Anda di halaman 1dari 13

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pada Era Globalisasi dan pasar bebas, perkembangan teknologi dan
informasi yang begitu cepat persaingan antar industri semakin ketat dalam
menghasilkan produksi yang lebih efektif, efisien, dan serba cepat. Perkembangan
teknologi dan informasi yang cepat, perlu diimbangi dengan kualitas sumber daya
manusia (SDM) yang tangguh. Tantangan bagi industri adalah meningkatkan daya
saing dan keunggulan yang kompetitif di semua sektor termasuk jasa, dengan
mengandalkan kemampuan sumber daya manusia, teknologi informasi dan
manajemen. Di sisi lain, lulusan PT (Perguruan Tinggi) di Indonesia tidak secara
cepat beradaptasi dengan kebutuhan dunia industri modern.
Tuntutan relevansi antara dunia pendidikan dengan dunia kerja dalam arti
luas mengisyaratkan perlu dikuasainya sejumlah kompetensi yang dapat
didemonstrasikan saat bekerja. Lulusan PT tidak cukup hanya menguasai hard
skills saja namun harus juga menguasai soft skills sebagai penguat hard skills agar
lebih mampu bekerja produktif, dan berkualitas. Sikap ini akan mempengaruhi
perilaku peduli kepada mutu, cepat, tepat, dan efisien, menghargai waktu dan
reputasi. Pembentuk sikap harus dibentuk sejak awal melalui proses pembiasaan
kerja yang dikembangkan diselaraskan dengan kebutuhan pembelajaran.
Soft skills dapat diamati melalui unjuk kerja seperti kemampuan berbicara
mencerminkan ide dan informasi, ataupun menjelaskan suatu topik dengan jelas,
mudah dalam memahami topik yang belum dikenal, mampu berinteraksi dan
bekerja secara kooperatif dalam kelompok. Seseorang dengan penguasaan soft
skills yang baik akan mencerminkan kemampuan yang melebihi dari kapasitas
sebagai tenaga kerja. Kemampuan ini muncul dikarenakan yang bersangkutan
secara mandiri mampu menggerakkan proses-proses internal untuk terus belajar,
berusaha dan menemukan sesuatu yang memberi keuntungan bagi pekerjaannya
ataupun bagi pengembangan diri.1

1
http://everlastinglee.blogspot.co.id/2016/06/makalah-softskill-and-character-building.html

SOFT SKILL |1
1.2 Rumusan Masalah
1.2.1 Apa yang dimaksud dengan Soft skills ?
1.2.2 Apa manfaat dari Soft skills ?
1.2.3 Apa faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan Soft skills ?
1.2.4 Bagaimana pengaruh Soft skills dalam kesuksesan seseorang?

1.3 Batasan Masalah


Makalah ini membahas tentang pengertian, manfaat, faktor-faktor dan pengaruh
Soft skills. Pembahasan ini bersifat umum dan tidak membahas Hard skills.

1.4 Tujuan Penulisan


1.4.1 Mengetahui pengertian Soft skills.
1.4.2 Mengetahui manfaat Soft skills.
1.4.3 Mengetahui faktor-faktor dalam pembentukan Soft skills.
1.4.4 Mengetahui pengaruh Soft skills bagi kesuksesan.

1.5 Manfaat Penulisan


1.5.1 Pembaca dapat mengetahui serta mengerti pengaruh Soft skills
1.5.2 Pembaca dapat mengembangkan kemampuan Soft skills sesuai dengan
bidangnya masing-masing.

SOFT SKILL |2
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Soft skills

Soft skills merupakan keunggulan personal seseorang yang terkait dengan hal-
hal non teknis, termasuk di antaranya kemampuan berkomunikasi, bersosialisasi,
dan kemampuan mengendalikan diri sendiri. Secara lebih rinci, Soelistyyowati
(2008) menjelaskan hakikat dan komponen, serta indikator soft skills. Soft skills
adalah suatu kemampuan yang bersifat afektif yang dimiliki seseorang, selain
kemampuannya atas penguasaan teknis formal intelektual suatu bidang ilmu, yang
memudahkan seseorang untuk dapat diterima di lingkungan hidupnya dan
lingkungan kerjanya, soft skills berpengaruh kuat terhadap kesuksesan seseorang
dan memperkuat pembentukan pribadi yang seimbang dari segi hard skill. Secara
singkat dapat disimpulkan bahwa soft skills adalah kemampuan yang dimiliki
seseorang, yang tidak bersifat kognitif, tetapi lebih bersifat afektif yang
memudahkan seseorang untuk mengerti kondisi psikologis diri sendiri, mengatur
ucapan, pikiran, dan sikap serta perbuatan yang sesuai dengan norma masyarakat,
berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungannya. Menurut beberapa ahli,
pengertian soft skill diantaranya:

