Anda di halaman 1dari 126

*>--

-r-.a*r;:
&ae
*r:,i:

ll"'

,
?,

.KAAN
{N
II{UR
PANDUAN MENCGULUNG ULANG
KUMPARAN MOTOR LISTRIK SATU FASA
Untuk Perbaikan Pompa Air, Eor Lirtrile Mesin fuci,
Kipar Angin, Mikser, Gerinda, N(ompresor Angin, Dll.

lndra Gunawan

Penerbit AN Dl Yogyakarta

trPS (7o7f^/ ( ?
Ponduon Menggulung Ulong Kumporon Molor Listrik Sotu Foso
Oleh: lndro Gunowon
MILIK
Hok Cipto O 20,l3 podo Penulis lrdu Pcrpustrkur
Kata Pengantar
Editor : Nicodemus WK dan Kearclpen
Setting : Alek Propinsi Jewr Tirnrr
Desoin Cover : Bowo
Korektor : Venon

Hok Cipto dilindungi undong-undong.


Dilorong memperbonyok otou memindohkon sebogion olou seluruh isi buku ini dolom
bertuk opopun, bcrik seccro elektronis moupun mekonis, lermosuk memfotocopy,
mereknm otou dengon sistem penyimp<rnon loinnyo, tonpo izin tertulis dori Penulis. Zaman sekarang yang serba listrik ini hampir semua orang mempunyai
Penerbil, C.V ANDi OFFSET (Penerbit ANDI) rnotor listrik satu fasa karena sangat membantu dan bermanfaat untuk
Jl. Beo 38-4 ) ,Ielp. (O27 41 56.l 88,l (Huntins), Fox. (O27 4\ 588282 Yosyokorro menunjang pekerjaan sehari-hari. Motor listrik satu fasa bisa bekerja sendiri
5528 r
.rtau melengkapi mesin yang bentuk dan kegunaannya lebih kompleks,
PercetoKon: ANDI OFFSET misalnya bor listrik, pompa air, mesin cuci, kipas angin, mikser, gerinda,
Jl. Beo 38-40,Ielp.(O27al 56188'l (Huntins), Fox.(O274) 588282 Yogyokorro
55281 rnotor listrik untuk kompresor angin, dan masih banyak lagi.

Dcngan semakin banyaknya motor listrik satu fasa yang beredar dan dijual
Perpuslokoon Nosionol: Kotolog dolom Terbiton (KDT) di pasaran, peluang usaha yang cukup menjanjikan pun terbuka. Salah
satunya adalah usaha servis perbaikan motor listrik. Teknik yang paling
Gunowon, lndro
penting dan perlu dikuasai sebelum membuka usaha ini adalah keahlian
Ponduon Menggulung Ulong Kumporon Motor Listrik Sotu Foso/
untuk menggulung ulang kumparan.
lndroGunqwon;- Ed. l. - Yogyokorto:ANDI,
22 21 20 t9 18 t7 t6 15 t4 13
Materi dalam buku ini ditulis berdasarkan pengalaman penulis selama
viii + 24O hlm.; 16 x 23
membuka usaha servis dinamo. lsi buku ini menjelaskan semua proses yang
Cm.
akan dikerjakan dalam penggulungan ulang kumparan untuk motor listrik
IO 9 87 6 5 4 3 2 r
satu fasa. Penjelasannya lebih mengutamakan praktik atau langkah-langkah
ISBN:978 -979 - 29 - 3507 - 3
praktis dibandingkan dengan teori. Buku ini cocok dan bermanfaat sekali
l. Judul
bagi siswa SMU, sekolah kejuruan, calon teknisi, dan masyarakat umum
l. Electric Motors
yang mempunyai motor listrik satu fasa. Semoga buku ini bisa memberi
DDC'21 : 621 .46
wawasan dan juga ide; siapa tahu buku ini bisa melahirkan wirausahawan
andal atau paling tidak bisa membuka lapangan kerja sendiri.

Untuk kesempurnaan buku ini, penulis menerima dengan senang hati segala
bentuk saran dan tanggapan dari pembaca berkaitan dengan isi buku ini.
Panduan Menggulung Ulang Kun.rparatr Mot<tt listrik \,tttr l,rs,r
E
Penulis juga menyampaikan terima kasih kepada Penerbit ANDI atas kerja
samanya yang baik sampai buku ini bisa diterbitkan.

Daftar lsi
Bandung, Mei 2012

Penulis

KATA PENGANTAR......... iii

DAFTAR ISI v

BABI PENDAHULUAN............. L
1.1 Motor Fasa Terpisah (Split-Phase Motor) 2
1.2 Motor Kapasitor.... .. 7
1.3 Motor Universal Lz
1.3.1 Universal
Tipe Motor L2
1,.3.2 Komponen Utama Motor Universal 13
1.3.3 Arah Aliran Arus Listrik pada Motor Universal........ t6
1.4 Motor Kutub Bayangan (Shaded-Pole Motor)................. 18
1.5 Tahapan Menggulung Ulang Kumparan........... 19

BAB !I MENGETUARKAN STATOR........ 2L


2.L Peralatan Kerja.................. 2t
2.2 Tiga Cara untuk Mengeluarkan Stator 22
2.3 Cara Melunakkan Tembaga pada Kumparan... 27

BAB III MENELITI DAN MENCATAT SKEMA KUMPARAN 31


3.1 MenelitiSkemaKumparan... 31
3.2 Mengukur Kumparan..... 37
3.3 Menghitung Jumlah Gulungan atau Lilitan. 45
3.4 Mengukur Diameter Tembaga 47
D.-rftartsi
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSattrl,rs.r E
BAB IV MEMASANG KERTAS ISOLATOR 55 10.1.4 Membongkar Kumparan Angker........ 147
4.1 Membersihkan Stator.... 55 10.1.5 Membuat Bentuk Mika untuk Angker........ 1.52

4.2 Bentuk Kertas lsolator...... 55 1-0.L.6 Memasang Mika untuk Alur... t54
4.3 MembuatBentukMika........... 58 LO.L.7 Menggulung Kumparan Angker 156
4.4 Cara Memasang Mika.... 61 10.2 Menggulung Ulang Kumparan Medan L64
l-0.2.L Meneliti Sistem Sambung Kumparan Medan
BAB V MEMBUAT CETAKAN 63
10.2.2 Menggulung Kumparan Medan .......... 169
5.1 Cetakan Standar...... 64
1-0.2.3 Menyambung dan Memernis Kumparan Medan.... 1-74
5.2 Cetakan Fleksibel 67

BAB VI MEMBUAT MESIN PENGGULUNG CETAKAN 75 BAB XI MENGGULUNG ULANG MOTOR KUTUB BAYANGAN
(SHADED-POLE MOTOR) KECrr 179
5.1 Mesin Penggulung Cetakan Standar 76
11.1 Meneliti Kumparan .... 179
6.2 Mesin Penggulung Cetakan Fleksibel...'. 88
11.2 Mengerjakan Empat Tahapan Terakhir 185
BAB VlI MENGGULUNG KUMPARAN ............. 95
BAB XII TEKN!K TAMBAHAN UNTUK MENGGULUNG ULANG
7.L Menggulung KumParan Utama 97
KUMPARAN L9,-
7.2 Menggulung Kumparan Bantu ......... 101
12.1 Memeriksa Motor Listrik 191

BAB VIII MEMASUKKAN KUMPARAN ............. 103 12.1.1 Memeriksa Motor ListrikTipe lnduksi 19L
8.1 Memasukkan Kumparan Utama........ 104 12.1.2 Memeriksa Motor Universal \97
8.2 Memasukkan Kumparan Bantu......... 111 12.2 Komponen Pengaman 20s
12.3 Mengubah Arah Putaran Rotor ................... 209
BAB IX MENGERJAKAN TAHAPAN TERAKHIR UNTUK MENGGUTUNG
113 12.3.1, Mengubah Arah Putaran Rotor pada Motor Listrik
ULANG KUMPARAN
Tipe lnduksi ..................... 209
9.L MenYambungKumParan 113
12.3.2 Mengubah Arah Putaran Rotor pada Motor
9.2 Mengikat KumParan.. \20
Universal..... 213
9.3 MemernisKumParan.. t26
12.3.3 Mengubah Arah Putaran Rotor pada Motor Kutub
Bayangan....
BAB X MENGGULUNG ULANG MOTOR UNIVERSAL KECI1.................. 129
21.5

10.1 Menggulung Ulang Angker Keci1........... 130 12.4 Menentukan Titik Sambungan 2L7
133 12.5 Memeriksa Kapasitor............... 2L9
10.1.L Bentuk Sambungan Kumparan Angker
10.1.2 Menyambung Tembaga dengan Komutator 1.40 L2.5.1 Memeriksa Kapasitor Menggunakan Multitester ... 219

10.1.3 Meneliti Bentuk Kumparan Angker yang Asli""""" L42 12.5.2 Memasukkan Kabel Kapasitor ke Stopkontak......... 22L
12.5.3 Mengganti Sementara Kapasitor yang Lama
dengan Kapasitor yang Baru ............... 223

(
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Mot'or Listrik Sutu Fasa

12.6 Contoh Sistem Sambung Kumparan yang Sering


Digunakan.. """"""' 224

12.7 Membongkar Pasang Laher....... """""""""' 234

DAFTAR PUSTAKA ..... 24O Pendahuluan

Hal yang sering dikerjakan untuk memperbaiki berbagai macam motor listrik
satu fasa adalah menggulung ulang kumparannya karena kumparan
merupakan komponen yang paling vital. Jadi, sebelum mengetahui cara
memperbaiki atau mengganti komponen motor listrik satu fasa yang
lainnya, Anda harus sudah bisa dan mahir menggulung ulang kumparan.

Bagi kebanyakan orang, pekerjaan menggulung ulang kumparan dianggap


sangat sulit dan rumit. sebenarnya hal itu tidaklah terlalu sulit kalau Anda
sudah mengetahui langkah praktisnya karena pada dasarnya menggulung
ulang kumparan adalah mengganti kawat tembaga yang berisolasi
(selanjutnya dalam buku iniakan ditulis tembaga saja)yang sudah terbakar
(rusak) sama persis dengan bentuk dan ukuran dari kumparan yang aslinya.
Dengan kata lain, menjiplak. Di sini dibutuhkan ketelitian dan kesabaran.
sekali Anda berhasil menggulung ulang kumparan, penggulungan ulang jenis
motor listrik satu fasa yang lainnya akan terasa lebih gampang. Anda pasti
akan mahir dengan sendirinya kalau berani mencoba dan sering
mengerjakannya.

sebelum mengetahui lebih jauh tentang cara menggulung ulang kumparan,


dalam bab ini akan diulas beberapa jenis motor listrik satu fasa disertai
dengan contoh komponen, gambar konstruksi, skema kumparan, dan juga
kelebihan dan kekurangannya.

(
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa Pendahutuan
f
MOTOR FASA TERPISAH (SPLIT'PHASE MOTOR) Dua jenis kumparan yang ada pada stator untuk motor fasa terpisah dan
1.1
semua tipe motor kapasitor adalah sebagai berikut:
Motor fasa terpisah (split-phose motor) termasuk dalam kategori motor
induksi. Sama persis dengan motor induksi yang lain, motor fasa terpisah 1. kumparan utama (kumparan running)
juga mempunyai dua bagian (komponen) utama, yaitu: Kumparan utama dibuat dari tembaga yang ukurannya lebih besar
daripada tembaga untuk membuat kumparan bantu. Karena berukuran
1.. rotor
lebih besar, hambatannya menjadi lebih kecil dan medan magnet yang
Rotor adalah bagian motor listrik yang berputar. Rotor ini berbentuk dikeluarkan lebih kuat. Letak kumparan utama ini adarah di bagian
silinder dan terbuat dari pelat-pelat besi yang dipres atau dipadatkan. terdalam alur stator, yaitu ditindih (ditimpa) oleh kumparan bantu. Saat
juga
Seperti motor induksi yang lain, rotor pada motor fasa terpisah membongkar kumparan, kumparan utama adalah bagian terakhir yang
tidak berkumparan. oleh karena itu, rotor inijarang sekali rusak. harus dikeluarkan dari dalam alur stator. Sebaliknya, saat memasang
2. stator kumparan, kumparan utama adalah bagian pertama yang akan
stator adalah bagian motor listrik yang diam atau tidak berputar. stator dimasukkan ke dalam alur stator. Kumparan utama juga mempunyai
juga dibuat dengan menyusun dan mengepres pelat-pelat besi menjadi bentuk dan ukuran kumparan yang lebih besar daripada kumparan
bentuk yang utuh dan rapi sebagai tempat semua kumparan. Biasanya bantu.
stator pada motor induksi(kecuali pada motor kutub bayanganlshoded- 2. kumparan bantu (kumparan start)
pole motor]) mempunyai 24 alur tempat untuk masuknya semua Kumparan bantu adalah kebalikan dari kumparan utama, yaitu dibuat
kumparan, yaitu dua jenis kumparan dengan ukuran yang berbeda satu dari tembaga yang lebih kecil. Karena lebih kecil, hambatannya lebih
sama lain.
besar dan medan magnet yang dihasilkannya lebih lemah. Kumparan
Tutup Tutt"rlr bantu adalah kelompok kumparan yang letaknya ada di bagian terluar
brlakrng drplrr
m{ll0r alur stator, menindih kumparan utama. saat membongkar kumparan,
m(}lor 8tf,tot
kumparan bantu adalah bagian pertama yang harus dikeruarkan dari
*=4,k-"".
lJilul- i:e^-" dalam alur stator. Sebaliknya, saat memasang kumparan, kumparan
tLltup
bantu adalah bagian terakhir yang harus dimasukkan ke dalam alur
brrdrrkatr ?",* ..;'*
5 i*"qscdffiflr
rnotor lrst rik stator. Kumparan bantu juga mempunyai bentuk dan ukuran kumparan
yang lebih kecil daripada kumparan utama.
{}
sistem kumparan yang sering digunakan oleh motor fasa terpisah dan
semua tipe motor kapasitor adalah sistem kumparan tipe dua kutub dan
empat kutub. Kalau kutub statornya semakin banyak, tenaga putar yang

t Xunlprrralr
dihasilkannya juga semakin kuat (besar). Akan tetapi, putarannya akan
semakin lambat. Berikut adalah penjelasan dari kedua sistem kumparan

5* ff*' I:rlTff:ffiriy,,
#Gt.* *ontak arus lPlarin*) tersebut.

iuiup l]flfik&ng motor

Gambar t.l Motor fasa terpisah dan komponennya


Panduan Menggulung UIang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa Pendahuluan
f
Stckcr
listrik
Comrnon -,:t

Gambar r.z Posisi kumparan utama dan kumparan bantu pada stator

1. Sistem kumparan tipe dua kutub Running


Kumparan utama dan kumparan bantu pada motor listrik tipe dua kutub
mempunyai dua baris kelompok kumparan yang posisinya saling
berhadapan dan disambung secara seri. Kelebihan dari motor listrik tipe Keterangan gambar:
dua kutub ini adalah putaran rotornya lebih cepat (3.000 rpm) bila = Kelompnk kumparan Lltama {pada contoh ini ada dua
kelompok kunrparan y*ng setiap kr:lompoknya ada
dibandingkan dengan motor listrik tipe empat kutub. Meskipun
empat kumparan|.
demikian, tenaga putar yang dihasilkannya lebih lemah. Contoh motor
7ffi= Kelompok kumparan banru (pada contoh ini acla dua
fasa terpisah tipe dua kutub adalah kompresor lemari es. kelompok kun:paran _\rang setiap kelompoknya ada
empat kumparan|.
= Sambungan di antara kelompok kurnlraran bantu.
- $ambungan di antara kelompok kumparan utama.
O = Alur stator yang irerisi satu kllnrparan.
I * Alur stator yang berisi rlua kumparan.
.l. = Kabel tersambung X= *r0., tidak tersambung
. ff., . =Sakr,l"rr serrtrifugal Central - Comnron pusat
Gambar r.3 Sistem sambung pada motor fasa terpisah tipe dua kutub

2. Sistem kumparan tipe empat kutub


Kumparan utama dan kumparan bantu pada motor listrik tipe empat
kutub berbeda, yaitu mempunyai empat baris kelompok kumparan yang
disambung secara seri. Kelebihan dari motor listrik tipe empat kutub
adalah tenaga putar yang dihasilkannya lebih kuat bila dibandingkan
dengan motor listrik tipe dua kutub, tetapi putaran rotornya lebih
lambat (1.500 rpm). Motor fasa terpisah tipe empat kutub cocok
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik Satu Fas.r Pendahutuan
T
digunakan untuk mesin-mesin yang membutuhkan tenaga putar yang I.2 MOTOR KAPASITOR
besar, seperti kompresor angin,.mesin bordir, dan sebagainya. M.t.r kapasitor menggunakan konstruksi dan sistem kumparan yang
lr,rrrpir sama dengan motor fasa terpisah. perbedaan utamanya adalah
Central
kurnparan bantu pada motor kapasitor ditambah dengan kapasitor (elco)
y,rng disambung secara seri. Adanya kapasitor pada rangkaian kumparan
lr,rntu menyebabkan motor kapasitor mempunyai kelebihan bila dibanding-
k,rn dengan jenis motor listrik yang lain, yaitu lebih dingin dan juga tahan
l,rrna. Dengan keunggulan ini, motor kapasitor lebih populer dan ada banyak
,,r.kali yang menggunakannya.

lk'rikut adalah dua jenis kapasitor yang digunakan oleh motor listrik satu
l,rsa:

I . kapasitor start
Kapasitor start adalah jenis kapasitor yang berguna untuk membantu
Xetereagan gambar: motor listrik waktu pertama start, yang tidak boleh terlalu lama dialiri
diifr = Kelompok kumparan utama (pada contoh ini ada empat arus listrik (sekitar 2 detik saja). Kalau terlalu lama dialiri arus listrik,
kelompok kumparan yang Betiap kelompoknya ada dua
kapasitor tersebut akan terlalu panas dan cepat rusak. oleh karena itu,
kumparan).
d:A = Kelompok kumparan bantu {pada contoh ini ada ernpat dalam pemasangannya kapasitor start harus selaru disambung dengan
kelompok kumparan yang setiap kelompoknya ada dua relai (sakelar sentrifugal). Kapasitor start ini mempunyai ukuran
/----r{\ kumparan}.
kapasitas penyimpanan arus atau ukuran mikrofarad yang besar.
>W * S.rkt'lar sentrifugal Central = Cnmmon atalr pusat
Contoh ukuran kapasitor start adalah 200 MF 250 VAC.
Gambar r,4 Sistem sambung pada motor fasa terpisah tipe empat kutub

Kelebihan motor fasa terpisah adalah tenaga dan kecepatan putar rotornya
) , kapasitor running
Kapasitor running adalah jenis kapasitor yang boleh terus-menerus
tetap (stabil). Jadi, motor jenis ini tidak dipengaruhi oleh berat kecilnya
dialiri arus listrik. cara memasangnya adarah dengan disambung secara
beban yang dipakai. Sedangkan kekurangannya adalah medan (tenaga)
putar untuk start yang tidak baik. Maka, untuk menghasilkan medan putar
seri dan permanen dengan kumparan bantu. Kapasitor running
mempunyai ukuran kapasitas penyimpanan arus yang lebih kecil bila
yang baik, arus listrik ke kumparan bantu harus segera diputuskan (dilepas)
jika putaran rotornya hampir mencapai putaran normal. Agar arus listrik ter- dibandingkan dengan ukuran kapasitas penyimpanan arus kapasitor
start. Contoh ukuran kapasitor running adalah 16 MF 250 VAC.
putus, kumparan bantu harus disambung secara seri dengan kontak arus
dari sakelar sentrifugal yang dipasang pada tutup belakang motor. Sakelar llerdasarkan sistem sambung kumparan dan jenis kapasitor yang digunakan,
sentrifugal akan terbuka karena gaya sentrifugal yang terjadi saat putaran rnotor kapasitor mempunyaitiga macam tipe, yaitu:
rotornya hampir mencapai dari putaran normal. Ada juga jenis motor fasa
l. motor kapasitor run
terpisah yang tidak memakai sakelar sentrifugal, tetapi memakai relai
Di dalam motor kapasitor run ini kapasitornya (kapasitor running)
magnetik.
disambung secara permanen dengan kumparan bantu secara seri tanpa
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor I istrik Sattr I ,rs,r Pendahuluan
f
menggunakan sakelar sentrifugal. Kalau motor listrik ini dihidupkan \ lnlth ntltt
(diberi arus listrik), arus listrik akan selalu mengalir di dalam kapasitor,
kumparan bantu, dan kumparan utama.

,"h
r U-#-t!
effiF-
'x{g
5ritl frrrrft rr {pengering}
p$ds me*in ruei

rir"rirt/n dr.rd*k I0{} rvatt


Gambar t.6 Contoh motor kapasitor run

motor kapasitor start


Motor kapasitor start mempunyai konstruksi dan sistem sambung
kumparan yang hampir sama dengan tipe motor kapasitor yang lain.
Hanya saja, pada motor kapasitor start ini kapasitornya (kapasitor start)
disambung secara seri dengan sakelar sentrifugal dan kumparan bantu
Keterangcn gambar: sehingga arus listrik juga dapat mengalir ke kumparan bantu dan
.,,A = Kumr:aran utanla kapasitor melalui sakelar sentrifugal untuk membantu saat motor listrik
ini start. Kalau putaran rotor hampir mencapai putaran penuh, sakelar
-@- = Knpn.it,,, tu,,ttttt!,
sentrifugal akan memutuskan atau menyetop arus listrik yang mengalir
Gambar 1.5 Contoh sistem sambung pada motor kapasitor run
ke kumparan bantu dan kapasitor. Setelah rotor berputar normal,
Motor kapasitor run mempunyai tenaga putar untuk start yang lebih kumparan yang berfungsi adalah kumparan utama saja karena arus
baik bila dibandingkan dengan motor fasa terpisah. Daya motor listrik hanya mengalir ke kumparan ini.
kapasitor run tidak terlalu besar, paling besar sekitar 1,5 HP (horse
Kelebihan motor kapasitor start adalah tenaganya lumayan kuat dan
power/tenaga kuda). Contoh motor kapasitor run adalah pompa air dan
perawatannya juga sangat mudah. Sedangkan kekurangannya adalah
mesin cuci.
motor kapasitor start akan sedikit bergetar sewaktu rotor berputar.
Getaran itu timbul karena perbedaan kekuatan medan magnet dari
kumparan utama dan rotornya.
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa
perrdahutuan
I[
t. rnotor kapasitor start-run
Motor kapasitor start-run menambahkan dua kapasitor yarrg berbeda
jenis (kapasitor start dan kapasitor running) yang disusun secara paralel
(sejajar) dan disambung secara seri dengan kumparan bantu. Kapasitor
start akan disambung dengan kumparan bantu melalui sakelar
sentrifugal, sedangkan kapasitor running akan disambung secara
permanen dengan kumparan bantu tanpa melalui sakelar sentrifugal.

#' "$-*
&,

Gambar t.7 Contoh sistem sambung pada motor kapasitor start

Motor kapasitor start juga mempunyai tenaga putar untuk start yang
lebih lraik bila dibandingkan dengan motor fasa terpisah. Besarnya daya
motor kapasitor start ini biasanya sampai 2 HP/PK. Contoh alat kerja
yang menggunakan motor kapasitor start adalah mesin penggiling kopi,
mesin pemotong kertas, mesin pemotong kayu, dan bor duduk.
Iftltoraagau l3nhrr:
,gldrl rrtlhr(if{lr' As r#frlr tempat lutup ,#,* . Rrrarir.qrirprrifirr
Tulup kipas kipas
d*pan Kipas *ffit " srr#r"rryur'ihrr -.- = sakcl.rr ser:trrf.g;rl
rn$t$r
Gambar r.9 Contoh sistem sambung pada motor kapasitor start-run

Saat start atau saat arus listrik dialirkan ke motor listrik, arus listrik akan
mengalir pada kedua kapasitor tersebut. Akan tetapi, setelah putaran
rotornya hampir mencapai putaran penuh, sakelar sentrifugal akan
Ternrinal kabel Tutup briakang motor l.,uhang baut memutuskan arus listrik yang mengalir ke kapasitor start sehingga
kapasitor running saja yang akan terus bekerja (terus dialiri arus listrik)
Gambar t.8 Contoh motor kapasitor start
bersama kumparan bantu dan kumparan utama. Dengan menggunakan
sistem ini, putaran motor menjadi lebih halus bila dibandingkan dengan
tipe motor kapasitor yang lainnya. Biasanya motor ini berukuran sampai
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa
Pendahutuan
f
3 HP. Salah satu contoh alat kerja yang menggunakan motor tipe ini I rrrolor universal untuk arus AC (arus bolak-balik)
adalah mesin poles pada penyepuhan elektrik (etectroploting). .r. Jurnlah lilitan tembaga pada kumparan motor arus AC lebih banyak
bila dibandingkan dengan lilitan tembaga pada kumparan motor
r\s be*r bcrulir
lempr'rl tnrm&:tang arus DC.
gernda don knin pr:rli
t-rrttr.rk rnetlreiler* b. Diameter tembaga pada kumparan motor arus AC lebih kecil bila
dibandingkan dengan diameter tembaga pada kumparan motor
arus DC.

.' motor universal untuk arus DC (arus searah)


Motor arus DC adalah kebalikan dari motor arus AC, yaitu jumlah lilitan
Sok satnl:ull14 tembaganya lebih sedikit dan diameter tembaganya lebih besar bila
dari heri dibandingkan dengan lilitan dan diameter tembaga pada kumparan
rt{ofor pole* }ratl; rlrrf roplo}irl{ motor arus AC.
Gambar r.ro Contoh motor kapasitor start-run l',rda perkembangannya, motor universal yang biasa digunakan untuk
kr,perluan teknik dan rumah tangga berasal dari tipe yang menggunakan
1.3 MOTOR UNTVERSAL .rrus AC karena arus AC lebih banyak tersedia dan juga lebih praktis bila

Konstruksi dan komponen motor universal hampir sama dengan motor DC rlibandingkan dengan arus listrik DC. Biarpun berbeda, cara menggulung
(direct currentfarus searah). Kumparan medan dengan kumparan angker rrl,rng kumparan untuk kedua tipe motor universal ini sama saja.

disambung secara seri melalui (dengan perantaraan) sikat karbon (corbon


brush) dan komutator. t,).2 Komponen Utama Motor Universal
Motor universal adalah motor listrik yang bisa dialiri dua jenis arus listrik, Komponen utama motor universal adalah sebagai berikut:
yaitu arus AC (olternoting current) dan arus DC (direct current). pada
L rotor (angker)
awalnya, motor universal dirancang dan dibuat agar bisa memenuhi
Rotor adalah bagian dari motor universal yang berputar. pada rotor juga
kebutuhan tersebut. Akan tetapi, sekarang ini ada banyak produsen yang
terdapat beberapa bagian lagi, yaitu:
membuat motor universal hanya untuk satu jenis arus listrik saja.
a. alur angker

1.3.r Tipe Motor Universal Alur angker ada di bagian luar badan angker yang berguna seperti
alur stator untuk motor listrik satu fasa yang lain, yaitu sebagai
Berikut adalah dua tipe motor universal berdasarkan arus listrik yang
tempat untuk melilitkan kumparan. Dari susunan kumparan pada
digunakan:
angker akan dikeluarkan (diturunkan) beberapa titik kontak, yang
nantinya akan disambung (dikaitkan) pada komutator. Jumlah titik
kontak sama dengan jumlah komutator. Titik kontak adalah titik
sambungan dari dua tembaga yang ditarik atau dikeluarkan dari dua
kumparan yang posisinya saling berurutan pada alur.
EPanduanMenggulungt/lar-rgKurllpar.rtlMtltorListrikS.rtrrt.ts.r EI
b. komutator (lamel) 'l'rrrrrrrnI
kn l>r'l
I n"u
Komutator terbuat dari batang-batang kuningan atau tembaga
berukuran tipis yang dipasang melingkar dan berjajar atau paralel
I
*-- Tutup
dengan jarak yang sama. Semua batang komutator ini ditanam depon
(dicor) ke dalam bonit agar komutator tidak berkontak
(berhubungan) dengan as (poros) besi angker. Agar komutator juga
Kornuiator
tidak saling berhubungan, di antara komutator dibuat celah (sekat).
Posisi komutator ada di bagian depan angker, tepatnya di depan
bagian untuk keluarnya titik kontak dari kumparan.

Komutator berfungsi untuk menghubungkan arus listrik dari


kumparan medan ke semua kumparan angker melalui sikat karbon.
Oleh karena itu, komutator terus tersambung dengan sikat karbon.

c. kipas rotor
Kipas ini dipasang pada asrotor. Kalau rotor berputar, kipas juga .+- Turjtp
akan ikut berputar. Kipas berfungsi untuk mendinginkan semua Rurnah tempel (cludukan) Slelcr
komponen (terutama kumparan) di dalam motor. silt:lt krtrbon Ikern]

Gambar t.r Contoh motor universal dan komponennya


stator (kern)
Stator terbuat dari tumpukan pelat besi yang disatukan, lalu dipres. t. sikat karbon (corbon brush/cooll
Pada umumnya, stator mempunyai dua kutub tempat masuknya dua Sikat karbon adalah komponen motor universal yang berfungsi untuk
kumparan medan. Sistem sambung kumparan yang digunakan oleh meneruskan arus listrik dari kumparan medan ke kumparan angker
kedua kumparan medan ini sama dengan sistem sambung kumparan dengan menempelkan sikat karbon ke komutator. Umur pemakaian
untuk motor listrik tipe dua kutub. sikat karbon ini sangat terbatas, jika dipakai terus-menerus, bisa cepat
habis atau pendek. Kalau menggunakan motor universal, Anda harus
sering mengontrol kondisi sikat karbon, apakah masih panjang atau
sudah pendek. Kalau sudah pendek, sikat karbon harus segera diganti.

rumah tempat (dudukan) sikat karbon


Rumah tempat sikat karbon adalah tempat bergeraknya (maju mundur-
nya) sikat karbon yang akan menekan komutator pada angker. Pada
rumah ini juga terdapat mekanisme per (pegas) yang berfungsi untuk
menekan sikat karbon.
P.rrrlu.rrr Mclrggrrlrrrrg t.ll.utg Ktrrrrp,rr',lr Motor listrik S.rtrr l,r.,,r
['crrcl.rhulu.trt
f
-]

i"' --
+ $ **'

.
_/r'Stalilt
. Sik.rl
,,/ ktrb,lt
Slrkrr
lisrrik

t'11{:dJit \,itrI rl prrl*lrai


Trrnpat sik*rt k*rb*n
Gambar 1.1J Contoh arah aliran arus listrik pada motor universal
terhuat clrlri prlat
kunirgnn Papan h()lilt I ubirrr6 baul Motor universal biasanya mempunyai daya paling besar i. Hp. Motor akan
Gambar t.rz Contoh rumah tempat sikat karbon lrr.rputar pada kecepatan tetap kalau bebannya juga tetap, tetapi
kccepatannya akan turun kalau bebannya bertambah. Motor universal tidak
1.3.j Arah Aliran Arus Listrik pada Motor Universal lroleh diberi arus listrik terlalu lama karena sikat karbon bisa cepat habis
Arah aliran arus listrik pada motor universal adalah sebagai berikut: rl,rn motor juga menjadi cepat panas sehingga kumparan bisa terbakar.
( ontoh alat-alat yang menggunakan
motor universal adalah blender, bor,
1. aliran arus listrik pada kumparan medan yang pertama listrik,
licrinda dan mikser.
Arus listrik dari sumber listrik masuk ke salah satu kabel pada kumparan
medan yang pertama. Setelah melalui kumparan medan ini, arus listrik
akan keluar dari kabel yang lain menuju sikat karbon yang pertama.

2. aliran arus listrik di dalam angker (dari sikat karbon yang pertama
sampai sikat karbon yang kedua)
a. sikat karbon yang pertama ) komutator ) kumparan angker 1
(ir,rirrr.Ja
b. kumparan angker ) komutator ) sikat karbon yang kedua Isr:lrpan]

aliran arus listrik pada kumparan medan yang kedua


a. Setelah dari sikat karbon yang kedua, arus listrik akan mengalir ke
kabel pada kumparan medan yang kedua.

b. Arus listrik yang mengalir pada kumparan medan yang kedua akan
keluar melewati kabel yang lain untuk kembali ke sumber listrik.
Gambar r.r4 Contoh motor universal yang lain,"
Pancluan Menggulung Ul.rng KurnparJrt Motor Listt ik S.rtLr I .rs.r ['errclahuluart
f
1.+ MOTOR KUTUB BAYANGAN (SHADED-POLE MOTOR) I.5 TAHAPAN MENGGULUNG ULANG KUMPARAN
Banyak alat kerja yang menerapkan konstruksi dan sistem motor induksi l,rlr,rpan untuk menggulung ulang kumparan pada setiap tipe motor
listrik
kutub bayangan (shoded-pole) karena sederhana, tahan lama, dan hanya ''.rtrr fasa bisa sama, namun bisa juga berbeda, tergantung pada bentuk dan
membutuhkan arus listrik AC (bolak-balik) dengan daya yang sangat kecil. '.r.,r('rn kumparan yang digunakan. Karena bentuk dan sistem kumparan
Seperti pada motor satu fasa yang lainnya, pada motor kutub bayangan ini rr.tuk motor fasa terpisah sama dengan semua tipe motor kapasitor,
semua
juga terdapat dua komponen utama, yaitu: l'rhapan untuk menggulung urang kumparannya juga sama. Agar mudah
rlt;r.rhami dan juga tidak membingungkan, kita akan terrebih
1,. rotor (bagian motor yang berputar) dahuru
rrr.rnbahas tahapan untuk menggulung ulang kumparan untuk motor
fasa
2. stator (bagian motor yang diam) l.rlrisah dan motor kapasitor. semua tahapan untuk kedua jenis motor
Stator untuk motor kutub bayangan agak berbeda bila dibandingkan li',trik ini akan dijelaskan dari Bab il sampai Bab lX. Berikutadalah
beberapa
dengan motor listrik yang lain, yaitu pada salah satu bagian (% sampai% l,rh,rpan utama untuk menggulung ulang kumparan motor fasa terpisah
dan
bagian) setiap kutubnya terdapat alur tempat untuk masuknya cincin rrrotor kapasitor.
(lilitan) tembaga tebal yang kedua ujungnya sudah disatukan. Cincin I Mengeluarkan stator.
tembaga disetiap kutub ini berfungsisebagai kumparan bantu.
,' Meneliti dan mencatat skema kumparan yang asli.
Contoh motor kutub bayangan adalah beberapa tipe kipas angin dan timer
otomatis.
I Memasang kertas isolator.
,l Membuat cetakan.
Cincin tembaga
Sistem sambung ', Membuat mesin penggulung cetakan.
kumparan
t, Menggulungkumparan.

Memasukkan kumparan.
Rotor
Mengerjakan tahapan terakhir untuk menggulung ulang kumparan.

hilrr'rr13 bentuk dan sistem kumparan untuk motor universal dan motor
l llub bayangan berbeda bila dibandingkan dengan motor fasa
terpisah dan
rrr,lor kapasitor, cara untuk menggulung ulang kumparannya akan dibahas
'l'empat - lr.rrl,r bab tersendiri, yaitu pada Bab X dan Bab Xl. Berikut adalah beberapa
{keteis} l,rh,rpan utama untuk menggurung urang kumparan motor universar.
kumparai
biasanya I Menggulung ulang angker kecil.
dari bonit :\rah lilitan atau
Terminal (soket; kabel listrik atau nome* brntr:k kumparan .r. Mempelajari bentuk sambungan kumparan angker.
Gambar 1.15 Contoh bentuk penampang motor kutub bay;'' -an b. Menyambung tembaga dengan komutator.

c. Meneliti bentuk kumparan angker yang asli.


Panduan McnggLlltrng (Jlartg Kurrrlt.tralt Motor I istrik Sattr I as,r

d. Membongkar kumparan angker.

e. Membuat bentuk mika untuk angker.

f. Memasang mika untuk alur. Mengeluarkan Stator


g. Menggulung kumparan angker.

2. Menggulung ulang kumparan medan.


a. Meneliti sistem sambung kumparan medan.
b. Menggulung kumparan medan.

c. Menyambung dan memernis kumparan medan.


Iahapan pertama yang harus Anda kerjakan untuk menggulung ulang
Berikut adalah beberapa tahapan utama untuk menggulung ulang kumpar- kumparan motor fasa terpisah dan semua tipe motor kapasitor adalah
an motor kutub bayangan. rnengeluarkan atau melepaskan stator. pada bab ini akan dijelaskan semua
langkah untuk mengeluarkan stator, mulai dari menyediakan peralatan
L. Meneliti kumparan.
kerja, tiga cara yang digunakan, sampai cara untuk melunakkan tembaga
a. Membongkar komponen motor.
pada kumparan.
b. Melepaskan inti besi kelos kumparan dari bodi motor.

c. Mengeluarkan inti besi dari lubang kelos kumparan. 2.1 PERALATAN KERJA
d. Meneliti bentuk dan arah gulungan pada kumparan. Agar proses untuk menggulung ulang kumparan bisa berjalan dengan baik,
Anda membutuhkan peralatan kerja yang baik dan tepat. peralatan kerja ini
e. Menghitung jumlah gulungan tembaga pada kumparan.
berguna untuk melepaskan stator dari rumah (bodi) motor listrik hingga
f. Mengukur diameter tembaga. untuk membuat cetakan dan mesin penggulung kumparan. Berikut adalah
contoh alat-alat kerja yang paling dibutuhkan:
2. Mengerjakan empat tahapan terakhir
a. Membuat kelos (tempat dudukan) kumparan. 1. kunci-kunci arau toolkit yang ukurannya disesuaikan dengan besarnya
baut-baut yang dipasang pada bodi motor listrik;
b. Menggulung kumparan motor kutub bayangan'
2. palu dan obeng berbagai ukuran;
c. Menyambung dan memernis kumparan.
3. tang spi (bila diperlukan);
d. Memasang kembali inti besi seperti semula.
4. tang atau gegep untuk mencabut kumparan dan mengangkat stator dari
kompor;

5. gergaji untuk memotong kayu cetakan;

6. gunting untuk memotong dan mengerik tembaga, juga untuk membuat


berbagai bentuk kertas isolator;
aPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Mc.getuarka, st.rtor
ft
7. pisau (cutter) dan kertas ampelas untuk menghaluskan dan merapikan krrrrrp.rr;rnnya mudah untuk dibongkar, Anda tidak perlu mengeluarkan
semua sisi cetakan yang sudah digergaji; .,t.rlor dari rumahnya. Jadi, bisa lebih cepat
dan mudah. Kalau kedua tutup
8. kompor dan simawar (torch) untuk menghilangkan lapisan lak (pernis) rrrrnah stator ini Anda buka (lepas), kumparan pada stator bisa langsung
rlibongkar.
dan melunakkan tembaga;

9. bolpoin dan kertas untuk mencatat skema asli kumparan;

10. mistar atau penggaris untuk membuat berbagai bentuk kertas isolator
yang akan dipasang pada alur stator;
Tr:tr.rp kipels
11. mikrometer untuk mengukur diameter tembaga. rliconBkrl
dengan
mrnggunakan
Molor listrik *eb*lunr dit*ngkar obcng

ffi Gambar

2.2 TIGA CARA UNTUK MENGELUARKAN


2.1 Contoh peralatan keria

STATOR
Setelah semua peralatan kerja sudah siap, buka semua baut dari semua
penutup pada motor listrik untuk melepaskan stator dari rumahnya. Pada
['kmtruka t]aut tLtrut, brllrkang
dcngarr mengqunakan kurrt.i

vS
Kipa*

Ring per
d

|,.n,up \
irongkel clengru
nrertgigu:rak*n erbeng

n ry \ \\Ewry
.!.lrrH
brlnkang Kipus
Gambar z.z Contoh membongkar motor listrik dan komponennya
\

--*-- --,1

langkah ini sangat dibutuhkan ketelitian. Anda harus mengingat baut mana Selain itu, ada beberapa tipe motor listrik yang rumah statornya hanya
saja yang sudah dibuka supaya bisa tepat dan sesuai dengan aslinya saat mempunyai satu penutup, yaitu hanya tutup depan atau tutup belakangnya
memasangnya kembali. saja. Supaya kumparan di dalam stator model ini bisa Anda bongkar,
stator
haru' ciireluarkan dulu dari rumahnya. contoh motor listrik yang
Ada beberapa tipe motor listrik yang statornya disatukan (dipres) dengan
menggunakarr rumah stator model ini adalah motor kopling (clutch motor)
rumahnya. Pada umumnya, rumah stator ini mempunyai dua penutup, yaitu
untuk mesirr r;crdir dan beberapa tipe (merek) pompa air. perlu Anda
tutup depan dan tutup belakang. Keuntungan stator model ini adalah
ketahui bahwa di antara tipe-tipe motor listrik ada bentuk rumah stator
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik S.rttr l.ts,r Mcrgetuarkari stator q
A
yang sama (mirip), tetapi ada juga yang berbeda. Kalau bentuk rumah Mcntlororrg st.rtor mengguna ka n baut panja ng.
statornya berbeda, cara untuk mengeluarkan statornya juga berbeda Cara ini bisa dilakukan untuk motor listrik yang bagian depan rumah
(khusus). Berikut adalah contoh tiga cara untuk mengeluarkan stator yang statornya tidak memiliki lubang untuk memahat stator, yang ada hanya
tergantung pada bentuk rumah statornya. lubang bautnya saja (contohnya, rumah stator pada beberapa merek
pompa air). Untuk mengeluarkan statornya, ikuti langkah berikut.
1. Stator dipahat menggunakan bambu melalui beberapa lubang yang ada
di bagian belakang rumah stator (contohnya, rumah stator untuk motor a. Buka tutup belakang rumah stator.
kopling lclutch motorl). Untuk mengeluarkan statornya, ikuti langkah
berikut.
b. Keluarkan rotor dari dalam rumah stator.
a. Buka tutup depan rumah stator. c. Pasanglah baut (pada Gambar 2.4 ada tiga baut) yang berukuran 10
mm dengan panjang sekitar 1.2 cm (semakin panjang, semakin
b. Setelah tutup depan terbuka, keluarkan :"otor dari dalam.
bagus) ke dalam lubang baut yang ada. Tetapi ingat, panjang ketiga
c. Tumpukan stator ini pada dua balok kayu dengan bagian depan baut ini harus sama.
menghadap ke bawah.
d. Putar atau kencangkan semua baut secara perlahan dan bergantian
d. Selanjutnya, bambu (kayu) dimasuki<an ke setiap lubang. Pahatlah sampai stator bisa terdorong keluar.
semua sisi stator secara bergantian Cengan bambu tersebut sampai
stator bisa keluar dari rumahnya. 1etar.,i ingat, saat memalu bambu, Tiga Tiga bunh b*ut d*n61on panj*ng1 ulirldrrt
l*ba*6 I! em {s*nrakin p*njan6*rmahin lra$unl
Anda harus berhati-hati. *ipa*ons*-El"*,Y:\
Bamhrr Rurxsh {btxltl
lkarull silatnr

Ilngian
\,
\ M$fib\
belal+ang
runrah '# rP,in+
s{al0r rf,.d::

':+
!
I
{
Bagian

s
dep*n
rrmah
frt&t$r
Meqgt"6sangtr*r,
{mrrnutsr} keligs heili
aet:ar*r brr$qntiart
rurnggunak*n k*nci
Gambar u.4 Cara mengeluarkan stator menggunakan tiga baut panjang
Urnprr Lrbang unluk
nrernusukknn hnmi-ru Ktrtnprrarr

Gambar z.l Cara untuk meiepaskan stator dari rumahnya pada motor kopling
aPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Mengclu.rrkan Stator

3. Membuat tiga lubang yang baru pada rumah stator.


lkrrikut adalah beberapa saran yang perlu diketahui sebelum dan sesudah
Cara ini bisa Anda lakukan untuk mengeluarkan stator pada motor listrik
Anda mengeluarkan stator.
yang lubang baut rumah statornya sudah rusak dan juga pada motor
listrik yang rumah statornya tidak berlubang (contohnya, pada beberapa l. Cara memasang (merakit) kembali stator ke dalam rumahnya adalah
merek pompa air). Ketiga lubang ini dibuat untuk memasukkan alat kebalikan dari cara untuk mengeluarkannya. Supaya posisi stator bisa
gedor (drip/batang besi) untuk memahat atau mendorong keluar stator. seperti semula, Anda harus memerhatikan posisi stator sebelum
Untuk mengeluarkan statornya, ikuti langkah berikut. dikeluarkan.

a. Buka tutup rumah stator dan keluarkan rotor.


