Anda di halaman 1dari 11

Cerita Dewasa Pengalaman Seksku Ketika Menjadi Pengasuh Hewan.

Berawal dari saat


dulu saat aku beserta mas Heru suamiku merantau ke Kalimantan. Kami tinggal 2 tahun
lamanya disana. Oya, namaku Ayu, saat itu sudah dikaruniai 2 orang anak yang masih
kecil kecil. Banyak orang bilang wajahku mirip artis seksi Emma Warokah, aku asli
Sunda,sedang suamiku dari Solo.

Kisah ini berarti telah lewat belasan tahun dari kejadian itu. Kini aku sudah sangat mapan
dan menjadi pengusaha eksportir kain dan kerajian tangan. Tapi walaupun begitu, ada
keinginan yang mengusikku untuk menceritakan kisah unik yang pernah kualami ini
kepada kalian.

Tahun 1996, kami adalah keluaraga menengah yang mengikuti jatah transmigrasi
pemerintah ke Kalimantan. Aku berusia 32 tahun waktu itu. Saat berangkat menuju
kesana banyak harapan yang menggantung dipundakku dan mas Heru untuk
mendapatkan hidup yang lebih layak. Namun apa lacur. 2 tahun berlalu tetapi ternyata
mas Heru tidak berbakat berladang. Beberapa hektar ladang yang diberikan pemerintah
ternyata tidak sanggup dia kelola. Sebenarnya akupun tidak bisa menyalahkannya
sepenuhnya. Beberapa dari tetangga kami memilih pulang ke Jawa daripada bertahan
disana. Hanya tersisa 10 KK saat itu di sekitar rumah kami.
Saat itu kami sebenarnya sudah hendak pulang ke Jawa. Memasrahkan diri, sampai
suatu ketika suatu tawaran dating ke rumah kami. Mas Herulah yang membawanya, dia
bercerita padaku bahwa di desa seberang, tidak jauh dari rumah kami ada penawaran
pengasuh hewan orang utan dengan gaji yang lumayan.

Singkat cerita kami menuju ke rumah sang panawar. Rumahnya besar seperti villa
ditengah hutan. Pemiliknya seorang nenek-nenek usianya kira kira 60 tahunan, dia
tinggal bersama dua orang anak perempuannya yang tidak menikah. Dua orang anak
lakinya diceritakan tinggal merantau. Dia memiliki industri kain tenun namun letaknya
terpisah dari rumahnya. Jadi kehadiranku disitu diharapkan dapat membantunya
membersihkan rumah dan kandang serta merawat seekor orang utan jinak dan berbulu
kuning emas yang bernama Tokang. Uangngya lumayang besar, disamping itu rumahnya
tidak terlalu jauh dan besar serta nyaman. Aku diminta tinggal selama seminggu, jadi
hanya setiap hari sabtu dan minggu aku bisa pulang kerumah.

Mulanya aku ragu, namun tawaran sang saudagar sangat sulit untuk ditolak, disamping
itu kami butuh modal untuk memulai hidup lagi di Jawa. Akhirnya aku terima tawarannya.

Singkat cerita, aku mulai tinggal dirumah nenek, dan diperkenalkan dengan Tokang,
orang utan asuhanku. Nenek menjelaskan segala cara mengasuhnya. Hari pertama kedua
dan ketiga terasa menyenangkan karena Tokang sangat lucu dan tidak menyusahkan.
Dihari keempat Tokang mulai rewel dan tidak mau makan. Sang nenek pun
menegurkudan berkata Ayu, Tokang sangat suka air susu wanita, tidakkah kamu bisa
memberinya ? pengasuhnya yang dulu memberinya setiap hari jadi karena itu aku
mencari pengasuh wanita yang sudah menikah. hmm air susuku tentunya tidak keluar
nek, kataku, karena sudah lama sejak aku melahirkan.

Nenek mendekatiku dan berkata pelan, hmm..tidak apa, disini, kami punya cara untuk
memancing air susu supaya keluar tanpa hamil, maukah kamu? Nanti nenek kasih
bonus katanya.. akupun mengiyakannya.

Dihutan dekat sini ada bunga besar yang serbuk sarinya biasanya digunakan untuk
memperbanyak air susu ternak. Nenek dan aku mencari bunga itu disekitar pemandian
dekat sungai. Setelah kami menemukannya, nenek berkata Ayu, ini yang disubut bunga
besar, besarnya seukuran bunga bangkai, dan lihat kepala putiknya, dari situ keluar
getah cairan serbuk sari namun cairan itu juga bermanfaat untuk membuat
ternak-ternak betina kami birahi dan memproduksi susu lebih banyak, walaupun dia
sedang tidak hamil, caranya bagaimana nek ? tanyaku sambil menatap keherannan
bunga itu.