1. Soft Skill atau keterampilan lunak menurut Berthhall (Diknas, 2008)


Mendefinisikan soft skill sebagai Personal and interpersonal behaviour
that develop and maximize human performance (e.g. coaching, team building,
decision making, initiative). merupakan tingkah laku personal dan
interpersonal yang dapat mengembangkan dan memaksimalkan kinerja
manusia (melalui pelatihan, pengembangan kerja sama tim, inisiatif,
pengambilan keputusan lainnya. Keterampilan lunak ini merupakan modal
dasar peserta didik untuk berkembang secara maksimal sesuai pribadi masing-
masing.

SOFT SKILL |3
2. Menurut Kamus wikipedia (2009)
Sociological term relating to persons emotional quotient, the cluster of
personality traits, social graces, communication, language, personal habits,
friendliness, and optimism that characterized reletionships with other people.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa soft skill adalah perilaku individu yang tidak
terlihat wujudnya dan bersifat personal maupun interpersonal yang dapat
berkembang dan meningkatkan kualitas diri seseorang.2
Soft skills adalah keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan
orang lain (interpersonal skills) dan keterampilan dalam mengatur dirinya
sendiri (intrapersonal skills) yang mampu mengembangkan unjuk kerja
secara maksimal.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh negara-negara maju seperti
Inggris, Amerika dan Kanada, ada 23 macam soft skills yang dominan di
lapangan kerja (Thomas J Neff dkk, 2001). Secara berturut-turut kedua puluh
tiga macam keterampilan tersebut adalah sebagai berikut :
a) Inisiatif n) Menyelesaikan persoalan
b) Etika / integritas o) Dapat meringkas
c) Berfikir kritis, p) Dapat bekerja sama
d) Kemauan belajar q) Luwes
e) Komitmen (kompak satu r) Dapat bekerja dalam tim
dengan yang lain) s) Mandiri
f) Motivasi t) Mendengarkan
g) Bersemangat u) Tangguh
h) Dapat diandalkan v) Berargumentasi logis
i) Komunikasi lisan w) Manajemen waktu3
j) Kreatif
k) Kemampuan analitis
l) Dapat mengatasi stress
m) Manajemen diri

2
https://www.scribd.com/document/339674820/MAKALAH-SOFTSKILL
3
https://www.scribd.com/doc/239883710/Makalah-Soft-Skill

SOFT SKILL |4
2.2 Manfaat Soft skills

Pada jaman ini banyak persaingan di dunia kerja, bahkan persaingan tersebut tidak
meliputi kemampuan hardskill tetapi soft skills sangat berperan penting disini. Biasanya
perusahaan membutuhkan karyawan yang cekatan dalam bekerja, selalu mempunyai
inisiatif, bisa bekerja secara tim dan bisa mengembangkan diri di sebuah organisasi,
karena soft skills mempunyai arti penting dimana manusia memiliki kemampuan untuk
beradaptasi, berkomunikasi, dapat mengambil keputusan, dan memecahkan masalah.
Modal sukses di lapangan pekerjaan sofskill memegang 80% nya. Perlu di ketahui
bahwa selain hard skill kita juga membutuhkan soft skills dimana soft skills akan
berpengharuh terhadap kualitas mahasiswa. Dalam meraih kesuksesan sudah banyak
orang yang bisa meraih apa yang dicita-citakannya hanya dengan mengandalkan
keterampilan soft skills.4
Soft skills memiliki berbagai macam manfaat dan fungsi yang akan memberikan
beberapa pengaruh dalam diri seseorang, diantaranya :
1. Dapat memiliki kemampuan komunikasi yang baik
Seseorang dapat menyampaikan atau mengomunikasikan ide atau pendapatnya
kepada orang lain, karena orang tersebut dapat memahami situasi dan kondisi orang
lain sehingga orang tersebut dapat menerima dan mengerti ide yang
disampaikannya.
2. Mampu bersosialisasi dalam tim
Orang yang memiliki kemampuan soft skills cukup selain dapat mengatur dirinya
sendiri, ia juga dapat mengatur hubungannya dengan orang lain. Hal ini membuat
orang tersebut mudah untuk bersosialisasi dengan orang lain.
3. Memiliki kemampuan membangun jaringan
Seseorang harus mampu bergaul dengan sebanyak mungkin teman. Keberhasilan
sering kali karena mempertemukan banyak kepentingan satu orang dengan orang
lain.
4. Kemampuan persuasi dan negoisasi
Dalam dunia bisnis selalu ada permintaan dan penawaran, dan keduanya
membutuhkan adanya keseimbangan sehingga terjadi transaksi.

