Anda di halaman 1dari 41
@DewaEkaPrayoga DEWA SELLING • Business Coach • Licensed Master Practitioner of NLP by Richard Bandler

@DewaEkaPrayoga

@DewaEkaPrayoga DEWA SELLING • Business Coach • Licensed Master Practitioner of NLP by Richard Bandler •

DEWA SELLING

Business Coach

Licensed Master Practitioner of NLP by Richard Bandler

Certified Hypnotist & Hypnotherapist of IBH

The Most Wanted Affiliate Marketer in Indonesia

Master Coach at Billionaire Coach

Penulis 9 Buku Best Seller

Founder & CEO Billionaire Corp

Owner Billionaire Store, Billionaire Coach, Mesin Kreativitas, Shaliha Hijab, Noura Property

MENGENAL BAHASA-BAHASA HIPNOTIK < HYPNOTIC LANGUAGE PATTERN >
MENGENAL BAHASA-BAHASA HIPNOTIK < HYPNOTIC LANGUAGE PATTERN >
MENGENAL BAHASA-BAHASA HIPNOTIK < HYPNOTIC LANGUAGE PATTERN >
MENGENAL BAHASA-BAHASA HIPNOTIK
< HYPNOTIC LANGUAGE PATTERN >
MENGENAL BAHASA-BAHASA HIPNOTIK < HYPNOTIC LANGUAGE PATTERN >
MENGENAL BAHASA-BAHASA HIPNOTIK < HYPNOTIC LANGUAGE PATTERN >
APA MANFAAT MENGUASAI BAHASA-BAHASA ? HIPNOTIK
APA MANFAAT MENGUASAI BAHASA-BAHASA ? HIPNOTIK
APA MANFAAT MENGUASAI BAHASA-BAHASA ? HIPNOTIK
APA MANFAAT MENGUASAI
BAHASA-BAHASA
?
HIPNOTIK
APA ITU BAHASA HIPNOTIK?
APA ITU BAHASA HIPNOTIK?

Pola bahasa yang dapat menembus faktor kritis seseorang sehingga tanpa disadari pesan yang disampaikan telah masuk ke pikiran bawah sadar sehingga lebih mudah diterima & diikuti

tanpa disadari pesan yang disampaikan telah masuk ke pikiran bawah sadar sehingga lebih mudah diterima &
CONTOH BAHASA HIPNOTIK
CONTOH BAHASA HIPNOTIK

Sambil - Menyeleraskan pesan dengan pikiran orang yang dipengaruhi

Sebelum - Menanamkan Asumsi ke pikiran seseorang

Dan - membuat dua atau lebih pesan berbeda seolah-olah berhbubungan

Karena - Membuat Anda jadi sangat terpengaruh

Tapi - Menghapus pesan dalam pikiran seseorang

Atau - Mendapatkan persetujuan tanpa memintanya

jadi sangat terpengaruh Tapi - Menghapus pesan dalam pikiran seseorang Atau - Mendapatkan persetujuan tanpa memintanya

ASAL MUASAL

Hasil modeling yang dilakukan oleh:

ASAL MUASAL Hasil modeling yang dilakukan oleh: MILTON ERIKSON Hypnotic Language Pattern = Milton Model
ASAL MUASAL Hasil modeling yang dilakukan oleh: MILTON ERIKSON Hypnotic Language Pattern = Milton Model
ASAL MUASAL Hasil modeling yang dilakukan oleh: MILTON ERIKSON Hypnotic Language Pattern = Milton Model
ASAL MUASAL Hasil modeling yang dilakukan oleh: MILTON ERIKSON Hypnotic Language Pattern = Milton Model

MILTON ERIKSON

Hypnotic Language Pattern = Milton Model

ASAL MUASAL Hasil modeling yang dilakukan oleh: MILTON ERIKSON Hypnotic Language Pattern = Milton Model

Milton Model berbentuk pola bahasa tidak langsung (indirect)

Milton Model berbentuk pola bahasa tidak langsung (indirect)

DIRECT VS INDIRECT

Contoh 1:

Ayo miliki produk ini. Beli sekarang!