Kamu liat kepala putik itu ? katanya..kepala putik bunga itu sebesar dua jari manusia,
bentuknya kasar dan keras mirip buah Paya. caranya sekarang adalah membuat
tubuhmu terangsang untuk mengeluarkan air susu, cairan bunga ini bisa merangsangnya
keluar. Tetapi untuk melakukannya harus dimasukan kedalam liang kemaluanmuhal ini
sering dilakukan penduduk disini, untuk menolong keluarnya air susu ibu yang baru
melahirkan, namun hal ini hanya boleh dilakukan kepada wanita yang sudah menikah,
karenakau sudah tentu tahu maksudku bukan? katanya sambil tersenyum itulah
sebabnya aku mencari pengasuh Tokang yang sudah menikah Ayu, kamu boleh
menolaknya jika kamu keberatan pungkasnya

Namun bagiku, hal seperti ini bukanlah suatu hal yang patut dibesar besarkan, nenek
benar, aku telah menikah dan punya 2 orang anak, bagiku hubungan intim sudah bukan
hal asing lagi, alat kelaminku sudah terbiasa , selain juga karena mas Heru selalu gemas
melihat kemontokan dan kesintalan tubuhku. Memasukan benda kedalam liang vaginaku
tentu merupakan hal aneh pertama yang kulakukan namun karena nenek menjanjikan
memberikan modal usaha bagi suamiku, akupun bersedia.

Malamnya seteah mandi, aku membuka bungkusan alat kelamin bunga yang telah
terpotong itu, nenek telah memotongnya dan membungkus rapat kepala putik itu. Sesaat
kupandangi kepala putik itu, sepintas memang mirip alat kelaminmanusia, ah
tidakmirip terong, warnanya ungu kehijauan, bergurat dan bentol bentol, ukurannya
sebesar satu setengah jari manusia, panjangnya kira kira 15 cm. agaknya ukurannya
mengkerut, mungkin karena dipotong, nenek juga berpesan agar kepala putiknya cepat
cepat dipakai agar tidak layu. Tanpa ragu lagi kuangkat rokkudan melepas celana
dalamku. Dengan perlahan kumasukan kepala putik itu ke liang vaginaku, perlahan lahan
namun pasti seluruh kepala putik telah masuk kedalam. Sementara itu aku masih berdiri
mengangkang dengan sebuah benda terjepit di dalam liang kemaluanku. Lama kelamaan
timbul keisengan untuk menggesekgesekannya..sekali, dua kali..kupikir itu cukup
menyenangkan untuk mengusir sepibeberapa menit kemudian benda itu agak
membengkak dan mengeluarkan cairannya tepat didalam liang kemaluanku,
crooottttsemburannya ternyata cukup banyaksampai sampai menetes keluar dan
membasahi kedua paha putihku yang mulus. Nenek berpesan agar tidak mencucinya,
jadi aku biarkan saja begitu dan pergi tidur.

Besoknya aku mendapatkan jatah pulang kerumah, sesampainya disana aku mendapati
mas Heru sedang bersiap siap pergi ke Balikpapan untuk mengurus order pembelian
pupuk, syukurlah dia mendapatkn rezeki baru, aku tidak khawatir dengan mas Heru
karena dia lelaki baik baik. Selama 2 hari dia akan menempuh perjalanan jadi hari sabtu
dan minggu aku dirumah mengasuh anak sedangkan hari senin kami harap urusan mas
Heru sudah selesai dan dia bisa mengantikan aku tinggal dirumah selama aku bekerja di
rumah nenek.

Haripun berlalu, cukup lama juga rasanya, aku pikir aku akan bisa kumpul dengan mas
Heru hari itu, setelah kesepian selama beberapa hari, akupun sendirian dirumah, dan
selama beberapa hari kedepan akan tetap sendiri.
Hari senin tiba tanpa terasa, akupun pergi kerumah nenek, dan akupun disambut oleh
Tokang dengan ceria, rupanya dia sangat merindukanku. Selama dua hari ini tidak
kurasakan apa apa yang berubah dari diriku. Kecuali susuku bertambah agak besar, dan
memang benar susuku bisa mengeluarkan air sekarang. Tokang amat girang dengan
mainan barunya, untung dirumah selalu sepi, karena nenek dan kedua anaknya pergi
mengurus pabrik mereka.