). Ketiga cara di atas mempunyai kekurangan, yaitu pelat stator di bagian
dalam (yang ditekan baut dan drip besi) akan sedikit rusak. Oleh karena
b. Buatlah tiga lubang (dengan posisi segitiga sama sisi) pada rumah itu, sebelum alurnya dipasangi mika, pelat stator yang rusak ini harus
stator dengan bor. Besar ketiga lubang harus disesuaikan dengan dibetulkan dan dirapikan dulu.
alat gedor yang Anda gunakan.
l. Kalau kumparan pada stator sudah dipernis, pasang kembali stator pada
c. Tumpukan rumah stator pada dua balok kayu. rumahnya dengan cara memahat semua sisi stator secara bergantian
d. Gedorlah (pahat) dengan hati-hati semua sisi stator secara dengan bambu (kayu) supaya tidak merusak (menggores) kumparan
bergantian dengan drip besi sampai stator bisa keluar dari yang sudah digulung ulang.
rumahnya.
2.3 CARA MELUNAKKAN TEMBAGA PADA KUMPARAN
Contoh
rurmah llampir semua kumparan orisinal pada motor listrik sudah dipernis. Salah
at&tar JrBng satu tanda bahwa kumparan sudah dipernis adalah kalau dipegang,
h*nya punya
$atu pfnutup kumparan tersebut terasa keras dan bentuknya sulit untuk diubah. Selain
itu, untuk mengetahui keras tidaknya lapisan pernis, Anda bisa mencongkel
kumparan tersebut dengan menggunakan obeng. Oleh karena itu, supaya
kumparan orisinal ini mudah dibongkar, Anda harus melunakkan semua
Memb,uat tigx, tubang dengan tembaga pada kumparan tersebut. Kalau tembaga sudah lunak, penelitian
*ara m*ngetxrrnya dengan
p**i*i segitigm *atr$l sisi
skema kumparan, pemotongan dan pencabutan kumparan dari stator bisa
lebih mudah.

Di samping membuat tembaganya lebih lunak (mudah dibentuk), pemang-


Sangan kumparan juga bermanfaat untuk mengetahui ukuran diameter
tembaga yang asli karena lapisan email (bahan isolator) tembaga juga akan
terlepas (hilang) sehingga pengukuran diameter tembaga akan lebih mudah
dan akurat.

Gambar 2.5 Membuat tiga lubang di bagian belakang rumah stator


kPanduanMenggulungUlangKunlparanMotorListrikSatuFasa r
Cunti:h stalnr tU.{**,"' *{\gf
'-i[i]
y*ongtlisiilrlkiln
drng:rl rurnahn3'lr #
{rr"rr"nnh siator ini
mcmpunr.ai drra
penrriup].
Feganglalr nrtr,r*h
statr]r iili cl(jlrgafl
t*ng:rn kiri.

l.intuk rr*rrger*hrri
ker;rs t idakn,va li:ipisall
pt'rnir. bisa drng*n rirnl
rrrncongkel kufil Jxrxln
{rrsrbut drngan
mtnggunakan oheng. Gambar 2.7 Contoh memanggang kumparan di atas kompor

Gambar 2.6 Contoh cara mencongkel kumparan 2. Kumparan disemprot api menggunakan simawar (alat penyemprot api).

Sebenarnya bisa saja kumparan yang masih dipernis ini langsung Anda
Ada beberapa macam simawar yang dijual di toko, mulai dari yang
bongkar kalau memang memungkinkan. Akan tetapi, untuk beberapa tipe
berbahan bakar minyak tanah sampai yang berbahan bakar gas atau
motor listrik, membongkar langsung kumparan ternyata memakan waktu elpiji. Di antara jenis simawar, yang paling praktis adalah yang berbahan
yang lebih lama dan juga lebih susah daripada menggulung ulang kumparan bakar gas.

itu sendiri.
Ksin harsah
yr'rn6 dib*lirk*rr
Perlu Anda tahu bahwa ada juga motor listrik yang kumparannya tidak kt: srkrlilinp4
rutttah st;rtcr
dipernis. Untuk tipe motor listrik ini, pembongkaran kumparannya bisa lebih
mudah dan lebih cepat. Contoh motor listrik yang tidak dipernis adalah 5 itt1lrtun r
Itr'r.lr l !{rrtB
kompresor untuk lemari es. Berikut adalah dua cara untuk melunakkan Lrrrt:*lrun
*- bak*r g*s
tembaga pada kumparan. Rurrtalr
$tiltrlr I

1. Kumparan dipanggang di atas kompor khusus, yaitu kompor yang sudah Krrmparan I
I

dimodifikasi supaya api yang keluar hanya tertuju pada kumparannya * -* --..,r
saja.

Gambar 2.8 Menyemprot kumparan dengan simawar


panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik satu Fasa

-n Berikut adalah beberapa saran yang perlu Anda perhatikan saat melunakkan
tembaga pada kumparan.
1. lngat, saat Anda mengerjakan kedua cara di atas, usahakan semua lilitan
tembaga tidak hancur. Perhatikan juga keadaan rumah statornya agar Meneliti dan Mencatat
tidak terkena api secara langsung, yaitu dengan mengarahkan api hanya
ke kumparannya saja. Selain itu, belitkan (tempelkan)juga kain basah ke
Skema l(urnparan
sekeliling rumah stator untuk mengurangi efek panas yang keluar agar
catnya tidak rusak. Sesekali kain disiram dengan air agar kain tetap
basah.

2. Demi keamanan kerja, Anda harus berhati-hati (jangan ceroboh) saat


menggunakan kompor atau simawar.

3. Awas, jangan sampai meledak atau terjadi kebakaran.


Angkat stator dengan menggunakan tang atau obeng besar dari kompor
kalau kumparan terlihat sudah cukup lunak. Hati-hati, tangan jangan sampai
4. Apabila lapisan pernis pada kumparan tidak bisa dihilangkan semua, terkena rumah stator. Kemudian stator ini didinginkan. Kalau proses
tidak apa-apa. Yang penting, tembaga pada kumparan sudah cukup mendinginkan stator ini terlalu lama, stator bisa disiram dengan air
lunak agar kumparan mudah dicabut dari stator dan diteliti skemanya. secukupnya. Tetapi ingat, jangan terlalu lama karena besi stator harus tetap
kering saat dipasangi mika atau kertas isolator. Stator bisa diteliti skema
kumparannya kalau sudah dingin.

).1 MENELTTT SKEMA KUMPARAN


Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat meneliti
skema kumparan:

1. sistem kumparan yang digunakan


Lihat dengan teliti, apakah kumparannya termasuk tipe dua kutub atau
empat kutub.

2. bentuk kumparan yang digunakan


Gambar 2.9 Contoh kumparan pada stator yang sudah dipanggang Perhatikan dengan teliti, apakah kumparannya termasuk kumparan
Kalau kumparan sudah terlihat cukup lunak, kita akan masuk tahapan untuk terpusat atau kumparan keranjang. Berikut adalah perbedaan dari
menggulung ulang kumparan yang selanjutnya, yaitu meneliti dan mencatat kumparan terpusat dengan kumparan keranjang:
skema kumparan.
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa M(.ll(,llllrl.tttMctlc.ttatSkeltlaKurlrpa,o,.flfl
a. kumparan terpusat
tlitlororrg lagi lebih ke dalam (mendekati sisi bagian dalam rumah stator)
Setiap kelompok kumparan (baik kumparan utama maupun kum- \upaya tidak menghalangi kumparan yang belum dimasukkan.
paran bantu), pada kumparan pusat terdiri (terbuat) atas beberapa
kumparan dengan bentuk dan ukuran yang bertingkat. Motor listrik satu fasa (motor fasa terpisah dan semua tipe motor
kapasitor) yang menerapkan kumparan terpusat lebih banyak daripada
b. kumparan keranjang yang menerapkan kumparan keranjang, terutama motor listrik buatan
Setiap kelompok kumparan, pada kumparan keranjang terdiri (ter- jepang dan Cina. Contoh motor listrik yang biasa menerapkan kumparan
buat) atas beberapa kumparan dengan bentuk dan ukuran yang terpusat adalah pompa air. Karena kepopuleran kumparan terpusat ini,
sama. semua ulasan pada buku ini adalah untuk motor listrik dengan
kumparan terpusat.

meneliti dan menentukan kumparan mana yang termasuk kelompok


kumparan utama dan juga kumparan mana yang termasuk kelompok
kumparan bantu.

Kurill.rararr
ut$mir
[ircla rrnpart
Arah *annbrrrr gan trnrbrgrr
Kumparnn kata* dilihnt tlari n*rs t k*lrrrirpokI
di anrara kumnaran
' 'Iali nil*n
Kumparsil tcrpuiat I

lpengikatl lur
Kt-trrtpariln
bantu ljuga
acla rnrpilt
kctulr:1:okI
Milsn
Ikertas
isalatnrf 4 rr&.
pen54halang f'r "'.3
kumpnran
5la1or
lkernl
Kump*rs*:r kalau dilihat dari atas Hcterengsq gembar:
Ar:rh *amhungan lrmh*ga Gar*bar ini adalall contoh posisi kumparan utarna <ian kumparan hnnrrr
ryt3 h:1!t t*ar_1ltor nur tipr: e nrpar kuruh-kurnparan rcrpusal
"l*t:l
Gambar 3.2 Contoh kumparan utama dan kumparan bantu pada motor listrik
Gambar 3.r Contoh kumparan terpusat dan kumparan keranfang
meneliti dan mencatat sistem sambung kumparan.
Perlu Anda ketahui bahwa biarpun berbeda, kumparan terpusat dan
kumparan keranjang akan menghasilkan tenaga elektrik atau tenaga Langkah ini sangat dianjurkan untuk benar-benar dipelajari dan dipaha-
putar yang sama kuat. Cara untuk memasukkan semua tembaga ke mi oleh semua pemula agar bisa siap menghadapi banyaknya sistem
dalam alur stator juga hampir sama. yang perlu diperhatikan adalah sambung kumparan yang digunakan oleh motor listrik satu fasa.

kumparan keranjang, yaitu setiap kumparan yang sudah masuk harus


Mcretiti dan Mcncatat skema Kumpa." qf
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa
Patokan (cara) sederhana untuk mengetahui sistem sambung kumparan
Ada beberapa sambungan pada kumparan yang harus diteliti, dicatat,
(terutama motor listrik tipe dua kutub-kumparan terpusat) baik untuk
dan juga diingat saat Anda meneliti sistem sambung kumparan. Berikut
kumparan utama maupun untuk kumparan bantu adalah dengan
adalah contoh beberapa sambungan pada kumparan yang harus diteliti
(lihat Gambar 3.3):
meniru (mengikuti) bentuk dan arah putar kawat spiral (pegas) yang
dipotong (dibagi) menjadi dua bagian yang sama. Sistem sambung
a. Ujung tembaga dari kumparan utama (U1) dan kumparan bantu kumparan utama dan kumparan bantu pada satu motor listrik biasanya
(81) yang menjadi sambungan central(pusat) atau yang disambung sama. Banyak sekali sistem sambung kumparan pada motor listrik satu
langsung dengan salah satu kabel dari colokan (steker) kabel listrik fasa yang meniru arah putar dari kawat spiral ini. Patokan ini juga bisa
(c1). digunakan untuk mengetahui bentuk dan arah sambungan di antara
b. Ujung tembaga dari kumparan utama (U2) dengan kabel dari kumparan medan pada motor universal.
colokan kabel listrik yang satunya lagi (C2) dan salah satu kabel dari
kapasitor (K1).

c. Ujung tembaga dari kumparan bantu (82) dengan kabel dari


kapasitor yang satunya lagi (K2).

d. Sambungan diantara kelompok kumparan (baik itu untuk kumparan


utama maupun untuk kumparan bantu).
Arah pu{ar Kawat spiral *ambungan kump*rau =
kaw*t spiral ditragi dua Amh putar ke$si $pir$l

Kurnpilrirn ut*mir

Xumparan Arah putxr Kawat xpinal Sambungan kumparan *


k*war *Fircrl dibagi du;r Arah put*r ka*at *piral
Gambar 3.4 Meniru bentuk dan arah putar kawat spiral

Dengan memahami arah putar kawat spiral, Anda bisa dengan cepat
mengetahui posisi semua ujung tembaga yang keluar dan arah sam-
bungan di antara kelompok kumparan. Sebagai contoh, kalau ujung
Ci f*loksn tembaga dari kelompok kumparan yang pertama berada di sebelah
Xctoraagu gral*n [$teker]
Canrbar ini adnlah cnnlnh beberapa sarnbungnn kumpar*n pada meitar kanan, ujung tembaga dari kelompok kumparan yang kedua akan
lislrik kspasitor rurr ripe dua kurub"kumparar lerpusat
berada di sebelah kiri. Begitu juga sebaliknya, kalau ujung tembaga dari
Gambar 3.3 Contoh beberapa sambungan kumparan yang harus diteliti

}
l',rrrrlrr,rrrMt'rligtrlrrrrg r.Jl.rrrli r(rrrrrparan M.trr Listrik satu Fasa Mt,rrt'lititl.tttMt,tltJtJtSkClll.Kttltt1l.tr.tttrit
kelompok kumparan yang pertama berada di sebelah kiri, ujung Krr,rram langkah di atas harus diperhatikan, diingat, dan dicatat, terus
tembaga dari kelompok kumparan yang kedua akan berada di sebelah rlrpr,lajari sampai Anda benar-benar mahir karena keenam langkah itu akan
ka na n.
rlrl,,unakan setiap kali kita ingin menggulung ulang kumparan pada motor
menentukan alur stator yang berisi satu kumparan dan dua kumparan l,rs.r terpisah dan semua tipe motor kapasitor.
(dari kumparan utama dan kumparan bantu). Anda juga harus
memerhatikan banyaknya alur untuk jarak dari kedua sisi kumparan
yang terkecil. Mengetahui isi alur stator dan jarak kumparan terkecil
).2 MENGUKUR KUMPARAN
l,rhap selanjutnya yang harus dikerjakan ketika meneliti skema kumparan
bermanfaat saat Anda memasukkan kumparan ke daram arur stator
.rdalah mengukur dan mencatat besar (keliling) setiap kumparan. Hasil
(pasti benar dan lebih cepat).
1lc'ngukuran kumparan ini sangat dibutuhkan saat kita membuat cetakan
Kum;rarar: terkrcil kumparan. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan cara yang tepat (akurat)
{pr;da r:onloh irri jrlr*k untuk mengerjakannya agar ukuran cetakan kumparan yang dibuat bisa
kedna *isi*ra a*{a r"lua .,ama dengan ukuran kumparan yang asli. Berikut adalah dua hal yang perlu
diketahui sebelum Anda mengukur kumparan.
l. Kumparan utama dan kumparan bantu pada motor listrik tipe dua
kutub-kumparan terpusat terdiri atas dua kelompok kumparan yang
Al!r;..r!q. letaknya saling berhadapan dengan bentuk dan ukuran yang sama. Oleh
.r p.g.4p, pa,1pr- ljp{rik
t.itrr ql.r.ta lnrtub f1:;rda r{^}xlt*lr karena itu, penghitungan jumlah gulungan tembaga dan pengukuran
ini ntia J4 xlurt
besarnya kumparan untuk dijadikan patokan saat nanti membuat
cetakan cukup dari satu kelompok kumparan saja, baik itu satu
l(urrrprrrnr t*rkecil kelompok kumparan utama maupun satu kelompok kumparan bantu.
[pacln runtnh irri j*rrirk
kedua sisirrl,l ilrllr
dua altrr)

liumparau
hirnlr {sdl
dux ktlttmpukl
rUur .F.iatqr *s{Je nt${{!r li{irrik
f ipr.,emJret kwub tpada r*nroh
ilri *nla ;],tr alrlrl

; Ket*r*ngan gamb*,r:
i C] *- &l*r *l;itor v*ng hcrix! :ei1tu kulnparan. Kunrp*r*rr
i I &]ur *fator vang hrriri du* kumparan {dari ktrmparan utitma uliurr* {xda
dan krr*n1l*rat hantul
Gambar 3.5 Contoh iumlah kumparan yang ada di dalam alur stator
Xtct6r&$g.$ gf,6brr1
5. menghitung jumlah kumparan di setiap kutub (satu kelompok fiambirr ini adalah rnntuh *ederh$na skrma kumpa*r*,r-;rng lain
{lxrh*da} elari rnorar listrik tipe du* kurrtb-kurtpar*il tt't"l}ulinl
kumparan).
Gambar 3.6 Skema motor listrik tipe dua kutub-kumparan terpusat
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa
Mt,rrclititl.rttMtttt.ttatSkctllaKumparandn
Kumparan utama dan kumparan bantu pada motor ristrik tipe empat
kutub-kumparan terpusat mempunyai empat kerompok kumparan Mt,rrl3,ukur secdrd tepat panjang, lebar, dan tebal kumparan.
dengan bentuk dan juga ukuran yang sama. oreh sebab itu, untuk supaya memperoleh ukuran yang cukup akurat, bagian yang harus
menghitung jumlah gulungan tembaga dan mengukur besarnya Anda ukur adalah bagian dalam sisi kumparan.
kumparan untuk patokannya juga cukup dari satu kerompok kumparan
saja, baik itu satu kelompok kumparan utama maupun satu kelompok
kumparan bantu.

$umber
list rik
A.C

Kurnp*iran b:{nlu (fid.i empat kelompokf

Gambar 3,8 Contoh bagian kumparan yang harus diukur


Kumparan utarna (adx ernpat kelornpak)
I. Mengambil sehelai tembaga dari setiap kumparan.
Cambur ini &dslirlr c*rrtoh rederhuna skerna kumparan y*ng l*ir: Cara ini paling disarankan karena paling mudah, praktis, dan hasilnya
tberbcdaf dari rantnr listrik tipc empat kutub.kurnp*ran terpuxst
cukup akurat.
Gambar 3.7 Skema motor listrik tipe empat kutub-kumparan terpusat
Kelompok kumparan yang pertama kali diukur adalah kumparan bantu
Ada tiga cara yang bisa digunakan untuk mengetahui ukuran asli setiap
karena kumparan bantu inilah yang pertama kali dikeluarkan dari alur
kumparan, yaitu:
stator. Kalau semua sudah beres, kita selanjutnya mengukur kumparan
1-. Dengan hanya menebak atau memperkirakan lebar dan panjang setiap utama. Berikut adalah empat langkah praktis dari cara nomor tiga yang
kumparan. dijelaskan di atas, yaitu mengambil sehelai tembaga dari setiap kumparan.
cara ini tidak disarankan karena hasir atau besarnya cetakan yang
dibuat sering tidak sama dengan ukuran asli kumparan.
1. Mengikat setiap kumparan.
Kalau sistem sambung kumparan dan jumlah kumparan sudah diteliti
dan dicatat, ikat setiap kumparan pada satu kelompok kumparan bantu
(pada ulasan ini mempunyai dua kumparan) menggunakan potongan

fi
Mt.rrt,liti(l.|l]M(.l](.rt.rtSkcrltaKUlrll).]r.lll4
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorLiStrikSatUFa5a

tembaga. Untuk kelompok kumparan yang Anda ikat ini, pilihlah Mtnggrtnting *atn
k*lnmp*k kumparnn
kelompok kumparan yang gulungan tembaganya tidak hancur atau t]&ntu {{iLl*r kurnPar*u}
masih utuh agar panjang tembaga yang akan Anda ambil masih asli .vang turlah diikat-
(tidak terpotong). Selain itu, jumlah gulungan tembaganya tidak akan
berkura ng.

Pengikatan kumparan sangat berguna agar semua tembaga di setiap


kumparan tidak saling terpisah dan tercampur dengan kumparan yang
lain sehingga penghitungan jumlah gulungan tembaganya juga akan Stntor f ang ttr<lttlr
dib*lik lNrsisitry*
lebih mudah. {yang acla ikatan
trmhir6irn,vn br:rudn
di tr*w;lhl

Gambar 3.lo Menggunting kumparan bantu yang sudah diikat

Selanjutnya, gunting semua tembaga pas di tengah-tengah kumparan


yang sudah diikat tadi. lngat, kelompok kumparan bantu yang tidak
diikat digunting belakangan setelah kelompok kumparan yang diikat
dicabut dari alur stator.

Cc:rtnh ujrlng
p$lr}ng{rn trfitbflga
rr."t n" j d:rri s*ttr keXornprk
kulnp&rltn bantu
r-*Yifl.J lp*rln g*rnb*r ini
ad* dua kutnpnr*n|

I[8 * Cottt(}]r *atu


kelornp*k l

k*mpanrn
Fada gamb*r ini, tii dalam satu keklmpok kumparan bantu trda tlrra b*ntu yaxg l

bdur-lr l

d'jq"lll:f i
Gambar 3.9 Contoh satu kelompok kumparan bantu yang sudah diikat
Gambar 3.11 Satu kelompok kumparan bantu yang sudah digunting
2. Menggunting kumparan bantu yang sudah diikat.
3. Mencabut (mengeluarkan) kumparan dari alur stator.
Kalau semua kumparan bantu sudah Anda ikat, balikkan posisi stator
Kalau semua tembaga sudah digunting, cabutlah kumparan bantu ter-
agar sisi kumparan yang sudah diikat dengan tembaga berada di bawah.
sebut dari dalam alur stator dengan menggunakan tang atau gegep
Parttlrran Merrggr,rlung Ularrg Kurnpar..lt M()l()t l.islrili S.itrr I .is.r
Merlt'lititl.tttMtltttatatSkcnlaKuttt1ratattrt

karena sangat surit jika dirakukan hanya dengan tangan.


seandainya
kumparan masih keras dan surit dicabut, coba kumparan
ini Anda
panaskan lagi sampai semua tembaganya benar-benar
runak dan
akhirnya mudah dicabut. rngat, saat mencabutnya, usahakan
agar tidak
terlalu banyak tembaga yang putus supaya nanti saat dihitung,
jumlahnya tetap atau tidak berkurang.
serain itu, contoh tembaga yang
akan diambir untuk membuat cetakan juga panjangnya pasti
tepat (tidak
membingungkan).

Kumparan yangi diguntirrg Pt:garrg yang kurrt


slulnr ini drrgan Dari setiap kumparan ini {ada drra kumparan} akan dianrbil $rhelai
tangrn kiri temlraga ufi tuk dij*dikan conlotrx saat mernbuat cetakan

Gambar 3.r3 Satu kelompok kumparan yang sudah dicabut

Kalau semua kumparan yang diikat ini sudah dicabut, dengan menggu-
nakan cara yang sama, cabut semua sisa kumparan bantu (kelompok
kumparan yang tidak diikat) supaya semua kumparan bantu (dua
kelompok kumparan) keluar dari alur stator.

S*kar*n64 di dalsm
st*tor hanya tinggal
{rcrsiaal dua kelomprk
kumpara* Lltams y:rr:g
jugn harun dieabut
{dikeluarkanl dari *l*r

Gambar 3.rz Mencabut kumparan bantu dari alur stator

Kumparan yang harus Anda cabut pertama kali adalah


kumparan yang
terbesar. setelah itu, cabut kumparan yang lebih kecil
secara berurutan
sampai semua kumparan di daram satu kerompok kumparan
bantu
keluar dari alur stator. contoh, kumparan ke-2 (terbesar)
) kumparan Gambar 3.t4 Contoh stator yang kumparan bantunya sudah dicabut
ke-1 (terkecil).
4 Mengambil sehelai tembaga untuk dijadikan patokan.
Langkah selanjutnya adalah mengambil sehelai tembaga dari setiap
kumparan (dari ukuran yang terkecil sampai yang terbesar). Contoh,
ruPanduanMenggulungLllangKur-rl1laratlMtlttltlistril<\.rtrrI.r.,.r Mt'rrt.lititl.tttMcttt.tt,ttSkclrtaKutrr1l.t,.,,.s;

kalau pada satu kelompok kumparan bantu ada dua kumparan, berarti
akan diperoleh dua helai tembaga yang akan dijadikan patokan atau
contoh untuk mewakili ukuran setiap kumparan saat Anda membuat
ceta ka n.

Kedua helai tembaga ini bisa langsung Anda ukur panjangnya menggu-
nakan penggaris atau bisa juga langsung dibelitkan ke cetakan fleksibel.
(Baca juga ulasan tentang cara memasang dan menyetel cetakan
fleksibel di Bab V.)
ros"
co,toh duir_heleri te*rtrrlga yarig
dianrbil mirsing-rrasirrg di.rri setiap
kump*ran di dalarn satu kelnmpok kurnpnrari"iranrr-r. ki:dua hr:lai' Katcmfigln grmbar;
lenrhag* i.i nn*ti,v* ::rknn dig.n*lkan ,irlittr rnrr,hLt.i r:cttko, l. [,lengikatkun:paran pada $$ttl
standa.r atalr lllerlrrtrl cetakan flrksihel. kelpmpok kunrparan utsm*r,
2" &rlu kelompok kumparrrn
uterm* yong hdum dikeluarrkan
dari *lur $t{ltor [k*l$mpok
kurrrp*ri*n y*ng k*eh-taf y*tr6
tidak diik$tl.
.1" Cor:t*h f,{ittor ysr}g ii{'ttttliri
kumparannya *uelah berhssil
clik*luarknn dr:rri olur eXatr si*p
untrrk qlibrr*rihk;ttt.
lr**rgL, d* mengeluarkan kumparan utama
"*rb*
Kalau semua kumparan utama sudah keluar dari alur stator, Anda juga
akan memperoleh patokan ukuran tembaga dari setiap kumparan pada
satu kelompok kumparan utama.
Gambar 3.t5 Mengukur tembaga dengan penggaris

setelah semua kumparan bantu keluar dari alur stator, di dalam alur Semua contoh tembaga yang sudah diambil, baik itu dari kumparan bantu
stator tinggal kelompok kumparan utama yang harus dikeluarkan. cara maupun kumparan utama, akan digunakan saat kita membuat cetakan atau
untuk mengetahui besarnya setiap kumparan pada satu kolompok saat kita ingin mengatur atau menyetel besarnya cetakan fleksibel.
kumparan utama sama saja dengan cara untuk kumparan bantu yang
sudah dijelaskan, yaitu dimulai dengan mengikat, menggunting, menca- ).3 MENGHITUNG JUMLAH GULUNGAN ATAU LILITAN
but kumparan dari alur stator sampai mengambil sehelai tembaga dari
Hitung jumlah tembaga pada setiap kumparan yang sudah diikat dan
setiap kumparan yang akan dijadikan patokan untuk membuat cetakan.
dikeluarkan dari alur stator dengan teliti, secara berurutan dari kumparan
yang terkecil sampai yang terbesar. Yang pertama kali Anda hitung bisa
kelompok kumparan bantu, atau bisa juga sebaliknya, yaitu kelompok
kumparan utama. Catat semua hasil penghitungan jumlah tembaga ini
densan teliti, beri tanda untuk setiap ukura4 kumparan agar tidak saling

i efrLrK
J trdrn pcrposirtero .,
1 drn f,earrloen -fl
[_Proliost Jore Tinor t
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Mcrr<atat Skerra Kur,paro,,
I
Merrt,liti <1,r.
IrI
tertukar. contohnya, untuk kumparan yang terkecil ditandai dengan 1L,
t3 (lurnlah lilitan pada kumparan ke-3) = 75
kumparan yang kedua ditandai dengan 12, dan seterusnya. Kalau perlu,
timbanglah semua tembaga bekas kumparan, ada berapa kilo beratnya, l4 (jumlah lilitan pada kumparan ke-4/terbesar) = 80
kemudian Anda catat. catatan ini bisa menjadi patokan saat Anda membeli
lrrg,rt, hasil catatan jumlah tembaga dan berat antara kumparan utama dan
tembaga. Kalau bisa, berat tembaga ini ditambah sedikit agar saat Anda
kurrrparan bantu jangan sampai tertukar (harus ditulis terpisah).
menggulung kumparan, tembaganya tidak akan kurang.

HltungJumlah temtm6* pcd* ujung potorgan darJ serisp kumpar*n ).4 MENGUKUR DIAMETER TEMBAGA
I l"fr
\(,rnua tembaga untuk menggulung kumparan pada motor listrik sudah
rltl,rpisi dengan bahan isolator atau email dari pabriknya. Oleh karena itu,
.rg,rr kita memperoleh ukuran diameter tembaga yang akurat, bahan
r.,olatornya harus dihilangkan dulu. Untuk menghilangkannya, tembaga bisa
rlipanggang (disemprot) dengan api (bisa menggunakan korek gas)' Kalau
S.tu Lsbrnpolknp*rn tutu {&rr Llnprmnt hahan isolatornya sudah terkelupas, bersihkan permukaan tembaga dengan
l,rngan sampai bahan isolator tersebut benar-benar hilang'
Deri setiap
kumpsran
pada eatu
kclo$lp{}k
kumpar*n
utarne inl
jug* akan
diafirbil **tu
helai tembaHa
unluk rontoh
srrat mBffrbuat
*etakan
*rtu trloulnrl hnpltrn trtrnr lrrrfr$rt lrrlrpuuf
Gambar 3.r7 Menghitung jumlah Iilitan tembaga pada kumparan

Berikut adalah contoh catatan hasil penghitungan jumlah lilitan tembaga


pada kumparan (satu kelompok kumparan bantu dan satu kelompok
kumparan utama):

1,. pada satu kelompok kumparan bantu:


L1 (jumlah lilitan pada kumparan ke-Uterkecil) = 75
Gambar 3.t8 Membersihkan permukaan tembaga
L2 (jumlah lilitan pada kumparan terbesar) = 80
Perlu Anda tahu, walaupun umumnya diameter tembaga pada kumparan
2. pada satu kelompok kumparan utama:
utama lebih besar daripada diameter tembaga pada kumparan bantu, ada
L1 (jumlah lilitan pada kumparan ke-j./terkecil)= 50
juga jenis motor listrik yang kumparan utama dan kumparan bantunya
L2 (jumlah lilitan pada kumparan ke-2) = 54 dibuat dengan menggunakan tembaga yang diameternya sama' Tembaga
Panduan Menggulung UIang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa Mt,rt'liti (l,rr Mcr(.rt.rt skt'rrra Kur,par""
EII
yang diameternya sama ini biasanya ditemukan pada motor listrik yang bisa lu,rs pcngurrci untuk besi penekan agar posisi silinder skala tidak
berputar bolak-balik secara otomatis. contohnya adalah motor listrik untuk beruba h
bagian penggilas (washing) pada mesin cucitipe manual.
rlua besi penekan (penjepit)
Sebelum mulai mengukur, Anda harus mengetahui dua alat yang bisa (r. besi penekan yang berada di bagian depan mikrometer
digunakan untuk mengukur diameter suatu benda, yaitu: Besi penekan ini tidak bergerak karena menyatu dengan ujung
1. jangka sorong (sigmat) rahang di bagian depan mikrometer.
Jangka sorong ini mempunyai ketelitian sampai 0,1- mm. Akan tetapi, besi penekan yang berada di bagian tengah mikrometer
alat ini tidak cocok untuk mengukur diameter tembaga karena kedua Besi penekan ini dihubungkan (disatukan) dengan silinder skala yang
rahangnya akan merusak permukaan tembaga yang sedang diukur
ada di bagian belakang mikrometer yang bisa diputar. Saat silinder
(diimpit) sehingga hasil pengukurannya sering kurang akurat.
skala diputar ke kanan, besi penekan akan maju ke depan
2. mikrometer (menutup). Saat silinder skala diputar ke kiri, besi penekan akan
Mikrometer adalah alat yang tepat untuk mengukur diameter tembaga mundur ke belakang (membuka).
karena mempunyai ketelitian (skala terkecil) sampai 0,01 mm. selain itu,
kedua besi penekannya tidak akan merusak permukaan tembaga
sehingga hasil pengukurannya lebih akurat daripada jangka sorong. oleh
sebab itu, alat ukur yang diulas di dalam buku ini hanya mikrometer.
Silindrr skala .ynlrg bira elipr*rtrr
{yong rnenyelrrbungl *ilindrr Lrteff&l
,lrrrrgka s{)r()nli lsii{nril I}
Silindrr
*keilxr
Brsi t,ttn&
p*nekan
yang di*m

Tuee E**i p*nekan


pengunri ya:rg bisa diputar
Gambar 3.zo Contoh mikrometer beserta bagian-bagiannya
Gambar 3.r9 Contoh jangka sorong dan mikrometer
dua silinder skala
Agar pengukuran diameter tembaga ini bisa berhasil, Anda harus menge-
tahui dulu beberapa bagian dan perbandingan skala pada mikrometer.
a. silinder skala utama

Berikut adalah beberapa bagian dari mikrometer yang harus Anda ketahui: Silinder skala utama berukuran lebih kecil dan tidak bergerak (diam)
dengan ukuran skala 0-25 mm.
IEPanouanMenequlUneUlang(UmparanMotoILl5tIlK)atUra5d Meneliti dan Me,catat Skema Kumparm
Iil
b. silinder skala yang menyelubungi silinder skala utama
silinder skala ke kanan sampai besi penekan menjepit tembaga. Tetapi
ini berukuran lebih besar dan bisa diputar karena
Silinder skala ingat, pemutaran silinder skala ini jangan terlalu keras agar permukaan
dihubungkan dengan besi penekan yang berada di bagian tengah tembaga tidak rusak atau tidak gepeng. Kalau putarannya berhenti,
mikrometer. Satu putaran silinder skala ini adalah maju atau jangan diputar lagi (jangan dipaksa).
mundur 0,50 mm pada silinder skala utama. Karena silinder skala ini
t. Kalau jepitan besi penekan dirasa cukup (pas), putarlah tuas pengunci
mempunyai 50 skala, skala terkecilnya adalah 0,50 mm/50 =
0,01 mm.
ke kanan agar silinder skala tidak berubah (tetap). Sekarang Anda
perhatikan angka (strip) yang ada pada kedua silinder skala untuk
O*25rnm uk nrer:lrnjuk mengetahui hasilnya.
Gari$ Llnf
lrns$enlukanl r.rngkn
psd* skrl* vang bixa
tliputnr
Diuxahakan ternbaga
Skele peite *llladcr ttih uta.rd yang akan dijepir {ditekanl
kandixinys lurux
O {t mrr}
Pinggir *ilindrr untuk 45 {O,*$ mm,
mrnr.rnjuk {mrnrntu kanl *0 {O,9* mal
angkx pada skala utama I 3$ lO,8S mml
I 3O tO,8O mal
t
26 1O,76 mul
Dua 1O 10,?0 xtn!
pLtt&ftrn lE (O,6d nnl
ll mrnl lO {O,6O pn}
S tSrf8 !trt sl
O {O,SO mm}
{6
I 40
Sstu 3$
putaran 30
{t},5 mm} a3
30
IS
10 Tcmbaga yang rudah bcrrih pcrmukaannya
l__ 5
0
ditrmsang rli ant*ra kcdua bffii penek*.n
mikrrxnetw. lalu ailindrr *kala diputar.
Slrh flrdr dllader ahal* yr*3 metycluhulgl rlllndct *LrIr utrmr
Gambar 3.zr Perbandingan skala pada mikrometer Gambar 3.zr Mengukur diameter tembaga

Berikut adalah tiga langkah yang harus Anda lakukan untuk menggunakan Misalnya, hasil pengukuran pada silinder skala utama menunjuk atau
mikrometer: melewati angka (strip skala) 1 mm, sedangkan silinder skala yang berputar
L. Tuas pengunci dibuka (diputar ke kiri) agar silinder skala bisa diputar. menunjuk ke angka 40. Maka, diameter tembaga tersebut adalah 1,40 mm
(lihat Gambar 3.23l..
2. Putarlah silinder skala ke kiri secukupnya agar besi penekan terbuka
(bergerak mundur). Selanjutnya, tembaga yang sudah dibersihkan
bahan isolatornya dipasang di antara kedua besi penekan. Terus putar
Mt,rrclrtitl.tltMt.ttt.tt.tt\lit.ttt.iKttltl1l.tt.,,.E|
EPanduanMenggu|ungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa
(,rrtolr lr.r,,rl dari pcrrclitian dan pencatatan skema kumparan yang asli,
lrrrrrl,rlr lilit,rrr, dan besarnya diameter tembaga untuk setiap kumparan
rlrtcrangkan oleh Gambar 3.24.

t i:rlnll

Itedua xk{Lla rnrnunjukk*rr: kalrtu diameter ttntbaga


y;rng tlilkur adalah 1,,*0 mm-

Gambar 3.23 Hasil pengukuran pada skala mikrometer


Cntgten deri *krme k*rqpsran di stes:
Coba dan berlatihlah untuk mengukur diameter tembaga dengan berbagai l. Kumparannya tipe dua kutub-kurnparalt lerpu$al.
2. letiap satu kclomlrok kumparan utarna ad:r ernpat kurnparan.
macam ukuran supaya Anda menjadi terbiasa (mahir). Perlu Anda ketahui EU- Diarn"rer ternbaga utilrlra= O,45 rnrn <lengan berat i1- J,l] erns.
bahwa tembaga yang digunakan untuk motor listrik yang dijual di toko Banyaknya lilitan seriap kumpar*n: I"1* 85, Ll= 85, L3= 90, L4* li0
{urulannya dari kumparan terkecil sarnpai krrmparan terbesar}.
biasanya mempunyai diameter yang nilainya berkelipatan lima, contohnya 3.-Setiap $atu kel{rmpok kumparan i:antu arla dlra kumparan.
0,40 mm;0,45 mm;0,50 mm. Q B= Diamrtrr tenrbaga bantr.r= 0,4 mm dengan he:rst +y'- ?,? ons,
Banynknya lilitar: setiap kuurparan: Ll* 128. L?* 128
Anda bisa saja mengukur tembaga tanpa harus menghilangkan lapisan
emailnya. Cara ini dapat dilakukan kalau Anda sudah terbiasa dan paham kunrparan bi.lr:tu
Centrrl * Titik bersambung"n3,u satrr ujung tembaga dari kumprran
akan perbandingan tebal lapisan email yang ada di setiap ukuran tembaga. utama dan kumparrrn bnntu dengan *alieih satu kabel dsri
Untuk mengetahuinya, Anda bisa menanyakan dan melihat ke toko yang rolokan ksbel listrik AC.
Fampa air semi-jet ini krdaya 1/2 PK, elen l{l mikrofaracl, dengan
menjual tembaga. Ukurlah tembaga yang masih baru, kemudian bandingkan arus 2,0 sfilpere-
hasil pengukuran pada mikrometer dengan besar diameter tembaga yang Gambar 3.24 Contoh skema kumparan pompa air semi-iet
tercantum pada tempat kemasannya. Cara ini dilakukan untuk mengetahui
lk'rikut adalah beberapa saran yang perlu Anda perhatikan sebelum Anda
seberapa tebal lapisan email tembaga, Tebal lapisan email ini biasanya
rrrencatat skema kumparan.
antara 0,04 mm sampai 0,05 mm. Contohnya, kalau hasil pengukuran pada
skala mikrometernya 0,49 mm, itu berarti diameter asli dari tembaga adalah L Gambar detail skema kumparan di atas hanya sebagai contoh saja.
0,45 mm. Kalau Anda anggap gampang, gambar skema tersebut bisa ditiru setiap
kali ingin mencatat skema kumparan untuk tipe motor listrik yang lain.
Akan tetapi, kalau masih terlihat rumit, gambar tersebut bisa
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa

disederhanakan lagi. Setelah hafal dan juga terbiasa, Anda hanya akan
mencatat skema sistem sambung kumparan, diameter tembaga, dan
jumlah lilitan tembaganya saja. Jadi, detail penjelasannya tidak perlu
Anda catat karena sudah hafal di luar kepala.
Memasang
2. Alangkah baiknya kalau Anda bisa membuat sendiri gambar detail
skema kumparannya (yang menurut Anda paling sederhana dan mudah
dimengerti). Yang paling penting, gambar skema tersebut mewakili
sistem sambung kumparan yang akan digulung ulang. Contoh gambar
skema kumparan yang sudah disederhanakan diterangkan oleh Gambar
3.25.

l)alam bab ini akan dibahas segala persiapan dan langkah kerja untuk
memasang kertas isolator ke dalam alur stator, mulai dari membersihkan
rtator, mengetahui berbagai macam bentuk dari kertas isolator, cara untuk
rnembuat bentuk dari kertas isolator, sampai cara memasukkan kertas
lrolator.

4.1 MEMBERSIHKANSTATOR
Sebelum memasang kertas isolator ke dalam alur, kondisi stator harus
bersih. Hal ini untuk menjaga agar kumparan yang sudah digulung ulang
tldak terkena bekas serpihan pernis, kertas isolator, dan kumparan yang
sudah dibongkar. Bekas serpihan itu bisa memperpendek umur kumparan
(cepat terbakar).

-yang sudah d isederhnnak*rn Untuk membersihkan alur stator dari serpihan pernis dan kertas isolator
U- 0,4S - 3,3 rrns S* O,4 - ?.? ons
LI- &5, L2* 85. L?= 90, L4= 9t) Li* :28. Lt- l?n yang tersisa, kita bisa menggunakan obeng kecil yang panjang atau sikat
Gambar 3.25 Contoh skema kumparan yang lebih sederhana kawat kecil supaya tidak ada bekas serpihan yang mengganjal mika untuk
alur yang akan dipasang. Bila perlu, semua bagian dalam stator dibersihkan
dengan sikat kawat besar dan diampelas sampai benar-benar bersih.
Mcrrr.rsarg Kcrtas lsol,rtor
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa fl;
Frgtlng $tal{}r irli i,,ol,ttor dengan tebal sekitar 0,20 mm sampai 0,25 mm dirasa sudah cukup
tlcngnn t*ngnn kin rrrr.madai untuk berbagai macam tipe motor listrik. Akan tetapi, yang paling
lr,rik adalah mengikuti ukuran kertas isolator bekas dari motor listrik yang
sr..dang dibongkar dan akan digulung ulang oleh Anda. Ukur ketebalannya
tk'ngan mikrometer.
l#w6...

Sik:rt karvlrt ire**r

Sikat kanat ker:il

{)tung ltt-'cil -yatrg ponjang

$trltt)r $$d{il: brrsih dntr *rieip


dipasangi kert;rs is*lnloi {rtiltsl fuIika rrrinv:rk hliko film

Gambar 4.t Membersihkan alur dan bagian dalam stator Gambar 4.2 Contoh beberapa ienis kertas isolator

tlcntuk kertas isolator (selanjutnya dalam buku ini ditulis dengan mika)
4.2 BENTUK KERTAS ISOLATOR rrntuk stator ada tiga macam, yaitu:

Salah satu poin yang penting dan harus selalu diperhatikan ketika menggu- l. mika untuk alur
lung ulang kumparan adalah jangan sampai tembaga atau kabel instalasi Mika untuk alur adalah mika yang akan dipasang pertama kali. Letaknya
listriknya berkontak atau mengenai badan stator. Kalau sampai terjadi, berada didalam alur.
kumparan bisa cepat rusak (cepat terbakar) dan kemungkinan tersengat
setrum listrik sangat besar. Karena hal tersebut sangat penting, semua tipe
2. mika penghalang
Mika penghalang dipasang di antara kumparan utama dan kumparan
motor listrik harus memasang kertas isolator yang baik, kuat, dan juga tahan
panas di antara kumparan dengan badan stator. Jadi, Anda yang akan bantu. Ada yang dipasang di dalam alur atau di luar alur. Mika ini
berguna untuk membatasi supaya tidak ada tembaga dari kumparan
menggulung ulang kumparan juga harus memerhatikan kualitas kertas
utama yang mengenai tembaga dari kumparan bantu.
isolator. Di samping itu, Anda juga harus teliti dan rapi saat memasang atau
memasukkannya ke dalam alur stator. Pada umumnya, mika penghalang dibuat dengan ukuran yang lebih tipis
bila dibandingkan dengan ukuran mika untuk alur dan mika penutup
Ada beberapa jenis kertas isolator, tergantung kebutuhan, contohnya
alur. Dengan menggunakan ukuran yang lebih tipis, ruang di dalam alur
Presspahn, mika film, mil<a kertas, mika minyak, dan krempel. Kertas

*"
EPanduanMenggulungU|angKumparanMotorLi5trikSatUt.rS.l

masih cukup lapang (luas) sehingga pemasukan kedua kumparan


ED
menjadi lebih mudah. Kalau mika untuk alur dan mika penutup alur
.rda (hancur), Anda harus mengukur alur dengan menggunakan
penggaris. Berikut adalah dua langkah untuk mengukur alur.
Anda buat dengan mika yang tebalnya 0,25 mm, mika penghalang harus
Anda buat dengan mika yang tebalnya sekitar 0,10 mm sampai 0,15 a. Langkah yang pertama adalah mengukur lebar alur. Lebar alur yang
mm. harus Anda ukur jangan sampai melewati atau melebihi bibir alur.
Selain itu, dapat juga Anda mencoba (mengepaskan) dulu lebar alur
3. mika penutup alur
dengan mengunakan mika bekas yang tidak dipakai. Kalau sudah
Mika penutup alur berguna untuk menutup setiap kumparan kalau
pas (tepat) dengan lebar alur, Anda tiru lebar mika bekas itu.
semua lilitan tembaganya sudah masuk ke dalam alur. Sedangkan cara
Setelah berhasil mendapatkan ukuran lebar alur, selanjutnya Anda
pemasangannya adalah harus tepat (pas) di bawah bibir alur dengan
harus mengukur panjang alur.
Iengkungan bagian tengahnya tidak sampai melewati bibir alur agar
kumparan tidak terkena putaran rotor.

