Anda di halaman 1dari 33

BUKU SAKU

JASA KONSTRUKSI

TIM PEMBINA JASA KONSTRUKSI


KABUPATEN KULON PROGO

BAGIANADMPEMBANGUNAN
SETDAKABUPATENKULONPROGO
Jln.PerwakilanNo.1Wates,KabupatenKulonProgoTelp.(0274)773010
Email:admin@kulonprogokab.go.id,Website:www.kulonprogokab.go.id
2
DAFTAR ISI
TimPembinaJasaKonstruksi 2
KegiatankegiatanTimPembinaJasaKosntruksi 3
PengaturanJasaKonstruksi 4
PemberdayaanJasaKonstruksi 5
PengawasanJasaKonstruksi 6
UUNomor18Tahun1999tentangJasaKonstruksi 7
TujuanPengaturanJasaKonstruksi 8
PermasalahanJasaKonstruksi 9
MasyarakatFORUMLembaga 10
FungsiFORUMdanLEMBAGA 11
PenyelenggaraanPekerjaanKonstruksi 12
KegagalanBangunan 13
RMKdanRMP 14
ElektronicProcurement 14
AsosiasiJasaKonstruksi 15
FormulirPenilaianKualifikasi(Kontraktor) 16
SistemInformasiPembinaJasaKonstruksi 17
TenagaIntiBUJKKualifikasiMenengah 18
KriteriaKualifikasiBdanUsahaJasaKonstruksi 20
Sanksi 21
SyaratUsahaAhliTrampil 22
TenagaIntiBUJKKualifikasiBesar 23
PeranPenanggungJawabTeknik 24
PerizinanUsahaJasaKonstruksi 25
PersyaratanIUJK 26
PembinaJasaKonstruksiDaerah 27
1
TIM PEMBINA JASA KONSTRUKSI
PeraturanPemerintahNomor30Tahun2000pasal13
ayat (1) mengamanatkan adanya unit kerja yang
menanganijasakonstruksi,danMenteriDalamNegeri
menerbitkan SuratEdaran Nomor 601/476/SJ tanggal
13 Maret 2006 yang menghimbau untuk setiap
provinsi dan kabupaten/kota membentuk Tim
Pembina Jasa Konstruksi yang merupakan Tim yang
sifatnya ad hoc yang menanganijasa konstruksi yang
kerjanyalintassektoral.
Ditingkat nasional ditunjuk Badan Pembinaan
Konstruksi dan Sumber Daya Manusia dari
KementerianPekerjaanUmumdanDirektoratJenderal
BinaPembangunanDaerahKementerianDalamNegeri
yangmelaksanakankebijakansecaranasional.
OlehsebabituDinasPekerjaanUmum(DPU)diangkat
sebagaiSekretarisTimPembinaJasaKonstruksi.Halini
dimaksudkan sebagai Sekretaris maka diharapkan
menjadi motor penggerak pelaksanaan tugastugas
sebagaimana tertera dalam PP No. 30 Tahun 2000
dapat berjalan dengan baik. Sedangkan unit di
Sekretariat Daerah ditunjuk sebagai sekretariat Tim
Pembina Jasa Konstruksi yang mengkoordinir
acara/agendakegiatanTimPembinaJasaKonstruksi.
2
KEGIATAN-KEGIATAN
TIM PEMBINA JASA KONSTRUKSI
1. Melakukan sosialisasi tentang jasa konstruksi dan
peraturanyangterkaitdenganjasakonstruksi.
2. Melakukan pengaturanprodukprodukhukumjasa
konstruksi yang belum diatur di tingkat pusat/
provinsi/kabupaten/kota yang digunakan untuk
wilayahmasingmasing,contohcaramengitungKK,
KPdanjugakinerjajasakonstruksi.
3. Melakukan pengaturan terhadap kewajiban
pengguna jasa yangada di wilayahnya,antaralain
pembangunan bangunan publik, maka harus
dilaksanakanolehBadanUsahayangtelahmemiliki
IjinUsaha.
4. Melakukan pemberdayaan kepada pengguna jasa
dan penyedia jasa konstruksi yang ada di
wilayahnya.
5. Melakukan pengawasantertib usaha, yaitu kontrol
terhadap produkproduk Lembaga seperti SBU,
SKA,danSKT.
6. MelakukanpengawasanterhadappenerbitanIUJK.
7. Melakukanpengawasanterhadappelelangan.
8. Melakukan pengawasan terhadap keselamatan
kerja,penggunaanbangunan,dll.

