Anda di halaman 1dari 18

SOAL LATIHAN

1. volume gas pada STP kondisi yang disebut sebagai suhu dan tekanan standar untuk gas
didefinisikan sebagai suhu 0 C=273,15 K dan tekanan 1 atm = 1,013 x 105 Pa. jika anda
ingin menjaga 1 mol gas ideal dalam kamar anda pada STP, berapa besar wadah yang
diperlukan ?

Diket : T = 0C = 273,15 K
p = 1 atm = 1,013 x 105 Pa
n = 1 mol
R = 8,315 J/mol.K
Ditanya : V =.....?
Jawab : pV = nRT
V = (1 mol). (8,315 J/mol.K).(273,15 K)
1,013 x 105 Pa
= 0,0224 m3
= 22,4 L

2. tangki "kosong" berisi 11,0 L udara pada 21C dan 1 atm. Ketika tangki dipenuhi dengan
udara panas dari sebuah kompresor, suhunya menjadi 42C dan tekanan alat ukur adalah 2,1 x
105 Pa. Berapakah massa udara yang ditambahkan?(udara adalah campuran dari berbagai gas,
kurang lebih 78 nitrogen, 21 oksigen, dan 1 sisanya bermacam-macam; massa molar
rata-ratanya adalah 28,8 gram/ mol =28,8 x 10-3 kg/mol.)

Diket : V1 = V2 = 11 L = 11 x 10-3 m3
p1 = 1atm = 1,013 x 105 Pa
T1 = 21C = 294 K
R = 8,315 J/mol.K
p2 = 2,1 x 105 Pa
T2 = 42C = 315 K
M = 28,8 x 10-3 kg/mol
Ditanya : m tambahan:....?
Jawab : n1 = p1V1/RT1
=(1,013 x 105 Pa).(11 x 10-3 m3)
(8,315 J/mol.K).(294 K )
= 0,46 mol
n2 = p2V2/RT2
= (2,1 x 105 Pa).(11 x 10-3 m3)
(8,315 J/mol.K).(315 K)
= 88,6 mol
m = M.(n2-n1)
= (28,8 x 10-3 kg/mol).(88,6mol-0,46mol)
= 2,54 kg

3. carilah massa atom hidrogen tunggal dan massa dari molekul oksigen.

Diket : M H = 1,008 g/mol

1
NA = 6,022 x 1023 molekul/mol
Ditanya : m H=.....?
Jawab : m H = M H / NA
= (1,008 g/mol)/(6,022 x 1023 molekul/mol)
= 1,674 x 10-24 g/molekul

4. tentukan jumlah molekul dan jumlah mol dalam satu meter kubik udara pada tekanan
atmosfer dan 00 C.

PEMBAHASAN
Diket : p = 1 atm =1,013 x 105 Pa
V = 1 m3
k = 1,38 x 10-23 J/K
T = 0C = 273 K
Ditanya : N dan n =.....?
Jawab : N = pV/kT
N= (1,013 x 105 Pa).(1 m3)/(1,38 x 10-23 J/K).(273 K)
= 2,69 x 1025 molekul
n = N/NA
=(2,69 x 1025 molekul)/(6,022 x 1023 molekul/mol)
= 44,7 mol
n dalam 1 m3= (1 m3)/(44,7 mol)
=0,0224 m3/mol
= 22,4 L/mol

5. perhitungan lintasan bebas rata-rata a) perkiraan lintasan bebas rata-rata dari sebuah molekul
udara pada 27C dan 1 atm. modelkan molekul itu sebagai bola berjari-jari r = 2,0 x 10-
10m. b) perkiraan waktu bebas rata-rata dari sebuah molekul oksigen dengan v = vrms,

Diket : T= 300 K
p = 1 atm = 1,01 x 105 Pa
r= 2 x 10-10 m
v = 484 m/s
Ditanya : a) =....?
b) t=...?
Jawab : a) = (1,38 x 10-23 J/K).(300 K)/42(2 x 10-10 m)2(1,01 x 105 Pa)
= 5,8 x 10 -8 m.
b) t = /v =(5,8 x 10 -8 m)/(484 m/s)= 1,2 x 10-10 s

LATIHAN SOAL

1. Tangki 20,0 L berisi 0,225 Kg helium pada 18,0C.Massa molar helium adalah 4,00 g/mol.a )
Berapa mol helium berada dalam tangki?b )Berapakah tekanan dalam tangki,dalam Pascal
dan dalam atmosfer?

