Anda di halaman 1dari 4

STRATEGI PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK

A. Fase Orientasi
1. Salam Terapeutik
Assalamualaikum.Wr.Wb./Selamat Siang. Perkenalkan nama saya Devihasti
Nurrayda, saya mahasiswi dari STIK Muhammadiyah Pontianak. Saya akan
berbagi sedikit informasi kesehatan kepada Ibu hari ini tentang Nutrisi yang
Terkandung dalam ASI.
2. Evaluasi / Validasi
Bagaimana perasaan Ibu hari ini? Apakah Ibu berkenan jika saya
menyampaikan informasi tentang Nutrisi Nutrisi yang Terkandung dalam
ASI? Sebelumnya, apakah Ibu tahu apa itu nutrisi?
3. Kontrak
a. Topik
Baiklah Ibu, maksud kedatangan saya kesini adalah untuk berbagi sedikit
informasi mengenai Nutrisi yang Terkandung dalam ASI.
b. Waktu
Saya akan berbagi informasi kepada Ibu kurang lebih 1x30 menit, dimulai
dari jam 13:00-13:30 WIB.
c. Tempat
Bagaimana kalau kita berbicang-bincang mengenai nutrisi yang terkadung
dalam ASI disini? Dirumah Ibu?

B. Fase Kerja
Baiklah, sekarang saya akan jelaskan terlebih dahulu mengenai apa itu
nutrisi, jika ada yang kurang jelas dan ingin ditanyakan bisa Ibu tanyakan pada
saat kita masuk di sesi diskusi.
A. Pengertian Nutrisi
Nutrisi adalah bahan makanan yang kaya dengan karbohidrat, protein, lemak,
vitamin, dan mineral yang di butuhkan oleh tubuh.

B. Pengertian ASI
Air Susu Ibu (ASI) adalah satu jenis makanan yang mencukupi seluruh
unsur kebutuhan bayi baik fisik, psikologisosial maupun spiritual. ASI
mengandung nutrisi, hormon, unsur kekebalan pertumbuhan, anti alergi, serta
anti inflamasi. Nutrisi dalam ASI mencakup hampir 200 unsur zat makanan
(Hubertin, 2003).
C. Nutrisi yang Terkandung dalam ASI
ASI mengandung persediaan vitamin dan mineral yang tinggi, dan
sangat mudah diserap oleh tubuh bayi. Berikut beberapa nutrisi yang
terkandung di dalam ASI:
1. Karbohidrat
Laktosa adalah karbohidrat utama dalam ASI dan berfungsi sebagai
salah satu sumber energi untuk otak. Kadar laktosa yang terdapat dalam
ASI hampir 2 kali lipat dibanding laktosa yang ditemukan pada susu sapi
atau susu formula.
2. Protein
Kandungan protein ASI seimbang dengan kebutuhan bayi.
Komponen dasar dari protein adalah asam amino yang berfungsi sebagai
pembentuk struktur otak.
Protein berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan sistem
kekebalan tubuh dan untuk pertumbuhan otak serta menyempurnakan
fungsi pencernaan. Protein juga memberi lapisan pada dinding usus bayi
baru lahir yang masih permeabel terhadap protein, serta berperan sebagai
proteksi terhadap berbagai risiko infeksi bakteri/virus yang dapat masuk
melalui pencernaan.
3. Lemak
Kadar lemak dalam ASI lebih tinggi dibanding dengan susu sapi dan
susu formula. Kadar lemak yang tinggi ini dibutuhkan untuk mendukung
pertumbuhan otak yang cepat selama masa bayi.
4. Vitamin dan Mineral
ASI mengandung vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan
bayi. Zat gizi mikro penting itu antara lain vitamin A, vitamin C, vitamin
D, zat besi, tiamin, riboflavin, kalsium, fosfor, fluor. Hampir 80-90%
penyusun ASI adalah air, sehingga jika asupan ASI cukup maka
kebutuhan seluruh cairan akan terpenuhi. Penelitian di Afrika
menunjukkan bahwa bayi-bayi usia 0-6 bulan ini tetap sehat hanya
dengan ASI.
D. Jenis-Jenis Makanan Untuk Meningkatkan Produksi ASI
ASI adalah makanan yang terbaik bagi bayi. ASI sebaiknya diberikan
kepada bayi berusia 0-6 bulan secara eksklusif (tanpa makanan pendamping)
dan dianjurkan hingga bayi berusia 2 tahun. Karena pentingnya ASI ini, maka
pasca melahirkan, ibu dianjurkan untuk mengonsumsi lebih banyak sayuran
dan makanan bergizi, dapat pula ditunjang dengan jenis-jenis makanan yang
dapat meningkatkan dan melancarkan produksi ASI, antara lain:
1. Bawang Putih
Berdasarkan sebuah penelitian yang dikutip dalam Journal of
Pediatric Research, bawang putih terbukti ampuh dalam meningkatkan
produksi ASI dan menambah nafsu makan pada bayi.
2. Kacang-kacangan
Berbagai jenis kacang-kacangan, antara lain seperti almond dan
mete adalah jenis makanan yang sangat baik untuk meningkatkan
produksi ASI. Keduanya kaya akan protein, vitamin dan mineral yang
terbukti ampuh meningkatkan laktasi.
3. Makanan Berserat
Makanan berserat seperti sayuran hijau dan beberapa jenis sayuran
merah (bayam, daun katuk, biji-bijian, ubi jalar dan sebagainya)
merupakan sumber serat sangat baik untuk meningkatkan produksi ASI
ibu.
4. Pare dan Labu Botol
Kedua jenis sayuran ini merupakan jenis makanan yang sangat
populer untuk meningkatkan produksi ASI. Keduanya dikenal dengan
kandungannya yang kaya akan vitamin dan mineral yang dapat membantu
meningkatkan produksi ASI.