3
PENGATURAN JASA KONSTRUKSI

PengaturanJasaKonstruksipadahakekatnyaadadua,
yakni Ketentuanketentuan menyangkut Usaha yang
dikeluarkan oleh LPJKN, sedangkan Ketentuan yang
menyangkut Izin Usaha maupun proses pengadaan
dikeluarkan oleh Pemerintah sebagai pemilik
pekerjaan.
Untuk yang bersifat menyeluruh maka dilakukan
pengaturan yang bersifat nasional seperti pengadaan
jasakonstruksiyangdiaturdenganPeraturanPresiden
(Perpres54Tahun 2010dan Perpres70Tahun2012)
dan Perka LKPP mengatur petunjuk pelaksanaannya,
sedangkan norma norma yang menyangkut
keteknisan diatur oleh Keputusan Menteri Pekerjaan
Umum, seperti ketentuan pelengkap pengadaan,
normastandarmutukonstruksidanlainsebagainya.

4
PEMBERDAYAAN JASA KONSTRUKSI

Pemberdayaan Jasa Konstruksi pada hakekatnya ada


dua,yakniterhadappenggunajasadanpenyediajasa.
Dengan adanya LPJK, maka pemberdayaan oleh
pemerintah seharusnya lebih fokus kepada pengguna
jasa, sedangkan pemberdayaan penyedia jasa
dilakukanolehLPJK.

PemberdayaanJasaKonstruksidilakukanuntuksemua
produkprodukhukumsertanormanormateknisyang
dikeluarkan oleh pemerintah sehingga sebagai
pengguna jasa dapat pula mengikuti perkembangan
penyediajasa.

5
PENGAWASAN JASA KONSTRUKSI

PengawasanJasaKonstruksimenjaditugasPemerintah
agar tercapai ketertiban sebagaimana yang
diamanatkan UU nomor 18Tahun1999.Ada tigahal
utama yang mesti dipenuhi, yaitu tertib usaha, tertib
penyelenggaraan, dan tertib pemanfaatan yang
mencakup:
1. PersyaratanPerizinan
2. KetentuanKeteknikanPekerjaanKonstruksi
3. KetentuanKeselamatandanKesehatanKerja(K3)
4. KetentuanKeselamatanUmum
5. KetentuanKetenagakerjaan
6. KetentuanLingkungan
7. KetentuanTataRuang
8. KetentuanTataBangunan
9. Ketentuanlainyangberkaitandengan
penyelenggaraanjasakonstruksi.

6
UU Nomor 18 Tahun 1999
tentang JASA KONSTRUKSI
Pengembangan usaha jasa
konstruksi diserahkan sepenuhnya
kepada Masyarakat
ISSUES
tujuan
Pengembangan ArahPertumbuhan
Jasa Konstruksi
kurang diarahkan JASA Tertib
Penyelenggaraan
untuk Peningkatan
Profesionalisme KONSTRUKSI masyarakat
Peningkatanperan
usaha

1. Perencanaan 1. Arsitektural
2. Pelaksanaan 2. Sipil
3. Mekanikal
3. Pengawasan
4. Elektrikal
4. Terintegrasi 5. Tata Lingkungan

ASAS
JUJUR MANFAAT, KESERASIAN, KESEIMBANGAN, KEMANDIRIAN,
DAN ADIL KETERBUKAAN, KEMITRAAN, KEAMANAN DAN KESELAMATAN

7
TUJUAN PENGATURAN JASA KONSTRUKSI
Pasal 3
1. Memberi arah pertumbuhan
Mewujudkan struktur usaha yang:
A. Kokoh
B. Berdaya Saing Tinggi

Kemitraan
KONSTRUKSI BERKUALITAS
a. Tanggung jawab
profesional
b. Kegagal an Bangunan
c. Sanksi
PERENCANA
PELAKSANA:
dan
d. Sistem Penjaminan
-- Umum
Spesialis
ketrampilan




