Anda di halaman 1dari 29

1

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pada dasarnya fungsi dari sebuah program pada komputer adalah untuk
mempermudah pekerjaan manusia. Hal ini juga berlaku bagi Matlab, yang
berfungsi untuk mempermudah sebuah perhitungan matriks. Matlab (atau
Matrix Laboratorium) merupakan software komputer yang mengandung
numerikal dan bahasa pemrograman komputer. Software ini biasanya
diaplikasikan pada ilmu komputasi, pemrograman, dan membantu pengerjaan
pada bidang matematika. Matlab merupakan bahasa pemrograman yang hadir
dengan fungsi dan karakteristik yang berbeda dengan bahasa pemrograman
lainyang sudah ada lebih dahulu seperti Delphi, Basic maupun C++. Matlab
merupakan bahasa pemrograman level tinggi yang dikhususkan untuk
kebutuhan komputasi teknis, visualisasi dan pemrograman seperti komputasi
matematik, analisis data, pengembangan algoritma, simulasi dan pemodelan
dan grafik-grafik perhitungan. Matlab membawa keistimewaan dalam fungsi-
fungsi matematika, fisika , statistik, dan visualisasi. Saat ini matlab memiliki
ratusan fungsi yang dapat digunakan sebagai problem solver mulai dari
simple sampai masalah-masalah yang kompleks dari berbagai disiplin ilmu.
Matlab bila digunakan pada jenjang Universitas, matlab dapat membantu
untuk pengerjaan di bidang matematika, mempersingkat waktu, dan bisa
membantu masalah yang sulit dipecahkan. Misalnya kita mendapati soal
seperti ini: ( 327 = ... ). Maka dengan mengerjakan soal seperti itu, kita akan
menghabiskan waktu yang lama untuk menyelesaikannya. Dengan aplikasi
Matlab, akan membantu pengerjaan dan akan membutuhkan waktu yang
singkat. Dengan mempelajari dasar-dasar fungsi pada aplikasi Matlab, maka
akan mempermudah praktikan untuk menggunakan aplikasi Matlab.
2

B. Tujuan Praktikum

Adapun tujuan dari praktikum ini adalah sebagai berikut :


1. Mahasiswa memahami teknik dan sintak-sintak yang biasa dipakai dalam
perangkat lunak Matlab.
2. Mahasiswa memahami dasar pemrograman Matlab dalam komputasi
fisika.
3. Mahasiswa dapat membuat program Matlab untuk menyelesaikan
persamaan fisika sederhana menggunakan metode numeric umum (Euler).
3

II. TINJAUAN PUSTAKA

A. Pengertian Matlab

Matlab singkatan dari Matrix Laboratory. Sesuai dengan namanya, struktur


data yang terdapat dalam Matlab menggunakan matriks atau array berdimensi
dua (double). Oleh karenanya penguasaan teori matriks mutlak diperlukan
bagi pengguna pemula Matlab agar mudah dalam mempelajari dan
memahami operasioperasi yang ada di Matlab. Matlab adalah bahasa
pemrograman dengan kemampuan tinggi dalam bidang komputasi yang
mengintegrasikan komputansi, visualisasi dan pemrograman dalam
lingkungan yang sederhana dimana permasalahan dan solusi dinyatakan
dalam matematika biasa. Matlab merupakan bahasa pemrograman computer
berbasis windows dengan orientasi dasarnya adalah matrik, namun pada
program ini tidak menutup kemungkinan untuk pengerjaan permasalahan non
matrik. Selain itu matlab juga merupakan bahasa pemrograman yang berbasis
pada obyek (OOP), namun disisi lain karena matlab bukanlah type compiler,
makla program yang dihasilkan pada matlab tidak dapat berdiri sendiri, agar
hasil program dapat berdiri sendiri maka harus dilakukan transfer pada bahasa
pemrograman yang lain, misalnya C++. Pada matlab terdapat tiga windows
yang digunakan dalam operasinya yaitu command windows (layar perintah)
dan figure windows (layar gambar), serta Note Pad (sebagai editor program)
(Arhami, 2004).

