Anda di halaman 1dari 7

Kasus

Tn. L usia 34 tahun bekerja sebagai karyawan pabrik datang ke RSUD Dr. Soetomo pada
tanggal 23 Maret 2015 dengan keluhan rasa gatal pada daerah dada. Keluhan tersebut disertai
dengan timbulnya kelainan kulit berupa kulit kemerahan serta demam. Pada awalnya keluhan
tersebut dirasakan mulai timbul sejak 5 hari yang lalu. Namun 2 hari kemudian mulai timbul
gelembung-gelembung yang berisi cairan dan terdapat lesi disertai dengan rasa nyeri seperti
terbakar, dan semakin lama dirasakan semakin banyak hingga menjalar ke daerah punggung
kanan. Pasien mengatakan keluhan tersebut semakin diperparah saat memakai pakaian
dikarenakan bila terkena kain terasa nyeri. Pasien mengatakan belum pernah menderita
penyakit seperti ini sebelumnya, namun pasien pernah menderita sakit cacar air pada usia 14
tahun. Keluarga pasien juga tidak ada yang memiliki penyakit sama seperti yang pasien alami
saat ini. Pasien tidak memiliki riwayat alergi. Pasien menyatakan malu dengan kondisi
perubahan yang terjadi pada tubuhnya saat ini. Dari hasil pemeriksaan TTV diperoleh TD:
120/80, RR: 19 x/menit, N: 98 x/menit, S: 38,5 oC, GCS: 4,5,6. Pemeriksaan laboratorium:
Hb:14,3 ; Leukosit:17.300 ; Ht:39,9 ; Trombosit:92.000.

PENGKAJIAN
A. Anamnesa
1. Identitas Pasien
- Nama: Tn. L - Tgl MRS: 23 Maret 2015
- Umur: 34 tahun - No. MRS: 1910xx
- Jenis Kelamin: Laki-laki
- Pekerjaan: Karyawan pabrik
- Agama: Islam
- Suku/Bangsa: Indonesia
- Alamat: Surabaya
2. Keluhan Utama
Pasien mengeluh gatal dan nyeri seperti terbakar pada lesi daerah dada dan
punggung kanan disertai dengan demam.

3. Riwayat penyakit Sekarang


Pasien datang ke RSUD Dr. Soetomo pada tanggal 23 Maret 2015 dengan
keluhan rasa gatal pada daerah dada disertai dengan timbulnya kelainan kulit berupa
kulit kemerahan serta demam. Pada awalnya keluhan tersebut dirasakan mulai timbul
sejak sejak 5 hari yang lalu. Namun 2 hari kemudian mulai timbul vesikel yang berisi
cairan dan terdapat lesi disertai dengan rasa nyeri seperti terbakar, dan semakin lama
dirasakan semakin banyak hingga menjalar ke daerah punggung kanan.
4. Riwayat penyakit keluarga
Keluarga pasien tidak ada yang memiliki penyakit sama seperti yang pasien alami
saat ini.
5. Riwayat penyakit dahulu
Pasien pernah menderita sakit cacar air (varisela) pada usia 14 tahun. Pasien tidak
memiliki riwayat alergi.

6. Riwayat psikososial.
Pasien menyatakan malu dengan kondisi perubahan yang terjadi pada tubuhnya
saat ini.

B. Pemeriksaan fisik
1. Pemeriksaan per-sistem
a. B1 (Breathing)
Tidak ditemukan masalah.
b. B2 (Blood)
Sklera tidak ikterik, konjungtiva tidak anemis, akral hangat, CRT< 3 detik,
adanya bintik-bintik kemerahan pada kulit yang berisi cairan jernih.
c. B3 (Brain)
GCS: 4,5,6. Kesadaran: compos mentis. Terdapat lesi yang nyeri dan sensitif
untuk disentuh dan ditekan pada daerah dada dan punggung kanan.
d. B4 (Blader)
Tidak ditemukan masalah.
e. B5 (Bowel)
Tidak ditemukan masalah.
f. B6 (Bone)
Tidak ditemukan masalah.
2. Pemeriksaan TTV
- TD: 120/70 (normal)
- RR: 18 x/menit (normal)
- N : 87 x/menit (normal)
- S : 38,5 oC (hipertermi)

