Anda di halaman 1dari 7

TAHAP PELAKSANAAN

SKENARIO

Pada siang hari di ruang poliklinik gizi, datang lah seorang bapak dengan istrinya untuk
melakukan konseling gizi dengan ahli gizi.
Tok..toktokk..
Klien : Assalamualaikum
Ahli gizi : waalaikumsalam.. selamat siang bapak dan ibu, silahkan duduk.
Klien : terimakasih bu
Ahli gizi : perkenalkan buk, saya Eka Septiani ahli gizi yang bertugas hari ini,
dengan bapak siapa?
Klien : nama saya Fadli buk , dan ini istri saya Dilla
Ahli Gizi : Ada yang bisa saya bantu pak ?
Klien : begini buk saya di rujuk oleh rumah sakit M. Jamil Padang untuk berkonsultasi
ke ahli gizi terkait dengan penyakit yang saya derita
Ahli Gizi : kalau begitu, boleh saya lihat surat rujukannya pak ?
Klien : iya , ini buk
Ahli Gizi : baiklah bapak , jadi di dalam surat rujukan ini di tuliskan diagnosis penyakit
bapak yaitu sirosis hepatis , benar pak ?
Klien : iya benar buk
Ahli Gizi : Baiklah bapak , pada pertemuan kita hari ini kita akan mendiskusikan tentang
penyakit yang bapak derita , lalu saya akan berusaha mencari solusi dari
permasalahan bapak, jadi diharapkan bapak dapat menceritakan semua
permasalahan bapak tanpa ada yang di tutupi . Insayaallah kerahasiaan bapak
akan saya jaga. Konseling ini akan berlangsung selama 1 jam kedepan, dimulai
dari menceritakan permasalahan yang bapak alami, pengkajian gizi meliputi data
antropometri yaitu tinggi badan dan berat badan , data laboratorium, data riwayat
makan, riwayat personal, serta penetapan diagnosis dan implementasi nya,
riwayat makan 24 jam bapak sehari kemaren dan juga kebiasaan makan bapak.
lalu saya akan memeberikan diagnosa dan menunya sampai dengan terakhir.
apakah bapak bersedia ?
Klien : ya , saya bersedia buk
Ahli Gizi : kalau begitu silahkan bapak tanda tangani terlebih dahulu surat pernyataan
bersedia menjalani konseling. silahkan di baca dulu buk dan tanda tangan di
bawah sini ya buk (menunjuk ke bagian bawah kertas)

Ahli Gizi : baiklah langkah pertama , saya ingin menanyakan identitas lengkap bapak .
Nama lengkapnya siapa pak ?
Klien : Fadli Afif
Ahli gizi : umur bapak Fadli berapa ?
Klien : 48 tahun bu
Ahli gizi : alamat rumah bapak Fadli dimana ?
Klien : di pangambiran no. 23 padang bu
Ahli gizi : pendidikan terakhir Bapak apa ? dan apa pekerjaan bapak Fadli sekarang ?
Klien :pendidikan terakhir saya SMA, sekarang saya bekerja menjual kerupuk singkong.
Ahli gizi : Nama lengkap ibu siapa bu ?
Klien : Dilla Tarmis buk
Ahli gizi : pekerjaan ibu dilla apa ?
Klien : saya ibu rumah tangga , saya sehari-hari membantu suami saya membuat
kerupuk singkong

Ahli Gizi : oh begitu ya buk (tersenyum), sebelumnya apakah bapak sudah pernah
menimbang BB dan mengukur TB
Kien : pernah buk , tapi sudah sekitar 2 minggu yang lalu buk.
Ahli gizi : baiklah kalu begitu pak , sekarang kita mulai dari penimbangan berat badan dan
pengukuran tinggi badan dulu ya pak, ayo pak ikut saya sebentar.
Klien : iya bu
Ahli Gizi : jadi sekarang bapak Fadli berdiri dulu disini, saya akan ukur dengan alat ini pak,
kaki bapak di rapatkan dan kepala menghadap ke depan dengan posisi lurus ya bu.
(lalu mengukur dengan mikrotoa) oke sudah bu, didapatkan tinggi badan Klien
166 cm
Klien : iya buk,lalu apa lagi?
Ahli gizi : sekarang timbang berat badan, bapak berdiri di atas timbangan ini, berdiri tegak
lurus, menghadap ke lurus ke depan, tunggu sebentar berat badan bapak 55 kg
ya bu.. baik terima kasih bapak , silahkan duduk kembali pak .
Ahli Gizi : selanjutnya saya ingin menanyakan apa saja keluhan-keluhan atau gejala-gejala
yang bapak rasakan?
Klien : Gejala yang di rasakan mual, tidak nafsu makan , kembung,badan panas dan
lemah, urin seperti air teh, mata dan kulit saya kuning.

