Anda di halaman 1dari 16

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 latar Belakang
Program Perencanaan Tahunan merupakan kegiatan program gizi yang harus
dilaksanankan dan dicapai dalam satu tahun. Selain sebagai salah satu sarana penyajian
informasi kesehatan juga dapat sebagai evaluasi dari hasil kegiatan gizi yang telah dicapai
selama satu tahun terakhir dan berguna untuk pengembangan tatalaksana kegiatan di
tahun yang akan datang.
Diharapkan setelah selesai penyusunan POA tahun 2017 dapat dipergunakan
sebagai sarana penyelesaian program gizi di puskesmas Sidotopo Wetan serta dapat
menjadikan pelayanan publik yang lebih baik dan profesional.
Plan of Action program (POA) gizi ini merupakan konsep paradigma sehat,
sehingga tidak berpatokan pada tindakan yang bersifat kuratif. Keterangan mengenai
kegiatan dan tata laksana cara menganalisa situasi masalah kesehatan masyarakat
disesuaikan dengan kondisi daerahnya.
Sebagai petugas gizi perlu melaksanakan dan analisa masalah pola perilaku
masyarakatnya. Penentuan permasalahan seyogyanya mengelompokan menjadi target
grup yang perlu dilakukan intervensi pencegahan masalah gizi kurang dan gizi buruk.
Sistem pembiayaan dengan APBD daerah. Adapun program gizi saat ini yang sudah
dilakukan adalah sebagai berikut :
1 Program kadarzi
2 Program Pelacakan Gizi Buruk
3 Program penimbangan serentak
4 Program monitoring garam
5 Program ASI Ekslusif
6 Program PMT Bumil KEK
7 Program PMT MP-ASI Baduta GAKIN
8 Program PMT Pemulihan

1.2 Tujuan
Meningkatkan akses, pemerataan dan mutu pelayanan Kesehatan masyarakat
melalui kegiatan promotif dan preventif untuk mewujudkan pencapaian target SPM
Bidang Kesehatan dan MDGs pada tahun 2017.

POA Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan 1


Tahun 2017
1.3 Manfaat
1. Meningkatkan Pelayanan Kesehatan yang bersifat kuratif, rehabilitatif, promotif dan
preventif bagi masyarakat
2. Tersedianya dukungan biaya untuk upaya pelayanan kesehatan yang bersifat promotif
dan preventif bagi masyarakat.

POA Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan 2


Tahun 2017
BAB II
ANALISA SITUASI
2.1 Identitas Puskesmas
1. Nama Puskesmas : Puskesmas Sidotopo Wetan
2. No. Kode Puskesmas : P3578210202
3. Alamat : Jl. Randu 102 Kelurahan Sidotopo Wetan Kecamatan
Kenjeran, Surabaya
4. Telp : (031) 377 3637
5. Tahun Berdiri : 1992
6. Tipe Puskesmas : Puskesmas rawat jalan dan rawat inap persalinan
7. Visi, Misi, Tujuan, Motto, Kebijakan Mutu dan Tata Nilai Puskesmas
a) Visi :
Mewujudkan Masyarakat yang sehat dan mandiri dengan pelayanan kesehatan
yang profesional
b) Misi :
Meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata dan terjangkau.
Meningkatkan pengetahuan kesadaran dan kemampuan masyarakat untuk
berperilaku hidup sehat secara mandiri
Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berwawasan kesehatan
melalui pembinaan dan pelatihan untuk mendukung pembangunan kesehatan.
Mewujudkan puskesmas yang indah, nyaman, tanggap dan peduli terhadap
permasalahan kesehatan
c) Motto :
Kepuasan Anda adalah Kebahagiaan Kami
d) Budaya Kerja : JUDISTERA RASA TAPE
Jujur, Disiplin, Tegas, Ramah, Cerdas, Tanggung Jawab, Rapi, Sabar, Tanggap, dan
Peduli
2.2 Wilayah Kerja Puskesmas
2.2.1 Data Geografi
a. Jumlah kelurahan :
Wilayah kerja Puskesmas Sidotopo Wetan hanya mencakup 1 (satu ) kelurahan,
yaitu Kelurahan Sidotopo Wetan

b. Luas wilayah kerja Puskesmas Sidotopo Wetan :


Wilayah kerja Puskesmas Sidotopo Wetan hanya meliputi satu kelurahan, yaitu
Kelurahan Sidotopo Wetan dengan luas wilayah sebesar 1,66 km2.