2. Tertib Penyelenggaraan

a. Kesetaraan kedudukan antara Peny edia Jasa dan Pengguna Jasa
b. Patuh terhadap peraturan jasa konstruksi
3. Peningkatan peran masyarakat di bidang jasa konstruksi
8
PERMASALAHAN JASA KONSTRUKSI
1. Usaha Jasa Konstruksi Nasional
2. Memiliki Daya Saing
3. Tertib penyelenggaraan
DAYA
SAING ASPEK
jasa konstruksi lemah HUKUM
tidak patuh
STRUKTUR
USAHA MUTU
tidak patuh
SUMBER rendah
DAYA
PENYEDIA
JAKONS tidak efisien
Kontraktor WAKTU
KESETARAAN tidak tepat
PROFESIONAL tidak terw ujud

CURRENTREALITY
MANAJEMEN

MANAJEMENTEKNIS?
Pengaturan
PERNI AGAAN ?
Jasa Konstruksi:
UU - PP

BAHAN PER. MEN.

ALAT
Se la ma ini
Tenaga Pe nga tura n Ja sa
Teknologi kerja Konstruksi kura ng
diarahka n pa da
Pengalaman
Pe ningka ta n
Profe siona lisme

KONTRAKTOR
9
MASYARAKAT-FORUM-LEMBAGA
Pasal29UUJK:


Pasal.30UUJK
HAK:
Asosiasi Asosiasi
Pengawasan,
gantirugi
Perusahaan
Mitra Usaha KEWAJIBAN:
Ketertiban,
Asosiasi FORUMJASA
Profesi KONSTRUKSI Ormas cegahbahaya
Pengguna
Intelek
LEMBAGA
tual Wkl
Unsur
Pakar/Perti Lain
Peme
rintah Wkl Asos Wkl Asos
Profesi Usaha
Wkl
Pasal.31UUJK
PENGEMBANGAN
Pemerintah JASAKONSTRUKSI


Forum Jasa Konstruksi (bukan institusi)adalah sarana

guna memberi kesempatan yang seluasluasnya
kepada
masyarakat untuk berperan dalam
menumbuhkembangkanusahajasakonstruksinasional

(UUJKPasal32ayat(2)
10
FUNGSI FORUM DAN LEMBAGA
Pasal32UUJK:

Asosiasi
FUNGSI:
Menampungdan
Asosiasi
Mitra
Perusahaan Usaha
menyalurkanas piras i
mas yarakat
Merumus kan
pengembanganjas a
Asosiasi FORUMJASA kons truksinas ional
Profesi Menumbuhkembangkan
KONSTRUKSI
peranmas yarakat
Mas ukanuntuk
Intelek
tual
Ormas
Pengguna
pembinaan.

Peme Unsur
rintah Lain
PP28/2000

Pasal33UUJK
TUGAS:
JasaKonstruksiyangdilakukanoleh
Wkl Lembagadimaksudkanuntuk:
Pakar/Perti AgarPenyediaJas amampumemenuhi
s tandars tandarnas ional,regional,dan

Wkl Asos
Profesi
Wkl Asos
Usaha
internasional.
MendorongPenyediaJas auntukmampu
bers aingdipasardanmeningkatkan
Wkl kompetens idipas arinternas ional
Pemerintah Mengembangkans isteminformas ijas a
kons truksi.
11
PENYELENGGARAAN PEKERJAAN
KONSTRUKSI
Pasal23UUJK:
PERENCANAAN

Penyiapan Pelaksanaan Pengakhiran

PELAKSANAAN
PenyiapanPelaksanaanPengakhiran


Masa
SERAH Pertanggungan
PENGAWASAN
PenyiapanPelaksanaanPengakhiranTERIMA kegagalan
Bangunan(maks
10tahun)

Keteknikan
K3 ParaPihak
Lingkungan
Penguna Penyedia
Jakons Jakons
Pasal24UUJK

Sub
Penyedia
Jakons

12
KEGAGALAN BANGUNAN
Kegagalan bangunan adalah tidak
berfungsinya bangunan konstruksi,
dan untuk mengatasinya maka ada
asuransiprofesionalindemnity.