5. Menumbuhkan rasa percaya diri

4
https://www.scribd.com/document/339674820/MAKALAH-SOFTSKILL

SOFT SKILL |5
Seseorang akan tumbuh rasa percaya diri dalam dirinya karena ia merasa mampu
dan sanggup untuk menyelesaikan suatu masalah.
6. Dapat mengendalikan emosi dalam diri, mampu menerima pendapat, mampu
memanajemen waktu, mampu berkonsentrasi, leadership atau kepemimpinan, serta
selalu berpikir positif.5

Soft skills yang terdiri dari karakter, sikap dan nilai hidup, keterampilan personal
dan interpersonal merupakan faktor penting di dalam hampir semua aspek kehidupan,
terutama di dalam dunia kerja. Seorang karyawan tidak hanya dituntut untuk menguasai
kompetensi teknis, seperti bagaimana menerapkan konsep yang telah dipelajari di
dalam inti keilmuannya, namun juga dituntut untuk memiliki karakter yang kuat, sikap
hidup yang mantap, ketrampilan untuk berhubungan dengan orang lain, serta
keterampilan personal lain. Karyawan ini dinilai lebih memiliki kesiapan dan kualitas
kerja yang tinggi. Salah satu studi yang dilakukan oleh Mitsubishi Research Institut
(2000) menyebutkan bahwa, kesuksesan lulusan, ternyata tidak ditentukan oleh
kemampuan teknis dan akademis lulusan tersebut, namun 40% disumbang oleh
kematangan emosi dan sosial, 30% oleh proses networking yang dijalin, 20% oleh
kemampuan akademis, dan 10% oleh kemampuan finansial yang dimilikinya.
Di dalam praktek proses seleksi karyawan yang dilakukan oleh perusahaan pada
umumnya melakukan saringan berdasarkan pada aspek kemampuan berpikir logis dan
analisis di tahap awal. Kemudian dilanjutkan dengan seleksi karakter dan sikap kerja,
sementara pada proses seleksi akhir, baru dilakukan seleksi berdasarkan kemampuan
teknis dan akademis calon pegawai tersebut (Bowo Widodo, 2003). Terutama proses
seleksi wawancara, proses ini sangat sarat dengan soft skills, yaitu ketrampilan
berkomunikasi secara efektif, kemampuan berpikir kritis, ketrampilan menghargai
orang lain, sikap serta motivasi kerja. Oleh karenanya, Institusi Pendidikan Tinggi perlu
untuk memikirkan bagaimana mengembangkan soft skills anak didiknya agar siap
untuk menghadapi seleksi kerja. Namun terlebih dari itu, selain dibutuhkan pada saat
seleksi kerja, soft skills akan sangat berperan pada saat lulusan bekerja di perusahaan.
Pada saat lulusan mengemban tugas didalam lingkungan kerja, baik sebagai pegawai
negeri, pegawai swasta maupun wirausaha, soft skills merupakan syarat utama bagi
kesuksesannya. Bekerja sebagai pegawai negeri maupun pegawai swasta,

5
https://www.scribd.com/doc/239883710/Makalah-Soft-Skill

SOFT SKILL |6
mensyaratkan seseorang memiliki karakter yang kuat, seperti integritas yang tinggi,
jujur, bertanggung jawab akan tugas yang diembannya, serta semangat juang yang
tinggi. Selain itu, juga membutuhkan keterampilan untuk berhubungan sosial dengan
orang lain, seperti bekerja di dalam tim, serta mempresentasikan dan mengekspresikan
ide yang dimilikinya.
Pekerja dengan soft skills yang tinggi akan memiliki daya juang dan tanggung
jawab untuk selalu menyelesaikan pekerjaannya. Sementara itu, jika lulusan
menetapkan untuk menjadi wirausaha, soft skills akan menjadi sangat penting untuk
dapat selalu menelorkan ide-ide yang kreatif dan inovatif, sehingga dapat
mendukungnya untuk menemukan celah dan berjuang di menjual ide yang dimilikinya
kepada orang lain. Seorang wirausaha memiliki ciri kuat di dalam menemukan ide
secara aktif dan kreatif untuk dapat selalu berjuang di dalam mengembangkan
usahanya.6

