Anda di halaman 1dari 6

TEORI PASAR MODAL

MEKANISME PERDAGANGAN EFEK


LEMBAGA PENYELESAIAN DAN PENYIMPANAN

Oleh.

Ni Putu Achintya Wibawa Putri

1515351038

Program Studi Akuntansi Non Reguler


Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Udayana
2017
Fungsi LPP dalam Perdagangan Efek yaitu sebagai pihak penyelenggara kustodian
sentral bagi Bank Kustodian, Perdagangan Efek, dan pihak lainnya LPP memberikan izin
kepada. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk menjalankan fungsi Penyimpanan
dan Penyelesaian Efek di pasar modal Indonesia. Kustodian sentral memberikan jasa berupa jasa
penitipan kolektif atas efek (artinya penitipan efek yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu
pihak, yang kepentingannya diwakili oleh KSEI, Perusahaan Efek dan Bank Kustodian) dan jasa
administrasi.
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) merupakan lembaga yang non profit yang
didirikan pada 23 Desember 1997 yang dimana berlandaskan Dasar Hukum UUPM No. 8/1995,
Pasal 14 dengan Izin Operasional Keputusan Bapepam No. Kep. 54/PM/1998 tanggal11
November 1998). Bursa Efek - KPEI - KSEI mengimplementasikan scripless trading mulai Juli
2000. Manfaat scripless trading antara lain, meningkatkan faktor keamanan, mengurangi beban
penyelesaian, pembagian corporate action lebih mudah dan cepat, menguangi biaya-biaya lain.
Pemakai jasa KSEI yaitu Entimen (Pendaftaran efek dan distribution corporate action) dan
Pemegang Rekening (Perusahaan Efek & Bank Kustodian).
Pemegang Saham KSEI:

KSEI dapat menyimpan beragam Efek, seperti:


1. Saham 7. Commercial Paper
2. Surat utang Korporasi 8. Surat Utang Negara
3. Rights dan Warrants 9. Sertifikat Bank Indonesia
4. Medium Term Notes 10. Sukuk
5. Negotiable Certificate of Deposits 11. Reksa Dana
6. Promissory Notes 12. Dana Investasi Real Estate (DIRE)
Dana
KSEI dapat melakukan penyelesaian dalam multi-currency, termasuk: Rupiah, Dollar, Dollar
Singapura. Dana disimpan pada Bank Pembayaran:
1. BCA 3. CIMB Niaga 5. Permata Bank
2. BRI 4. Bank Mandiri

Rekening efek berguna untuk mencatat penyimpanan Efek dan dana investor di pasar modal
yang dikelola oleh Perusahaan Efek atau Bank Kustodian selaku Pemegang Rekening, yang
dicatat di KSEI. Kustodian wajib membukakan Rekening Efek/Sub Rekening Efek untuk setiap
investor. Bukti kepemilikan manfaat atas Efek berupa konfirmasi tertulis & Laporan Rekening
Efek dari KSEI/Kustodian.
Manfaat Sub Rekening Efek: Perlindungan Investor, Tersedianya data investor setiap waktu di
KSEI, Efisiensi distribusi hasil Corporate Action. Jenis-jenis Sub Rekening di KSEI:
a. Sub rekening penyimpanan (001)
b. Sub rekening penyelesaian (002)
c. Sub rekening penerima pinjaman (003)
d. Sub rekening jaminan/ Colateral (004)
e. Sub rekening pemberi pinjaman (005)

Rekening Dana Nasabah (RDN) merupakan rekening atas nama nasabah yang disimpan di
Bank yang terpisah dari rekening Perusahaan Efek. Bagi Investor yang belum dibukakan RDN
tidak dapat melakukan transaksi Efek (baik di Bursa maupun diluar bursa) dan MKBD akan
dikurangi nilainya sejumlah dana nasabah yang belum dibuka rekening dana investor (QQ PE
atau di SRE C-BEST) serta ketentuan pendukung yaitu Peraturan Bapepam-LK Nomor V.D.3

Bank Administrator RDN yang bekerjasama dengan KSEI (hingga bulan Juni 2017)dimana
hanya dapat melakukan pembukaan/administrasi RDN, dan tidak dapat melakukan
pemindahbukuan dana atas penyelesaian transaksi di pasar modal seperti halnya Bank
Pembayaran:
1. BCA 4. BRI 7. Bank Mandiri Syariah
2. BCA Syariah 5. CIMB Niaga 8. Bank Sinarmas
3. BNI 6. Bank Mandiri 9. Permata Bank
SINGLE INVESTOR IDENTIFICATION (SID)

Penerapan SID :
1. Standardisasi Data Sub Rekening Efek
2. Penerapan Pemisahan Rekening Dana Nasabah
3. Penerapan Client Trading ID di Transaksi Bursa
4. Penerapan STP (Straight Through Processing) di Transaksi Bursa.
Data yang dibutuhkan agar SID ter-crosslink dengan SRE :
1. Nomor Identitas: Nomor KTP atau NPWP.
2. Status Investor, seperti: Individu, Dana Pensiun, dll.
3. Tanggal Lahir / Pendirian
4. Nasabah Asing/ Lokal: Domestik/ Foreign.

FASILITAS AKSes (ACUAN KEPEMILIKAN SEKURITAS)

Administrasi Nasabah Baru


Kartu AKSes

Penyelesaian Transaksi Efek


1. Penyelesaian Transaksi Bursa : Pemindahbukuan yang dilakukan untuk menyelesaikan
transaksi Bursa. Penyelesaian transaksi di Pasar Reguler dilakukan pada T+3 (3 hari
bursa setelah transaksi dilakukan di Bursa Efek).
2. Penyelesaian Transaksi di luar Bursa: dilakukan dengan pembayaran (Delivery Versus
Payment/DVP atau Receive Versus Payment) atau tanpa pembayaran (Delivery Free of
Payment/DFOP atau Receive Free of Payment/RFOP).

Corporate Action adalah tindakan Emiten yang memberikan hak kepada pemegang Efek, untuk
memperoleh dividen, bunga, saham bonus, HMETD, waran, menghadiri RUPS/RUPO. Jenisnya
antara lain: bunga, saham bonus, dividen, waran HMETD, RUPS/RUPO, Merger, akuisisi, stock
split, reverse stock split, dll. Proses distribusi sebagai berikut:
Daftar Pustaka

Modul WPPE | MPE.2016. Mekanisme Perdagangan Efek Lembaga Penyelesaian dan


Penyimpanan. TICMI