UU Nomor 18 Tahun 1999 tentang


Jasa Konstruksi, kegagalan bangunan
ditetapkan paling lama 10 tahun,
artinya dapat kurang dari 10 tahun. Hal ini mestinya
ditetapkan oleh pengguna jasa dan penyedia jasa
dengan melihat konstruksi yang dibangun. Sebagai
contoh, untuk overlay jalan aspal hotmix tebal10cm
mempunyai umur konstruksi yang berbeda dengan
jalan aspal hotmix tebal 6 cm. Peran pengguna jasa
danpenyedia jasasangat penting dalam menentukan
berapa tahun yang dijaminkan dalam kegagalan
bangunan. Kedua belah pihak dapat menyepakati
bahwa kegagalan
bangunantersebutdapat
kurang dari 10 tahun,
misalnya3tahun.

13
RMK DAN RMP
Menteri Pekerjaan Umum telah mengeluarkan
Peraturan Menteri Nomor 362/KPT/M/2004 tentang
Sistem Manajemen Mutu Konstruksi Departemen
Pekerjaan Umum yang mengatur tentang Mutu
proyek. Tujuan RMK dan RMPadalah menuju standar
yang mengarah pada ISO System, sehingga dapat
digunakan untuk mengontrol apakah para pelakunya
telahmengertibelumtentangapayangdilakukan.

ELEKTRONIK PROCUREMENT
Electronic Procurementadalahsalah satu mekanisme
baru yang diluncurkan oleh pemerintah menuju era
transparansi dan good governance dalam sistem
pengadaanbarang/jasapadapemerintah.
Eprocurement secara nasional dilaksanakan oleh
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah, melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP)
danLayananPengadaanSecaraElektronik(LPSE)pada
Kementerian/Lembaga/Daerah/InstitusiLainnya.

14
ASOSIASI JASA KONSTRUKSI
AsosiasiPerusahaanJasaKonstruksi
AsosiasiProfesiJasaKonstruksi

Perusahan Tenaga ahli,
perorangan, tenaga terampil
Pengusaha





UU No. 18/1999 Pasal 32 Asosiasi profesi jasa

ayat(1)penjelasan: konstruksi merupakan satu
Asosiasi perusahaan jasa atau leih wadah organisasi

konstruksi merupakan salah atau himpunanperorangan,

satu atau lebih wadah atasdasarkesamaandisiplin
organisasi atau himpunan keilmuan dibidang

para pengusaha yang konstruksi dalam usaha
bergerak
konstruksi dibidang untuk
jasa pengembangankeahliandan
pemperjuangkan aspirasi

memperjuangkan anggotanya.
kepentingan dan aspirasi
paraanggotanya.
15
FORMULIR PENILAIAN KUALIFIKASI

1. Surat Berhaktandatangankontrak,tidak
Pernyataan sedangpailit,tidakpernahdihukum
Minat
A Data Nama,StatusBU,Alamat
Administrasi
B IjinUsaha No.IUJK/SIUP/SIUI/TDP,masaberlaku
ijin,pemberiijin.
C Landasan AktaPendirianBU,Aktaperubahan
Hukum terakhir
D Pengurus Komisaris,Direksi,PenanggungJawab
(Umum,/Teknis),PengurusPerusahaan
E Data SusunanKepemilikan,Pajak,Neraca
Keuangan
F Data TenagaAhli/Terampilyangdiperlukan
Personalia
G Peralatan Jenis,Jumlah,Kapasitas,Merek,Tahun
pembuatan,Kondisi
H Pengalaman NamaPaket,Bidang/Subbidang,
Lokasi,Pemberitugas,Kontrak,FHO
I Pekerjaan NamaPaket,Bidang/Subbidang,
yangsedang Lokasi,Pemberitugas,Kontrak,FHO
dilaksanakan
J Dukungan Nomor,tanggal,NamaBank,Nilai
Bank

2 Pakta TidakKKN,melaporjikaadaindikasi
Integritas KKN,berjanjibersih,transparandan
profesional,jikamelanggarbersedia
kenasanksi,baikadminsitrasi,ganti
rugi,pidanasesuaiketentuan
16
SISTEM INFORMASI
PEMBINA JASA KONSTRUKSI
Pusat Pembinaan Usaha dan
Kelembagaan adalah salah
satu pusat didalam Badan
Pembinaan Konstruksi,
Kementerian Pekerjaan Umum
yang dibentuk untuk
melaksanakan tugas merumuskan pengembangan
usaha jasa konstruksi dan melakukan pembinaan di
bidangusahadankelembagaan.
Tujuan pembinaan adalah memberikan arah
pertumbuhan dan perkembangan usaha jasa
konstruksi untuk mewujudkan struktur usaha
konstruksi yang kokoh handal dan berdaya saing
tinggi
SistemInformasiPembinaJasaKonstruksi merupakan
salah satu upaya pembinaan yang dilakukan untuk
tercapainya tujuan dan sasaran tersebut melalui
peningkatan kemudahan akses informasi usaha jasa
konstruksi, peningkatantransparansi, dan perkuatan
jejaring bisnis pelaku usaha dalam rantai pasok
konstruksi.