Matlab (Matrix Laboratory) adalah sebuah pemrograman untuk analisis dan


komputasi numerik dan merupakan suatu bahasa pemrograman matematika
lanjutan yang dibentuk dengan dasar pemikiran menggunakan sifat dan
bentuk matrik. Pada awalnya, program ini merupakan interface untuk koleksi
rutin-rutin numerik dari proyek LINSPACK dan EISPACK, dan
dikembangkan menggunakan bahasa FORTRAN. Namun sekarang
4

merupakan produk komersial dari perusahaan Mathworks, Inc.yang dalam


perkembangan selanjutnya dikembangkan menggunakan bahasa C++ dan
assembler (utamanya untuk fungsi-fungsi dasar matlab). Dengan demikian
jika dalam perhitungan kita dapat menformulasikan masalah ke dalam format
matriks maka matlab merupakan sofware terbaik untuk penyelesaian
numerik.
Matlab banyak digunakan pada:
a. Matematika dan Komputasi
b. Pengembangan dan Algoritma
c. Pemrograman modelling, simulasi, dan pembuatan prototype
d. Analisa data, eksplorasi dan visualisasi
e. Analisis numerik dan statistik
f. Pengembangan aplikasi teknik
Matlab juga menyediakan beberapa fungsi yang dapat digunakan untuk
menghasilkan bentuk-bentuk matriks yang diinginkan. Fungsi-fungsi tersebut
antara lain:
a. Zeros : untuk membuat matriks yang semua datanya bernilai nol
b. Ones : untuk membuat matriks yang semua datanya bernilai satu
c. Rand : untuk membuat matriks dengan data random dengan
menggunakan distribusi uniform
d. Eye : untuk membuat matriks identitas
e. Randn : untuk membuat matriks dengan data random dengan
menggunakan distribusi normal.

Beberapa penggunaan operator aritmatika daam bentuk matlab adalah:


a. Perkalian : A*B
b. Pembagian : A/B
c. Pengurangan : A-B
d. Penjumlahan : A+B
e. Eksponensial : A^B

Banyak kemudahan dalam matlab, namun efektifitas pemrograman hanya


akan tercapai jika mampu menerapkan metode-merode manipulasi data dalam
skrip program (Away, 2006).
5

B. Memulai Matlab

Matlab adalah paket pemrograman matematika berbasis matrik. Pada


program matlab ada dua cara pelayanan program. Untuk program yang
sederhana kita dapat langsung mengetikkan program pada Command
window di Matlab prompt, hal tersebut akan lebih cepat dan efisien. Tetapi
jika kita akan menambah perintah, merubah nilai satu atau lebih variable,
memperbaiki program akan sangat membosankan. Hal tersebut dapat diatasi,
dengan mengerjakan program pada script files atau M-files, sehingga kita
dapat menyimpan dan memanggil kembali program yang telah dibuat untuk
dilakukan perbaikan. Nama file ini diakhiri dengan ekstensi .m contohnya,
belajar.m.
Contoh perintah-perintah :
Menghapus semua variable yang sedang aktif.
>> clear
Membersihkan Command window
>> clc
Menampilkan variable yang aktif dalam memori computer
>> who
>> whos % untuk informasi yang lebih detail.
Semua dalam komputasi betul betul dipertimbangkan, yaitu pada jumlah 1
yang biasa disebut scalar. Operasinya meliputi scalar yaitu matematika dasar.
Pada suatu waktu, kita harus melakukan operasi ini lebih dari satu,
melakukan operasi scalar berulang-ulang membutuhkan banyak waktu dan
tidak praktis. Untuk mengatasi masalah ini maka digunakan program
MATLAB, operasi ini disebut data array (Gultom, 2013).

