dengan menyajikan


deskripsi, contoh, perbandingan, alasan, sebab-akibat yang mendukung kalimat utama
(topik) yang dibahas.
2. Kalimat penjelas merupakan kalimat yang tidak bisa berdiri sendiri (terikat).
3. Kalimat penjelas membutuhkan kata penghubung seperti, "Misalnya, contohnya,
terlebih lagi, selain itu, bahkan dan lain sebagainya". Kata penghubung ini berfungsi
untuk menjadikan paragraf tersebut saling terhubung baik secara kalimat maupun
makna (koherence).
4. Dalam satu paragraf mempunyai lebih dari satu kalimat penjelas.
Bagaimana? Sudah paham ya pengertian kalimat utama dan kalimat penjelas serta
perbedaan kedua kalimat tersebut? Ibarat dalam peperangan, kalimat utama adalah
komandan perang, sedangkan kalimat penjelas adalah pasukannya, hehe.. Setelah
mempelajari pengertian kedua kalimat tersebut, sekarang kita akan langsung melihat
contoh kalimat utama dan penjelas dalam suatu paragraf. Yuk langsung saja kita simak
bersama.

Contoh Kalimat Utama dan Kalimat Penjelas


Paragraf 1
Ujian nasional selalu menjadi topik menarik untuk dibahas setiap tahun. Hal ini
disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang pro dan kontra dalam menanggapi
masalah ujian nasional. Penyebabnya adalah carut-marutnya pelaksanaan ujian nasional
setiap tahunnya. Misalnya, maraknya kecurangan sebelum ujian nasional berlangsung,
seperti bocornya soal ujian, sehingga menyebabkan jual beli kunci jawaban. Belum lagi
distribusi soal yang telat di beberapa daerah terpencil. Dalam hal ini, pemerintah seolah
hanya menggali tutup lobang saja tanpa adanya solusi permanen yang bisa
menyelesaikan persoalan ujian nasional.

Paragraf di atas membahas tentang ujian nasional yang selalu menjadi topik yang tak
pernah selesai dibahas setiap tahunnya. Kalimat utama dalam paragraf tersebut terdapat
pada kalimat pertama : Ujian nasional selalu menjadi topik menarik untuk dibahas
setiap tahun. Sedangkan kalimat selanjutnya adalah kalimat penjelas (kalimat 2 - 6).

Kalimat Utama: Ujian nasional selalu menjadi topik menarik untuk dibahas setiap
tahun.
Kalimat penjelas: Ada pada kalimat kedua hingga kalimat keenam.

Paragraf 2
Serangan jantung adalah pembunuh nomor satu di dunia. Banyak faktor yang
menyebabkan seseorang terkena serangan jantung. Salah satunya adalah tingginya
kolestrol dalam tubuh. Banyaknya lemak yang dikonsumsi menjadi salah satu pemicu
kolestrol. Akibatnya, kolestrol menumpuk dan menyumbat aliran darah dan
mengganggu kerja jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

Kalimat utama: Serangan jantung adalah pembunuh nomor satu di dunia.


Kalimat penjelas: kalimat 2 4

Nah itulah penjelasan singkat tentang pengertian dan contoh kalimat utama dan
kalimat penjelas. Semoga bermanfaat. Jangan lupa kunjungi blog kami di
bahasaindonesiaku.net. Ada banyak sekali materi-materi bahasa Indonesia yang sangat
bermanfaat bagi kalian. Terimakasih.