Anda di halaman 1dari 2

Laporan Kegiatan Program Pendidikan Profesi Dokter (P3D)

Puskesmas Simpang Limun, Kecamatan Kota Medan, Medan

BAB 7
KESIMPULAN DAN SARAN

7.1. KESIMPULAN
Dari beberapa kegiatan pokok Puskesmas Simpang Limun, sebagian kegiatan sudah
berjalan dengan baik dan memenuhi target. Namun Puskesmas sebagai fungsi penggerak
pembangunan berwawasan kesehatan di wilayah kerja dan pemberdayaan masyarakat di
bidang kesehatan belum berjalan dengan maksimal. Hal ini disebabkan banyaknya hambatan
dan tantangan yang dihadapi Puskesmas baik dari SDM Puskesmas tersebut maupun dari
kesadaran masyarakat atas kesehatan. Hal ini tentunya akan mempengaruhi target yang ingin
dicapai oleh puskesmas.

Dari pembahasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa Diare masih menjadi
masalah yang kompleks di Puskesmas Simpang Limun. Diare merupakan suatu keadaan
pengeluaran tinja yang tidak normal atau tidak seperti biasanya ditandai dengan peningkatan
volume, keenceran serta frekuensi lebih dari 3 kali sehari dan pada neonates lebih dari 4 kali
sehari dengan tanpa lender darah. (Aziz, 2006).
Penularan penyakit diare pada balita biasanya melalui jalur fecal oral terutama karena:
(1) Menelan makanan yang terkontaminasi (makanan sapihan dan air). (2) Beberapa faktor
yang berkaitan dengan peningkatan kuman perut : (a) Tidak memadainya penyediaan air
bersih, (b) kekurangan sarana kebersihan dan pencemaran air oleh tinja, (c) penyiapan dan
penyimpanan makanan tidak secara semestinya.Cara penularan penyakit diare adalah Air
(water borne disease), makanan (food borne disease), dan susu (milk borne disease).
Hal pertama yang harus diperhatikan dalam penanggulangan diare adalah masalah
kehilangan cairan yang berlebihan (dehidrasi). Tindakan pencegahan juga sangat penting agar
masyarakat tidak mengalami diare, di antaranya adalah dengan membiasakan perilaku cuci
tangan, menggunakan jamban sehat, menggunakan sumber air yang bersih, membuang tinja
bayi dengan benar, serta memberikan imunisasi pada bayi dan balita.

7.2. SARAN

1) Bagi petugas kesehatan:


- Meningkatkan kinerja petugas puskesmas yang berkontribusi pada peningkatan
kesehatan masyarakat.
- Memberikan informasi kesehatan secara langsung maupun melalui media massa

165
Laporan Kegiatan Program Pendidikan Profesi Dokter (P3D)
Puskesmas Simpang Limun, Kecamatan Kota Medan, Medan

terkait Kesehatan ibu dan anak dan Diabetes Mellitus.


- Meningkatkan pengetahuan, kemauan dan kemampuan masyarakat dalam
memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatannya.
- Meningkatkan kader-kader kesehatan bagi keluarga.
- Berperan aktif dalam upaya atau kegiatan kesehatan.
- Melakukan kerjasama lintas sektor dengan melibatkan ketua RT, RW, tokoh
masyarakat dan kelompok masyarakat terkait kesehatan ibu dan anak.
- Pengawasan terhadap pola hidup penderita DM tipe 2 oleh keluarga penderita.

2) Bagi masyarakat:
- Berpartisipasi dalam kegiatan kesehatan dalam upaya peningkatan kesehatan.
- Memanfaatkan puskesmas sebagai fasilitas kesehatan terdepan untuk mmperoleh
informasi mengenai kesehatan dalam upaya meningkatkan pengetahuan, kemauan
untuk meningkatkan kesehatan.

166