3. Pemeriksaan laboratorium
- Hb : 14,3
- Leukosit : 17.300
- Ht : 39,9
- Trombosit : 92.000

ANALISIS DATA
DATA ETIOLOGI MASALAH
KEPERAWATAN
DS = Reaktivitas Virus Varisella Nyeri akut
-P: Adanya lesi yang timbul Zoster
-Q: Terasa panas seperti
terbakar
-R: Pada daerah dada dan Respons inflamasi lokal
punggung kanan.
-S: 4-5
-T: Saat lesi tersentuh kain Multiplikasi dan
ataupun lainnya. menyebar ke gangglion
DO =
-Adanya lesi yang tampak
kemerahan pada daerah Inflamasi yang berat dan
dada dan punggung kanan meuralgia berat
pasien.
Nyeri

DS = Reaktivitas Virus Varisella Kerusakan


-Pasien mengeluh gatal- Zoster integritas kulit
gatal pada lesi yang timbul
pada kulit daerah dada dan
punggung kanan. Respons inflamasi lokal
DO =
-Adanya lesi yang tampak Erupsi dermal
bercak kemerahan pada
daerah dada dan punggung Kerusakan integritas
kanan pasien. kulit
-Adanya pruritus
-Adanya eritema

DS = Reaktivitas Virus Varisella Gangguan citra


-Pasien menyatakan malu Zoster tubuh
dengan kondisi perubahan
yang terjadi pada tubuhnya
saat ini. Vesikula tersebar
DO =
-Adanya lesi yang tampak
Respon psikologi
bercak kemerahan.
-Malaise
Kondisi kerusakan
integritas kulit

Gangguan citra tubuh


DS: - Varisella Hipertermia
DO:
-Suhu tubuh pasien 38,5oC Reaksi inflamasi

Pelepasan mediator
prostaglandin

Merangsang hypothalamus
meningkatkan suhu tubuh
Suhu tubuh meningkat

Hipertermi

Diagnosa Keperawatan
1. Nyeri akut berhubungan dengan proses peradangan
2. Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan infeksi virus
3. Gangguan citra tubuh berhubungan dengan agen penyakit

4. Hipertermi berhubungan dengan inflamasi

Intervensi Keperawatan
Diagnosa : Nyeri akut berhubungan dengan proses peradangan

(Domain 12 Kelas 1)

NOC NIC

Setelah dilakukan tindakan keperawatan Manajemen Nyeri (1400)


selama 1x24 jam klien dapat mengontrol 1. Lakukan penilaian nyeri secara
nyeri dengan indikator : komprehensif dimulai dari lokasi,
Domain IV kelas Q karakteristik, durasi, frekuensi,
Kontrol Nyeri (1605) kualitas, intensitas dan penyebab.
2. Pilih dan lakukan penanganan nyeri
Klien diharapkan mampu untuk :
secara farmakologi dan
- Menilai factor penyebab
nonfarmakologi
- Menilai gejala dari nyeri 3. Bantu pasien dan keluarga mencari
- Laporkan tanda / gejala nyeri pada tenaga dan menyediakan dukungan seperti
kesehatan professional dukungan lingkungan : suhu,
- Gunakan catatan nyeri penerangan dan kebisingan.
4. Monitor vital sign tiap waktu

Tingkat Kenyamanan
Pemberian Analgesic (2210)
Klien diharapkan mampu untuk :
1. Tentukan lokasi , karakteristik, mutu,
- Melaporkan Perkembangan Fisik
dan intensitas nyeri sebelum
- Melaporkan perkembangan kepuasan
mengobati pasien.
- Melaporkan perkembangan psikologi 2. Kolaborasi : Periksa order/pesanan
- Mengekspresikan perasaan dengan medis untuk obat, dosis, dan frekuensi
lingkungan fisik sekitar yang ditentukan analgesik.
3. Cek riwayat alergi obat dan
- Mengekspresikan kepuasan dengan
efeksamping bagi pasien.
Kontrol nyeri