Orang utan kecil itu menetek kepadaku di sepanjang siangrasanya geli juga teteku
dikulum kulumnyaada perbedaan antara menyusui saat hamil dan tidak hamil.dan
sepanjang hari itu tampak biasa biasa saja, dan haripun berlalu dengan cepat.

Seusai mandi aku terbiasa membawa Tokang ke kandangnya, namun kali ini dia menjerit
jerit, sepertinya dia ingin bersamaku seharian. Nenek memintaku mengajaknya..tak apa,
ajaklah dia, Tokang tak akan mengganggu, dulu dengan pengasuhnya juga dia tidur
disana..katanya, akupun mengajaknya tidur dikamarku, ada dua bed disana, sebenarnya
aku memang ingin mengajaknya tidur disini, lumayan ada teman, pikirku

Dimalam harinya tiba tiba aku merasakan gatal gatal di bagian paha atasku, aku
mengelus-elusnya untuk mengusir gatalku, namun kemudian vaginaku juga terasa agak
gataldan bahkan liangnya juga terasa seperti agak gatel. Aku mulai meraba dan
menggesek celana dalamkuberharap bisa menghilangkan gatalnya. Aku mulai tidak
tahantanganku mulai menggesek gesek celana dalamku lebih keraslebih cepat. Dan
akupun mengalahtiba tiba karena liang kemaluanku gatal, ingin sekali aku
menggaruknya kedalamkubuka celana dalamkudan mulai memasukan jari jariku
kedalamnya.

Aku mulai paniknamun keenakan jugaaku tebangun dan hendak mencuci vaginaku di
kamar mandi. Tapi tiba tiba mataku tertuju pada kotak kecil tempat menyimpan kepala
putik. Iseng aku membuka kotak itu, dan ternyata kepala putik itu masih disitu,
walaupun ukurannya telah menysut, namun jangkauannya masih lebih panjang dari jari
jarikuini alat bantu yang berguna pikirku

Kepala putik kumasuan kedalam vaginaku yang berbulu. Perlahan lahan kukorek
korekkan kepala putik itu kedalamnya. Semakin lama semakin nikmaaattuhhh..rasanya
sangat enakdan aku pikir bahkan aku belum pernah menikmati yang seperti ini
sebelumnya. Tiba tiba aku merasaakan birahi yang besar, keringatku bercucuran dan
korekan kepala putik itu semakin kupercepat, liang vaginaku sekarang telah basah, dan
sesaat kemudiansreettt sreettt ceeerrrrr..ughhhaku mengalami ledakan orgasme
yang luar biasaliang vaginaku sepertinya berdenyut hebataku masih bisa merasakan
kepal putik itu tertancap di liang kemaluanku turut bergetar settiap kali vaginaku
berdenyutughhh nikmat sekalipikirku
Kedua mataku kututup dengan bantalrasa orgasme masih menyelimuti diriku..apa
yang terjadi ? tanyaku dalam hati mungkin cairan kepala putik itu menyebabkan
kegatalan pada vaginaku, itu sebabnya para peternak disini menggunakannya untuk
membuat sapi betina mereka lebih birahi.

Sesaat berlalu, kedua tanganku masih mendekat bantal yang menutup mataku. Tiba tiba
oh..sungguh diluar dugaanku ada tangan yang meraba bibir kemaluanku yang merekah
akibat tertancap kepala putik tadi. Dengan sigap aku terbangun, dan hampir saja aku
berteriakrupanya Tokang telah terbangun, dan aku tidak tahu apakah dia melihat
pengasuhnya bermasturbasi, namun kali ini dia telah meraba-raba vaginakusesaat
kemudian kepala putik itupun terjatuhplukdan tampak jelas lubang vaginaku
berdenyut dan basahTokang semakin tertarik dengan itutangannya meraba raba
dinding vaginaku yang basah. Aku sanagt terkejut dan gugup, astagabaru pertama kali
ada yang meraba vaginaku selain suamiku mas Heruaku tidak bisa berbuat banyak.

Tokang sepertinya terheran heran dengan alat kelamin betina dewasa, tiba tiba dia
membauinya..membaui vaginaku..sniff..sniffdan mulai menjilati tangannya sendiri yang
berlumuran cairan vaginakudan buruknya Tokang menyukai rasanyadia mulai
menempelkan mulutnya ke vaginakuoh..astagaapa yang dilakukannyatapi semua
itu sirnakupikir lebih baik untuk menikmati saja semuanya..kubiarkan Tokang menjilati
vaginakudan bahkan dia menyedotnya dalam dalam.kepalanya sibuk beroperasi di
selangkanganku sementara kukangkangkan kedua pahaku lebar lebardan
ughhhcrooottt..serrrr.kurasakan orgasme kedua yang lebih hebat lagi.