POA Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan 3


Tahun 2017
c. Batas Wilayah :
Utara : Kelurahan Bulak Banteng
Timur : Kelurahan Tanah Kali Kedinding
Selatan : Kelurahan Tanah Kali Kedinding
Barat : Kelurahan Wonokusumo

2.2.2 Data Demografi

1. Jumlah penduduk menurut :


a. Laki-laki : 29.705 Orang
b. Perempuan : 30.459 Orang
c. Jumlah : 60.164 Orang
2. Jumlah kepala keluarga :16.081 KK
3. Jumlah keluarga miskin : 6.441 KK
4. Piramida penduduk
Tabel 2.1 Tabel Piramida Penduduk UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan tahun 2016
LAKI-LAKI UMUR PEREMPUAN
2.292 0- 5 thn 2.203
1.931 5 - 9 thn 1.839
3.741 10- 16 thn 3.826
449 17 thn 544
4.548 18 - 25 thn 4.646
8.358 26 - 40 thn 8.463
7.003 41 - 59 thn 7.140
1.383 > 60 Tahun 1.798

5. Jumlah bayi (< 1 tahun) : 874 bayi


6. Jumlah pasangan usia subur : 9503 pasangan
7. Jumlah ibu hamil : 927 orang
8. Jumlah ibu nifas : 874 orang
9. Jumlah ibu meneteki : 874 orang
10.Jumlah ibu bersalin : 874 orang

2.2.3 Data Sosial Ekonomi

POA Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan 4


Tahun 2017
1. Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tabel 2.2 Jumlah Penduduk Berdasarkan Tingkat Pendidikan

No Tingkat Pendidikan Jumlah


1 Tidak/belum Tamat SD 16089
2 Tamat SD 18790
3 Tamat SLTP 8316
4 Tamat SLTA 13804
5 Akademi 608
6 Universitas/Strata I 2343
7 Strata II 79
8 Strata III 3

2. Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama


Tabel 2.3 Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama

No. Agama Jumlah


1 Islam 56587
2 Kristen 2493
3 Katolik 633
4 Hindu 148
5 Budha 170
6 Lainnya 0
Sumber: Kantor Departemen Agama Kec. Kenjeran
3. Sarana Pendidikan
Tabel 2.4 Sarana Pendidikan

Sarana Pendidikan Jumlah


1. Taman Kanak-kanak 23
2. SD / MI 7/5
3. SLTP / MT 4/0
4. SMU / MA 2/0
5. Akademi 0
6. Perguruan Tinggi 0
7. Ponpes 1
Jumlah 42

4. Data Sarana Kesehatan


Tabel 2.5 Data Sarana Kesehatan
No. Sarana Kesehatan Jumlah
1 Rumah Sakit
-Rumah Sakit Pemerintah 0 buah
-Rumah Sakit Swasta 0 buah
2 Rumah bersalin 0 buah
3 Puskesmas Pembantu 0 buah
POA Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan 5
Tahun 2017
4 Puskesmas keliling 23 buah
5 Polindes / Poskeskel 1 buah
6 BP Swasta 2 buah
7 Praktek Dokter Swasta 2 buah
8 Praktek Bidan Swasta 9 buah
9 Praktek Perawat 0 buah
Jumlah 37

2.3 Keuangan
Dana anggaran untuk program gizi diperoleh dari:
1. Alokasi Dana APBD melalui Dinas Kesehatan Kota Surabaya
2. Alokasi Dana JKN
3. Alokasi Dana BOK

POA Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan 6


Tahun 2017
2.4 Hasil Kegiatan Program Perbaikan Gizi
Tabel 2.6 Hasil Kegiatan Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan Tahun 2014-2016

Tahun 2014 Tahun 2015 Tahun 2016


No KEGIATAN Keterangan
Target Pencapaian Cakupan Target Pencapaian Cakupan Target Pencapaian Cakupan
III UPAYA PERBAIKAN GIZI
A PELAYANAN GIZI MASYARAKAT
a. Pemberian kapsul Vitamin A dosis tinggi Pada Balita 2 85% 95% 112% 85% 96% 112% 85% 95% 116% Target tercapai, trend
kali per tahun
b. Pemberian tablet besi (90 tablet) pada Bumil 85% 92 108% 85% 104% 50% 85% 89% 105% Target tidak tercapai, trend
c. BUMIL KEK. 3% 3% 100% 3% 3.4% 70% 3% 4.1% 67% Target tercapai, trend
B PENANGANAN GANGGUAN GIZI
1. Balita Gizi buruk mendapat perawatan 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% Target tercapai, trend sama
2. MP-ASI Pada anak usia 6-24 bulan 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% Target tercapai, trend sama
3. Pemberian PMT Pemulihan balita gizi buruk 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% Target tercapai, trend sama
4. BALITA BAWAH GARIS MERAH. 2.5% 1.3% 52% 2.5% 1.2% 48% 2.5% 1.3% 52% Target tidak tercapai, trend
5. Cakupan Rumah Tangga yang mengkonsumsi garam 90% 100% 111% 90% 100% 111% 90% 100% 111% Target tidak tercapai, trend
beryodium sama
C PEMANTAUAN STATUS GIZI
1. Desa bebas rawan gizi. 80% 100% 125% 80% 100% 125% 80% 100% 125% Target tercapai, trend sama
2. Balita naik berat badannya (N/D) 60% 84.4% 140.7% 60% 83.7% 139.5% 60% 83.8% 139.7% Target tercapai, trend
3. Persentase Balita yang ditimbang berat badannya 76% 47.7% 62.8% 76% 53.7% 70.7% 76% 68.7% 90.4% Target tidak tercapai, trend