Ahli Gizi : oke baiklah buk, jadi begitu ya pa, selanjutnya kita langsung saja ke pengkajian
riwayat makan dari bapak Fadli dulu ya , setelah itu kita diskusikan solusi nya.
Klien : yasudah kalau begitu buk, apa selanjut nya?
Ahli Gizi : kita mulai ya pak apa makanan yang bapak sukai dan tidak sukai?
Klien : saya sangat menyukai tempe, pisang dan ayam.
Ahli Gizi : lalu bagaimana dg sayur dan buah?
Klien : saya jarang sekali mengkonsumsi buah dan sayur, hanya sesekali saja
mengkonsumsinya. Saya juga tidak suka sayur buk
Ahli Gizi : Apakah di keluarga bapak ada yang mnderita penyakit seperti bapak ?
Klien : tidak ada buk
Ahli gizi : apakah sebelumnya bapak pernah masuk rumah sakit atau di diagnosis terkena
penyakit lain ?
Klien : pernah bu , 4 tahun yang lalu pasien pernah menderita hepatitis virus B
Ahli gizi : apakah bapak suka berolahraga ?
Klien : tidak buk , saya sangat jarang berolahraga
Ahli Gizi : hmmmm ... begitu ya pak
Ahli Gizi : Selanjutnya saya akan melakukan pengkajian kembali apa saja yang bapak
makan dan minum kemarin ya pak
Klien : maksud nya bagaimana pak?
Ahli Gizi : begini pak , jadi bapak Fadli ceritakan apa saja yang bapak konsumsi selama
sehari kemarin dari bangun tidur sampai tidur lagi, apakah bapak paham dan
bersedia?
Klien : ooo begitu buk, baiklah saya paham buk
Ahli gizi : baiklah pak silahkan Klien ceritakan saja
Klien : ................................
Ahli gizi : kira-kira itu jam berapa pak ? Untuk selanjutnya Klienk tolong ceritakan dengan
waktunya ya pak
Klien :
....................................................................................................................................
..........................................................................................
Ahli Gizi :
Klien : ya buk, hanya itu saja hari kemarin
Ahli Gizi : bapak masih ingat bahan-bahan makanan dan berapa banyak dari makanan dan
minum tersebut yang bapak konsumsi?
Klien : saya akan coba mengingat nya buk, tapi saya tidak terlalu bisa buk mengira-
ngira berapa jumlah nya buk.. gimana buk?
Ahli Gizi : baiklah pak saya akan bantu dengan menggunakan ukuran-ukuran rumah tangga
beserta model-model makanan yang ada ya pak, sekarang bapak bisa ceritakan
mengenai hal tersebut.

Klien : .............................
Ahli Gizi : .......................................... ( menanyakan pakai ukuran rumah tangga )

Ahli Gizi : selanjutnya bapak saya minta untuk mengisi form ffq sesuai dengan yang
sebenarnya, isi sesuai dengan berapa kali bapak mengkonsumsi nya.
Klien : gimana ini maksud nya buk, saya masih kurang paham
Ahli Gizi : begini pak saya jelaskan, untuk kolom hari jika dalam sehari itu setiap harinya
bapak mengkonsumsi bahan makanan tersebut maka bapak isikan berapa kali
dalam hari tersebut, jika hanya dalam minggu berapa kali dalam seminggu
tersebut, jika jarang hanya bisa di hitung dalam bulan, tuliskan juga berapa kali
dalam sebulan itu pak, bagaimana pak apakah bapak mengerti?
Klien : iya buk
Setelah sekitar 5 menit, Klien selesai mengisi form FFQ

Klien : hmm ini buk, saya sudah isikan lembar-lembar bahan makanan ini
Ahli Gizi : baiklah, terimakasih ya buk, sementara itu saya akan analisa kembali hasil dari
isian frekuensi bahan makanan ini, saya akan berikan bapak leaflet/brosur
mengenai sirosis hepatis, bapak bisa baca dan pahami ya pak (sambil memberikan
leaflet dan tersenyum) .
Klien : iya buk, saya akan baca
Ahli gizi : maka dari itu alifa bisa makan makanan dalam bentuk biasa saja, namun dengan
porsi yang sedikit lebih banyak dari yang biasa nya buk
Klien : jadi bagaimana seharusnya porsi untuk alifah ini buk?
Ahli Gizi : ini buk saya punya daftar diet, disini saya tuliskan kebutuhan alifah seharusnya,
dan saya juga buatkan pembagian makan sehari untuk alifah ya buk
Klien : baik buk,, tolong di jelaskan kepada saya ya buukk
Ahli Gizi : disini Klien bisa lihat contoh menu makanan yang di anjurkan untuk alifah
(menunjuk ke arah contoh menu)
Klien : ohh iyaa buukk, ini boleh saya bawa pulang ya buuk?
Ahli Gizi : hmm tentu saja buk, silahkan Klienk bisa pelajari di rumah sekalian dengan
brosur tadi, ini buk silahkan di simpan.
Klien : terima kasih buukk, saya akan pelajari di rumah nanti.
Ahli Gizi : saya juga berharap demikian ya buk, dari yang sudah kita diskusikan tadi apakah
masih ada yang ingin Klienk tanyakan, silahkan saja buk (tersenyum)
Klien : sudah cukup jelas bukk
Ahli Gizi : baiklah jika memang sudah jelas, bisa saya minta Klien mengulang kembali apa
saja yang sudah saya jelaskan tadi buk?

Lalu klien pun menjelaskan kepada Klien apa yang sudah di jelaskan oleh ahli gizi tadi, dan
ahli gizi pun memberikan pemahaman dengan memberikan anggukan kepada klien sambil
tersenyum.
Ahli Gizi : baiklah bu, karena memang Klien sudah mengerti, konseling hari ini kita akhiri
sampai disini ya buk. Pedoman leaflet dan daftar diet tadi jangan lupa untuk di
baca dan di pahami di rumah ya buuk. Dan jika ada yang ingin Klienk tanyakan
Klien bisa menghubungi saya (memberikan kartu nama) ini kartu nama saya buk.
Kita jadwalkan konseling selanjtnya 2 minggu yang akan datang ya buk, di RS ini
saya bertugas pada hari Senin dan Rabu. Terima kasih atas kunjungan nya ya buk,
semoga konseling kali ini dapat bermanfaat untuk alifah dan Klienk.
Klien : iya bu saya juga mengucapkan terimakasih banyak atas bantuannya buk, telah
bersedia memberikan konseling kepada saya, saya akan datang 2 minggu lagi buk.
(tersenyum)
Lalu Ahli Gizi dan Klien pun berjabat tangan tanda mengakhiri konseling. Klien pun
meninggalkan ruangan poliklinik gizi.