Contoh 2:

Sambil Anda membayangkan apa saja manfaat yang Anda rasakan setelah miliki produk ini, Anda bisa klik tombol di bawah ini dan beli sekarang.

apa saja manfaat yang Anda rasakan setelah miliki produk ini , Anda bisa klik tombol di
MILTON MODEL
MILTON MODEL
MILTON MODEL INVERSE META MODEL 
 ADDITIONAL MILTON MODEL

INVERSE META MODEL

ADDITIONAL MILTON MODEL

MILTON MODEL INVERSE META MODEL 
 ADDITIONAL MILTON MODEL
INVERSE META MODEL

INVERSE META MODEL


1.

Distorsion

2. Deletion

3. Generalization

INVERSE META MODEL
 1. Distorsion 2. Deletion 3. Generalization
DISTORTION 1 . C a u s a l Modelling 2.Complex Equivalent 3.Mind Reading 4.Lost
DISTORTION 1 . C a u s a l Modelling 2.Complex Equivalent 3.Mind Reading 4.Lost
DISTORTION
DISTORTION

1.Causal Modelling 2.Complex Equivalent 3.Mind Reading 4.Lost Performative

DISTORTION 1 . C a u s a l Modelling 2.Complex Equivalent 3.Mind Reading 4.Lost Performative
DELETION 1. Nominalization 2. Unspecified Verb 3 . Lack Of Referential Index 4. Simple Deletion
DELETION 1. Nominalization 2. Unspecified Verb 3 . Lack Of Referential Index 4. Simple Deletion
DELETION
DELETION

1. Nominalization

2. Unspecified Verb

3. Lack Of Referential Index

4. Simple Deletion

5. Comparative Deletion

1. Nominalization 2. Unspecified Verb 3 . Lack Of Referential Index 4. Simple Deletion 5 .
GENERALIZATION 1.Universal Quantifier 2.Modal Operator
GENERALIZATION 1.Universal Quantifier 2.Modal Operator
GENERALIZATION
GENERALIZATION

1.Universal Quantifier 2.Modal Operator

GENERALIZATION 1.Universal Quantifier 2.Modal Operator

ADDITIONAL MILTON MODEL

ADDITIONAL MILTON MODEL 
 Presuposition Indirect Elicitation Metaphor
ADDITIONAL MILTON MODEL 
 Presuposition Indirect Elicitation Metaphor

Presuposition

Indirect Elicitation

Metaphor

ADDITIONAL MILTON MODEL 
 Presuposition Indirect Elicitation Metaphor
PRESUPOSITION 1 . Subordinate Clause of Time 2. Ordinal Number 3. Use of Or 4
PRESUPOSITION 1 . Subordinate Clause of Time 2. Ordinal Number 3. Use of Or 4
PRESUPOSITION
PRESUPOSITION

1. Subordinate Clause of Time

2. Ordinal Number

3. Use of Or

4. Awareness Predicate

5. Adverb & Adjective

6. Change of Time Verbs & Adverb

7. Commentary Adjective & Adverb

Predicate 5. Adverb & Adjective 6 . Change of Time Verbs & Adverb 7. Commentary Adjective

 INDIRECT ELICITATION 1. Embeddad Command 2. Analogue Marking 3. Embedded Question 4. Negative Command


 INDIRECT ELICITATION 1. Embeddad Command 2. Analogue Marking 3. Embedded Question 4. Negative Command 5.
INDIRECT ELICITATION
INDIRECT ELICITATION

1. Embeddad Command

2. Analogue Marking

3. Embedded Question

4. Negative Command

5. Conversational Postulate

6. Ambiguity

1. Embeddad Command 2. Analogue Marking 3. Embedded Question 4. Negative Command 5. Conversational Postulate 6.
METAPHOR 1 . Metaphor 2. Quotes
METAPHOR 1 . Metaphor 2. Quotes
METAPHOR
METAPHOR