2
PEMBAHASAN
Diket : V = 20 L
m He = 0,225 kg
T =18 C= 291,15 K
M he =4 g/mol
Ditanya : a).mol He =........?
b).P dalam pacsal dan atmosfer =.....?
Jawab : a).mol He =m He/M He
= 0,225 x 103 g/4 g/mol
= 56,25 mol
b) pV=nRT
p = 56,25 mol.8,3145 J/mol.K.291,15 K/20 L
p = 6808,4 J/L
= 6,8 x 103 N.m/L
= 6,8 x 103 N.m/ 10-3 m3
= 6,8 x 106 N/m2=6,8 x 106 Pa
= 6,8 x 106 atm/1,01 x 106
=6,73 atm

2. Gas helium dengan volume 2,60 L di bawah tekanan maupun 1,30 atm dan pada suhu
41,0C,dihangatkan hingga baik tekanan maupun volume menjadi dua kali lipat.a )Berapakah
suhu akhir ? b) Berapa gram helium yang ada disana?Massa molar helium adalah 4,00 g/mol.

Diket : V1 He = 2,6 L
M He = 4 g/mol
P1 = 1,3 atm
T1 = 41C = 314,15 K
V2 = 2 V1
P2 = 2 P1
Ditanya : a)T2 =.....?
b) m He =.....?
Jawab : a) (p1V1)/T1 = (p2V2)/T2
T2 = (2p.2v).314,15 K/(p.v)
= 1256,6 K
b) pV = nRT
n = (2,6 L). (5,2 atm)/(0,082 L.atm/mol.K)(1256,6 K)
= 0,13 mol
m He = nM = (0,13 mol).(4 g/mol)
= 0,52 g

3. sebuah tangki silinder memiliki piston yang terpasang baik sehingga memungkinkan volume
tangki diubah.Tangki pada awalnya berisi 0,110 m3udara pada tekanan 3,40 atm.Piston secara
perlahan di tarik keluar hingga volume gas bertambah menjadi 0,390 m3 . Jika suhu tetap
konstan, berapakah nilai tekanan akhir?
Diket : V1 = 0,11 m3
p1 = 3,4 atm
V2 = 0,39 m3
T1 = T2 = konstan

3
Ditanya : p2 =....?
Jawab : p1V1 = p2V2
p2 = (3,4 atm). (0,11m3)/(0,39 m3)
= 0,96 atm.

4. pompa hampa modern memudahkan untuk memperoleh tekanan dalam orde 10-13 atm dalam
laboratorium.pada tekanan 9,00 x 10-14 atm dan suhu biasa (Katakanlah, T = 300 K ),berapa
molekul yang terdapat dalam volume 1,00 cm3?

4. Diket : p = 9 x 10-14 atm


T = 300 K
V = 1 cm3 = 10-3 L
Ditanya : M =......?
Jawab : pV=nRT
n = (9 x 10-14 atm).(10-3 L)/(8,3145 J/mol.K)(300 K)
= 3,66 x 10-18 mol
M = NA.n
= (6,02 x 1023 molekul/mol).(3,66 x 10-18 mol)
= 2,2 x 106 molekul

5. berapa mol yang terdapat dalam sebotol air 1,00kg? berapa molekul? massa molar air adalah
18,0 g/mol.

5. Diket : m = 1 kg
M H2O = 18 g/mol
Ditanya : n dan M =......?
Jawab : m = n.M
n = (1000 g)/(18 9/mol)
= 55,6 mol
M = NA.n
= (6,02 x 1023 molekul/mol).( 55,6 mol)
= 3,34 x 1025 molekul

6. hitunglah lintasan bebas rata-rata dari molekul udara pada tekanan 3,50 x 10-13 atm dan suhu
300 K. (tekanan ini telah dapat dicapai di laboratorium; lihat latian 16-16) modelkan molekul
udara sebagai dengan jari-jari2,0 x 10-10m.
6. Diket : p = 3,5 x 10-13 atm = 3,535 x 10-8 Pa
T = 300 K
k = 1,38 x 10-23 J/K
r = 2 x 10-10 m
Ditanya : =.....?
Jawab : = k T/ 42r2p
= 9,9 x 10-9 m

7. a) berapa banyak panas yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu 2,50 mol gas ideal diatomik
dengan 30,0K di sekitar suhu ruang jika gas dijaga pada volume konstan? b) apakah jawaban
dari pertanyaan bagian (a) jika gas bukan automik melainkan monoatomik.?