C. Lingkungan Kerja Matlab

Secara umum lingkungan kerja Matlab terdiri dari tiga bagian yang penting
yaitu:
a. Current Directory
Window ini menampilkan isi dari direktori kerja saat menggunakan
matlab.Kita dapatmengganti direktori ini sesuai dengan tempat direktori
6

kerja yang diinginkan. Default darialamat direktori berada dalam folder


works tempat program files Matlab berada.
b. Command History
Window ini berfungsi untuk menyimpan perintah-perintah apa saja yang
sebelumnya dilakukanoleh pengguna terhadap matlab.
c. Command Window
Window ini adalah window utama dari Matlab. Disini adalah tempat
untuk menjalankan fungsi,mendeklarasikan variable, menjalankan
proses-proses , serta melihat isi variable.
d. Workspace
Workspace berfungsi untuk menampilkan seluruh variabel-variabel yang
sedang aktif padasaat pemakaian matlab.Apabila variabel berupa data
matriks berukuran besar maka user dapatmelihat isi dari seluruh data
dengan melakukan double klik pada variabel tersebut. Matlabsecara
otomatis akan menampilkan window array editor yang berisikan data
pada setiap variabel yang dipilih user (Shonghyun, 2013).

D. Kontrol Program Matlab

Kontrol program sangat berguna karena memungkinkan komputasi-


komputasi yang ssebelumnya mempengaruhi komputansi yang akan datang.
Matlab menyediakan 4 stuktur control program, yaitu loop for, loop while,
konstruksi switch case, dan konstruksi if-else-end. Konstruksi-konstruksi
tersebut seringkali melibatkan banyak perintah mtlab, oleh karena itu
kontruksi ini lebih banyak terdapat dalam M-file.
1. Loop For merupakan sekelompok perintah yang diulang sebanyak suatu
jumlah yang tetap.
2. Loop While merupakan sekelompok perintah pengulangan yang diulang
sebanyak suatu jumlah yang ditentukan akan tetapi, looopwhile
mengerjakan sekelompok perintah yang diulang secra tidak terbatas
3. Konstruksi switch-else merupakan sekelompok perintah yang harus
dikerjakan dengan didasarkan pada penggunaan berulang-ulang dengan
argument yang sama
7

4. Konstruksi if-else-end merupakan sederetan perintah yang


pengulangannya didasarkan pada hasil tes rasional (Pujiriyanto, 2008).
III. ALGORITMA DAN LISTING PROGRAM

A. Algoritma

Di bawah ini merupakan algoritma program yang akan dilakukan pada


praktikum ini.
1. Pemilihan Bersyarat

Mulai

If (syarat 1)

Intruksi 1

Else if (syarat 2)

Intruksi
2

Else

Intruksi
3

selesai
2. Pemilihan Kasus

Mulai

Switch
Variabel

Case {nilai 1}

Intruksi 1

Case {nilai 2}

Intruksi 2

Case {nilai 3}

Intruksi 3

Otherwise

Intruksi n

selesai

3. Perulangan dengan for

Mulai

For var = n1:n2:n3


Perulangan ke-,n

Intruksi-intruksi

selesai

4. Perulangan dengan while

Mulai

While (syarat)

Input parameter

Intruksi-intruksi

selesai
B. Listing Program

Adapun listing program pada percobaan ini :

1. Operasi aritmatika
>> A=3
A =
3
>> B=4
B =
4
>> A+B
ans =
7
>> A-B
ans =
-1
>> 7+3
ans =
10

2. Variabel
>> a=5
a =
5
>> b=7
b =
7
>> A+a
ans =
8

3. Konstanta/Tetapan
>> pi
ans =
3.1416

4. Menampilkan bilangan kompleks


>> a = 2+1.5i
a=
2.000+ 1.5000i

5. Fungsi-fungsi matematis
>> cos(30)
ans =
0.1543
>> sin(30)
ans =
-0.9880

6. Vektor dan Matriks


a. Membuat vektor baris
>> a = [1 2 3 4 5}
b. Membuat vektor kolom
>> b = [1; 2; 3; 4; 5;}
c. Membuat matriks dipisahkan dengan titik dua
>>M = [4 2 1;3 6 7;5 9 8]
d. Fungsi memanipulasi matriks
- Determinan matriks M
>> det(M)
- Nilai eigen matriks M
>> eig(M)

