Anda di halaman 1dari 49

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

DAERAH ACEH
DIREKTORAT NTELKAM POLDA ACEH

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN RAKERNIS DIT INTELKAM


POLDA ACEH T.A. 2013
TANGGAL 07 S/D 08 MEI 2013 DI
AULA CUT MEUTIA LAMTEMEN JLN. CUT NYAK DHIEN BANDA ACEH

I. PENDAHULUAN.

1. Dasar :

a. Undang-undang nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik


Indonesia.
b. Dipa Direktorat Intelkam Polda Aceh Nomor : 060.01.2.639990/2013 Tanggal 5
Desember 2012.
c. Rencana Kerja Direktorat Intelkam Polda Aceh tahun 2012.
2. Maksud dan Tujuan.

a. Maksud
Pelaksanaan Rapat Kerja Tehnis Direktorat Intelkam tahun 2013 ini, adalah
sebagai bentuk pencerahan dan penambahan wawasan/kemampuan bagi para
Kasat Intelkam sejajaran Polda Aceh dalam rangka meningkatkan sumber daya
manusia personel Intelkam dan jajarannya dalam menghadapi tugas kedepan
yang semakin kompleks.

b. Tujuan
Adapun tujuannya adalah untuk menyatukan visi, pola pikir dan pola tindak para
personel Intelkam khususnya dalam menghadapi tugas kedepan yang semakin
kompleks.

II. PELAKSANAAN

Pelaksanaan Rapat Kerja Teknis Intelkam Polda Aceh direncanakan sebagai berikut;

3. Waktu dan Tempat.

Waktu pelaksanaan direncanakan selama 2 (dua) hari yaitu, pada hari Kamis dan Jumat
tanggal 7 dan 8 Mei 2013 bertempat di Gedung Aula Cut Meutia Lamtemen Jln. Cut
Nyak Dhien Banda Aceh.
4. Peserta

Peserta pelaksanaan Rapat Kerja Tehnis Intelkam adalah sebagai berikut:

a. Para Kasat Intelkam Poltabes/ Polres jajaran. : 21 Orang


b. Para Pejabat Dit Intelkam Polda Aceh : 20 Orang
Jumlah peserta keseluruhan adalah : 41 Orang
5. Tema Rakernis

Melalui Rapat kerja Teknis (Rakernis) Intelijen Keamanan Polda Aceh Tahun 2013 kita
tingkatkan kemampuan Deteksi Dini dan Cegah dini terhadap Potensi konflik Dalam
menghadapi Pemilu 2014

6. pemateri
Pemateri pada pelaksanaan Rakernis Intelkam Tahun 2013 adalah sebagai berikut :

a. Direktur Intelkam Polda Aceh


b. Wadir Intelkam Polda Aceh
c. Kasubdit I Dit Ik
d. Kasubdit II Dit Ik
e. Kasubdit III Dit Ik
f. Kasubdit IV Dit Ik

7. Metode

Metode yang digunakan dalam pelaksanaan Rapat Kerja Teknis Intelkam Tahun 2013
adalah sebagai berikut :

a. Ceramah (monologis)
b. Diskusi Interaktif (Dialogis)

8. Jadwal Kegiatan
a. Hari Selasa tanggal 07 Mei 2013

1. Acara Pembukaan dengan Irup Dir Intelkam Polda Aceh

Arahan Kapolda Aceh dibacakan oleh Direktur Intelkam Polda Aceh

a. Rapat kerja tekhnis Intelijen keamanan Polda Aceh merupakan moment


yang sangat penting dalam meningkatkan kemampuan, menyamakan
persepsi, selain sebagai sarana sharing Informasi terhadap berbagai
asalah aktual yang berkembang dan mendapat perhatian pimpinan,
juga untuk merumuskan solusi tindak lanjut penanganan berbagai
masalah konflik sosial dan gangguan keamanan berkaitan dengan
menjelang pelaksanaan Pemilu 2014 di wilayah Polda Aceh.
b. Rapat kerja tekhnis ini merupakan sarana yang penting untuk
membangun komunikasi dan koordinasi antar pembina fungsi Intelijen
tingkat Polda dengan seluruh Polres jajaran guna mambahas kendala
dan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas sehingga
mewujudkan sinergitas antar fungsi dalam meningkatkan pelayanan
masyarakat dalam menciptakan rasa aman masyarakat.

c. Ada beberapa penekanan yang disampaikan oleh Kapolda Aceh,


diantaranya sebagai berikut

a) Berdayakan jaringan Intelijen di masing-masing wilayah dan


ciptakan komunikasi yang mudah;
b) Tingkatkan komunikasi Intelijen di wilayah tugas masing-masing
atau antar Polres dengan Polda dan sebaliknya, untuk melakukan
sharing informasi;
c) Tingkatkan terus kepekaan terhadap lingkungannya dan
tingkatkan kemampuan ketajaman analisisnya;
d) Manfaatkan media teknologi yang ada untuk memperoleh
informasi dan berkomunikasi;
e) Sesegera mungkin memberikan informasi dan laporan bila
menemukan dan mengetahui permasalahan yang menonjol yang
dapat berakibat terjadinya gangguan kamtibmas secara lisan dan
tindak lanjuti secara tertulis.

2. PAPARAN KASAT INTELKAM JAJARAN POLDA ACEH

a. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES BENER MERIAH

Pada Pukul 09.45 s/d 09.54 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Bener Meriah, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya
sebagai berikut :

a) Diwilayah hukum Polres Bener Meriah terdapat 15 Potensi Konflik


yang diantaranya :
9 Potensi dibidang Sosial Budaya
3 Sara
3 Batas Wilayah

b) Di wilayah hukum Polres Bener Meriah masih sering terjadinya


permasalahan tentang Batas Wilayah yang masih sangat kampleks

c) Di wilayah hukum Polres Bener Meriah ditemukan adanya Aliran


Sesat yang bernama Yayasan MTA ( Majelis Tafsir Al-Quran )
aliran ini pengikutnya melarang melakukan kegiatan yang sudah
menjadi kebiasaan / adat pada daerah tersebut

d) Telah terjadi pengrusakan Mobil milik salah seorang anggota


Partai PA
b. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRESTA BANDA ACEH

Pada Pukul 09.55 s/d 10.04 WIB Paparan oleh Kasat Intelkam
Polresta Banda Aceh, adapun pokok materi yang disampaikan
diantaranya sebagai berikut :

a) Permasalahan tarik menarik massa mantan kombatan yang


terbagi menjadi dua kelompok, yaituPartai Aceh (PA) yang
dipimpin Oleh Muzakkir Manafdan Partai Nasional Aceh
(PNA)yang dipimpin Oleh Irwandi Yusuf menjelang Pemilu
Legislatif 2014
b) Rencana pembangunan lapangan golf oleh investor cina yang
masuk ke dalam kawasan situs sejarah Aceh Kerajaan Lamuri
tahun 1300 Masehi di kawasan Kec. Mesjid situs Bukit Lamreh
Raya, Kab. Aceh Besar
c) Permasalahan penggunaan bangunan Ruko untuk digunakan
sebagai tempat ibadah yang dinilai Illegal, tempat-tempat ibadah
tersebut diantaranya GKKD, GBI, GPPS, GKKI, GPDI, GKI,GKII,
Vihara Sanggar Abdhya, Vihara Minche, Vihara Dewi Samudra,
Vihara Maitri, Vihara Sakyamuni
d) Permasalahan Batas Wilayah antara Desa Ilie dengan Desa
Lamteh Kec. Ulee Kareng Banda Aceh yang disebabkan oleh
penambahan dan pengurangan wilayah akibat beberapa
pembangunan Rusunawa di daerah tersebut

c. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH UTARA

Pada Pukul 10.05 s/d 10.25 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Aceh Utara, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya
sebagai berikut:

a) Permasalahan sengketa lahan PT. Molimas di Gp. Blang Aman Kec


Lhoksukon Kab Aceh Utara yang dibeli dari sdr Ridwan cs, PT.
Molimas beserta Badan Pertanahan Kabupaten Aceh Utara dan
Muspika Kec. Lhoksukon melakukan pengukuran ulang lokasi
tanah PT. Molimas di Gp. Blang Aman Kec Lhoksukon Kab Aceh
Utara dan kedua belah pihak bersepakat untuk sama-sama tidak
menggarap lahan tersebut sampai dengan adanya
penyelesai/kesepakatan dari kedua belah pihak.

