Anda di halaman 1dari 5

RANGKUMAN PERTANYAAN UJIAN

A. OTOLOGI

1. Kenapa pada otitis eksterna terasa nyeri dan penangannya ?


Jawaban : karena pada lapisan kulit telinga luar memiliki lapisan yang tipis sehingga
saat terjadi peradangan (edema ) saraf- saraf akan tertarik dan terasa nyeri

2. Pasien yang faktor resiko tinggi terkena tuli akibat bising dan gambaran khasnya
Jawaban : pasien yang tinggal di sekitar rel kereta api, orang yang bertugas di
bandara, orang yang tinggal di pasar, orang yang sering main timezone, dan
gambaran khasnya pada audiometri nada murni didapatkan tuli sensorineural pada
frekuensi diantara 3000 6000 Hz dan pada frekuensi 4000 Hz sering terdapat takik

3. Perbedaan serumen banyak dan serumen yang sedikit


Jawaban : serumen banyak menandakan telinga tidak sehat, serumen yang sedikit
menandakan telinga sehat

4. Berapa Ketebalan membran tympani pada perforasi ?


Jawaban : ketebalan menjadi 10% dari ketebalan normal

5. Berapa pembesaran dari tulang-tulang pendengaran


Jawaban : tulang pendengaran didalam telinga tengah saling berhubungan. Prosesus
longus maleus melekat pada membran timpani, maleus melekat pada inkus, dan inkus
melekat pada stapes. Stapes terletak pada tingkap lonjong yang berhubungan dengan
koklea. Hubungan antar tulang-tulang pendengaran merupakan persendian.

B. RHINOLOGI

1. Kenapa tidak boleh memencet komedo ?


Jawaban : karena ada yang namanya dead triangle di wajah tiap-tiap orang. Satu
diantaranya ada di wajah yang mempunyai luka terbuka dari hasil memencet jerawat.
Pembuluh darah di wajah umumnya berpusat dibagian kepala. Pembuluh darah di
sekitaran hidung, mulut, serta mata juga begitu dekat dengan otak. Infeksi pada
daerah ini dapat berakibat fatal, seperti dapat menyebabkan meningitis dan kematian

2. Mengapa pada deviasi septum orang sering mengeluh nyeri kepala ?


Jawaban : karen pada deviasi septum sudah mengenai konka nasalisnya sehingga
terasa nyeri kepala.

3. Pengobatan rhinitis alergi ?


Jawaban :
- Medikamentosa : Menggunakan rumus 19 dan 31
- Konservatif : Melakukan pemeriksaan tes alergi

4. Kenapa bisa terjadi Ozaena ?


Jawaban : disebut juga rhinitis atrofi yang merupakan infeksi hidung kronik, yang
ditandai oleh adanya atrofi progrsif pada mukosa dan tulang konka, secara klinis
mukosa hidung menghasilkan sekret yang kental dan cepat mengering sehingga
terbentuk krusta yang berbau busuk yang juga disebabkan oleh klebsiella ozaena

5. Pengobatan difteri septum nasi ?


Jawaban : diberikan Anti Difteri Serum (ADS) diberikan segera tanpa menunggu
hasil kultur 20.000 100.000 unit tergantung dari umur dan beratnya penyakit,
Serta dibeikan antibiotik penisilin atau eritromisin 25 50/ kgBB dibagi dalam 3
dosis selama 14 hari.

C. LARING FARING

1. Berapa buah plica vocalis?


Jawaban : ada 4 yaitu true vocal cord ( plika vocalis dextra et sinistra ) dan false
vocal cord (plika vestibularis dextra et sinistra )

2. Diagnosis banding vocal nodul


Jawaban : pada pasien dengan hipertensi pulmonal
3. Tanda-tanda keganasan tonsil
Jawaban : terdapat pembesaran tonsil yang unilateral lebih dari 2 cm

4. Akibat sumbatan jalan napas.


Jawaban : terjadi asidosis maupun alkalosis

5. Kenapa bayi jika minum susu pakai dot tidak tersedak ?


Jawaban : karena pada bayi laring masih tinggi sedangkan pada dewasa laring pendek

D. BRONKO ESOPHALOGI

1. Cara mengukur ET ?
Jawaban : Right handed : menggunakan kelingking kiri, sedangakan Left Handed
menggunakan kelingking kanan

2. Tempat penyempitan esophagus ?


Jawaban :
- Di servical esophagus setinggi servical VI
- Penyilangan esophagus dengan broncus terminalis sinistra
- Sphinter cardio-esophagus

3. Tempat sering corpal bertahan lama, tes untuk pemeriksaan sumbatan napas ?
Jawaban : paling sering kebanyakan pada servical esophagus setinggi cervical VI,
menggunakan papaverin 3 x 1

4. Sebutkan refleks batuk ?


Jawaban : Refleks batuk terdiri dari 5 komponen utama; yaitu reseptor batuk, serabut
saraf aferen, pusat batuk, susunan saraf eferen dan efektor. Batuk bermula dari suatu
rangsang pada reseptor batuk. Reseptor ini berupa serabut saraf non mielin halus
yang terletak baik di dalam maupun di luar rongga toraks. Yang terletak di dalam
rongga toraks antara lain terdapat di laring, trakea, bronkus dan di pleura. Jumlah
reseptor akan semakin berkurang pada cabang-cabang bronkus yang kecil, dan
sejumlah besar reseptor didapat di laring, trakea, karina dan daerah percabangan
bronkus.
5. Fungsi paru dalam pembentukan suara
Jawaban : Paru-paru mengembang dan mengempis untuk menyedot dan
mengeluarkan udara. Udara yang dihembuskan oleh paru-paru keluar melewati suatu
daerah yang dinamakan daerah glotal. Pita suara (vocal cord) pada keadaan ini
bervibrasi menghasilkan berbagai jenis gelombang suara. Udara kemudian melewati
lorong yang dinamakan faring. Dari faring, udara melewati dua lintasan, yaitu
melalui hidung dan melalui rongga mulut. Lidah, gigi, bibir dan hidung bertindak
sebagai sebagai modulator untuk menghasilkan berbagai bunyi yang berbeda.

E. ONKOLOGI

1. Apa itu sel kanker ?


Jawaban : sel kanker adalah tumor ganas

2. Prinsip penangana kanker ?


Jawaban :
- siap biaya,
- siap mental,
- siap alat pemeriksaan yang lengkap,
- siap pengobatan.

3. Kenapa pemeriksaan PA tidak mendahului pemeriksaan CT-Scan ?


Jawaban : karena jika dilakukan pemeriksaan PA terlebih dahulu, akan terlihat
pembesaran semu, akibat peradangan yang timbul pada jaringan kanker tersebut
ketika kita melakukan pemeriksaan PA

4. Perbedaan CT-Scan dan MRI ?


Jawaban : CT-Scan untuk memeriksa jaringan lunak dan jaringan keras, sedangkan
MRI untuk memeriksa jaringan Lunak

5. Penggunaan Pembedahan dalam pengangkatan Jaringan?


Jawaban :
- untuk biopsi dalam keperluan pemeriksaan histopatologi
- Untuk mengangkat tumor
- Untuk mengecilkan massa tumor