Mika pr*utr"rp lrlur -virng Kurnp*ran


bagien tcng,kungan atasn-yn bantu
jangan nrrlen'ati bibir alur

Mikri
p*rtglr*1:rng
di antars
kttrrtprnrlr

Gambar 4.3 Contoh posisi mika di dalam alur stator


h{e*coba lebar alur
dengnn menggunal.<an
4.3 MEMBUAT BENTUK MIKA p6ton&an mika bekas

Setelah stator sudah bersih, selanjutnya siapkan mika, gunting, penggaris,


Gambar 4.4 Mengukur lebar alur
dan pulpen untuk membuat bentuk potongannya. Berikut adalah contoh
cara membuat mika untuk alur, mika penghalang, dan mika penutup alur.
b. Langkah yang kedua adalah mengukur panjang alur. Cara untuk
mengukur panjang alur ini sama saja dengan cara untuk mengukur
'),. Cara membuat mika untuk alur lebar alur. Hanya saja penerapannya ke mika akan berbeda sedikit,
Kalau mika bekas dari kumparan yang sedang dibongkar ini ada, Anda yaitu panjang alur harus ditambah atau dilebihkan sekitar l-2 mm.
bisa langsung meniru ukurannya. Kalau ternyata mika bekasnya tidak Dengan adanya tambahan panjang ini, kedua ujung mika nantinya
dapat dilipat, dengan panjang setiap lipatan sekitar 3 mm. Supaya
mantap, ukurlah panjang mika bekasnya. Contoh, kalau panjang
l'.rrrduan Mcnggulung Ulang Kuntparan Motor Listrik
Satu l.rs.r E-
alurnya 4 cm, mika yang digunting panjangnya 5,2 cm. Setelah
Cara membuat mika PenutuP alur
kedua ujungnya dilipat 3 mm, panjang terakhir mika
untuk alur ini Ukuran panjang, lebar, dan jumlah mika penutup alur sama dengan
adalah 4,6 cm.
mika penghalang. Yang berbeda hanya ketebalannya saja, yaitu mika ini
lebih tebal.

ll{i*tar
{prn$qari*l n
w
ff
@T

l(+t rt*Sin Sambiti


l.-*;tkfr, ginting, trulprrin dan rni*tar. 'fenrs l:unl pola padn nriko
2. ["Ieng;ur,iing mika rtntuk alrrr r'esuai rtkttran'
Gambar 4.5 Mengukur panjang alur ]. Crra rrtelipat ujung mikar untuk *rlur-
*, C""itrll *lka ttittrrt* oiur ynng belurn dilipxl dan yanq surt"h dilipal'
Setelah lebar dan panjang alur diperoleh, kemudian 5, Cam mcnekUk krctr"t;r risi mi&a rrb't'lgnl dinrlsltkkr.rtt kt' drrl;rtrt trlltr
buat potongan lsg6r lehih m*dah|'
bentuk mika sesuai dengan jumrah arur pada stator (umumnya t. irint"l, nrika penglurtang dar: mika petrutup alrtr'
ada 24
alur)' Kalau semua mika sudah dipotong, Iipatrah kedua Gambar 4.6 Membuat bentuk mika
ujung setiap
mika sesuai dengan panjang mika bekasnya atau
kalau mika bekasnya
tidak ada, Anda bisa mengikuti panduan yang sudah dijelaskan.
4.4 CARA MEMASANG MIKA
sekarang semua mika untuk alur siap untuk dimasukkan
ke dalam alur.
Kalau semua potongan mika untuk alur sudah dilipat kedua ujungnya, mika
2. Cara membuat mika penghalang
tersebut bisa dimasukkan satu per satu ke dalam alur. saat memasang,
Panjang mika penghalang harus sama dengan panjang lebar mika terhadap alur' Lebar mika jangan
mika untuk alur Anda harus memerhatikan
yang sudah dilipat (pada contoh, 4,6 cm). Karau
untuk rebarnya, sampai melebihi bibir alur. Kalau lebih, guntinglah pinggir mika seperlunya.
biasanya setengah dari rebar mika untuk arur
atau disesuaikan dengan selain itu, lipatan pada kedua ujung mika harus tepat berada di luar alur.
kebutuhan. Sedangkan jumlah dari mika penghalang yang
harus Anda Kerjakan dengan teliti sampai semua alur stator terisi oleh mika untuk alur'
buat sama dengan jumlah mika untuk alur.
EPanduanMengguIungLllangKumparanMotorListrikSatUFaSa il
Sedangkan mika penghalang dan mika penutup alur akan dipasang saat
kumparan dimasukkan ke dalam alur stator.

lSagiar lrrlLlar alur Memhuat Cetakan

Lipnt*n pada
ujung mikn

( etakan sangat dibutuhkan untuk menggulung ulang kumparan. Di samping


k.bih cepat, hasil gulungan (lilitan) tembaganya akan lebih rapi daripada
llenggulungan ulang secara langsung dengan tangan. Kalau hasil
gulungannya rapi, pemasukan semua tembaga ke dalam alur stator akan
rnenjadi lebih mudah. Ada beberapa macam bahan yang dapat dipakai
Keterragan gamher: untuk membuat cetakan, contohnya kayu, tripleks yang disatukan, tieblok,
I tulemasrrkkan rnrk* -l'ang s*rl*h tlilipat krcllrr ujnngnya ke tia[rm
dan bakelit. Untuk menentukan bahan mana yang akan dipakai, carilah yang
Jlut s!tt(}l
? Contr:h p*siti-njtrng nrika 3"ang nrrctalr dilipat pnda hagian mrlurr mudah didapat dan sesuai dengan kebutuhan.
*lur'. Drr",s,hr.kan $ritiap k*ri rr:*nrir*ukkan *rik* kr crtiiar:r *lur
selalu rnenrlerlratikan posisi lipalan ujtrng mik;r lkrdu* lipitan lngat, setiap kali membuat cetakan, Anda harus selalu meniru atau
ujlrng.rnik:r harus pu* pad;r b*grun teri*aial"rr at*u urrncnqxll.
- {1olrl(ll'! sutrr r*ik*r
3- mengikuti ukuran asli setiap kumparan yang akan digulung ulang. Juga,
"vang sr.rclah itasuk kt. rlal*rn ulrrr.
4. Contoh memasukkan mika vang kedua ke dalanr alur. sebelum membuat cetakan, hitunglah berapa jumlah kumparan yang ada
$,
!11ua {U *ltll15tah icrisi ririka.
pada satu kelompok kumparan bantu dan satu kelompok kumparan utama.
Gambar 4.7 Memasukkan mika ke dalam alur
Misalkan pada satu kelompok kumparan bantu ada empat kumparan,
berarti jumlah cetakan yang dibuat juga empat buah. Aturan ini juga berlaku
ketika kita membuat cetakan untuk satu kelompok kumparan utama. Kalau
sudah dihitung, ukurlah keliling (besar) setiap kumparan. Hasil pengukuran
ini akan diterapkan saat membuat cetakan. Cetakan yang pertama kali Anda
buat bisa digunakan untuk kumparan bantu dulu atau untuk kumparan
utama dulu, terserah Anda.

Iipe dan bentuk cetakan ada beberapa macam, tergantung pada model
kumparan yang akan digulung ulang. Pada bahasan kali ini akan dijelaskan
cara untuk membuat dua tipe cetakan yang bagus dan cocok digunakan
untuk menggulung ulang berbagai macam tipe kumparan pada motor listrik.
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa
Mcr.tru.rtcctaka. ]ff|ll
5.1 CETAKAN STANDAR
Lub.rrrg tr"rrgatr
contoh atau patokan ukuran keriring kumparan yang paring tepat digunakan
untuk membuat cetakan tipe ini adalah panjang, rebar, dan ketebaran

ffiffire
kumparan' Model cetakan dan cara ini mempunyai kerebihan, yaitu
gulungan kumparan yang didapat akan rebih presisi. Akan
tetapi, kegunaan
dan pemakaiannya tidak fleksibel karena hanya dapat digunakan
untuk satu
tipe motor listrik saja. Jadi, setiap kali ingin menggulung ulang motor listrik
(ontnh ernp::! h$ah pauxrfi t'ftitkfin
dengan tipe yang baru (berbeda), Anda harus membuat lagi cetakan yang
baru. Untuk membuat cetakan tipe ini, Anda bisa mengikuti beberapa *r:rt[uh lepi ltr]irtggirl p*pilll tetitkirlx yilIr]l
tahapan berikut.

1.

l!-l
Membuat papan cetakan. ?dptaks
Setelah semua ukuran dari setiap kumparan (panjang, lebar, dan l

ketebalan) Anda catat, siapkanrah bahan untuk membuat cetakannya. (lt:trltrh $LlNurl;in
pap*n rcfakren
Bahan pertama yang harus Anda sediakan adarah papan kayu yang krll&rt dilihfil dilri
tebar
dan jumlahnya sama dengan kumparan yang akan digulung ulang. *ampitrgl
Kalau
kayunya terlalu tebal, tipiskan dengan menyerutnya supaya sama Gambar 5.1 Contoh papan cetakan untuk cetakan standar
dengan tebal kumparan. Serain menggunakan kayu, ada juga cara yang
Membuat papan penyekat.
lebih cepat, yaitu dengan menggabungkan beberapa rembar tripreks
Kalau semua papan cetakan sudah beres dan rapi, tahapan selanjutnya
atau bakelit. Lembaran tripreks bisa digabungkan dengan rem dan
adalah membuat papan penyekat atau lapisan di antara cetakan. Bahan
dipaku supaya kuat.
yang paling cocok (ideal) untuk papan penyekat adalah tripleks atau
Gergaji semua kayu sesuai dengan panjang dan lebar kumparan yang bakelit yang tipis. Semua papan penyekat ini harus mempunyai tebal
sudah Anda catat. Karau bisa, bagian tepinya bisa rangsung Anda potong yang sama. Sedangkan untuk besarnya (panjang dan lebarnya) harus
agak menyerong. Akan tetapi, jika susah, kayu bisa dipotong rurus
duru. dibuat melebihi besar semua papan cetakan, yaitu ditambah sekitar 3
Setelah kayu terpotong sesuai dengan ukuran, baru tepi kayu cm atau .disesuaikan dengan kebutuhan supaya nantinya bisa cukup
diserongkan menggunaka n cutter atau gerinda ristrik. penyerongan untuk menampung semua tembaga yang akan Anda gulung' Jumlah
semua cetakan ini berguna supaya pelepasan semua kumparan yang papan penyekat yang harus dibuat dilebihkan satu buah, contohnya
sudah digulung bisa lebih mudah. Kalau semua kayu sudah diserongkan, kalau papan cetakannya empat buah, papan penyekat yang dibuat
haluskan permukaan bekas potongan di setiap kayu dengan harus lima buah.
ampelas.
Pada semua papan penyekat harus dibuat celah (alur) yang lebarnya
cukup untuk lewatnya tembaga sambungan di antara kumparan. Celah
di setiap papan penyekat berguna untuk memindahkan tembaga dari
satu bentuk kumparan ke bentuk kumparan yang lainnya, yaitu supaya
pada rangkaian kumparan (yang sedang Anda gulung) tidak ada
tembaga yang harus dipotong (digunting).
Merrrlruatcctaka.
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa 4f
Celah at:ru alur untruk tembaga
I
t
:,"i;'**ffi
ffi
&!@e

ffi

Ring
prlat
Lima bush p*pen pcflyrker dilihst dari <iepan

Su*unalr
n
p*pa$
prnyf,kat il
dan papan
cetakan
k*lau dilihat
dari samping
ruil 1
Ka5"u
pe!1rfgang

Gambar 5,2 Contoh papan penyekat untuk cetakan standar


csnloll Bu$unfifl papan relakan d*n penvekat "l,{rn}i disatukqn atau
diprcr pada baut panjang yang akan digp.rnakan larrg**ng untuk
Semua papan cetakan dan papan penyekat harus dilubangi tepat di bagian nrenggulung knmparirn clengan cara dipegang cleng*rn taRgan

tengahnya dengan bor. Besar lubangnya harus sesuai dengan besar batang Gambar 5., Contoh cetakan standar yang sudah disatukan

besi berulir yang berguna untuk mengepres atau menyatukan semua


cetakan. Batang besi berulir ada dua macam, yaitu yang terpasang pada 5.2 CETAKAN FLEKSIBEL
kepala mesin penggulung dan yang terpisah (bisa dipegang). Cetakan
Untuk memenuhi kebutuhan menggulung ulang berbagai macam tipe motor
standar bisa langsung digunakan untuk menggulung kumparan dengan cara
listrik yang banyak beredar di pasaran, kita sangat memerlukan cetakan
menyatukan semua cetakan pada batang besi berulir yang terpisah (baut
yang fleksibel, yaitu cetakan yang bisa diatur (disetel) besarnya. Beberapa
panjang). Tangan kiri memegang bagian belakang batang besi berulir,
keuntungan yang diperoleh kalau Anda menggunakan cetakan fleksibel, di
sedangkan tangan kanan memegang tembaga yang akan digulung. Akan
,rntaranya, adalah
tetapi, cara ini mempunyai kekurangan, yaitu hasil gulungan kumparannya
kurang rapi dan waktu penggulungannya juga lebih lama sehingga meme-
1. Anda hanya membutuhkan satu model cetakan saja untuk menggulung
ulang berbagai ukuran kumparan motor listrik (lebih praktis).
galkan tangan. Sedikit saran, kalau Anda ingin memperoleh hasil yang lebih
rapi lagi, cetakan standar harus dipasang pada mesin penggulung. 2. Cepat dan gampang untuk mengubah ukuran pada cetakannya, yaitu
untuk menyesuaikan dengan banyaknya ukuran (model) kumparan.

L
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Mt:rrrlrrrat Cctak.r,
s|
Berikut adalah tahapan dan contoh bahan yang dibutuhkan untuk membuat rrrt'rnerhatikan posisi paku. Anda usahakan memalu pakunya lebih ke
cetakan fleksibel. rl;rlam supaya tidak ada kepala atau bagian paku yang menonjol keluar
1,. Membuat papan cetakan yang pertama. (lilitan tembaga tidak akan terkena paku) pada permukaan papannya.
Coba Anda sediakan lima papan kayu atau tripleks yang sudah
disatukan, yang masing-masing berukuran:

a. panjang 28 cm, lebar 10 cm, dan tebal cm; 1- sllt u& Iln*,lrilva, liecitra
bcrrrnrlan cl*rr pr*parr
kltlur cli.rri :rtirB {L},
b. panjang 23 cm,lebar 10 cm, dan tebal 1 cm; sar:rpni 1'urtg, 5 {'nt
pirling lran tl't
c. panjang 18 cm, lebar 10 cm, dan tebal 1 cm; tAl

d. panjang 1-3 cm, lebar 10 cm, dan tebal cm; 1-

e. panjang 8 cm, lebar 10 cm, dan tebal 1 cm.


Bair*n ultuk (:rlak{ rt llt'ksilx,l
int hi.sa tl*rr prp;-rrr kn-vu tillrrr
turnpuknrl triplrkli *lnrr tnrkr:lit fi r-rn
dir*tukar:. Gambar 5.5 Susunan papan kayu sudah berbentuk undakan tangga
1'artg

Setelah semua papan kayu menyatu dengan kuat dan rapi, potong
$*mua bahur: han:s kedua pinggir papan di setiap tingkatan sekitar 0,5 cm sampai 1 cm
disntuk;*n xgar 1ll crn
herht'ntuk unrtrrkan (sesuai dengan kebutuhan) supaya cetakan berbentuk punden berundak
I *tt1i5i;t drngrn r:*ra (lihat Gambar 5.6). Sedangkan urutan papan yang dipotong adalah
dilrnr dan dipakrr 23 rm
eg&f kuftt. dimulai dari papan kedua dari atas (D) sampai papan yang paling bawah
(A).
r\. B, C. t). Ii arlalrrl:
unll$n fitl&k6lifrrr Fing,gir si*i bagi*n ates pnp{rrr
FA(i$ pap;ltr 38 ctr
t.rt{}k{r}l yil tlg fl k.{ n clis*rongh*rr
i:{'Erk&rl.
A * Tin$k*t*n
mrninrli durl bnsinn
-!,srl
g $arrrl parrjarlg
vxlrg ;:xlin6
bnu'atr.
li * Tingkatan
yans frtakan suelnh
prling digrrgxji nrtinp
rtlas. pinggirnya
l0 cm

Gambar 5.4 Contoh ukuran bahan untuk membuat cetakan fleksibel


ftngsir bagian kanan papan ret{k:rn sudeh
Susun semua papan supaya berbentuk undakan tangga (lihat Gambar digergtji f],S I) 1 cm {ter{44$tr'rng ketrutuhan}'
5.5). Kalau sudah Anda susun dengan rapi, satukan semua papan itu
dengan lem dan paku. Tetapi ingat, saat memalu paku, Anda harus Gambar 5.6 Papan cetakan yang sudah berbentuk punden berundak
aPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Merrtruat cetakan
ft
Tingkatan-tingkatan pada papan cetakan ini sengaja di,ruat supaya
Mcmbuat papan cetakan yang kedua.
nantinya cetakan bisa digunakan untuk menggulung ser aligus dua
Cctakan fleksibel ini baru bisa digunakan kalau ada dua buah papan
kumparan berukuran sama dari dua kelompok kumparan /baik dari
cetakan. Oleh karena itu, kita harus membuat satu lagi papan cetakan
kumparan bantu maupun dari kumparan utama). ltu artinya,::tiap kali
dengan cara, ukuran, dan bentuk yang sama dengan cetakan yang
cetakan ini digunakan, kumparan dari dua kelompok kumparan bisa
pertama.
digulung semua. Oleh karena itu, setiap tingkatan pada papan
cetakannya juga harus Anda bagi dua. Kalau, misalnya, panjang pa,:an di
Fapan eet;rk;ln yang pl"rtama dilihat d*ri a*mping
setiap tingkatan 5 cm, masing-masing bagian untuk kumparannya
menjadi 2,5 cm. Selanjutnya, keempat pinggir sisi bagian atas pada
setiap tingkatan harus diserongkan dengan ukuran yang sama (pada
Tsrnp$i $iku
setiap bagian ada dua yang harus diserongkan).

Pinggir *iai bagian

3 crn
*l*l
*-J
l.rrhang
2,5 crn *cknrp
*: I

{:l
+a -"! Cm

Papan cetokan yang krdua dilihat dan trewah

Gambar 5.8 Contoh cetakan fleksibel yang sudah jadi


yang diserurHkan

*lrnyemngknn krcmpot pinggfr sisi hagian $!flri .riipttdtp filgkdrtan ,mdo Membuat pengganjal di antara papan cetakan.
papnjl ertr{i;dr} fdi.t*:trtrp hcrgrnr rdn drral
Pengganjal ini berfungsi untuk mengatur lebar atau besarnya cetakan,
Temllst ufl ! u k nierl g&rrlrl rlg hrlrrff l:ok k rr nr grnran FrrtJr irla yaitu untuk menyesuaikan kedua papan cetakan dengan besarnya
kumparan yang akan digulung ulang.
C'orldrr s{rru peJrdn
e'dl(r*(,rn g{rflg $frft rr{J
Coba sediakan beberapa batang kayu dengan panjang sekitar 5 cm,
pinggirsisi bagian lebar sekitar 3 cm, dan tebal sekitar 2 cm. Semua batang kayu ini bisa
a{rrsrga *urfrrh
distrungkon Anda gunakan untuk mengganjal kedua papan cetakan.
{Fn xln ffJ{xknn
sudah jadil. 4 Membuat pengganjal tambahan (ekstra).
Sediakan juga beberapa potongan tripleks atau bakelit dengan panjang
sekitar 5 cm dan lebar sekitar 3 cm. Pengganjal ekstra berguna untuk
Gambar 5.7 Menyerongkan bagian pinggir papan cetakan menambah besar cetakan agar lebih tepat dan akurat. Semua
pengganjal ini bisa dipasang pada satu papan cetakan atau kedua-
Haluskan (rapikan) semua sisi yang sudah Anda serongkan tadi
duanya, terserah Anda.
menggunakan kertas ampelas atau gerinda listrik. Kalau sudah halus dan
rapi, satu papan cetakan (yang pertama) sudah berhasil Anda buat.
Merrrlrrrat (clak,rrt
aPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa 4
lr r,nrpat baut sctcl
Kcompat baut setel akan dipasang pada kedua siku, yaitu setiap siku
tlipasangi dua baut setel. Posisi semua baut setel ini harus disesuaikan
dengan posisi alur yang ada pada pelat penahan cetakan di kepala

%'
areifr&ffisffiEi*

re
re
nft.oni'lrbak*ri'l
rnesin penggulung.

lF,,-w-
Pllp*rn r*takan
rlililrat clari at;rs
F'engganjul di *nlelra parp*n Fftrgganjnl rk-clt'it {t*rhlrrrt
f$laklrrl {trrhu*l dtri kayu} dari triplrl< dan bakrlitl
Gambar 5.9 Contoh bahan pengganjal cetakan "6#mx#d
a

5. dua buah siku dari besi atau aluminium h.,lfi,!ftffi*


Dua buah siku dari besi atau aluminium berfungsi sebagai tempat lHFr*'{l-l'.ffi
(dudukan) empat baut setel. Setiap siku dipasang pada bagian belakang
Dua huah haul srtrl
setiap papan cetakan dengan menggunakan dua buah sekrup. Saat yang *ktrtr dipn*nng
kedua siku dipasang, Anda harus memerhatikan posisinya supaya tidak mrrr dan ring Plat lehar $ekrrtgr patia pelal prnahan.
,

menghalangi saat ingin melepas kayu pengganjal dan kumparan dari Gambar 5'tt Contoh posisi siku dan baut setel pada papan cetakan
cetakan. Lebar siku juga jangan melebihi lebar cetakan supaya tidak
K,rlau semua bahan sudah dibuat dan dipasang, cetakan fleksibel sudah siap
menggores kumparan yang sedang digulung. Pada setiap siku harus
rligunakan untuk menggulung kumparan.
dibuat empat lubang, yaitu dua lubang untuk baut setel dan dua lubang
untuk sekrup.

[.uhunp L*har uiku inijang*n


s*krup r*r'trrbihi lebar papan
c{:trirkan

*
Bel:rrapn kalu untr,rlt m*nggirnjnl
l"uh*ng b*r*r c*t*katr
elrrr nrilngalttr
b&ut sctrl
II*tcroag.a* grmhar
{3na prrpan crtakln sudah dipas*ngi h*herapa kalrr p*ngtr4anial dan
f;*nrrrh d*a *ikrr Sikil lpBda *nnloh *iik;rr derrg,atr k*ret
dnri br*i ini d*ri alunriniunrl #tra bunlr barrt xctrl
Gambar 5.12 Contoh cetakan fleksibel yang siap digunakan
Gambar 5.io Contoh siku untuk tempat baut setel
Panduan Menggulu.g Ulang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa
3
Berikut adalah dua saran yang perlu Anda perhatikan saat membuat
cetakan.
1.. cara membuat cetakan yang sudah dijelaskan di atas hanya untuk
motor listrik yang berdaya maksimum sekitar 200 watt. perlu Anda tahu Membuat Mesin
bahwa pada umumnya motor listrik yang berdaya besar mempunyai
ukuran kumparan dan diameter tembaga yang lebih besar juga. Jadi,
Penggulung (etakan
kalau Anda ingin menggulung ulang kumparan untuk tipe motor listrik
yang berdaya besar (200 watt ke atas), Anda harus membuat lagi
cetakan dengan ukuran yang lebih besar.

2. Agar mendapatkan ukuran yang cukup akurat saat membuat


perbandingan ukuran setiap tingkatan pada papan cetakan, lebih baik
Anda menggunakan contoh ukuran kumparan yang asli dari satu tipe Mr:sin penggulung cetakan dibutuhka n untuk mempermudah penggulungan
motor listrik yang paling banyak dijual. ktrmparan pada cetakan. Selain itu, hasil penggulungan kumparannya bisa
k'bih rapi.
- -e&
q$ffi.il
'i# Ada beberapa jenis mesin penggulung cetakan, mulai dari yang paling
lr
ta se derhana sampai yang otomatis, dari yang termurah sampai yang
{s
Icrmahal, apalagi sekarang juga sudah ada mesin penggulung yang
&ril
&
t r$ dilengkapi dengan counter penghitung dan sistem untuk mempercepat
Conl<rh p*pirrr c*takeln rrr:tuk mrrrgglulung kurr p$rail rfiotor putaran. Ada banyak toko teknik yang menjual mesin penggulung, tetapi
JS$ rvatl k* lraw,ah
sayang, harganya masih cukup mahal. Maka, untuk mendapatkannya, Anda
bisa membuatnya sendiri. Walaupun bentuknya tidak sebagus mesin yang
dijual di toko, yang penting mesin penggulung buatan sendiri (Anda) bisa
berfungsi dengan baik. Pada bab ini akan dijelaskan cara untuk membuat
dua jenis mesin penggulung cetakan.

Conrolr p&p*n (.st&k&n unrr.rk m*nggulr-rng kumpar*n motor listr{k


?tlo werLt ke at:rs
Gambar 5.13 Contoh dua ukuran cetakan fleksibel
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik Satu Mt.tttlltt.ttMt.sirrl,t'tl11gtrltrrt6(.ctak.rrtq
Fasa

Mrr fslat ty*i { ntutltt, rrrrtuk mcsin penggulung cetakan standar adalah besi siku karena lebih
rlepan pcrah*n pcnghilu:rg lrrrrl;rh dan sederhana. Berikut adalah contoh beberapa bahan dan tahapan
y,rng harus dikerjakan untuk membuat mesin penggulung cetakan standar:
Itart:t/ tirli
prrlf ru$ l. besi siku
putnran Sediakan empat batang besi siku untuk dijadikan

a. tiang utama;
Tieing ut;rm* b. dudukan mesin Penggulung;
ftmbtrnr rtlri
br:si riku atar-r c. dudukan laher;
[:rxi pcl*t]
l)uriukan mesin
d. bagian pengepres (bagian untuk penutup atas) laher.

I(otuugen g*nbrn Ketebalan besi siku yang diperlukan sekitar 2 mm sampai 3 mm. Tetapi
l. Mesin prrrtr;gulung *ederh*na. akan lebih baik kalau ada yang lebih tebal lagi karena bisa kuat untuk
!" hlesin prnggulung drngan
penghitung. menopang beratnya bagian kepala mesin penggulung dan berat semua
J. M+srn pt.rrggrrlrrng -vatrg pahlrg
l*ugkap dan paling ntolit d,nlnnl cetakan yang akan dipasang nantinya.
pe*rbui*t;rnn-ya k;rrrnir
nie*ggu**kan <iu* pr"rli {ur}tuk Panjang besi siku untuk tiang utama dan dudukan mesin sekitar 15 cm,
r?,Ilrr&r' penghilrtng rlan rrrltuk
sedangkan panjang besi siku untuk dudukan dan bagian pengepres laher
mcmperc{:pstl mrmperbanyak
prrt&r$111. sekitar 6 cm. Tetapi ingat, panjang semua besi siku di atas hanya sebagai
Gambar 5.t Contoh beberapa konstruksi mesin penggulung contoh saja dan boleh diganti sesuai dengan kebutuhan' Yang penting,
saat Anda memutar mesin penggulung, bagian kepala mesin penggulung

6.T MESIN PENGGULUNG CETAKAN STANDAR dan cetakan tidak akan bergesekan dengan permukaan meja kerja. Jadi,
nantinya semua cetakan yang sudah dipasang harus bisa berputar
Mesin penggulung yang paling sederhana sudah cukup baik
untuk memper_ dengan bebas.
oleh hasil gulungan kumparan yang sangat rapi. Mesin penggurung
moder
ini tidak dilengkapi counter penghitung dan sistem untuk mempercepat Kalau semua besi siku ini sudah digergaji sesuai dengan ukuran, berikut
putaran. oleh karena itu, jumrah putaran kepara akan dijelaskan cara untuk merangkai semua besi siku tersebut menjadi
mesin penggurung (putaran
cetakan) akan sama dengan jumlah putaran tangan. Walaupun pengguna_ bagian utama mesin Penggulung.
annya lebih melelahkan karena jumlah lilitan harus dihitung a. Mengelas ujung besi siku untuk tiang utama dan besi siku untuk
secara rang-
sung, kondisi tersebut ternyata merupakan kerebihan mesin penggurung
ini. dudukan mesin dengan bentuk huruf T lletter f), yaitu ujung besi
Karena kesederhanaan bahan dan konstruksinya, mesin penggurung siku untuk tiang utama ini posisinya ada di tengah-tengah besi siku
moder
ini paling mudah untuk dibuat sendiri. untuk dudukan mesin. lngat, sambungan ini harus dilas dengan
Ada beberapa bahan yang bisa digunakan, di antaranya besi siku, kuat.
besi
ancuran, dan pelat besi tebal. Dari ketiganya, bahan yang paling
bagus

L
EParlduanMenggulungUlangKunrparanMotorListrikSatuFasa
Mt'nrlrrrat Mr.sirr Pcnggultrng Cctakan

b. Las ujung besi siku untuk tiang utama yang satunya lagi dengan besi
siku untuk dudukan laher. Caranya sama dengan cara yang sudah Kemudian kepala kedua baut dilas pada besi siku untuk dudukan laher
dijelaskan sebelumnya, yaitu dengan bentuk huruf T juga. Akan atau pada tiang utarna. Sedangkan jarak di antara kedua baut harus
tetapi, arah besi siku untuk dudukan laher berbeda dengan arah cukup untuk masuknya besi siku penutup atas laher.
besi siku untuk dudukan mesin (harus diputar dengan sudut 90e). Kalau tidak ada atau susah dipasang, kedua baut bisa diganti dengan

Sambungan yang berbeda 90q ini dibuat supaya saat dipasang nanti, besi huruf U (letter U) yang biasa digunakan untuk pemasangan antena
posisi mesin penggulungnya akan berada tepat dipinggir meja kerja, TV. Carilah besi yang cukup lebar supaya besi siku untuk penutup atas

sedangkan arah dari kepala mesin penggulungnya akan tepat bisa masuk. Cara memasang besi huruf U ini sama dengan cara
mengarah ke tengah meja kerja. Dari bentuk sambungan seperti ini memasang kedua baut, yaitu dengan mengelas bagian tengahnya pada
juga diharapkan supaya dudukan mesin penggulung bisa lebih tiang utama dengan posisi kedua ujung yang mengarah ke atas.
kokoh dan kuat saat menerima beban putar dari cetakan.

*l Dudukan

l5
I
crn
Sertrbungan
yang harus
dilas
U
Be*i /r'th'r /,'

I $umbungan
-ya*g h*nr*
dillrs
__J
6cm *
I}
-
K*pala kedua
baut iru dilss Bagian trngah
ke tlang utama lrr*i ini dilas
atsu ke beri ke tis.ng utar$.a

il, 0*drrk*n
mesirr
penggullrng
xiku drrdtrk*u
lahcr
atau ke hcsi siku
dudukan llh*r

Eurpat buah besi sikr"r Gambar 6.3 Contoh posisi baut pengepres pada mesin penggulung

Gambar 6.2 Cara membuat bagian utama mesin penggulung 3. pelat strip dari besi
2. dua buah baut Tebal pelat strip ini sekitar 2 mm, sedangkan panjangnya sekitar 10 cm
Baut yang dibutuhkan berukuran l-0 mm dengan panjang sekitar 10 cm. atau disesuaikan dengan kebutuhan, yaitu cukup untuk menutupi besi
Kedua baut ini berguna untuk mengepres atau menekan pelat strip dan siku penutup atas dan kedua baut penekan. Tekuk pelat strip ini
besi siku untuk penutup atas (berikut kedua lahernya). Pasang kedua seperlunya agar dapat sedikit mengikuti lekukan besi siku penutup atas.
baut tersebut di samping (pinggir) besi siku untuk dudukan laher. Lalu, lubangi kedua ujungnya dengan bor untuk tempat masuk kedua
baut penekan. Jarak kedua lubang diatur sesuai dengan jarak kedua
Mt.tttlltt.ttMcsirtl,cttggtrlurlgCctakarlq
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa

baut penekan sehingga saat pelat strip dipasang, ujung kedua baut penutup atas kuat menekan kedua laher (posisi kedua laher tidak
penekan dapat dan gampang masuk ke dalam kedua lubang pelat strip bisa berubah).

tersebut. Ijesi siku


ntn*r lthcr

ptlat *trip vrurg sudalr dilubangi kedun ujungtry*


L_!"irtoh
Gambar 6.4 Contoh pelat strip dari besi

4. laher (bearing)
Carilah laher yang besar lubang tengahnya sama dengan besar batang
besi berulir pada kepala mesin penggulung. Agar putaran dari cetakan
lebih stabil, disarankan untuk menggunakan dua buah laher. Berikut
adalah contoh cara memasang laher.

a. Pasang kedua laher pada bagian atas besi siku untuk dudukan laher
dengan posisi sejajar (paralel), yaitu masing-masing laher serain denga" ,,",rr;;l;J';:HTT',,1",, 0,,, juga bisa membuat
ditempatkan pada setiap ujung besi siku. tempat dudukan laher dengan cara membuat bentuk lingkaran dari
pelat strip sesuai bentuk dan besarnya bantalan bagian luar laher.
b. Kalau posisinya sudah tepat, kedua laher ini ditutup dengan besi
Selanjutnya, lingkaran pelat strip ini dilas ke tiang utama. perlu dicatat
siku penutup atas.
bahwa lubang tempat dudukan laher yang benar-benar presisi sangat
c. Pasanglah pelat strip yang kedua ujungnya sudah Anda lubangi di susah untuk dibuat.
atas besi siku tersebut. Kedua baut penekan harus masuk ke dalam
pelat besi untuk pelat penahan cetakan
dua lubang pada pelat strip ini.
Sediakan pelat besi dengan tebal 2 mm sampai 3 mm yang besarnya
d. Pasanglah ring pelat dan mur pada kedua baut penekan di atas harus disesuaikan dengan besar papan penyekat cetakan. Bagian tengah
lubang pelat strip. Lalu, kencangkan kedua mur seperlunya secara pelat besi harus dilubangi dengan cara dibor. Besarnya lubang pada
bergantian dan merata sampai pelat strip dan besi siku untuk pelat penahan ini harus disesuaikan dengan besarnya batang besi

L
FPanduanMenggulungUlar-rgKurlrp.rratlMtlttltlistrtliS.rltrl.rs.r Merrbrr.rt Mesin penggulung cetakan
f
berulir di kepala mesin penggulung. Lubang ini berguna untuk
memasang pelat penahan pada batang besi berulir tersebut.
d. Panjang dari ujung besi siku ke ring pelat penahan tuas pemutar
sekitar 2 cm.

Tr*bal;:cl;rl b, si sekitar ? rnnr e. Panjang untuk dudukan tuas pemutar sekitar 3 cm.
sanrpai ll n,tr*
Kalau semuanya dijumlahkan, panjang total dari batang besi adalah 27

liiirn].li hrtrang lelat cm, yaitu di depan pelat penahan 14 cm dan di belakang pelat penahan
Bf
;:en"rhan ini h:lrus 13 cm. Tetapi ingat, panjang batang besi yang dijelaskan ini hanya
***rrai delrgan t**sarnl{r
hrararrg besi varrg akart contoh saja. Kalau batang besi dengan panjang 27 cm tidak ada, atur
digu*akart saja panjangnya sesuai dengan bahan yang tersedia.

27 rm

Batarrrg besi p:rnjang 6 crn 2 r'nr ..J t rrr

Gambar 6,6 Contoh pelat penahan cetakan -


l{-al
6. batang besi panjang yang kedua ujungnya berulir
Besar batang besi harus disesuaikan dengan besarnya lubang pada laher
yang digunakan. Kalau terlalu besar, batang besi ini bisa Anda bubut.
Panjang batang besi ini Anda sesuaikan saja dengan kebutuhan. Untuk Frtsisi Po*isi hnn Poxisi ring pcnnlrnn
perrahan pelitt lahtr t tuas prmul&r
bagian di depan pelat penahan, atur (tambahkan) panjangnya supaya
l{atorragnn Gnrnb*r:
dapat digunakan untuk berbagai macam ukuran cetakan. Untuk bagian A * Panja:lg besi urrtr,rk lernpat mrtlgepres cetak*n.
B * Fanjang trcsi untuk bns dr:pan kalau tidak mrnggunakan ring
di belakang pelat penahan, atur panjangnya supaya cukup untuk pen,rharr l:rhc delxrn.
melewati kedua laher dan dudukan untuk tuas pemutar. Berikut adalah C - Fnnjang brsi.v*ng masuk ke tl*l*rn kedua luh{r fbesi siku r_rntuk
dudukan lahr I,
contoh pembagian panjang pada batang besi sesuai dengan posisi b = Purrjarrg tresi Lr*trrk htr* belnk*ng kalarr tidak menggrrnakr.rn ring
komponen yang akan dipasang. prnniran tL1il'J pctl]ular.
E * P*njarrg l:rfsi untuk tempfit trtas peilnutar. ringpelaldan rnur
prnsrnrrinfi l:rlukang.
a. Panjang untuk tempat cetakan (dari ujung besi ke pelat penahan)
sekitar 1.4 cm. Gambar 6.7 Contoh panjang batang besi untuk mesin penggulung

Setelah batang besi yang dibutuhkan sudah siap, langkah selanjutnya


b. Panjang dari pelat penahan ke ring pelat penahan laher depan
adalah membuat kedua ujungnya berulir. Berikut adalah dua cara untuk
sekitar 2 cm.
membuat kedua ujung batang besi berulir.
c. Panjang untuk besi siku dudukan laher sekitar 6 cm.
a. Membubut kedua ujung batang besi tersebut.
Besar ulir atau drat yang harus dibubut harus sama dengan besar-
nya kedua mur pengencang untuk mengepres cetakan dan tuas
pemutar (contohnya, mur berukuran 12 mm sampai 14 mm).

I
E
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik Satu Fas,r Mt,rrrlrrr.rt Mt'sirr l't.rrggrrlrrng (ctakarr

Panjang ulir yang dibuat untuk mengepres cetakan diusahakan Ap,rbila semua bahan yang dibutuhkan sudah jadi, sekarang kita tiba pada
setengah dari panjang batang besi di depan pelat penahan. Kalau t.rlr,rpan terakhir untuk membuat mesin penggulung cetakan standar, yaitu
panjang dari batang besinya 14 cm, panjang ulir yang harus Anda nr('rnasang atau merakit semua bahan tersebut. Coba Anda ikuti beberapa
buat sekitar 7 cm. Sedangkan untuk panjang ulir di bagian belakang l,rngkah berikut.
untuk mengepres bos, ring pelat, dan tuas pemutar dibuat sekitar 2 l. Memasang pelat penahan cetakan pada batang besi berulir.
cm. Sistem ulir di bagian belakang ini dibuat supaya batang besi
Setelah posisi pelat penahan sudah benar, lubang pelat penahan dan
dapat dibongkar pasang kalau kita ingin mengganti laher yang rusak.
batang besi harus dilas dengan kuat. lngat, saat Anda mengelas, usaha-
kan posisi keduanya siku (sudutnya harus tepat 90e) supaya nantinya
cetakan yang dipasang (dipres) bisa senter atau rata.

). Memasang ring pelat penahan laher depan.


Posisi ring pelat penahan ini sekitar 2 cm di belakang pelat penahan.
Setelah posisinya sudah benar, ring pelat ini juga harus dilas ke batang
Besar trlir _vi:trg dibu*t l'Iosisi peht
penah.rn rrtakan besi. Kalau tidak ada ring pelat, kita bisa menggantinya dengan bos atau
h*rus tli*clir.raikatr
drrigan tn rlr pengefi L-ang pipa besi tebal yang panjangnya sekitar 2 cm. Jika memakai bos, kita
vang digr.rnakan
tidak perlu mengelasnya ke batang besi (praktis). Ring pelat dan bos
berguna agar batang besi tidak bergerak maju-mundur saat diputar.
Gambar 5.8 Contoh batang besi yang kedua ujungnya sudah dibubut

b. Menyambung dua buah baut panjang.


Kalau tidak mempunyai batang besi yang sesuai, Anda bisa
mengganti (mengakalinya) dengan dua buah baut panjang, yaitu
dengan cara mengelas (menyambung) kedua kepala bautnya agar
posisi (arah) kedua ulirnya berlawanan.

I
[)r r.r l*t 1r.rl.r lr.rrit r rrnH dis;rrnbrrnbi illu* diiilJi ',

!11rs
lll
@M Ing&tl Brilrt .vang dilas
lr*rrrs b*rlerr-ht,nilr lun:s
Ulir b*gixn d*prn
{unluk merrgrprcli
Lubang p*ht peflahsn
har*s rlilas d*n6an kr.l*r!
cetakanI ke trat*ng besi
Gambar 6.10 Contoh posisi pelat penahan dan bos pada batang besi

Sambr:ngan ini har-us 3. Memasukkan batang besi ke dalam lubang laher.


ffiffi u,,. ciige rindu sup{r_v$ rirta
Kalau pelat penahan cetakan dan ring pelat penahan laher depan sudah
dilas, batang besi dimasukkan ke dalam lubang laher. Kemudian, pasang
bos di belakang laher. Kalau bos tidak ada, kita bisa menggantinya
Gambar 5.9 Menyambung dua buah baut panjang

t
Mt'ttlllrt.ttMt'sltll,t,tl141iLtltrlrg(ctak.rrrCn
EPanduanMenggu|ungUlangl(umparanMotorListrikSatuFasa
I lrrt rrk nre masang <.t:takarr standar, siapkan semua cetakan yang
dengan beberapa mur yang besar lubangnya melebihi batang besi sudah
rltlru,rt (pada contoh kali ini, untuk satu kelompok kumparan ada empat
(sesuai dengan kebutuhan). Di belakang bos ini bisa Anda tambahi ring
r .l,rkarr). Karena ukuran kumparan utama dengan ukuran kumparan bantu
pelat penahan.
ililrumnya berbeda, Anda harus menyiapkan atau membuat dua kelompok
4. Memasang tuas pemutar. r r.t,rkan yang juga berbeda. ltu artinya, jumlah cetakannya akan ada

Sekarang pasanglah tuas pemutar, ring pelat penahan, dan mur rlr'l,rpan (empat cetakan untuk kumparan utama dan empat cetakan untuk
pengencang belakang. Kalau sudah, kencangkan mur ini secukupnya Irrrnparan bantu). Selain itu, Anda juga harus menyiapkan lima papan
sampai tuas pemutar terpasang kuat pada batang besi. pr.rryekat untuk empat cetakan tersebut.

5. Mengetes putaran mesin penggulung. l'r'rnasangan cetakan standar untuk satu kelompok kumparan ini sebenar-
Sekarang Anda tes putaran mesin penggulung. Kalau ternyata mudah rry,r sederhana, Anda bisa mengikuti beberapa cara berikut.
diputar dan kuat menopang beban putar (tidak bergoyang), mesin I Pasanglah papan penyekat dan cetakan secara berurutan (sesuai
penggulung cetakan standar sudah berhasil Anda buat dan siap dengan urutan ukuran kumparan) pada batang besi berulir mesin
digunakan. penggulung. lngat, di antara (sebelum dan sesudah) setiap cetakan
Anda harus memasang papan penyekat ini.
lrrl{l i{lrip
/ setelah posisi cetakan sudah benar, atur cetakan supaya terlihat lurus
Mur depan urrluk (senter). Contohnya, bagian panjang semua cetakan harus sejajar.
mrngrprcs rtakan
l Pasang ring pelat yang lebar dan mur pengencang di depan papan
Ring ltcl*t penyekat untuk mengepres semua cetakan supaya posisinya rata. Saat
penilhan
mengencangkan mur, Anda harus terus memerhatikan posisi cetakan.

4. Kencangkan mur secukupnya (cukup kuat untuk mengepres cetakan)


sampai posisi semua cetakan tidak bisa berubah atau bergeser. setelah
mur pengencang menekan dengan cukup kuat dan rata, cetakan standar
yang dipasang pada mesin penggulung bisa Anda gunakan untuk
menggulung kumparan.

Ringp*lo{dep$n Anda juga bisa memasang susunan cetakannya sekaligus, yaitu untuk dua
untuk pengepri:s t kclompok kumparan, kalau memungkinkan. lni bisa dilakukan karau Anda
cetak*n
rnembuat cetakannya sekaligus untuk dua kelompok kumparan. Akan
lctapi, pembuatan cetakan untuk dua kelompok kumparan ini (yang
Pcl*t penahan
cetakan ukurannya sama persis) agak susah dan juga memakan waktu, apalagi
Itatang besi untuk mesin penggulung harus berukuran lebih panjang.

Duduhan mesin
p*ng;3-llung

Gambar 6.r Contoh mesin penggulung cetakan standar


Mt.tttlrtl.rtMt.sittl,tlrtggttlttttgLet.rkattE
EPancluanMenggulungUlangKurrlparatlMotclrListrik5attrIas.r

Satu srt cetakan dan l'cllt llirtlng lrsi llrnrlir <li rlepln pchl
p*prrn p*"ny+k*t y{rng perr*lran pcnahan yang harus dipotong pcn{han yang harus
sntlah dipirsrlng pat.llr otnrr Iirlsk clipusung dirrlroh $g61gkt'lt*
batang hesi {kcpalal

l,: lll
lilr*ti
\
\
8-effi|
trJntuk
retakan
Untuk
*etakan
standar fleksibel

Krnl';r ngk;rn
lputurl nrur
srrlrkrtpn!*
*r"lprr3';r bixer
nlrltrk:rtt srrrttur
r:etakllr drt:gir ti
krral rlurt rlr!;i
I';rp;ul
pcrtyr:kal

;";;;; ;;",n*""g :*,oan standar


A
$ * Empat alur padn;:elnt
penah*u iempat untuk
m*ma*ukkan empat
baut srtrl dnri k*drrre
perpan etrtaken

X = Bstan$ beai b*rulir di


b*lakeng plat p*rurhan
6.2 MESIN PENGGULUNG CETAKAN FLEKSIBEL
Gambar 6.t3 Contoh mesin penggulung cetakan fleksibel
Mesin penggulung model ini dibuat khusus hanya untuk cetakan fleksibel.
lngat, empat alur yang dibuat pada pelat penahan harus lebih besar dari
Oleh karena itu, kalau menggunakan cetakan fleksibel, Anda harus
ukuran baut setel supaya kedua cetakan nantinya mudah dibongkar pasang
membuat mesin penggulung ini dulu.
pada pelat penahan tersebut. Kalau untuk panjang alur, Anda sesuaikan saja
Bahan yang diperlukan untuk membuat mesin penggulung ini hampir sam.r dengan kebutuhan supaya kedua cetakan mudah digeser dan diatur
dengan bahan untuk mesin penggulung cetakan standar karena bentuk dan besarnya.
konstruksinya juga hampir sama. Anda hanya perlu mengubah sedikit
konstruksinya dengan cara memotong (tidak memasang) batang besi berulir
yang ada di depan pelat penahan dan membuat empat alur atau celah pada
pelat penahan untuk tempat memasukkan dan menyetel empat baut setel
dari kedua papan cetakan.
Mt'rrrtru.rt Mcsi, penggulung cetakan
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatu[.as.r fp
Tumpuk beberapa pengganjal dari kayu atau tripleks di bagian
P*l*t llsashan bawah papan cetakan. Jumlah pengganjal ini dikira-kira saja
(disesuaikan dengan kebutuhan).