b) Permasalahan Dukun Santet ( Siluman Babi ), yang di duga


dilakukan olehM. Yusuf Bin Sulaiman dikarenakan setiap
masyarakat yang sakit ( kesurupan ) memanggil nama M. Yusuf
Bin Sulaiman.

c) Permasalahan Dukun Santet yang menyebabkan konflik antara


warga masyarakat Gp. Sumbok Rayeuk Kec Nibong Kab Aceh
Utara dengan salah seorang warga an. Rosnila yang diduga
sebagai Dukun Santet.
d. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH TENGGARA

Pada Pukul 10.25 s/d 10.44 WIB Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Aceh Tengah, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya
sebagai berikut:

a) Permasalahan penolakan Qanun Bendera dan lambang Aceh.


b) Permasalahan Unjuk Rasa kelangkaan BBM ke Gedung DPRK dan
SPBU.
c) Permasalahan aliran sesat Kobar Karo-Karo.
d) Perkelahian pelajar sekolah yang akhirnya merembet kepada
orang tua murid.

e. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES LHOKSEUMAWE

Pada pukul 10.45 s/d 11.09 Wib paparan oleh kasat intelkam Polres
Lhokseumawe, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya
sebagai berikut:

a) Permasalahan batas wilayah kec. Dewantara dengan Kec. Bandar


Baro.
b) Permasalahan Sengketa penetapan Ibukota Kecamatan Sawang
Utara.
c) Permasalahan Ajaran Menyimpang tentang penafsiran kitab
Miftahul jannah yang dilakukan oleh tgk. M. Yusuf Ibrahim.
d) Penolakan Kehadiran guru pengajian atas nama Tgk. Shaleh yang
diduga menyebarkan ajaran yang menyimpang.
e) Adanya selebaran yang dibuat imum Syik yang berisi tata cara
pelaksanaan shalat yang dianggap menyimpang.
f) Permasalahan penuntutan penyediaan kampung baru yang
lahannya digunakan untuk PT. Arun.

f. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES PIDIE

Pada Pukul 11.10 s/d 11.24 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Pidie, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya sebagai
berikut:
a) Pro dan kontra terkait Pengesahan Qanun Bendera dan Lambang
Aceh.
b) Permasalahan aliran Sesat Pimpinan Tgk. Saiful.
c) Perebutan Lahan Wisata Gua Tujuh oleh masyarakat sekitar.
d) Permasalahan sengketa tanah antara warga keturunan Saed
dengan Masyarakat sekitar.
e) Adanya persaingan antara Partai Aceh (PA) dengan Partai Nasional
Aceh (PNA) dalam pencarian dukungan Pemilukada Bupati / Wakil
Bupati Pidie Jaya.
f) Permasalahan Tambang Emas yang tidak tertib, sampai sekarang
terdapat 1859 Orang yang bekerja di perusahaan-perusahaan
tambang emas dan kurang lebih terdapat 200 Galian Tambang
yang terdapat di wilayah hukum Polres Pidie.
g) Masih terdapatnya Rumah Ibadah yang didirikan tanpa izin.

g. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES GAYO LUES

Pada Pukul 11.25 s/d 11.34 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Gayo Lues, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya
sebagai berikut:

a) Masih banyaknya permasalahan penimbunan BBM yang terdapat


di Wilayah Hukum Polres Gayo Lues.
b) Permasalahan perombakan dan mutasi pegawai negeri sipil (PNS)
dan PHK terhadap Honorer di Pemerintahan kabupaten Gayo Lues.
c) Permasalahan pendirian rumah ibadah di Desa Sangir Kec. Abun
Gelang.
d) Masih banyaknya kasus Illegal Loging yang terdapat di wilayah
Hukum Polres Gayo Lues.

h. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES LANGSA

Pada Pukul 11.25 s/d 11.34 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Langsa, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya sebagai
berikut:

a) Permasalahan ganti rugi oleh PT. Parawisata yang tidak sesuai


dengan harga sehingga menimbulkan protes dari masyarakat.
b) Permasalahan Drainase milik PTPN 1 yang tidak terawat di kec.
Paya Bili II sampai dengan Birem Bayeun yang menyebabkan
tergenangnya jalan pada saat hujan.
c) Terganggunya mata pencaharian Nelayan jaring udang yang di
akibatkan adanya penangkapan dengan menggunakan jaring jang
yang diduga telah merusak terumbu karang dan ekosistem ikan-
ikan kecil.
d) Adanya aliran kepercayaan yang tidak sesuai atau bertentangan
dengan ajaran agama Islam di Alue Dua.
e) Permasalahan pembangunan Lapak pedagang sayuran yang tidak
terkontrol dan tidak sebanding dengan pembeli
f) Perkembangan pembangunan pajak yang tidak diiringidengan
penambahan lahan parkir sehinga mengakibatkan terganggunya
arus lalu lintas yang disebabkan oleh para pembeli yang
menggunakan sebagian badan jalan untuk memarkir kendaraan
i. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH TIMUR

Pada Pukul 12.00 s/d 12.19 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Aceh Timur, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya
sebagai berikut:

a) Permasalahan pengibaran Bendera Aceh hampir di setiap


kecamatan di wilayah hukum Polres Aceh Timur.
b) Konvoi yang dilakukan oleh laskar merah putih dan Pembela tanah
air (peta) yang terjadi di seputaran wilayah Aceh Timur.
c) Permasalahan sengketa lahan milik PT. PPP dengan masyarakat di
Blang Simpo Kec. Peurelak Timur.
d) Permasalahan sengketa batas wilayah Kabupaten Aceh Timur
dengan Bener Meriah yang terjadi di Kec. Pante Bidari

j. TANGGAPAN DIREKTUR INTELKAM POLDA ACEH

Pada Pukul 12.20 Wib Tanggapan oleh Direktur Intelkam Polda Aceh,
adapun pokok arahan yang disampaikan diantaranya sebagai berikut:
a) Ucapan terima Kasih Kepada Para Kasat Intelkam yang telah
mempersiapkan bahan paparan dengan bagus.
b) Saran bagi para peserta Rakernis agar jangan terlalu sering keluar
masuk ruangan dan jangan terlalu berisik pada saat Para Kasat
sedang memberikan Paparan.
c) Menanggapi paparan dari para Kasat Intelkam, Direktur menilai
ada yang bagus, ada yang asal-asalan dan ada juga yang
membuat paparan sesuka hatinya.
d) Agar para kasat Intelkam mengkompulir data-data yang sudah
diselesaikan maupun yang belum tertangani agar mudah untuk
memberikan laporan nantinya.

k. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES SABANG

Pada Pukul 12.00 s/d 12.19 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Sabang, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya sebagai
berikut:
a) Permasalahan konflik antara Partai Aceh (PA) dengan Partai
Nasional Aceh (PNA).
b) Konflik internal partai dan antar pendukung parpol peserta pemilu
2014 maupun para pendukung caleg pemilu 2014 di kec.
Sukajaya dan kec. Sukakarya Sabang yang dikarenakan perbedaan
pandangan politik dan kepentingan dari masing-masing parpol
serta caleg yang akan maju pada pemilu tahun 2014.
c) Permasalahan antara para pemilik kendaraan pribadi dengan Pihak
Organda yang melarang masyarakat atau keluarga yang hendak
menjemput penumpang yang tiba di pelabuhan Balohan Sabang.
d) Kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh kelompok lembaga
dakwah islam indonesia (LDII) yg dipandang menyimpang oleh
masyarakat muslim kota yang terjadi di jurong blang tunong
( kebun salak / tempat rumah ibadah jamaah LDII ) gampong
balohan kec Sukajaya Sabang
e) Pembagunan pembangkit listrik tenaga panas bumi oleh geotermal
energi, ini merupakan perusahaan yang bakal mengeprotasi panas
bumi di jaboi dan akan menangkai lahan seluas 6 h di wilayah
gampong jaboi kec sukajaya sabang.

l. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH BESAR

Pada Pukul 12.00 s/d 12.19 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Aceh Besar, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya
sebagai berikut:

a) Ada sekitar 40 Potensi konflik yang terdapat di wilayah hukum


Polres Aceh Besar diantaranya sebagai berikut :
7 potensi di bidang Ekonomi;
19 potensi di bidang Sosbud;
7 potensi di bidang Keamanan;
7 potensi di bidang Politik.
b) Permasalahan Kilang padi yang terjadi didesa Seunelop Kec.
Montasik Kab. Aceh Besaryang mengakibatkan pencemaran
lingkungan dan juga telah mengakibatkan terganggunya
pernafasan danmenimbulkan kebisingan.
c) Permasalahan Konflik antara petani dan pengusaha tambak,
pengusaha restoran dan pengusaha kolam renang yang
mengakibatkan petani kekurangan airdi Kec. Jantho Kab. Aceh
Besar.
d) Terdapat pesantren di Kec. Montasik Kab. Aceh Besar yang banyak
dikunjungi oleh orang asing dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan
didalam pesantren kurang terbuka untuk masyarakat yang
membuat masyarakat sekitar tidak tenang dan khawatir.
e) Permasalahan Qanun Bendera dan lambang Aceh, Untuk wilayah
hukum Polres Aceh Besar sekitar 80% masyarakat pro dan sekitar
20% kontra dengan Qanun tersebut.
f) Untuk daftar calon sementara Legislatif yang sudah mendaftar
untuk wilayah Aceh Besar terdata kurang lebih 514 orang Calon
legislatif dengan rincian 313 pria dan 201 wanita.
m. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ABDYA

Pada Pukul 12.00 s/d 12.19 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Abdya, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya sebagai
berikut:

a) Terjadinya pemasangan tiang bendera tandingan yang


diperuntukkan untuk bendera Bulan Bintang di kantor Bupati
Abdya.
b) Adanya Kontrak Politik antara Partai Aceh (PA) dengan beberapa
Ulama yang ada di Kabupaten Aceh Barat Daya untuk kepentingan
politik Partai Aceh dalam menghadapi Pemilu Legislatif tahun
2014.
c) Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sejak 31 Maret
2013 mendatang akan mengistirahatkan 1.132 dari 4.102 orang
tenaga honorer, kontrak, dan tenaga bakti yang selama ini bekerja
di seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Abdya. Pada
hari bersamaan sebanyak 1.132 pegawai non-PNS tenaga
administrasi dan kesehatan itu akan diikutkan dalam tes ulang
untuk menyaring pegawai terbaik guna dipekerjakan kembali
sebagai tenaga kontrak daerah.
d) Adanya wacana / perencanaan Pemerintah untuk membuka lahan
perumahan yang diperuntukan bagi trans Lokal yang terletak di
Desa ie Mirah kecamatan Babahrot kabupaten Abdya, tepatnya
dijalan lintas menuju kecamatan Trangon Kabupaten Gayo Lues
( Kilo Meter 4 ) dengan luas lahan direncanakan mencapai 40 Ha.

n. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES SIMELUE

Pada Pukul 14.00 s/d 14.24 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Simelue, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya sebagai
berikut:

a) Dari 291 Bacaleg yang mendaftar sekitar 6 Bacaleg dinyatakan


tidak lulus dan 16 Bacaleg tidak hadir pada saat test uji baca
Al-Quran yang diselenggarakan di Mesjid Istiqamah Ds. Suka
Karya Kec. Simeulue Timur Kab. Simeulue
b) Permasalahan pembayaran ganti rugi lahan masyarakat pada saat
pembukaan lahan PDKS yang belum terselesaikan sehingga
membuat masyarakat pemilik lahan menuntut agar segera
diberikan ganti rugi atas pembebasan lahan mereka tersebut.
c) Terjadinya pencurian ikan oleh kapal dari Sibolga dengan
menggunakan kapal ikan yang canggih, melakukan pengeboman
ikan di wilayah perairan Alafan Kab. Simeulue sehingga terumbu
karang menjadi rusak dan ikan berkurang di perairan Alafan Kab.
Simeulue.
o. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES BIREUEN

Pada Pukul 14.25 s/d 14.44 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Bireuen, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya sebagai
berikut:

a) Permasalahan pro kontra masyarakat Desa Arongan Kec. Simpang


Mamplam terhadap pelaksanaan sholat jum,at di Masjid Dayah
Jamaatuth Thullab desa Arongan Kec. Sp Mamplam Kab. Bireuen
dan pengrusakan terhadap mimbar masjid tersebut.
b) Permasalahan Kelompok Meunasah di Desa Blang Samagadeng
Kec. Pandrah Kab. Bireuen antara sdr.Marzuki Taib,umur 49 tahun
menjadi raja Imam di Desa Blang Samagadeng sedangkan
kelompok Mesjid ingin sdr Marzuki Taib menjadi Raja Imam di
desa Blang Samagadeng Kec. Pandrah Kab. Bireuen.
c) Permasalahan tentang isu santet yang berada di pesantren Nurul
Islam yang dilakukan oleh Nurdin Sabon, umur 65 tahun,
pekerjaan tani, alamat Desa Mns. Baroh kec. Peudada kab.
Bireuen dengan istri nya yang bernama JARIAH, umur 53 tahun,
pekerjaan Tani, alamat Desa Mns. Baroh kec. Peudada kab.
Bireuen.
d) Permasalahan kecurigaan warga terhadap kegiatanLembaga
Dakwah Islam Indonesia (LDII)yang cendrung tertutup dan
mencurigakan pada saat melaksanakan kegiatannya di Desa
Geulanggang Baro Kec. Kota Juang Kab. Bireuen.
e) Permasalahan aliran yang bernama sulok dan diduga
menyesatkan di Kec. Juli Kab. Bireuen, aliran ini diajarkan secara
tersembunyi dan tidak transparan.

p. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH SELATAN

Pada Pukul 14.45 s/d 14.59 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Aceh Selatan, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya
sebagai berikut:

a) Permasalahan adanya indikasi aliran sesat yang diajarkan oleh


Tgk. Ahmad Barmawiyang terjadi di Kec. Sawang Kab. Aceh
Selatan.
b) Belum validnya tapal batas HGU PT. Asdal Prima Lestari (APL)
dengan batas gampong dan lahan hak milik masyarakat gampong
yang langsung berbatasan dgn perusahaan.
c) Permasalahan Konflik antara PT. Pinang Sejati Utama dengan
masyarakat Kec. Kluet Kab. Aceh Selatan yang diakibatkan
aktifitas dari PT. PSU yang mengangkut barang-barang tambang
yang membuat rusaknya fasilitas umum seperti jalan disekitar Kec.
Kluet.
q. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH JAYA

Pada Pukul 15.00 s/d 15.14 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Aceh Jaya, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya
sebagai berikut:

a) Permasalahan sengketa lahan pertanian antara PT. Boswa


Megalopolis dengan Masyarakat di 3 Desa yaitu Desa Batee
Meutudong, Desa Curek dan Desa Aluetho Kec Krueng Sabee.
b) Permasalahan Aliran sesat Laduni yang terjadi di Kec. Teunom
Aceh Jaya yang diduga berasal dari penganut aliran Laduni yang
melarikan diri dari wilayah Aceh Barat
c) Konflik antara Pengusaha tambang dengan Pemkab Aceh Jaya
terkait Rencana Pemda Aceh Jaya yang akan melakukan
penutupan lahan pertambangan emas tradisional dan akan
memasukan investor dari luar dalam bentuk perusahaan besar.

r. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH SINGKIL

Pada Pukul 15.15 s/d 15.29 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Aceh Singkil yang diwakili oleh Brig Sat IK Polres Aceh Singkil,
adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya sebagai berikut:

a) Permasalahan kebocoran Limbah Pabrik PT. Sawit Sejahtera


Nabati (SSN) yang mengkibatkan tercemarnya Sungai Lae Soraya
di Kec. Rundeng.
b) Aksi unjuk rasa damai oleh Forum Umat Islam (FUI) Kab. Aceh
Singkil di Kantor Bupati Aceh Singkil yang menuntut penertiban
terhadap Gereja dan Undung-Undung yang tidak memiliki izin di
Kab. Aceh Singkil.
c) Permasalahan sengketa lahan antara PT. Nafasindo (uber traco)
dengan masyarakat 22 desa dalam 5 kecamatan di kab. Aceh
Singkil yang berujung pada Aksi Anarkhis di Kantor Bupati Aceh
Singkil dengan merusak dan membakar Kantor Bupati Aceh
Singkil.

s. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH BARAT

Pada Pukul 16.15 s/d 15.29 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Aceh Barat adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya
sebagai berikut:

a) Pengibaran kurang lebih 1000 (seribu) Bendera Merah Putih yang


dilakukan oleh Ormas Pembela Tanah Air (PETA) yang dipelopori
Saudara Taufiq dan gabungan mahasiswa pantai Barat Selatan
yang tidak setuju terhadap pengesahan Qanun Bendera dan
Lambang Aceh.
b) Permasalahan sengketa lahan cagar budaya makam pahlawan
Tengku Umar antara PT. HORAS dengan masyarakat sekitar lokasi
cagar budaya.
c) Aksi protes yang dilakukan sekitar 40 orang CPNS honorer K1 yang
telah dinyatakan lulus oleh BKN pusat di kantor Bupati terkait hasil
Verifikasi yang menyatakan 101 orang yang lulus.
d) Permasalahan ganti rugi lahan lokasi pembangunan jalan lintas
mobilisasi material batubara antara PT. MIFA bersaudara dengan
masyarakat desa Buloh.

t. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH TENGAH

Pada Pukul 16.30 s/d 16.44 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Aceh Tengah, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya
sebagai berikut:

a) Aksi unjuk rasa dari gerakan Gayo Raya (G2R) untuk menolak
Qanun Lembaga Wali Nanggroe, Qanun Bendera dan Lambang
Aceh serta menuntut untuk pemekaran wilayah (Provinsi ALA) dari
Provinsi Aceh demi kepentingan masyarakat Gayo dan suku-suku
minoritas lainnya serta mendorong penguatan adat Gayo. Dalam
hal ini Kab. Aceh Tengah mengalami Konflik yang paling parah
(Konflik Horizontal).
b) Permasalahan yang diakibatkan oleh dampak pembangunan PLTA
yang menghabiskan dana kurang lebih 5 Triliun Rupiah yang juga
belum terselesaikan dan banyak menimbulkan Konflik atau
Perselisihan masyarakat.
c) Permasalahan kesepakatan penentuan pilar batas utama antara
Kab. Aceh Tengah dan Kab. Gayo Lues yang belum diperoleh
dimana permasalahan tersebut terjadi mulai dari tahun 2008, dari
10 pilar tapal batas yang di rencanakan baru 8 yang disepakati
dan yg 2 lagi menunggu kesepakatan bersama dan saat ini telah
dilimpahkan ke Gubernur untuk penyelesaian pilar tapal batas
tersebut.

u. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH TAMIANG

Pada Pukul 16.45 s/d 16.59 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Aceh Tamiang, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya
sebagai berikut:

a) Sengketa masalah pekerjaan antara pihak PT. Pertamina dengan


Pihak Pekarya Pertamina yang menuntut agar dijadikan pegawai
PT. Pertamina EP Field Rantau yang berdampak pada aksi
pengrusakan sebahagian aset PT. Pertamina EP Field Rantau.
b) Sengketa areal HGU PT.Perk Sisirau yang dikuasai oleh
masyarakatyang luasnya kurang lebih 800 ha di Kec. Trenggulun
yang berdampak pada pengrusakan aset PT. Perk Sisirau dan juga
pelarangan masuknya alat berat masuk ke areal sengketa.
c) Permasalahan pembagian lahan PT. Desa Jaya di Kec. Tamiang
Hulu yang berdampak pada pembakaran lahan sengketa dan
pengrusakan Aset PT. Desa Jaya oleh masyarakat yang tidak puas
terhadap pembagian lahan tersebut.

v. PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES NAGAN RAYA

Pada Pukul 17.00 s/d 17.15 Wib Paparan oleh Kasat Intelkam Polres
Nagan Raya, adapun pokok materi yang disampaikan diantaranya
sebagai berikut:

a) Permasalahan sengketa lahan antara masyarakat Gp. Blang Sapek,


Lueng Baroe, Suak Bilie dan Cot Kuta dengan Pemkab. Nagan
Raya terkait ganti rugi lahan yang digunakan untuk pembangunan
perkantoran Kabupaten Nagan Raya.
b) Sengketa tapal batas di desa Suak Puntong Kec. Kuala Pesisir Kab.
Nagan Raya antara Pemkab Aceh Barat dengan Pemkab Nagan
Raya.
c) Permasalahan antara masyarakat Kec. Beutong Ateuh Banggala
Kab. Nagan Raya dengan PT. Emas Mineral Murni, yaitu penolakan
masyarakat terhadap kedatangan PT. EMM yang dikhawatirkan
akan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar dan
salah satu penyebabnya adalah oleh tidak diterimanya masyarakat
sekitar untuk bekerja di perusahaan tersebut.

3. PAPARAN WADIR DAN PARA KASUBDIT DIREKTORAT INTELKAM


POLDA ACEH

a. PAPARAN KASUBDIT POLITIK DIT INTELKAM POLDA ACEH

Pada Pukul 08.30 s/d 08.59 Wib Paparan Oleh kasubdit Politik Dit
Intelkam Polda Aceh, dengan materi sebagai berikut:

a. Dari semua tahapan Pemilu mulai dari Tahap Persiapan, Tahap


Penyelenggaraan sampai dengan Tahap Penyelesaian Pemilu
semuanya rawan konflik.
b. Pada Pemilu Legislatif 2014 ini ada 15 Partai yang menjadi
konsestan Pemilu, yaitu ada 12 Partai Nasional dan 3 Partai Lokal
c. Terkait Pengesahan Qanun bendera dan Lambang Aceh, ada
beberapa pihak yang Pro dan Kontra terhadap Qanun
tersebut,hal ini menimbulkan reaksi baik aksi damai maupun aksi
anarkhis.
b. PAPARAN KASUBDIT EKONOMI DIT INTELKAM POLDA ACEH

Pada Pukul 09.00 s/d 09.29 Wib Paparan Oleh kasubdit Ekonomi Dit
Intelkam Polda Aceh,dengan materi sebagai berikut:
a. Ancaman terhadap ketahanan pangan terutama beras akibat
gagal panen dan gagal tanam, karena bencana banjir pada bulan
Februari-April 2013 yg melanda di beberapa Kabupatendi jajaran
diantaranya Pidie, Aceh Utara, Aceh Timur,Aceh Tamiang, Aceh
Tenggara, Gayo Lues, Singkil, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya,
Nagan Raya dan Aceh Barat.
b. Dijajaran Polda Aceh, ada 33 kasus sengketa lahan yang
termonitorantara masyarakat dengan perusahaan maupun antara
masyarakat dengan pemerintah daerah setempat.
c. Aktifitas kegiatan Illegal Fishing dengan menggunakan pukat
harimau baik oleh nelayan lokal & nelayan luar daerah yang
terjadi di Aceh Tamiang dan Aceh Timur pada bulan Maret 2013,
serta Singkil dan Aceh Selatan pada bulan Februari 2013 maupun
dari luar negeri (Thailand ) bulan Februari 2013 di perairan Kec
Seunudon Aceh Utara.
d. Rencana pemerintah menaikkan harga gas LPG isi 12 Kg,
kemudian terjadinya kehabisan gas LPG vol 3 Kg dan 12 kg yang
terjadi di Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Besar, pada
bulan Februari dan Maret 2013.
e. Permasalahan perusakan ekosistem kelautan seperti
perambahan hutan bakau yang berlindung di balik kegiatan
illegal seperti tambak, yang terjadi di Aceh Tamiang, Langsa dan
Aceh Timur sejak Januari s/d saat ini dan juga masih
ditemukannya kasus ilegal loging sejak Januarisampai dengan
saat ini yang terdata ada12 kasus diantaranya terjadi di Aceh
Besar, Pidie/Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang,
Aceh Salatan, Aceh Barat Dayadan Singkil/ Subulusalam.
f. Masih banyaknya kasus penyelundupan dan aksi spekulasi
terhadap barang-barang kebutuhan pokok terutama beras, gula,
bawang merah/putih akibat kebutuhan yang tinggi.