Tokang semakin menikmatinyamungkin dia pikir ini sama dengan air susu
payudara..he he mungkin juga dia berpikir begitu, Tokang masih kecil untuk mengenal
sex, walaupun akupun tidak bisa memastikan dia tidak memiliki keinginan bersetubuh
dengankusetelah cairannya habis Tokang pindah dan tertidursyukurlah dia tidak
ingin macam macam pikirkudan karena lelah akupun juga tertidur terlentang dan
telanjang.

Siangnya aku terbangun, suasana sudah sepiakupun makan, setelah mengurus


Tokang, akupun memasukannya ke kandangnya. Kali ini aku akan membersihkan
kandang kuda milik nenek. Kuda disana ada tiga ekor semuanya betina, akupun
membersihkannya dan menyemprotkan air dan bersih bersih, setelah memberi makan
kuda akupun ingin segera mandinamun sepertinya gatal gatal itu mulai terasa
lagiselama mengurus kuda aku mulai merasakannya lagi, hal ini membuatku merasa
sedikit tersiksapada sudut sebuah meja aku mulai menggesek gesekan
kemaluankunamun rasanya malah semakin terasaakupun kehilangan akal
sehatrasa gatal itu telah menguasaikuaku mulai belingsatan untuk mencari benda
yang enak untuk pelampiasankuakhirnya sebatang kayu silinder tebal 5 cm melintang
memberikan aku sebuah idekayu bulat itu melintang horisontal dan tersambung pada
dua buah tiang kayu. Akupun melepas celana dalamkurasanya tidak akan ada yang
melihat, aku tidak tahanaku mengangkang dan tepat dibawah vaginaku, kayu
horisontal itu kugesek gesekan vaginakudan mulai basahsambil mengawasi kuda
kuda itu makan akupun menikmati sex nikmatku sendiri

Dan kali ini vaginaku memang basahsaat itu, Joki anjing nenek masuk ke kandang,
Joki memang anjing kampung, gunanya menjaga rumah ketika sepi. Dia terbengong
melihatku duduk diatas sebatang kayuperlahan didekatinya aku..dan mengendus
endus. Joki tidak terlalu besar hanya sepaha bawah ku, tubuhnya biasa saja. Mula-mula
dia mulai curiga dengan bau yang dia ciumdia mulai agak tegang dan seperti
kebingungantapi perlahan dia mulai mendekatdan akupun mulai curiga kalau-kalau
anjing kampung ini membaui cairan vaginaku yang mulai meneteshuss ..huss kataku
mulai mengusirnyanamun Joki semakin mendekat..dan Happ! Anjing kampung itu
nekad memasukan moncongnya ke balik daster pendekkuughhakupun mundur
secara refleks namun tubuhku terhalang tiang kayu dibelakangkuaku tidak bisa
berkelitkakiku mengangkang sempurna dan vaginaku tanpa penutup apapunaku
tidak mengerti mengapa Joki doyan menjilati vagian wanita ? ughhhaku tidak bisa
berbuat apa-apasapuan lidah kasar Joki membelah vaginaku yang telah basah oleh
cairanaku tidak bisa berbuat apa-apajujur saja aku agak takut dengan ajing itu..jadi
kiubiarkan saja dia menjilati kemaluanku..segera setelah mendapatkan jeda, aku
melompat dan pergi kedalam rumah

Sesampainya disana, nenek dan kedua anaknya telah sampai, Joki masih saja berusaha
menjilat-jilati kelaminkudan untuk menghindari ketahuan oleh penghuni runah,(apalagi
aku tidak pakai cd ) aku segera menyelinap ke dapur kuberikan Joki sepotong kue dan
perhatiannya sejenak beralih. Tiba-tiba nenek masuk kedapur, kami berbasa-basi
sebentar dan setelah mengecek semua pekerjaan rumah beres dia berkata kalo semua
sudah beres kamu boleh mandioya, si Joki ini sepertinya agak kotor mandikanlah dia..
aku mengangguk, keenakan deh anjing ini..pikirku

Aku menarik Joki segera ke kamar mandi pembantu, (kamar mandiku berbeda dengan
kamar mandi utama), setelah mengunci pintu, akupun hanya tinggal berdua didalam
dengannyakali ini benar-benar tidak ada yang bisa memisahkan aku dari anjing
kampung inihanya daster pendek dan tipis ini yang memisahkan tubuhku darinya.
aku segera mengambil selang dan memandikannya, setelah dia basah, aku segera
menyabuni anjing itu dengan sabun, sesaat ketika aku agak berjongkok vaginaku terlihat
oleh Joki, hal ini memberikannya ide sekali lagi untuk menjilatinya..