7. Input-Output
a. Input
>> x = input(Masukkan nilai x : )
b. Luas lingkaran
>> x = input(Masukkan nilai r : )
>> L=pi*r*r;
>>disp(L)
8. Kontrol Program
Function resistor (a, b, c) %a, b, c adalah kode warna
If nargin ~= 3
Error ( diperlukan input 3 data warna )
End
If~ischar (a) l ~ischar (b) l ~ischar (c)
Error ( input harus karakter )
End
%menyelesaikan nilai resistor
Vals=zeros (1,3) ;
abc = [a, b, c} ;
for i=1;3
band = lower (abc (i) ) ;
if strncmp (band, h , 1) % hitam
vals (i) = 0 ;
elseif strncmp (band, c , 1) % coklat
vals (i) = 1 ;
elseif strncmp (band, m , 1) % merah
vals (i) = 2 ;
elseif strncmp (band, o , 1) % oranye
vals (i) = 3 ;
elseif strncmp (band, k , 1) % kuning
vals (i) = 4 ;
elseif strncmp (band, i , 1) % hijau
vals (i) = 5 ;
elseif strncmp (band, b , 1) % biru
vals (i) = 6 ;
elseif strncmp (band, u , 1) % ungu
vals (i) = 7 ;
elseif strncmp (band, a , 1) % abu-abu
vals (i) = 8 ;
elseif strncmp (band, p , 1) % putih
vals (i) = 9 ;
else
error ( [ kode warna tidak dikenal, band] )
end
end
if vals (1) == 0
error ( warna pertama tidak boleh hitam)
end
r = (10*vals (1) + vals (2))*10^vals(3) ;
disp ( nilai tahanan = )
disp (r)
return

9. Instruksi Grafis
c. Grafik sin(x) dan cos(x)
>> x = linspace(0,2*pi, 30); % 30 titik pada x. Mulai dari 0
sampai 2*pi
>>y =sin(x);
>>z=cos(x);
>>plot(x,y,x,z) % plot y dan z pada salib sumbu
yang sama
d. Grafik eksponen dan sinus
>>x=linspace(0,20);
>>y=exp(-x/4)*sin(x);
>>plot(x,y), xlabel(sb-x), ylabel(sb-y), title(grafik y = exp(-
x/4)*sin(x))
e. Grafik polar sinus cosinus
>>t=linspace(0,2*pi);
>>r=sin(2*t)*cos(2*t);
>>polar(t,r), title(Grafik polar sin(2t)*cos(2t))
III. HASIL RUNNING DAN PEMBAHASAN

A. Penggalan Listing Program

Pada praktikum kali ini, sebelum melakukan percobaan kami diperkenalkan


dengan yang namanya Matlab, daerah lingkungan kerjanya, karakter-karakter
spesial matlab yang juga perlu kita ketahui serta cara-cara meimplentasikan
fungsi, vektor, matriks maupun grafik ke dalam matlab. Matlab adalah bahasa
pemograman yang berbeda dengan bahasa pemograman tingkat tinggi seperti
visual basic, Delphi dan lain-lain, matlab memiliki kelebihan sendiri yaitu
dapat menyelesaikan persoalan komputasi teknis, visualisasi dan
pemrograman seperti komputasi matematik, analisis data, pengembangan
algoritma, simulasi dan pemodelan dan grafik-grafik perhitungan. Matlab
memiliki aturan/kaidah sendiri dalam penulisan perintah programnya
misalnya kita ingin membuat persamaan matriks maka kita harus
mengawalinya dengan tanda [ dan diakhiri tanda ] serta tanda ; sebagai
pemisah baris satu dan baris selanjutnya. Dan untuk mengetahui invers atau
determinan dari matriks tersebut kita tinggal berikan perintah det. Bukan
hanya matriks, bisa juga turunan, integral, laplace, laplace balik dan lain-lain.
Selain dapat menyelesaikan perhitungan matematik,MatLab juga dapat
menyajikan data input dalam tampilan Grafik.