c. PAPARAN KASUBDIT SOSBUD DIT INTELKAM POLDA ACEH

Pada Pukul 10.00 s/d 10.19 Wib Paparan Oleh kasubdit Sosbud Dit
Intelkam Polda Aceh,dengan materi sebagai berikut:

a. Permasalahan aliran sesat dan menyimpang di Aceh, Masyarakat


Aceh Mayoritas adalah agama Islam namun sangat banyak aliran
yang menyimpang dari Islam.
b. Maraknya kasus dukun santet yang berdampak pada perbuatan
main hakim sendiri dan menimbulkan korban jiwa.
c. Masih banyak tempat-tempat ibadah yang tidak memiliki izin dan
menimbulkan konflik antar umat beragama.
d. Belum meratanya kesempatan untuk mendapatkan pendidikan
dasar terutama bagi masyarakat yang kurang mampu.
e. Mutu dan muatan kurikulum masih kurang sesuai
dengankebutuhan pasar tenaga kerja, yangtercermin dari
banyaknya lulusan yang tidak memiliki ketrampilan yang
dibutuhkan.
f. Kuantitas dan kualitas guru masih dirasakan kurang memadai
khususnya wilayah pedalaman Aceh dan tingkat kesejahtaraan
guru masih rendah.
g. Berikut faktor-faktor yang mempengaruhi angka pengangguran :
a. Keterbatasan kemampuan dan ketrampilan pekerja.
b. Kondisi keamanan Aceh yang tidak kondusif berpengaruh
terhadap investor yang ingin masuk ke Aceh.
c. Kurangnya jaminan keselamatan dan perlindungan terhadap
buruh.
d. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuka usaha
sendiri (Home Industri).

h. Permasalahan-permasalahan yang menimbulkan Konflik tenaga


kerja :
a. Pemberian upah buruh tidak sesuai dengan umur.
b. Perebutan lahan kerja terutama bagi buruh kasar.
c. Memperkerjakan tenaga kerja anak dibawah umur.
d. Rata-rata pekerja tidak memiliki jaminan kesehatan dan
asuransi kerja.
e. Pekerja musiman yang berpengaruh pada keadaan alam
(nelayan, petani).
i. Ada beberapa hal permasalahan dibidang kesehatan diantaranya
kurangnya tenaga kerja medis, kurangnya persediaan obat baik
di Rumah sakit maupun di Pukesmas, belum mengertinya
masyarakat tentang kegunaan Jamsostek dan belum meratanya
Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

d. PAPARAN KASUBDIT KAMNEG DIT INTELKAM POLDA ACEH


Pada Pukul 10.20 s/d 10.45 Wib Paparan Oleh kasubdit Kamneg Dit
Intelkam Polda Aceh yang diwakili oleh AKP M.RASYID SH ,dengan
materi sebagai berikut:

1. Permasalahan yang dapat mengganggu Guantibmas diantaranya


Sengketa Kebijakan Lokal dalam hal ini masalah Bendera dan
Lambang Aceh, sengketa lahan, permasalahan Sara, Isu
Pemekaran Wilayah (ALA dan ABAS), penyelundupan, kekerasan
menggunaakan senpi, Narkoba, dan Lain-lain.

2. Permasalahan terdamparnya Etnis Rohingya asal Arakan-


Myanmar diperairan Aceh, terdiri dari laki-laki, perempuan dan
anak-anak dengan rincian sebagai berikut :
a. Pesisir Pantai Cot Trueng Kab. Aceh Utara sebanyak 118
Orang;
b. Pantai IDI Kab. Aceh Timur sebanyak 63 orang yang
ditempatkan dilokasi penampungan di UPTD Perikanan dan
Kelautan Aceh Timur di Matang Seulimeng, Langsa;
c. Perairan Kecamatan Manyak Payed Kab. Aceh Tamiang
sebanyak 1000 orang (laki-laki) yang ditempatkan di lokasi
penampungan Imigrasi Langsa; dan
d. Desa Gugop Pulo Aceh Kab. Aceh Besar sebanyak 76 orang
yang ditempatkan di lokasi penampungan di Pelabuhan
Malahayati Krueng Raya dan UPTD Dinas Sosial.

3. Aceh merupakan salah satu tempat pelatihan Terorisme yang


harus diwaspadai.

e. ARAHAN WAKIL DIREKTUR INTELKAM POLDA ACEH

Pada Pukul 10.45 s/d 11.30 Wib arahan Wakil Direktur Intelkam
Polda Aceh

a. Dalam melaksanakan tugas Intelijen tidak bisa bekerja sendiri-


sendiri, Intelijen harus bekerja sama agar hasil yang dicapai lebih
maksimal, Lain halnya pada saat bertugas dilapangan, personel
intelijen dituntut menggunakan skill individu..
b. Intelijen merupakan mata dan telinga pimpinan, maka dari itu
setiap informasi yang diperoleh harus segera disajikan kepada
pimpinan / User .
c. Hasil Rakor Intelijen di bidang pembinaan diantaranya Perkap,
Perkabik dan IID ( Integrited Inteligent Design).
d. Guna menghindari adanya pemalsuan Identitas dihimbau kepada
para Kasat Intelkam jajaran Polda aceh agar mengirimkan LO
dari para peserta calon Legislatif ke Polda Aceh pada saat
melakukan penerbitan STTP.
e. Dalam hal pembuatan Intel Dasar agar para kasat lebih
melengkapi isi dari Intel Dasar tersebut karena Intel dasar sangat
berguna untuk kedepannya

f. ARAHAN DIREKTUR INTELKAM POLDA ACEH

Pada Pukul 11.30 s/d 12.30 Wib arahan Direktur Intelkam Polda
Aceh

a. Dalam Perkabik no 4 tahun 2012 tentang pertelaahan tugas


Intelijen, Intelijen dibagi menjadi 4 bagian yaitu Politik, Ekonomi,
Sosial Budaya dan Keamanan Negara. Anggota yang bertugas di
bidang-bidang tersebut harus menguasai masing-masing bidang
nya.
b. Kegiatan Rakernis ini jangan hanya dijadikan Formalitas, tetapi
dijadikan sarana untuk bertukar informasi dan ilmu pengetahuan.
c. Implementasi tugas Intelijen sangat berbeda dengan Fungsi lain.
Intelijen tidak cukup dengan Taktis dan tekhnis , namun harus
dibarengi dengan Kecerdasan, Inovasi dan Kreativitas. Walaupun
dengan cara-cara dan kiat-kiat yang berbeda tetapi tujuannya
tetap satu yaitu mendapatkan bahan keterangan yang
selanjutnya disajikan kepada pimpinan.
d. Salah satu kekurangan di Direktorat Intelijen ini yaitu dari sekian
banyak anggota Intelijen yang ada tetapi sangat sedikit yang
sudah mengikuti pendidikan kejuruan. Menindak lanjuti hal ini
agar para kasat membuat data personel intelkam yang sudah
dan belum mengikuti pendidian kejuruan Intelijen.
e. Masalah sarana dan prasarana yang ada di Polres jajaran agar
dirawat, dipelihara dan dimanfaatkan guna mendukung
pelaksanaan tugas di lapangan.
f. PDA bertujuan agar Intelijen mudah dalam memberikan laporan-
laporan yang terjadi di daerah. Pada saat melapor agar para
kasat intelkam memerintahkan kepada anggotanyadalam
menyejikan laporan agar memuat unsur 7 kah.