4
7. Diket : gas diatomik; T = 30 K
V = konstan
n = 2,5 mol
k = 1,38 x 10-23 J/K
R = 8,13 J/mol. K
Ditanya :a) Q=....?
b) Q jika gas monoatomik=....?
Jawab : a) Q = 5/2 nRT
= 5/2.2,5 mol.8,13 J/mol.K.30 K
= 1524 J
b) Q = 3/2 nRT
= 3/2.2,5 mol.8,13 J/mol.K.30 K
= 914,6 J

1. Suatu gas ideal sebanyak 4 liter memiliki tekanan 1,5 atmosfer dan suhu27oC. Tentukan
tekanan gas tersebut jika suhunya 47oC dan volumenya 3,2 liter!
Jawaban :
Dik Kondisi 1
V=4L
P = 1,5 atm
T = 27+273=300K
Kondisi 2
V = 3,2 L
T = 47+273=320K
Dit P2
jawab :

2. Dalam tabung yang tertutup, volumenya dapat berubah-ubah dengan tutup yang dapat
bergerak mula-mula memiliki volume 1,2 lt. Pada saat itu tekanannya diukur 1 atm dan suhunya
27o C. Jika tutup tabung ditekan sehingga tekanan gas menjadi 1,2 atm ternyata volume gas menjadi
1,1 lt. Berapakah suhu gas tersebut?
Dik Kondisi 1
V = 1,2 L
P = 1 atm
T = 27+273=300K
Kondisi 2
P = 1,2 atm
V = 1,1 L
Dit T2

jawab :

5
3. Gas helium sebanyak 16 gram memiliki volume 5 liter dan tekanan 2 x 102 Pa. Jika R = 8,31
J/mol.K, berapakah suhu gas tersebut?
Dik m = 16 gram
V = 5 liter = 5 x 10-3 m3
P = 2 x 102 Pa
R = 8,31 J/mol.K
Dit T
jawab :

4. 1,2 kg gas ideal disimpan pada suatu silinder. Pada saat diukur tekanannya 2.105Pa dan suhu
27oC. Jika sejumlah gas sejenis dimasukkan lagi ternyata suhunya menjadi 87oC dan tekanan
menjadi 3.105Pa. Berapakah massa gas yang dimasukkan tadi?
Dik Kondisi 1
m = 1,2 kg
P = 2.105 Pa
T = 27+273=300K
Kondisi 2
P = 3.105 Pa
T = 87+273=360K
Dit m2
jawab :

6
5. Sebuah tangki yang volumenya 50 liter mengandung 3 mol gas monoatomik. Jika energi kinetik
rata-rata yang dimiliki setiap gas adalah 8,2 x 10-21 J, tentukan besar tekanan gas dalam tangki?
Dik V = 50 L = 50 dm3 = 50 x 10-3 m3
n = 3 mol
Ek = 8,2 x 10-21 J
Dit P

jawab :

6. Jika konstanta Boltzmann k = 1,38 x 10-23 J/K, berapakah energi kinetic sebuah helium pada
suhu 27oC?
Dik k = 1,38 x 10-23 J/K
T = 300K
Dit Ek

jawab :
Ek = 3/2 kT
Ek = 3/2x1,38 x 10-23 x300
Ek = 6,21 x 10-21 J =621 x 10-23 J

7. Di dalam ruang tertutup terdapat gas yang tekanannya 3,2 x 105 N/ m2. Jika massa jenis gas
tersebut adalah 6 kg/ m3, berapakah kecepatan efektif tiap partikel gas tersebut?

7
Dik P = 3,2 x 105 N/m2
r = 6 kg/m3
Dit vrms
jawab :

8. Tentukan perbandingan kecepatan efektif partikel-partikel gas helium (Mr=4 gr/mol) pada suhu
270C dan kecepatan efektif partikel-partikel gas neon (Mr = 10 gr/mol) pada suhu 1270C!
Dik Kondisi 1
Mr He = 4 gr/mol
T1 = 300 K
Kondisi 2
Mr neon = 10 gr/mol
T2 = 400 K
Dit vef
jawab :