1. Metaphor 2. Quotes

METAPHOR 1 . Metaphor 2. Quotes

YUK MULAI MASUK KE INTI BAHASANNYA ………

YUK 
 MULAI 
 MASUK 
 KE INTI 
 BAHASANNYA 
 ………
YUK 
 MULAI 
 MASUK 
 KE INTI 
 BAHASANNYA 
 ………
YUK 
 MULAI 
 MASUK 
 KE INTI 
 BAHASANNYA 
 ………

POLA #1 CAUSAL MODELING & LINKAGE

POLA #1 
 CAUSAL MODELING & LINKAGE • Tujuan: meningkatkan ke masukakalan suatu pesan dengan membentuk
POLA #1 
 CAUSAL MODELING & LINKAGE • Tujuan: meningkatkan ke masukakalan suatu pesan dengan membentuk
POLA #1 
 CAUSAL MODELING & LINKAGE • Tujuan: meningkatkan ke masukakalan suatu pesan dengan membentuk
POLA #1 
 CAUSAL MODELING & LINKAGE • Tujuan: meningkatkan ke masukakalan suatu pesan dengan membentuk

Tujuan: meningkatkan ke masukakalan suatu pesan dengan membentuk suatu hubungan sebab akibat

Cara: gunakan apapun yang terjadi sebagai "sebab". dan sugestikan apa yang Anda inginkan terjadi sebagai akibat [ X menyebabkan Y]

Keyword: dan, sementara/sambil/saat, sehingga, semakin-semakin

terjadi sebagai akibat [ X menyebabkan Y] • Keyword: dan, sementara/sambil/saat, sehingga, semakin-semakin
terjadi sebagai akibat [ X menyebabkan Y] • Keyword: dan, sementara/sambil/saat, sehingga, semakin-semakin
terjadi sebagai akibat [ X menyebabkan Y] • Keyword: dan, sementara/sambil/saat, sehingga, semakin-semakin
CONTOH: • Anda mendengarkan webinar ini dan Anda mulai tertarik ikut MahirCopywriting.com • Sambil Anda
CONTOH: • Anda mendengarkan webinar ini dan Anda mulai tertarik ikut MahirCopywriting.com • Sambil Anda
CONTOH:
CONTOH:

Anda mendengarkan webinar ini dan Anda mulai tertarik ikut MahirCopywriting.com

Sambil Anda mendengarkan webinar ini, Anda mulai tertarik ikut MahirCopywriting.com

Anda mendengarkan webinar ini, sehingga Anda mulai tertarik ikut MahirCopywriting.com

Semakin Anda mendengarkan webinar ini, semakin Anda tertarik ikut MahirCopywriting.com

MahirCopywriting.com • Semakin Anda mendengarkan webinar ini, semakin Anda tertarik ikut MahirCopywriting.com

POLA #2 COMPLEX EQUIVALENCE

POLA #2 
 COMPLEX EQUIVALENCE   • Tujuan: Mengarahkan makna suatu hal • Cara: maknakan suatu
POLA #2 
 COMPLEX EQUIVALENCE   • Tujuan: Mengarahkan makna suatu hal • Cara: maknakan suatu
  • Tujuan: Mengarahkan makna suatu hal • Cara: maknakan suatu hal tertentu, menuju ke
  • Tujuan: Mengarahkan makna suatu hal • Cara: maknakan suatu hal tertentu, menuju ke
 

Tujuan: Mengarahkan makna suatu hal

Cara: maknakan suatu hal tertentu, menuju ke arah sugesti yang Anda inginkan [X artinya Y]