Pada praktikum pertama ini, telah dilakukan percobaan dengan listing operasi
aritmatika, variabel, kostanta/tetapan, bilangan kompleks, vektor dan matriks,
input-output, kontrol program function ,embuat grafik sinus cosinus, grafik
eksponen dan sinus, dan grafik polar.

Percobaan pertama adalah tentang aritmatika yaitu operasi penjumlahan dan


pengurangan. Untuk menjalankan operasi penjumlahan pada matlab yakni,
ketikkan angka pertama yang akan dihitung diikuti tanda + dan ketikkan juga
angka kedua, setelah itu tekan enter. Contoh 2+3 lalu enter. Maka akan
muncul angka 5 dibawahnya. Atau bisa juga mengitung nilai A+B, kita
tentukan terlebih dahulu nilai A dan B, contoh kita ketikkan A = 3 lalu enter
maka akan muncul angka 3 dibawahnya, begitu juga nilai B kita ketikkan B =
4. Kemudian kita ketikkan A+B lalu enter maka akan muncul angka 7
dibawahnya. Proses ini dilakukan di command window.

Dalam operasi pengurangan, langkahnya juga sama seperti penjumlahan,


hanya saja yang membedakan adalah tanda operasi hitungnya. Dalam operasi
hitung pengurangan digunakan tanda -. Caranya adalah ketikkan angka
pertama lalu diikuti tanda lalu ketikkan lagi angka kedua. Atau jika ingin
mengurangkan nilai A-B, maka terlebih dahulu menentukan nilai A dan B.
Sebenarnya tidak hanya dua angka saja yang bisa digunakan. Tetapi lebih dari
dua angka pun juga bisa dihitung di matlab.
Percobaan kedua yaitu tentang variabel. Pada matlab nama variabel dengna
huruf kapital dianggap berbeda dengan nama variabel yang ditulis dengan
huruf kecil. Contohnya kita ketikkan nilai A = 5 dan a = 3, jika kita
melakukan operasi aritmatika mengetikkan perintah A dan a menghasilkan
nilai yang berbeda.

Percobaan ketiga adalah tentang konstanta/tetapan. Contoh jika kita ingin


mengetahui nilai phi pada matlab, maka kita tidak perlu menuliskan simbol
hanya perlu menuliskan pi kemudian dienter, nilai akan muncul.

Percobaan keempat adalah menampilkan bilangan kompleks, dimana


bilangan kompleks adalah bilangan yang terdiri dari bilangan riil dan
imaginer, bilangan riil yang biasanya terdapat angka sedangkan bilangin
imaginer adalah bilangan khayal jika dalam matematis dituliskan akar minus
satu atau terdapat i di belakang angka, dengan menggunakan pemrograman
matlab, bilangan ini dapat ditampilkan dalam bentuk kompleks, dengan
menginput listing a = 2+1.5i, angka 2adalah bilangan riil dan angka 1.5i
adalah bilangan imeginer.Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam
perhitungan matematis di dalam matlab. Yakni penggunaan tanda koma
(ditulis titik (.) jika di dalam matlab), bukan tanda (,). Selain itu, yang harus
diperhatikan juga adalah penggunaan tanda kurungnya. Jika kita ingin
mengetik 3 koma 5, maka di comman window ditulis 3.5, bukan 3,5

Percobaan kelima adalah tentang fungsi-fumgsi matematis. Bebarapa fungsi


matematis disediakan oleh matlab untuk memudahkan pengguna dalam
melakukan komputasi. Contoh kita ingin mengetahui nilai cos 30, maka pada
matlab cukup dituliskan cos(30) lalu enter, jika kita ingin mengetahui nilai sin
30 langkahnya juga sama.

Percobaan keenam adalah menampilkan vektor dan matriks dengan


menggunakan pemrograman matlab, elemen-elemen matriks yang diinginkan
berada didalam tanda kurung siku [ ]. Untuk matriks baris elemen-elemen
dalam tanda kurung siku [ ] dipisahkan dengan spasi. Untuk matriks kolom,
elemen-elemen dalam tanda kurung siku [ ] dipisahkan dengan tanda titik
koma (;).