C. Fase Terminasi
1. Evaluasi Subjektif
Bagaimana perasaan Ibu setelah saya berikan informasi tentang Nutrisi
Nutrisi yang Terkandung dalam ASI? Apakah Ibu bisa mengulang kembali
apa yang sudah saya sampaikan tadi? Apa yang dimaksud dengan nutrisi?
Apa yang dimaksud dengan ASI? Nutrisi apa saja yang terkandung dalam
ASI (3 dari 4)? Apa saja jenis-jenis makanan untuk meningkatkan produksi
ASI (3 dari 5)?
2. Evaluasi Objektif
Setelah diberikan informasi kesehatan tentang Nutrisi yang Terkandung
dalam ASI, Ibu dapat menjelaskan kembali pengertian dari nutrisi, pengertian
ASI ekslusif, nutrisi yang terkandung dalam ASI, serta jenis-jenis makanan
untuk meningkatkan produksi ASI.
3. Rencana Tindak Lanjut
Baiklah Bu, jika ada yang kurang jelas atau ada yang Ibu belum mengerti bisa
hubungi saya untuk menanyakan hal tersebut.
4. Kontrak yang Akan Datang
a. Topik
Bagaimana jika 2 minggu lagi kita bertemu untuk berbincang-bincang
mengenai Perawatan Payudara pada Ibu Menyusui?
b. Waktu
Pada hari Jumat, tanggal 12 September 2014 kita akan berbincang-
bincang selama kurang lebih 1x30 menit.
c. Tempat
Sepertinya untuk pertemuan berikutnya kita berbincang-bincang disini
lagi saja ya?

LAMPIRAN SOAL DAN JAWABAN

Pertanyaan :
1. Apa yang dimaksud dengan nutrisi?
2. Apa yang dimaksud dengan ASI?
3. Nutrisi apa saja yang terkandung dalam ASI (3 dari 4)?
4. Apa saja jenis-jenis makanan untuk meningkatkan produksi ASI (3 dari 5)?

Jawaban :
1. Nutrisi adalah bahan makanan yang kaya dengan karbohidrat, protein, lemak,
vitamin, dan mineral yang di butuhkan oleh tubuh.
2. Air Susu Ibu (ASI) adalah satu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsur
kebutuhan bayi baik fisik, psikologisosial maupun spiritual. ASI mengandung
nutrisi, hormon, unsur kekebalan pertumbuhan, anti alergi, serta anti inflamasi.
3. Nutrisi yang terkandung dalam ASI antara lain: karbohidrat, protein, lemak,
vitamin dan mineral.
4. Jenis-jenis makanan untuk meningkatkan produksi ASI antara lain: bawang putih,
kacang-kacangan, makanan berserat, pare dan labu botol.