Anda di halaman 1dari 6

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

DINAS KESEHATAN KOTA TASIKMALAYA


UPTD PUSKESMAS DTP KAHURIPAN
KOTA TASIKMALAYA - PROVINSI JAWA BARAT
STATUS DOKUMEN

SOP PEMERIKSAAN TUBEX

TANGGAL DIBUAT DIPERIKSA DISETUJUI


KEPALA UPTD
MANAGEMENT
27 OKTOBER 2016 LABORATORIUM REPRESENTATIVE
PUSKESMAS DTP
KAHURIPAN

STAMP / STEMPEL Sri Astri Mardini, Amd. AK Tuti Suryasih dr. H. Mohamad Ali Syaban
NIP. 198403182009022004 NIP. 196309291990102002 NIP.197110032002121003

PERINGATAN !
Perlindungan Hak Cipta. Tidak sebagian pun dari terbitan ini dapat digandakan, disimpan dalam
sistem yang diperbaiki, dipindahkan dalam bentuk, atau dengan cara apapun; baik elektronik,
mekanik, photocopy, dicatat atau lainnya; terutama tanpa izin tertulis dari Management
Representative
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)
UPTD PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DTP KAHURIPAN KOTA TASIKMALAYA
PEMERIKSAAN TUBEX PKMKHP/LAB/P.21

Jl. Siliwangi BLK. No. 31B, Kahuripan, Kec Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
P:(0265) 321323
E-mail : pkmdtpkahuripan@gmail.com

RIWAYAT PERUBAHAN DOKUMEN

No. Bagian Perubahan No. Rev Tgl. Rev

NOMOR SOP PKMKHP/LAB/P.21


REVISI 00
TANGGAL BERLAKU 27 Oktober 2016
HALAMAN 1
LOKASI SIMPAN Lab & ISO
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)
UPTD PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DTP KAHURIPAN KOTA TASIKMALAYA
PEMERIKSAAN TUBEX PKMKHP/LAB/P.21

Jl. Siliwangi BLK. No. 31B, Kahuripan, Kec Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
P:(0265) 321323
E-mail : pkmdtpkahuripan@gmail.com

A. KETENTUAN DASAR

NO DASAR HUKUM KUALIFIKASI PELAKSANA


1.1. Undang-Undang No 23 Tahun 1992 tentang 1.1. Pendidikan, minimal D III Analis Kesehatan
Kesehatan 1.2. Memiliki STR (Surat Tanda Registrasi);
1.3. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik
1.2. Undang-Undang No. 28 tahun 2009 Tentang Pajak dan efektif
Daerah dan Retribusi Daerah 1.4. Memiliki jiwa bertanggungjawab,
1.3. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang komitmen, dan integritas
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia 1.5. Memahami dan menguasai penggunaan
alat-alat laboratorium
Nomor 144 Tahun 2009) 1.6. Memiliki kecermatan dan ketelitian
1.4. Undang-Undang No 36 Tahun 2014 tentang 1.7. Menguasai Peraturan dan Undang
Tenaga Kesehatan Undang yang berkaitan dengan Pelayanan
Kesehatan
1.5. Permenkes No 37 Tahun 2012 tentang
1 DISAHKAN OLEH :
Penyelenggaraan Laboratorium Pusat Kesehatan
Masyarakat KEPALA UPTDPUSKESMAS DTP
1.6. Permenkes RI No. 75 Tahun 2014 KAHURIPAN
KOTA TASIKMALAYA JAWA BARAT
tentangPusatKesehatanMasyarakat
1.7. Permenkes No 42 Tahun 2015 tentang Izin dan
Penyelenggaraan Praktik Ahli Teknologi
Laboratorium Medik
1.8. Perda No. 5 tahun 2011 tentang Retribusi Daerah dr. H. Mohamad Ali Syaban
NIP. 197110032002121003
PERALATAN PERLENGKAPAN
2.1. Syringe 3 ml
2.2. Tabung Clot Activator
2.3. Kapas alkohol 70%
2.4. Plester
2.5. Torniquet
2.6. Bolpen
2 2.7. Mikropipet 10 100 l
2.8. Tip kuning
2.9. Centrifuge
2.10. 1 set reagen tubex
2.11. Timer
2.12. Tisu

PERINGATAN PENCATATAN DAN PENDATAAN


Jika SOP ini tidak dijalankan sesuai Aturan yang 3.1. Lampiran;
3
berlaku, maka akan menyulitkan Pelayanan di Bidang 3.2. Arsip / Dokumen;
atau Bagian Instansi yang membutuhkan.
4 ESTIMASI WAKTU PELAYANAN : 25 Menit BIAYA : Tidak / Ditetapkan
5 JENIS PELAYANAN RETRIBUSI NON RETRIBUSI

NOMOR SOP PKMKHP/LAB/P.21


REVISI 00
TANGGAL BERLAKU 27 Oktober 2016
HALAMAN 2
LOKASI SIMPAN Lab & ISO
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)
UPTD PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DTP KAHURIPAN KOTA TASIKMALAYA
PEMERIKSAAN TUBEX PKMKHP/LAB/P.21

Jl. Siliwangi BLK. No. 31B, Kahuripan, Kec Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
P:(0265) 321323
E-mail : pkmdtpkahuripan@gmail.com

KEPALA UPTD PUSKESMAS DTP


6 PENANGGUNG JAWAB
KAHURIPAN
AHLI TEKNOLOGI LABORATORIUM
7 PETUGAS
MEDIK

B. MAKSUD DAN TUJUAN :

1. INTERNAL
Standar Operasional Prosedur sebagai Pedoman atas Tahapan yang dibakukan untuk
memberikan pelayanan yang aman sesuai standar dalam Lingkup Pelayanan di UPTD
Puskesmas DTP KAHURIPAN Kota Tasikmalaya;

2. EKSTERNAL
Meningkatkan Efisiensi dan Efektifitas Penyelenggaraan Pemberian Pelayanan pada
Laboratorium di UPTD Puskesmas DTP KAHURIPAN. Untuk mendeteksi demam
thypoid yang disebabkan oleh Salmonella typhi secara semi kuantitatif

C. RUANG LINGKUP :
Pasien-pasien yang datang berobat ke Laboratorium di UPTD PUSKESMAS DTP

KAHURIPAN.