2.3 Faktor-faktor Dalam Pembentukan Soft skills

Keterampilan sangat mempengaruhi tingkat kesuksesan seseorang. Dengan


keterampilan yang ada seseorang dapat menciptakan kehidupan yang lebih baik untuk
dirinya maupun lingkungan sekitarnya. Soft skill merupakan keterampilan diluar
keterampilan teknis dan akademis, dan lebih mengutamakan keterampilan intra dan
inter personal. Keterampilan intra personal mancakup kesadaran diri (kepercayaan diri,
penilaian diri, sifat serta kesadaran emosi) dan keterampilan diri (peningkatan diri,
pengendalian diri, manajemen sumber daya). Sedangkan keterampilan inter personal
mencakup kesadaran sosial (kesadaran politik, memanfaatkan keragaman, berorientasi
pelayanan) dan keterampilan sosial (kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, dll).
Sebagaimana telah dikemukakan bahwa soft skills merupakan kemampuan
afektif yang memudahkan seseorang untuk lebih dapat dengan mudah beradaptasi dan
bergaul dengan lingkungan sekitarnya. Swiderski (dalam Soelistyowati, 2008)
menjelaskan bahwa soft skills terdiri atas tiga faktor utama, yaitu:
1. Kemampuan psikologis, yakni kemampuan yang dapat membuat seseorang
bertindak atas pertimbangan pemikiran sehingga tercipta perilaku yang sesuai
dengan apa yang ada di pikirannya, termasuk kemampuan kontrol diri dan konsep
diri. Kemampuan psikologi lebih pada apa yang ada di dalam diri manusia, yang

6
http://everlastinglee.blogspot.co.id/2016/06/makalah-softskill-and-character-building.html

SOFT SKILL |7
dapat membantu seseorang tersebut untuk mengerti diri sendiri dan orang lain
dalam hubungannya dengan orang lain, dan lingkungannya.
2. Kemampuan sosial, yaitu kemampuan seseorang untuk berinteraksi dan membawa
diri dalam pergaulan dalam kelompoknya.
3. Kemampuan komunikasi, yaitu kemampuan yang meliputi upaya penyampaian
pesan dan informasi baik yang tertulis, tidak tertulis, verbal maupun non verbal.

Selanjutnya dijelaskan bahwa ada empat pembentuk soft skills siswa, yaitu
interaksi, manajemen pribadi, kemampuan komunikasi, dan kemampuan
mengorganisasikan sesuatu. Empat pembentuk soft skills tersebut secara bersama-sama
menambah kualitas lulusan terutama dalam hal-hal yang non ilmu di dalam dunia kerja.
1. Interaksi (interaction)
Meliputi kesadaran bersikap, kemampuan mengatasi konflik, kemampuan bekerja
sama, kemampuan mentoleransi perbedaan, etika, kemauan bekerja dalam tim.
2. Manajemen pribadi (self-management)
Meliputi kemampuan membuat keputusan, kemauan untuk belajar, disiplin diri,
kemampuan untuk introspeksi diri, kemampuan menanggulangi stres. Deskripsi ini
disebut juga sebagai kemampuan psikologis, yang berusaha untuk mengerti diri
sendiri dan orang lain dalam kehidupan dan dunia kerja.
3. Kemampuan berkomunikasi (communication skills)
Meliputi kemampuan mendelegasikan tugas, kemampuan mendengarkan, dan
kemampuan melakukan presentasi
4. Kemampuan mengorganisasi segala sesuatu (organization)
Diantaranya yaitu kemampuan mengatasi masalah berdasarkan pertimbangan nilai
dan kepentingan, proses berfikir yang sistematis, dan kemampuan untuk mengenali
sumber permasalahan.