POA Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan 7


Tahun 2017
No Indikator SPM Target Tahun 2014 Tahun 2015 Tahun 2016 Keterangan
1 Cakupan Pemberian MP-ASI pada anak 6 - 24 bulan dari keluarga miskin 100% 100% 100% 100% Target tercapai, trend sama
2 Cakupan Balita Gizi Buruk yang Mendapat Perawatan 100% 100% 100% 100% Target tercapai, trend sama
3 D/S 80% 47.7% 53.7% 68.7% Target tercapai, trend
Tabel 2.7 Hasil Pencapaian SPM Gizi Tahun 2014-2016

POA Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan 8


Tahun 2017
BAB III
ISU STRATEGI

Tabel 3.1. Isu Strategi Program Pokok/Wajib yang ditemukan di Puskesmas Sidotopo Wetan
Tahun 2016
PROGRAM POKOK / WAJIB Kegiatan Isu Strategi
I. UPAYA PERBAIKAN Menurunkan persentase Bumil 3.5% dari target 3%

GIZI KEK

BAB IV
POA Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan 9
Tahun 2017
PRIORITAS MASALAH

Mengingat cukup banyaknya masalah yang dihadapi puskesmas Sidotopo Wetan,maka


akan dilakukan penentuan prioritas masalah untuk menentukan urutan pentingnya masalah
yang nantinya akan dijadikan sebagai acuan dalam pembuatan program di tahun 2017. Dengan
mempertimbangkan kemampuan tenaga,finansial,sarana dan waktu yang dimiliki puskesmas
Sidotopo Wetan,maka dilakukan penentuan prioritas masalah dengan metode USG
(Urgency,Seriousness,Growth).Hasil penentuan prioritas masalah dapat dilihat pada tabel 4.1
Tabel 4.1 Prioritas Masalah Puskesmas Sidotopo Wetan Tahun 2017
U S G
Masalah Total Rangking
Urgency Seriousness Growth
D/S 3 3 3 27 II
BGM dan 2T 4 4 4 64 I
Asi Eksklusif 2 3 3 18 III

Keterangan skoring berdasarkan skala likert 1-5 (5=sangat besar, 4=besar, 3=sedang,
2=kecil dan 1=sangat kecil).

BAB V
ANALISA PENYEBAB MASALAH DAN

POA Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan 10


Tahun 2017
ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

Berdasarkan prioritas masalah tersebut, selanjutnya dilakukan analisa penyebab


masalah sebagai dasar untuk menentukan alternatif pemecahan masalah. Analisa penyebab
masalah dilakukan dengan menggunakan teknik Fishbone diagram dengan hasil sebagai
berikut :

Prasarana Metode SDM

MASALA
H

Lingkungan Keuangan Alat

Gambar 5.1 Diagram Fish Bone

Tabel 5.1 Penyebab dan alternatif pemecahan masalah BGM dan 2T

PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF


ASPEK PENYEBAB
PEMECAHAN
Sumber Daya - -
Manusia
Metode - Pencatatan dan pelaporan - Petugas melakukan
kurang valid validasi laporan bersama
kader, RT dan RW setempat
Masyarakat - Kurangnya ketelatenan ibu - Memberikan PMT
(sasaran) balita dalam memberikan penyuluhan dan PMT
asupan zat gizi seimbang dan Pemulihan bagi balita
pola asuh yang kurang benar dengan status gizi sangat
kurang,sangat kurus dan
kurus serta memberikan
motivasi kepada ibu balita
agar rutin membawa
balitanya untuk rutin
datang ke posyandu setiap
bulan agar terpantau BB si
balita tersebut
-