Metnasntrg flagian h*wal'r


Irrrrnurnprrk) p[rp$il rrt{ik;ril
lx.rrgglrrrj:rl yrrrlg, prrtilnlrl
thrr kirvu ,

*ua b*rut s*trt dari


s$tt, palran cetak;ln
yang dipx*ang psd{I
alur pe[*l penahan

Ring pulut
herrrkuran Fbngganj*l l*gntt tlagirin &las p{:Ffi}l <:r'l*knn -yang
lrtrar dari triplrhs p.lrxrxma irri menghatlnp k* mrja kerj;i,

Gambar 6.t4 Contoh pemasangan baut setel pada alur pelat penahan Gambar 6.t5 Contoh cetakan fleksibel yang dipasang secara bertahap

Untuk memasang dan menyetel cetakan fleksibel, siapkan semua contoh d. Pasang papan cetakan yang kedua (cara memasangnya sama seperti

tembaga yang sudah Anda ambil dari setiap kumparan yang akan dijadikan cetakan yang pertama) di atas tumpukan kayu pengganjal. Terus
patokan saat menyetel besarnya cetakan. Anda bebas menentukan kencangkan mur pada kedua baut setel untuk sementara agar posisi
kumparan mana yang pertama kali akan digulung. Kalau kumparan yang kedua papan cetakan yang sudah dipasang rata dan sejajar.
pertama kali akan digulung adalah kelompok kumparan utama, contoh e. Belitkan masing-masing contoh tembaga (yang diambil dari setiap
tembaga yang Anda gunakan berasal dari kelompok kumparan utama. kumparan) ke setiap tingkatan pada papan cetakan secara
Penyetelan besar cetakan ini membutuhkan kesabaran dan juga ketelitian. berurutan, mulai dari ukuran terkecil sampai terbesar. Saat
Cara penyetelan besar cetakan untuk kumparan utama dan kumparan bantu dibelitkan, kedua ujung setiap tembaga ini harus saling bertemu
sama. Berikut adalah dua cara mudah untuk memasang dan menyetel ("adu manis"). Kalau ternyata kedua ujung tembaga saling
cetakan fleksibel agar kita mendapatkan ukuran yang tepat. melewati, kendorkan baut setel pada salah satu cetakannya, lalu
1,. Kedua papan cetakan langsung dipasang ke pelat penahan secara Anda tambahkan kayu pengganjal. Kalau kedua ujung tembaga
bertahap dan berurutan. belum bertemu, kendorkan baut setelnya, lalu kayu pengganjal
Coba Anda ikuti beberapa langkah berikut. Anda kurangi. Kalau perlu, Anda bisa memasang beberapa
pengganjal tambahan (ekstra) dari tripleks atau bakelit sampai
a. Pasangsatu papan cetakan pada pelat penahan dengan cara
mendapat ukuran cetakan yang benar-benar akurat (cocok) dengan
memasukkan dua baut setelnya ke alur yang ada pada pelat
semua contoh tembaga yang dibelitkan pada semua tingkatan. Anda
penahan.
bisa memasang pengganjal tambahan ini di atas salah satu papan
b. Tambahkan ring pelat lebar pada kedua baut setel, lalu kencangkan cetakan. Kalau dibutuhkan, pengganjal bisa dipasang di semua
kedua murnya. tingkatan pada papan cetakan, yaitu dengan cara menyelipkannya
EPanduanMenggulungUlangKurnparanMotorListrikSatul'.rs.r Mt'ttllltt.ttM(.sill[,crlggtrlurrgCetakarrril

di dalam karet pengikat cetakan. Kalau lebar (besar) dari cetakan Cetuknrt fleksilrr:l ini ukat: digttnakan unluk
sudah benar dan pas dengan semua contoh tembaga, kencangkan nrenggulttng kunrparan larrgsung dengan
trrn*,flr'r (ti(krk dil)8sutrg ptrc'ln rne*irr
keempat baut setelnya dengan kuat. Sekarang cetakan ini siap pnggulungl.
digunakan untuk menggulung kumparan.

Pengganj*l eknlra Empat coRtah tembnga yang Ilclat penahan


agar kumpnran diambil dari setiap kunrpar*n
Irbih fikurat
{potongrn triplekr*}

Gambar 6.t7 Contoh cetakan fleksibel yang dipegang dengan tangan

Berikut adalah dua saran yang perlu Anda perhatikan saat memasang dan

f+ Finsahakan
k*elua ujung
ternbaga ini
menyetel cetakan fleksibel.
t. Walaupun caranya sedikit berbeda, kedua cara yang sudah dijelaskan
bertrmu
sebelumnya menghasilkan kumparan dengan bentuk dan ukuran yang
lndu m*nisl
sama. Jadi, terserah Anda, mau pilih cara yang mana.

2. Kalau bisa, simpan dan beri tanda semua kayu pengganjal untuk setiap
satu merek motor listrik agar nantinya kalau menggulung ulang motor
I{rdur pr;r*n c*t*f,*n O*krihsl lnt {lgcter },* ttrs frrn kc b*trrh listrik dengan merek yang sama, Anda tidak perlu lagi mencari
(menyetel) kayu pengganjaldan bisa lebih cepat.
Gambar 6.t6 Menyetel cetakan fleksibel

Besar cetakan disetel terlebih dahulu sebelum dipasang Apabila Anda benar-benar membutuhkan mesin penggulung yang lebih baik
2. ke pelat
penahan mesin penggulung. lagi, coba perhatikan beberapa saran berikut.
Kedua papan cetakannya disetel di luar mesin penggulung dengan cara 1.. Anda bisa menambahkan counter penghitung dan puli untuk memper-
yang sama seperti cara yang pertama. Kalau ukurannya sudah tepat, cepat putaran pada mesin penggulung cetakan yang sedang dibuat.
ikat kedua papan cetakan dengan karet. pasang kedua papan cetakan lngat, saat memasang (membuat) kedua komponen tambahan ini, Anda
secara bersamaan ke pelat penahan. Agar cetakan tidak
berubah harus lebih teliti lagi karena jumlah putaran dari cetakan (batang besi
posisinya (seimbang), kayu pengganjal yang dipakai harus berukuran berulir) harus sama dengan angka yang tertera pada counter penghi-
lebih panjang. tung. Cara yang bisa Anda gunakan adalah dengan membuat ukuran puli
untuk counter penghitung dan batang besi berulirnya satu banding satu
Selain dipasang ke mesin penggulung, sebetulnya cetakan fleksibel ini
(besarnya sama). Contoh counter penghitung yang sederhana adalah
bisa langsung digunakan untuk menggulung kumparan, yaitu langsung
counter untuk menghitung jumlah putaran pita pada tope recorder.
dipegang dengan tangan. Akan tetapi, cara langsung bisa memegalkan
Mesin penggulung dengan counter penghitung dan sistem untuk
tangan dan hasil gulungan kumparannya kurang rapi.
EPanduanMenggulungUlar-rgKur-nparallMotorListrik5atul.rs.r

mempercepat putaran ini sangat diperlukan kalau Anda ingin


menggulung atau memproduksi kumparan secara massal.

2. Kalau Anda menemui kesulitan untuk membuat mesin penggulung atau


ingin mendapatkan konstruksi mesin penggulung yang lebih sempurna Menggulung Kurnparan
lagi, coba Anda tanyakan atau berkonsultasi ke bengkel yang biasa
membuat alat teknik atau ke bengkel las dengan membawa skema
konstruksi mesin penggulung yang akan dibuat. Tetapi ingat, kalau
berhubungan dengan bengkelteknik, Anda harus membandingkan biaya
pembuatannya dengan harga mesin penggulung yang dijual di toko.

3. Kalau ingin lebih cepat dan praktis, Anda bisa menggunakan gerinda
tangan yang sedikit diubah atau dimodifikasi, yaitu dengan menambah- Sctelah ukuran cetakan fleksibel sudah tepat dan terpasang kuat pada pelat
kan pelat penahan cetakan dan batang besi berulir yang harus di_ penahan, langkah selanjutnya adalah menggulung (melilit) kumparan.
sambung atau dilas pada batang besi (as) bawaannya (lihat Gambar Siapkan tembaga yang baru untuk kumparan utama dan kumparan bantu.
6.18). Tetapi ingat, sebelum gerinda ini digunakan, Anda harus mem_ Harus Anda ingat bahwa diameter tembaga yang baru ini harus sama
bandingkan dan menghitung jumlah putaran tuas pemutar dengan <Jengan tembaga dari kumparan asli yang sudah dibongkar. Ada beberapa
jumlah putaran batang besi berulirnya karena perbandingan jumlah hal yang harus diperhatikan sebelum Anda mulai menggulung kumparan,
putarannya tidak akurat. Kalau ingin mendapatkan hasil gulungan yaitu:
kumparan dengan jumlah yang akurat, Anda harus memasang counter 1. Urutan standar untuk menggulung kumparan yang dijelaskan di sini
penghitung. tidak baku. Jadi, yang terpenting adalah Anda harus mengikuti arah
urutan kumparan pada skema asli kumparan yang akan dibongkar
Contoh puii rlnri plastrk yang dipa:rang parla
batang l:esi ut*rna yang akarr clilrtrhungkiln
(digulung ulang).
lrelal prnahtrn
cler:gurr puli pada &)!rntL,r pcnghrLurrg
2. Anda harus teliti saat menghitung jumlah gulungan tembaga untuk
Eatalrg lrt'si setiap kumparan, yaitu jumlah gulungan tembaga yang dihitung harus
sama dengan jumlah gulungan tembaga yang ada pada catatan' lngat,
jumlah gulungan tembaga inijangan sampai kurang.

Ms$S$ryi!$1i','i'
,ed{e*wd.':: !'

I
[i*tang bes

Gambar 6.18 Contoh gerinda tangan yang sudah dimodifikasi


Gambar 7.r Berbagai macam ukuran tembaga
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik
Satu Fas.r M.rrgguttrrrg Ktrt,nitr.rtt ffil
Contoh urutan standar untuk menggulung kumparan yang
paling sering
digunakan oleh motor listrik satu fasa adalah sebagai berikut. D.prn B.hllnt
1.. Menggulung kelompok kumparan yang pertama.
Urutan menggulungnya adalah dari depan ke belakang, yaitu
dari
tingkatan cetakan untuk kumparan yang terkecir ke
tingkatan cetakan
untuk kumparan yang terbesar atau mulai dari tingkatan
ke_j. )
tingkatan ke-2 ) tingkatan ke-3 ) tingkatan ke-4 )
tingkatan ke-5
(coba Anda lihat Gambar 7.2).

Unrtannya dari tingkat&n ke'5lr tingkatan k*'{ > tingkaran kr"3 }


tingkatan ke-t) tingkalsn kr-l
Gambar 7.3 Urutan standar untuk kelompok kumparan yang kedua

7.1 MENGGULUNG KUMPARAN UTAMA


Berikut adalah beberapa langkah yang harus Anda kerjakan saat menggu-
lung kumparan utama sesuai dengan urutan standar untuk menggulung
kumparan yang sudah dijelaskan sebelumnya'

Urutannya dari ringkaran kr- l D ringkaran kr-2 F ringkarnn


ke-3 ) t. Menggulung kelompok kumparan utama yang pertama'
tingkartan ke-,f > tingkatan kc-5
Ambil dan letakkan catatan gulungan tembaga untuk setiap kumparan
Gambar 7.2 Urutan standar untuk kelompok kumparan
yang pertama pada meja kerja. Lalu Anda siapkan juga tembaga yang baru untuk
Menggulung kelompok kumparan yang kedua. kumparanutama.Kalausudahsiapsemua,ujungtembagaharusdi.
Urutan menggulungnya adarah dari berakang ke depan kaitkanpadakaretpengikatcetakan.Sekaranggulunglahkumparan
atau berrawanan
dengan urutan untuk kelompok kumparan yang pertama, yaitu yang pertama sesuai dengan jumlah gulungan tembaga yang sudah
mulai
dari tingkatan cetakan yang terbesar ke tingkatan dicatat, yaitu dengan cara memutar tuas mesin penggulung searah
cetakan yang terkecir.
Jadi, Anda hanya meneruskan gulungan kelompok kumparan putaran jarum jam. Kalau menggunakan mesin penggulung yang tidak
yang
pertama tanpa harus memotong tembaga, yaitu menggunakan sistem untuk mempercepat putaran, jumlah gulungan
dari tingkatan ke-5 )
tingkatan ke-4 ) tingkatan ke-3 ) tingkatan ke-2 ) tembagayangdihasil-kanakansamadenganjumlahputarandarituas
tingkatan ke-1
(coba Anda lihat Gambar 7.3). pemutar. setelah kumparan yang pertama ini selesai digulung, langkah
selanjutnya adalah menggulung kumparan yang kedua dan seterusnya'
yaitu dengan cara memindahkan tembaga ke tingkatan papan cetakan
yang lebih besar yang ada di belakangnya secara berurutan' Terus la-
kukan sampai semua kumparan untuk satu kelompok kumparan utama
tergulung semua. contoh, kalau di dalam satu kelompok kumparan
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Mcrrgg.lrrrg Kurn[).rrarr fi
utama terdapat empat kumparan, urutannya adalah dari tingkatan ke-1
kunrparan utama yang harus Anda gulung totalnya delapan. Ingat,
) tingkatan ke-2 ) tingkatan ke-3 ) tingkatan ke-4. lirrlung semua kumparan utama ini dengan benar dan rapi supaya
nantinya mudah dimasukkan ke dalam alur stator.
K},tmparax yxifig pertama

Krlampnk kump:arurn
utsm& vang ptrrtfllna
Kr:lompnk kutnpartrtr
uturna yang krtiua
&.r
E
iIr
ip
t,
?
4
t

IFI o.,*ou.*n y{rn$ keemp*r


x\
Tefil hi rriit

r,fil, t-k& Crtrt*B: Semua kumpararr {del;rpan kuxrparun}


ynng s*rnaJ untuk kumpflran utama ini oiap untuk diilsat,
ya*g ndtr di
Gambar 7.5 Contoh kumparan utama yang berhasil digulung
Gambar 7.4 Menggulung kelompok kumparan utama yang pertama
3. Mengikat setiap kumparan dengan potongan tembaga.
2. Menggulung kelompok kumparan utama yang kedua. lkat setiap kumparan yang sudah digulung dengan potongan tembaga.
Caranya sama seperti menggulung kelompok kumparan utama yang lkatan ini berguna agar saat Anda melepas semua kumparan dari
pertama. Urutan standar untuk menggulung kelompok kumparan utama cetakan, kondisi kumparan bisa tetap rapi. Saat mengikat kumparan ini,
yang kedua ini adalah kebalikan dari penggulungan kelompok kumparan Anda harus teliti, jangan sampai ada tembaga di dalam salah satu
utama yang pertama, yaitu dari depan ke belakang atau dari kumparan kumparan yang tercampur atau ikut terikat bersama dengan kumparan
yang terbesar ke kumparan yang terkecil. Oleh karena itu, Anda cuma yang lain. Kerapian kumparan ini sangat penting agar proses mema-
memindahkan tembaga dari kumparan yang terbesar (kumparan ke-4) sukkan semua tembaga ke dalam alur stator bisa lebih mudah dan
pada kelompok kumparan yang pertama ke bagian cetakan yang ada di cepat.
depannya (pada tingkatan yang sama). Jadi, urutannya adalah dari
tingkatan ke-4 ) tingkatan ke-3 ) tingkatan ke-2 ) tingkatan ke-1.
Karena jumlah kumparan untuk satu kelompoknya empat, jumlah
lfuPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Menggulung Kumparan f

Bambu

M*ngtlttark*n
:r*nru* kayu
pengganjal
dari bagi*n
tengah
qgnmh ikatan tembasa eetakan
Ilekribet
I Semua krrrnparan utama
Gambar 7.6 Mengikat kumparan utama
sutlah diltpss *lari eettrkan
4. Melepas cetakan fleksibel dari pelat penahan.
::[ {ude delapan kumParan)

Lepaskan cetakan freksiber dari perat penahan Gambar 7.7 Contoh cara untuk mengeluarkan semua kayu pengganial
karau semua kumparan-
nya sudah Anda ikat, yaitu dengan
membuka semua baut seter dari arur
pelat penahan. Karau cetakan sudah MENGGULUNG KUMPARAN BANTU
repas, keruarkan semua kayu 7.2
pengganjal dari bagian tengah papan
cetakan dengan cara dipahat Cara untuk menggulung kumparan bantu ini sama saja dengan cara untuk
(didorong) menggunakan bambu yang
cukup panjang. palu bambu menggulung kumparan utama, yaitu dimulai dari penentuan urutan standar
sampai semua kayu pengganjal keluar.
lngat, saat memalu bambu, Anda untuk menggulung kumparan, pengikatan setiap kumparan sampai pelepas-
harus berhati-hati agar paru tidak mengenai
kumparan dan tangan ,rn kumparan dari cetakan. sebelum Anda mulai menggulung kumparan
Anda.
bantu, ada dua hal yang perlu diketahui, yaitu:
5. Melepas semua kumparan dari cetakan fleksibel.
1. Biasanya kumparan bantu mempunyai ukuran yang lebih kecil bila
Kalau semua kayu pengganjar sudah dibandingkan dengan kumparan utama. Oleh karena itu, besar cetakan
keruar, repaskan semua kumparan
utama dari cetakan freksiber. Laru simpan yang dibuat (disetel)juga akan lebih kecil.
semua kumparan utama
dengan benar. lngat, saat disimpan,
usahakan agar kumparan tidak
terkena barang dari logam agar email (lapisan 2. Jumlah kumparan untuk kumparan bantu ada yang sama dengan jumlah
isolator) tembaga tidak kumparan untuk kumparan utama, namun ada juga yang berbeda'
tergores. Sekarang semua kumparan
dari kumparan utama siap untuk
dimasukkan ke dalam alur stator. Gulung semua kumparan bantu sesuai dengan jumlah gulungan yang ada
prada catatan. Pada contoh kali ini, jumlah kumparan di dalam satu ke-
Iompok kumparan bantu ada dua sehingga total kumparan bantu yang Anda
liulung adalah empat kumparan. ltu berarti, urutan menggulungnya adalah
dari kumparan ke-1 >> kumparan ke-2 (untuk kelompok kumparan yang
pertama), lalu kembali lagi ke depan, yaitu ke kumparan ke-2 ) kumparan
kr. 1 (untuk kt'lrxrrpok kumparan yang kedua). Sekarang semua kumparan
tl.rri kumparan lr,rrrltr inr .,i,rp untuk dimasukkan ke dalam alur stator.
[bPanduanMenggulungUIangKumparanMotorListrikSatuFasa

ffi Ktrrnp;rrarr varrg ketlrra K*lonrp*k krrmpar*n


L-' t" yarn!{
tt *fr it*rl&rn&

IT
F Memasukkan l(umparan
U
T
.A
l{r:rnparrut k
Y{ulg pril&rn{l
Kelo*iglk kutnpi,rr*r,vang krduil

u drrrnlrr -:rr-..
jflg*
E
xtffi
Bi''
':1ru
_-lM
- \
'%; Setelah semua kumparan berhasil digulung, tiba saatnya kita memasukkan
*{
semua kumparan ke dalam alur stator. Dalam bab ini dijelaskan semua
I
.{Gffii&
lkatan N*mbaga tahapan yang harus Anda kerjakan untuk memasukkan kumparan, mulai
dari menyiapkan stator dan mika penutup alur, menyiapkan selongsong
"*tr
1;1-#mffine
asbes sampai dengan memasukkan kumparan utama dan kumparan bantu.

#m
f$
G S$
[ffi Sebelum memasukkan kumparan ke dalam alur stator, ada beberapa hal
wesfl
ffiffi P*drr rcntuh ini rrrl* rnrp*i
kur"nparan
yang perlu Anda ketahui, yaitu:
1. Saat sistem sambung kumparan yang asli diteliti, Anda harus memer-
i.i*i*"g.i gambar:
hatikan arah putar kumparan supaya Anda dapat menentukan letak
l. Mertg;quh.rng kel*r:pnk }tunrparan hanru yarrg paftan"l*.
J. Semuer klrrnp*ran bantu ldua kelnmprk kumparauf sutllrh hErh:rsil setiap ujung tembaga yang masuk dan setiap ujung tembaga yang
digulung.
;1. Semua kumparan banru *udah *iikar. keluar. Anda perhatikan juga jarak di antara kedua sisi kumparannya
4, Mrngeluarknn $en;ila keryu pelrgganj*l dari bagi*n teng*h *etxkan, (kumparan yang terkecil), berapa alurnya.
5. Sernus kumpcrran bsnru srrd&h dil*pax dari ceiak&n.

Gambar 7.8 Menggulung kumparan bantu


Anda harus berhati-hati saat memasukkan kumparan ke dalam alur
stator. Usahakan semua tembaganya tidak terlalu sering berkontak
dengan bibir alur dan badan stator agar lapisan email tembaganya tetap
utuh (tidak tergores).

Setiap tembaga yang keluar (yang akan dijadikan sambungan) harus


Anda pasangi selongsong asbes atau selongsong plastik agar setiap
tembaga tidak berkontak (short) dengan badan stator.

4. Saat memasang mika penutup alur, lengkungan mika jangan melebihi


(melewati) bibir alur karena bentuk mika ini berguna untuk menjaga
agar tcrnlr,rli,r tirl,rk tr.rkt'na atau tergores putaran rotor.
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik satu Fasa Memasukkan Kumparan f
Eil
5. Kalau semua tembaga sudah masuk ke dalam arur, setiap sisi kumparan
harus ditutup dengan mika penutup alur. Kecuali kalau sisi kumparan
utamanya akan ditimpa atau ditambahi sisi kumparan bantu (di dalam
satu alur ada dua sisi kumparan), sisi kumparan utama harus Anda tutup
dulu dengan mika penghalang (mika ini ukurannya lebih tipis daripada
mika penutup alur). Kalau semua tembaga dari sisi kumparan bantu
sudah masuk, alur baru ditutup dengan mika penutup alur.

lngat, Anda harus benar-benar memahami semua penjelasan di atas karena


ikut menentukan hasil kumparan yang Anda gulung ulang.

8.I MEMASUKKAN KUMPARAN UTAMA


Proses memasukkan kumparan utama ini akan dikerjakan secara bertahap,
dimulai dari memasukkan kelompok kumparan yang pertama sampai ke-
lompok kumparan yang kedua. Berikut adalah langkah-rangkah yang harus
dikerjakan untuk memasukkan kelompok kumparan utama yang pertama.

L. Menyiapkan stator dan semua kumparan di atas meja kerja.


siapkan stator yang semua alurnya sudah Anda pasangi mika di atas
meja kerja. Lalu tempatkan kumparan yang pertama di depan stator,
sedangkan kumparan yang lainnya disimpan di belakangnya secara
Gambar 8.t Menyiapkan stator dan kumparan utama pada meia keria
berurutan. Anda siapkan juga semua mika penutup alur, gunting, dan
juga selongsong berdiameter L mm dan 4 mm dengan panjang secukup- 2. Memasukkan kumparan yang pertama'
nya. Selongsong ini berguna untuk melindungi setiap ujung tembaga Untuk memasukkan kumparan yang pertama, Anda bisa mengikuti
yang keluar dari kumparan. beberapa langkah berikut.

a. Sebelum memasukkan kumparan yang pertama ke dalam alur


stator, atur bentuk kumparan dengan tangan supaya kedua sisinya
bisa atau mudah masuk ke dalam lubang stator. Kalau kumparan ini
sudah di dalam, semua tembaga dari satu sisi kumparan yang tidak
diikat dimasukkan ke dalam alur, dengan cara diremas (diurai)
sambil didorong secara perlahan (sedikit demi sedikit/satu sampai
tiga tembaga sekali dorong). Kalau semua tembaga sudah masuk ke
dalam alur, pasanglah mika penutup alur. Kalau, misalnya, mema-
sukkan tt'mb.rga menggunakan tangan agak susah, kita bisa
mt'nggrrrt,rk.rrr rcbilah bambu yang ujungnya lancip' Tetapi ingat,
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Memasukkan Kumparan f
menggunakan bambu ini kalau perlu saja dan Anda harus berhati-
hati.

Cotra perhatilrrlnl
Si*i kurnprran
3.ang ada ikaian
t*mtragany;t
ber*d* tli dep*n

Mcrt.tirsukk;l:r *einua
trrnbcrga derr;1;rn curil
cliremss (diuraif ramhil Gambar 8.3 Melepaskan ikatan tembaga
elid+rong *ernrei perlahan
l*eriikit rlerui sedihjt) c. Atur atau rapikan bentuk setiap kumparan yang sudah masuk ke

dalam alur dengan menekannya lebih ke dalam dua sisi kumparan


yang berada di bagian depan dan di bagian belakang stator
menggunakan tangan (kayu). Pengaturan kumparan ini bermanfaat
agar sisi kumparan yang sudah masuk tidak akan menghalangi alur
untuk kumparan yang belum dimasukkan (terutama alur untuk
kumparan bantu).

C$r1[$h c*ra nr*nrn*ukkur


$tlrnua lsmba*l8 vnng dibantu
d*ngn tr menglp.rn*katr tr*mhn
_v1r!rg ujilnBn-y* tipiu {lanrip}

Gambar 8.2 Memasukkan tembaga ke dalam alur

b. Langkah selanjutnya adalah memasukkan sisi kumparan yang


satunya lagi (yang diikat). Buka ikatan tembaganya. Kalau ikatan
sudah terlepas, semua tembaga dimasukkan ke dalam alur. Caranya
sama dengan cara memasukkan tembaga dari sisi kumparan yang
tidak diikat yang sudah dijelaskan sebelumnya. pasang juga mika
penutup alur kalau semua tembaganya sudah masuk ke dalam alur.
Gambar 8.4 Kumparan yang pertama sudah masuk ke dalam alur
panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik
satu Fasa Memasukkan Kumparan f
-tail
lngat, Anda harus mempelajari dan berlatih untuk menguasai semua 4. Merapikan kelompok kumparan utama yang pertama.
langkah untuk memasukkan kumparan yang pertama karena akan Caranya sama seperti untuk kumparan yang pertama. Satu kelompok
digunakan untuk memasukkan kumparan yang lainnya. kumparan utama yang sudah masuk ke dalam alur ini juga harus
3. Memasukkan kumparan yang kedua dan seterusnya. dirapikan bentuknya mengikuti bentuk lingkaran rumah stator (bentuk
Setelah kumparan yang pertama masuk ke dalam alur, langkah kumparan yang asli), yaitu dengan dibuat melingkar sambil ditekan atau
selanjutnya adalah memasukkan kumparan yang kedua dan seterusnya didorong ke sisi bagian dalam rumah stator. Kalau kelompok kumparan
secara berurutan sampai semua kumparan untuk satu kelompok utama yang pertama ini sudah dirapikan, ruangan di dalam stator akan
kumparan utama yang pertama ini masuk ke dalam alur. menjadi lebih lapang sehingga pemasukan kelompok kumparan utama
yang kedua bisa menjadi lebih mudah.

Gambar 8.5 Memasukkan kelompok kumparan utama yang pertama


Gambar 8.5 Merapikan kelompok kumparan utama yang pertama
E[ panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik satu Fasa Memasukkan Kumparan f

Kalau Anda sudah merapikan kelompok kumparan utama yang pertama, tembaga yang keluar dari dua kelompok kumparan utama yang sudah Anda
letakkan semua kumparan untuk kelompok kumparan utama yang kedua di tentukan sebagai sambungan di antara kelompok kumparan. Tetapi ingat,
depan stator untuk dimasukkan ke dalam alur. cara untuk memasukkan sambungan ini harus sama dengan sistem sambung pada skema kumparan
kelompok kumparan yang kedua sama dengan cara untuk memasukkan yang asli.
kelompok kumparan yang pertama.

Kerjakan dengan teliti dan rapi sampai semua kumparan dari kumparan
utama (pada contoh kali ini, dalam dua kelompok ada delapan kumparan)
Rrepik:r* kedr:a kelom trxrk
bisa masuk ke dalam alur stator. Kalau sudah beres, setiap tembaga yang kurnpar:rn utsma ini dengan
keluar dari kumparan utama harus dipasangi selongsong asbes.
r*ra ditckan atau ditlorong
kr *rah sixi hagian deilam
rr:mr'rh lit{lttlr *jlrnbil fliiltilr
bant{tknyfl rnrngikuti bcntul'l
kunrparan yang pertrsm{l lingk*rarr rurnah ststfir {rtflu
darl krlermprk kumporan lrrntrrk lingkaran kumparan
utBm$ -v'fln& krrlun aknn
-1,ang a*[i
r'lirn*sukkan ke dr*lxm alur

Perh*t{krn, p*da conloh ini,


tembaga ynng disatrbung
adalah fr,fih$Ha 1"tng krlltar
dari kurnparat* t{rbe$&r
fkr-;ll F*da setiap keh:rmprrk
kurnparan ul$rn&.

M*nyam[:un14 dua tentha$lt yan6, tlijadikan seb*gat


E sambun6gan cli antar* kelnmpok kumparnn
.', Gambar 8.8 Merapikan semua kumparan utama

I
Srlonfisorrg I

8.2 MEMASUKKAN KUMPARAN BANTU


Ernpat knn:parar Sctelah semua kumparan utama dirapikan, Anda siapkan semua kumparan
{kelnnrpok kumpilran
ut{rms Jr&ng kxduxf lr,rntu yang akan dimasukkan ke dalam alur. Secara garis besar, cara untuk
yang lraru masuk kr
dalarn alur rrrcmasukkan kumparan bantu ini sama dengan cara untuk memasukkan
krrmparan utama, yaitu dimulai dari memasukkan kumparan yang pertama
,,,rrnpai memasukkan semua kumparan atau dua kelompok kumparan ke
Gambar 8.7 Memasukkan kelompok kumparan utama yang kedua rl,rlam alur stator. Pada contoh kali ini di dalam satu kelompok kumparan
Langkah berikutnya adalah merapikan bentuk kedua kelompok kumparan lr,rrrtu terdapat dua kumparan. Artinya, kumparan yang harus Anda
utama yang sudah masuk agar nantinya pemasukan semua kump.rran bantu rrr.rsrrkkan ;rcl,rl.rlr ontpat kumparan. Contoh beberapa langkah untuk
menjadi lebih mudah. Kalau kumparan sudah r.rpi, r,rrrrlrtrnlil.rlr <iu,r rrtr,rrr.rsrrkk,trt ktttttp,tt,ttt ll.trttu ke dalam alur dijelaskan oleh Gambar 8.9.
rePanduanMengguIungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa

tr .t'r-"..
+ru1
IK-lr*p"k-l ffi \-*,
I kurnparan I
I bantu yuns I
lperlarna
Itliletntkslr ai
I
I
W r-T Kumpar*n
yeng
pfrtenra
di:nasukkon
kr dalam
Mengerjakan
lo:l.y "rur".l Bret(rr Tahapan Tsrakhir
Kelompck
kump*ran
Kunrpuran
untuk Menggulung Ulang
,yan8
bentu yong
pert&ma
pertems
*udEh
Kumparan
*udnh
masuk
masuk ke
kr dalnm
ds":em alur

Tahapan terakhir yang harus Anda keriakan untuk menggulung ulang


kumparan adalah menyambung, mengikat, dan memernis kumparan'
Setelah kumparan utama dan kumparan bantu terpasang pada alur stator,
bentuk kumparan harus dirapikan lagi dengan tangan. Kalau tembaga yang
digunakan agak besar dan susah dibentuk dengan tangan, kumparan bisa
dipukul pelan-pelan ke dalam (mengikuti bentuk lingkaran stator) dengan
jangan
$emua kurnperan uaniJ taua
kclompokrrcmpat kurnparanf
Semua kumparan Uanru fau, menggunakan kayu berbentuk bulat atau palu karet. Tetapi ingat,
kelompok) scdang dirspikan
.sudah maruk kc datarii stur dipukul terlalu keras agar tembaga tidak rusak (cacat). Kalau bentuk
Gambar 8.9 Memasukkan semua kumparan kumparan sudah cukup rapi, tiba saatnya kita untuk menyambung semua
bantu ke daram arur
tembaga yang keluar dari kumparan dengan kabel listrik sesuai dengan
skema kumparan Yang asli.

9.I MENYAMBUNGKUMPARAN
Berikut adalah beberapa langkah yang harus Anda kerjakan untuk menyam-
bung kumparan.

1. Memasang mika penghalang kumparan.


Kegunaan mikl penghalang kumparan adalah untuk mencegah agar
tidak terj.rtli kor,,k,ling (hubungan pendek) di antara kumparan utama
?
;:;

Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik satu Fasa MengerjakanTahapanTerakhiruntukMenggulungKumpar,,E

dengan kumparan bantu, dan membuat kumparan yang sudah digulung dibuat, pasanglah semua mika dengan cara menyelipkannya di antara
-f kumparan utama dan kumparan bantu.
ulang menjadi lebih kuat lagi atau tidak mudah terbakar.

Ukuran mika penghalang ini lebih tipis bila dibandingkan dengan mika
untuk alur dan mika penutup alur. Lebar mika ini harus disesuaikan
dengan lebar sisi kumparan utama dan sisi kumparan bantu (semua
bagian kedua kumparan harus bisa dihalangi oleh mika ini). Sedangkan
untuk panjang mika, Anda bisa menentukan panjangnya secara
langsung sesuai dengan keliling kumparan atau bisa juga membagi mika
menjadi beberapa lembar. Karena bagian kumparan yang harus
dipasangi mika penghalang ini ada dua (di bagian depan dan di bagian
belakang stator), mika yang harus Anda buat juga dua lembar (sesuai
dengan keliling kumparan). Akan tetapi, kalau setiap mikanya Anda bagi
menjadi empat lembar, mika penghalang ini totalnya delapan lembar.
Gambar 9.2 Contoh mika penghalang yang sudah dipasang

Dua lrnrbar nrika -vang p*nj*ngnyu Membersihkan lapisan email tembaga.


sr:*u*i dengat kelilitrfi kumper*rn
Sebelum disambung, lapisan email pada ujung tembaga dari setiap kum-
paran harus dibersihkan dulu. Agar lapisan email ini mudah dibersihkan,
panggang dulu setiap ujung tembaga dengan korek api gas, lalu setiap
ujung tembaga ini digosok (dikerik) dengan gunting atau kertas ampelas
Katau dibagi. aka* rrenjadl d*lapan
lernbur sampai benar-benar bersih supaya nantinya mudah disolder. lngat,
Anda harus hati-hati saat membersihkan lapisan email ini, jangan
sampai tangan Anda terluka.

Tiga lembar nrikir y*ng.]ugil


akan dipnsang {di**lipkan}

C$ntoh m*mss{rng cmp&t rnika


p*nghalang p.rda kumparan di
salah **lu b&gial] $tatur

Gambar 9.t Memasang mika penghalang kumparan

Kalau ternyata memasang (menyelipkan) mika dengan ukuran yang


panjang pada kumparan agak susah, alangkah baiknya Anda membagi
mika ini agar saat mengikat kumparan, mika mudah mengikuti bentuk
lingkaran kumparan. Kalau delapan lembar mika penlilr,rl,rrrli ini sudalr
C.rtrth,rr 9. 1 Mrnrlrcr rilrk,rrr l,rpis,rn clrr,ril p,r<la tct.ntrag.r
MengeriakanTahapanTerakhiruntukMenggulungKumpara"E
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa
3. Menyolder semua sambungan. Contoh bentuk sambungan yang digunakan untuk kumparan motor
Kalau semua ujung tembaga dari setiap kumparan ini sudah dibersihkan, listrik satu fasa (terutama untuk pompa air) dijelaskan pada Gambar 9.5.
dua ujung sambungan tembaga yang sudah ditentukan sebagai sam-
bungan di antara kelompok kumparan utama dan kelompok kumparan
bantu harus dipilin agar bisa tersambung dengan lebih baik lagi kalau
disolder. Ingat, tembaga ini dipilin seperlunya saja agar diameternya
tidak berubah.

I{stcralgrc lrmbrr:
Ci dan C? * Katrrsl yang akan tli*ambung dengan k$btl *ari rolokarr
{strker} kahel lislrik.
Kl dsn K2 * Knbd y*ng akan disamburrg dengan k*b*l {mrrninall
dnri knp:rsii.or.
U I dan -L3? Ujung t*nrh*ga dari kumparaft utxlms"
{Jl dan Bt * Ujung, t*mbnga dari kumparan bentu.

Gambar 9.5 Menyambung tembaga dengan kabel listrik

Berikut adalah beberapa saran yang perlu Anda perhatikan ketika akan
menyambung kumparan.

a. lngat, semua bentuk sambungan yang sudah dijelaskan di atas


Gambar 9.4 Memilin sambungan tembaga
hanya sebagai patokan saja. Supaya lebih jelas, lihat skema
Setelah kedua sambungan di antara kelompok kumparan disambung kumparan yang Anda catat karena ada juga tipe motor listrik yang
dan dipilin dengan baik, selanjutnya Anda harus menentukan dan sistem sambung kumparannya berbeda atau lebih khusus.
menyambung setiap ujung tembaga lainnya dengan setiap kabel listrik
yang akan dikeluarkan dari stator, yaitu dua kabel untuk kapasitor dan
b. Untuk menyambung kumparan ini, kalau bisa Anda tidak mengguna-
kan kabel listrik berwarna sama (satu warna). Anda bisa menggu-
dua kabel untuk steker listrik. lngat, semua sambungan ujung tembaga
nakan kabel listrik dengan dua warna yang berbeda sesuai dengan
dengan kabel listrik ini juga harus sama dengan skema kumparan yang
sambungan yang akan Anda buat. Perbedaan warna ini bermanfaat
asli (orisinal). (Baca kembali ulasan tentang meneliti dan mencatat
supaya k;rbr.l tidak tertukar saat Anda merakitnya. Contohnya
sistem sambung kumparan di Bab lll.)
;rd.rl,rJr k,rlrr.l lr',trik lrcrwarna merah untuk kapasitor, sedangkan
I . Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik satu Fasa
MengerjakanTahapanTerakhiruntukMengguIungKumpar.nE

kabel listrik untuk stekernya berwarna hitam. Jenis kabel listrik yang listrik yang digunakan (biasanya 3 mm sampai 4 mm). Kalau semua
biasa atau cocok digunakan pada rangkaian kumparan adalah kabel
sambungan sudah Anda pasangi selongsong, atur dan rapikan semua
listrik yang berbentuk mono atau satuan (cuma satu helai) rangkaian kabel listriknya sesuai dengan skema kumparan yang asli.
berdiameter 3 mm sampai 4 mm. Setelah rapi, semua kabel listrik dikeluarkan dari stator melalui lubang
c. Agar bisa tersambung dengan baik (kuat), ujung tembaga yang akan atau tempat yang ada pada rumah stator. Sekarang, semua kumparan
disambung harus dibelitkan mengelilingi ujung kabel listrik. ini bisa Anda ikat dengan tali nilon.

Kalau semuanya sudah tersambung dengan baik dan benar, semua


$elongsong
sambungan itu harus Anda solder (patri) dengan rapi dan kuat. tronrkuran 2 mm

C*ntnh rn*nyolder sambunga:t


di anlara kelnmplk kumparan
hantr:

Seleingxang
br:n:kuran
1TP_"_.. ""

Con{o}r ujung lembaga


v*ng dibelirkan pada Xunrp*ran
ujung kabel lixtrik xutlah siup
r"rntuk <liikorl

Gambar 9.5 Menyolder semua sambungan pada kumparan

4. Memasang selongsong pada semua sambungan.


Untuk mencegah agar sambungan-sambungan yang sudah Anda solder
tidak saling berhubungan (korsleting), setiap sambungan harus dipa-
Gambar 9.7 Memasang selongsong pada semua sambungan
sangi (dilindungi) selongsong asbes atau selongsong plastik. Besar
selongsong yang dipasang pada kedua sambungan di antara kelompok K,rlau menurut Anda kurang praktis, langkah untuk menyambung kumparan
kumparan tergantung pada besar tembaga dari kumparan (biasanya 1, y,rng sudah dijelaskan bisa Anda tukar urutannya menjadi membersihkan
mm sampai 2 mm). Sedangkan selongsong yang dipasang pada semua l,rllisirn email tcmbaga ) menyolder semua sambungan ) memasang
sambungan tembaga dengan kabel listrik tergantung p,rrl,r lros,rr kabol
EPanduanMenggulungUIangKumparanMotorListrikSatuFasa MengerjakanTahapanTerakhiruntukMenggulungKumpar.nE

kumparan.

9.2 MENGIKAT KUMPARAN


Pengikatan kumparan sangat berguna agar bentuk kumparan yang sudah
Anda masukkan ke dalam alur tidak berubah bentuk, lebih kokoh, dan lebih
rapi. Tali yang digunakan untuk mengikat adalah tali nilon yang dibuat
khusus untuk kumparan.

Gambar 9.9 Dua bentuk ikatan tali nilon

Jika menemui kesulitan saat memasukkan ujung tali nilon ke dalam celah
kumparan, Anda harus menggunakan alat untuk memasukkan ujung tali
nilon tersebut, yaitu jarum dari tembaga yang bisa Anda buat sendiri.
Contoh cara membuat jarum: Potonglah tembaga yang berdiameter 0,50
mm dengan panjang sekitar 20 cm. selanjutnya, tekuk tembaga itu. Setelah
ditekuk, panjang tembaga akan menjadi 10 cm. Langkah terakhir adalah
Gambar 9.8 Tali nilon yang dibuat khusus untuk kumparan
memilin tembaga mulai dari bagian sebelum ujung tekukan sampai ke
kedua ujungnya. Pilin terus sampai tekukan tembaga berbentuk lubang kecil
Sebelum mulai mengikat kumparan, Anda harus mengetahui dan menguasai
yang berguna untuk mengaitkan ujung tali nilon.
bentuk dan cara untuk mengikat kumparan. Ada beberapa bentuk ikatan
yang perlu Anda ketahui, mulai dari yang sederhana sampai yang agak
rumit, tetapi bagus hasil ikatannya. Anda juga bisa meniru bentuk ikatan
pada kumparan yang asli sebelum kumparan ini dibongkar. Anda harus
berlatih mengikat kumparan sampai mahir. Contoh dua bentuk ikatan tali
nilon yang bisa Anda gunakan untuk kumparan motor listrik satu fasa
dijelaskan oleh Gambar 9.9.
@PanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrik5atuFasa Mengeriakan Tahapan Terakhir untuk Menggulung Kumparun Eil
Bagian s*txlum ujung tekukan

C""t"tr ini, rnenuteuk tern a

Gambar 9.ro Membuat jarum dari tembaga

Berikut adalah beberapa langkah yang harus Anda kerjakan untuk mengikat
kumparan.
1,. sediakan tali nilon dengan panjang sekitar satu meter. Lalu, masukkan
ujung tali nilon itu ke dalam lubang jarum. Kalau sudah, lubang jarum Gambar 9.rt Memasukkan iarum ke dalam celah kumparan
ditekan agar menyempit dan bisa menekan (mengarit) ujung tali nilon.
Kalau simpul pertama ini sudah jadi, masukkan ujung jarum ke dalam
2. Selanjutnya, masukkan ujung jarum ke dalam celah kumparan yang celah berikutnya sesuai dengan bentuk ikatan yang sudah Anda kuasai
akan dijadikan tempat untuk ikatan pertama. Anda bebas menentukan secara berurutan. lkat semua kumparan (satu keliling) supaya berbentuk
celah yang pertama ini. Agar mudah untuk mengencangkan ikatan, anyaman sampai tali nilon ini bertemu kembali dengan simpul pertama
ujung jarum harus Anda masukkan dari sisi bagian dalam kumparan. ikatan. lngat, setiap kali akan memasukkan jarum ke dalam celah
berikutnya, tali nilon ini harus Anda tarik seperlunya supaya dapat
3. Buatlah simpul pada ujung terakhir tali nilon sebagai ikatan pertama tali
mengikat kumparan dengan cukup kuat.
nilon.
@PanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa MengerjakanTahapanTerakhiruntukMenggulungKumpara"E

E * Eamlru
brrukuran i
cukup tiPis
yang bisn
diselipkan
{dimarukkan}
di antara bagian
dalam k*mparan
dan b*gian dalarn
rurnah siat$t.
Gambar 9.r3 Merapikan bagian dalam kumparan

2. sedangkan untuk sisi bagian luar kumparan, jangan sampai ada bagian
juga
kumparan yang melewati lubang stator. Kalau ada, sisi tersebut
harus dirapikan lagi menggunakan kayu bulat. Merapikan sisi bagian
luar berguna agar tidak ada bagian kumparan yang akan terkena
(tergores) bodi rotor saat Anda membongkar pasang rumah stator'

Gambar 9.rr Mengikat kumparan

Saat mengikat kumparan, Anda harus memerhatikan semua sisi bagian


dalam dan bagian luar kumparan. Berikut adalah dua saran yang harus Anda It * Xayr; bulat ttntuk
perhatikan saat mengikat kumparan. rncrapiksn bagtxn
luar kumpnranr,
t. Untuk sisi bagian dalam kumparan Anda harus memastikan tidak ada yaittr dengan cara
memukul be$iatl
bagian kumparan yang menempel (berkontak) dengan rumah stator. luar kumparan ini
Kalau ada, sisi tersebut harus dirapikan lagi menggunakan bambu yang pcl*n-pclan.
berukuran agak tipis. Selain untuk mencegah agar tidak terjadi
korsleting dengan rumah stator, merapikan sisi bagian dalam juga Ingat" t$*mukul
bagien luar kumpernn
berguna agar tidak ada bagian kumparan yang akan menghalangi jangan tcrlalu kera* sup&Ya
iemuaeenya tidek ada Yang rueak
(terkena) baut-baut yang akan Anda pasang pada rumah stator,
terutama untuk tipe motor listrik yang bautnya harus dipasang melalui Gambar 9.t4 Merapikan bagian luar kumparan

bagian dalam rumah stator.


panduan Menggurung Urang Kumparan
Motor Listrik Satu Fasa Menger|akanTahapanTerakhiruntukMenggulungKumPara"@
-JIJ
produsennya tentang cara menggunakan pernis yang benar karena ada
9.3 MEMERNTS KUMPARAN
beberapa merek pernis yang membutuhkan perlakuan khusus dalam
Pemernisan kumparan sangat berguna untuk melindungi atau mengisolasi
penggunaannya.
kumparan yang sudah Anda ikat dari air, debu, dan asam supaya tidak
yang
terjadi hubungan pendek. Banyak sekali merek dan jenis pernis (insuloting Kalau pernis kumparan sudah kering, pasang dan rakit kembali stator
vornish) yang dijual di pasaran, mulai dari yang termurah sampai yang kumparannya sudah digulung ulang pada bodi motor listrik dengan teliti
Anda
termahal, dari yang cepat kering hingga yang lama kering. Kalau bisa, Anda sesuai dengan keadaan semula. lngat, saat memasang kembali stator,
pilih pernis yang paling kuat hasil rekatannya, tetapi harganya tidak terlalu harus ingat dengan letak (posisi) komponen dan baut yang sudah Anda
mahal. bongkar.