17
TENAGA INTI BUJK KUALIFIKASI
MENENGAH

TENAGA KERJA
- 11 s/d 25 orang
- Ada tenaga ahli bersertifikat
- Koord Penanggung jawab Teknik/Dir. Teknik
- Tempat kerja terbuka/tertutup
- Perlu sarana bantu K3
BAHAN BANGUNAN
-- Perlu gudang bahan
Perlu dukungan khusus untuk transportasi
- Bahan bangunan tidak bersifat eksplosif
PERALATAN KERJA
- Peralatan kerja langsung/konvensional
- Peralatan kerja bantu spesifik
- Perlu alat kerja pendukung bukan untuk
pekerjaan utama

TEKNOLOGI PEKERJAAN
- Struktur bangunan utama dapat dikerjakan
oleh tenaga kerja konstruksi dengan keahlian
kerja tertentu
- Pekerjaan bangunan utama dapat dikerjakan
oleh tenga kerja konstruksi dengan
ketrampilan kerja tertentu.

18
Resiko : Sedang
Teknologi : Madya
Nilai : Sedang/kecil Pemilik
SBU

DampakLingkungan: General
Berhubungandengan Manager
keselamatanumum/
PEMILIK

lingkungansecara
langsung(sebatas Penanggung
satuanPermukiman) MANAJER
jawabteknik

Pelaksana

TENAGAAHLI

Pelaksana
mandor TEKNISI

Tukang PELAKSANA
Operator

PRODUKSI

19
KRITERIA KUALIFIKASI
BADAN USAHA JASA KONSTRUKSI

1. RESIKO : besar,sedang,berat
2. TEKNOLOGI : sederhana,madya,tinggi
3. BIAYA : kecil,sedang,besar

KUALIFIKASI

KompetensiBadanUsahadapat
diidentifikasimelalui:
TENAGAINTITEKNIKBADANUSAHA

SBU JaminanKompetensi

20
SANKSI Pasal41,42,43UUJK
Pasal41
Penyelenggarapekerjaankonstruksidapatdikenai

sanksiadministratifdan/ataupidanaatas
pelanggaranUU.



PENGGUNAJASA PERENCANA,PELAKSANA,PENGAWAS

SANKSIADMINISTRATIF:
Peringatantertulis
Penghentiansementarapekerjaan
Pembatasankegiatanusahadan/atauprofesi
Larangansementarapenggunaanhasilpek.
Pembekuanizinusahajasakonstruksi
Pencabutanizinusahajasakonstruksi

pelanggaran >5tahunpenjara;

Kegagalan perencanaan denda10%

Konstruksi pelanggaran >5tahunpenjara;
pelaksanaan denda10%
pelanggaran >5tahunpenjara;
pengawasan denda10%
21
SYARAT USAHA-AHLI-TRAMPIL
Pasal8UUJK
Perencana,Pelaksana,danPengawasKonstruksiyang
berbentukBadanUsahaharus:
a. Memenuhiketentuantentangperizinanusahadi
bidangjasaKonstruksi.
b. Memilikisertifikat,klasifikasi,dankualifikasi
perusahaanjasakonstruksi.

Pasal9UUJK
Syaratsyaratkeahliandanketrampilan:
a. Perencanakonstruksidanpengawaskonstruksi
orangperseoranganharusmemilikisertifikat
keahlian.
b. Pelaksanakonstruksiorangperseroranganharus
memilikisertifikatketrampilankerjadan
sertifikatkeahliankerja.
c. Orangperseoranganyangdipekerjakanoleh
badanusahasebagaiperencanakonstruksiatau
pengawaskonstruksiatautenagatertentudalam
badanusahapelaksanakonstruksiharusmemiliki
sertifikatkeahliankerja.
d. Tenagakerjayangmelaksanakanpekerjaan
keteknikanyangbekerjapadapelaksanaan
konstruksiharusmemilikisertifikatketrampilan
dankeahliankerja.