POA Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan 11


Tahun 2017
Sarana Prasarana - -
Lingkungan - -

Tabel 5.2 Penyebab dan Alternatif Pemecahan Masalah D/S


PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF
ASPEK PENYEBAB
PEMECAHAN
Sumber Daya - Masih banyaknya kader yang tidak - Mengadakan pertemuan
Manusia produktif dan tidak mau regenerasi kader untuk regenerasi jika
ada penggantinya.
Metode - Materi yang diberikan pada - Diharapkan materi
saat penyuluhan oleh tenaga penyuluhan yang diberikan
kesehatan hanya seputar tentang oleh petugas kesehatan
imunisasi bukan tentang pentingnya tentang pentingnya
posyandu posyandu setiap bulan
Masyarakat - Kurangnya Pengetahuan dan - Meningkatkan
(sasaran) kesadaran ibu balita tentang manfaat pengetahuan ibu balita
posyandu setiap bulan tentang manfaat dan
pentingnya posyandu
dengan melakukan
penyuluhan di posyandu
setiap bulan
- Masih rendahnya tingkat - Sebelum kegiatan
pendidikan ibu balita sehingga masih posyandu berlangsung
banyak ibu balita yang menganggap perlu adanya informasi
bahwa posyandu tidak terlalu penting kepada ibu balita tentang
pelaksanaan jadwal
posyandu setiap bulan.

Sarana Prasarana - Kurang memadainya tempat - Perlu disediakan tempat


pelaksaanaan posyandu yang memadai untuk
- Kurang lengkapnya alat kegiatan posyandu
pengukuran TB dan PB di masing - Pengajuan/permintaan alat
masing posyandu tersebut ke dinas kesehatan.
Lingkungan - -

Tabel 5.3 Penyebab dan Alternatif Pemecahan Masalah Asi Eksklusif

PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF


ASPEK PENYEBAB
PEMECAHAN
Sumber Daya - -

POA Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan 12


Tahun 2017
PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF
ASPEK PENYEBAB
PEMECAHAN
Manusia
Metode - Pencatatan dan pelaporan - Petugas melakukan
kurang valid validasi laporan bersama
kader, RT dan RW setempat
Masyarakat - Tingkat pendidikan dan - Penyuluhan tentang
(sasaran) pengetahuan masyarakat tentang manfaat Asi Eksklusif
manfaat pemberian ASI Eksklusif bagi bayi di Posyandu

Sarana Prasarana Tidak tersedianya tempat untuk ibu Perlu disediakan ruangan
menyusui di Posyandu atau tempat untuk menyusui
Lingkungan - -
Sarana Prasarana - Kurang memadainya tempat - Perlu disediakan tempat
pelaksaanaan posyandu yang memadai untuk
- Kurang lengkapnya alat kegiatan posyandu.
pengukuran TB dan PB di masing - Pengajuan/permintaan alat
masing posyandu tersebut ke dinas
- Jarak antara rumah balita ketempat kesehatan.
posyandu terlalu jauh sehingga ibu - Penambahan jumlah
balita malas untuk datang posyandu yang ada.
keposyandu setiap bulan.
Lingkungan - -

BAB VI
RENCANA USULAN KEGIATAN
Berdasarkan beberapa alternatif pemecahan masalah pada bab sebelumnya,
selanjutnya disusun rencana usulan kegiatan untuk tahun 2017. Rencana Usulan Kegiatan
Program Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan Tahun 2017 (terlampir)

POA Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan 13


Tahun 2017
BAB VII
RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN

Rencana Usulan Kegiatan Program Kesehatan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo


Wetan Tahun 2017 yang telah disusun diajukan ke Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Setelah
Rencana Usulan Kegiatan tersebut dikonsultasikan dan telah disetujui oleh Dinas Kesehatan

POA Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan 14


Tahun 2017
Kota Surabaya, Puskesmas menyusun rancangan awal, rincian dan volume kegiatan yang akan
dilaksanakan serta sumber daya pendukung menurut bulan dan lokasi pelaksana.

BAB VIII
PENUTUP
8.1 Kesimpulan

1. Masih ada program gizi yang belum memenuhi target

POA Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan 15


Tahun 2017
2. Kegiatan Program gizi masih ada sedikit penurunan hasil kinerjanya,maka dicari
penyebab permasalahan dan dicari alternatif permasalahannya,kemudian disusun
rencana kegiatan guna meningkatkan hasil kinerja program.
3. Adanya alokasi dana dari BOK cukup membantu pelaksanaan program kegiatan gizi di
puskesmas Sidotopo Wetan

8.2 Harapan
Masih ada kegiatan program gizi yang belum memenuhi target,hal ini dapat dilihat
dari hasil capaian program gizi th 2016.pada tahun 2017 maka perlu dilakukan evaluasi
terhadap rencana kegiatan dan harapannya di tahun 2017 kinerja program gizi bisa
semakin meningkat.
Dalam penyusunan rencana kegiatan program gizi masih diperlukan keterlibatan
dan penilaian dinas kesehatan kota surabaya serta kerjasama lintas sektor seperti
kelurahan dan kecamatan diwilayah kerja UPTD puskesmas Sidotopo Wetan.

POA Program Perbaikan Gizi UPTD Puskesmas Sidotopo Wetan 16


Tahun 2017