Kalau semua kumparan sudah terikat rapi, siapkan larutan pernisnya. Untuk
memernis kumparan, Anda bisa menyapukan larutan pernis ke seluruh
permukaan kumparan dengan kuas cat atau bisa juga dengan mencelupkan
sebentar stator ke larutan pernis sampai seluruh kumparan terendam. Kalau
semua permukaan kumparan sudah terlapisi larutan pernis, stator diangkat,
lalu dikeringkan. lngat, saat mengerjakannya, kumparan jangan sampai
terkena barang (alat/wadah) dari logam.

Stetor ynng kuntParannYu


sudah digrrlung ulang deln
dipernis itd atlpa*sB$
{ditakit} kerubali Patia bodi
mnlar listrih.

Gambar 9.16 Memasang kembali stator pada bodi motor listrik

Setelah semua bagian motor listrik terpasang dengan baik dan benar,
sekarang Anda tiba Pada tahaPan terakhir untuk menggulung ulang
kumparan, Yaitu menYambung dan merangkai kabel listrik dari stator
dengan kapasitor dan colokan kabel listrik sesuai dengan sistem sambung
Gambar 9.r5 Memernis krrnpr.- yang asli dari motor listrik.
selain menggunakan kedua cara di atas, agar mendapatkan h,rsir y,r,11 rebih
baik lagi, Anda bisa menanyakan langsung pada tok<l y,l,fi ,rr.r,r,rr ,rl,rrr kt.
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa

Menggulung Ulang
Motor Unlversal Kecil

Bentuk dan sistem kumparan yang digunakan motor universal berbeda bila
dibandingkan dengan tipe motor listrik yang lainnya. Oleh karena itu,
supaya lebih cepat dan mudah dipahami, ulasan tentang cara untuk
menggulung ulang motor universal harus dibahas secara terpisah. Seperti
pada bab lain, bab ini juga tidak akan mengulas bagaimana cara atau teori
Gambar 9.r7 Memasang kapasitor dan colokan kabel listrik
untuk membuat dan menciptakan motor universal, tetapi lebih menitik-
beratkan tahapan kerja yang bisa dilakukan saat memperbaiki atau meng-
Kalau sudah selesai, kondisi motor listrik siap untuk diperiksa (dicek). Kalau
gulung ulang kumparan beberapa tipe motor universal yang sering dijumpai
ternyata hasilnya normal, motor listrik yang sudah digulung ulang bisa
dan digunakan, yaitu motor universal yang berdaya kecil (paling besar
digunakan lagi. (Baca juga ulasan tentang cara memeriksa motor listrik di
sekitar 1 PK), seperti blender, bor, gerinda, mikser, dan sebagainya.
Bab Xll.)
Seperti yang sudah dibahas di Bab l, motor universal mempunyai dua bagian
Apabila sudah mengikuti dan mengerjakan semua tahapan yang sudah
utama, yaitu angker (rotor) dan stator. Kedua bagian ini mempunyai kum-
dijelaskan, boleh dikatakan Anda sudah berhasil menggulung ulang paran dengan bentuk dan sistem yang khas. Oleh karena itu, cara untuk
kumparan motor listrik satu fasa. Selamat!
menggulung ulang kumparannya juga memerlukan teknik yang agak
berbeda bila dibandingkan dengan tipe motor listrik yang lain. Dalam bab ini
akan dijelaskan semua tahapan untuk memperbaiki kumparan motor
universal, yaitu mulai dari menggulung ulang kumparan angker kecil sampai
menggulung ulang kumparan medan pada stator.
Menggulung Ulang Motor Universal r<".it @
EPanduanMengguIungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa
kumparan yang terakhir (ke-12) akan menindih semua kumparan (lihat
Xttbel
ke surnbcr Gambar 1"0.2).

p. ;,*
6
Alur
4-Ku r$b -+'B kr-3
a
"tf Kurmpere:r y*ag httlga cud*h
E\ isr Kumpaftn ysnt pilrtasa eudeh btthadl dtgulrng
**rtur*il *igx$ung
{}--
Alur
"-k*-$

Kabel ke
*umher listrik
x * trmp{t *lilr xtal*r
Nuxrp*rsil y.ng t.r*khir {*c-121
Gambar ro.t Contoh angker dan stator motor universal borhrrll diptuag [*cm*r
su"d*h Ilnmp*rar y*ng l***n*a xud*h
kraprreu h*rhull digulurrg;l hcrhsrll dtguklu5

1O.1 MENGGULUNG ULANG ANGKER KECIL Cet*tqnr Sarntrar ilri ndrlah ronteh k*nrp*rran angkrr del*nr hctltttk
melingkar, prss&mrr&n kun:parirn *ngkrr padn {i*ntt:i*r 10,3.
I1eey,l, sr1t1t1,.I.l1fi.l'll,l i,i
Supaya angker bisa berputar dengan sempurna, semua kumparan disusun {llll:11lillttryl{
:l'lii TtlY.
(digulung) melingkar secara berurutan dengan sistem rangkaian tertutup. Gambar to.z Menggulung kumparan angker

Setiap ujung tembaga yang masuk ke setiap kumparan akan disambung Seandainya semua kumparan tidak digulung secara melingkar mengikuti
dengan ujung tembaga yang keluar dari kumparan yang lainnya. Semua bentuk angker, tetapi digulung secara mendatar, kita akan mendapatkan
kumparan angker ini mempunyai besar yang sama, banyaknya gulungan dan gambaran sederhana dari bentuk dan susunan kumparan seperti pada
diameter tembaganya juga sama. Semua kumparan digulung dengan arah Gambar l-0.3.
yang sama dan berurutan sampai semua alur angker bisa terisi dua sisi
kumparan dari dua kumparan yang berbeda. Kumparan yang pertama akan
ditindih (ditimpa) oleh kumparan yang kedua, lalu kedua kumparan ini juga
akan ditindih oleh kumparan yang ketiga, begitu sr.tcrtrsrry.r s.rmpai
IIEII Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa Menggulung Ulang Motor Universal r".it @

Atur ke.l $ial lmmparan kr-fr 2. untuk kumparan yang kedua


yang dlgulung pad*
*lur kr*I Tembaga yang dikaitkan pada komutator ke-2 juga digulung melingkar
dan berulang ke dalam alur ke-2 dan ke-7 sampai menjadi satu
Arqh menggulung kumparan lagi (kumparan yang kedua). Seperti untuk kumparan yang

Si*i kumparan
pertama, tembaga dari kumparan yang kedua ini juga harus dikaitkan,
ke-Q yang yaitu pada komutator ke-3.
digulurq pada
alur ke-2 3. untuk kumparan yang ketiga dan kumparan selanjutnya
Sixi kurnpar*n Dengan menggunakan cara yang sama, kumparan yang ketiga dan kum-
kr-10 yang
digulung pntta paran selanjutnya digulung secara berurutan sampai semua kumparan
alur ke-$ (di dalam gambar ada dua belas kumparan) masuk ke dalam alur
giri kumparan angker. Karena semua kumparan ini digulung melingkar mengikuti ben-
ke-l I yang
dlgulung pada tuk angker, ujung tembaga dari kumparan yang terakhir (ke-12) harus
alur k*-4 bertemu atau disambung dengan ujung tembaga dari kumparan yang
pertama, yaitu bersama-sama dikaitkan pada komutator ke-1'
Siri kumparan
Prlat ke-I? yang
penwrt digulung pacla Sistem kumparan pada angker lebih rumit dan lebih kompleks bila diban-
slur ke-E dingkan dengan sistem kumparan pada motor listrik yang lain sehingga
Ujung gu*g tembag* dari memerlukan kecermatan dan ketelitian tinggi. Sebelum menggulung ulang
tenrhega kurnparan trrskhir angker, Anda harus mengetahui dan memahami beberapa bentuk sambung-
dari lkr-l?l yang harur
kumpar*n di*arnbung dengpn an kumparan yang sering digunakan pada angker, terutama untuk sambung-
y$ng pertame knmut*tnr ke,l an setiap titik kontak dengan komutatornya.
Crtrtrx: Gambar ini adslsh e$ntoh kurnparan angk*r dalam bcntuk
rner}d*txr, prrsarnsa$ kumparAn ansk*r pada $nrnbar 10.2,
Itngk*r ini m*r*punyai dua lrrkr* Irumpxran. 10.1.1 Bentuk Sambungan KumParan Angker
Gambar ro.3 Bentuk kumparan angker secara mendatar
Berikut adalah bentuk sambungan kumparan yang sering diterapkan atau
Berikut adalah bentuk dan susunan kumparan angker yang dijelaskan pada digunakan pada angker kecil:
Gambar 10.3:
L. kumparan lingkaran ke dePan
1. untuk kumparan yang pertama Ciri-ciri kumparan angker yang menggunakan bentuk sambungan kum-
Ujung tembaga dikaitkan pada komutator ke-1, lalu tembaga digulung paran ini adalah arah untuk menggulung tembaga pada kumparannya
melingkar dan berulang (harus sama dengan jumlah gulungan asli) ke sama dengan arah susunan kumparannya (lihat Gambar 10.4). Bentuk
dalam alur ke-1 dan ke-6 sampai menjadi satu kumparan. Kalau sudah, sambungan ini dibuat supaya angker bisa berputar searah atau
tembaga dari kumparan yang pertama ini dikaitkan pada komutator berlawanan arah dengan putaran jarum jam. Perlu Anda ketahui bahwa
ke-2. ada dua cara yang sering digunakan oleh pabrik pembuat motor
universal untuk memperoleh arah putaran angker yang sesuai dengan
kebutulran, y.tilu rk'rtgan cara membuat kumparan angkernya dengan
T

E[ Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa


Menggulung Ulang Motor Universal Kecil

bentuk dan arah sedemikian rupa atau mengatur arah sambungan kabel
dibuat (dirancang) hanya untuk mengubah (membedakan) arah putaran
di antara kumparan medannya. Berikut adalah dua arah sambungan
dari angkernya saja.
yang digunakan pada kumparan lingkaran ke depan:
2. kumparan lingkaran ke belakang
a. lingkaran ke depan arah ke kanan
Ciri-ciri kumparan angker yang menggunakan bentuk sambungan
b. lingkaran ke depan arah ke kiri kumparan ini adalah arah untuk menggulung tembaga pada
kumparannya berbeda (berlawanan) dengan arah dari susunan
Arah Alur ke' t Arah slrxturlur ktrnrprrrurt kumparannya (coba lihat Gambar 10.5). Manfaat bentuk sambungan ini
m*nggululrg
ku.r*p**ran sama dengan bentuk sambungan yang pertama (kumparan lingkaran ke
depan), yaitu supaya arah putaran angkernya sesuai dengan yang
K*mparan diinginkan.
!?ng
p*rlaflrit
Kump*ran Ar$h susu$sn kumParan
Ujr"rng yanf, ptrr{nra _, Alur ke-&
trmb&,|{i} p*tln r:lllrr
u kt-7
;tklr ke-? Alur
:'&ng
p{r[*tnit Alur ke-&
kr-l?
l{(:trit}ffrf0r-
fr fi fi H--Kr,il,uhu,r
krl
kr-l Liag*nran ke depnn ar*h kr kanen
Kurnp:lmn
fang ke*n*m +
Ar;tlr susrtrtlttt k rrtnDilra rr Aruh
r:lrengprlllug
kutrrpsran
,{lur
U",r-"*t *\r*l:
mrnggulung
##
krrmparnn Tembaga
I_ijriil*{ yantrq, akarr
Trnrbaga X tembatia Uj*ng diguh:ng
ya*g akan p*rtla alr"rr
!'il n$ 1*nrbagu
digulung ke-8
rx:r[1r,ni{ )'fifig Perlattla
purJa alur p" F.'
Irl;

kkB
t{f,.t r,'1

;:::,,.,".J I ffi e
K$mut*ltor
llriltt
pengait
ke*12 ke- l
Lingh*r*t he dep*n rrn& k* klrt
Gambar ro.4 Contoh bentuk sambungan kumparan lingkaran ke depan
K{tmulstor ke- I yan;{ juga
akrn disenrtrun6 d*ngnn Knmufagor
Perlu Anda ingat bahwa tenaga putar atau medan magnet pada angker Korrrrrtrrtrrr kl l2 rr.rrng trnrboga .yang ferakhir ke -2
yang dihasilkan kedua arah sambungan kumparan di atas (arah ke kanan
Gamhar ro.5 ( ()nl()l) lr0lttrrk s.tmbungan kumparan lingkaran ke belakang
atau ke kiri) sama kuatnya. Jadi, kedua arah sambungarr ktrrnparan irri
Menggulung ulang Motor universal r".it @
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa

Berikut adalah penjelasan (cara dan arah menggulung) untuk bentuk sambunganiniadalahjumlahkumparandankomutatornyaduakali
sambungan kumparan pada Gambar L0.5: jumlah alur angker. Kalau jumlah alur ada 12 buah, jumlah kumparan
dan komutatornya pasti ada 24 buah. Bentuk sambungan ini biasa
a. untuk kumparan yang pertama
digunakan oleh tipe motor universal untuk beban yang cukup berat'
Ujung tembaga harus dikaitkan pada komutator ke-1, lalu tembaga
tersebut digulung melingkar dan berulang ke dalam alur ke-6 dan Xumprar Arah susurlan kumP*ran Alur Alur
he-d ke-?
ke-1 sampai menjadi kumparan yang pertama. Di dalam gambar
dijelaskan kalau arah dari susunan kumparannya ke kanan. Maka,
Kumparan
arah untuk mengulung tembaganya adalah ke kiri (berlawanan). y*rng krdua /
Selanjutnya, tembaga dari kumparan yang pertama ini dikaitkan
pada komutator ke-2.
menggulung
kumFar&n
b. untuk kumparan yang kedua
;
;;;
Tembaga yang sudah dikaitkan pada komutator ke-2 juga digulung
melingkar dan berulang ke dalam alur ke-7 dan ke-2 sampai menjadi
-t'I
kc-
Tembaga
kumparan yang kedua. Seperti untuk kumparan yang pertama, yong aktn
Ujung digulung
tembaga dari kumparan yang kedua ini juga harus dikaitkan, yaitu trffib{gs he dalarn
yang
pertnm*
*ltrr he-!
pada komutator ke-3. dan ke-?

Cara untuk kedua kumparan di atas juga berlaku untuk kumparan ketiga
e&$ $$fi lkelornpok
gulungg.n
y&o8
dan kumparan selanjutnya, yaitu harus digulung secara berurutan kedual
Komutator ke- I, Yang;uga
sampai semua kumparan bisa masuk ke dalam alur angker dan akhirnya ekan di$ambung d*ngan
uiung iembaga dari kumParan
tembaga dari kumparan yang terakhir dapat dikaitkan pada komutator 3'anglerakhir (di dalam kdompnk Kr:mutat()r Komuurtar
gulunggn yang trrakhirl. kt-2 ke-3
ke-1 bersama dengan ujung tembaga dari kumparan yang pertama.
Gambar i0.6 Dua kumparan yang meniadi satu kelompok kumparan
3. Dua kumparan menjadi satu kelompok kumparan.
Ada kumparan angker pada beberapa tipe motor universal yang dibuat Berikut adalah penjelasan (cara dan arah menggulung) untuk bentuk
dengan menggunakan bentuk sambungan ini. Kalau kedua kumparan ini sambungan kumparan pada Gambar 10.6:
disambung secara berurutan, keempat tembaga yang keluar dari kedua a. untuk kelompok kumparan yang pertama
kumparan ini akan menjadi tiga titik kontak yang harus disambung Ujung tembaga dikaitkan pada komutator ke-1, lalu tembaga
(dikaitkan) dengan tiga komutator secara berurutan sesuai dengan arah
tersebut juga digulung melingkar dan berulang ke dalam alur ke-1
susunan kumparan. Bentuk sambungan ini dapat digulung dengan
dan ke-6 sampai menjadi kumparan yang pertama' Kalau sudah'
menggunakan lingkaran ke depan atau lingkaran ke belakang tergan-
tembaga dari kumparan yang pertama ini dikaitkan pada komutator
tung pada kebutuhan (lihat Gambar 10.6).
ke-2, kemudian digulung kembali ke dalam alur ke-1 dan ke-6
Bentuk sambungan ini dibuat supaya putaran angker bisa lebih kuat dan sampai menladi kumparan yang kedua. Selanjutnya, tembaga dari
lebih cepat. Ciri-ciri dari kumparan angker yang menggunakan bentuk kunt;l.tran yang kedua harus dikaitkan pada komutator ke-3, yaitu
Menggulung Ulang Motor Uttiversal Kecil
EPandUanMengguIungUlangKumparanMotorListrikSatUFasa

untuk menggulung kumparan yang ketiga (untuk Bila dibandingkan dengan bentuk sambungan kumparan lingkaran ke
kelompok
kumparan yang kedua). depan atau kumparan lingkaran ke belakang, bentuk sambungan kum-
paran gelombang ini jarang sekali digunakan oleh angker motor univer-
b. untuk kelompok kumparan yang kedua
sal yang berdaya kecil (watt-nya kecil). oleh karena itu, kumparan ge-
Tembaga yang sudah dikaitkan pada komutator ke-3 juga digurung lombang ini tidak akan diulas secara mendetail'
melingkar dan berulang ke dalam alur ke-2 dan ke-7 sampai menjadi
kumparan yang ketiga. Kalau sudah, tembaga dari kumparan yang
1c,.1.2Menyambung Tembaga dengan Komutator
ketiga ini harus dikaitkan pada komutator ke-4, terus digulung
kembali ke dalam alur ke-2 dan ke-7 sampai menjadi kumparan selain mengetahui bentuk sambungan kumparan yang paling umum
yang keempat. digunakan oleh angker, Anda juga harus mengetahui dan memahami
beberapa cara untuk menyambung tembaga (titik kontak kumparan)
Penggulungan kelompok kumparan selanjutnya juga menggunakan
dengan komutator. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda gunakan
kedua cara di atas. Gulunglah terus secara berurutan sampai semua
untuk menyambung tembaga dengan komutator.
kelompok kumparan (kalau ada L2 kelompok/alur, jumlahnya menjadi
24 kumparan) bisa masuk ke dalam alur angker. 1,. Memahat tembaga ke dalam celah komutator.
Cara ini digunakan kalau komutator tidak menggunakan pelat pengait.
4. kumparan gelombang
Untuk mengerjakannya, Anda bisa mengikuti beberapa langkah berikut.
Ciri-ciri kumparan angker yang menggunakan bentuk kumparan gelom-
bang adalah setiap tembaga dari setiap kumparannya disambung de- a. Setiap kali Anda menggulung satu kumparan, tembaga (yang masuk
ngan komutator yang berada di depan alur untuk setiap sisi kumparan- dan keluar) dari setiap kumparan jangan disambung langsung de-
nya (biasanya letak kedua komutatornya agak berseberangan). ngan komutator, tetapi harus dikeluarkan dulu untuk pembersihan
setiap ujung atau tekukannya. lngat, panjang setiap tembaga harus
I
;11r:r !tt" i 1

cukup untuk disambung (nantinya) dengan komutator pasangannya'


l
i llelut
.,Trnlb:tgs
: pt ngait
I
b. Setelah Anda memahami penjelasan di atas, sekarang gulung semua
l
"j' t(.rfrkhir Krrl]tiltrlari kumparan ke dalam alur angker sesuai dengan arah dan bentuk
l

llerhui:krrn. trmb*gn sambungan kumparan yang sudah Anda catat'


kumprran kr- I
riarri
disarrlb$n* derrLltn c. Kalau sudah, setiap pasangan tembaga (titik kontak) yang sudah
komutillrr kr- I dan
k(,-;l dikeluarkan dan dibersihkan ujung atau tekukannya harus dipilin
,{lur
ke-S Alrrr dengan rapi.
kr'- 't
-Alnr
ke .l
--* \ A}:r j
d. Selanjutnya, semua tembaga yang sudah dipilin harus dimasukkan
I)ari ku-5 i (didorong) ke dalam celah yang berada di bagian tengah (ujung)
koryr1*,ot
ke-4*----'-*r' _r
<- lir.kunrpar:rn setiap komutator menggunakan pahat kecil sesuai dengan urutan
)'.ilr9 keligii
Ilari komurdf kumparannya. Pahatlah secara perlahan dan hati-hati supaya ujung
ke-5
'ft'tlbagl lrrskhir 'l"erribagrr tr.rntl,t11,r titlak rusak dan komutatornya tidak terlepas'
lurrl K,. k,,,,,1,,,,,,,, r.rrr5. lillrrrr.r

Gambar 1o.7 Contoh bcntuk ktrrnparan gchurll,rrr tk.n11,trr hrrr,r ,rlrr


fllll Panduan Menggulung Urang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa Menggulung Ulang Motor Universal *u.,, E
e. Supaya hasil sambungannya benar-benar kuat, semua uJung 3. Menyolder setiap titik kontak kumparan.
tembaga dan celah komutator harus disolder atau dipatri. Cara ini digunakan kalau semua pelat pengait komutator tidak dapat
dibuka. sebelum menyolder, lapisan email tembaga dari titik kontak
harus dibersihkan dulu. Kalau sudah bersih, tembaga dipasang
(dibelitkan) mengelilingi pelat pengait komutator. sekarang semua titik
kontak siap untuk disolder. Hasil sambungan ini hanya mengandalkan
kekuatan dari bagus tidaknya hasil solderan (patrian)'

Setiap temlmgir T*mb*gp, yu.ng


yatg alc*n dikeitkarl eiap untuk distrlder
lrarur dikreih&sn
lapi*an emailnya
Contah
rambuag*n
M*mahat *rr$u& uJung tembag* t*rnb*p
Menyolder sctiep tifik koatak dcngan
Ititik kontlk) yarrg *udah dipilin {y*ng audah dipehar} tlcngen
ke dalam celsh komr,ltator celsh kornutatsr 1ldnl pensait
y*ng xudah
Gambar ro.8 Memahat dan menyolder setiap titik kontak diao&**r

2. Mengaitkan dan menjepit setiap titik kontak kumparan. Ujung ternbsga / Ujur4 temb*ga
yang terokhir Komutator kt'- I y8irB pertalrra
lni adalah cara menyambung titik kontak pada komutator yang paling
mudah, cepat, dan praktis, yaitu setiap ujung (tekukan) tembaga hanya Gambar ini adal*h firntoh *ederhana le*lans cerg m*nSeitkan tembag*
pada bagian depan plat pcrl*nlt k*r**@
perlu dibersihkan, lalu dikaitkan pada pelat pengait dan dijepit (pelat
Gambar ro.lo Menyolder titik kontak dengan pelat pengait komutator
pengait ditekan). Hasil dari sambungan ini paling bagus dan kuat.

1o.t.3 Meneliti Bentuk Kumparan Angker yang Asli


Tembaga. yang
terakhir posisinya
di ata$ (menimpa|
Agar penggulungan ulang angker kecil bisa berhasil, Anda perlu meneliti
ujung tembaga bentuk kumparan angker yang asli untuk mendapatkan data kumparan yang
yan8 pertema
akurat. Berikut adalah beberapa langkah yang harus dikerjakan untuk
meneliti bentuk kumparan angker yang asli:
Contoh pelat
pengait yang 1. Menghitung berapa jumlah kumparan.
sudah rapi
ditekan atau 2. Menghitung berapa jumlah alur dan komutator'
dipukul
menggunakan
palu kecll
3. Menghitung banyaknya alur untuk jarak di antara kedua sisi kumparan-
nya (lebar kumParan)'
Komutator 4. Meneliti bentuk sambungan kumparan yang digunakan untuk menge-
ke-l
tahui arah pcnggulungan tembaga dan arah susunan kumparan, dan
Gambar ro.9 Contoh sambungan titik kontak dengan peht prng.!it
@PandrranMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Menggulung Ulang Motor Universal r".ir fr
jLrga sambungan setiap titik kontak dengan setiap batang komutator posisi terluar
(lamel). berbeda, yaitu ada kumparan lagi yang akan digulung pada
bersama-sama dengan kumparan yang terakhir. Kumparan ini berada
di
Langkah ini dapat dilakukan dengan cukup mudah kalau lapisan pernis tengah-tengah. Manfaat dari susunan ini adalah agar kumparan bisa
pada kumparannya cukup tipis sehingga arah dari setiap gulungan lebih kuat (posisinya tidak berubah). Kalau angkernya mempunyai dua
tembaganya bisa dilihat dengan cukup jelas. belas kumparan, kumparan yang terakhir digulung adalah kumparan
Menentukan kumparan yang pertama dan yang terakhir. yang keenam. Setelah menggulung kumparan yang kelima, alur untuk
Langkah ini dilakukan agar kita dapat menentukan letak alur kumparan yang keenam ini akan dibiarkan kosong (tidak diisi) dulu
ke-L
tempat untuk kumparan yang pertama. seperti yang ditunjukkan oleh (langsung menggulung kumparan yang ketujuh)' Kumparan yang
Gambar 10.11, letak kumparan yang terakhir (nomor 1_2) ini adalah di keenam akan digulung kalau kumparan yang terakhir sudah digulung.
belakang kumparan yang pertama (nomor 1) dan menindih semua walaupun berbeda, cara dan susunan seperti ini tidak akan mengubah
kumparan. oleh sebab itu, retak kumparan terakhir ini paring ruar, urutan menyambung titik kontak dengan komutatornya. Selain itu,
sedangkan letak kumparan pertamanya paling dalam. tenaga dan arah putaran dari angkernya juga akan tetap sama (lihat
Gambar 10.12).

Kumpnron
ke-7 suelah
digulung, jadi
trlrrr u*t$k
kurnp&r{tn
AIxr ke-6 dibiarksn
ke-6 Kurnprrran kssnng dulu
digul*ng

Al*r
kr-l? .*>

AIur Altrr' -;
kr- I ke'1t'
grtitlni ,4ngker pe.qt{r ronfoh ini mempunyai lI kumpa.nrn clxn Kurnpararr: ke-{: digulung drngau
alur. Jarnk di turtdr& kcdun sisi kumparannya adn { alur.
1? pcsisi varrg slrna dettgrtn kltfilpitratt $emun humPartrn sud*h
Cobs lih*t clan p*rhatikan pr:sisr kumparan ke-'I"J. kr- vaittr adn rtl bngian terluar
I "2. riig3tlrrn g, k*cuali ktrmP*rran
lmrnrniih krtmparan yang lainnyal kr'6
Gambar ro.rt cara untuk mengetahui jumrah dan arah susunan kumparan
6lt.t.It.r.rr "tn Atttlrt banclirrgkan derrgon {ianrbar lO' t I
Perlu Anda ketahui bahwa selain arah susunan kumparan yang sudah
G.rrnbar to.l2 ( otlt()h sLtsllnan ktrmparan ar-rgker yang lainnya
dijelaskan di atas, ada juga angker yang srsrn(rn krr,r1l,,,rrr.y,r scd ikit
-T

@PanduanMengguIungUlangKumparanMotorListrik5atuFasa Menggulung Ulang Motor Universal Kecil

6. Meneliti dan menentukan posisi komutator ke_1. Tiga contoh posisi komutator ke-l yang dijelaskan di atas hanya
seperti yang sudah dijeraskan, komutator ke-1 adarah tempat untuk gambaran saja karena posisi komutator ke-1 pada beberapa jenis
mengaitkan (menyambung) ujung tembaga dari kumparan yang angker ada yang berbeda. Oleh sebab itu, Anda harus teliti untuk
pertama saat mulai menggurung dan ujung tembaga yang menentukannya. Sebenarnya ada patokan sederhana yang bisa Anda
keruar dari
kumparan yang terakhir. Berikut adarah tiga contoh posisi komutator gunakan, yaitu dengan cara mengikuti secara perlahan dan teliti arah
ke-1 yang biasa digunakan pada angker: (jalur) tembaga yang keluar dari kumparan yang terakhir sampai ke
a. tepat di depan alur untuk sisi pertama kumparan; komutatornya (komutator ke-1). Berikut adalah ciri-ciri komutator ke-1
dan ujung tembaga yang terakhir yang perlu diketahui supaya Anda bisa
b. tepat di depan alur untuk sisi kedua kumparan; dengan cepat menentukan posisinya.
c. tepat di depan kumparan (di tengah_tengah kedua sisi kumparan). a. Pada pelat pengaitnya terlihat dua ujung tembaga, yaitu ujung
Tetapi ingat, alur yang dijadikan patokan adarah arur untuk kumparan tembaga kumparan yang pertama dan kumparan yang terakhir.
yang pertama (lihat Gambar 10.13). Sambungan kedua tembaga ini bisa disebut sambungan tembaga
yang terputus.

b. Ujung tembaga yang terakhir adalah tembaga yang keluar dari


kumparan yang terakhir. Letak tembaga ini biasanya paling atas
(mengelilingi) setiap tembaga (titik kontak) yang disambung dengan
setiap komutator dan juga posisinya pada pelat pengait komutator
ke-1 akan menindih (menimpa) ujung tembaga yang keluar dari
kumparan yang pertama.

l. Menghitung jumlah gulungan (lilitan) tembaga yang ada di dalam setiap


kumparan angker.
Dortl{ batr,trt.ort..l alt.L|lrl.I.n fGrt Er ltrEpur! !G.f Ada dua cara yang bisa digunakan.

a. Tembaga dikeluarkan (ditarik) satu per satu dari dalam alur angker
sambil dihitung jumlah gulungannya. Cara ini hanya digunakan
untuk kumparan yang pernisnya sangat tipis dan tidak terlalu keras.

b. Kalau pernis pada kumparannya sangat tebal (keras), gulungan


tembaga tidak bisa dihitung satu per satu, tetapi harus dihitung
sekaligus jumlah gulungannya. Sebelum dihitung, kumparan harus
Nomuietor hc-, dipotong dan dikeluarkan dulu dari dalam alur angker.
Knmutetor kt-I
BndS lourtrtar L..l .lt &1re
$.1 tr&r tunprna tr-f Semua hasil penelitian bentuk kumparan angker yang asli harus dicatat dan
dipelajari. Berikut adalah beberapa saran yang harus Anda perhatikan saat
Gambar ro.r3 Contoh tiga posisi komutator ke r
meneliti bentuk kumparan angker yang asli.
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Menggulung Ulang Motor Universal r<".it
@
1. Supaya penggulungan ulang kumparan angker berhasil, Anda harus 1,. Cara untuk membongkar kumparan angker yang lapisan pernisnya
mengetahui (mempelajari) bentuk kumparan yang asli dari angker yang sangat tebal.
akan digulung ulang. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berlatih dulu Untuk mengerjakannya, Anda dapat mengikuti beberapa langkah
dengan cara membongkar (meneliti) berbagai macam jenis angker yang berikut.
tidak terpakai atau yang sudah terbakar. Selain bisa mengetahui
berbagai macam bentuk kumparan, berlatih dengan angker bekas juga
a. Siapkan alat untuk membongkar kumparan angker, yaitu gergaji
besi, obeng, pisau, tang lancip, dan pahat kecil.
tidak berisiko karena kalau hasil gulungannya tidak sempurna, Anda
tidak perlu mengganti angker tersebut dengan yang baru. b. Setelah bentuk kumparan angker yang asli Anda catat, gergajilah
semua kumparan di bagian depan (yang ada komutatornya) dan di
2. Kalau menemui angker yang sangat sulit diteliti dan ditiru bentuk
bagian belakang angker dengan menggunakan gergaji besi
kumparannya, sebaiknya Anda tidak menggulung ulang angker tersebut.
mengikuti atau mengelilingi lingkaran angker, yaitu tepat di pinggir
Ganti saja angker tersebut dengan yang baru.
lapisan isolator pembatas kumparan yang berada di semua ujung
alur. lngat, saat menggergaji kumparan, jangan sampai gergaji besi
10.1.4 Membongkar Kumparan Angker mengenai lapisan isolator yang berada di bawah kumparan. Kalau
Untuk memenuhi fungsi kerjanya, kumparan angker dituntut agar kuat sampai rusak (koyak), Anda harus memperbaikinya (menjadi lebih
menahan tenaga putar yang keluar kalau motor dihidupkan. Oleh karena lama).
itu, hampir semua jenis angker sudah dilapisi dengan pernis yang sangat
bagus dan kuat oleh pabrik pembuatnya. Selain itu, pemberian pernis juga
berguna agar posisi semua kumparannya tidak berubah. Ketebalan lapisan
pernis untuk masing-masing jenis angker biasanya berbeda, ada yang sangat
tebal sampai permukaan kumparannya tidak kelihatan dan ada juga yang
sangat tipis sehingga bentuk dan arah gulungan tembaganya terlihat cukup
jelas.

Mudah tidaknya membongkar dan meneliti oentuk kumparan angker ini


tergantung pada ketebalan pernis yang digunakan. Semakin tebal lapisan
pernis, semakin sulit pembongkaran dan penelitian kumparannya' Pada
kenyataannya, membongkar kumparan dengan pernis yang sangat tebal
lebih sulit dan memakan waktu yang lebih lama daripada menggulung Gambar to.r4 Menggergaii semua kumparan angker
kumparan angker itu sendiri. c. Congkel, lalu cabut (tarik) semua potongan kumparan yang sudah
Pembongkaran kumparan angker tidak boleh menggunakan penyemprot api Anda gergaji tersebut menggunakan obeng lancip (min) dan tang
karena akan merusak semua bahan isolator dan komutatornya. Berikut lancip. Kerjakan secara perlahan dan hati-hati agar lapisan isolator
adalah dua cara yang bisa Anda gunakan untuk membongkar kumparan dan komutator tidak rusak. Kalau semua tembaga mudah dipisah-
angker. karr .,,rtu ,,,urr.r l.rin, jumlah tembaga tersebut bisa langsung dihitung.
K,rl,ru .,rrlil rlrpr,,,tltkan (pernisnya keras), potongan kumparannya
--T

Menggulung ulang Motor Universal x".il @


EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa

harus dipanggang dulu seperti biasa agar semua tembaganya kumparan yang berbeda, jumlan hasil dari hitungan tembaga ini
menjadi lebih lunak dan bisa dihitung jumlahnya. Catat jumlah harus Anda bagi dua. Kalau, misalnya, jumlah tembaga yang
gulungan tembaga untuk dijadikan patokan saat penggulungan dihitung adalah 80 helai, jumlah total dari satu kumparannya adalah
nanti (lihat Gambar 10.15). 40 gulungan tembaga (lihat Gambar 10.16)'

f,.*ngh*l ptlt$$San Kump*ran di


kumparan p*da bagian dcp*n
beka* g*rgajian angker audnh
rnengguR*k*n di*ungk*l
cbeng *tau r.:
bics dipahet
pela*-pelrrn l Csntoh potorrsen kurnParan
di dal*m alur yang sudah
el ikelusrk&rr {dtdarongl

di trswah kumparan MenyrIfiprot FltoI}&aII


kunrpara* dengan api *gar
ennt$h potsn&s$ kumparan Iturnpa.r*n cli a*mua temb*p biaa lu**rk
yang sudah dicongkel tragi*n dcpan dsn biss dihitu*g jumlahn3*
{br/
;*f -r
Fi

Semprot p<rt$ngail kumpars:!


dan di bagialt
b*lakxng angker
sxd*h tlerhs*il
dicr:ngkel
dengan api r6ar s*rnu$
t*mbsga bi*n lu:relr
dan bis* dihitung L*rpls*n
ptmbstes
kumparan

Gambar ro.r5 Mencongkel dan mencabut kumparan angker Gambar 1o.16 Mengeluarkan potongan kumparan dari dalam alur

d. Setelah semua potongan kumparan yang berada di luar alur Anda e. Setelah semua potongan kumparan dikeluarkan dari dalam alur,
lepas, sekarang di dalam setiap alur masih ada potongan kumparan bersihkan semua alur dari bekas serpihan kumparan, lapisan pernis,
yang harus Anda keluarkan juga. Untuk mengeluarkannya, kita bisa dan mika. Kalau semuanya sudah bersih, alur sudah siap untuk
memahat atau mendorong semua potongan kumparan melalui dipasangi mika.
salah satu lubang alur (bagian depan atau bagian belakang angker)
2. Cara untuk membongkar kumparan angker yang lapisan pernisnya
dengan menggunakan batang (drip) besi yang ukurannya bisa masuk
sangat tipis.
ke lubang alur. Potongan kumparan ini juga bisa Anda gunakan
untuk mengetahui jumlah gulungan tembaga pada kumparan Keuntungan lapisan pernis yang sangat tipis adalah setiap kumparan
angker. Akan tetapi, karena di dalam alur angker ada dua sisi bisa dlkeluarkan dari dalam alur secara langsunS, yaitu dengan cara
Menggulung Ulang Motor Universal r<".it
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrik5atUFasa @

membuka atau menarik satu per satu setiap gulungan tembaganya


(sambil Anda hitung jumlahnya). Untuk mengerjakannya, Anda dapat
mengikuti beberapa langkah berikut.

a. Coba Anda ambil pisau untuk mencongkel (membuka) pelat pengait


tembaga pada setiap komutator. Sekarang buka semua pelat
pengait. lngat, lakukan dengan perlahan dan hati-hati agar tangan
Anda tidak terluka dan komutator tidak terlepas dari dudukannya.
Kalau pelat pengait sulit dibuka, potong saja kedua tembaganya Uiufl*{ trffrt}*Hs d{rri
kumpararr varrg leraklrir.
dengan pisau, tepat di pinggir pelat pengait tersebut. Karena pelat #ulungrn ternbaga ini
pengait tidak dapat dibuka, saat menggulung nanti, Anda harus dik*lusrk** $fftrr per sntu
*arnbit clihi tu*g iurmlulrny*.
mengakalinya dengan mengaitkan tembaga (yang sudah dibersihkan
lapisan emailnya) di bagian luar pelat pengait tersehut dan Gambar ro,r8 Mengeluarkan gulungan tembaga dari dalam alur
menyoldernya.
b. Kalau semua kumparan sudah dikeluarkan dari alur, bersihkan dan
kontrol kondisi semua alur dan kondisi lapisan isolator pembatas
kumparan. Kalau ada yang rusak (tercabut), lapisan isolator tersebut
harus diperbaiki dan dirapikan. Lapisan isolator yang rusak bisa
Anda perbaiki dengan cara menempelkan mika yang cukup tebal
atau menambalnya dengan lem besi. Akan tetapi, kalau kerusakan-
nya parah, lapisan isolator itu harus Anda ganti. Anda bisa mem-
buatnya dengan mengikuti bentuk dan ukuran bekasnya. Bahan
untuk lapisan isolator ini bisa dari bonit atau asbes merah. Kalau
sudah beres dan rapi, semua alur siap untuk dipasangi mika.

Prrnl4glrns pisau
Kornrrlfit()f kr- I r{ir"trrgkit kr nirr
r{ir"rrtgkit nirrr 1o.1.5 Membuat Bentuk Mika untuk Angker
luprl saat mrnf,gunakan Fiaau rini, ,{nda h;i.lxn }r*ti hnri!
Sebelum memasang mika ke dalam alur angker, Anda harus mengetahui
Gambar ro.r7 Mencongkel pelat pengait
dan memahami beberapa bentuk mika yang biasa dipasang pada alur
Yang pertama harus Anda buka (congkel) adalah pelat pengait pada angker. Berikut adalah beberapa bentuk mika yang biasa dipasang untuk
komutator ke-1, yaitu pelat pengait untuk ujung tembaga dari kumparan angker:
kumparan yang terakhir. Setelah dibuka, cabut ujung tembaga
1. mika untuk alur
tersebut, lalu tarik dan keluarkan gulungan tembaganya satu per
Secara garis besar, cara mengukur dan juga membuat bentuk mika
satu dari kedua alur untuk kumparan terakhir dengan mengikuti
untuk alur angker sama persis dengan cara untuk motor listrik satu fasa
arah lingkaran kumparan. D^ngan c"ra yatrg sanr,,, keltrarkan semua
yarrg l,rirr. Y,rrrli lr.rrus Anda perhatikan adalah cara untuk mengukur
kumparan dari dalam alur.
-I

EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Menggulung Ulang Motor Universal r<".it @


panjang mikanya karena patokan yang digunakan adalah dari ujung bagian atas. Kalau kedua bahan ini tidak ada, Anda bisa menggantinya
lapisan pembatas kumparan pada bagian depan ke ujung lapisan dengan asbes merah yang ukuran dan jumlahnya juga sesuai dengan
pembatas kumparan pada bagian belakang angker. Pada intinya, yang alur angker.
harus Anda ukur bukanlah panjang alur angkernya. Jumlah mika untuk
Perlu Anda ketahui bahwa ada angker yang alurnya hanya ditutup
alur sama dengan jumlah alur angker.
dengan mika penutup alur atau hanya ditutup dengan pasak penutup
alur. Selain itu, ada juga angker yang alurnya harus ditutup dengan
keduanya (mika dan pasak penutup alur).

