Anda di halaman 1dari 3

TUGAS PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN

SOFT SKILL

Dosen Pembimbing :

Ns. Bettywaty Eliezer T,S.Kep

Nama kelompok : kelompok 1

Almuzanni

Ananda Dhea Putri

Delsi Wahyuni

Hermayulis

Siti Nuraisyah

Sukmah Andapa

Wiwin Dirsya

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAMBI

TAHUN 2017/2018
KASUS SOFT SKILL

Seorang laki-laki umur 23 tahun dirawat di rumah sakit A dengan diagnosa medis
asma. Saat datang ke rumah sakit klien dalam keadaan sesak. Lalu perawat di rumah sakit
tersebut langsung melakukan tindakan keperawatan kepada klien dengan memberikan masker
oksigen dan memposisikan klien pada posisi semi fowler. Tindakan tersebut bertujuan untuk
mengurangi sesak dan memenuhi kebutuhan oksigen pada klien.

Dalam tindakan tersebut perawat terlihat telaten dalam melakukan perkerjaannya.


Namun saat perawat memberikan oksigen nasal kanul, klien menolaknya dengan alasan tidak
nyaman. Klien mengatakan Saya tidak mau memakai oksigen tersebut, saya mau langsung
dikasih obat saja Perawat yang mendengar hal tersebut memasang wajah kesal dan
perawatpun menjelaskan dengan ketus jawaban klien tersebut.

Pak, bapak tidak bisa ngatur saya, saya ini memberikan tindakan berdasarkan ilmu
sedangkan bapak tidak ada ilmunya Klien yang mendapat jawaban tersebut merasa kesal,
dan tetap menolak. Pasien juga malu, karena pasien dirawat diruang bangsal dan banyak yang
melihat interaksi antara perawat dan klien tersebut. Perawatpun semakin terlihat marah
Bapak ini bagaimana, bapak sesak pastinya susah napas, tapi tidak mau dipasang oksigen,
mau sembuh atau tidak sesaknya

Klienpun pasrah dan menerima tindakan yang diberikan oleh perawat tersebut.
Setelah beberapa menit melakukan tindakan perawat mendapatkan respon dari klien bahwa
sesak klien berkurang. Klien mengatakan Terima kasih, Sus. Sesak saya berkurang. Dan
tidak seharusnya saya tadi menolak tindakan dari, Suster. Mendengar hal tersebut perawat
merasa bersalah karena sudah menjelaskan dengan bahasa yang kasar kepada klien.
ANALISA KASUS

Dari kasus di atas perawat memberikan tindakan yang tepat dan terlihat telaten
dalam memberikan asuhan keperawatan pada klien. Namun soft skill dari perawat kurang,
terlihat dari cara perawat menjelaskan kepada klien tujuan dari pemberian masker oksigen.
Seharusnya sebagai perawat bukan hanya hard skillnya saja yang diutamakan namun juga
soft skillnya juga dalam berkomunikasi. Karena komunikasi yang baik antar perawat dan
klien dapat menimbulkan adanya rasa nyaman. Sehingga tindakan yang dilakukan perawat
dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan.

Beri Nilai