Aku mulai terbiasa dengan itu, kubuka baju dan brakudengan telanjang bulat kami
mulai madi bersamaaku berdiri di pancuran dan mulai merasa nyamankubiarkan Joki
menjilati belahan pantatkukutunggingkan sedikit sehingga dia bisa menjilati
anuskuakupun tertawa gelitidak apa pa toh..pikiranku mulai berusaha membenarkan
tindakanku initoh aku tidak bersetubuh dengan anjing ini pikirkuanjing ini cukup
berguna juga, aku mulai merasakan keenakan
Kisahku dengan Joki dan Tokang belum selesai sampai disitu, suatu hari air susuku
berkurang dan kadang kadang macet sama sekali, akupun mengadukannya kepada
nenek tentang hal ini, hmm, kasiat serbuk sari itu sudah habis, sepertinya kamu harus
mecarinya lagi, kalau yang dekat sini ada beberapa buah yaitu didekat permandian yang
kutunjukan waktu ini, sedangkan kalau sudah habis berarti kamu harus mencarinya
disungai Kimo di barat sana kata nenek. Jadi kuputuskan untuk mencari di pemandian
dekat sini sajaaku kesana siang hari, pemandian didindingi tembok, dan memakai pintu
seng , pemandangan alamnya sungguh luar biasa, suasananya juga adem khas hutan
tropis

Aku melihat 3 bunga besar disana, 2 sudah masak dan 1 lagi masih kecil, kudekati bunga
yang besar. Sementara Tokang kuikat didekat pohon yang agak besar disana. Setelah
aman, aku tidak tahan untuk membuka bajuku, menikmati jernihnya air pemandian
itubunga besar tumbuh langsung ditanah, layaknya bunga bangkaihanya saja kepala
putiknya tampak menonjol keatassetelah puas mandi, akupun mendekati bunga itu,
kupikir jika kupotong kepala putiknya mungkin dia akan mati seperti bunga terdahulu,
dan jika semua bunga disini mati, akupun akan repot mencarinya di sungai Kimo yang
agak jauh.

Jadi kuputuskan untuk melakukannya disini saja, kupilih bunga yang paling
tersembunyi tempatnya, disini, bahkan Tokangpun tidak bisa melihatku karena terhalang
sebuah batu besar. Akupun mulai bersiap-siap, setelah mengeringkan badanku dan
menggunakan dasterku, akupun mengangkang diatas bunga itu. Ragu-ragu juga aku
mulai perlahan mendekatkan kelaminku dengan kepala kelamin sang bunga.

Dan saat kepala putiknya bersentuhan dengan liangku..kurasakan ada sensasi getaran
darinyaakhirnya kuberanikan untuk mendorong pantatku kebawah..dan blessskepala
putik seukuran 15 cm amblass amsuk ke liang kewanitaanku , kuberanikan juga duduk di
kelopak bunga itu (bunganya keras seperti kayu, sehingga bisa menopang tubuhku)
kakiku mengangkang sempurna, kedua pahaku ditopang oleh kelopaknya yang kuat
sedangkan vaginaku mengurut urut kepala putiknya yang keras dan bertekstur kasar.

AV Mansion

Aku mulai merasakan keenakan, tiba tiba kurasakan kepala ptik itu bergerak gerak,
keatas-kebawah dan kadang bergetar-getarrasanya memang enakughhh..kepala
putik itu juga semakin membesar..namun tidak masalah karena vaginaku bisa
menyesuaikan diriaku duduk dalam posisi statis..sendangkan kepala putik sibuk
berkelojotan menusuk nususk vaginakuteksturnya yang kasar dan berbintil bintil
menambah kegelian yang kurasakanughhhahhhaku benar benar merasakan
kegelian sekaligus kenikmatan yang sangat di vaginakutak kusadari tanganku mulai
menysup dan mulai memainkan itilkuemakin lama semakin cepatdan
ughhhhorgasme pertamakukurasakan beguitu hebatbahkan dengan mas Heru aku
tidak pernah merasakannyakurasakan liang kemaluanku mulai basah dan licindan
cairan itu entah bagaimana- merangsang si kepala putik untuk semain keras
menodoksepertinya kepala putik itu mulai terangsang oleh cairan vaginaku..dan
sodokannya sangat keras dan liarastaga..stop stoppelan-pelan..rintihkutapi
kepla putik itu tetap melakukannya.