Conl{}l'l
n:enggu*ting
r:ika sexuai
ukurl:rr utrlr:h
rlil*diklut txikx
p*nrrtrrp alnr
Cernt*lr n-tikr prttult"tp
*h"ir yxn,{, "ruqlsh ja*i

C*ntnh
bei:*rurpa

*l 1]olor:&al1
bnnit
*k*n
3,ang
dijaclikarn
lrnx*k prnrtlllp
slur

Gambar to.zo Membuat mika dan pasak penutup alur

Gambar ro.r9 Contoh patokan pada angker untuk mengukur mika


10.1.6 Memasang Mika untuk Alur
mika penutup alur
Agar kualitasnya bisa sama dengan angker yang asli, Anda harus meniru
Cara membuat mika ini hampir sama dengan mika untuk alur. Yang jenis, bentuk, dan ukuran mika yang digunakan oleh angker tersebut,
berbeda adalah lebarnya karena ukuran mika ini lebih kecil (biasanya kecuali kalau mika aslinya sudah rusak (hancur) dan sulit ditiru. Berikut
setengah dari mika untuk alur). Jumlah dari mika ini juga sarna dengan adalah beberapa saran yang perlu Anda perhatikan sebelum membuat dan
jumlah alur angker. juga memasang mika untuk alur kalau mika aslinya sudah rusak dan sulit
3. pasak penutup alur ditiru.
Pasak ini berguna untuk lebih menguatkan kondisi semua kumparan L Kalau kumparan angker terbuat dari tembaga yang cukup kecil, lebih
yang sudah Anda gulung agar bentuknya tidak berubah. Ada beberapa baik mika yang Anda gunakan adalah yang berbahan dasar kertas
bahan yang bisa digunakan untuk membuatnya, yang paling ideal (contohnya, krempel) agar nantinya mudah untuk dilipat' Selain itu,
adalah bonit atau bakelit. Panjang pasak ini disamakan dengan panjang agar titl,rk,trl;r tembaga yang tergores atau rusak saat dimasukkan ke
mika untuk alur, sedangkan lebar pasak disamakan dengan lebar alur
Menggulung ulang Motor Universal r".it @
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa
EI
4. Selanjutnya, masukkan semua mika ke dalam alur satu per satu.
dalam alur, lebih baik lebar mika Anda lebihkan sedikit melewati bibir
Perhatikan juga posisi dari mika tersebut. Potonglah mika kalau panjang
alur (lihat Gambar 10.21).
dan lebarnya lebih sedikit. lngat, panjang mika harus sampai di kedua
2. Kalau diameter tembaganya cukup besar, lebar mika bisa Anda gunting ujung lapisan pembatas kumParan.
agar tepat di bawah bibir alur, seperti mika untuk stator pada motor
5. Kalau semua alur sudah terisi mika, angker sudah siap untuk digulung.
kapasitor (lihat Gamba r 10.221.

kl

I(GtGmng!$ gambar: Nctonugeft g*mber;


l. P*irrngan mika kr:rt*p lkremp:l| vang sudah jadi d*rn si*p dipnsang l. Feilongnn nrikn -vrrng sr.rdah jnrli clirn xiap dip;rsrrrrg.
!. Ilernasukkan mika yeng pertama ke d&lam alur. ?. Mrnek*k nrik* tebrlur:rr dipas*ng ke dillam atrur'
3. Coflt$h nrik* $,ang peflamal y*ng sudah t6rp6si!n& di dalam alur, 3- Merrnntrkktrn ntik* ,!il{1!{ PBrtfrnl{t ke d;rl;rnr alur.
4. Mer:ehan {menekr,lkf ke,dua si*i mik* yang berad* di h.rar hibir alur. *. (lr:nlrrlr n:ika lvarrg prrtEilrril ynrrg strclah lt'rlliisilnE{ qli rfullirrn;r}ur
5. Cnntoh **mua mika yang *udah dip*xang ke datram stur ds,n *emua 5. [Jrra rrrik;r strdah !rrl];1$xrlil cli diilanr alttr
nrika ini sudah ditckuk kerlun sisi luarnva. ir. Ctlrltulr rlrrgkt'r ].';r[]E rierllrlrt itlltrtt\'r, strdlrlt <liSrlrsattgi rnikir
6. Angker yang sudah clipns*ngi mikx {diliha( tlsri bagiu* depan},
Gambar 10.22 Memasang mika film ke dalam alur angker
o"-u".,".r, ,";;r;r;,ou o"r,r, r,u an; .t;r;"gk"r-
Berikut adalah beberapa langkah untuk memasang mika untuk alur. Menggulung Kumparan Angker
1c..1.7
1,. Sebelum Anda memasukkan mika ke dalam alur, siapkan gunting untuk
Cara menggulung kumparan angker yang akan diulas di sini adalah cara
memotong mika.
menggulung langsung (ulang-alik) dengan tangan. Jenis angker yang di-
2. Sekarang siapkan semua mika yang akan dimasukkan ke dalam alur (di gunakan pada ulasan di bagian ini adalah angker yang mempunyai 12 kum-
dalam gambar ada 12 lembar). paran, L2 alur,12 komutator (dengan pelat pengait), dan bentuk sambung-

3. Sebelum dimasukkan, bagian tengah mika ditekuk sedikit mengikuti an kumF);rrannya lingkaran ke depan arah ke kanan. Berikut adalah contoh
bchcr,rlr,r l,rrlik,rlr yang harus Anda l<erjakan untuk menggulung langsung
bentuk lengkungan di dalam alur.
rlcttli,rrr l,tlr1',rt t
T

EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Menggulung Ulang Motor Universal r".it @

1. Lepaskan angker dari rangkaian motor. menutupi semua lubang alur untuk kumparan selanjutnya (yang belum
Saat melepas angker, Anda harus meneliti dan mengingat posisi rang- digulung). lngat, setiap kali kumparan selesai digulung, kumparan
kaian dan baut yang sudah dilepas agar Anda tidak salah saat tersebut harus dirapikan.
merakitnya kembali.
11 Kalau kumparan yang pertama sudah rapi, dengan cara yang sama
2. Sebelum menggulung, Anda harus meneliti dan mencatat bentuk tembaga yang dikaitkan pada komutator ke-2 digulung melingkar dan
kumparan yang asli pada angker agar hasil kumparan yang digulung bisa berulang ke dalam alur ke-2 dan ke-7 (sama dengan jumlah gulungan
sama. pada catatan) sampai menjadi kumparan yang kedua. Selanjutnya,
3. Bongkar kumparan angker. tembaga dari kumparan yang kedua ini dikaitkan pada komutator ke-3.

4. Pasang mika untuk alur.


E

5. Sekarang Anda siapkan tembaga yang diameternya sama dengan bekas II


I
tembaga dari kumparan angker. "*h*

6. Lalu, bersihkan lapisan email pada ujung (bagian) tembaga dengan


panjang seperlunya, yaitu sesuai dengan lebar pelat pengait komutator.
lngat, setiap tembaga yang akan Anda kaitkan pada pelat pengait harus
dibersihkan dulu lapisan emailnya agar bisa tersambung dengan baik.
(Coba Anda baca kembali ulasan tentang cara membersihkan lapisan fktrtangau ganrbtr:
l. Chrrtotr trlrng*ilkltrl rtirtltg
emailtembaga pada Bab lX.) trtnb&ga -vilng Prrl*t'*r Pada
pclat pengait kr:$tutalor l'atlg
7. Peganglah angker dengan tangan kiri. Posisi bagian depan angker (yang prrtarn* {kr l}.
i. C*ntnh meng-"gul*ng krtmPar*n
ada komutatornya) harus berada di bawah. Dengan posisi angker y;rt-tg. p*rtrirlit.
seperti ini proses mengaitkan setiap titik kontak dari kumparan pada J" h,{errpka* dan *r*rapik*n
kurn para:r yili-rg Prf tfi ,fldr
komutator menjadi lebih mudah. Saat me ;,eliti bentuk kumparan angker el*ngnn l:nmhr"t *g1itr krtmprrnn
ir-ri tidak manghalangi lubnng
yang asli, kalau bisa, posisi angker juga seperti ini.
altrr untuk kumParan Yrrrlg
brlum riiguh.lr:g (kurnParan
8. Terus pegang ujung tembaga yang pertama dengan tangan kanan. selanjr.rlnya|,
Ujung tembaga yang sudah dibersihkan harus dimasukkan ke dalam 4. Cilmtoh ffi r$H{iJlurr.G{ ku*rparl*n
yarrg ketlull
celah pelat pengait pada komutator yang pertama (ke-1). ^
Gambar 1o.23 Menggulung kumparan yang pertama dan kedua
9. Tembaga yang tadi sudah dikaitkan pada komutator ke-1 digulung tZ. Setelah kumparan kedua dirapikan, ikuti langkah ke-9 sampai ke-11
melingkar dan berulang ke dalam alur ke-L dan ke-6 (sama dengan
untuk menggulung kumparan yang ketiga dan kumparan selanjutnya'
jumlah gulungan pada catatan) sampai menjadi kumparan yang
Gulunglah terus secara berurutan sampai semua kumparan bisa masuk
pertama. Kalau sudah, tembaga dikaitkan pada komutator ke-2.
ke dalam alur angker. lngat, kalau semua kumparan angker sudah
10. Bentuk dan posisi kumparan yang pertama harus dirapikan dulu dcngan bcrh,r.,il rlillrrltrng, posisi ujung tembaga dari kumparan yang terakhir
sebilah bambu tipis dengan cara ditck.ur k'llih kr, tl,rl,rrn ,r1i,r t irl,rk
EPanduanMengguIungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa
Menggulung utang Motor Universal r".ir @
harus bisa (tepat) dikaitkan pada komutator ke-1. Kalau tidak
bisa, ada
yang salah pada kumparan angker ini (salah susunannya
atau kurang). Mrrnuk*l Pel*t
pengail {untuk
ujurlg tBr1lbef#l
dari kumpara:r
yang 1xrtflm*
dan kumpartur
yang terakhir)
dengan
ntc*gEunrrk*n
tang lanciP.
lwglt, nrenrukul
plat prng*il ini
h{rru$ hati-h*ti"

Gambar to.z5 Memukul pelat pengait pada komutator ke-t

Langkah selanjutnya adalah membuat mika atau pasak penutup


alur'
1.4.
yang
Katsrrrngta gamh*rl Pilihlah salah satu sesuai dengan kebutuhan (sesuai dengan angker
l. Contsh mengguLrng kurnperEtn asli). Kalau kondisi dari alur sangat memungkinkan (di dalam alur masih
ya*g k*tig*,
2. Menekun rlan rn*rapikan adaruang)daninginsemuakumparanangkerbisatertutupdengan
krrntparan r':rrrg ke't ign
dt'ng;rr: burntru
kuat, Anda bisa membuat keduanya. Jumlah dan panjang mika dan
3, Contnh mengguh-rrrg krrrnpnran pasak ini sama dengan mika untuk alur.
vang krenam.
4. Mr:rapik*n krrlnpumn I'ang
ket:n{rfiti'det}*1glri {rrrrirlrr;_
S" &.mua.kump:rrarr ll ? kumparanl
br.rllasrl drgrrIrrng. ,

$. Sernlr:r klltnpilr,u.l drr ri l

Gambar ro.z4 Menggulung kumparan yang ketiga


":mpaiyang terakhir
l-3. Kalau semua kumparan sudah masuk ke daram arur dan
setiap titik
kontaknya sudah Anda sambung dengan benar pada komutator,
semua
kumparan harus Anda rapikan sekari ragi dengan bambu. serain
itu, agar
ujung tembaga yang pertama dan yang terakhir tidak terlepas, pelat
pengait pada komutator ke-1 harus rangsung ditekan atau
dipukur
pelan-pelan menggunakan tang lancip (palu kecil). Contoh b*nit vang sudah
Sedangkan pela( dipotnng (pnda contoh ini
pengait pada komutator yang rain juga bisa rangsung Eda ll bushl
dipukur atau bisa
menyusul karau semua arur angker sudah ditutup mika atau pasak
Gambar to.z6 Membuat pasak penutup alur
penutup alur. rngat, Anda harus hati-hati saat memukur perat pengait
ini dari bibir alur
agar tembaganya (titik kontak) tidak putus dan komutatornya 15. Gunting semua pinggir mika kertas (krempel) yang keluar
ticrak
lepas dari tempatnya. slt trkrtptry,t ,r1i,rr mudah saat dimasukkan ke dalam alur' Selanjutnya'
Menggulung Ulang Motor Universal K".il
@PanduanMenggulungUlangKumparanMotorLi5trikSatuFa5a 4
setiap pinggir mika harus dilipat dan didorong (dimasukkan) satu per
satu ke dalam alur menggunakan bambu yang ujungnya lancip.

m Bsmbil

Xeternngrn garnbar:
l. {-lqrnttrh pirrlggir rrriku
{tli lunr hihir rlr-rrJ vurr54
IJ
hrlum diprrrt*ng atarr {e*:e; t -

hrlurn riigrnling.
J, Crutrrlr pirrlXiir mita Cfint$il rnernfisflfiS pas*lk k* d::lnm nlur
-l.t'trtr sudahdtpiltcng
rlrr":g:lrr gilntinfr,
.1. (*r'* rurnqkrtti *irtu
C(]rilol'r
pingqrr nrika kc tJ*lsrn rnrnrukul
*lrr r nr r: r'lg1y.t r"la ka n lmrnek&nl
si:l-ritslr barttbr.t ;,atrg
srrnua lttl;tl
u.lIillgn.l.il lancip. ffi prngpil
"1,M..rrr"k*rr ;ri*ggir nrik;r mtnggunnk*n
prllrr k*ril
.l'trg
kedrru.
lselnin
5, Sernla nrik* strd;rlr
rirrlrflxukkfl* kflrluir m{:nX4lllneksfi
pinggirnv* ke clnlxrl alur txng lanri1:tl
rl;rn siap llntuk dillttup
rl*ilgan rnika rrt*ur p*s;rk l;*eu@ Gambar to.z8 Memasang mika dan pasak penutup alur
prnulup alur.
18. Sekarang kita sampai pada langkah yang terakhir, yaitu memernis
Gambar ro.z7 Melipat dan mendorong pinggir mika kertas ke
dalam alur semua kumparan yang sudah selesai digulung. Buat dan siapkan larutan
1-6. Pasanglah semua mika atau pasak penutup arur di atas setiap ripatan pernisnya (gunakanlah jenis pernis yang benar-benar bagus kualitas-
pinggir mika yang sudah masuk ke dalam alur. posisi mika nya), lalu sapukanlah larutan pernis ke seluruh permukaan kumparan.
atau pasak ini
harus pas pada alur agar tidak bergeser. Agar rebih kuat, tekan Larutan pernis ini harus menjangkau sela-sela kumparan dan masuk ke
mika dan
pasak lebih ke dalam (di bawah bibir alur) menggunakan dalam setiap alur. Tunggu sampai lapisan pernis kering. Kalau sudah
bambu.
L7' setelah semua mika atau pasak terpasang dengan baik, seranjutnya kering, angker bisa dipasang dan digunakan kembali.
Anda bisa menekan semua perat pengait komutator (serain komutator
ke-1) dengan hati-hati, yaitu dengan memaru tidak terraru keras
agar
komutatornya tidak rusak dan usahakan juga ag.rr s.ti,rp
,r,r,rt ,r'rr11.rit
ini cukup kuat mr.nckitn sctiap tombaga.
@PanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa
Menggulung ulang Motor Universal r<".i| @

+
Contolr *i*nnra
.rllrter pada Tutup belakang
seprda motsr (rurnah gir) {rumah magnet}
Gambar lo.3o Contoh motor DC kecil dan komponennya

Sebelum menggulung ulang angker motor DC, Anda harus mengetahui


dan mengerti perbedaan utama angker motor DC dengan angker motor
Gambar to.z9 Memernis kumparan angker universal, yaitu hampir semua bagian pada angker motor DC sudah
Berikut adalah beberapa catatan yang perlu Anda ketahui saat menggulung dilapisi dengan bahan isolator yang sangat keras dan kuat oleh pabrik
ulang angker kecil. pembuatnya. Lapisan isolator ini berfungsi untuk menghalangi semua
1. Jenis angker yang dijadikan contoh di sini adalah angker yang mempu- tembaga agar tidak terkena besi angker (fungsinya sama dengan mika
nyai 1'2 alur dan 12 komutator karena ada banyak motor universal yang untuk motor universal). oleh karena itu, Anda tidak perlu membuat
menggunakan angker jenis ini. (memasang) mika untuk angker motor DC ini, kecuali ada yang rusak
dan hancur, Anda harus membuat mika seperti biasanya' Dengan
2. semua teknik atau cara yang sudah dijelaskan sebelumnya hanya untuk
demikian, proses menggulung ulang angker motor DC ini akan lebih
menggulung ulang angker kecil. Jadi, tidak bisa Anda gunakan untuk
mudah daripada proses menggulung ulang angker motor universal'
angker pada motor universal yang berukuran (berdaya) besar dan mem-
butuhkan teknik yang berbeda (khusus). contoh motor universal yang
berdaya besar adalah mesin generator.

3. Akan tetapi, semua teknik di atas bisa Anda gunakan untuk menggulung
ulang angker motor DC kecil yang terdapat pada semua jenis mobil,
seperti dinamo wifer, power window, dan blower (kipas untuk radiator).
selain itu, teknik di atas juga bisa Anda gunakan untuk menggulung
ulang angker dinamo storter pada sepeda motor.

Gambar to.ll Contoh lapisan isolator pada angker motor DC


panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Menggulung ulang Motor Universal r<".it
E!! Listrik satu Fasa @
1O.2 MENGGULUNG ULANG KUMPARAN MEDAN nanti sebelum memasang kumparan, ujung bibir alur yang rusak
harus Anda perbaiki dahulu. Anda bisa menggunakan tang lancip'
Kumparan medan dipasang pada kutub stator. Jumlah kumparan medan ini
sama dengan jumlah kutub statornya. Tipe stator yang biasa digunakan oleh
Kcduil *isi kltrtrPuratt
motor universal adalah stator tipe dua kutub. oleh karena itu, yang akan mrdan {"t:ln;1 prrtam;r}
diulas dalam buku ini adalah stator tipe dua kutub. vrrlr6i *hiln rlipnlrr

Kumparan medan adalah salah satu kumparan motor listrik yang cukup
mudah digulung ulang karena bentuk dan ukuran kedua kumparannya
sama. Agar berhasil menggulung ulang, Anda harus meneliti, mencatat, dan
mempelajari sistem sambung pada kumparan medan ini. (Baca kembali
ulasan tentang motor universal di Bab l.)

1o.2.1 Meneliti Sistem Sambung Kumparan Medan


Berikut adalah beberapa langkah yang harus dikerjakan untuk meneliti
sistem sambung kumparan medan.
1. Lepaskan stator dari rangkaian motor.

2. Kalau stator sudah terlepas, Anda perhatikan dengan teliti sistem


sambung kumparannya. Catatlah arah dan posisi dua kabel untuk
sumber listrik dan dua kabel untuk sikat karbon. Kalau perlu, pada Mrn*ongkr:l ei*i lmmpanrn rn*dsn
yi{tg p{:rtmr}t* t:t*tttr4gultilkirtr uh*trg
setiap alur kutubnya Anda beri tanda sesuai dengan posisi kabelnya
(bisa dengan spidol).
Saat mrmukul dan mtuccngk*l
klrmparan mrdan ini, trxganglah
3. Membongkar atau mencabut kumparan dari alur stator. r(irtor dt.llgull titttgertt kitt.
Ada tiga cara yang bisa Anda kerjakan.
Gambar to.3z Memukul dan mencongkel kumparan medan
a. Memukul dan mencongkel kumparan.
b. Menggunting salah satu sisi kumparan.
Pukul kedua sisi kumparan (yang pertama) yang ada di luar alur
sebelum Anda gunting, salah satu sisi kumparan ini harus diikat
menggunakan palu. Kemudian, congkel kedua sisi kumparan meng-
dengan potongan tembaga. Setelah itu, gunting sisi kumparan yang
gunakan obeng sampai kumparan yang pertama ini bisa terlepas
satunya lagi. Sebelum kumparan ini Anda cabut, sisi kumparan yang
dari alur. Kalau ternyata kumparan ini belum keluar juga, Anda bisa
sudah digunting harus diluruskan dulu. Kalau sudah lurus, kumparan
menggunakan tang besar. Setelah kumparan yang pertama berhasil
bisa dicabut keluar dari dalam alur dengan cara memegang sisi
dikeluarkan, dengan cara yang sama Anda keluarkan juga kumparan
kumparan yang diikat. Kalau sulit dicabut dengan tangan, Anda bisa
yang kedua. Cara ini mempunyai kekurangan, yaitu ujung bibir alur
rrrr,rrgigiurr,rk.ln tang besar. Cara yang kedua ini lebih mudah daripada
kutub sering sekali rusak (bentuknya mok'b.rr). Olt,h k.rrt,na itu,
(.u,r V,ulli 1tt'tl,rttta (memukul dan monconlikcl kurnparan)'
-Y
i

Menggulung Ulang Motor Universal r<".ir


@PanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa @
karena akan merusak bahan isolatornya. Perlu Anda ketahui bahwa
cara ini nantinya akan Anda gunakan juga untuk menggulung
kumparannya, yaitu gulungan tembaga harus dimasukkan satu per
satu ke dalam alur sambil dihitung jumlahnya. Contoh motor
universal yang kumparan medannya seperti ini adalah beberapa
merek bor dan gerinda.

Ujurrg ter*baga dtrri kumparan yang akarr Tmmirral


rlik+luankan s*lu per natu $ulunganrlya {sokrt}
ke sikat
knrbo:r

kr kabrl
lis(rik

I Salah s&trl $i$i.ktuilparan diikrrt r*rnglqunak*n potong,elr tetnbaga"


2. Men$iunting ni;i kurnparan yans rid;ii cliikar.
3. $isi ku.mparen y*ng suaah aigu;ting harus dilunrskan,
4. Menc.abrrt hrmparan rnrdan _yang penanra menggunakan tang, Trrminsl
"1. Kumpar*n rnedmn y$nri pertam,*r cudah dic*t ut dari alur *tarar ke *iknt
(i. S*karang peda slaic; iiriggal krrmparan
.*A*, y*"g kedua. ksrban Tenrrin*l
C*.tatan: Snnl m*nglutrting dan mrnratrut kum;xrran rnedan ini, kt. kab*l
peganglah srator dengan raflgan kiri. $irnua cara ini juga listrik
rligrrrraknn nntrk
cligSrrrakatr rrnrrrk nrrncaburt
nteucaburt kurnper*n ntedaq
ntedar yong
vonc kedun.
Gambar 1o.fj Menggunting dan mencabut kumparan medan

Perlu Anda ketahui bahwa kumparan yang pernisnya belum


dihilangkan (masih keras) biasanya sulit dikeluarkan dengan dua Klrrnparr:n medsn kr- I l,ulrisurr isolulrtr lrnrl).rl kunrpartrn
cara tersebut. Oleh karena itu, agar lebih mudah, kumparan juga
Gambar to.34 Contoh besar kumparan yang sama dengan kutub stator
harus Anda semprot dengan api (sama seperti membongkar
kumparan pada motor listrik satu fasa yang lainnya). 4. Mengukur keliling (besarnya) kumparan medan.
Cara mengukur keliling kumparan ini sama dengan cara mengukur
c. Gulungan tembaga dikeluarkan (ditarik) satu per satu dari daram
keliling kumparan pada motor listrik satu fasa yang lainnya. Ambil
alur.
sehelai tembaga dari kumparan medan yang sudah dicabut untuk
cara ini harus dilakukan karau besar kumparan yang dibongkar sama dijadikan patokan saat membuat dan menggunakan cetakan. (Coba
dengan besarnya kutub stator. Karena besarnya sama, kumparan baca kembali ulasan tentang cara mengukur kumparan di Bab lll.)
tidak bisa dibongkar dengan dua cara yang sudah dijeraskan di atas.
lngat, saat gulungan tembaga dikeruarkan satu per satu dari daram
alur, jumlahnya harus sekalian dihitung. Untuk membongkar kum-
paran medan pada stator jenis ini, Anda j,rrrg.,r rrrr,rrgg,rr,rk,rn
;rpi
Menggulung ulang Motor Universal r<".it @
@PanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa

5. Menghitung jumlah gulungan tembaga pada kumparan. 10.2.2 Menggulung KumParan Medan
Hitung jumlah tembaga pada salah satu ujung kumparan yang sudah
Untuk menggulung kumparan medan, Anda dapat mengikuti beberapa
digunting, lalu Anda catat jumlah gulungan tembaga tersebut.
langkah berikut.

D*ri kurnp;trnrr 1. Membuat dan menyiaPkan cetakan.


mrdar: vang rudal'l
rlih<rngk*rr ini *rkan Kumparan medan bisa digulung pada cetakan standar atau cetakan
dismhil *rhelai fleksibel. Agar prosesnya bisa lebih cepat, lebih baik cetakan yang
trnrhagil r-mtlrk
cli ukxr k*1itr iltgrr-v*r digunakan adalah cetakan fleksibel. Belitkan contoh tembaga yang
danjugn akan sudah Anda ambil dari kumparan medan pada cetakan fleksibel, lalu
tiihit*ng jtrmlnlr
gulung*nnyl setel besarnya cetakan fleksibel agar ukurannya sesuai dengan contoh
tembaga. (Baca kembali penjelasan tentang cara memasang dan
menyetel cetakan fleksibel di Bab Vl.)

2. Menggulung kumparan medan.


Biasanya pada stator untuk motor universal terdapat dua kumparan
medan dengan bentuk dan ukuran yang sama. Oleh karena itu, Anda
harus menggulung dua kumparan. Gulung kedua kumparan medan ini
Cnlltrilh rnrngukur []*nJrr-lg
fi1itil krliling fembagn -r'an14 sesuai dengan jumlah gulungan tembaga yang sudah Anda catat.
diambil d*ri kumpirran
nredan di etas drngarr
rn('nSgr1nfl l{.I1|r *listsr
Ipengg*ri*]

Gambar to.35 Mengukur dan menghitung jumlah gulungan tembaga

6. Mengukur diameter tembaga untuk kumparan medan.


Anda ukur diameter tembaga untuk kumparan medan ini dengan teliti,
lalu catat hasilnya , (Baca kembali tentang pengukuran diameter
tembaga di Bab lll.)

Gambar to.36 Contoh dua kumparan medan yang sudah digulung

3. Membuat dan memasang mika pada alur stator.


Biasany,r ,rdit dua macam mika yang bisa dipasang pada alur stator
rurrlrrk krrrnp,rr.rtt ltcdan, yaitu mika yang harus dipasang dulu ke dalam
,rlru tl.rtr ttttk,t v,rrr,', lr,lrus dill,ts.lng b('rsamil dcngan kumparan'
panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik
][ Satu Fasa
Menggulung ulang Motor Universal r<".i1 fr
Walaupun cara dan bentuknya berbeda, fungsi kedua mika ini sama.
Berikut adalah cara untuk membuat dan memasang kedua mika pada b. mika yang harus dipasang bersama dengan kumparan
alur stator untuk kumparan medan: Panjang dari mika ini sama dengan panjang mika yang pertama'
sedangkan lebarnya harus dilebihkan sekitar tiga kali tebal dari
a. mika yang harus dipasang dulu ke dalam alur
kumparan karena harus cukup untuk dibelitkan menutupi
Cara membuatnya sama dengan membuat mika untuk alur pada (mengelilingi) sisi kumparan yang akan dimasukkan ke dalam alur,
umumnya. Ukurlah panjang alur yang akan diterapkan pada mika, yaitu dengan cara dilipat menjadi tiga.
lalu tambahkan panjang mika sekitar 2 mm sampai 3 mm. Lebar
;::':1'
mika harus disesuaikan dengan lebar alur. Karena pada statornya 121 "
:."":.
'

ada empat alur, jumlah mika yang dibuat juga harus empat lembar.
m tl
. ::;'.t;::,,t,f,::;'

',i*.;.; ::,ii: *,
Kalau semua mika ini sudah jadi, pasanglah mika ke dalam alur.
''#"ii#;lli!l'::S*a.'
.i:::';
Selanjutnya, kita akan membuat mika penutup alur. Ukuran dari :rir::r t: ,::i 1::. t;t : :: i i .;.,.
::
).. :: a: : : rii:.....;. :.;: ' ' '""'::
. .;:, :.,--
mika penutup alur kalau bisa Anda samakan dengan bekas mika dari ' ..::. i:": -ll,il "';::..::'
""-:.:
"

kumparannya. Kalau pada kumparan bekasnya tidak ada mika ,:,,iir:iii:rilii::,


penutup alur, Anda tidak perlu membuatnya. Akan tetapi, kalau
memang ada, mika penutup alur harus Anda buat dengan jumlah KGt*r*ng.n gr.mh*t:
1. C$lrtoh rmpet lemb.rr H ,!ii'l
yang sama dengan jumlah alur. Agar hasilnya sama dengan aslinya, mika yang akan dilipat

t
-#
rnenJadi tiga liPatart
lebih baik Anda meniru bentuk dan ukuran dari mika bekas pada
ldue ffiika untuk satu
sl ator tersebut. kumparan).
2. Cara melipal mika
r*cnjadi ti*e lipetrtn.
3. Conroh rara memat&ng
mika yang audah diliPat
t*di ped* k*dua *isi
kumparan m*clax.
Gambar ro.38 Contoh mika yang dipasang bersama dengan kumparan

4. Memasukkan kumparan medan ke dalam alur.


Ada dua cara yang bisa dilakukan sesuai dengan besarnya kumparan
yang sudah dibongkar, Yaitu:
Krtcnn3rx lFmlrrr
l. Cuntoh c*ra mcn6nktrr
stator,v*ng *k*n ditiru a. Sisi kumparan dimasukkan sekaligus ke dalam alur.
{diterapkan} unruk
panjang rnika. Siapkan satu kumparan medan yang sudah digulung, lalu pasang
?, Cnntnh menguhur lrbar
mika b*l*ar dengan mika yang sudah dibuat (yang lebarnya sudah dilipat menjadi tiga)
,U*n&frnaksn p(uggnris.
3. Cnnlnl: stEtor yang mengelilingi setiap sisi kumparan yang akan dimasukkan ke dalam
senrufl slrrn\la [cmpat alur. Agar lipatannya tidak berubah, titik temu lipatan mika ini bisa
hunh alurf sr"rdah Mika
dipasangi mika. And.r lcnr atau dipasangi "solasiban" (kertas perekat). Kalau sudah
Gambar ro.37 Contoh mika yang dipasang rhrlrr kr,<l.rl,rrrr ,rlru <lilr.ril,',,rl,rlr s,rttt sisi kumparan dimasukkan ke salah satu alur
(p,rlirrpi rlr'p,rtt) rlcttli;tn car;t didorong ke dalam alur. lngat, tembaga
@PanduanMengguIungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Menggulung ulang Motor Universal r".it @

dari kumparan jangan sampai tergores bibir alur. Setelah satu sisi
kumparan masuk ke dalam alur, sisi yang satunya (yang kedua) juga
harus Anda masukkan dengan cara menarik dan mendorongnya ke
dalam alur yang satunya lagi.

Kct*r*tg*n 6eto.btr:
I. Mrnrkuk krdu* sisi krrmP;rrnR
3. Kurrrpxr'at'r ynrrg, *uelah ditekuk
il. fficrlua nrika {*isi kumParan}
diteknn mrtrgqrtnaka n bambt:.
4, [v'!r"rr*kuk tiarr nlcr*Pik*n
kedrra kumpar*r: rned.at1.
5, C*:xttrh **ua kn*r1i*r*n medarn
y,tng sud&h rsfli,

Gambar to.4o Memasukkan kumparan medan yang kedua

b. Gulungan tembaga harus dimasukkan satu per satu ke dalam alur


Gambar to.39 Memasukkan setiap sisi kumparan sambil dihitung ju mlahnYa.

Setelah kedua sisi kumparan sudah masuk ke dalam alur, selanjut- Cara ini dilakukan kalau ruangan alur dan besarnya tempat
nya kedua sisi kumparan yang berada di luar alur harus Anda tekuk kumparan pada statornya hanya cukup (pas) untuk masuknya
(tarik) ke arah luar stator sesuai dengan bentuk kumparan bekas- kumparan. Oleh karena itu, cara ini hanya untuk jenis stator yang
nya. lngat, saat menarik kedua sisi kumparan ini, Anda harus me_ gulungan tembaganya harus dikeluarkan satu per satu dari dalam
lihat ruangan pada rumah motor agar nanti kalau merakit alur (saat kumparan dibongkar)'
(memasang) kembali motor tersebut, tidak ada bagian dari Kalau semua alur stator sudah dipasangi mika, Anda siapkan
kumparan yang akan menghalangi bagian motor lainnya. Selain itu, tembaga yang baru (diameternya harus sama dengan tembaga
agar posisi mika dan kumparan ini tepat di dalam alur, tekan kedua bekasnya), lalu lapisan email pada ujung tembaga dibersihkan'
mika yang berada di dalam alur dengan bambu. Setelah bentuk Kalau sudah, pegang stator dengan tangan kiri dan ujung tembaga
kumparan medan yang pertama ini beres dan rapi (sama dengan dipr'1iang dengan tangan kanan. Sekarang Anda kaitkan ujung
bentuk kumparan yang asli), dengan cara yang sama Anda lr.rrrlr,rli,r irrr 1l,rd.r satu terminal kabel untuk kumparan medan yang
masukkan juga kumparan medan yang kr.drrir kr. d,rl,rrrr ,rlrrr. pr.rt.rrrr,r lrrtl,tt, posisi terntinal kabol dan arith ttrrtuk mcnggulung
Menggulung ulang Motor Universal r<".it @
@PanduanMengguIungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa
dan kabel untuk sikat karbon sesuai dengan sistem sambung kumparan
tembaga harus sama dengan kumparan aslinya. Selanjutnya, lebih
medan yang sudah dicatat. Agar nantinya tidak membingungkan'
tembaga digulung satu per satu ke dalam alur sesuai dengan jumlah
baik kabel untuk sumber listrik dan sikat karbon ini berbeda warna.
gulungan tembaga yang sudah dicatat. Gulunglah dengan rapi dan dengan
Kalau sudah tersambung dengan baik, solder semua sambungan
hati-hati supaya tembaga tidak tergores bibir alur. Kalau kumparan
kuat dan raPi.
medan yang pertama sudah beres, dengan cara yang sama Anda
gulung juga kumparan medan yang kedua.

M*nrirer*ihk*s
*etiap uj*ng
tembaga yang
k*lrt*r dnri k*dna
kumparan medan
nrrnggunaltan
Xuntifig.

Catatnn:
Pcria ccr"ltoh ini"
kab*l yarrg kc *ikat
karbon menggunakan
, \*"
s{tket eteu kelm.

\-.*
X * Kabel ke sikat
karbon.
Y - Kabrl ke sumtrer Contoh f, mp{ri Bernbun*sll
lislrik. sudah di$$ldrr

Gambar lo.4z Menyambung dan menyolder kumparan medan


Gambar ro.4r Contoh tembaga yang digulung satu per satu ke dalam alur
harus
selanjutnya, seperti biasa setiap sambungan yang sudah disolder
dipasangi selongsong asbes atau plastik' Kemudian, tiap selongsong
1o.2.j Menyambung dan Memernis Kumparan Medan
harus Anda ikat bersama dengan kumparan menggunakan tali nilon
Berikut adalah dua tahapan terakhir untuk menggulung ulang kumparan atautali,,ripet,,(nytontie|agarsetiapkabellistriktidakgampang
medan. tercabut (terlepas) dari setiap kumparan' Sekarang kedua kumparan
1,. Menyambung kumparan medan. medan ini siap untuk diPernis.
sebelum menyambung kumparan, bersihkan dulu lapisan email pada
semua ujung tembaga dari kumparan seperti biasa. Lalu, sambung
setiap ujung tembaga (ada empat) dengirn kirbcl rrrrtrrk .,trrrrlrtr listrik
@PanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Menggulung Ulang Motor Universal Kecil

Keempat sambungan yang


sudah dip**angi selongsang
itu artinya Anda sudah berhasil menggulung ulang motor universal kecil.
(Baca juga penjelasan tentang memeriksa motor universal di Bab Xll.)

Keempat sarrhun6tr rr diatur


rlan dirapikan posisinya

Gambar to.44 Memernis kumparan medan

Berikut adalah beberapa saran yang perlu Anda perhatikan kembali jika
menggulung ulang motor universal kecil.
1,. Risiko kegagalan dalam penggulungan ulang kumparan angker ini cukup
besar karena bila dibandingkan dengan kumparan yang lainnya, bentuk

Kedua kurnparan rnedan suelah


kumparan angker ini adalah yang paling sulit ditiru (rumit). Oleh karena
terikat r;lpi rtirrr siap r{ipernis itu, kalau ingin menggulung ulang kumparan angker, Anda harus
Gambar 1o.4J Memasang selongsong dan mengikat kumparan medan memerhatikan dengan teliti bentuk kumparan yang asli pada angker
tersebut. Jadi, kumparan angker yang sudah Anda gulung harus sama
2. Memernis kumparan medan dan merakit kembali semua bagian
persis dengan aslinya.
(komponen) motor universal.
Seperti kumparan yang lainnya, kumparan medan inijuga harus dipernis 2. Selain meneliti kumparan angker, sistem sambung kumparan medan
agar bentuk dan posisinya tidak berubah. pernislah kumparan medan ini juga harus Anda teliti dengan benar.
seperti biasa dan tunggu sampai kering. Kalau sudah kering, semua 3. lngat, setiap kali Anda berhasil menggulung ulang satu merek mol ir
bagian motor universal (angker, stator, dan bagian mekanik untuk sikat universal, semua hasil dari penelitian motor universal harus dicatat r, ,'
karbon) bisa Anda pasang kembali seperti kondisi semula. Kalau semua digambar, seperti
bagian dari motor universal sudah Anda pasang dengan benar, tiba a. bt's,rrrrya diameter tembaga untuk kumparan angker dan kumpar.,n
saatnya untuk mengetes motor universal ini. Kalau pul,lrnnny,r normal, tttlt l,ttt;
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa

b. jumlah gulungan untuk kumparan angker dan kumparan medan;

bentuk sambungan kumparan angker yang asli;

d. sistem sambung kumparan medan.


Menggulung Ulang
Catatan ini akan berguna kalau Anda menggulung ulang lagl motor Motor Kutub Bayangan
universal dengan merek yang sama.

4. Pelajari semua contoh tahapan yang sudah dijelaskan.

5. Teruslah berlatih untuk menggulung ulang angker dan kumparan medan


sampai benar-benar mahir.

Bila dibandingkan dengan jenis motor listrik satu fasa yang lain, bentuk
kumparan pada motor kutub bayangan (shaded-pole motor) ini adalah yang
paling sederhana karena dari waktu ke waktu bentuknya tidak banyak
berubah. Di dalam bab ini akan diulas semua tahapan untuk menggulung
ulang kumparan pada motor kutub bayangan kecil, contohnya kipas angin
keci l.

11.1 MENELITI KUMPARAN


Berikut adalah enam tahapan yang harus dikerjakan untuk meneliti
kumparan pada motor kutub bayangan.

1-. Membongkar komponen motor.


Lepaskan semua baut yang ada pada bodi motor untuk membuka tutup
depan dan tutup belakang tempat dudukan rotor. Posisi semua baut
dan komponen yang dibongkar harus diingat supaya tidak saling
tertukar saat Anda memasangnya kembali.
2. Melepaskan inti besi kelos kumparan dari bodi motor.
Supaya tidak bergeser saat inti besi dipahat, bodi motor harus Anda
pas,rnfl pada catok (ragum). Setelah itu, kencangkan (putar) catok
sr'pr,rlrrrry.r ',,rl,l .,upaya tidak merusak bodi motor. Sclanjutnya, pahat
MengguIungUlangMotorKutubBayangan(Shaded-PoleMotor)r<".it@
@PanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa

kedua ujung inti besi secara perlahan dan bergantian dengan pahat tipis dari lubang tengah kelos kumparan. lngat, palulah batang besi secara
sampai inti besi lepas dari kedua celah pengait pada bodi motor. perlahan dan hati-hati supaya kelos kumparan tidak hancur.

Pangka! pah*t
hanrs dipalu
ijfl1fln{i
hesi fdriFr]

lnri b*rr untuk ke}*:r

,{'":lCeran I I

Pengarl r--

l)*a hrrah hskrk kr*tu


X*tertngau gar*barr
l. Inti **si di*nmlg k*ltrsr el*ri luhang kciu* kumrptrrrrn {-1urrg xellrr}r
riilltu sisinl,a *uclah diturrpukan di :llas du;r b;rlok k*r,ul tlrngan
Kct*magaa g*nbrn rnrr:ggrrnakrrn [:ntang [rc*i.
I , Ilesti rpnt*r slrdah clip*s*rrg {dipr*s} p;rds r*tnk- 3. lnti b*si sudah l**hurr s*lmtglrh dari lttb*rg kelus kuml:aran.
f . M*rxshal krduu ujung inti bcsi krl** kumparurR ${:csr$ burgsnlian iL C*nrnh inti br*i !,sng gr:drih keh,urr dari httrarng kelo* klrmp:rran.
i]. Inti hrsi utrluk krlas kurnparern sud;lh krlrrar srtengaknya r{*ri Gambar r.z Mengeluarkan inti besi dari lubang kelos kumparan
rel*h pe*g*it pada bndi nr*lor,
,1. Cnntrrtr i*li trrsi de.ntr4arr lrrhrs krrmi,rari,rl .yanli sudalr trrtrplx-
4. Meneliti bentuk dan arah gulungan pada kumparan.
Gambar tt.r Melepaskan inti besi kelos kumparan dari bodi motor Penelitian arah gulungan pada kumparan motor kutub bayangan (ber-
3. Mengeluarkan inti besidari lubang kelos kumparan. ukuran kecil) sebenarnya cukup mudah karena pada umumnya hanya
Coba Anda tumpukan salah satu sisi kelos kumparan dengan posisi ada dua arah, yaitu ke arah depan dan ke arah belakang kumparan (lihat
berdiri (ujung inti besi mengarah ke atas dan ke bawah) pada pipa besi Gambar 11.3). Oleh karena itu, yang perlu Anda teliti dan perhatikan
berbentuk kotak yang lubang tengahnya lebih besar sedikit daripada inti adalah ujung tembaga yang letaknya ada di bagian terluar kumparan,
besi yang akan dikeluarkan. Kalau tidak ada pipa, sisi kelos bisa arah putarannya ke mana, ke arah depan atau ke arah belakang
ditumpukan pada dua buah balok kayu. Selanjutnya, inti besi Anda krrnrp, r r,r rr,

dorong (pahat) keluar menggunakan birl,lrtg llcsi s,rnrp,ri irrt i lrlsi kclu,rr
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Menggulung Ulang Motor Kutub Bayang an (shaded-eote Motor)t<".it @

b. Melepas sekaligus semua gulungan tembaga dari kelos.


Cara ini harus dilakukan kalau pernis pada kumparannya sangat
tebal dan keras sehingga gulungan tembaga tidak bisa ditarik satu
per satu. Agar jumlah gulungan tembaga bisa diketahui dengan
tepat, hanya ada satu cara yang bisa kita lakukan, yaitu
memanggang kumparan beserta dengan kelosnya di atas api. Cara
ini mempunyai kekurangan, yaitu kelos kumparan akan hancur
Ujung l*mlraga terluar (rusak) terkena api. Oleh karena itu, kelos yang hancur harus Anda
Uiung t$bsga torluaf digu:lung UjGnS tembaga lerluar digulung ganti dengan yang baru. Ukuran kelos yang baru harus sama dengan
{diputarl ke arah depn kumparan k ereh be{akang kumparafl
ukuran kelos yang asli.
Gambar 11.3 Dua arah gulungan pada kumparan motor kutub bayangan
Lebar Fenjang Tebal lapisan
5. Menghitung jumlah gulungan tembaga pada kumparan. sisi kelos bahan kelos
Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk menghitung jumlah gulungan
tembaga tergantung pada tebal-tipisnya pernis pada kumparan, yaitu:

a. Menghitung satu per satu jumlah gulungannya. Panjang kumparan


yang hatr. s diukur
Cara ini bisa dilakukan kalau pernis pada l<umparannya sangat tipis
sehingga gulungan tembaga bisa ditarik atau dilepas dengan cukup
mudah. lngat, setiap kali gulungan tembaga ini ditarik, jumlahnya
harus sekalian dihitung, lalu hasilnya dicatat. Kelebihan dari cara ini
adalah Anda tidak perlu membuat kelos kumparan yang baru. beglan ded kclo* ylng hams dlukur scbegei petokan
untuk mgmbust ketos kumparan y*ng baru

Karvat hesi

Tang {gegep)
Terminal kabel besar
Simawar
untuk Ll.lung .'=- (rarch)
ternbaga terlurrr
Contoh menyemprot
Gambar 11.4 Menarik satu per satu gulungan tembaga Lumparan deagaa api Kumparan
Garnbar tt.5 Contoh bagian dari kelos kumpararr yang harus diukur
Menggulung Ulang Motor Kutub Bayang an (Shaded'Pole Motor)r".it @
@PanduanMengguIungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa

Sebelum kumparan disemprot dengan api, Anda ukur dulu bagian II.2 MENGER'AKAN EMPAT TAHAPAN TERAKHIR
kumparan dan kelos tersebut. Ukur panjang kumparan yang akan Berikut adalah empat tahapan terakhir untuk menggulung ulang kumparan
diterapkan untuk panjang lapisan di bagian dalam kelos. Selain itu, pada motor kutub bayangan.
Anda ukur juga ketebalan, panjang, dan lebar sisi kelos. Kalau
semuanya sudah dicatat, siapkan kawat besi yang berukuran cukup
7. Membuat kelos (tempat dudukan) kumparan.
Cara pembuatan kelos perlu diketahui sebelum Anda mulai menggulung
besar. Masukkanlah kawat besi itu ke dalam lubang kelos, lalu
dan memernis kumparan.
semprot kumparan dengan api sampai semua gulungan tembaga
terlihat cukup lunak. Kalau kumparan sudah dingin, ikatlah salah a. Membuat lapisan untuk bagian dalam kelos.
satu sisinya dengan potongan tembaga. Setelah diikat, kumparan Sediakan bahan untuk membuat kelos. Anda bisa menggunakan
bisa langsung dihitung jumlah gulungannya atau digunting dulu bonit (pertinaks) atau asbes merah yang ketebalannya sama dengan
seperti biasanya. Kalau sudah dihitung, catatlah jumlah gulungan ketebalan kelos asli yang sudah dicatat. Selanjutnya, buatlah empat
tembaga tersebut. lembar asbes yang akan disusun atau dirangkai menjadi sebuah
benda yang berbentuk kubus. Guntinglah asbes tersebut dengan
panjang yang sama dengan panjang kumparan yang Anda bongkar,
sedangkan lebarnya harus sama dengan lebar setiap slsi inti besi
untuk dudukan kelos. Kalau sudah, susunlah (sambung) empat
lembar asbes tersebut dengan lem.

raln lirrrliut l*rnbur


klpisriil lflsh{'s
rrrrrrlrl -lnng
Ket*r*ng*n g*mhaf,l lkaltr tlt:iusrttr
l. Contah kumparan ,1"unE4 xudxh
<lirrmprot rirngatr ripi rlan
*udah diikat rnrlrggunak:ur Asbes mera.h
pntongan trmhag;r" iTl
t. Menggurtin6 salalr satu sisi Keterangan gambar: , Jl
.\lt'rr:rr'h'r!: srtllrlr r;rtlJ
1. I3;rh*rr urttuk k':lus i 1 {r}rlt:l llr.r,lliltl lrilrlli:trl
kumFersn.
3. Ujurrg F{}tongan ku*rparan Ujung lt ttr r 1xl r;tlt, x,:t iaEr ltrrtLrirt' Lr;tislttt
yung ak*rn tlihitung jumierh p$t&r1Ear'r lrrlt [x'sr t*ttli irk.rtl
glrlungan tt'mbu.q}{uya. kurnp;rrr:rn rlil rkr.rr dilr) r{}r'if .}h
r:n.rtrl;:flrnrh;lr lnpi :;;rn
Gambar tt.6 Mengikat dan menggunting kumparan motor kutub bayangan lUr.'lr!tis1"lrt *lt[l.i.tl
It.nrhnr lspisan unlrtk -

;ffi
ffiq#.ffis* ,de*s"
6. Mengukur diameter tembaga. triiti;ltr tlirllrtt l<r:lnr
ilr rr Irlnt:.,'lr'il r s{'Iltilir
Cara yang digunakan sama saja dengan cara untuk mengukur diameter ..,rrrlr:!rtr:r

tembaga pada kumparan motor listrik yang lain. (,,rrrrb,rr tt.7 Mcrrlrtt,tt l,t1ti',,ttt ttttlrtli lr,t11i,ttt tl,tl,rrll kt'lrrs
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Menggulung Ulang Motor Kutub Bayang an (shaded'Pole Motor)r"tit @
Selain cara ini, ada satu cara lagi yang lebih praktis, yaitu asbes Rangkai ketiga bahan untuk kelos yang sudah dibuat tadi' Pasanglah
merah bisa langsung Anda belitkan mengelilingi inti besi menjadi salah satu ujung kubus (lapisan untuk bagian dalam kelos) ke lubang
empat lipatan (berbentuk kubus). Supaya bentuk kubus tidak salah satu lapisan untuk sisi kelos. lngat, posisi ujung kubus harus
titik bertemunya kedua ujung lipatan harus
berubah (lebih kuat), tepat pada lubang, yaitu bersudut 90e (siku). Kalau sudah dipasang
dilem. Perlu Anda ingat bahwa walaupun bahan dan cara dengan tepat, sambungan ini harus dilem supaya posisi keduanya
membuatnya berbeda, yang paling penting adalah lubang lapisan tidak bisa berubah. Selanjutnya, dengan cara yang sama, pasang
asbes berbentuk kubus ini harus pas dengan besarnya inti besi ujung kubus yang satunya lagi ke lubang lapisan untuk sisi kelos
supaya nantinya inti besi mudah Anda masukkan ke dalam lubang yang kedua. lngat, semua sambungan harus dilem supaya merekat
kelos kumparan tersebut.
dengan kuat.