Program ketujuh adalah program untuk memasukan nilai input dari command
window dengan memakai perintah input. Dan untuk menampilkan
pada command window digunakan perintah display, atau dapat menggunakan
perintah fprintf, namun pada praktikum kali ini hanya menggunakan perintah
display.

Percobaan kedelapan adalah kontrol program, yaitu program yang digunakan


untuk menghitung nilai resistor dari tiga buah masukan. Dasar program ini
menggunakan kontrol program berupa kontrol If. Dalam percobaan ini
menggunakan instruksi program atau fungsi, yaitu instruksi pemilihan
(seleksi) dan instruksi perulangan (loop). Pemilihan seleksi atau bersyarat
menggunakan if elseif, dimana if menyatakan syarat 1, 2 3 dst, untuk
instruksi tertentu. Pada contoh function resistor if nargin ( 3 ) menyatakan 3
buah masukan. Menggunakan kontrol if, untuk input fungsinya menggunakan
if strncmp dan simbol h ( hitam ), c ( coklat ), m ( merah ), o ( oranye ), k (
kuning ), i ( hijau ), b ( biru ), u ( ungu ), a ( abu-abu ), dan p ( putih ).
Masing-masing nilai dari warna tersebut di tunjukkan pada fungsi vals (i),
dimana masing-masing warna berturut-turut adalah 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.
Nilai total tahanan resistor dihitung secara matematis dengan r = (10*vals(1)
+ vals (2))*10^vals (3). 10*vals(1) menunjukkan nilai resistor angka pertama
10x(0,1,2.....) , vals(2) adalah nilai satuan.

Percobaan kesembilan adalah instruksi grafis. Pada percobaan kita membuat


tiga grafik yaitu r grafik sin x dan cos x. Nilai x dimulai dari 0 sampai 2pi,
grafik sin x di mulai dari y = 0 dam grafik cos x di mulai dari y = 1. Grafik
kedua adalah grafik eksponen ( -x/4 ) *sin x, dimana y = exp (-x/4)*sin x,
sedangkan x dimulai dari 0, 1 dst.. grafik ketiga adalah grafik polar, sin 2x
cos 2x.

B. Hasil Running

Adapun hasil running yang diperoleh dari pembuatan program-program


selama praktikum adalah sebagai berikut:
1. Operasi aritmatika

Gambar 1. Running operasi aritmatik


2. Variabel

Gambar 2. Running variabel

3. Konstanta/Tetapan

Gambar 3. Running konstanta/tetapan

4. Bilangan kompleks

Gambar 4. Running bilangan kompleks


5. Fungsi-fungsi matematis

Gambar 5. Running fungsi-fungsi matematis

6. Vektor dan metriks


a. Membuat vektor baris

Gambar 6. Running membuat vektor baris


b. Membuat vektor kolom

Gambar 7. Running membuat vektor kolom


c. Membuat matriks dipisahkan dengan titik dua

Gambar 8. Running membuat matriks dipisahkan titik dua


d. Fungsi memanipulasi matriks

Gambar 9. Running manipulasi matriks

7. Input-Output
a. Input

Gambar 10. Running input


b. Luas lingkaran

Gambar 11. Running luas lingkaran


8. Kontrol program

Gambar 12. Running kontrol program

9. Instruksi grafis
a. Grafik sin x dan cos x

Gambar 13. Grafik sin x dan cos x

b. Grafik menggunakan eksponen dan sinus

Gambar 14. Grafik menggunakan eksponen dan sinus


c. Garik polar sinus cosinus

Gambar 15. Grafik polar sinus cosinus

C. Pembahasan

Matlab adalah paket pemrograman matematika berbasis matrik. Pada


program matlab ada dua cara pelayanan program. Untuk program yang
sederhana kita dapat langsung mengetikkan program pada Command
window di Matlab prompt, hal tersebut akan lebih cepat dan efisien. Tetapi
jika kita akan menambah perintah, merubah nilai satu atau lebih variable,
memperbaiki program akan sangat membosankan. Hal tersebut dapat
diatasi, dengan mengerjakan program pada script files atau M-files,
sehingga kita dapat menyimpan dan memanggil kembali program yang
telah dibuat untuk dilakukan perbaikan. Pada program matlab terdapat tiga
windows yang digunakan dalam operasinya yaitu command windows
(layar perintah) dan figure windows (layar gambar), serta Note Pad
(sebagai editor program).