Keyword: artinya, berarti, maknanya, sama saja, hal itu menunjukkan

arah sugesti yang Anda inginkan [X artinya Y] • Keyword: artinya, berarti, maknanya, sama saja, hal
arah sugesti yang Anda inginkan [X artinya Y] • Keyword: artinya, berarti, maknanya, sama saja, hal
sugesti yang Anda inginkan [X artinya Y] • Keyword: artinya, berarti, maknanya, sama saja, hal itu
CONTOH: • Seseorang mengalami kebocoran profit. "Anda mengalami kebocoran bisnis, itu menunjukkan bahwa Anda
CONTOH: • Seseorang mengalami kebocoran profit. "Anda mengalami kebocoran bisnis, itu menunjukkan bahwa Anda
CONTOH:
CONTOH:

Seseorang mengalami kebocoran profit. "Anda mengalami kebocoran bisnis, itu menunjukkan bahwa Anda mesti belajar ilmu MelekFinansial.co"

Seseorang mengalami kegendutan, "Anda merasa bahwa diri Anda gendut, artinya Anda harus lebih rajin lagi berolahraga dan menjaga pola makan"

Seseorang mengalami kebangkrutan, "Anda baru saja mengalami kebangkrutan, berarti Anda baru mendapatkan pelajaran berharga agar bisnis Anda lebih baik lagi kedepannya"

kebangkrutan, berarti Anda baru mendapatkan pelajaran berharga agar bisnis Anda lebih baik lagi kedepannya"

POLA #3 MIND READING

POLA #3 
 MIND READING • Tujuan: meningkatkan kreditibilitas dengan seolah-olah mengerti isi pikiran orang lain
POLA #3 
 MIND READING • Tujuan: meningkatkan kreditibilitas dengan seolah-olah mengerti isi pikiran orang lain
POLA #3 
 MIND READING • Tujuan: meningkatkan kreditibilitas dengan seolah-olah mengerti isi pikiran orang lain
POLA #3 
 MIND READING • Tujuan: meningkatkan kreditibilitas dengan seolah-olah mengerti isi pikiran orang lain

Tujuan: meningkatkan kreditibilitas dengan seolah-olah mengerti isi pikiran orang lain

Cara: Menyatakan bahwa Anda tahu isi pikiran orang lain dengan menggunakan kata-kata yang samar

Keyword: Saya tahu

Menyatakan bahwa Anda tahu isi pikiran orang lain dengan menggunakan kata-kata yang samar • Keyword: Saya
Menyatakan bahwa Anda tahu isi pikiran orang lain dengan menggunakan kata-kata yang samar • Keyword: Saya
Menyatakan bahwa Anda tahu isi pikiran orang lain dengan menggunakan kata-kata yang samar • Keyword: Saya
CONTOH: • Saya tahu setiap orang pasti pernah mengalami permasalahan dalam bisnisnya • Saya tahu
CONTOH: • Saya tahu setiap orang pasti pernah mengalami permasalahan dalam bisnisnya • Saya tahu
CONTOH:
CONTOH:

Saya tahu setiap orang pasti pernah mengalami permasalahan dalam bisnisnya

Saya tahu Anda pasti ingin meraih impian Anda

Saya tahu Anda pasti tertarik menonton webinar ini sampai selesai

Saya tahu Anda pasti ingin meraih impian Anda • Saya tahu Anda pasti tertarik menonton webinar
POLA #4 

POLA #4 

LOST PERFORMATIVE
LOST PERFORMATIVE
  • Tujuan: membuat opini yang kita ucapkan akan lebih diterima sebagai kebenaran umum  
  • Tujuan: membuat opini yang kita ucapkan akan lebih diterima sebagai kebenaran umum  
 

Tujuan: membuat opini yang kita ucapkan akan lebih diterima sebagai kebenaran umum

 