D. ISTILAH DAN DEFINISI

1. UPTD Puskesmas atau Pusat Kesehatan Masyarakat adalah organisasi fungsional


yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata,
dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat, dengan peran serta aktif masyarakat
dan menggunakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna,
dengan biaya yang dapat dipikul oleh pemerintah dan masyarakat.
2. Pasien atau pesakit adalah seseorang yang menerima perawatan medis.

3. Tubex adalah merupakan tes aglutinasi kompetitif semi kuantitatif yang sederhana dan
cepat dengan menggunakan partikel yang berwarna untuk meningkatkan sensitivitas.
Spesifisitas ditingkatkan dengan menggunakan antigen O9 yang benar-benar spesifik
yang ditemukan pada Salmonella serogroup D. Tes ini sangat akurat untuk diagnosis
infeksi akut karena hanya mendeteksi antibodi IgM

NOMOR SOP PKMKHP/LAB/P.21


REVISI 00
TANGGAL BERLAKU 27 Oktober 2016
HALAMAN 3
LOKASI SIMPAN Lab & ISO
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)
UPTD PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DTP KAHURIPAN KOTA TASIKMALAYA
PEMERIKSAAN TUBEX PKMKHP/LAB/P.21

Jl. Siliwangi BLK. No. 31B, Kahuripan, Kec Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
P:(0265) 321323
E-mail : pkmdtpkahuripan@gmail.com

E. PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN


1. Syringe 3 ml
2. Tabung Clot Activator
3. Kapas alkohol 70%
4. Plester
5. Torniquet
6. Bolpen
7. Mikropipet 10 100 l
8. Tip kuning
9. Centrifuge
10. 1 set reagen tubex
11. Timer
12. Tisu

F. PROSES KERJA
1. Prosedur :
1.1 Tahap PraInteraksi
1. Melakukan verifikasi data sebelumnya bila ada
2. Mencuci tangan kemudian gunakan sarung tangan
3. Menempatkan alat di dekat pasien dengan benar

1.2 Tahap Orientasi


1. Memberikan salam sebagai pendekatan terapeutik
2. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan pada keluarga/pasien
3. Memberikan kesempatan kepada pasien untuk bertanya
4. Menanyakan kesiapan klien sebelum kegiatan dilakukan

1.3 Langkah Kerja


Tes skrining cepat
1. Centrifuge darah yang terdapat dalam tabung reaksi pada kecepatan 3.000 rpm
selama 10 menit
2. Pipet 45 l brown reagen. Masukkan pada kuvet yang telah disediakan
3. Tambahkan 45 l serum (darah lengkap, dibekukan, dicentrifuge, tanpa
antikoagulan)
4. Homogenkan dengan pipet 10 x. Inkubasi 2 menit

NOMOR SOP PKMKHP/LAB/P.21


REVISI 00
TANGGAL BERLAKU 27 Oktober 2016
HALAMAN 4
LOKASI SIMPAN Lab & ISO
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)
UPTD PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT DTP KAHURIPAN KOTA TASIKMALAYA
PEMERIKSAAN TUBEX PKMKHP/LAB/P.21

Jl. Siliwangi BLK. No. 31B, Kahuripan, Kec Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
P:(0265) 321323
E-mail : pkmdtpkahuripan@gmail.com

5. Tambahkan 90 l blue reagen. Tutup kuvet menggunakan tutup yang telah


disediakan. Homogenkan dengan cara di goyang ke kiri dan ke kanan selama 2
menit
6. Simpan diatas magnet standar warna. Inkubasi selama 5 menit. Baca hasil dengan
membandingkan warna sesuai standar
7. Nilai rujukan : -/Negatif

1.4 Tahap Akhir Pemeriksaan


1. Pelaporan hasil dari ke buku register dan komputer. Kemudian hasil pemeriksaan di
print
2. Membuka sarung tangan dan mencuci tangan
3. Menyerahkan hasil ke pasien untuk di intrepetasi oleh dokter/petugas medis
pengirim dari unit terkait

1.5 Unit Terkait


- Unit pelayanan kesehatan umum, IGD, dan Rawat Inap
- Unit pelayanan KIA dan KB dan MTBS
- Unit pelayanan kesehatan gigi dan mulut

F. FORM TERKAIT
1. Lembar permintaan pemeriksaan laboratorium PKMKHP/LAB/P.01/F.01
2. Lembar hasil pemeriksaan laboratorium PKMKHP/LAB/P.01/F.02
3. Buku register hasil pemeriksaan pasien laboratorium PKMKHP/LAB/P.01/F.03

NOMOR SOP PKMKHP/LAB/P.21


REVISI 00
TANGGAL BERLAKU 27 Oktober 2016
HALAMAN 5
LOKASI SIMPAN Lab & ISO