Pada praktikum pemrograman matlab kali ini praktikan membuat 9


program dan proses berhasil dalam proses perunningan. Program-program
tersebut adalah program membuat operasi aritmatika, variabel,
konstanta/tetapan, notasi bilangan kompleks, fungsi-fungsi matematis,
vektor dan matriks, input-output, kontrol program fuction resistor, dan
instruksi grafis.
Percobaan pertama yang kita lakukan adalah operasi aritmatika. Operator
dasar aritmatika antara lain adalah penjumlahan (+), pengurangan (-),
perkalian (*), pembagian (/), dan pangkat (^). Listing program pada
percobaan yang telah dilakukan adalah untuk melakukan penjumlahan dan
pengurangan. Pada matlab operasi aritmatika bisa dilakukan dengan
terlebih dahulu menuliskan variabel dan bisa langsung menggunakan
angka. Pada percobaan berdasarakan listing program 1 diperoleh hasil
running ditunjukkan oleh Gambar 1. Dapat dilihat bahwa kita cukup
mengetikkan perintah yang kita mau (A = 3) maka ketika di enter muncul
nilai sesuai perintahnya (3)

Percobaan kedua yang kita lakukan adalah tentang variabel. Matlab tidak
memerlukan deklarasi variabel atau pernyataan dimensi pada setiap
variabel yang akan digunakan dalam sebuah program komputer. Variabel
dalam matlab secara otomatis akan dibuat dan dismpan setiap kali. Matlab
menemukan nama variabel baru. Disamping itu, hal yang sangat penting
untuk diingat bahwa variabel matlab bersifat case sensitif, artinya natara
huruf kapital dan huruf kecil dibedakan. Berdasarkan listing program 2
dan hasil running Gambar 2 dapat dilihat bahwa hasil dari A+a = 8, bukan
3 atau 10.

Percobaan ketiga adalah tentang konstanta/tetapan yang berlaku pada


matlab. Berdasarkan listing program 3 dan hasil running Gambar 3 untuk
mengetahui nilai tidak perlu memakai simbol hanya perlu menuliskan
pi pada command windows dan ketika di enter/running maka muncul
3,1416. Nilai ini sesuai dengan nilai yang telah ditetapkan.

Percobaan keempat tentang bilangan kompleks, diimana bilangan


kompleks adalah bilangan yang terdiri dari bilangan riil dan imaginer,
bilangan riil yang biasanya terdapat angka sedangkan bilangin imaginer
adalah bilangan khayal jika dalam matematis dituliskan akar minus satu
atau terdapat i di belakang angka, dengan menggunakan pemrograman
matlab, bilangan ini dapat ditampilkan dalam bentuk kompleks, dengan
menginput listing seperti pada listing program 4, ditampilkan bilangan
kompleks seperti pada Gambar 4. Angka 2 adalah bilangan riil dan angka
1.5i adalah bilangan imeginer.

Percobaan kelima adalah percobaan fungsi-fungsi matematis yang ada


pada matlab. Terdapat banyak fungsi matematis pada matlab, namun pada
percobaan sesuai listing program 5 dan hasil running Gambar 5 hanya
digunakan fungsi sin dan cos. Hasil running cos dan sin tersebut sesuai
dengan perintahnya.