Domain V Kelas V
Tingkatan Nyeri
Klien diharapkan mampu untuk:
- Melaporkan Nyeri
- Ekspresi nyeri lisan
- Ekspresi wajah saat nyeri
- Melindungi bagian tubuh yang nyeri

Diagnosa : Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan infeksi virus

( Domain 11 kelas 2)

NOC NIC
Setelah dilakukan tindakan keperawatan Perawatan luka (3660)
selama 2x24 jam klien dapat mengontrol
1. Pantau karakteristik luka, termasuk
nyeri dengan indikator
warna, ukuran dan bau
2. Bersihkan dengan normal saline atau
pembersih yang sesuai
Domain 2 Kelas L 3. Kelolah perawatan ulkus / lesi kulit
sesuai kebutuhan.
Integritas jaringan : kulit dan membran 4. Terapkan obat topikal yang sesuai
mukosa (1101) dengan kulit / lesi
5. Monitor dan mencatat setiap
1. Elastisitas kulit membaik perubahan luka
2. Integritas kulit membaik 6. Anjurkan pasien atau keluarga tentang
3. Lesi kulit mulai membaik
prosedur perawatan luka.

Diagnosa : Gangguan citra tubuh berhubungan dengan agen penyakit

(Domain 6 kelas 3)

NOC NIC

Setelah dilakukan tindakan keperawatan Body image enchacment (5220)


selama 2x24 jam klien dapat mengontrol
1. Tentukan harapan citra tubuh pasien
nyeri dengan indikator 2. Gunakan bimbingan antisipatif untuk
mempersiapkan pasien yang
Domain 3 Kelas M
mengalami gangguan citra tubuh.
Body image (1200) 3. Bantu pasien untuk meningkatkan
perasaan penilaian pribadi tentang
1. Gambaran internal diri
penampilan fisik
2. Kepuasan dengan penampilan tubuh
3. Sikap terhadap menggunakan strategi
untuk meningkatkan fungsi tubuh
4. Kepuasan dengan fungsi tubuh Coping enchachment (5230)

1. Berikan dukungan dan apresiasi


Domain 3 kelas N penyesuaian pasien terhadap
perubahan citra tubuh
Adaptation pada disability fisik (1308) 2. Gunakan pendekatan yang tenang dan
meyakinkan kepada pasien.
1. Adaptasi pada limitasi fungsional
2. Modifikasi gaya hidup untuk
akomodasi disabilitas
3. Strategi untuk mengurangi stres
terkait disabilitas.

Diagnosa : Hipertermi berhubungan dengan


inflamasi
NOC NIC
Setelah dilakukan tindakan keperawatan Hypertermia Treatment (3786)
selama 1x24 jam pengaturan suhu tubuh 1. Monitor TTV
pasien normal . 2. Menjauhkan pasien dari sumber panas
Kriteria hasil : 3. Menggunakan metode penghilang
Domain 2 , kelas I panas dari luar (kompres pasien di
Thermoregulation (0800) leher , dada , ketiak , lipatan dada)
a. Penurunan temperatur kulit 4. Tingkatkan hidrasi oral
b. Iritabilitas 5. Monitor hasil laboratorium
c. Perubahan warna kulit 6. Monitor urin output
d. Dehidrasi
e. RR
f. Nadi
g. Melaporkan kenyamanan suhu tubuh

Evaluasi
1. Pasien tampak nyeri yang dirasakan berkurang dengan ditandai tingkat nyeri mulai
menurun
2. Pasien tampak integritas jaringan kulit dan membran mulai membaik ditandai
elastisitas, turgor dan lesi mulai membaik.
3. Pasien tampak menunjukan adaptasi kepuasan atas gambaran diri fungsi tubuh yang
membaik
4. Suhu tubuh pasien normal 36,50-37,50C