g. Manfaatkan anggaran yang ada di DIPA Polres untuk kegiatan


pembetukan dan pembinaan jaringan. Pembentukan jaringan
dilakukan untuk semua lini baik pedagang, pengusaha, Nelayan
dan lain-lain gunamembantu kelancran tugas Intelijen.
h. Permasalahan Intelsus, agar para Kasat Intelkam berperan
sebagai Agent Pengendali untuk para Intelsus. Intelsus dididik
untuk menjadi penetran di tempat-tempat yang menjadi sumber
informasi bagi Intelijen.
i. Dalam kegiatan unjuk rasa, banyak masyarakat yang belum
paham masalah Undang-Undang. Maka dari itu agar para Kasat
Intelkam menghimbau kepada Korlap agar mengajukan izin
kegiatan pada saat akan melakukan unjuk rasa.
j. Permasalahan aliran sesat, aliran menyimpang maupun dukun
santet yang berujung pada perbuatan main hakim sendiri oleh
masyarakat. Dalam hal ini hanya MPU yang berhak menilai suatu
ajaran sesat atau menyimpang. Berikut hal-hal yang menjadikan
suatu aliran dinilai menyimpang dinataranya:
a) Mengingkari Rukun Islam maupun Rukun Iman.
b) Mengingkari Dalil Syari.
c) Mengingkari kedudukan Hadist Nabi.
d) Melecehkan Nabi / Rasul.
e) Menamahkan pokok-pokok ibadah.
f) Mengkafirkan sesama muslim.
g) Mengingkari Nabi Muhammad sebagai Nabi terakhir.
q) Semakin meningkat pembangunan perekonomian dan
pemajuan standar hidup maka semakin meningkat
permasalahan yang akan ditimbulkan.

III. HASIL YANG DICAPAI

- Para Kasat Intelkam jajajaran Polda Aceh memeberikan paparan tentang gambaran
Potensi Konflik dalam rangka menghadapi pemilu 2014

- Para Kasat mendapatkan arahan dan Materi dari Direktur,Wadir dan Para Kasubdit di
Direktorat Intelkam Polda Aceh

- Dalam hal penyelesaian potensi konflik ini agar para kasat hendaknya dilakukan secara
profesional dan jangan di dadak agar hasil yang di capai lebih maksimal

- Permasalahan tentang pengesahan Qanun Bendera dan Lambang Aceh masih


meninggalkan Pro dan kontra. Pada saat akan melakukan penurunan atau pencopotan
bendera atau baliho agar terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak-pihak yang ada di
daerah tersebut.

- Permasalahan buruh agar lebih awal melakukan deteksi dini untuk mengumpulkan data-
data yang akan dijadikan Informasi

VI. KESIMPULAN DAN SARAN

a. Kesimpulan

Pelaksanaan Rakernis fungsi Intelkam Polda Aceh yang dilaksanakan selama 3 ( tiga )
hari tanggal 07s/d 08 Mei di Gedung Aula Cut Meutia Lamtemen Jln. Cut Nyak Dhien
Banda Aceh secara umum dilaksanakan dengan sukses dan pelaksanaan Rakernis Fungsi
berikutnya perlu lebih disempurnakan lagi untu mendapatkan hasil yang terbaik dalam
menghadapi Potensi Konflik dalam rangka menghadapi pemilu 2014

b. Saran

- Para kasat Intelkam Jajaran Polda Aceh Agar mendatakan kembali (Update)
potensi konflik yang terjadi di wilayah hukum Polres masing-masing dan untuk
data yang sudah ada agar segera digarap agar cepat terselesaikan

- Terus bina kominikasi dengan jaringan Intelijen maupun sesama anggota


intelijen. Para kasat berkomunikasi dengan para Kasubdit, Wadir dan Direktur.
Setiap laporan sms yang dikirim ke Direktur harus di barengi dengan laporan
tertulisnya

- Masih banyak permasalahan-permasalahan yang belum terungkap, agar para


Kasat Intelkam mengiventarisir seluruh kejadian yang ada.
V. PENUTUP

Demikian laporan hasil pelaksanaan Rakernis Fungsi Intelkam tahun 2013 dibuat untuk
dapat dipedomani sebagai bahan masukan bagi personel dalam menghadapi pemilu 2014

BANDA ACEH, Mei 2013


DIREKTUR INTELKAM POLDA ACEH

Drs. DENNI GAPRIL, SH


KOMBESPOL NRP 63040869
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESI
DAERAH ACEH
DIREKTORAT INTELKAM

BUKU PANDUAN
RAKERNIS FUNGSI INTELKAM
POLDA ACEH TAHUN 2013
TANGGAL 07 MEI S/D 08 MEI 2013
DI GEDUNG AULA CUT MEUTIA

BANDA ACEH, MEI 2013


KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
DAERAH ACEH
DIREKTORAT INTELKAM

BAB I

BUKU PANDUAN
RENCANA RAPAT KERJA TEHNIS
DIREKTORAT INTELKAM POLDA ACEH TAHUN 2013

I. PENDAHULUAN.

1. Umum

Sesuai amanat Undangundang No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara


Republik Indonesia, pada Pasal 13 tentang tugas pokok Polri disebutkan bahwa Polri
sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta sebagai alat negara
penegak hukum. Dalam mengemban amanat tersebut, sumber daya manusia yang
mengawaki Polri diharapkan memiliki kemampuan sesuai dengan fungsi tehnis yang
diembannya dan profesional dalam menjalankan tugasnya. Profesionalisme kepolisian
tercermin dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan oleh
petugas Kepolisian.

Sebagai salah satu pembina fungsi tehnis Kepolisian, Direktorat Intelkam Polda
Aceh menyadari bahwa untuk meningkatkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat
dan untuk mengoptimalkan perannya sebagai mata dan telinga pimpinan (early
detection dan early warning), perlu melakukan peningkatan mutu personil pengemban
fungsi Intelkam. Untuk mencapai tujuan dimaksud Direktorat Intelkam sudah
mengambil beberapa langkah antara lain melalui pemberian petunjuk dan arahan
maupun membekali dengan referensi yang masih valid, namun hal itu dirasa belum
cukup sehingga perlu dilakukan dengan metoda lain yakni melalui rapat kerja tehnis.

Dalam pelaksanaan Rakernis ini diharapkan Direktorat Intelkam Polda Aceh


mendapatkan informasi dan gambaran yang utuh tentang kondisi kewilayahan (Polres)
dari para Kasat Intelkam, sedangkan seluruh peserta Rakernis akan mendapatkan
pengetahuan dan wawasan tentang kebijakan dari Pimpinan Polri dan Polda Aceh yang
akan disampaikan oleh para narasumber serta adanya kesamaan visi dan persepsi serta
pengetahuan tentang tugas-tugas pada fungsi Intelkam untuk menciptakan situasi
Kamtibmas yang kondusif di seluruh Provinsi Aceh.

Rapat kerja tehnis yang akan digelar diharapkan dapat menjabarkan kegiatan
kegiatan dan langkah-langkah yang akan diambil dalam mengoptimalkan peran fungsi
Intelkam sehingga dapat dijadikan pedoman dan panduan oleh seluruh Kasat Intelkam
jajaran Polda Aceh.
2. Dasar
a. Undang-undang nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik
Indonesia.

b. Dipa Direktorat Intelkam Polda Aceh Nomor.: 060.01.2.639990/2013 Tanggal 5


Desember 2012.

c. Rencana Kerja Direktorat Intelkam Polda Aceh tahun 2012.