Panlangnyn di.qrsuaikcn
detrg;rn Jr;rnj;rtrg klim pi-rt;* rl m ffiffiffi*
ffiMffi$M
tia ris-gori*
p;rela ;r,shrx
ini *rlnBah
t{r}}d* bili}i,rli
irsbev .vart,;;
akan drlipat
**srr"qi
dtngan
rtkurarr
irrtr hr*i Ketcr*ngrn gel:rbcrl
S*mrr,t lipatfln ssirrs ini j;lngan I, Cnn{*h clun lmpisar untr:k riisi
san:1:nri rr,tsak {pera}rl kelos y*rng sudalr jadi tlan
nrrma$fing sclah satunYo Prda
Ketera*gan g*mbarr I{t:ngr:lern krdua
L Ashts 1.ang akan dibelitkan kr u,iung kubrrr {laPls*rr urttuk
rrjrrrrg lip;rt..rn bagian dalam krlosl.
irrti b**i berikrrt dr:rlgrrrl r.rrll{rh ?. Xrdrrn lapisan unluk sisi k*lo*
bngialr aslrrr .1-ang *karr rlilipat \n
J. &lrr::hrlitk*n tsbr* par:la irrti suel*ir r*pi t{*rpdl${ng" tsrus
kedua samLrung*n ini harus
Lr:si diut rrrltoh *rsbls yerug
di[rrrr.
s*rlafr pas brntukny6l.
3, Conlnh krlox -vo*g hrtrtrknya
3. illrngqrl*m tilik hrrtllffitrfly;r
krdu* ujurrg lip*tr:ri'r.
hampir oanra, Yaitrr kelos
urrtuk trlrrr*ftrrtrr*tfi r {1r$f$}.
Gambar t.8 Melipat dan membelitkan asbes merah pada inti besi
6ambar tr.9 Merangkai semua lapisan yang sudah dibuat
b. Membuat dua lapisan untuk sisi kelos. Perlu Anda ketahui bahwa cara untuk membuat kelos ini juga bisa
Setelah lapisan untuk bagian dalam kelos beres, buatlah dua lembar Anda gunakan untuk membuat kelos untuk beberapa tipe
asbes yang akan dijadikan lapisan untuk sisi kelos. panjang dan lebar transformator (trafo), relai (untuk arus AC maupun DC\, timer, dan
kedua lapisan harus sama dengan ukuran sisi kelos bekas yang beberapa jenis spul sepeda motor.
sudah dicatat, sedangkan untuk lubang tengahnya, besarnya harus
Monggulung kumparan motor kutub bayangan.
sama dengan besar kubus yang sudah dibuat.
Sup,ry,r lr,r',il lirrlungannya bisa sama dengan kumparan yang asli dan
yang
lug.r lr.lrtlr r,rpr, k'lrih baik And;r rll('rlggtlnakan mesin pt'ng6lulung
EPanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa Menggulung ulang Motor Kutub Bayang an (shaded-eole Motor)r".it @
memiliki counter penghitung karena biasanya jumlah gulungan tembaga Bersihkan kedua ujung tembaga seperti biasanya, lalu sambung
pada kumparan motor kutub bayangan ini cukup banyak, ratusan (kaitkan) setiap ujung tembaga pada terminal kabel atau kabel listrik.
bahkan sampai ribuan. Selanjutnya, solder kedua sambungan dengan rapi dan kuat.
Kalau kelos sudah siap, pasanglah kelos tersebut pada mesin Ujuttg
penggulung (lihat Gambar 11.10), lalu gulunglah tembaga ke dalam temb;rg*
dihuit
kelos sesuai dengan arah dan jumlah gulungan yang sudah Anda catat. parla
trrminpl
Kerjakanlah dengan teliti !
kabrl
d*rr si+*1t
dirnkler
Ringpclat yang l*barny* melebihi t'<tunllet
lobang dari kelns kumparnn Kur}rparan MeurrtuP
sudrth k*r::parirn
rapilr dengan
teftilN rrp rrrik;t
t:ltika krr'l{r$

Kencernskan
l dltn siap
rir11ilk
diprrni*
fpr.rtar] rrur
secukupnya Gambar tt.tt Menyambung uiung tembaga pada terminal kabel
agar kelers
kumparan Kalau sudah tersambung dengan benar dan rapi, pernislah kumparan
tidak l)ergeser penahan tersebut seperti biasa. Akan tetapi, sebelum mulai memernis, ada dua
Kelo* kumparan hal yang perlu Anda ketahui, Yaitu
yang *udah dipa*ang
pede ae {hcpefe} a. Ada beberapa tipe motor kutub bayangan yang kumparannya baru
mealn prnggulung dipernis kalau sudah ditutupi mika kertas.
Gambar tt.to Memasang kelos kumparan pada mesin penggulung
Ili hagir'rn baw*h *r*tlibLttrglrn
3. Menyambung dan memernis kumparan. dipa*ang *elrmbar noiks ken;re
Ada dua cara yang bisa digunakan untuk menyambung kedua ujung
tembaga yang keluar dari kumparan motor kutub bayangan ini, yaitu

a. Disambung dengan terminal kabel. Ujxng t*nrbaga *i*atrrl:u:rg


dengar elun kabrl listrik
Cara ini digunakan untuk kelos yang menggunakan dua terminal S*liap sanrhungan kalrrl diberi
kabel (lihat Gambar 11.11). selangxong dau *iep untuk
dilutup dengarr mika kerta*
b. Disambung langsung dengan kabel listrik.
Cara menyambung ujung tembaga dengan kabel listrik juga bisa
digunakan untuk kelos yang kedua terminalnya sudah rusak atau
Krrrrrpurutr sttcluh rlpi tentttup
hilang (lihat Gambar 1.1..1.2). krrllh nilk.r rlrttt silr1l dtpertlts
(,irrl).r1 tt.tl Mctty,ttttlrtrrrli rtittrtll tt'ttrlr,r11,r tlt'tr11arr kabel listrik
panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik
][ satu Fasa

b. Selain itu, ada juga beberapa tipe motor kutub bayangan yang kum-
parannya sudah dilengkapi dengan termistor, yaitu sebuah kompo-
nen yang berfungsi sebagai pengaman (sekring atau /use) untuk
menjaga agar kumparan tidak mudah terbakar. (Baca juga tentang Teknik Tamhahan untuk
komponen pengaman di Bab Xll.)
Menggulung Ulang
Kumparan

Semua teknik tambahan ini sangat diperlukan untuk menunjang teknik


tembag;r
I-Jjungq Trrn:inErl
terluar kabcl Kabel lisrik Kabr} listrik
menggulungulangkumparanyangsudahdikuasaikarenaSemuateknikini
juga sama pentingnya. Pada bab ini akan diulas beberapa teknik tambahan
f'htnn t I or -ylrng dipirra rrg padil
s l'h+' un ist c*' yang dipasar':g 1:ada
.snmhrrngan t,ang menggunekan sambungan yang mcnggunakan yang perlu Anda kuasai.
telrninal kabBl kabet listrik
Gambar tr.r3 Contoh termistor pada kumparan motor kutub bayangan
12.1 MEMERIKSA MOTOR LISTRIK
4. Memasang kembali inti besi seperti semula.
Kalau pernisnya sudah kering, inti besi dimasukkan ke daram rubang 12.1.1 Memeriksa Motor Listrik Tipe lnduksi
kelos kumparan sesuai dengan posisi semula. Setelah posisinya pas,
Tahapan penting yang harus Anda kerjakan setelah berhasil menggulung
kedua ujung inti besi harus dipasang kembali ke celah pengait pada bodi
ulang kumparan motor listrik tipe induksi (motor fasa terpisah dan semua
motor. Proses pemasangan inti besi ini adalah kebalikan dari proses
jenis motor kapasitor) adalah memeriksa kondisi motor listrik tersebut
pembongkarannya. selain itu, Anda juga harus memerhatikan posisi
terminal kabelnya (iangan sampai terbalik), yaitu terminal kabel harus untuk mengetahui apakah kumparan yang sudah Anda gulung ulang sesuai
ada di bagian depan atau di bagian belakang motor. setelah semua dengan kumparan yang asli dan juga apakah putaran rotornya sudah
komponen motor terpasang dengan benar, sekarang Anda bisa normal. Berikut adalah beberapa contoh kondisi motor listrik tipe induksi
yang harus Anda periksa (kontrol).
mengecek normal tidaknya putaran motor kutub bayangan ini.

Kerjakan semua tahapan yang sudah dijelaskan sampai Anda berhasil L. Tidak ada tembaga atau kabel kelistrikan yang korsleting (hubung-
singkat/kontak) dengan bodi motor listrik'
menggulung ulang kumparan motor kutub bayangan. Selamat mencoba !
pr.riksa satu per satu kabel listrik dengan bodi motor listrik
rrrr,rrtilirrrr,rk.rn multitester atau avometer. Putar dan arahkan tombol
yang tcrbesar
Itwttr ltl tttrtltrtt,stt,r ke baliian ohm (t;rhanan) pada skala
EPanduanMenggulungU|angKumparanMotorListrikSatuFasa TeknikTambahan untuk Menggulung Ulang Kumpar"n Eil
(contoh, X 1 kilo-ohm). Terus tempelkan salah satu probe (batang
pengukur) multitester (bisa yang positif atau negatif) pada Tang-ampere adalah alat untuk mengukur medan magnetik yang timbul
bodi motor (keluar) dari salah satu kabel yang dimasukkan ke dalam lubang atau
listrik, lalu tempelkan probe yangsatunya ragi pada kedua ujung corokan
mulutnya. Tetapi ingat, hanya satu kabel. Kalau dua kabel dimasukkan,
atau steker kabel listrik secara bergantian. pada kondisi ini jarum skala
pada multitester harus tidak bergerak. Kalau jarum besarnya ampere tidak akan terbaca atau terukur oleh tang-ampere
bergerak ke angka 0,
ini berarti ada tembaga atau kabel listrik di dalam motor listrik yang karena di antara medan magnetik yang timbul dari kedua kabel yang
akan saling menghapus atau menghilangkan.
kontak dengan bodi motor listrik. Kalau ada kontak, motor listrik harus
diperiksa dan rangkaian kabelnya dibeturkan kembali agar kumparan Ada dua tipe tang-ampere yang bisa Anda gunakan, yaitu tipe digital
bisa lebih tahan lama (awet) dan juga untuk mencegah agar tidak
ada dan manual. Kelebihan tipe digital adalah saat digunakan, skala tang
kejutan setrum listrik pada bodi motor. tipe digitaltidak perlu disetelatau diatur (lebih praktis), tetapiharganya
lebih mahal. Sebaliknya, kelebihan tipe manual adalah harganya lebih
murah, tetapi tidak praktis karena sebelum digunakan, skalanya harus
diseteldulu.
Berikut adalah cara untuk menggunakan tang-ampere tipe manual'

a. Perlu Anda ketahui bahwa besarnya ampere yang timbul dari motor
listrik saat start sekitar dua sampai enam kali besarnya ampere saat
motor listrik berputar normal (sesuai dengan daya motor listrik).
Oleh karena itu, putar dan arahkan tombol skala tang-ampere pada
tingkatan skala yang terbesar, yaitu untuk mengantisipasi kalau
ampere yang timbul melampaui atau lebih besar dari tingkatan
skala pada tang-ampere karena ampere yang lebih besar bisa
merusak tang-amPere.
Pruhr
{l)irtir 11g IJ! llHrlkul' b. selanjutnya, masukkan salah satu kabel listrik ke dalam mulut tang-
trrltr
-lhtlt r t
ampere dengan cara mengungkit (membuka dan menutup) mulut
Gambar rz.r Memeriksa setiap kaber Iistrik dengan bodimotor ristrik tang-ampere tersebut.
2. Besarnya ampere yang keluar dari motor listrik. c. setelah itu, steker kabel listrik dimasukkan ke dalam stopkontak dan
Untuk memperoleh hasir pengukuran yang akurat tentang normar lihat skala pada tang-ampere. Kalau jarum skala bergerak sedikit
tidaknya kumparan pada motor listrik, ul<ur besarnya ampere yang atau menunjuk angka yang sulit dibaca, putar tombol skala ke
keluar dari motor listrik dengan menggunakan tang-ampere. Besarnya tingkatan yang lebih rendah supaya jarum skala bisa bergerak ke
ampere ini harus sesuai dengan ukuran standar atau sesuai dengan tengah skala dan menunjuk angka yang mudah dibaca.
panduan servis motor listrik tersebut. Nilai ampere biasanya
tercantum
pada tutup atau bodi motor listrik.
panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik satu Fasa Teknikrambahan untuk Menggulung Ulang Kumparun Eil
f

"gatu kabEl [ixtrik yilr1g dirilaslrkkon


3. Arah putaran rotor pada motor listrik'
kc dnlam trtulut f6ng-ampr:r* Kalau Anda memasang dan menyambung semua kabelnya sesuai
dengan skema asli dari kumparannya, arah putaran rotornya pasti
benar. Oleh karena itu, Anda harus teliti saat menggulung ulang kum-
paran agar arah putaran rotornya tidak salah.

Contoh arah putaran rotor pada motor listrik yang mudah diingat dan
perlu Anda ketahui adalah arah putaran rotor pada pompa air karena
pada semua merek pompa air arah putaran rotornya sama' Untuk
mengetahuinya, coba Anda lihat pompa air yang sedang berputar dari
belakang. Arah putaran kipas atau rotornya searah dengan putaran
jarum jam (lihat Gambar t2.3).
.:+S.
Tnng-nrnperc
Catatuuf,: r-,is
fletelah kahcl
listrik nrasuk ke
mullrl t*ng-itftpfrr.
steker cliqnlokk$:r ktl
dalam stnpkontak. Stopkcnlak
Gambar rz.z Menggunakan tang-ampere

Perlu Anda ketahui bahwa biasanya kalau steker kabel listrik


dimasukkan atau saat motor listrik start, jarum skala tang-ampere
akan bergerak menjauhi angka 0, tetapi setelah beberapa detik akan
bergerak turun kembali mendekati angka 0, yaitu menunjuk angka
besarnya ampere motor listrik tersebut saat berputar normal.
Contoh besarnya ampere untuk motor listrik yang berdaya
1,00 watt
(saat berputar normal) adalah sekitar 0,8 sampai 1 ampere.

d. Bandingkan hasil pengukuran pada tang-ampere dengan besarnya


ampere yang tercantum di panduan servisnya. Kalau ternyata
ampere pada tang-ampere lebih besar, artinya ada yang salah atau
%-cF$f *d*-d
yang korsleting pada gulungan kumparan. Motor listrik tersebut {
akan cepat panas (terbakar) kalau amperenya sangat besar.
Ing,ilt. rrah putaran kiPas
Kumparan pada motor listrik dikatakan sudah baik dan benar kalau patla pompa air ilri sama *ipas lrrlakang
amperenya mendekati atau sama dengan panduan servisnya. rlerrgrlr t)ulnrnn jantm janr

G,rrnbar tz.3 Ar.rlt l)ul,lr,ttl kip,ts 1>,rtl,r polttp,t,tir


[l! Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik satu Fasa Teknik Tambahan untuk Menggulung Ulang Kumparan

4. panas yang keluar saat motor listrik dihidupkan


Suhu hampir semua motor listrik saat berputar adalah sekitar 50e
sampai 75e celcius. Kalau panas motor listrik melebihi batas tersebut,
kumparan pada motor listrik sudah tidak normal. Kumparan akan cepat
terbakar kalau motor listrik terlalu panas.

Cnntoh rsril se{{*hana


untuk mengwtrol ryrnas
y*n;1 krhrirr rlari badi
ltr(}tDl' liBtrik. i'fiiru
tlengart rilra
r!lel1]i'f rlluh,:ya
dengrn langfin.
'-'-r-'_
\ Irrzurt r\nrla harlts
\
! huti-lratr.
h. ! Dirnjrrrkirtr s:rat
sr*nl*ntuh bodi
m*t*r trisrrik ini.
cnlnk;rn
lslr"kcrl kabrl
clit'ahrrt
rluhr tlirri
sloF kfiniik
agar lrbih
&m:!D- C'ara srdr:rha na rfi rngr:rck
kandisi l*her rlcng*r tirra
Gambar rz.4 Memeriksa panas bodi motor listrik firrng3;oye n{1 leher ter*ebnt

5. suara yang timbul saat motor listrik dihidupkan Gambar t2,.5 Mengecek komponen yang berputar pada motor listrik

Kalau suara dari motor listrik terdengar berisik dan kasar, berarti ada Setelah semua proses pemeriksaan di atas dilakukan dengan teliti dan
komponen yang berputar dari motor listrik yang sudah rusak (aus). Se- sudah dipastikan juga kalau kondisinya benar-benar masih normal, motor
lain dengan mendengar langsung putaran rotornya, untuk mengetahui listrik yang kumparannya sudah digulung ulang itu bisa Anda gunakan
kerusakan komponen bisa juga dilakukan dengan menggoyang dan kembali.
memutar batang (as) rotor langsung dengan tangan. Coba rasakan
apakah batang rotor sudah goyang atau Fiutarannya kasar (tidak lancar). Motor Universal
12.1.2 Memeriksa
Kalau putaran rotor goyang dan terasa kasar, itu berarti ada komponen
yang berputar pada motor listrik yang rusak. Coba bongkar dan periksa, Pemeriksaan motor universal juga perlu Anda lakukan untuk mengetahui
kalau memang ada yang rusak, sebaiknya segera diganti agar kerusakan apakah kumparan angker dan kumparan medan sudah (masih) sesuai
pada motor listrik tidak semakin parah. Komponen yang sering rusak dengan kumparan yang asli dan juga apakah putaran angkernya sudah
biasanya laher dan tempatnya (rumahnya). normal. Berikut adalah contoh beberapa langkah yang harus Anda kerjakan
untuk memeriksa kondisi motor universal.
]!! Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa TeknikTambahan untuk Menggulung Ulang Kumparrn Eil
Memeriksa kumparan angker.
bagus. Biasanya bagian kumparan yang rusak (korsleting) berada di
1_.

Langkah yang paling sederhana untuk mengetahui kondisi kumparan dalam alur sehingga tidak terlihat dari luar.
angker adalah dengan melihat fisik kumparan tersebut. Kalau sudah
rusak, biasanya tembaga pada kumparannya akan berubah warna, yaitu Cara untuk memeriksa kumparan angker ini sedikit berbeda bila
berwarna hitam dan akan tercium bau khas tembaga yang sudah dibandingkan dengan jenis kumparan yang lain. Berikut adalah
terbakar (liirat Gambar 12.6). beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk memeriksa kumparan
angker.
Selain dengan melihat fisik kumparan, ada beberapa ciri (tanda)
kerusakan angker yang juga perlu Anda ketahui, yaitu a. Memeriksa kondisi gulungan tembaga pada kumparan.
Putarlah tombol multitester pada skala yang terbesar. Kemudian,
a. Putaran angkernya menjadi sangat lambat dan tidak bertenaga
Anda tempelkan satu probe multitesfer (bisa yang positif atau yang
(lemah).
negatif) pada bodi angker, lalu tempelka'n probe yang satunya lagi
b. Percikan api yang timbul karena gesekan antara kedua sikat karbon pada semua komutator secara bergantian (bergiliran) sambil Anda
dengan komutator berwarna putih kemerah-merahan. lngat, kalau lihat jarum skala pada multitester-nya. lngat, saat kedua probe
kumparan angkernya normal (baik), percikan api yang timbul multitester Anda tempelkan, jarum skala harus tidak bergerak. Kalau
biasanya berwarna putih kebiru-biruan. jarum skala bergerak ke angka 0, ini berarti ada gulungan tembaga
pada kumparan yang korsleting dengan bodi angker. Angker yang
c. Bodi angker cepat panas.
sudah rusak ini harus digulung ulang atau diganti.
Ciri drri kumparan
Ksmutator S;rnrhar ini adalah contoh c.s.ra untuk
1,ang surdah i*rh&kar c*g,{-tahui apnk*h ad;r gulung*rr
rfi
{lamel}
- ;rdslnh krrmllsrmn tembmga pado kurxparan yatlg korslrting
r{}
L"{
t*rscl-iut sr.rdnlr (hubuns- ttiuskatl dclrt{an tradi ang,ker
l)etrtr\,arftri}llrlilrr}

Jlrrrlr iiri diieurpell**n **carir


lrrreilir*n pada setiap ktrmutatclr

6ambar 12.6 Contoh angker yang kumparannya sudah terbakar

Selain dengan melihat ciri-ciri angker, agar rusak tidaknya angker bisa Pnrfu ini
diketahui dengan pasti, Anda perlu melakukan pengecekan dengan ditempntkan
dcrrgan bodi
multitester untuk mengetahui besarnya hambatan (ohm) setiap lngktr
kumparannya. Pengecekan ini dilakukan kalau Anda mcnemukan angker Mr.rrrtriksa kondisi gultrrtg.rn tcmbaga p.-rcla ktrmllaran angker
7
yang sudah rusak, tetapi permukaan luar krrrrrlt.rr,rrrrry,r rrr,r,,rlr tcrlih,rt
@PanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa TeknikTambahanuntukMenggulungUlangKumpa.unE

b. Mengukur besarnya hambatan setiap kumparan. Putarlah tombol multitester ke skala yang paling kecil (contoh, X 1
Sebelum melakukan pengukuran hambatan, ada beberapa hal yang ohm) supaya besarnya hambatan setiap kumparan bisa terbaca
harus benar-benar Anda pahami, yaitu susunan, bentuk, dan ukuran lebih akurat pada skala. Untuk mengukur besarnya hambatan setiap
kumparan angker karena mempermudah Anda untuk melakukan kumparan, Anda bisa mengikuti beberapa langkah berikut.
pengukuran. lngat, bentuk dan ukuran semua kumparan angker ini
1) Mengukur kumparan yang pertama.
sama, diameter dan jumlah gulungan tembaganya juga sama. Oleh
Tempelkan salah satu probe pada komutator ke-1, lalu
karena itu, besarnya hambatan di antara setiap kumparan angker
tempelkan juga probe yang satunya lagi pada komutator ke-2.
adalah sama. (Lihat kembali ulasan tentang penggulungan ulang
Saat kedua probe ini ditempelkan, jarum skala harus bergerak
angker kecil di Bab X.)
menunjuk angka besarnya hambatan pada kumparan ini
'(contohnya, jarum skala menunjuk angka 20 ohm). Kalau jarum
skala tidak bergerak, ini berarti ada tembaga di dalam kumparan
yang putus.

2l Mengukur kumparan yang kedua.


Tempelkan masing-masing probe pada komutator ke-2 dan ke-3.
Besarnya hambatan yang ditunjuk oleh jarum skala ini harus
sama dengan besarnya hambatan kumparan yang pertama,
yaitu sekitar 20 ohm.

3) Mengukur kumparan angker selanjutnya.


Dengan cara yang sama, ukurlah kumparan yang ketiga sampai
kumparan yang terakhir (contoh kali ini ada 12 kumparan), yaitu
dengan menempelkan kedua probe pada setiap pasangan
Kcterrnges Komutat*r kr-* komutator yang terhubung langsung dengan kumparan yang
l, Menemprlk*n probr pada Kqmutator ke-S
komrrrator kc- I rlarr kr.? I Xntnutator ke-4 akan diukur. Contohnya, komutator ke-3 dan ke-4 untuk
untulc mengetabui lteearnys
nhm lhambatan) kumpar*n kumparan yang ketiga, lalu komutator ke-4 dan ke-5 untuk
yflng llrr-lam*. kumparan yang keempat, begitu juga dengan kumparan
2. Menempelkan prtrbc pado
komilt{rtor kr,* den kr,3 selanjutnya.
Llnt\lk m{nFtahui ka*rn.y*r
trhm {hambaran) kumprlran Perlu Anda ingat bahwa hasil pengukuran yang paling baik (bukti
yang k*dua.
Crtatra: Sengar: ram -y&n$ normalnya kumparan angker) adalah besarnya hambatan di antara
s,ama, ukurlah brx*rnya ahrn kumparan angker ini sama. Akan tetapi, bukan suatu masalah kalau,
pada k*rtparr*n selsnjuiny.s.
misalnya, ada yang berbeda sedikit, boleh dibilang hasil seperti itu
Gambar tu.8 Mengukur besarnya hambatan setiap kumparan angker nrasih normal. Contoh, kumparan yang pertama 20 ohm, sedangkan
krrrrrlr,rr,rn yang kedua 2O,O2 ohm, dan kumparan yang ketiga 20,05
olrtrt
Panduan Menggulung ulang Kumparan Motor Listrik satu Fasa
TeknikTambahanuntukMenggulungUlangKumpar.nE
@
2. Memeriksa kumparan medan. b. besarnya hambatan pada kumparan medan

Pada intinya, cara untuk mengetahui kondisi kumparan medan hampir 1) Mengukur kumparan medan yang pertama.
sama dengan kumparan angker, yaitu selain dengan melihat secara Putar tombol multitester ke skala yang paling kecil. Setelah itu,
langsung fisik kumparannya, perlu juga dilakukan pengukuran dengan tempelkan masing-masing probe multitester pada setiap kabel
menggunakan multitester supaya kondisi (kerusakan) kumparan medan listrik (ada dua kabel) dari kumparan medan yang pertama.
ini bisa diketahui dengan pasti. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Pada kondisi ini, jarum skala akan bergerak menunjuk ke angka
Anda lakukan untuk memeriksa kumparan medan, yaitu agar Anda bisa besarnya hambatan pada kumparan medan. Kalau jarum skala
mengetahui tidak bergerak, ini berarti ada tembaga di dalam kumparan
medan yang putus. Supaya bisa mengetahui dengan tepat
a. kumparan medan yang korsleting dengan bodi stator
besarnya hambatan pada kumparan medan ini, coba Anda
Putarlah tombol multitester pada skala terbesar. Kemudian,
bandingkan dengan kumparan medan (yang masih baru) dari
tempelkan satu probe multitester pada bodi stator, lalu tempelkan
motor universal yang bermerek (bertipe) sama.
probe yang satunya lagi pada kabel listrik kumparan medan secara
bergantian (biasanya ada empat kabel) sambil Anda lihat jarum 2) Mengukur kumparan medan yang kedua.
skala pada multitester-nya. lngat, setiap kali probe ditempelkan Cara mengukur kumparan medan yang kedua sama saja dengan
pada setiap kabel, jarum skala harus tidak bergerak. Kalau jarum kumparan medan yang pertama karena bentuk dan ukurannya
skala bergerak ke angka 0, ini berarti ada tembaga pada kumparan sama.
medan yang korsleting dengan bodi stator. Kumparan medan yang
Kumpar*n nredan
sudah korsleting ini harus digulung ulang.
]'ang prrloltl&
I'rr&t, ini akan tlit*mpelk*n lircarir
berg;rntiEn parln kr:empat kab*l

a
I
I

,l i I'rt
Ilrrr&r.vang Kunrparan nrcrlan
<litemp*lkan i:'3 yang krdua
pacla l:xrdi i
i*l.st$r
Langh:rh ke- I : Mengtlkur L"angk*h k**3: Mengukur
kumparan medan ylrng Fert&ma kr.lmpar*n medan yang kedua

Gambar tz.to Mengukur besarnya hambatan pada kumparan medan

Langknh kc 4 Setelah mengerti cara untuk memeriksa kumparan medan, Anda juga
Inrt'rrcrn;x'lkrrr Trrrlr'
pirrlir kitlrll krttrtpirt I lr.u tr', rrrlrrllt't;rhui dua contoh hasil pengukuran yang menandakan
(nrr.rr;r.l,r',h,rrr) krrrrrp,tran medan yang sudah rusak, yaitu
Gambar tz,9 Mcngccok kon<lisi grrlrrrrlq,rr tcrrtlr,r11,r p,rrl,r krrnrp,rt,rtr nrlrl,rn
@PanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa TeknikTambahanuntukMenggulungUlangKumparunE

a. Saat kedua probe ditempelkan pada kedua kabel listrik dari setiap 12.2 KOMPONEN PENCAMAN
kumparan medan, jarum skala diam (tidak bergerak sama sekali).
Hampir semua kumparan pada motor listrik sudah dirancang dan dibuat
Hasil pengukuran ini menjelaskan bahwa ada gulungan tembaga
untuk pemakaian yang lama. Agar kumparan pada motor listrik menjadi
pada kumparan medan yang sudah putus.
kuat atau tidak mudah terbakar, umumnya pada kumparan tersebut
b. Jarum skala menunjuk angka yang sangat kecil (mendekati angka 0 ditambah atau dipasangi komponen pengaman. Ada beberapa macam
ohm). komponen pengaman yang biasa dipasang pada kumparan, tergantung
Hasil pengukuran ini menjelaskan bahwa gulungan tembaga pada pada cara kerja dan kegunaan motor listriknya. Berikut adalah dua
kumparan medan sudah terbakar (korsleting). komponen pengaman yang perlu Anda ketahui:

L. termostat
Termostat (thermal protectorfoverlood protector) adalah komponen
pengaman yang biasa dipasang pada motor listrik, terutama untuk
motor listrik tipe induksi. Bisa juga dikatakan bahwa termostat adalah
komponen standar dari pabrik pembuat motor listrik. Akan tetapi, tidak
semua motor listrik memasang termostat pada kumparannya.

Cara kerja termostat adalah kalau panas kumparan sudah mencapai dan
melewati batasan suhu yang tercantum pada termostat, secara
Ctrntrh jarum skala ylr*g rxlak C*ntoh janrm skala 3'ang
ix.rgerak lclianr) tr*rg*rak ke ;lrrgkrr {)
otomatis kontak arus (platina) yang ada di dalamnya akan terbuka.
Terbukanya kontak arus ini akan menyebabkan terputusnya arus listrik
Gambar 12.11 Contoh hasil pengukuran pada skala multitester
ke kumparan sehingga motor listrik tersebut akan berhenti berputar.
lngat, semua cara untuk memeriksa kumparan medan juga bisa diguna- Kalau panas kumparannya turun, kontak arus juga otomatis menutup
kan untuk memeriksa kondisi kumparan pada motor kutub bayangan. (tersambung) kembali. Kontak arus yang menutup akan menyebabkan

IJodi statar
arus listrik bisa mengalir ke kumparan sehingga motor listrik bisa
berputar kembali.

Dengan demikian, manfaat dan fungsi utama dari termostat adalah


menjaga agar kumparan tidak terlalu panas. Akan tetapi, pemasangan
termostat pada kumparan tidak bisa menjamin kumparan tidak akan
terbakar karena terbakarnya kumparan bisa disebabkan oleh hal lain.
Contohnya adalah kumparan yang dipasangi termostat akan tetap
Csra mrmqrik*a *pakeh ada terbakar kalau terendam air.
Cara mergukur be*arnya nlrm bagian drrri ktrmp;rran vang
{h*nrh*lanl p*da kurnp.rran knntak dr:ng&n bodi *trlor Ada dua tipe termostat yang dipasang pada kumparan motor listrik,
Gambar rz.rz Memeriksa kondisi kumparan pada motor kutub bayangan yaitu
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik satu Fasa TeknikTambahanuntukMenggulungUlangKumpar""@
f
a. termostat tipe eksternal kalau ingin mengganti termostat yang rusak, kita harus mem-
Termostat tipe eksternal dipasang di luar kumparan atau ditempel- bongkar kumparan dulu. Batasan suhu termostat tipe internal ini
kan di bagian luar bodi (rumah) motor listrik. Tipe eksternal hampir sama dengan tipe eksternal, yaitu kontak arus biasanya akan
mempunyai kelebihan, yaitu cukup mudah untuk dibongkar pasang terbuka kalau suhu motor listrik naik menjadi 90s sampai 120s
sehingga ketika akan mengganti termostat yang rusak, kumparan celcius dan biasanya menutup kembali kalau suhu motor listrik
tidak perlu dibongkar. Sedangkan kekurangannya adalah pembatas- turun menjadi 65s sampai 77e celcius. Pompa air adalah contoh
an panas dari kumparan menjadi tidak efektif (kurang akurat) motor listrik yang sering menggunakan termostat tipe internal.
karena termostat tidak terkena panas kumparan secara langsung.
[odu [n*t:ror srri] Kabrl y;*nfl dis;rmbung drngatr
Kontak arus pada termostat tipe eksternal biasanya akan terbuka 1'angi tntrrjrl*skntr ri*rl*h srrltt kahrl listrik rlari strknr
kalau suhu motor listrik naik menjadi 125e sampai 135e celcius. tipr lL'nruuiln{ (colokrrn) I
da* lx':rxrn- a x*tttt I
l'
Kontak arus biasanya akan menutup kembali kalau suhu motor
listrik turun menjadi 62s sampai 76s celcius. Perlu Anda ketahui
bahwa termostat tipe eksternal ini sangat umum digunakan untuk
kompresor pada beberapa tipe lemari es.

Hodr frronror $rril .]rang 'llrnrin*l k;rb*l


mrniela*knn f iFrr tr-orolillll yang eli**mbung
drl)Ran ( ! lllrrl/ Krrbel -lnlln g <iixrlllrbtrng
dan hes*rttva suhrr
drrrgan rrrrlrurl
I
I
6ambar rz.t4 Contoh termostat tipe internal

.,+ I Sebelum memasang termostat, ada beberapa saran yang perlu Anda
perhatikan, yaitu
,i"ll;'i*.$.::i.l*
-#l"a 'i: #Liiri
.ffi"ffi'l*H:#:
'1i!tii.ti:i
a. Termostat sebaiknya dipasang di antara sambungan centrol dan

,/'"-- salah satu kabel dari colokan (steker) listrik.


Terrninal kil:t:l yang,
disambnng drngan b. Kalau saat menggulung ulang kumparan, Anda menjumpai termos-
u.::llah satu kahirl listrik TarmosNrl
dari srkar {colnknn} tatnya tidak normal, coba Anda ganti dengan yang baru. lngat,
batasan suhu pada termostat yang baru ini harus sama dengan
Gambar 12.13 Contoh termostat tipe eksternal
termostat yang rusak. Akan tetapi, kalau termostat pengganti tidak
b. termostat tipe internal dijual di pasar, kumparan tidak usah dipasangi termostat.
Termostat tipe internal dipasang di dalam atau bersama dengan
c. Besarnya suhu pada termostat yang sudah dijelaskan sebelumnya
kumparan, yaitu diselipkan di antara kumparan utama dan kumpar-
hanyalah contoh saja karena batasan suhu untuk setiap merek
an bantu. Keunggulan termostat tipe internal adalah pembatasan
termostat itu ada yang sama dan ada yang berbeda satu sama lain.
panas kumparan menjadi sangat efektif karena termostat terkena
langsung panas yang keluar dari kumparan. Sedangkan kekurangan d. Rcs,rrnya angka batasan suhu pada termostat biasanya ditulis
termostat tipe internal adalah susah unttrk dihrlrrlik,rr pasang karenit <lr,n;i,rrr korlr' ,rtau nomor seri. Agar lebih jelas, sangat dianjurkan
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa
TeknikTambahanuntukMenggulungUlangKumpar".4
f
Posisi pemasangan termistor sama dengan termostat, yaitu dipasang di
untuk menanyakan ke toko penjual termostat atau ke penjual resmi
motor listrik tersebut tentang perbedaan nomor seri yang sering antara salah satu kabel untuk steker listrik dan salah satu ujung
tembaga dari (salah satu) kumparan.
digunakan dan termostat merek apa yang cocok untuk motor listrik
yang sedang Anda perbaiki.

{tnlrul
Corrtnh P$sici+
llf tll{i{1&n*ittl
lcRlxril[[
pa.da motor
kaparilrr rtrlt
tipe rlua kutub
Fonisi untuk
tipe ekrtem*l
drn !i1x in{rrnal
adolah *ama

:rdb
Cr:krkan.\3S
lstekerf . K*nrp*r*n me<inn

Gambar tz.t5 Contoh posisi termostat pada kumparan Gambar 12.17 Contoh posisi termistor pada motor universal

2. termistor
Termistor (thermo /use) adalah komponen pengaman yang juga sering
12.3 MENGUBAH ARAH PUTARAN ROTOR
digunakan pada motor listrik selain termostat, terutama pada motor Teknik untuk mengubah arah putaran rotor merupakan salah satu teknik
kutub bayangan dan motor universal. Fungsi termistor ini sama dengan yang juga perlu Anda kuasai karena sangat berguna untuk mengantisipasi
sekering pada instalasi kelistrikan untuk rumah. Sedangkan cara kerja kalau Anda menemukan arah putaran rotor pada motor listrik yang salah
termistor ini sama dengan termostat, yaitu kontak arusnya juga akan atau terbalik. Dengan menguasainya, Anda bisa memperbaikinya. Selain itu,
terputus kalau panas kumparan sudah mencapai batasan suhu yang Anda juga bisa mengubah arah putaran rotor pada motor listrik untuk mesin
tercantum pada termistor tersebut. Akan tetapi, termistor ini hanya atau alat kerja yang fungsinya sangat spesifik atau khusus, yang biasanya
sekali pakai, yaitu kalau kontak arusnya terputus, termistor tidak bisa akan Anda lakukan saat ingin memodifikasi sebuah mesin.
dipakai lagi atau harus diganti.

ltnni*$r
12.J.1 Mengubah Arah Putaran Rotor pada Motor Listrik
Xode lnomtrr srri) yrng m*njeLnsksn tipe
Tipe lnduksi
Teknik untuk mengubah arah putaran rotor pada motor listrik tipe induksi
(contoh, pompa air) adalah dengan cara menukar posisi ujung tembaga dari
kumparan utama atau kumparan bantu pada sambungan centrol. Perlu
Anda ingat bahwa centrol adalah sambungan ujung tembaga dari kumparan
utarra dan kumparan bantu dengan salah satu kabel dari colokan kabel
Gambar 12.16 Tt: rmist()r
TeknikTambahanuntukMenggulungUlangKumparunE
@PanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa

listrik. Berikut adalah dua cara yang bisa Anda gunakan untuk mengubah 2. Cara kedua adalah kebalikan dari cara pertama, yaitu ujung tembaga
yang ditukar hanya dari kumparan bantu, sedangkan ujung tembaga
arah putaran rotor pada motor listrik tipe induksi.
dari kumparan utama posisinya tidak ditukar atau tetap.
L. Ujung tembaga yang ditukar hanya dari kumparan utama, sedangkan Pada Gambar 12.19 dijelaskan:
ujung tembaga dari kumparan bantu posisinya tidak ditukar atau tetap.
Pada Gambar !2.L8 dijelaskan:
a. Contoh beberapa titik sambungan untuk arah putaran rotor yang
sama dengan putaran jarum jam, yaitu
a. contoh beberapa titik sambungan untuk arah putaran rotor yang
1) XL,X2 = ujung tembaga dari kumparan utama;
sama dengan putaran jarum jam, yaitu
1) X'L,X2 = ujung tembaga dari kumparan utama; 2) Vt,V2 = ujung tembaga dari kumparan bantu;
2) Vt,V2 = ujung tembaga dari kumparan bantu; 3) central= Xl- disambung dengan V1.
3) Central= X1 disambung dengan V1' b. Cara untuk mengubah arah putaran rotor agar berlawanan dengan
putaran jarum jam adalah dengan cara menukar atau mengganti
b. Cara untuk mengubah arah putaran rotor agar berlawanan dengan sambungan central-nya menjadi X1 disambung dengan V2.
putaran jarum jam adalah dengan menukar atau mengganti
sambungan centrol-nya menjadi X2 disambung dengan V1'
\}
(i'ulnrl

Arah putaran rotor yang ssme Arah putaran lstsr berlawanan


Arah putaran rotor yang tama Arah putaran rotor bcflarn anan dansan puterfl$ isrum J*m deilEan putarefi iirum j{m
dengon putaran iarum iam d*ngan Puhran }arum Jam
KatGr{rgeE gemb*r:
HateranSen gelnbcrl Oarr:bar ini adalah contoh car;r sederha:la m,:ngulxrh {m*mbrilikl arah
(*rmbilr ilri a-d*l*lr r$nloh c*ra s*elerhan*r nren$Hh$h {nrtmbalikl ar*}r Futer rrltor pada rn*tnr kapa*itnr rrllr tipe duo kntrrb.
plrlfrr rolor padlr nrnl*r kapar*irrrr rrlrt lipe cltra ltutrrb'
@- Kumpirran u*mr* *sS * Steker {coiokar:} lirtrik
a@= Kumparsn utafira'af$ . $trkrr {cok:knn} }i"strik
'@= Nlrmprirnn hnntil *{F* * Kapasiteir \s Kabel Lis*ik
k#- Kump*ran baniu -S'* * Kapa*itor \*.:r Katrel Listrik
Gambar tz..t8 Menukar uiung tembaga dari kumparan tttama Gambar tz.t9 Menukar ujung tembaga dari kumparan bantu
TeknikTambahanuntukMengguIungUIangKumparunE
@PanduanMenggulungUlangKumparanMotorListrikSatuFasa

Ada dua keterangan tambahan tentang cara untuk mengubah arah putaran 12.j.2 Mengubah Arah Putaran Rotor pada Motor
rotor pada motor listrik tipe induksi yang perlu Anda ketahui, yaitu Universal
1. Kedua cara yang sudah dijelaskan di atas bisa diterapkan untuk semua Untuk mengubah arah putaran rotor pada motor universal, Anda bisa
motor listrik tipe induksi, baik itu dari arah putaran rotor yang sama menggunakan dua cara, yaitu
dengan putaran jarum jam atau sebaliknya, tergantung dari skema
kumparan yang asli.
L. Menukar posisi kabel yang keluar dari kumparan medan.
Sebelum mengerjakannya, Anda harus coba menghidupkan motor
2. Selain untuk motor listrik tipe dua kutub, kedua cara ini juga bisa universal dulu supaya bisa mengetahui kecepatan dan tenaga putar
digunakan untuk motor listrik tipe empat kutub (lihat Gambar L2.20\. motor universal tersebut, yang nantinya dapat Anda gunakan sebagai
bahan perbandingan dengan kecepatan dan tenaga putar setelah posisi
kabelnya Anda tukar.