Cara: Ucapkan sebuah opini, tanpa mengatakan siapa narasumbernya

Keyword: -

kebenaran umum   • Cara: Ucapkan sebuah opini, tanpa mengatakan siapa narasumbernya • Keyword: -  
kebenaran umum   • Cara: Ucapkan sebuah opini, tanpa mengatakan siapa narasumbernya • Keyword: -  
 
umum   • Cara: Ucapkan sebuah opini, tanpa mengatakan siapa narasumbernya • Keyword: -  
CONTOH: • "Belajarlah dari yang terbaik " • "Produk ini dikenal sebagai solusi yang terbaik
CONTOH: • "Belajarlah dari yang terbaik " • "Produk ini dikenal sebagai solusi yang terbaik
CONTOH:
CONTOH:

"Belajarlah dari yang terbaik "

"Produk ini dikenal sebagai solusi yang terbaik untuk menghilangkan "

"Alangkah baiknya, kita mulai belajar ilmu bahasa-bahasa finansial sejak sekarang "

masalah kebotakan

" • "Alangkah baiknya, kita mulai belajar ilmu bahasa-bahasa finansial sejak sekarang " masalah kebotakan

POLA #5 NOMINALIZATIONS

POLA #5 
 NOMINALIZATIONS • Tujuan: supaya sugesti masuk ke pikiran bawah sadar, dan tidak terjadi
POLA #5 
 NOMINALIZATIONS • Tujuan: supaya sugesti masuk ke pikiran bawah sadar, dan tidak terjadi
POLA #5 
 NOMINALIZATIONS • Tujuan: supaya sugesti masuk ke pikiran bawah sadar, dan tidak terjadi

Tujuan: supaya sugesti masuk ke pikiran bawah sadar, dan tidak terjadi tabrakan kata-kata yang membingungkan

Cara: hapus sebanyak mungkin detail proses dengan mengubahnya sebagai kata benda abstrak

Keyword: imbuhan -an, ke-an, pe-an

sebanyak mungkin detail proses dengan mengubahnya sebagai kata benda abstrak • Keyword: imbuhan -an, ke-an, pe-an
sebanyak mungkin detail proses dengan mengubahnya sebagai kata benda abstrak • Keyword: imbuhan -an, ke-an, pe-an
sebanyak mungkin detail proses dengan mengubahnya sebagai kata benda abstrak • Keyword: imbuhan -an, ke-an, pe-an
CONTOH: • "Tentunya orang cerdas seperti Anda pasti mengambil keputusan yang " • Manfaatkan
CONTOH: • "Tentunya orang cerdas seperti Anda pasti mengambil keputusan yang " • Manfaatkan
CONTOH:
CONTOH:

"Tentunya orang cerdas seperti Anda pasti mengambil keputusan yang "

Manfaatkan pengetahuan yang Anda miliki untuk mengikuti program kami selanjutnya

terbaik

keputusan yang " • Manfaatkan pengetahuan yang Anda miliki untuk mengikuti program kami selanjutnya terbaik
POLA #6 

POLA #6 

UNSPECIFIED VERBS
UNSPECIFIED VERBS
• Tujuan: supaya apa yang kita katakan tetap akan dipersepsikan sebagai suatu kebenaran di pikiran
• Tujuan: supaya apa yang kita katakan tetap akan dipersepsikan sebagai suatu kebenaran di pikiran

Tujuan: supaya apa yang kita katakan tetap akan dipersepsikan sebagai suatu kebenaran di pikiran orang lain

Cara: Ubah kata kerja menjadi tidak spesifik

Keyword: mengerjakan, melakukan, memikirkan, tahu, mengalami, mengerti

Cara: Ubah kata kerja menjadi tidak spesifik • Keyword: mengerjakan, melakukan, memikirkan, tahu, mengalami, mengerti
Cara: Ubah kata kerja menjadi tidak spesifik • Keyword: mengerjakan, melakukan, memikirkan, tahu, mengalami, mengerti
Ubah kata kerja menjadi tidak spesifik • Keyword: mengerjakan, melakukan, memikirkan, tahu, mengalami, mengerti
CONTOH: • "Pikirkan apa manfaatnya mempraktekkan ilmu MelekFinansial.co dalam bisnis Anda" • "Saya
CONTOH: • "Pikirkan apa manfaatnya mempraktekkan ilmu MelekFinansial.co dalam bisnis Anda" • "Saya
CONTOH:
CONTOH:

"Pikirkan apa manfaatnya mempraktekkan ilmu MelekFinansial.co dalam bisnis Anda"

"Saya tidak tau apa yang akan langsung Anda lakukan setelah menonton webinar ini"

dalam bisnis Anda" • "Saya tidak tau apa yang akan langsung Anda lakukan setelah menonton webinar
POLA #7 

POLA #7 

LACK OF REFERENTIAL INDEX
LACK OF REFERENTIAL INDEX
POLA #7 
 LACK OF REFERENTIAL INDEX • Tujuan: supaya apa yang kita katakan tetap akan
POLA #7 
 LACK OF REFERENTIAL INDEX • Tujuan: supaya apa yang kita katakan tetap akan

Tujuan: supaya apa yang kita katakan tetap akan dipersepsikan sebagai suatu kebenaran di pikiran orang lain

Cara: mengubah suatu subjek/objek yang spesifik menjadi kata ganti yang tidak spesifik

Keyword: Subjek: dia, mereka, orang-orang, masyarakat. Objek: hal itu, itu, tertentu

CONTOH: • "Hal seperti ini akan mempermudah Anda dalam memahami ilmu Copywriting tingkat tinggi" •
CONTOH: • "Hal seperti ini akan mempermudah Anda dalam memahami ilmu Copywriting tingkat tinggi" •
CONTOH:
CONTOH:

"Hal seperti ini akan mempermudah Anda dalam memahami ilmu Copywriting tingkat tinggi"

"Join dalam program MelekFinansial.co akan sangat cocok buat mereka para pengusaha dan business owner"

• "Join dalam program MelekFinansial.co akan sangat cocok buat mereka para pengusaha dan business owner"
POLA #8 

POLA #8 

SIMPLE DELETION
SIMPLE DELETION
POLA #8 
 SIMPLE DELETION • Tujuan: supaya apa yang kita katakan tetap akan dipersepsikan sebagai
POLA #8 
 SIMPLE DELETION • Tujuan: supaya apa yang kita katakan tetap akan dipersepsikan sebagai

Tujuan: supaya apa yang kita katakan tetap akan dipersepsikan sebagai suatu kebenaran di pikiran orang lain

Cara: menghapuskan detail apa, kapan, dimana, siapa, yang mana, dll

Keyword: -

CONTOH: • "Lanjutkan!" • "Kita, Pasti Bisa!" • "Kamu tidak cocok jadi " business
CONTOH: • "Lanjutkan!" • "Kita, Pasti Bisa!" • "Kamu tidak cocok jadi " business
CONTOH:
CONTOH:

"Lanjutkan!"

"Kita, Pasti Bisa!"

"Kamu tidak cocok jadi "

business coach

• "Lanjutkan!" • "Kita, Pasti Bisa!" • "Kamu tidak cocok jadi " business coach
POLA #9: 

POLA #9: 

COMPARATIVE DELETION
COMPARATIVE DELETION
  • Tujuan: supaya apa yang kita katakan tetap akan dipersepsikan sebagai suatu kebenaran di
  • Tujuan: supaya apa yang kita katakan tetap akan dipersepsikan sebagai suatu kebenaran di
 

Tujuan: supaya apa yang kita katakan tetap akan dipersepsikan sebagai suatu kebenaran di pikiran orang lain