3. Maksud dan Tujuan.

a. Maksud
Pelaksanaan Rapat Kerja Tehnis Direktorat Intelkam tahun 2013 ini,
adalah sebagai bentuk pencerahan dan penambahan wawasan/kemampuan bagi
para Kasat Intelkam sejajaran Polda Aceh dalam rangka meningkatkan sumber
daya manusia personel Intelkam dan jajarannya dalam menghadapi tugas
kedepan yang semakin kompleks.

b. Tujuan
Adapun tujuannya adalah untuk menyatukan visi, pola pikir dan pola
tindak para personel Intelkam khususnya dalam menghadapi tugas kedepan
yang semakin kompleks.

4. Ruang Lingkup.
Ruang lingkup pelaksanaan Rapat Kerja Tehnis Intelijen Keamanan ini antara
lain meliputi Pelayanan Prima oleh Dit Intelkam, Kemampuan Deteksi Dini dan Deteksi
Aksi serta petunjuk tehnis guna mewujudkan profesionalisme Intelijen keamanan.

II. PELAKSANAAN

Pelaksanaan Rapat Kerja Teknis Intelkam Polda Aceh direncanakan sebagai berikut;

1. Waktu dan Tempat.

Waktu pelaksanaan direncanakan selama 2 (dua) hari yaitu, pada hari Kamis dan Jumat
tanggal 7 dan 8 Mei 2013 bertempat di Gedung Aula Cut Meutia Lamtemen Jln. Cut
Nyak Dhien Banda Aceh.

2. Peserta

Peserta pelaksanaan Rapat Kerja Tehnis Intelkam adalah sebagai berikut:


a. Para Kasat Intelkam Poltabes/ Polres jajaran. : 21 Orang
b. Para Pejabat Dit Intelkam Polda Aceh : 20 Orang

Jumlah peserta keseluruhan adalah : 41 Orang


3. Pemateri
Pemateri pada pelaksanaan Rakernis Intelkam Tahun 2013 adalah sebagai berikut :

a. Direktur Intelkam Polda Aceh


b. Wadir Intelkam Polda Aceh
c. Kasubdit I Dit Ik
d. Kasubdit II Dit Ik
e. Kasubdit III Dit Ik
f. Kasubdit IV Dit Ik

4. Tema Rakernis

Melalui Rapat kerja Teknis (Rakernis) Intelijen Keamanan Polda Aceh Tahun 2013 kita
tingkatkan kemampuan Deteksi Dini dan Cegah dini terhadap Potensi konflik Dalam
menghadapi Pemilu 2014

5. Metode

Metode yang digunakan dalam pelaksanaan Rapat Kerja Teknis Intelkam Tahun 2013
adalah sebagai berikut :

c. Ceramah (monologis)
d. Diskusi Interaktif (Dialogis)

6. Anggaran

Anggaran yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Rapat Kerja Tehnis Intelkam Tahun 2013
pada Dipa Direktorat Intelkam Polda Aceh Nomor.: 060.01.2.639990/2013 Tanggal 5
Desember 2012.
BAB II
TUGAS PANITIA RAKERNIS DIT INTELKAM
POLDA ACEH TA. 2013
TANGGAL 07 s/d 08 MEI 2013

1. KETUA PANITIA

a. Tugas :

1) Memimpin Panitia mempersiapkan pelaksanaan kegiatan Rakernis Dit Intelkam Polda


Aceh TA 2013.
2) Memimpin, mengarahkan dan mengendalikan semua kegiatan Panitia.
3) Melaporkan kesiapan pelaksanaan Rakernis Dit Intelkam Polda Aceh kepada Kapolda
Aceh.
4) Membuat Laporan hasil pelaksanaan Rakernis Dit Intelkam Polda kepada Kapolda
Aceh melalui Dir Intelkam Polda Aceh
5) Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada Kapolda Aceh.

b. Penanggung Jawab AKBP Agus Rahendra, SH

2. SEKRETARIS

a. Tugas :

1) Membantu Ketua Panitia dalam bidang Administrasi dan Kesekretariatan.


2) Menyusun rencana/proposal Rakernis Dit Intelkam Polda Aceh TA 2013.
3) Memproses surat perintah kepanitiaan Rakernis Dit Intelkam Polda Aceh TA 2013.
4) Menyiapkan dan menyelenggarakan absensi peserta Rakernis Dit Intelkam Polda
Aceh TA 2013.
5) Membuat dan mengirimkan Telegram/surat pemberitahuan pelaksanaan Rakernis Dit
Intelkam Polda Aceh TA 2013 ke Satker jajaran.
6) Menyiapkan ATK kepanitiaan.
7) Membuat undangan pada acara pembukaan Rakernis Dit Intelkam Polda Aceh TA
2013.
8) Membuat laporan hasil pelaksanaan kegiatan Rakernis Dit Intelkam Polda Aceh TA
2013.
9) Mempersiapkan bahan-bahan untuk diskusi.
10) Membuat konsep sambutan Kapolda.
11) Dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada Ketua panitia.

b. Penanggung jawab AKP Suyono, S.Sos


Anggota
1) Aiptu Saiful Anwar
2) Aipda M. Zubir
3) Pengtu Joni Al Fakri AM.d
4) Bripda Riad Tia Wardana
3. SEKSI PERLENGKAPAN/DEKORASI

a. Tugas :

1) Menyiapkan peralatan untuk pelaksanaan Rakernis Dit Intelkam Polda Aceh TA 2013.
2) Melakukan koordinasi dengan satker lain untuk mendukung penyiapan peralatan.
3) Menyiapkan segala perlengkapan menyangkut persiapan kegiatan Rakernis Dit
Intelkam Polda Aceh TA 2013.
4) Menjadi Penanggung jawab terhadap ruang rapat.
5) Dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada ketua panitia.

b. Penanggung jawab AKBP H. Mukhlis Rahman/Kompol Alfian, SH

Anggota

1. AKP Gatot Supriyanto


2. Aiptu Zulkifli
3. Aiptu Candera
4. Brigadir Bambang Hari

4. SEKSI DOKUMENTASI
a. Tugas :

Menyiapkan Dokumentasi selama kegiatan Rakernis Dit Intelkam Polda Aceh TA 2013.

b. Penanggung jawab Kompol Agustinar

Anggota

1. AKP Jamaluddin, SH
2. Brigadir Nur Adha

5. SEKSI KONSUMSI
a. Tugas :

1) Menyiapkan snack/minuman ringan selama kegiatan Rakernis Dit Intelkam Polda


Aceh TA 2013.

2) Menyiapkan makan siang bagi seluruh peserta selama pelaksanaan kegiatan


Rakernis Dit Intelkam Polda Aceh TA 2013.

b. Penanggung jawab Iptu Zakiul Fuad

Anggota

1. Bripka Satria Putra


2. Bripka Dedi Parnadi
6. SEKSI KETUA ACARA

a. Tugas :

1) Mempersiapkan rencana pembukaan/penutupan kegiatan Rakernis Dit Intelkam


Polda Aceh TA 2013.
2) Menunjuk petugas-petugas upacara pembukaan/penutupan Rakernis Dit Intelkam
Polda Aceh TA 2013.
3) Melakukan koordinasi dengan Spripim.
4) Mengarahkan peserta dan tamu undangan.
5) Dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada ketua panitia.

b. Penanggung jawab Kompol Drs. H. Sulaiman

Anggota

1. Brigadir Zulmahrita, SE
2. BrigadirRosita Rahayu

7. SEKSI KEUANGAN

a. Tugas :

1) Merencanakan dan menyiapkan anggaran untuk pembiayaan kegiatan Rakernis Dit


Intelkam Polda Aceh TA 2013.
2) Menerima dan menyiapkan dana penyelenggaraan Kegiatan Rakernis Dit Intelkam
Polda Aceh TA 2013.
3) Mengeluarkan dan menyalurkan dana bagi pembiayaan penyelenggaraan kegiatan
Rakernis Dit Intelkam Polda Aceh TA 2013.
4) Membuat laporan penerimaan dan pengeluaran dana kegiatan Rakernis Dit Intelkam
Polda Aceh TA 2013.
5) Dalam pelaksanaan tugasnya bertanggung jawab kepada ketua panitia.

b. Penanggung jawab AKP Adnan Mukhlis

Anggota

Brigadir Khairul Anwar


BAB III
TATA TERTIB PELAKSANAAN
RAKERNIS DIT INTELKAM POLDA ACEH TA. 2013
TANGGAL 07 s/d 08 MEI 2013

1. PARA PESERTA

a. Selambat-lambatnya15 Menit sebelum acara dimulai para peserta sudah menempati


tempat duduk masing-masing.

b. Sebelum pelaksanaan kegiatan, para peserta wajib mengisi daftar absensi kehadiran
setiap harinya yang telah disedikan Panitia.

c. Peserta pada saat pelaksanaan kegiatan mengunakan pakaian lengan panjang berdasi.