Banyak di antara kita tahu bahwa soft skill seseorang ditentukan dengan tolak
ukur seseorang itu dalam mengembangkan soft skill nya. Soft skill itu sendiri tidak akan
berjalan sempurna apabila tidak diiringi dengan hards skill, begitupun sebaliknya. Soft
skill akan nampak apabila seseorang telah menemukan jati dirinya. Namun ada juga
yang tidak akan mendapatkan soft skill dari dirinya sendiri apabila seseorang tersebut
tidak ada keinginan untuk berubah dalam hidupnya dari pola hidup yang buruk ke pola

SOFT SKILL |8
hidup yang lebih baik dari sebelumnya. Karena soft skill itu sendiri akan lahir apabila
seseorang memiliki motivasi yang besar untuk berubah lebih baik dari sebelumnya.
Soft skill sendiri sangat berkaitan dengan suatu keterampilan yang harus
seimbang. Istilah keterampilan softskill ialah istilah yang mengacu pada kepribadian
seseorang yang di asah dari dalam lalu di lengkapi pula dengan keterampilan hard skill.
Sehingga soft skill itu mempunyai atribut, dengan demikian meliputi nilai yang dianut,
motivasi, perilaku, karakter, kebiasaan, dan sikap. Atribut-atribut tersebut dimiliki oleh
setiap orang yang tentunya tidak sama antara satu dengan yang lainnya, yang biasanya
juga dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya: kebiasaan, berfikir, berkata,
bersikap, dan bertindak.7

2.4 Pengaruh Soft skills Dalam Kesuksesan

Pada zaman sekarang banyak persaingan antar manusia terjadi di dunia kerja.
Populasi manusia yang membludak dari tahun ke tahun tidak sebanding dengan jumlah
lapangan pekerjaan yang tersedia bagi mereka. Tuntutan ekonomi membuat manusia
semakin berusaha keras untuk mendapat pekerjaan yang mereka harapkan. Hal ini
membuat seseorang harus memiliki kemampuan yang sedikit lebih unggul dibanding
orang lain agar ia dapat memenangkan kompetisi tersebut. Disinilah kemampuan soft
skills dibanding hard skills akan membedakan diantara pesaing-pesaing itu.

Soft skills sangat diperlukan dalam pemanfaatannya di dalam perencanaan dan


proses pencarian pekerjaan (wawancara oleh pemberi pekerjaan) dan kesuksesan meniti
karir dalam pekerjaanya. Beberapa riset membuktikan bahwa sukses 80% ditentukan
oleh soft skills dan 20% ditentukan oleh hard skills (Men Jung, 2010). Ini
mengindikasikan bahwa soft skills menentukan kecepatan lulusan mendapatkan
pekerjaan, selain didukung oleh hard skillsnya. Hard skills (kemampuan teknis atau
akademis) memang penting untuk meraih sebuah pekerjaan. Akan tetapi, jika tidak
ditunjang dengan soft skills yang bagus, tidakmengherankan jika setelah berpuluh-
puluh tahun bekerja, karier seseorang yang tidak memiliki kecakapan soft skills sulit
untuk meraih posisi yang lebih tinggi.

7
https://www.scribd.com/document/339674820/MAKALAH-SOFTSKILL

SOFT SKILL |9
Perlunya kemampuan soft skills dalam dunia kerja menurut kepentingannya
diperkuat oleh hasil survei yang dilakukan National Association of Colleges and
Employers (NACE) tahun 2002 di Amerika Serikat (Putra dan Pratiwi, 2005).

No Kemampuan / Keterampilan Skor Kepentingan


1 Kemampuan komunikasi 4.69
2 Kejujuran / Integritas 4.59
3 Kemampuan bekerja sama 4.54
4 Kemampuan interpersonal 4.50
5 Beretika 4.46
6 Motivasi / inisiatif 4.42
7 Kemampuan beradaptasi 4.41
8 Daya analitik 4.36
9 Kemampuan komputer 4.21
10 Kemampuan berorganisasi 4.05
11 Berorientasi pada detail 4.00
12 Kepemimpinan 3.97
13 Kepercayaan diri 3.95
14 Ramah 3.85

Selain itu, menurut beberapa literatur tentang kompetensi seseorang agar


menjadi sosok yang kompeten di tempat kerjanya dibutuhkan lima hal (Ubaedy,2008),
yaitu :
1. Motivasi yang kuat untuk meraih prestasi
2. Pengetahuandiri yang bagus (interpesonal skill)
3. Kemampuan mengasah keunggulan personal (traits)
4. Mempunyai skill atau kemampuan yang bagus
5. Selalu menambah informasi atau pengetahuan yang relevan
Soft skills adalah hal yang utama, karena soft skills mengembangkan
kepribadian seseorang untuk menjadi lebih baik. Selain itu dengan kemampuan soft
skills yang baik, seseorang akan mudah diajak komunikasi dan bekerja sama dalam
sebuah tim atau kelompok. Jika seseorang yang memiliki kepandaian tinggi akan tetapi
orang tersebut tidak bisa bersosialisasi atau berkomunikasi dengan baik terhadap teman