Agar lebih mudah dan cepat, Anda harus memahami arah dan bentuk
sambungan dari kedua kumparan medan, yaitu mengikuti arah dan
bentuk sambungan dari kawat spiral. lngat, setiap kumparan medan
mempunyai dua kabel, yaitu satu kabel untuk sikat karbon dan satu
kabel untuk sumber listrik. Cara ini mudah dikerjakan karena kita hanya
menukar posisi (sambungan) kedua kabel tersebut.
('entrul = Xl dsn Vl ("enlrul = X2 dar Vl
Arah putaran rotor yang sama Arah putaran rptor berlawanan Pada Gambar 12.2L dijelaskan:
dengan putaran iarum iam dengan putaran jarum jam
Dcnga[ cara menukar uJung tembaga dari kuarparatr utamanya
a. Contoh tanda atau posisi empat kabel dari kumparan medan untuk
arah putaran angker (rotor) yang searah dengan putaran jarum jam,
(-rntra I
yaitu
1) AL, A2 = kabel untuk sikat karbon;
2) BL, 82 = kabel untuk sumber listrik;
3) 51, 52 = sikat karbon.

b. Cara untuk mengubah arah putaran angkernya supaya berlawanan


dengan putaran jarum jam adalah dengan menukar posisi empat
{\tntrul - Xl dsIr V1 (lentral = Xl dan V2 kabel di atas menjadi
Arah putaran rotor yang sama Arah Putaran rotor berlawanan
denganpularanlarumjam denganputaranjarumjam 1) AL, A2 = kabel untuk sumber listrik;
Dergan care menukar ujung tembaga dari kumparan bantunya
2) B1-, 82 = kabel untuk sikat karbon.
Ketraagan gambar: -S-. Kapasitor \ Kabcl lislrik
(i9 = Kttntparltlt tttamit S,;:? Kutttp;ttrtrt llttttltt Selain cara yang sudah dijelaskan, ada satu cara lagi yang bisa Anda
grrr.rk,rrr, y,rilrr <lengan menukar posisi kabel untuk sikat karbonnya saja,
Gambart2.2Onr,thl)Ut.tr.lt)r0torll,rrlatrtolot lrrltik liPf Ilttp,tl kttltllr
TeknikTambahanuntukMenggulungUlangKum1l.rr.'',E
@PanduanMenggulungU|angKumparanMotorListrikSatuFasa
Perlu Anda ketahui bahwa tidak semua tipe motor universal bis.r
sedangkan posisi kabel untuk sumber listriknya tetap. Contoh, posisi
berhasil diubah arah putaran rotornya dengan menukar kabel dari
kabel 41 yang tadinya disambung dengan 51 dan kabel A2 yang tadinya
kumparan medannya saja karena keberhasilan mengubah arah putaran
disambung dengan 52 ditukar posisinya menjadi kabel 41 disambung
rotor juga dipengaruhi juga oleh bentuk dan arah kumparan yang
dengan 52 dan kabel A2 disambung dengan 51 (lihat Gambar 12.22\.
terdapat pada angkernya.
Setelah semua kabel dari kumparan medan ditukar dan tersambung
dengan baik, coba Anda hidupkan motor universal tersebut. Selanjut-
nya, Anda lihat arah putaran angkernya apakah sudah berubah. Selain
itu, Anda juga harus membandingkan kecepatan dan tenaga putar
angker tersebut sebelum dan setelah posisi kabelnya Anda tukar. lngat,
kecepatan dan tenaga putarnya harus sama. Kalau hasilnya tidak sama,
jangan dipaksakan. ltu artinya kabel dari kumparan medan pada motor
universal tidak bisa ditukar posisinya. Kalau dipaksakan, biasanya
kumparan akan cepat panas dan mudah terbakar.

Arah putraran
roulr ygn$ iamfi
d*ngan puttrrari C*ts.t a: ASar putlrr*n mtornlta bir*r lrertlbah menj*di h*rl*rrnanan
jarum jam" drngan puteran jarum j*m, maku posi:ii kaircl untr,rk *ikar ksrbon
Al, A;l * Babcl pada ginrnbar l2.tl.1 l,{tr unt.uk Sl,,{? rrnt*k S}} dituX<nr ru*njadi
ke sik*t AI unluk $2, &? untuk $t ^ $cdsn$ks$ $)sisi kabel untuk nunrber
hnrbon^ listriknya tetap.
H1, A? - Katrrl
kr ril*tnbrr Gambar rz.zz Menukar posisi kabel untuk sikat karbon
listrik.
2. Mengubah bentuk dan arah kumparan angker.
Cara yang kedua ini lebih sulit bila dibandingkan dengan cara yang per-
tama karena sangat membutuhkan kemahiran untuk bisa menentukan
berbagai macam arah dan bentuk sambungan kumparan pada berbagai
Arah putafitn r*t$r
riudx*h berubsh macam jenis angker.
menjndi trerlawan*n
de*ga.n putarsin
jan"rm jam. $ek*rang 12.j.3 Mengubah Arah Putaran Rotor pada Motor Kutub
e;,rnbungan kabclnY*
berub*h rn*njacli: Bayangan
Al, A3 * ltel:el kr
sunrber Mengubah arah putaran rotor pada motor kutub bayangan adalah proses
listrik.
Bl- [}2 * Kubel yang paling mudah bila dibandingkan dengan tipe motor listrik yang lain
kc sikal karena kita hanya mengubah letak (posisi) cincin tembaga (ring penghalang)
karbotr.
yang terdapat pada kutub stator.
Gambar tz.tt Mcttllttlr,rl r
@ Panduarr Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik satu Fasa TeknikTambahanuntukMenggulungUlangKumpar."@

Pada Gambar L2.23 dijelaskan: menghalangi atau terkena bagian rumah motor tersebut. Kalau soket
L. Cnntoh letak (posisi) cincin tembaga untuk arah putaran rotor yang ternyata menghalangi, saat posisi stator akan dibalik, arah pemasangan
sama dengan putaran jarum jam. Kalau stator dilihat dari depan, cincin inti besi untuk kelos kumparan juga harus diubah. Akan tetapi, kalau
tembaga ada di sebelah kiri. soket tidak mengganggu, Anda tidak perlu mengubah posisi inti besi
tersebut.
2. Cara untuk mengubah arah putaran rotor agar berlawanan dengan
putaran jarum jam adalah dengan membalik posisi statornya, yang
tadinya untuk bagian depan dibalik menjadi untuk bagian belakang agar
12.4 MENENTUKAN TITIK SAMBUNGAN
cincin tembaga ada di sebelah kanan. lngat, saat Anda membalik posisi Selain menguasai cara menggulung ulang kumparan, cara untuk menen-
stator ini, posisi rotornya harus tetap. tukan titik sambungan dari kumparan juga perlu Anda kuasai untuk menge-
tahui titik centrol, bantu, dan utama dari kumparan pada motor kapasitor.
firrrin t{"rl1ha&fl
As rotor belak*r:g ada cli sch*krh kiri Cara ini sangat bermanfaat kalau Anda menjumpai sebuah motor kapasitor
yang rangkaian kabelnya sudah hilang (yang tersisa hanya kabel dari
kumparannya saja), apalagi kalau Anda tidak mengetahui kabel ke sumber
listrik dan kabel ke kapasitor. Cara inijuga bisa digunakan untuk mengetahui
rangkaian (sambungan) kabel kelistrikan untuk kompresor pada lemari es.

Hal terpenting yang harus diketahui saat melakukan pengukuran adalah me-
nentukan perbedaan kumparan utama dan kumparan bantu, yaitu perbeda-
an besar ohm atau hambatannya. Kumparan utama dibuat menggunakan
tembaga yang berukuran lebih besar daripada kumparan bantu sehingga
hambatannya menjadi lebih kecil, sedangkan kumparan bantu dibuat
Cinrin ternhagrt
llcla {i *ebrlah kitnatt menggunakan tembaga yang berukuran lebih kecil sehingga hambatannya
'lilrrjp menjadi lebih besar. (Coba Anda baca lagitentang jenis kumparan di Bab l.)
hrltikanE
Selain mengetahui perbedaan di antara kumparannya, Anda juga harus
sudah mengetahui dan menghafal maksud dari tiga titik sambungan yang
biasa terdapat pada kumparan, yaitu

l'rrtr.rp rft'p*n L. titikcentrolatau titik pusat;


2. titik bantu (titik start), yaitu kabel dari kumparan bantu yang akan
disambung dengan salah satu kabel (terminal) kapasitor;
Arrh putarun rslor berlsw&nsn dengan putsr{n larum Jsm

Gambar tz.z3 Mengubah arah putaran rotor pada motor kutub bayangatl
3. titik utama (titik running), yaitu kabel dari kumparan utama yang akan
disambung dengan salah satu kabel sumber listrik dan salah satu kabel
lngat, saat menukar posisi stator, Anda harus melihat dan mcmer- (terminal) kapasitor.
hatikan posisi soket atau terminal kabel y;rng,rda di kolos kttntpar,trt,
jangan Sampai s,t,lt rnotor rli;l,rs,rrtli kc rl,rl,ttil tttttt,tltrly,t, sol<r'l
I'arduan Menggulurrg Ulang Kurrparan Motor Listrik Satu Fasa TeknikTambahanuntukMenggulungUlangKumparunE
f
Karena besarnya hambatan pada kumparan biasanya relatif kecil, putarlah Selanjutnya adalah menentukan litik centrol. Seperti yang sudah dijelaskan,
/ tombol multitester ke sl<ala ohrn yang paling kecil (corrtoh, X 1 > 10 ohm) centrol adalah titik bertemunya ujung tembaga dari kumparan utama dan
agar besarnya [rarrtbatan pada l(UInparan hisa ter har r derigan akurat oleh ujung tembaga kumparan bantu. Dengan kata lain, lilik central ini posisinya
skala mrtllitester. tepat berada di antara kumparan utama dan kumparan bantu. Berdasarkan
hasil pengukuran di atas, hambatan yang paling besar adalah 75 ohm, yaitu
ZS pada kabel B dengan kabel U. Dengan demikian, 75 ohm adalah jumlah
"tt*
hambatan pada kumparan utama dan kumparan bantu sehingga sekarang
5O ohm ?5 thm dapat ditentukan kalau tilik centralpada kumparan adalah kabel c. Setelah
I 1 titik central diketahui, selanjutnya Anda harus menentukan titik utama dan
titik bantu. Berdasarkan perbedaan besarnya hambatan di antara kumparan
yang sudah dijelaskan dan hasil dari pengukuran di atas, dapat ditentukan
bahwa titik utamanya adalah kabel U karena hambatannya paling kecil (25
ohm), sedangkan titik bantunya adalah kabel B karena hambatannya lebih
I{ump*ren hentu besar (50 ohm).

12.5 MEMERIKSA KAPASITOR


Kapasitor (elco) adalah suatu komponen yang sangat diperlukan untul<
membantu start (awal berputarnya) motor kapasitor. Sebelum mengetahui
cara untuk memeriksa kondisi kapasitor, alangkah baiknya Anda menge-
l[umprran utame tahui dulu tiga macam kerusakan yang sering terjadi pada kapasitor, yaitu
1. Kapasitor sudah korsleting (terhubung singkat) di dalam.
Idrlihst lxr*il p*n gttkttritrt rl i rt I n s " rlrtfilr I r i i l{r"l ir ht I !

Titi,{ tt{,ltlr/ ' iqllbcl C, 2. Hubungan di dalam kapasitor sudah terputus.


Titik barrrr"r (ritartl * Hahrl tri.
Tilik ut.rfirj] lt'il,tt,it)!{l . Kahrl t-}.
3. Kapasitas penyimpanan arus kapasitor sudah lemah atau muatan
Gambar 12.24 Contoh titik centrol, bantu, dan utama pada kumparan arusnya kecil.
Perhatikanlah tiga kabel yang keluar dari kumparan. Agar lebih mudah,
Ketiga macam kerusakan kapasitor ini bisa menyebabkan motor kapasitor
tandai ketiga kabel tersebut dengan huruf C, B, U (warna ketiga kabel ini
tidak dapat start. lngat, kapasitor yang sudah rusak tidak dapat diperbaiki
biasanya berbeda). Ukurlah setiap kabel tersehut dengan multitester, lalu (sekali pakai) dan harus diganti dengan kapasitor yang baru.
catat hasilnya. Contoh hasil pengukuran:
1. kabel C dengan kabel B = 50 ohm
12.5.1 Memeriksa Kapasitor Menggunakan Multitester
2. kabel C dengan kabel U = 25 ohm
Sebelum kondisi kapasitor diperiksa, sisa muatan setrum yang ada di da-
l<abel B dengart kabel U = 75 ohm lamny;r h,rrrrs Anda buang dulu (terutama start kapasitor). Caranya, hubung
sirrllk,rt k,rrr kcrlrt,r tt'rminalnya menggunakan obeng. Sementara untuk
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa
@ TeknikTambahanuntukMenggulungUlangKumparu"@

kapasitor yang menggunakan kabel, Anda bisa saling tempelkan ujung


c. Jarum skala diam. lni adalah tanda kalau hubungan di dalam
kedua kabel kapasitor tersebut. Kalau sisa muatan setrumnya sudah hilang,
kapasitor sudah terputus.
Anda putar tombol multitester pada skala yang terbesar (contoh, X 1 kilo
ohm), lalu tempelkan kedua probe multitester pada kedua terminal (kabel) d. Jarum skala bergerak ke angka 0 dan akan bergerak sedikit ke kiri
kapasitor sambil Anda lihat gerak jarum skala pada multitester. (tidak sampai ke tengah skala). lni adalah tanda kalau kapasitor
sudah lemah (turun) kapasitas penyimpanan arusnya.

2. hasil pengukuran untuk kapasitor running


Hasil pengukuran untuk kapasitor running hampir sama atau berbeda
sedikit dengan kapasitor start, yaitu kalau bergerak, jarum skalanya
tidak sampai ke angka 0, tetapi hanya sampai ke angka besarnya ohm
(hambatan) yang sesuai dengan besarnya nilai mikrofarad (kapasitas)
setiap kapasitor yang sedang diukur.

Agar tidak bingung dan lebih pasti tentang hasil pengukuran kapasitor,
sebaiknya Anda mengukur dulu berbagai tipe dan ukuran kapasitor yang
baru untuk dijadikan bahan perbandingan (patokan) saat memeriksa kapasi-
tor pada motor listrik yang sedang Anda perbaiki.

12.j.2 Memasukkan Kabel Kapasitor ke Stopkontak


Gambar tz.z5 Contoh cara membuang sisa muatan listrik kapasitor Sebelum memasukkan kabel kapasitor ke stopkontak, Anda harus memer-
Berikut adalah beberapa contoh hasil pengukuran pada multitester yang hatikan lapisan karet isolator pada kabel yang akan dipegang. lngat, kondisi
bisa menandakan atau menjelaskan baik dan rusaknya kapasitor: lapisan karet ini harus benar-benar baik, tidak ada yang sobek (terkelupas)
dan harus kering agar Anda tidak tersetrum (tersengat) listrik. Kalau
1,. hasil pengukuran untuk kapasitor start kapasitor tidak menggunakan kabel, kedua terminalnya harus Anda sam-
a. Jarum skala bergerak dari kiri ke kanan (ke angka 0). Setelah sampai bung dulu dengan kabel. Selanjutnya, peganglah kedua kabel kapasitor
ke angka 0, dalam hitungan beberapa detik dan secara perlahan tersebut, lalu ujungnya dimasukkan ke dalam stopkontak dengan hati-hati
jarum skala akan bergerak kembali ke kiri, yaitu ke angka hambatan
sampai terkena pelat kontak di dalamnya. Agar tidak merusak kapasitor,
yang sangat besar (kembali lagi ke posisi semula). lni adalah tanda voltase atau tegangan yang tercantum pada kapasitor ini harus lebih besar
kalau kondisi kapasitor tersebut masih baik atau bisa digunakan atau sama dengan voltase yang terdapat pada stopkontak, yaitu stopkontak
kembali. 220 volt hanya untuk kapasitor 220 volt dan juga stopkontak 1L0 volt hanya
b. Jarum skala bergerak ke angka 0, lalu berhenti dan tidak bergerak untuk kapasitor 110 volt. lngat, jangan masukkan ujung kabel ini terlalu
kembali ke kiri (terus di angka 0). lni adalah tanda kalau kapasitor lama (sekitar satu sampai dua detik saja). Setelah itu, keluarkan ujung
sudah korsleting di dalam. kabelnya dari stopkontak, lalu kedua ujung kabel ini saling diadu (ditempel-
kan). Perhatikan dampak atau tanda yang timbul saat kedua ujung kabel ini
saling di,rdu k,trcna dapat menjelaskan kondisi kapasitor tersebut'
Panduan Menggulung Lrlang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa :[.rril.-i orrrl,al,atr,ltlirtl.. /v'lt, ,;;, ltlr '; ll r '<'i lr ''ir Ifl
W
Berikut adalah tiga tanda yang menjelaskan normal tidal<nya kapasitor Perlrr Arrda ketatr,ri i'uhr,va besar l<ecilrrYa Percil<ilrr api yurrg Litrtbrrl lrtga
diperrgarLrhi oleh b. sar kecilnya nilai mikrofarad pada l".rpasi1ot,
y.iittr se-
setelah kedua ujung kabelnya diadu.
1. Kapasitor yang masih normal atau masih baik kapasitas penyimpanan makin besar nilai kapasltasnya, semakin besar juga percikan apinya, begltu
juga sebaliknya. contohnya, percikan api dari kapasitor berul<uran 8 prF akan
arusnya: Saat kedua ujung kabelnya diadu, timbul percikan api yang
cukup besar dan bersuara nyaring. lebih besar daripada kapasitor yang berukuran 2 pF'

2. Kapasitor yang rusak total (hubungan di dalam kapasitor sudah ter- Selain dengan menlerhatikan ciri-ciri yang sudah dijelasl(an, cara tlntuk
putus): Saat ujung kedua kabelnya diadu, tidak timbul percikan api. mengetahui kapasitor yang sudah rusak bisa juga dilakukan dengan rnelihat
fisiknya. Contoh fisik kapasitor ),ang sudah rusak adalah bodi kapasitor
3. Kapasitor yang lemah atau turun kapasitas penyimpanan arusnya: pecah (hancur) atau dari dalam kapasitor keluar cairan'
Percikan api yang timbul sangat kecil.

u
^-_ ff
J
Ketcrangtn ga^nb*.r:
.s{d

I . Ilttrr krl:*i k*prrsit rrr,v:rrrg1 Gambar 12'27 Cont()h bodi kapasitor yang sudah pecah
u"jtrrrgrry* itkan tlir:ra*ukkr*
rlalnrn stop-kcntnk. Prrhatiknn
kontlisi kfirrlt is{}lrtt ilr k;rbrhrlal
kq:
t
12.5.3 Mengganti Sementara Kapasitor yang Lama dengan
L
J;urilrru rrulrprt n(iir \ irlt lcr
ktlupls sullity{ suut r}rsr}r(l{iur$- \,,*,". Kapasitor Yang Baru
rrya. .;\ndn tir,lth ft qrrltl{urt.
J. Mrtnssuklia* hed*a r-rjurrgg
kahrl k;rlrasiior kr clalam Cara ini adalah cara yang paling dianjurkarl, terutarna bagi yang ittgin
rilopk{}xrtlk d*nqnn lrrrli hati. membuka servis perbaikan motor listrik, karerra paling atrlan, cepat, dan
.1. Ulrrng kcrtua kabt.l kirpasrror
diedu trrrtr rk rncngr"t:rhrri akurat. Dengan semakin murahnya harga kapasitor, tidak ada salahnya
brxilrnle bun gn (pr."l.cik*rnl api
yrrng Iinrbul.
kalau Anda menyediakan kapasitor dengan berbagai macam ukuran yang
sesuai dengan ukuran kapasitor yang umum digunakan pada motor
Gambar rz.z6 Memasukkan kabel kapasitor ke stopkontak juga
kapasitor. Contohnya,4 prF (mikrofarad),8 pF, 10 p'F,121t'F,1-6 prF, dan
trkrrr,rrt y,rrrli l,tirrnya.
W Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik Satu Fasa

Pemeriksaan kapasitor dengan cara ini sangat mudah. Berikut adalah dua
contoh kondisi motor kapasitor yang bisa menjelaskan baik atau rusaknya
kapasitor yang lama, sebelum dan setelah menggantinya sementara dengan
-eurr:ber !istrik,
Teknik lambahan untuk i\4enggulung Ulang Kumparati

nofiior atau huruf yang disesrraikan dengan besarnya voltast'd.lii


yaitu .120 dan 1iU volt. Agar fungsi utama tersebut Lr,i.t
nerlalan dengan benar, dari kurnrr'rrannya akan dikeluarkan beberapa
J
kapasitor yang baru kabel untuk sistent perpindahan arus listril<nya. Biasanya ada enai:t
k;-ri:el, 1'aitu dua kabel dari kumpar-atr bantu dan empat kabel il;';'i
1,. Motor kapasitor yang tidak bisa start, tetapi bisa berputar dengan
bantuan tangan. l,.umparan utarna. Contoh motof listrik yang menggunakan sistelt
sambung kumparan model lpi 3il!;ril nrotot i<,apasitor start.
Coba ganti kapasitor yang lama dengan kapasitor yang baru dengan
ukuran yang sama, contohnya 8 UF/a00 volt harus diganti dengan g j .r,.:...r111111

VF/4OOvolt. Kalau ternyata motor kapasitor bisa start setelah


menggunakan kapasitor yang baru, itu berarti kapasitor yang lama
sudah rusak dan harus diganti. Dengan demikian, kondisi kumparan dan
komponen yang lainnya masih baik dan normal.
-l*
2. Motor kapasitor tetap tidak bisa start, walaupun kapasitornya sudah
diganti dengan yang baru.
Kalau kondisi ini terjadi, bisa saja yang rusak itu bukan kapasitornya,
tetapi kumparan atau komponen yang lain, seperti laher dan rumahnya
(macet).

12.6 CONTOH STSTEM SAMBUNG KUMPARAN YANG


SERING DIGUNAKAN ilc:nt*h ralnbu*ilan untuk 3t{-} v*11
Beberapa sistem sambung kumparan yang sering digunakan oleh motor
listrik perlu Anda ketahui sebagai bahan perbandingan saat Anda
menemukan begitu banyak sistem sambung kumparan yang digunakan oleh
motor listrik yang dijual di pasaran. Berikut adalah contoh sistem sambung
kumparan yang sering digunakan oleh motor listrik:

1. sistem sambung kumparan yang bisa digunakan untuk dua sumber arus lr:rnrir:al
listrik (220 dan 110 volt)
Motor listrik yang menggunakan sistem sambung kumparan model ini
mempunyai ciri khas, yaitu pada sambungan untuk kabelnya sudah Contoh sambungan untuk
dilengkapi dengan terminal kabel atau sistem soket (colokan). Agar Gambar tz.z8 Sistem sambung kumparan untuk zzo volt dan 11o volt
proses pengubahan sistem sambung kumparannya bisa lebih mudah
P,rda Gambar L2.28 dijelaskan bahwa pada kumparan utama ada dua
dan praktis, pada umumnya terminal kabel dan soket dipasang di luar
lr,rnlr.r;',r,rl,rrr rlu,r kttmp,tr,ttt. Rt'ntrtk ktttttp.tt,ttt st'pt'rti ini sering
rumah stator. Selain itu, setiap kabelnya juga sudah ditandai dengan
W Panduan Menggutung Ulang Kumparan Motor Listrik satu Fasa TeknikTambahanuntukMenggulungUlangKumpa,un@

disebut teknik menggulung dua di tangan. Contohnya, kalau jumlah Anda harus meneliti dan juga membandingkan dengan sistem
gulungan tembaga di dalam kumparannya 60 gulung, untuk satu sambung kumparan yang lain.
kumparannya ada 30 gulung. Coba Anda perhatikan, dari setiap
2. sistem sambung kumparan pada motor listrik yang memiliki beberapa
kumparan utama keluar dua kabel (totalnya empat), yaitu dari
tingkat kecepatan putaran
kumparan utama yang pertama (DL dan D3) dan kumparan utama yang
Ciri-ciri motor listrik yang menggunakan sistem sambung kumparan
kedua (D2 dan D4). Keempat kabel dari kumparan utama ini disambung
model ini adalah jumlah kabel dari kumparannya lebih dari empat dan
dengan terminal kabel. Sementara dari kumparan bantu ada dua kabel,
pada rangkaian kabelnya dipasangi mekanisme sakelar yang memiliki
yaitu 81 (yang akan disambung dengan D1) dan 82 (yang akan
beberapa tombol kecepatan putaran. Contoh motor listrik yang meng-
disambung dengan sakelar sentrifugal). Berikut adalah contoh bentuk
gunakan sistem sambung kumparan model ini adalah beberapa merek
sambungan 220 volt dan l.LO volt pada terminal kabel:
desk fon atau kipas angin.
a. sambungan 22O volt
Salah satu tembaga
Untuk sambungan 220 voll, D3 disambung dengan D4 mengguna-
kan satu pelat kontak. Selain itu, D3 dan D4 juga harus disambung cl
B1
dengan salah satu kabel (terminal) kapasitor (K1).

b. sambungan L10 volt


Kalau sambungan 22O volt ingin diubah menjadi sambungan 110 Kumparan banlu
volt, pelat kontak untuk D3 dan D4 harus dilepas (diubah posisinya).
Jumlah pelat kontak untuk sambungan 1L0 volt ini ada dua, yaitu
pelat kontak yang pertama untuk menyambung D1 dan D4 dan
pelat kontak yang kedua untuk menyambung D2 dan D3.
Kumparan utama

Agar Anda mudah memahami kedua sambungan ini, ada tiga hal yang
perlu diperhatikan, yaitu Terminal Terminal
Terminal untuk untuk
Il1 dan C Cl dan D
a. lkuti dengan teliti aliran arus listrik pada sambungan 220 volt dan untuk
1L0 volt agar Anda memahami perbedaannya.
A1 dan B -\-=-* I
I

i
I.
b. Arah putaran rotor pada sistem sambung ini bisa diubah dengan
mudah, yaitu hanya dengan menukar kabel dari kumparan bantu E
yang akan disambung pada terminal DL atau cuma menukar posisi
8L dengan 82.
Gambar ini adalah contoh sistem samtrung kumparan pada motor
c. lngat, sistem sambung kumparan yang dijelaskan di sini hanya gam- listrik yang mempunyai beberapa tingkat kecepatan puta.ran
baran saja karena ada juga motor listrik yang maksudnya sama, Gambar ru.z9 Contoh beberapa tingkat kecepatan putaran
tetapi sistem sambung kumparannya agak berbeda. Oleh karena itu,
F ,rcluan I\.lerrggulung Lriang Kumparan tulotor Li-ctrik Satir F,r:;r l rt.rrik iamb:rhan untirii Menggulung Ularrg Kumparu" trEil
8
Iada Galtrlta r 1,2.']9 diielasi<an k;lau pada kumparain bantunya 'lda tlg'!
lr,mbaga ,ltau tiga l.rrmtr,r';trr. L{entuk ktrrnparan seperti ilti srr,rlli
disebut tcknik menggulung tig;; di tangan' Contohnya, kaiau lut.r.liair
gulungan tr:mbaga di ctalanr kurnparan bantunya ada 1""02t-i 6ulung 'tt'
j;,rri
artinya rrrrtuk satu kurnp;lrannya ada 340 guluni;. ccba pelhill,111;;1^i,
:etiap kumparan bantu koluar tiga kabel (lctalnya aCi; enarni, yaitu t.i.;ri
kumparan lrantu yang portan]a (B dan 81), kurnparan bantu yang l<':rr1ui
(C dan C1), dan l<umparan bantu yang ketiga itl can [;l]. l'it:enam li'-l[:r''i
ini akan disanrbung rieng;ln tsrminal kaOel pada [iapan sa!(.]tar'.
Sedangkan dari kumparail titame h;:nya ada dua kabel. yaitu A (1';ilg
rJisambung dengan:,.itr.l k;rbr:l d,:rt i';a1:'asi1r)r datr:,i*kr:r! dan /\1 {yang
disambung dengan [-li.

papan sakelar yang digunak;rn clleh sistem sambung ki"impai'an rnodei ini
rlr'.miliki rre[leri.-pa l;rnrrr']1 ,)1.1t.,i sr.;kot, 'raiirl li:nli,at tlrtrrk
menyamhungkan kebel dari kunrp.:rarr. lrigat, juririah iernr;rlai ir,,
tergantung pada jurnlah tingkat kecepatan pada rrtcir-.i ii,,ir;k ter:,ebut, ,,1 11,;,, ,, ' rr Ir :rll r1;l.r:rri,ll t., ii t,'
_, :1.:'lll'l ,

contohnya
Cambar l2.Jo lvir'rylb.rgi iiirirpat an yang paling bes:rr meniadi dua
a. Terminal untuk tombol ke-l- disambung dengan A1 dan B.
Setiap kali kumparan yarlg paiing besar dibagi dua dengan jumlah
b. Terminal untuk tombol ke-2 disambung dengan 81 dan C. gulungan yang sama, masing-masing kumparan dari hasil pembagian
harus ditarik dan disatukan pada kelompok kumparan yang posisinya
c. Terminal untuk tombol ke-3 disambung dengan C1 dan D.
saling berseberangan (berhadapan). Jadi, kedua sisi kumparan berada di
Pengubahan arah putaran rotor pada sistem sambung kumparan model dalam satu alur. Pacla Gamhrar 12.30 warna kedua kumparan dibuat
ini juga cukup mudah, yaitu hanya dengan menukar kabel dari berbeda (merah dan hijau). Contohnya, kalau jumlah gulungan tembaga
kumparan utama yang akan disambung dengan X atau menukar posisi A di dalam kumparan yang paling besar 80 gulung, jumlah gulungan
dan Al-. tembaga untuk setiap kumparannya menjadi 40 gulung. lngat, aturan ini
biasanya berlaku untuk kumparan utama dan kumparan bantu. Sistem
3. sistem sambung kumparan pada motor listrik yang kumparan terbesar
sambung kumparan model ini biasanya hanya untuk motor listrik tipe
pada kumparan utama dan kumparan bantunya dibagi dua
dua kutub, contohnya pada beberapa merek pompa air.

4. sistem sambung kumparan yang digunakan oleh motor listrik yang arah
putarannya bisa berubah secara otomatis
Motor listrik tipe ini memiliki dua kelompok kumparan yang dibuat
rk'rr1i,rn jrrmlah gulungan, diameter tembaga, dan besar kumparan yang
',,rn.r ( )ltlr k,trt'n,t ittr, bosarnya harnbatan di kedua kelompok
f Panduan Menggulung ulang Kumparan Motor Listrik satu Fasa Teknik Tambahan untuk Menggulung Ulang Kumparrn trEil
kumparan ini juga sama. Contoh diameter dan jumlah gulungan Catatan: Kal:el dari stt'i*:h limer
Untuk mengetahui
tembaga untuk motor listrik yang arah putarannya bisa berubah secara sambungan kabel
otomatis: untuk srrilr'l lirxei;
coba Anda lihat
wfrirg diagrum
a. kelompok kumparan yang pertama (yang berada di bagian dalam
{biasanya ditempe}
alur) pada tutup belakang|
mesin cuci tersebut.
1) @ (diameter tembaga) = 0,45 mm l]i dalarn x,lririg
tliugrun ini diiclaskan
2) L1(kumparan yang pertama)= 77 juga rv:lrrra kal:erl
{biasanva rlalarn
3) L2 (kumparan yang kedua) = 152 irahasa inggris)
-vring digunakan
untuk .\-u'l/r-/l lirrcr'
b. kelompok kumparan yang kedua (yang berada di bagian luar alur) dao krrmparannya
1) @ (diameter tembaga) = 0,45 mm
2) Ll (kumparan yang pertama) = 77 Lubang s*knrp -
3) L2 (kumparan yang kedua) = 152 Gambar tz.3t Contoh switch timer untuk mesin cuci

motor listrik tipe ini


Rangkaian kabel kelistrikan (wiring diogrom) Kalau motor listrik tipe ini sedang digunakan (berputar), kedua
biasanya sudah dilengkapi dengan switch timer, yaitu alat yang kelompok kumparan akan saling bertukar fungsi secara berkala dan
berfungsi untuk memindahkan arus listrik untuk kedua kelompok beraturan sesuai dengan arah arus listrik yang dialirkan oleh switch
kumparan tersebut agar arah putaran rotornya bisa berubah secara timer. Pada Gambar 12.32 dijelaskan contoh berpindahnya arah arus
otomatis. Dengan demikian, normal tidaknya arah putaran rotor pada listrik pada switch timer, yaitu
motor listrik tipe ini juga dipengaruhi oleh normal tidaknya switch timer
tersebut. Walaupun pada intinya sama, biasanya setiap produsen motor
a. Saat pelat kontak X pada switch timer terhubung dengan terminal L.

Pada kondisi ini arus listrik akan mengalir ke kelompok kumparan


listrik merancang sistem dan bentuk switch timeryang berbeda, bahkan
yang pertama sehingga kelompok kumparan ini akan menjadi
ada yang menggunakan sistem digital.
kumparan utama dan mengakibatkan arah putaran rotornya ke kiri.

b. Saat pelat kontak X pada switch timer terhubung dengan terminal R.

Apabila pelat kontak X pada switch timer-nya berpindah ke terminal


R, arus listrik akan mengalir ke kelompok kumparan yang kedua.
Secara otomatis kelompok kumparan ini akan menjadi kumparan
utama dan mengakibatkan arah putaran rotornya berubah ke
kanan.

Contoh mesin rumah tangga yang menggunakan motor listrik jenis ini
,rrl,rl.rh mesin cuci (beberapa merek).
Panduan Menggulung Ulang, Kumparan tu1ctor l.istriL s;rttr Fas: TeknikTambahanuntukMenggulungUlangKumpar.nE
d
., r'rrtli'i'
'k...-:.
T-
k
!i",:,, \\ae b. @
l- &
n:\"
{
--
Ri
:
i
+7''Yr
tI

Arah putaran
@E n
kawat spiral Spiral dibagi dua
"f ---"
lirrrr'r
.-L:.

:
l
--'^"
,Fs
{}\
741
i'
lj tl..t.-

l, I

, C*l1l*h :r;ltrTi:,-.,llqiti; ililti;i /x/'i'i' rlfilil'{ irrfih i'luiaran i"ut'11' kr h:1n3i:

I K*t*r**g^n garubar'
j :i, l.,li,;rr:,irl,.;.ri.,rr: i,,:1:,1lrrlr,1;lr',.i ,ilrillil:lll: ' 'tl:!
"i' ":ttt');
I r1,,ri,i-,,,, :t:: :ril:rirrl i'1ii liili r'.r"11'l il.1-r', I rr'1i iir :.rrllirrlir.' .Lillllr'r1:i' Keterangan gambat:
!,,r . .: ,, ,1,,, i:
Perlu Anda ketahui u'alaupun
, 'lllii*l-,, i - 1. 11,,!ll l: lt:,,"- '::lll:" - berbeda, empat sistem sambung
kumparan ini mengikr.rti arah
Ganrbar 12,J2 Colltoh berpinclahnya arah arus listrik p.-rdr s'rii:.h iir-rier putaran kawat spiral. Coba Anda
perhatikan dengan teliti, litik
Contoh beberapa sistem sambung kumparan yang bentuknya berbeda, sambungan {X) pada setiap
tetapi tenaga elektrik atau rnedan magnet dan arah putaran rotor vang sistem sambung kumparan ini
sesuai dengan arah bertemunya
dihasilkannya sama.
kedua ujung sambungan kawat
Di antara merek motor listrik yang satu dengan yang lainnya kadang spiral. 01eh karena itu, arah
putaran rotor yang dihasilkannya
kala dibuat dengan sistem sambung kumparan yang berbeda, walaupui'i akan sama.
tenaga elektrik dan arah putaran rotor yang dihasilkannya sama. Hal
Gambar t2.33 Contoh empat sistem sambung kumparan yang berbeda
seperti ini dapat terjadi karena masing-masing produsen motor listrik
Perlu Anda ingat bahwa setiap kali menggulung ulang kumparan untuk tipe
mempunyai perhitungan dan juga teknik tersendiri untuk menggulung
kumparannya. Perbedaan sistem sambung kumparan ini tidak akan motor listrik yang baru, sistem sambung kumparannya harus dicatat agar
menjadi masalah bagi Anda yang ingin menggulung ulang kumparan, Anda mempunyai daftar sistem sambung kumparan yang lebih lengkap.
asalkan kumparan pada motor listrik tersebut sudah dikenal kuat dan
awet.
M()tor L istrik satr-r Fasa Teknik Tambahan untuk Menggulung Ulang Kumpar,,',
fl pan ruan Alenggurung ' rjanB Krrrnpa ar r
IEEI
Cara membongkar laher dengan menggunakan treker.
12.7 MEMBONGKAR PASANG LAI IER
a. Pasang bodi rotor pada catok, lalu putar catok dengan cukup kuat.
Teknik membongkar pasang laher per lt, diulas karena laher lrrerLlpal(an

kom,tonen motor listrik yang sang,at pentirrg selain kumparart itu serrdiri, b. Kaitkan semua ujung kaki treker di bagian pinggir laher, sedangkan
yaitL bisa memengaruhi normal tidaknya putaran rotor pada nrotor listrik, ujung as trekernya harus Anda pasang tepat di tengah-tengah as
misaln.ya rotor tidak bisa berputar saat motor listrik start atau akan timbul rotor. Pastikan posisi treker tegak lurus terhadap rotor, lalu Anda
suard yang berisik. Berikut adalah beberapa langkah yang harus Anda putar kepala as treker secara perlahan dengan menggunakan kunci
l<erjakan untuk membongkar pasang laher. sampai laher bisa keluar dari as rotor. Kalau laher agak macet,
bersihl<an dulu l<arat yang ada pada permul<aan as rotor dengan
1. Menyiapkan alat l<erja untuk membongkar atau tl]elepaskan laher, di ampelas, kemudian lumuri dengan oli. Setelah as rotor bersih dari
a nta ra nYa
karat, treker bisa diputar kembali.
a. treker
Treker adalah alat yang paling disaranl<att ttnlttk rrterrarik Iaher
keluar dari as rotor karena bisa lebih cepat dan anlan'

b. drip (batang besi)


Drip akan digunakan kalaLr treker tidak ada. 1. IJodi ro(or
tlilrasir rrg
p.rcl;r calok
C kunci yang ttkurannya satna dengan kepala treker' {rfigLlff)
ilrngarr posi
d catok atau Iagum tcgak )rrrr.r

Catok sangat diperlukan utltuk mernegang bodi rotor'


\,/,{-'*:-----ffi- -d& - 4WffiW'

e. bos atau pipa besi Kunt:j


-----_+_#W""
@l

Siapkan beberapa bos dengan berbagai ukuran (rnengikuti ukuran Kepala ]li +;l Ptrtr-rr krp;rl;r
diameter as rotor dari lrerbagai tipe motor listrik). Bos ini l.rerSuna as treker deng;ur
menggunirk;rrr
untuk mendorong laher pada as rotor. klrnci sanrpai
I;rher bisa trrlrpus
f. palu untuk memukul driP

2. Ketiga ujunli
kaki treker
dikiitk.rn padrt
l:agiarT pinggir
lel:r'r

Gambar 12.15 Menggunakan treker

Selain dengan treker, ada cara lain yang dapat Anda gunakan, yaitu
rlr,rrli,rrr tlr ip Perlu Anda ketahui bahwa penggunaan drip ini lebih sulit
lrrl,r rlrlr,rrrrlrrrlik,rlr rlcnJl;tn trokr.r k,rron,r h,rrtrs dil,rkrrk,rn oloh drra oranli,
TeknikTambahan untuk Menggulung Ulang Kumparu"
GD
Panduan Menggulung Ulang Kumparan Motor Listrik satu Fasa
@
L Bodi r(}t(]r
yaitu satu orang memegang rotor, sedangkan orang yang kedua
dipasang
posisi pada catok
memalu dripnya. Selain itu, as rotor bisa bengkok dan rusak kalau (raguml.
rotornya terlalu miring atau kalau Anda memalu dripnya dengan tidak Akan tetapi,
ingat $ebelum
hati-hati. dipasang, ujung
as rotor harus
3. Berikut adalah contoh cara menggunakan drip' ditumpukan
pada kayu agar
a. Pegang bodi rotor dengan posisi agak miring dan ujung as rotor tidak rueak.
ditumPukan Pada kaYu.

b.Pahatsetiapbagianpinggirlaherdenganmenggunakandripsecara
bergantian,yaitusambilrotordiputarSecaraperlahanagarlaher
bisa terPahat dengan merata.

Gambar t2,.37 Cara menggunakan drip yang kedua

4. Cara memasang laher yang baru pada as rotor.


a. Tumpukan ujung as rotor pada kayu agar tidak rusak.
b. Pasang laher yang pertama pada as rotor (laher baru ini harus sama
dengan laher bekasnya). Lalu, pasang bos di atas laher tersebut.
Palulah bos dengan perlahan sampai laher tepat masuk di tempat-
nya. Setelah laher ini beres, dengan cara yang sama pasanglah laher
yang kedua.

Gambar t2.36 Menggunakan drip yang pertama


c. Kalau sudah, pasang kembali rotor yang kedua lahernya sudah
diganti pada bodi motor. lngat, Anda harus teliti dan hati-hati agar
sebenarnya kita bisa menggunakan drip sendirian, yaitu bodi rotornya rotor tidak mengenai kumparan.
harus dipasang dulu pada catok (lihat Gambar L2.37). Akan tetapi, cara
ini lebih lama karena Anda harus membongkar pasang bodi rotor dari
catok. lngat, Anda harus hati-hati saat mengerjakannya'
Teknik Tarnbahan rrntuk Merrggulurrg ularrg Ktrmparun EEil
Motor Listrik Satu Fasa
Panduan Menggulung Ulang Kumparan
f
Kalau terpaksa atau untuk sementara, Anda bisa mengganjal rumah

ffiffi atau dudukan laher dertgan pelat tlpis dari kuningan (shim kuningan)

ffiffi
ffi ffi-*,o*__
atau seng. Panjang dan lebar pelat tipis ini harus Anda sesuaikan dertgan
tingkat kerusakan atau bagian yang terkikis pada rumah atau dudukan
laher tersebut.

,ffis!

Fa*ltrg hns rti alas


iahrr. lalrr Parlulah
hos Irr*r'lrttt tlelt"tgan
pc rllrhilrr sirrlP'"r i
hhrr tt'rPanatrii
te1:11 Jlrrdrt
l*rlllltl1 n):il

K;r_!'Ll
( rrnlolr ntt'ttt'i;rruirl rttrttlth
: l;rlrrr lll,rl;t ttttttlr rtrrttrrl 1i:lrr[i
i rlt rrgrrtr ptllrl trpt. (1.'tt l(lltllllli,rtl
{ phinr kriningarr}
, B**F**ffiffi1!6*!w .

!ffi'
fWffi:.''"
berputarnya rotor
perlu Anda ketahui bahwa, dalam kasus tertentu, tidak i ""r-;:-r:r"::
':r ";;.
rusaknya laher' tetapi oleh
pada motor listrik bukan disebabkan oleh : e.".: :;;t.
i ""'**"'"" "
rotor tidak
rusaknya komponen yang lain' Jadi' pada saat motor listrik start'
masih cukup baik' Berikut
dapat berputrr, *rlrupun kondisi lahernya
selain laher yang bisa menye-
adalah dua contoh kerusakan komponen Iturna.h laher patla tlllup m{)t(}r
babkan rotor tidak bisa berputar saat
start' lisrrik y;rs1g hrisa ntsak (trrkikis) t "" ..Y::'::i:T:.:::.
belakang' atau
1. Rumah laher pada tutup motor listrik (depan atau Gambar 12.J9 Contoh dua kerusakan komponen selain laher
ke dalam'
keduanya) sudah terkikis atau cekung Supaya proses bubut berhasil dan lebih cepat, Anda bisa mengikuti dua
saran berikut.
2.DudukanlaherpadaaSrotorsudahterkikisatauberkurangpermuka-
an nya. t. Saat Anda ingin membubut, carilah bengkel bubut yang rapi dan bagus
garapannya karena hasil bubutan pada dudukan laher harus benar-
Ked,-ra kerusakan itu dapat menyebabkan laher goyang dan bergeser benar presisi dan senter (lurus). Selain itu, carilah yang ongkos kerjanya
menempel pada alur stator' Ada dua
sehingga bodi rotor bergesekan atau tidak terlalu mahal.
cara untuk memPerbaikinYa, Yaitu
kerusakan ini adalah dengan 2. Kalau ternyata hasil bubutannya tidak tahan lama atau cepat rusak
1,. Cara yang paling baik untuk mengatasi
kombali, sebaiknya Anda mengganti tutup motor listrik atau rotor
membubut rumah atau dudukan laher'
rlr.rr11,rrr y,rrrli bartt.
1.'iz ri-I'l f, ", 'r\1lrr

li

DAFTAR PUSTAKA
"t.r. J
I

!/

tt t 1.'- |
I

Fadillah,KismetdanWurdono.lggg.lnstolosiMotor-MotorListrikuntuk
tndustri Jilid 1'
sekotoh *"n"rr'oi i"iuruon Kerompok reknologi dan : .-
i

Bandung: Angkasa'
LemariEs' Jakarta: PT
lchtiar Baru'
Handoko K. 1981' Teknik: \,, ,,

lJlong Motor Kecil' Diterjemahkan


oleh , '(.'";
Wilkinson, Karl' 1996' Menggulung
Amrin MahmuO Si'ugt''
ftkarta: pT Elex Media Komputindo'

MILIK
j
a

Brden I'crPostrkrrt' I

drn XcrrrlPen t