Selama 20 menit aku merasakan kenikmatan bersenggama dengan supucuk bunga??,


astagatapi itulah faktanya.

Sang kepala putik menyemprotkan cairannya dengan keras, kali ini lebih banyak dan
lebih keras dibandingkan yang duludan uniknya kelopak bunganya berubah warna
lebih merah dan cerahastagadia menikmatinya..pikirku dalam hatitanganku
mengelus-elus kelopak bunga itu, pertanda akupun menikmatinyaini hanya sebuah
permainnan pikirku..bukan perselingkuhan..pikiranku waktu itu berusaha untuk
membenar-benarkan tindakanku..dan memang benar, toh ini seperti memasukan
mentimun kedalam vaginaku, suamiku pernah mencobanya, jadi anggap saja seperti itu
toh ?!

Kejadianku bersenggama dengan sang kepala putik sedikit banyak telah merubahku, kini
aku tidak malu-malu lagi dengan Tokang dan Joki, walaupun aku tetap menjaga agar
tidak bersetubuh dengan mereka. Tokang sekarang sudah resmi berbagi kamar
denganku. Sekarang setiap kali aku berganti baju dan mandi aku mengajaknya, monyet
kecil ini seringkali meraba kemaluankuhal itu bukan barang aneh lagi baginya,
walaupun kadang aku melarangnya tapi disaat saat suntuk kubiarkan saja dia
bereksperimen, diapun sudah mulai mahir memelorotkan celana dalamkukadang
kadang aku tertawa dibuatnya. Joki lain lagi, anjing itu kadang cuek padaku, namun
disaat kegatalan akibat cairan bunga beraksi, hidungnya yang tajam membuatnya
membaui aroma vaginaku yang terangsang. Berbeda dengan Tokang yang masih kecil
(belum puber) Joki sudah cukup usia, sepertinya dia tahu bagaimana cara menggauli
betina termasuk aku. Itulah sebabnya aku lebih membatasinya, hanya jika aku
memandikannya saja dia bisa melihatku telanjang bulat, kadang juga jika aku merasa
gatal kubiarkan anjing ini menjilat-jilati anusku..rasanya geli banget. Namun biasanya
aku tidak tahan, dan membiarkannya menjilati kemaluanku juga. Kadang dia berusaha
melompatiku, sepertinya dia ingin menyetubuhiku, namun tentunya tidak kubiarkan.

Tiga hari sejak kubiarkan bunga itu memasukan kepala putiknya kedalam liang
kewanitaanku aku menginginkannya lagi, Tokang dan Joki yang sering iseng juga
menambah kuat keinginanku untuk melakukannya, tanpa mas Heru sebagai pejantan,
hanya bunga itu yang memenuhi syaratku. Akupun melakukannya sekali lagi.

Tak terasa hari sabtu telah tiba, akupun sampai dirumah dan berkumpul bersama
keluargakusingkat cerita aku merasakan kembali kehidupan normal, malamnya
mendapatkan jatah dari mas Herupun tiba, setelah melakukannya aku merasa hal itu
biasa saja, mas Heru type pria konvensional, hanya kucek kucek kucek sebentar, trus
selesai, senggama menjadi suatu kewajiban belaka.

Hari senin, aku kembali ke rumah nenek, dan entah kenapa hari itu rasa gatal kembali
menyergapku, keinginan untuk mengurut urut sesuatu di sela kemaluanku yang gatal
terasa sangat .aku ingat siklus cairan bunga itu, dua hari setelah bersenggama maka aku
akan merasa tanpa gairah, namun dihari ketiga akan membuatku ketagihan. Pantas saja
aku dan mas Heru merasa biasa-biasa saja dalam dua hari ini, pikirku.