9. Berapakah tekanan dari 20 mol gas yang berada dalam tangki yang volumenya 100 liter jika
suhunya 77oC dang = 9,8 m/s2? (R = 8,31 J/mol.K)
Dik V = 100 L = 10-1 m3
n = 20 mol
T = 350 K
g = 9,8 m/s2
R = 8,31 J/mol.K
Dit P
jawab :
PV = n
Px10-1 = 20x8,31x350
P=581700 Pa = 5,81700 x 105Pa

8
10.Berapakah energi dalam 4 mol gas monoatomik ideal pada suhu 107oC, jika diketahui k = 1,38
x 10-23 J/K danNA = 6,02 x 1026 molekul/kmol?
Dik n = 4 mol
T = 380 K
k = 1,38 x 10-23 J/K
NA = 6,02 x 1026 molekul/kmol
Dit U
jawab :

11.Gas oksigen pada suhu 27 oC memiliki volume 20 liter dan tekanan 2 x 105 N/m2. Berapakah
volume gas ketika tekanannya 16 x 104 N/m2 dan suhunya 47 oC ?
Dik Kondisi 1
T1 = 27+273 = 300K
V1 = 20 liter = 2 x 10-2 m3
P1 = 2 x 105 N/m2
Kondisi 2
P2 = 16 x 104 N/m2
T2 = 320 K
Dit V2

jawab :

12.Gas oksigen (Mr = 32) massa 80 gram berada dalam tangki yang volumenya 8 liter. Hitunglah
tekanan yang dilakukan oleh gas jika suhunya 27 oC ?
Dik Mr O2 = 32
m = 80 gram
V = 8 liter
T = 300K
R = 8,31 J/mol.K = 0,082 L.atm/mol.K
Dit P

jawab :

9
13.Suatu gas ideal (Mr = 40) berada dalam tabung tertutup dengan volume 8 liter. Jika suhu gas
57 oC dan tekanan 2 x 105 N/m2, berapakah massa gas tersebut?
Dik Mr = 40
V = 8 liter
T = 330K
P = 2 x 105 N/m2
R = 8,31 J/mol.K
Dit m

jawab :

14.Jika massa jenis gas nitrogen 1,25 kg/m3, hitunglah kecepatan efektif partikel gas tersebut pada
suhu 227 oC dan tekanan 1,5 x 105 N/m2!
Dik r = 1,25 kg/m3
T = 500K
P = 1,5 x 105 N/m2
Dit vef
jawab :

10
15.Gas ideal berada dalam wadah tertutup pada mulanya mempunyai tekanan P dan volume V.
Apabila tekanan gas dinaikkan menjadi 4 kali semula dan volume gas tetap maka perbandingan
energi kinetik awal dan energi kinetik akhir gas adalah
Dik Tekanan awal (P1) = P
Tekanan akhir (P2) = 4P
Volume awal (V1) = V
Volume akhir (V2) = V
jawab :

16.Tentukan energi kinetik translasi rata-rata molekul gas pada suhu 57oC!
Dik T = 57oC + 273 = 330 Kelvin
k = 1,38 x 10-23 Joule/Kelvin
Dit Energi kinetik translasi rata-rata
jawab :

17.Suatu gas bersuhu 27oC berada dalam suatu wadah tertutup. Agar energi kinetiknya meningkat
menjadi 2 kali energi kinetik semula maka gas harus dipanaskan hingga mencapai suhu
Dik Suhu awal (T1) = 27oC + 273 = 300 K
Energi kinetik awal = EK
Energi kinetik akhir = 2 EK
Dit Suhu akhir (T2)
jawab :

18.Suatu gas ideal berada di dalam ruang tertutup. Gas ideal tersebut dipanaskan hingga kecepatan
rata-rata partikel gas meningkat menjadi 3 kali kecepatan awal. Jika suhu awal gas adalah 27oC,
maka suhu akhir gas ideal tersebut adalah
Dik Suhu awal = 27oC + 273 = 300 K
Kecepatan awal = v
Kecepatan akhir = 3v
Dit Suhu akhir gas ideal
jawab :

11
19.Tiga mol gas berada di dalam suatu ruang bervolume 36 liter. Masing-masing molekul gas
mempunyai energi kinetik 5 x 1021 Joule.
Konstanta gas umum = 8,315 J/mol.K dan konstanta Boltzmann = 1,38 x 10-23 J/K. Hitung tekanan
gas dalam ruang tersebut!
Dik Jumlah mol (n) = 3 mol
Volume = 36 liter = 36 x 10-3 m3
K. Boltzmann (k) = 1,38 x 10-23 J/K
E. kinetik (EK) = 5 x 1021 Joule
R = 8,315 J/mol.K
Dit tekanan gas (P)
jawab :