22
TENAGA INTI BUJK KUALIFIKASI BESAR

Resiko : Sedang
Teknologi : Madya SBU
Nilai : Sedang/kecil
Pemilik

PEMILIK

Dir3 DirTk Dir1 Dirut

Survey Alat DIREKTUR


Person Anggaran
Konstr Mutu
Pelaksana Pelaksana Pelaksana
TENAGAAHLI
Pelaksana Pelaksana
Pelaksana Pelaksana
Mandor Mandor TEKNISI
Mandor
Mandor
DampakLingkungan:
Berhubungandengan
Tkg/Oprs PELAKSANA
keselamatanumum/
Tkg/Oprs
lingkungansecara
Tkg/Oprs langsung(sebatas
PRODUKSI satuanPermukiman)
23
PERAN PENANGGUNGJAWAB TEKNIK
Pasal15(1)UUJK,Pasal11(1)PP28/2000

1. Merencanakanlangkah
pelaksanaan.
2. Mengelolaprosesperwujudan
Kenali
output proyek(output)
dan 3. Menetapkankapanproyekharus

outcome mulai/berhenti/selesai
proyek
BANGUNANKOMPLEKS/HITEK
BANGUNANSEDERHANA
PenanggungJawabTeknik
(PenyediaPengguna)
Jenis
Kegiatan
Cakupan
Tugas Wajib memiliki:
KOMPETENSI
- Tujuan
- Asum si
- Lim it asi
Waktu
Jadwal - Penyelesaian
Kompetensi yang
Keg RESIKO,TEKNOLOGI, diakui:
BIAYA SBU/SKA/SKT

24
PERIZINAN USAHA JASA KONSTRUKSI
Pasal5UUJK,Pasal7(3)PP30/2000
Kabupaten/Kota

Syarat
ijin
PerdaIUJK
Sertifikat
Klasifikasi lainnya
usaha
Kualifikasi
LPJK
IUJK

Sertifikat
Trampil
Ahli Klasifikasi
dan
Kualifikasi

BUJK BUJK PT
Perseorangan
Resiko, Resiko, Resiko,
Teknologi,Biaya Teknologi,Biaya Teknologi,Biaya
KECIL MENENGAH BESAR
25
PERSYARATAN IUJK

a. AktaPendirianBadanUsaha/AktaTerakhir.

b. SusunanPenanggungJawabUmum/Teknisdan
PengurusBadanUsaha.
c. SusunanKepemilikanBadanUsaha.
d. KekayaanbersihBadanUsaha(neraca,pajak,dll).

e. BuktiDukunganBankpadaBadanUsaha.
f. Buktikepemilikanperalatanataudukungan
penyediaanperalatandariperusahaanpenyewaan
alatkerjakonstruksi.

g. Buktipengalamankerjaperusahaanatau
kompetensimanajerialyangberkaitandengan
sistemjaminanmutupekerjaankonstruksi.

h. Memilikiketerangandomisiliusaha(alamat
tetap).
i. Pernyataandalammelakukankegiatanusahanya
tundukkepadaketentuan:Ketenagakerjaan,K3,
TataRuang,TataBangunan,TataLingkungan,
PeraturanDaerahyangterkait.
j. Pernyataandalammelakukankegiatanusahanya
tundukkepadaketentuanperaturanperundang
undanganjasakonstruksi.

26
PEMBINA JASA KONSTRUKSI DAERAH
BUPATI
WALIKOTA

SEKRETARIS
DAERAH



Sekretaris Sekretaris AnggotaPembina
Teknis Umum
DPU Kesehatan
TenagaKerja Pemberdayaan
Perhubungan Bappeda
Perindag Koperasi
Pendidikan Pariwisata
Bag.Hukum Bag.Adm.Pemb
BPMPT Dll




PENGATURAN PENGAWASAN PEMBERDAYAAN
JAKONS JAKONS JAKONS


27
CATATAN PEMBINAAN JAKONS

28
CATATAN PEMBINAAN JAKONS

29
CATATAN PEMBINAAN JAKONS

30
CATATAN PEMBINAAN JAKONS

31
CATATAN PEMBINAAN JAKONS

32