Siangnya seperti biasa keinginanku tidak tertahankan, aku mengajak Tokang untuk pergi
ke pemandian, segera setibanya disana, Tokang seperti biasa hendak kuikat terlebih
dahulu, namun kali ini dia lebih cekatan daridugaanku, semakin lama orang utan kecil ini
semakin cerdas dan gesit. Dia melompat dan masuk ke sebuah gua kecil, akupun berlari
mengejarnya, ketika aku masuk ke dalam ternyata aku telah menembus ke suatu tempat
lain yang belum pernah kulihat, disana ada banyak bunga dan jamur yang besar, ada
juga kelinci yang besar (sebesar anjing pudel), pohon pohon pinus..dan kupu-kupu,
seperti di negeri dongeng. Aku mengejar Tokang dia memanjat sebuah batu dan
diatasnya duduk seekor kurakura yang sudah tampak tua. Aku mendekat untuk
menangkap Tokang , namun tiba tiba dikejutkan oleh suara sang kura-kura jantan
jangan menangkapnya, dia tidak bermaksud merepotkanmu, tempat ini adalah tempat
bermain bagi siapa sajaTokang adalah teman kami, dan aku adalah kura kura tua
temannya. Aku terkejut dan gelagapan, namun postur dan perawakan si kura-kura
(tingginya mungkin sekitar dadaku) membuat aku tidak takut-takut amat. sisiapa
kamu? tanyakuaku adalah penguasa kolam tempatmu mandi jawabnya
tegasuhh,maaf, tapi aku tidak tahu jika kolam itu ada penunggunya, bisakah aku
meminta maaf ? jawabku agak terpojok, karena kamu telah menggunakan kolam kami
dengan tanpa izin, maka kami meminta suatu kesepakatan aku bertanya kesepakatan
apa yang diminta aku menyukai payudara wanita, jika kamu mau membiarkan aku
menyusu, aku akan memberikanmu perhiasan sebagai imbalannya akupun
menyetujuinya.

Hari itu aku membiarkan kura kura tua itu menikmati payudaraku, dia menghisap dan
meremas remasnya dengan penuh rasa kenikmatanaku sudah lama ga bermain
beginiankatanya senang, walaupun begitu kura kura ajaib ini menepati janjinya
padaku, dia memberikan segenggam perhiasan. Karena senang dengan pemberian
kurakura itu, keesokannya aku pergi kesana lagikura kura tampak senang dengan
kehadiranku, dan singkat cerita dia puas dengan payudaraku yang montok dan
legitsampai suatu saat aku mulai merasakan rasa gatal lagi di vaginakukucoba untuk
menahannya namun tidak bisaakhirnya kucoba untuk menggaruknya secara sembunyi
sembunyi, namun rupanya kura kura ini curiga dan bertanya, akupun menjelaskan
dengan malu-malu bahwa vaginaku terasa gatal dan mulai berair. Kura kura mengatakan
itu akibat kamu memasukan kepala putik bunga besar kedalam liang
kemaluanmusekarang coba kulihat, aku bisa mengobatinya dengan ragu-ragu
kusibakkan kainku dan kupelorotkan celana dalamku, bulu kemaluan yang lebat
menghiasi auratkucoba duduk dan mengangkang katanya aku dengan ragu-ragu
mengikuti perintahnya..dibukanya bibir vaginaku, namun kupasrahkan saja, mungkin
saja dia bisa menyembuhkannya

Setelah memeriksanya sejenak kurakura itu berkata hmmm, dahulu, majikanmu juga
melakukan hal yang samaketahuilah sebuah rahasia , Tokang bukanlah orang utan
biasa, tidak lihatkah engkau bahwa dia berbulu emas? Dia adalah yang terakhir dari
generasinya, akulah yang memberikan kepada majikanmu duluorang utan emas dapat
menarik segala kekayaan bagi yang memeliharanyanamun syaratnya dia harus
diberikan air susu wanita, sedangkan wanita yang menysuinya akan tersedot nasib
baiknya dan rezekinya pungkas si kura kura hah , jadi selama ini aku telah
dipermainkan oleh nenek itu ? tanyakuya, apakah kamu tidak berpikir, jika
pekerjaannya mudah dan bayarannya bagus kenapa pengasuh Tokang yang terdahulu
bisa mundur ?, itu karena mereka telah kehilangan rezekinya dan setelah itu majikannya
akan menendangnya.jawab sang kura kura

lalu bagaimana cara mengatasinya, aku mohon bantulah aku..pintaku..hmmm


sulittapi jika kau tidak mau hidup menderita sepanjang hidupmu, kamu harus
membawakan seekor anjing jantan kemarihanya itu yang bisa membantumu sahut
sang kura-kura.