SOFT SKILL |10


satu kelompoknya, maka orang tersebut akan cenderung menjadi pribadi yang egois
dan tidak mau mendengar pendapat yang disampaikan orang lain. Maka yang terjadi
adalah orang tersebut tidak akan dihiraukan dan sulit mendapat simpati dari temannya
yang lain. Jika orang tersebut sudah diabaikan oleh teman satu tim atau kelompoknya,
maka orang tersebut kemungkinan besar merasa tersisih dan sulit untuk
mengembangkan kembali potensi besar yang ia miliki.
Mengubah atau memperbaiki soft skills buruk seseorang yang sudah melekat
kuat dalam dirinya adalah pekerjaan yang tidak mudah. Dalam mengubah sifat tersebut
perlu usaha besar dan terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun, untuk
mengubah kemampuan hard skills seseorang tidaklah serumit dan sesulit mengubah
kemampuan soft skills, karena kemampuan hard skills itu bisa dipelajari serta waktu
yang dibutuhkan tidak selama mengubah kemampuan soft skills. Untuk mengubahnya
bisa melalui pemberian pelatihan-pelatihan yang mendukung peningkatan kemampuan
hard skills. Sedangkan untuk pengembangan kemampuan soft skills dapat dijalankan
melalui kegiatan presentasi di kelas dan juga melalui pelatihan-pelatihan
kepemimpinan dan pengembangan karakter.8

8
https://www.scribd.com/doc/239883710/Makalah-Soft-Skill

SOFT SKILL |11


BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Soft skill adalah perilaku individu yang tidak terlihat wujudnya dan bersifat
personal maupun interpersonal yang dapat berkembang dan meningkatkan kualitas diri
seseorang. Pengembangan soft skill memiliki tiga hal penting, yaitu kerja keras,
kemandirian dan kerja tim. Keterampilan sangat mempengaruhi tingkat kesuksesan
seseorang. Dengan keterampilan yang ada seseorang dapat menciptakan kehidupan
yang lebih baik untuk dirinya maupun lingkungan sekitarnya. Dijelaskan bahwa ada
empat pembentuk soft skills siswa, yaitu interaksi, manajemen pribadi, kemampuan
komunikasi, dan kemampuan mengorganisasikan sesuatu. Empat pembentuk soft skills
tersebut secara bersama-sama menambah kualitas lulusan terutama dalam hal-hal yang
non ilmu di dalam dunia kerja.
Soft skills sangat penting untuk dimiliki setiap orang, dalam hal ini khususnya
siswa, karena nantinya mereka akan berinteraksi dan bersosialisasi dengan masyarakat
luas setelah menamatkan studinya. Apabila siswa mempunyai soft skills yang baik
maka dia akan dapat membawa diri dengan baik dalam pergaulannya, baik dalam
berfikir, bertindak dan berucap.

3.2 Saran
1. Penulis sangat mengharapkan agar makalah ini dapat menjadi acuan dalam
mempelajari tentang Soft Skill. Dan harapan penulis makalah ini tidak hanya
berguna bagi penulis tetapi juga berguna bagi semua pembaca. Terakhir dari penulis
walaupun makalah ini kurang sempurna penulis mengharapkan kritik dan saran
untuk perbaikan di kemudian hari.
2. Kepada para pembaca agar lebih banyak mencari informasi mengenai Soft Skill dan
segala seseuatu yang ada kaitannya dengan Soft Skill.

SOFT SKILL |12


DAFTAR PUSTAKA

1. Rokhimawan, Mohamad Agung. 2012. Pengembangan Soft Skill Guru dalam


Pembelajaran Sains Sd/Mi Masa Depan yang Bervisi Karakter Bangsa. Al-Bidyah.
2. Thalib, Syamsul Bachri. 2010. Psikologi Pendidikan Berbasis Analisis Empiris
Aplikatif. Jakarta: Prenada Kencana Group)
3. Teguh Sutanto. 2012. Soft Skill Sukses Menjalin Relasi. Bandung: Buku Pintar.
4. http://AhmadArdianto,hiddengrazz.blogspot.com/2010/09/pengertian-softskill
penjelasannya.html
5. http://DiahAnandaGibran.wordpress.com/2013/06/15/ManfaatSoftSkill
6. https://www.scribd.com/doc/239883710/Makalah-Soft-Skill
7. https://www.scribd.com/document/339674820/MAKALAH-SOFTSKILL
8. http://everlastinglee.blogspot.co.id/2016/06/makalah-softskill-and-character-
building.html

SOFT SKILL |13