2. SELAMA ACARA BERLANGSUNG

a. SelamadalamkegiatanPaparan /
Arahantidakmeninggalkanruangankecualikepentinganmendesak.

b. Semua alat komunikasi agar dimatikan/disilentkan.

c. Selama acara berlangsung peserta mengikuti dengan serius dan mengurangi pembicaraan
yang tidak penting, agar tidak mengganggu jalannya Rakernis Dit Intelkam Polda Aceh TA
2013.

3. PELAKSANA PAPARAN

a. Pemapar agar menepati waktu yang telah dialokasikan oleh panitia.


b. Pelaksanaan paparan ditempat yang telah ditentukan oleh Panitia.
JADWAL KEGIATAN RAKERNIS DIT INTELKAM
POLDA ACEH TA. 2013

HARI : SELASA

TANGGAL : 07 MEI 2013

TEMPAT : AULA CUT MUTIA LAMTEUMEN

NO WAKTU ACARA KET

I. HARI PERTAMA ( SELASA, TANGGAL 07 MEI 2013)

07.30-08.00
1 30 MENIT
WIB REGISTRASI PESERTA RAKERNIS

PEMBUKAAN :

- PEMBACAAN AYAT SUCI ALQURAN

2 - LAGU INDONESIA RAYA


08.00-09.00
60 MENIT
WIB -LAPORAN KETUA PELAKSANA RAKERNIS DIT INTELKAM

- SAMBUTAN WAKA POLDA ACEH / PERNYATAAN PEMBUKAAN

- DO'A

09.00-09.30
3 COFFE BREAK 30 MENIT
WIB

09.30-09.50
4 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRESTA BANDA ACEH

09.50-10.10
5 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES BENER MERIAH

10.10-10.30
6 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH UTARA

10.30-10.50
7 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH TENGGARA

10.50-11.10
8 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES LHOKSEUMAWE

11.10-11.30
9 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES SABANG
11.30-11.50
10 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES PIDIE

11.50.12.10
11 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES GAYO LUES

12.10-12.30
12 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES LANGSA

12.30-13 30
13 60 MENIT
WIB ISHOMA

13.30- 13.50
14 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH TIMUR

13.50-14.10
15 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH BESAR

14.10-14.30
16 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ABDYA

14.30-14.50
17 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES SIMELUE

14.50-15.10
18 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES BIREUEN

15.10-15.30
19 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH SELATAN

15.30-15.50
20 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH JAYA

15.50-16.20
21 COFFE BREAK/ SHALAT ASHAR 30 MENIT
WIB

16.20-16.40
22 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH SINGKIL

16.40-17.00
23 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH BARAT

17.00-17.20
24 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH TENGAH

17.20-17.40
25 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH TAMIANG

17.40-18.00
26 20 MENIT
WIB PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES NAGAN RAYA

27 18.00 WIB ACARA HARI KE-I SELESAI


HARI : RABU

TANGGAL : 08 MEI 2013

TEMPAT : AULA CUT MUTIA LAMTEUMEN

II. HARI KEDUA ( RABU, TANGGAL 08 MEI 2013)

08.00-08.30
1
WIB REGISTRASI PESERTA RAKERNIS 30 MENIT

08.30-09.00
2
WIB PAPARAN KASUBDIT POLITIK DIT INTELKAM 30 MENIT

09.00-09.30
3
WIB PAPARAN KASUBDIT EKONOMI DIT INTELKAM 30 MENIT

09.30-09.50
4 COFFE BREAK
WIB 20 MENIT

09.50-10.20
5
WIB PAPARAN KASUBDIT SOSBUD DIT INTELKAM 30 MENIT

10.20-10.50
6
WIB PAPARAN KASUBDIT KAMNEG DIT INTELKAM 30 MENIT

10.50-11.30 PENGARAHAN WADIR INTELKAM / PENGUMUMAN


7 40 MENIT
WIB PRODUK YANG DIKIRIMKAN POLRES JAJARAN

11.30-12.30
8
WIB PENGARAHAN DIREKTUR INTELKAM POLDA ACEH 60 MENIT

12.30-13.30
9
WIB ISHOMA 60 MENIT

-PEMBULATAN OLEH DIREKTUR INTELKAM POLDA


ACEH SEKALIGUS PERNYATAAN
13.30-14.30 PENUTUPAN
10 60 MENIT
WIB
- LAGU BAGIMU NEGERI

-DO'A

11 14.30 WIB ACARA HARI KE-II SELESAI


REGISTRASI PESERTA RAKERNIS

PESERTA RAKERNIS DIT INTELKAM POLDA ACEH


( PARA KASUBDIT DIT IK, PARA KASAT INTELKAM JAJARAN POLDA ACEH )
PEMBACAAN AYAT SUCI AL-QURAN

LAPORAN KETUA PELAKSANA RAKERNIS FUNGSI INTELKAM POLDA ACEH OLEH


AKBP M. NAJIB RAMBE
SAMBUTAN KAPOLDA ACEH SEKALIGUS PERYATAAN PEMBUKAAN KEGIATAN RAKERNIS
FUNGSI INTELKAM POLDA ACEH
YANG DIWAKILI OLEH DIREKTUR INTELKAM POLDA ACEH

PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES BENER MERIAH


PAPARAN KASAT INTELKAM POLRESTA BANDA ACEH

PAPARAN KASAT INTELKAM POLRESTA BANDA ACEH

PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH UTARA


PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH TENGGARA

PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES LHOKSEUMAWE


PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES PIDIE

PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES GAYO LUES


PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES LANGSA

PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH TIMUR


PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES SABANG

PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH BESAR


PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ABDYA

PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES SIMELUE


PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES BIREUN

PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH SELATAN


PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH JAYA

PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH SINGKIL YANG DI WAKILI OLEH BA SAT INTELKAM
POLRES ACEH SINGKIL
PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH BARAT

PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH TENGAH


PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES ACEH TAMIANG

PAPARAN KASAT INTELKAM POLRES NAGAN RAYA


PAPARAN KASUBDIT POLITIK
DIREKTORAT INTELKAM POLDA ACEH KOMPOL AGUSTINAR

PAPARAN KASUBDIT EKONOMI


DIREKTORAT INTELKAM POLDA ACEH AKBP H.MUKHLIS RAHMAN
PAPARAN KASUBDIT SOSBUD
DIREKTORAT INTELKAM POLDA ACEH AKBP GATOT SUBROTO

PAPARAN KASUBDIT KAMNEG


DIREKTORAT INTELKAM POLDA ACEH YANG DIWAKILI OELH AKP. MOHD. RASYID, SH
PAPARAN DAN ARAHAN OLEH WADIR INTELKAM POLDA ACEH

PEGARAHAN DAN PEMBULATAN OLEH DIREKTUR INTELKAM POLDA ACEH


FOTO BERSAMA DIREKTUR INTELKAM, WAKIL DIREKTUR INTELKAM,
PERSERTA RAKERIS DAN PANITIA
KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
DAERAH ACEH
DIREKTORAT INTELKAM

LAPORAN HASIL PELAKSANAAN RAKERNIS


FUNGSI INTELKAM TAHUN 2013
TANGGAL 07 MEI S/D 08 MEI 2013
DI GEDUNG AULA CUT MEUTIA

BANDA ACEH, MEI 2013