Percobaan keenam adalah tentang vektor dan matriks. Vektor dan matriks
adalah jantung dari komputasi matlab. Vekor adalah kumpulan nilai yang
ditulisknan dalam satu dimensi 1xm matriks. Sedangkan matriks adalah
kumpulan nilai dalam dimensi m x m. Pada percobaan ini ada 4 listing
program yang digunakan. Pertama, listing program yang ditunjukkan oleh
listing program 6.a yaitu untuk menampilkan vektor baris, sehingga
diperoleh hasil running seperti Gambar 6. Kedua, listing program yang
ditunjukkan oleh listing program 6.b yaitu untuk menampilkan vektor
kolom, sehingga diperoleh hasil running seperti Gambar 7. Ketiga, listing
program yang ditunjukkan oleh listing program 6.c yaitu untuk
memunculkan matriks 3x3 sehingga diperoleh hasil running yang
ditunjukkan oleh Gambar 8. Keempat, listing program yang ditunjukkan
oelh listing program 6.d yaitu membuat manipulasi matriks menggunakan
det dan eig sehingga diperoleh hasil running seperti ditunjukkan oleh
Gambar 9.

Percobaan ketujuh adalah tentang input-output. Berdasarkan listing


program 7 diperoleh hasil running yang ditunjukkan oleh Gambar 10. Pada
bagian pertama kita menginputkan angka sesuai kemauan kita. Kemudian
pada bagian kedua dihasilkan keluarkan luas lingkaran, yang sebelumnya
kita diminta untuk memasukkan nilai r, kemudain ditampilkan hasil luas
lingkaran sesuai rumus yang telah dberikan mengguankan disp. Hasil
tersebut sesuai dengan perhitungan manual.
Percobaan kedelapan adalah kontrol program untuk fuction resistor.
Matlab menyediakan beberapa instruksi yang memungkinkan pengguna
membuat program atau fungsi, antara lain instruksi (seleksi) dan instruksi
pengulangan (loop). Berdasarkan listing program yang ditunjukkan oleh
listing program 8 diperoleh hasil running yang ditunjukkan oleh gambar
11 sesuai dengan eksekusi program yang kita berikan

Percobaan terakhir adalah instruksi grafis. Instruksi grafis sangat penting


dalam fisika karena dengan demikian wujud fisik dari suatu fungsi dapat
disimulasikan. Matlab menyediakan beberapa instruksi grafis, namun pada
percobaan hanya dipakai plot. Pada percobaan ini ada tiga grafik yang kita
buat. Pertama, grafik sin x dan cos x listing programnya ditunjukkan oleh
listing program 9.a sehingga diperoleh hasil running berbentuk grafik
seperti yang ditunjukkan oleh gambar 12. Kedua, grafik eksponen dan
sinus listing programnya ditunjukkan oleh listing program 9.b sehingga
diperoleh hasil runnking benbentuk grafik seperti yang ditunjukkan oleh
gambar 13. Ketiga, grafik polar sinus cosinus listing programnya
ditunjukkan oleh listing program 9.c sehingga diperoleh hasil running
yang ditunjukkan oleh gambar 14.
V. KESIMPULAN

Dari percobaan ini dapat disimpulkan bahwa :

1. Matriks baris dan kolom menggunakan sintak (;) untuk matriks kolom dalam
kurung siku
2. Untuk membuat program dengan syarat kondisi digunakan kontrol program
if-else dan switch-case
3. Aplikasi dalam fisika adalah pembuatan program nilai warna pada resistor
dan konversi
4. Membuat grafis dengan menggunakan instruksi plot (x,y)
5. Grafik sinus dan cosinus tergantung pada nilai yang dimasukkan pada
program
DAFTAR PUSTAKA

Arhami,Muhammad.2004.Konsep Dasar Sistem


Pakar.AndiYogyakarta.Yogyakarta

Away, Gunaidi Abdia.2006.The shortcut of Matlab.Bandung :Informatika


Bandung

Gultom, Iwan. 2013.Makalah Matlab.http://iwangoeltom.blogspot.co.id/2013/08/


makalah-mat-lab.html. Diakses pada tanggal 23 Oktober 2017

Pujyriyanto, Andry. 2008. Cepat Mahir Matlab. https://labkomfmipa.files.


wordpress.com. Diakses pada tanggal 30 Oktober 2017

Songhyun,Nita.2013.Praktikum PendahuluanMatlab.http://nhietasiipooh.
blogspot.co.id/2013/09/praktikum-pendahuluan-matlab.html. Diakses pada
tanggal 23 Oktober 2017
LAMPIRAN