20.Gas He (Mr = 4 g/mol) pada suhu 27 C dan volume 1 liter massanya 8 gram. Tentukan energi
dalam gas! (R = 8,31 J/mol K).
Dik m=8g
Mr = 4 g/mol
T = 273 + 27 = 300 K
R = 8,31 J/mol K
Dit Energi dalam U
jawab :

12
21.Di angkasa luar terdapat kira-kira 1 atom hidrogen tiap cm3 dengan suhu 3,5 K. Jika massa atom
hidrogen adalah 1 g/mol, tentukanlah kecepatan efektif dan tekanan udara pada tempat tersebut!
Dik N = 1 atom
V = 1 cm3 = 10-6 m3
T = 3,5 K
ArH = 1 g/mol = 1 kg/k mol jawab :
R = 8,31 103 J/k mol K
Dit a. v rms = ... ?
b. p = ... ?

22.Pada sebuah tangki yang bervolume 20 liter terdapat suatu gas yang bermassa 5,32 10-26 kg.
Saat suhunya 27 C , tekanan gas tersebut sebesar 10 atm. Tentukan kecepatan efektif gas tersebut!
Dik V = 20 liter
T = 270C = 300 K
P = 10 atm
m = 5,32 10-26 kg
k = 1,38 x 10-23 J/K
Dit Vef
jawab :

13
23.Suatu gas ideal dalam ruang tertutup yang suhunya 27 C memiliki energi kinetik partikel sebesar
150 J. Jika energi kinetiknya 300 J, maka tentukanlah suhu gas sekarang!
Dik T1 = 27 C = 27 + 273 = 300 K
Ek1= 150 J
Ek2= 300 J
Dit T2
Jawab

24.Diketahui sebuah tangki dengan kapasitas 10.000 liter berisi gas hidrogen pada tekanan 10 atm
dan bersuhu 270 C. Tangki tersebut bocor sehingga tekanannya menjadi 8 atm. Hitunglah banyaknya
gas hidrogen yang keluar?
Dik Mr = 2
V = 10.000 liter
p1 = 10 atm
T = 300 K
p2 = 8 atm
R = 8,31 J/mol K
R = 0,082 L atm/mol K
Dit m
jawab :

14
25.Diketahui di dalam sebuah bejana yang memiliki volume 1 m3 berisi 10 mol gas monoatomik
dengan energi kinetik molekul rata-rata 1,5 10-20 Joule (bilangan Avogadro 6,02
1023 molekul/mol).
Tentukan tekanan gas dalam bejana!
Dik V = 1 m3
n = 10 mol
Ek = 1,5 10-20 J
NA = 6,02 1023 molekul/mol
Dit P
jawab :

26. Suatu gas yang suhunya 127OC dipanaskan menjadi 227OC pada tekanan tetap. Volume gas
sebelum dipanaskan adalah V. Volume gas setelah dipanaskan adalah ....

Dik T1 = 127 + 273 = 400K


T2 = 227 + 273 = 500K
V1 = V

15
Dit V2 =

jawab :

Soal latihan :
1. diketahui suatu gas ideal yangterdapat pada suatu sistem piston dan silinder dengan
tekanan awal sebesar 12 bar dengan volume awal ekspansi sebesar 0,05 m3, sedangkan
tekanan awal sebasar 1,2 bar dengan volume awal ekspansi sebesar 0,2 m3.hitunglah kerja
yang dihasilkan gaya tersebut.
jawab
dik : p1 = 1,2 bar = 120000 Pa
v1 = 0,05 m3
p2 = 1,2 bar = 120000 Pa
v2 = 0,2 m3
maka :
W12 = p2.v2 p1.v1
= (120.000).(0,2) (120.000).(0,05)
= 24000 6000
= 18000 joule
2. Diketahui uap air yang berada didalam suatu piston dan silinder dengan massa sebesar 0,5
kg. Uap tersebut berekspansi dari keadaan 1 dengan energy dalam spesifik (persatuan massa)
sebesar u1 = 2500 kJ/kg.ke keadaan 2 dengan energy dalam spesifik sebesar u2 = 2400 kJ/kg.
selama proses ekspansi berlangsung, ada perpindahan energi yang dimasukkan kedalam
sistem sebesar 100 kJ. dan kerja yang dihasilkan dari baling-baling sebesar 25 kJ. diketahui
pula bahwa tidak ada perubahan energi kinetic dan potensial dari sistem. hitung besar
perubahan energi sebagai kerja pada piston selama proses ekspansi.
Jawab :