Keesokan harinya aku membawa Joki ketempat itu, dan disana sang kurakura telah
mengunggu. ini adalah anjing jantan yang anda minta, mudah-mudahan cocock
katakuyap, ini cocok, tapi sebelumnya aku jelaskan semuanya, yang bisa
membersihkanmu hanyalah spermaku, disamping itu dengan adanya sperma itu kamu
akan mendapatkan rezeki yang melimpah dan perhiasan yang banyak darikunamun
karena aku sudah tua, dan tidak bisa bersetubuh lagi maka aku akan menggunakan
tubuh anjing ini sebagai perantaranya.bagaimana ? pernyataan sang kurakura
membuatku linglung..namun jika hanya ini jalan satu-satunya maka akupun
menyanggupinyaaku mengangguk setujuapa boleh buat

Kura kura mengajakku masuk ke gua didekat sana untuk melakukan ritual tersebut. Aku
diminta melepaskan pakaianku dan tidur diatas sebuah batu besar dalam keadaan
telanjang bulat. Sementara itu Joki rupanya sudah tidak sabaran, kupikir tanpa
pergantian rohpun dia tetap berhasart padakusang kura kurapun duduk bersila, lalu
tubuhnya ambruk ketanah pertanda rohnya sudah masuk ketubuh Joki. Joki yang
sekarang tiba-tiba terdiam, lalu dia bisa bicara wahsepertinya anjing ini cabul
sekalidia tidak tahan melihat kemolekan tubuhmu dan dari dulu berhasrat menjalin
senggama denganmuhal ini akan memudahkanku ooohhhtidakpikirkuaku
pasrah saja, aku hanya ingin sembuh, dan walaupun syaratnya cukup sulit, namun aku
menjalaninya dengan pasrah.
Kepala joki yang kasar dan hitam mendekati kemaluankuaku terlentang tanpa busana
diatas batu besar ituperlahan lahan dia mengendus-enduskurasakan semburan
nafasnya disela-sela selangkanganku.

aku akan menjilati itilmu dahulu, supaya kemaluanmu lebih berair sahut Joki, akupun
mengangguk, kukangkangkan kedua pahaku sehingga lidah Joki yang kasar bisa
menjilati itilku, lidahnya keras dan kasar, dengan cepat aku mengalami rangsangan,
rupanya sang kurakura tua sangat mahir merangsang wanita. ah kau sudah mulai
terangsang rupanya, sepertinya ini saatnya Joki melompat keatas, aku merasa sangat
tegang, namun tak ada yang bisa kulakukan,tubuh molekku dijilatinya semua,
payudaraku yang padat dan kencang juga, akhirnya alat kelamin kami berdua saling
bergesekan semakin lama itilku semakin geli karenanya.. cepat masukakan sebelum aku
keluar seru sang kura kura..aku segera menggenggam kontol si Joki dan
memasukannnya kedalam liang wanitaku perlahan tapi pasti kami berdua berusaha
memasukannya perlahan demi perlahan, dan sekarang semuanya amblas hingga buhul
anjing itu juga. Tak pernah kusangka aku akan bersetubuh dengan seekor anjing
kampungPosisiku terkunci dibawah, terlentang dan mengangkang, sedangkan Joki
menindihku dari atas. Pantatku bergoyang goyang karena sodokannya, tak kusangka aku
bisa bersetubuh dengan anjing kampung ini. Kontolnya yang besar, sesak didalam liang
vaginaku.

Sang penunggu didalam tubuh Joki terus memacu kontolnya, sedangkan aku mulai
merasakan iramanya, ikut menggoyang goyangkan pinggulku. Lama kelamaan
sodokannya makin keras dan cepat.Akhirnya aku orgasme juga, bersamaan dengan
Joki yang menyemprotkan spermanya kedalam liangkuughh..ughJoki menggeram
hebatcroottt..croottt banyak sekali sperma yang ditumpahkannya ke
liangkusepertinya dia benar benar puas sekalitubuh anjing Joki agak lama tidak
melakukan perkawinan, dan kali ini nafsunya dikeluarkan didalam kemaluanku, seorang
wanita molek yang sudah menikah

Aku terlunglai kelelahan, Joki juga, aku kemudian terlelap dan ketika terbangun di
sekitarku terdapat banyak sekali kalung emas dan permata, aku segera
mengumpulkannya dan membawanya pulang, aku berusaha melupakan kejadian
persetubuhanku dengan Joki, dan lebih memikirkan cara membawa pulang semua
perhiasan itu.

Cerita Dewasa , Cerita Sex , Cerita Dewasa Terbaru , Cerita porno , Cerita Panas , Bokep