Anda di halaman 1dari 3

Pemanfaatan Enceng Gondok

Eceng gondok (Eichhornia crassipes) adalah salah satu jenis tumbuhan air mengapung.
Perkembangbiakan eceng gondok sangat tinggi dan cepat sehingga tumbuhan ini dianggap sebagai
gulma yang dapat merusak lingkungan perairan. Bagi masyarakat yang tinggal di pinggiran danau,
eceng gondok hanya dianggap sebagai tanaman pengganggu yang menghalangi transportasi di
danau tersebut dan menyebabkan danau menjadi kotor.

Tetapi tanaman eceng gondok akan sangat bermanfaat dan dapat memberikan peluang usaha

Diantaranya adalah :

1. sebagai bahan dasar kerajinan (handy craft). eceng gondok setelah dikeringkan ternyata
bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan tas wanita yang cantik, kopor, sandal,
keranjang (tempat pakaian bekas), tatakan gelas, tikar, nampan dan sebagainya..
Banyak daerah yang sudah memanfaatkan eceng gondok sebagai barang-barang kerajinan,
mebel den furniture. Antara lain di Purbalingga, Dl Yogyakarta, sekitar Kota Solo, Cirebon,
Lampung, Surabaya dan Bali.
Pembuatan handy craft dari bahan eceng gondok ini dibutuhkan proses yang cukup lama.
Eceng gondok terlebih dahulu harus dikeringkan sekitar dua minggu. Setelah eceng gondok
mengering lalu dibentuk kepangan panjang.Setelah berbentuk kepangan panjang, eceng-
eceng tersebut dianyam menjadi barang yang diinginkan.
2. Sebagai Pupuk
Penelitian menunjukan bahwa tanaman eceng gondok banyak mengandung asam humat.
Senyawa itu menghasilkan fitohormon yang mampu mempercepat pertumbuhan akar
tanaman. Selain itu eceng gondok juga mengandung asam sianida, triterpenoid, alkaloid dan
kaya kalsium.
Secara sederhana, pembuatan pupuk organik berbahan eceng gondok adalah sebagai
berikut :
Eceng gondok dicincang atau digiling halus
Dicampur dengan dedak sebanyak 10%
Diberi campuran bakteri acetobacter untuk mempercepat dekomposisi. Bakteri
acetobacter dicampur dengan molases dengan perbandingan 1:1 selama seminggu.
Master bakteri itu siap digunakan setelah berbentuk kapang.
Campuran bahan tersebut disimpan tertutup selama +/- 4 hari. Bisa dalam bak atau
wadah tertutup beralaskan plastik dan ditutup karung goni.
Kemudian akan terjadi peningkatan suhu campuran bahan tersebut menjadi +/- 50o
celcius.
Dan kemudian proses pembuatan pupuk selesai jika suhu telah turun menjadi +/-
300 celcius.
3. Sebagai Pakan Ternak
Diolah melalui proses
A. Fermentasi
Pakan Ternak Fermentasi Eceng Gondok. Jika untuk pakan ternak, eceng gondok harus
diolah terlebih dahulu karena tingginya kandungan serat kasar. Salah satu teknik
pengolahannya melalui teknologi fermentasi. Pada proses ini, eceng gondok diolah menjadi
tepung, lalu difermentasi secara padat dengan menggunakan campuran mineral dan
mikroba Trichoderma harzianum yang dilakukan selama empat hari pada suhu ruang.
Kandungan nutrien enceng gondok sama dengan rumput gajah, yakni protein kasar 10-14
persen, serat kasar 32-47 persen, lemak kasar dan kadar abu sekitar 7-12 persen.
Proses fermentasi ini mampu meningkatkan nilai gizi yang terkandung dalam eceng gondok.
Protein kasar meningkat sebesar 61,81 persen (6,31 ke 10,21 persen) dan serat kasar turun
18 persen (dari 26,61 ke 21,82 persen).

Contoh Cara Membuat Pakan Ternak Fermentasi Eceng Gondok :

1. Siapkan Bahan Utama Eceng Gondok (untuk contoh pembuatan 30 kg eceng gondok)
2. Potong-potong enceng gondok kira kira ukuran 2-3 cm
3. Timbang potongan enceng gondok kira kira 30 Kg,kemudian jemur pada sinar matahari
sampai kadar air tinggal 50%
4. Setelah di jemur tambahkan 500 ml tetes tebu/molase/ air gula jawa dan 600 ml
probiotik EM4 atau sejenisnya, kemudian campur secara merata dan tambahkan sedikit
air sampai kadar airnya sekitar 60% - 65 %
5. Selanjutnya masukkan campuran dalam drum / wadah plastik peram selama 21 hari
dalam keadaan anaerob.
6. Fermentasi berhasil ditandai dengan timbulnya bau harum seperti bau karamel, sebelum
diberikan ke ternak, angin-anginkan dulu hasil fermentasi biar sedikit kering.
B. Silase
Cara Membuat Pakan Ternak Silase Eceng Gondok.
1. Pembuatan silase pakan komplit sendiri cukup mudah, pertama tama, enceng gondok
ditiriskan sekurang kurangnya sehari semalam, sebelum kemudian dicacah.
2. Selanjutnya dilakukan pencampuran dengan komposisi dua enceng gondok dengan satu
konsentrat. (kalau enceng gondoknya 100 kg, konsentratnya 50 kilogram)
3. Tambahkan tetes tebu sekitar 1 2 persen
4. Campuran tersebut kemudian diperam sekurang kurangnya 2 minggu dalam wadah
kedap udara seperti drum, atau kantung plastik dengan tingkat kepadatan 600 kilogram
per meter kubik,
5. Setelah itu, pakan dari olahan enceng gondok pun siap digunakan.
6. Dari hasil penelitian didapatkan pertambahan bobot badan pada sapi dan domba sangat
baik, yakni 90-110 gram per hari pada domba dan 0,8 1,3 kilogram per hari pada sapi
potong.
Silase pakan komplit ini memiliki beberapa keunggulan lainnya yakni murah, bahan baku
mudah didapat, dapat disimpan sebagai cadangan pakan dalam waktu yang cukup lama,
mudah pemberiannya sekaligus menghemat tenaga.