Cara: menggunakan kata perbandingan

Keyword: lebih, PALING, TER-, dll

suatu kebenaran di pikiran orang lain • Cara: menggunakan kata perbandingan • Keyword: lebih, PALING, TER-,
suatu kebenaran di pikiran orang lain • Cara: menggunakan kata perbandingan • Keyword: lebih, PALING, TER-,
di pikiran orang lain • Cara: menggunakan kata perbandingan • Keyword: lebih, PALING, TER-, dll
CONTOH: • "Harga produk ini mahal " • "Tools tercepat " • "Suplemen terbaik "
CONTOH: • "Harga produk ini mahal " • "Tools tercepat " • "Suplemen terbaik "
CONTOH:
CONTOH:

"Harga produk ini mahal "

"Tools tercepat "

"Suplemen terbaik

"

CONTOH: • "Harga produk ini mahal " • "Tools tercepat " • "Suplemen terbaik "

POLA #10 UNIVERSAL QUANTIFIER

POLA #10 
 UNIVERSAL QUANTIFIER   • Tujuan: membuat sugesti menjadi lebih maksimal   • Cara:
POLA #10 
 UNIVERSAL QUANTIFIER   • Tujuan: membuat sugesti menjadi lebih maksimal   • Cara:
  • Tujuan: membuat sugesti menjadi lebih maksimal   • Cara: menggunakan kata-kata yang menunjukkan
  • Tujuan: membuat sugesti menjadi lebih maksimal   • Cara: menggunakan kata-kata yang menunjukkan
 

Tujuan: membuat sugesti menjadi lebih maksimal

 

Cara: menggunakan kata-kata yang menunjukkan generarilasi penuh

Keyword: semua, seluruh, setiap, siapapun, tak seorang pun, tidak pernah

yang menunjukkan generarilasi penuh • Keyword: semua, seluruh, setiap, siapapun, tak seorang pun, tidak pernah
yang menunjukkan generarilasi penuh • Keyword: semua, seluruh, setiap, siapapun, tak seorang pun, tidak pernah
yang menunjukkan generarilasi penuh • Keyword: semua, seluruh, setiap, siapapun, tak seorang pun, tidak pernah
CONTOH : • " Semua manfaat yang Anda peroleh " " • " Tak seorangpun
CONTOH : • " Semua manfaat yang Anda peroleh " " • " Tak seorangpun
CONTOH :
CONTOH :

"Semua manfaat yang Anda peroleh " "

"Tak seorangpun menyadari

"Setiap yang ikut

"

Semua manfaat yang Anda peroleh " " • " Tak seorangpun menyadari • " Setiap yang
POLA #11 
 MODAL OPERATOR • Tujuan: Meningkatkan level penerimaan sugesti, dengan mengubah perintah dierect

POLA #11 MODAL OPERATOR

POLA #11 
 MODAL OPERATOR • Tujuan: Meningkatkan level penerimaan sugesti, dengan mengubah perintah dierect jadi
POLA #11 
 MODAL OPERATOR • Tujuan: Meningkatkan level penerimaan sugesti, dengan mengubah perintah dierect jadi
POLA #11 
 MODAL OPERATOR • Tujuan: Meningkatkan level penerimaan sugesti, dengan mengubah perintah dierect jadi

Tujuan: Meningkatkan level penerimaan sugesti, dengan mengubah perintah dierect jadi lebih permisif

Cara: Menambahkan modal operator kemungkinan di depan kata kerja

Kata Kunci: Mungkin, boleh, bisa,dapat

CONTOH: • "Anda bisa klik tombol ini sekarang " • "Anda boleh putuskan join program
CONTOH: • "Anda bisa klik tombol ini sekarang " • "Anda boleh putuskan join program
CONTOH:
CONTOH:

"Anda bisa klik tombol ini sekarang "

"Anda boleh putuskan join program ini sekarang"

"Anda mungkin belum tahu manfaat apa saja yang Anda dapatkan setelah "

join dalam program ini

• "Anda mungkin belum tahu manfaat apa saja yang Anda dapatkan setelah " join dalam program
Semoga bermanfaat

Semoga bermanfaat