penyelesaian
dEK = 0
dEp = 0
m = 0,5 kg
u1 = 2500 kj/Kg
u2 = 2400 kj/kg

16
maka = dU + dEK + dEp
= m (u2 u1) +0 + 0
Dengan W = Wpiston + Wbaling-baling
Sehingga
m(u2 u1) = Q (Wpiston + Wbaling-baling)
atau
Wpiston = Q W baling-baling m (u2-u1)
= (100)- (-25) (0,5)(2400 2500)
=(100) (-25)-(0,5).(-100)
=25 kjoule

Contoh Soal !
1. Sebuah mesin diesel nisbah kompresinya 12 : 1. Volume awal 2 liter pada tekanan 2 x 105 Pa dan
suhu 30 Jika konstanta laplace 1,4 . brapakah tekanan akhirnya?
Penyelesaian:
Diketahui :
V2 =
T1 = 30C
V1 = 2 L
= 1,4
P1 = 2 x 105 Pa
Ditanyakan : p2
Jawab:

Tekanan akhir mesin diesel sebesar 6,48 x 106 pa

Contoh Soal 1 :
Suatu gas dipanaskan pada tekanan tetap sehingga memuai, seperti terlihat pada gambar.

17
Tentukanlah usaha yang dilakukan gas. (1 atm = 105 N/m2)
Kunci Jawaban :
Diketahui: p = 2 atm, V1 = 0,3 L, dan V2 = 0,5 L.
1 liter = 1 dm3 = 103 m3
W = p ( V) = p (V2 V1)
W = 2 105 N/m2 (0,5 L 0,2 L) 103 m3 = 60 Joule.

Sepuluh mol gas helium memuai secara isotermal pada suhu 47 C sehingga volumenya menjadi dua
kali volume mula-mula. Tentukanlah usaha yang dilakukan oleh gas helium.
Kunci Jawaban :

Diketahui: T = 47 C = (47 + 273) K = 320 K dan V2 = 2V1.


Usaha yang dilakukan gas pada proses isotermal:
W = n RT ln (V2/V1) = (10 mol) ( 8,31 J/mol)(320 K) ln (2V2/V1) = 26.592 ln 2 = 18.428 joule

Contoh Soal 4 :
Suatu gas yang volumenya 1,2 liter perlahan-lahan dipanaskan pada tekanan tetap 1,5 105 N/m2
hingga volumenya menjadi 2 liter. Berapakah usaha yang dilakukan gas?
Kunci Jawaban :
Diketahui: V1 = 1,2 L, V2 = 2 L, dan p = 1,5 105 N/m2.
1 liter = 1 dm3 = 103 m3
Usaha yang dilakukan gas pada tekanan tetap (isobarik) adalah
W = p (V2 V1) = (1,5 105 N/m2) (2 1,2) 103 m3 = 120 joule

Delapan mol gas ideal dipanaskan pada tekanan tetap sebesar 2 105 N/m2 sehingga volumenya
berubah dari 0,08 m3 menjadi 0,1 m3. Jika gas mengalami perubahan energi dalam gas sebesar
1.500 J, berapakah kalor yang diterima gas tersebut.
Kunci Jawaban :
Diketahui: p = 2 105 N/m2, V1 = 0,08 m3, V2 = 0,1 m3, dan U = 1.500 J.
Q = U+ W
Q = U + p(V2 V1)
Q = 1.500 joule + 2 105 N/m2 (0,1 0,08) m3 = 1.500 joule + 4.000 joule = 5.500 J

Contoh Soal 9 :
Suatu sistem mengalami proses isobarik. Pada sistem dilakukan usaha sebesar 100 J. Jika perubahan
energi dalam sistem U dan kalor yang diserap sistem = 150 joule, berapakah besarnya U?
Kunci Jawaban :
Diketahui: W = 100 joule (dilakukan usaha), dan Q = 150 joule (sistem menyerap kalor).
Menurut Hukum Pertama Termodinamika
U = Q W = 150 joule (100 joule) = 250 joule.

18